OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Senin, 21 Mei 2018

Inilah 4 Fakta Unik Agama Islam Di Korea Utara, Dijamin Membuatmu Terkejut

Inilah 4 Fakta Unik Agama Islam Di Korea Utara, Dijamin Membuatmu Terkejut


10BeritaSemua orang tahu, Korea Utara meruakan negara yang paling ketat dalam mengatur berbagai urusan, termasuk soal agama. Segala atribut yang berhubungan dengan keagamaan sangat dilarang, termasuk menunjukkan diri dengan pernak-pernik agama. Meskipun demikian ketat, tapi agama Islam masih tetap bisa bernafas di sana. Bahkan Islam tak hanya diakui, namun diperbolehkan sebebas-bebasnya untuk dijalankan.

Simak fakta unik Islam di Korea Utara berikut, seperti dilansir dari www.boombastis.com (20/05/2018).

1) Sebagai negara komunis, agama Islam sangat diterima di Korea Utara meskipun jumlahnya sangat kecil, bahkan tak sampai satu persen

boombastis.com

2) Korea Utara ternyata punya masjid yang cukup megah, terletak di salah satu sudut kota Pyongyang dan dibangun oleh kedutaan besar Iran

boombastis.com

3) Berbagai macam acara keislaman dilegalkan, mulai dari Nuzulul Qur’an, Idul Adha, sampai dengan Idul Fitri.

boombastis.com

4) Secara tersirat Korea Utara sebenarnya mendukung kebebasan beragama, Kim Jong Un sendiri pernah mengungkapkan bahwa tidak masuk akal jika Korea Utara tidak memberikan kebebasan beragama.

boombastis.com

Gimana menurut sobat UC?

Sekian dari admin, yuk berikan komentarmu dan klik ikuti ya.

Sumber : www.boombastis.com/islam-korea-utara/74029,  UC News

Berbondong-Bondong jadi Muallaf, Pesatnya Pertumbuhan Islam di Penjara Amerika

Berbondong-Bondong jadi Muallaf, Pesatnya Pertumbuhan Islam di Penjara Amerika

 10Berita – Napi Amerika Serikat berbondong-bondong menjadi muallaf demi ketenangan dan perlindungan diri.

Diketahui, Islam adalah agama dengan pertumbuhan terpesat di Amerika Serikat. Pew Research pernah menelitinya di tahun 2007, 2011, dan 2017 dengan menggunakan data sensus pemerintah.

Hasilnya, populasi muslim bisa menjadi komunitas relijius terbesar kedua di Paman Sam dalam dua dekade ke depan.

Pertumbuhan yang pesat tak hanya terjadi di kalangan warga penikmat kebebasan, tetapi juga yang berada di balik jeruji besi. Banyak laporan yang mengonfirmasi tren ini dalam beberapa tahun, bahkan dekade belakangan.

Merujuk Bloomberg tahun lalu, misalnya, kini populasi napi muslim mencapai 18 dari total napi di AS. Dari seluruh proses pindah keyakinan yang dicatat otoritas penjara, 80 persennya pindah ke Islam.

The Australian pernah melaporkan bahwa sepanjang tahun 2001 hingga 2014 diestimasikan ada seperempat dari satu juta tahanan di AS yang masuk Islam. Jumlahnya berarti sekitar 250.000 orang.

Pesatnya Islam dalam kalangan napi membuat sebuah penjara di New York, memiliki berbagai program keagamaan khusus tahanan Muslim, termasuk memfasilitasi ibadah seperti shalat dan puasa. Hal ini juga yang membuat tahanan Muslim lainnya di seantero AS minta dipindahkan ke penjara ini.

Menurut imam penjara itu, Jon Young, sebanyak 80 persen dari napi Muslim di penjara itu adalah mualaf yang masuk Islam setelah mendekam di bui.

“Islam memiliki disiplin yang mereka tidak terima sebelumnya. Mereka jadi memiliki rasa persaudaraan, saling melindungi satu sama lain,” jelas Young, dikutip dari CNNIndonesia.com, Jumat (8/7/2016).

Tidak semua penjara di negara bagian New York memfasilitasi umat Islam. Salah satunya di penjara Auburn, beberapa napi Muslim mengeluhkan penutupan bui pada 2013 saat mereka seharusnya buka puasa dan shalat berjamaah di bulan Ramadan.

Sumber : SURATKABAR.ID

GNPF Ulama Dukung Langkah GUIB Desak TPF Kasus Bom Surabaya

GNPF Ulama Dukung Langkah GUIB Desak TPF Kasus Bom Surabaya

adit/ina

10Berita – Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama mendukung Gerakan Umat Islam Bersatu (GUIB) Jawa Timur yang mengusulkan dibentuknya Tim Pencari Fakta (TPF) kasus bom di Surabaya pada pertengahan bulan Mei ini.

“Kami berjanji akan men-support langkah yang diambil oleh pihak GUIB dalam mengawal isu terorisme yang terjadi belakangan di Jawa Timur. GNPF Ulama akan membantu dalam bidang advokasi dan hal lain yang dibutuhkan,” kata Ketua GNPF Ulama, Yusuf Muhammad Martak, kepada peserta silaturahim ormas-ormas Islam di Aula Rahman-Rahmad di Sekolah Lukim, Sukolilo, Surabaya, Jatim, Ahad (20/05/2018).

Sebelumnya, acara ini sebagai bentuk silaturahim antara Ketua GNPF Ulama yang baru dengan ormas Islam Surabaya.

Menariknya, banyak peserta banyak menaruh harap kepada GNPF Ulama terkait masalah-masalah keumatan yang terjadi di Jawa Timur.

Misalnya banyaknya peserta yang menunggu sikap GNPF terkait Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Pemilihan Presiden (Pilpres), kasus serangan bom di Surabaya, termasuk cara penanganan dalam kasus ini yang dinilai sudah melebar dan makin mencemaskan.

Sementara itu, Sekjen GUIB Jawa Timur, Muhammad Yunus, yang ikut hadir di acara ini menyampaikan beberapa poin keputusan GUIB Jawa Timur terkait kasus aksi serangan bom. Di antaranya desakan adanya pembentukan TPF Kasus Serangan Bom Surabaya.

“TPF ini bertujuan membantu pihak aparat kepolisian agar lebih objektif dan tidak menjadi bahan fitnah dari umat Islam dikarenakan isu yang berkembang, sementara umat Islam juga tidak terus menjadi korban. Karena itu GUIB berharap GNPF Ulama turut berkontribusi dalam hal ini,” terang Yunus dalam acara itu.

Permintaan ini disambut Yusuf Martak dan didukung peserta yang hadir.

Menutup acara ini, peserta dan GNPF berharap terus menjalin komunikasi dan pertemuan lanjutan. Acara diakhiri buka puasa dan shalat berjamaah.*/Adit/INA

Sumber : Hidayatullah.com 

NAHLOH! Sarankan Capres Jangan Umbar Janji Tak Realistis, Budiman Sudjatmiko SINDIR Jokowi?

NAHLOH! Sarankan Capres Jangan Umbar Janji Tak Realistis, Budiman Sudjatmiko SINDIR Jokowi?


10Berita, Anggota Komisi II DPR Budiman Sudjatmiko mengatakan, ada satu keinginannya yang belum tercapai di 20 tahun pascareformasi ini terkait pilpres. Yakni, pembentukan Undang-Undang Kinerja Pemerintah.

"Saya punya cita-cita waktu masuk Komisi II DPR dan ini belum terlaksana. Saya mengajukan draf namanya UU Kinerja Pemerintah," katanya dalam diskusi bertajuk 'Evaluasi 20 Tahun Reformasi' di Hotel Harris Suites FX Sudirman, Jakarta Pusat, Ahad, 20 Mei 2018.

Dia menjelaskan, UU Kinerja Pemerintah nantinya dirancang dari visi misi calon presiden yang jadi pemenang. UU itu hanya berlaku selama lima tahun sesuai dengan lamanya masa kepemimpinannya.

"Jadi seorang capres dan cawapres ketika dia daftarkan ke KPU maka harus bawa visi misi seperti draf UU. Saya bayangkan capres bawa draf, pasal enggak usah banyak-banyak," kata dia.

Draf tersebut, lanjut dia, hanya berisi janji-janji calon presiden selama masa kampanye. Janji yang bersifat realistis dan dapat dilaksanakan setelah menjabat sebagai presiden.

"Dia (draf UU Kinerja Pemerintah) berisi janji yang bisa diverifikasi bukan daftar kehendak-kehendak baik yang enggak bisa diukur," kata politikus PDIP itu.

Budiman menyarankan, calon presiden Pilpres 2019 jangan membuat janji kampanye yang bertujuan untuk menyenangkan semua pihak. Jika janji diumbar hanya ingin menyenangkan semua elemen maka bisa dipastikan akhirnya rakyat yang kecewa.

"Ketika akan senangkan semua orang, dia akan berakhir kecewakan semua orang. Padahal waktu terbatas, anggaran terbatas, sumber daya manusia terbatas, tiba-tiba ingin gerakkan bumi dan surga dalam 5 tahun," kata dia.

 Mantan aktivis 1998 ini menyebut, dengan adanya draf UU Kinerja Pemerintah, rakyat bisa melihat siapa capres yang mendukung sektor tertentu seperti lingkungan hidup, investasi atau pertambangan. Dengan begitu, rakyat akan mudah menentukan capres pilihannya.

"Karena itu perlu pemimpin katakan dalam anggaran terbatas 5 tahun, aku ingin naikkan pajak karena butuh belanja sosial yang besar. Bikin range pajak sekian, masukkan pasal, sehingga kita akan memudahkan melihat pemimpin dengan spektrum politik. Oh presiden ini akan dukung lingkungan, ini yang akan lebih sekuler," papar Budiman Sudjatmiko.

Sumber: liputan6

Warganet pun berkomentar.



Sumber : PORTAL ISLAM

ISIS Buatan Israel atau Amerika? Inilah Bukti Keanehan dan Kejanggalan ISIS! (Part 1)

ISIS Buatan Israel atau Amerika? Inilah Bukti Keanehan dan Kejanggalan ISIS! (Part 1)

10Berita - Sejak Peristiwa Kerusuhan di Mako Brimob Kelapa Dua Depok dan diikuti peristiwa terror bom lainnya di beberapa kota, ISIS kembali diperbincangkan. Namun Kali ini ada sesuatu yang mengusik tentang ISIS, kelompok yang sering disebut sebagai oknum militan yang mengatasnamakan agama Islam.

(news.solopos.com)

Argumentasi dan opni yang berkembang di Indonesia selanjutnya menimbulkan tanda tanya besar. Menurut silontong.com(4/8/2018), Mantan Intelijen Amerika telah menyatakan bahwa ISIS adalah bentukan atau boneka Amerika, Israel dan Inggris yang sengaja di ciptakan untuk membuat teror di Timur Tengah tetap ada.

Lalu apa saja kenehan yang patut di ketahui oleh dunia tentang ISIS?

(okezone.com)

Meski mengaku Muslim dan bertekad mendirikan negara bersyariat Islam, ISIS tetap tak dapat menyembunyikan keganjilan gerakan jihad mereka. Sebuah tanda tanya besar seluruh umat Muslim dunia. ini yang membedakan ISIS dengan kelompok jihad Islam manapun di seluruh dunia.

# Kejam dalam Pemusnahan dan Penganiyayaan

ISIS tidak hanya membantai manusia dengan berondongan senapan mesin, roket, dan bom, tapi ISIS juga sampai hati menyembelih manusia dan memisahkan kepala dari tubuhnya hanya dengan menggunakan pisau tumpul.

(liputan6.com)

ISIS juga akan tetap membunuh para korbannya meski mereka dalam kondisi lemah dan telah meratap minta ampun. Tak ada satupun kelompok Islam sebagaimana ISIS melakukannya saat ini. Banyak pihak yang menilai kalau cara penyiksaan ISIS lebih mirip pasukan amerika di Guatenamo.

# Cenderung Membombardir Negara Muslim

(tempo.co)

Dari track record aktifitasnya, ISIS seolah segaja diciptakan hanya untuk menghabisi kaum Muslim. Sedikitnya 15 ribu Muslim tewas dibantai ISIS tanpa ampun.

# Tidak Ikut Membela Palestina

(sindonews.com)

Nah ini yang paling aneh! Sejak serangan pertama Israel atas Gaza 8 Juli 2014 lalu, sebanyak 1700 nyawa warga Palestina melayang sia-sia, ISIS terbukti memilih bersembunyi dari pada harus berperang melawan Israel.

# Tidak Menyerang Negara Amerika dan Sekutu

Gerakan dahsyat ISIS seketika cair ketika berhadapan dengan seluruh negara sekutu negara sekutu, yakni Amerika, Israel, Inggris, Perancis, dan Kanada. ISIS juga diketahui tidak menyerang fasilitas negara sekutu di negara-negara yang disusupinya.

# Orientasi Gerakan ISIS diluar Ajaran Islam

(beritadunia.net)

Tak ada satupun ajaran Islam yang membenarkan praktek ajaran ISIS. ISIS dengan aksinya telah sukses memecah konsentrasi dan kesolidan umat Islam di Timur Tengah. Hingga hari ini ISIS dengan kekejamannya masih terus leluasa melakukan pembunuhan demi pembunuhan mengerikan.

(pepnews.com)

Keanehan ISIS membuat dunia yakin, bahwa ISIS bukanlah sebuah kelompok yang murni berasal dari ajaran dan akidah Islam. Karena ISIS sengaja diciptakan untuk kepentingan dan keuntungan tertentu. Sebuah kesamaan misi visi ISIS dengan Yahudi dan Komunis, yakni memusnahkan umat Islam dari muka bumi.

Hmmm...WallahuA'lam

Sumber : Javathuna.id

5 Kerugian bagi Umat Muslim di Bulan Ramadhan

5 Kerugian bagi Umat Muslim di Bulan Ramadhan


10Berita, ADA beberapa kerugian yang dialami oleh umat Muslim di bulan Ramadhan dan mungkin saja kerugian itu juga kita alami.

1. Tidak berpuasa dan tidak beribadah dengan maksimal

Perintah puasa di bulan Ramadhan bagi setiap orang yang mengaku beriman sudah sangat jelas tertuang di surat Al-Baqarah ayat 183. Namun kenyataannya, banyak di antara kita yang mengaku beriman, sehat dan tidak sedang berhalangan, namun tidak menjalankan ibadah puasa. Padahal jika kita menilik pada rukun Islam, maka seseorang belum bisa dikatakan beragama Islam jika belum bersyahadat, menegakkan shalat dan mengerjakan puasa. Sementara zakat dan ibadah haji hanya diwajibkan kepada yang mampu saja.

Selain itu, ada juga di antara kita dan mungkin termasuk kita yang berpuasa, namun tidak melakukan amal ibadah lainnya dengan maksimal. Puasa hanya sekedar puasa saja. Padahal bulan Ramadhan itu menyimpan potensi pahala yang tidak terbatas. Ibadah sunah pahalanya dihitung seperti ibadah wajib, dan ibadah wajib pahalanya dilipatgandakan sampai tak terhingga.

“Barangsiapa yang melakukan kebaikan (ibadah sunah) di bulan Ramadhan pahalanya seperti melakukan ibadah wajib dibanding bulan yang lainnya. Dan barang siapa melakukan kewajiban di dalamnya, maka pahalanya seperti melakukan 70 kewajiban dibanding bulan lainnya,” (HR. Ibnu Huzaimah).

Setiap amalan kebaikan anak Adam akan dilipatgandakan menjadi 10 hingga 700 kali dari kebaikan yang semisal. Allah ‘Azza wa Jalla berfirman, “Kecuali puasa, amalan tersebut untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya karena dia telah meninggalkan syahwat dan makanannya demi Aku,” (HR. Muslim).

2. Puasa hanya mendapatkan lapar dan dahaga

Disatu sisi bulan Ramadhan menawarkan pahala yang tak terhingga, di sisi lain, banyak di antara kita yang berpuasa namun tidak mendapatkan apa-apa kecuali rasa lapar dan dahaga.

“Betapa banyak orang yang berpuasa namun dia tidak mendapatkan dari puasanya tersebut, kecuali rasa lapar dan dahaga,” (HR. Ath Thabrani).

Beberapa perkara yang menyebabkan hilangnya pahala puasa, antara lain, berdusta atau bohong, ghibah dan fitnah, mengadu domba, sumpah palsu, dan melihat aurat lawan jenis dengan syahwat.

Orang-orang tersebut puasanya tetap sah, namun tidak mendapatkan pahala atas puasanya.

3. Tidak mengikuti tarawih hingga selesai

Kadang-kadang kita melihat ada orang yang meninggalkan shalat tarawih sebelum shalat witir. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjanjikan satu keutamaan bagi orang yang megikuti tarawih sampai selesai. Nabi bersabda, “Orang yang shalat tarawih mengikuti imam sampai selesai, ditulis baginya pahala shalat semalam suntuk,” (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad).

Untuk itu marilah kita usahakan senantiasa mengikuti shalat tarawih berjamaah hingga selesai shalat witir.

4. Tidak menjaga shalat

SHALAT adalah ibadah terpenting bagi seorang muslim karena shalat adalah tiang agama. Selain itu, shalat adalah amalan yang pertama kali dihisab oleh Allah di hari kiamat kelak.

“Sesungguhnya pertama kali yang dihisab dari segenap amalan seorang hamba di hari kiamat kelak adalah shalatnya. Bila shalatnya baik maka beruntunglah ia dan bilamana shalatnya rusak, sungguh kerugian menimpanya,” (HR. Tirmidzi).

Selain itu, kepada para laki-laki hendaknya senantiasa mengerjakan shalat lima waktu di masjid. Karena bagi orang yang malas shalat di masjid, oleh nabi dikategorikan kepada golongan orang munafik.

“Sesungguhnya tiada yang dirasa berat oleh seorang munafik, kecuali melaksanakan shalat Isya dan shalat Subuh di masjid,” (HR. Bukhari Muslim).

Meskipun hanya disebutkan shalat Isya dan Subuh, namun kita tidak boleh meremehkan shalat lainnya. Sebab, jika kita amati saat ini, justru shalat Ashar-lah yang sering kali sedikit jamaahnya.

Kemudian, orang munafik oleh Allah diancam dengan Neraka Jahanam. “Sesungguhnya Allah akan mengumpulkan orang-orang munafik dan orang-orang kafir di dalam Jahanam,” (QS. An-Nisa:140).

5. Tidak membiasakan membaca Al-Qur’an

Membaca Al-Qur’an adalah amalan yang sangat dianjurkan baik di bulan Ramadhan maupun bulan lainnya.

Di dalam HR. Tirmidzi, Nabi bersabda, “Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Al-Qur’an, maka baginya satu kebaikan dan satu kebaikan itu dilipatgandakan dengan sepuluh (pahala). Aku tidak mengatakan Alif Laam Mim adalah satu huruf, akan tetapi Alif satu huruf, Lam satu huruf dan Mim satu huruf.”

Begitu besar pahala membaca Al-Qur’an, belum lagi jika dikerjakan di bulan Ramadhan, di mana setiap amal kebaikan akan dilipatgandakan sampai tak terhingga.

Untuk itu marilah kita membiasakan diri kita membaca Al-Qur’an, paling tidak di bulan Ramadhan ini bisa khatam satu kali. Rata-rata dalam 1 juz itu terdiri dari 10 muka atau 20 halaman. Jika setiap ba’da shalat fardu kita membaca 2 muka, maka insya Allah dalam sebulan kita bisa khatam satu kali. Apalagi ketika puasa biasanya banyak waktu luang yang bisa kita gunakan untuk membaca Al-Quran, misalnya setelah berbuka, setelah tarawih dan menjelang imsyak.

6. Lebih buruk dari tahun lalu

Jika puasa Ramadhan tahun ini lebih buruk dari tahun lalu, maka sesungguhnya kita adalah orang yang mengalami kerugian. Karena orang yang beruntung adalah orang yang hari ini lebih baik daripada hari kemarin. Untuk itu marilah kita nilai diri kita masing-masing, apakah kualitas ibadah kita tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya, atau justru malah menurun atau semakin buruk.

Jamaah yang insya Allah dirahmati Allah, bulan Ramadhan sebentar lagi akan memasuki hari-hari terakhir. Untuk itu, marilah kita gunakan waktu di penghujung Ramadhan ini dengan sebaik-baiknya. Karena belum tentu tahun depan kita akan menjumpai lagi bulan mulia ini. []

Sumber: ZonaKeren.com, Islampos.

Cak Imin Sebut 200 Mubalig Itu Selera Menteri Agama

Cak Imin Sebut 200 Mubalig Itu Selera Menteri Agama

10Berita Wakil Ketua MPR, Muhaimin Iskandar, ikut angkat suara terkait daftar 200 nama mubalig atau ustaz yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama. Muhaimin, lebih dikenal dengan sapaan Cak Imin, menilai bahwa indikator pemilihan nama-nama mubalig itu tak terlalu jelas dan lebih kepada selera, yaitu selera Menteri Agama.

“Selera Menteri Agama ya,” kata Cak Imin usai dilantik menjadi Ketua Dewan Pembina Federasi Beladiri Profesional (FBPro) Indonesia, di Jakarta, Minggu, 20 Mei 2018, dikutip dari Viva.

Cak Imin menyebutkan bahwa dia juga bisa mengeluarkan daftar nama-nama mubalig versinya sendiri. Bahkan Cak Imin mengaku dirinya sanggup memberikan 600 daftar nama mubalig.

“Saya sendiri bisa. Saya akan mengeluarkan 600 mubalig yang recommended itu versi saya,” ujar Cak Imin.

Namun ketika dikonfirmasi siapa saja yang akan ada dalam daftar buatannya tersebut, Cak Imin tak memberi tahu detail siapa nama-nama versinya, termasuk apakah ada nama Ustaz Abdul Somad atau tidak.

“Nanti, saya belum menginventarisir,” katanya.

Terkait daftar 200 nama yang dikeluarkan oleh Kemenag itu, Cak Imin tetap menghormatinya. Menurut Cak Imin, daftar mubalig tersebut merupakan kewenangan Menteri Agama. Dia juga mengakui pembuatan daftar nama mubalig memang perlu.

“Menag punya kewenangan. Kita hormati,” kata Cak Imin.

Diberitakan sebelumnya, Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, menyatakan bahwa rilis daftar nama mubalig ini dikeluarkan karena Kemenag sering mendapat pertanyaan mengenai penceramah atau mubalig. Menteri Agama juga menambahkan bahwa nama-nama yang ada dalam daftar tersebut juga disebut sebatas rekomendasi.

Sumber : Ngelmu.co

Layang-layang Api Pemuda Palestina Kembali Bakar Ladang Gandum Israel

Layang-layang Api Pemuda Palestina Kembali Bakar Ladang Gandum Israel

10Berita, GAZA – Layang-layang api Palestina yang diterbangkan dari Gaza, pada Ahad (20/5/2018) mendarat di ladang-ladang gandum perbatasan Israel dan menyebabkan kebakaran di empat lokasi.

Kebakaran tersebut terjadi di sebelah timur Jabalya, sebelah timur perbatasan Beit Hanoun, dekat markas militer Abu Safia dan di markas militer Kisufim timur Khan Younis.

Pemuda Palestina selama beberapa hari terakhir telah berhasil membakar puluhan ribu dunum ladang-ladang di berbagai permukiman Israel di sepanjang perbatasan dengan layang-layangb api yang diluncurkan oleh para pemuda Palestina sebagai tanggapan atas kejahatan brutal Israel terhadap orang-orang di Gaza.

(ameera/)

Sumber :arrahmah.com

John Pilger: Korban Terbesar Terorisme Adalah Umat Islam

John Pilger: Korban Terbesar Terorisme Adalah Umat Islam


10Berita "Korban terbesar Terorisme adalah Umat Islam. Hakikatnya tak ada perang terhadap Terorisme, yang ada adalah perang menggunakan alasan Terorisme." (John Pilger, Jurnalis Autralia).

John Richard Pilger adalah jurnalis investigatif Australia dan produser film dokumenter pemenang penghargaan BAFTA. Tinggal di Inggris.

Pilger telah memenangkan Jurnalis of the Year Award Inggris pada tahun 1967 dan 1978. Film dokumenternya telah mendapatkan penghargaan di Inggris dan di seluruh dunia, termasuk beberapa penghargaan BAFTA. Praktik media mainstream adalah subjek reguler dalam tulisan Pilger.

Pilger adalah pengkritik kuat kebijakan luar negeri Amerika, Australia dan Inggris, yang dianggapnya didorong oleh agenda imperialis.

Dalam salah satu artikelnya di johnpilger.com, John Pilger menulis:

"Far from being the terrorists of the world, the Islamic peoples have been its victims - that is, the victims of American fundamentalism, whose power, in all its forms, military, strategic and economic, is the greatest source of terrorism on earth."

("Jauh dari menjadi teroris dunia, Umat Islam telah menjadi korbannya - yaitu, korban fundamentalisme Amerika, yang kekuasaannya, dalam segala bentuknya, militer, strategis dan ekonomi, adalah sumber terorisme terbesar di bumi.")

John Pilger mencatat diperkirakan 200.000 warga Irak meninggal selama dan segera setelah pembantaian yang dikenal sebagai perang Teluk. Ini tidak pernah diberitakan media mainstream di barat. Setidaknya satu juta warga sipil, setengah dari mereka anak-anak, telah meninggal di Irak akibat embargo abad pertengahan yang dikenakan oleh Amerika Serikat dan Inggris.

“Perang melawan terorisme” (War On Terroisme) seperti yang acapkali diucapkan Amerika tak hanya jargon untuk justifikasi mereka melakukan agresi militer demi kepentingan politik.

Rita Lasar, saudari dari Abe Zelmanowitz, korban The World Center (WTC), yang kematiannya dikenang oleh Amerika dan bahkan seluruh dunia atas pengorbanan heroiknya yang memutuskan menyelamatkan seorang disabel daripada mengambil kesempatan untuk menyelamatkan dirinya, mengatakan setelah kematian saudaranya, “Saya segera mengetahui bahwa negaraku akan menggunakan kematian saudaraku untuk menjustifikasi pembunuhan orang-orang tak bersalah di Afghanistan dan di mana pun yang pantas di mata mereka [Amerika Serikat].”

Referensi:
- http://johnpilger.com/
- https://www.newstatesman.com/node/154126

Sumber : PORTAL ISLAM 

Kisah Julaibib Dinikahkan Allah dengan Bidadari

Kisah Julaibib Dinikahkan Allah dengan Bidadari


ilustrasi (film Omar)

10Berita, Julaibib, sahabat Nabi yang satu ini namanya tidak begitu populer. Wajahnya tidak tampan dan secara ekonomi ia juga tidak kaya. Namun, ia dipilih Allah untuk menikah dengan bidadari.

Pada suatu hari, Rasulullah bertanya kepada salah seorang sahabat. “Aku mau melamar putrimu, apakah engkau setuju?”

Siapa orang yang tidak mau putrinya dinikahi Rasulullah. Bahkan kata Syaikh Mahmud Al Mishri dalam buku sirah shahabat yang berjudul Ashaabur Rasul, sebelum menikahkan putrinya, para sahabat menghadap Rasulullah dengan harapan siapa tahu Rasulullah berkenan menikahinya.

“Tentu ya Rasulullah, dengan senang hati.”

“Tapi aku melamar putrimu bukan untukku.”

“Untuk siapa ya Rasulullah?” Sahabat itu mulai kepikiran. Jika bukan untuk Rasulullah, lalu untuk siapa? Kalau untuk sahabat ternama seperti Abu Bakar, Umar, Utsman atau Ali pasti banyak ayah senang putrinya menjadi istri sahabat Nabi terbaik. Kalau untuk Abdurrahman bin Auf, pasti banyak juga ayah yang senang putrinya menjadi istri sahabat ternama yang kaya raya.

“Untuk Julaibib.”

Laki-laki itu tidak langsung menjawab. Kebetulan ia tahu Julaibib, seorang sahabat yang tidak punya dan wajahnya juga tidak tampan. “Kalau begitu aku musyawarahkan dengan keluargaku dulu ya Rasulullah.”

***

“Rasulullah melamar putri kita,” kata Sahabat itu kepada istrinya sesampainya di rumah.

“Alhamdulillah… betapa beruntungnya kita.”

“Tapi bukan untuk beliau.”

“Lalu untuk siapa?”

“Julaibib.”

“Kalau untuknya, aku tidak akan menikahkan putri kita.” Sang ibu mengkhawatirkan masa depan putrinya. Kekhawatiran yang wajar bagi orangtua, putrinya yang sangat cantik harus menikah dengan laki-laki yang tidak tampan dan tidak punya? Wajar ia khawatir dan tidak menyetujuinya.

“Ayah, ibu, apa yang kalian katakan? Apakah kalian akan menolak pinangan Rasulullah?” Putrinya yang dari tadi mendengar pembicaraan mereka keluar dari kamarnya.

“Tapi bukan untuk Rasulullah. Untuk Julaibib.”

“Jika Rasulullah yang melamar, apakah Ayah dan Ibu akan menolak? Aku sekali-kali tidak akan menolaknya. Aku yakin Rasulullah tidak akan membuat kita sengsara.” Jawaban tegas gadis itu meluluhkan hati ayah bundanya.

***

Pernikahan dilangsungkan. Di malam harinya, sebelum Julaibib menikmati malam pertama dengan istri yang cantik jelita itu, seruan jihad menggema.

“Wahai para penunggang kuda, siapkan kuda kalian. Malam ini ada perang fi sabilillah!”
“Wahai para pemanah, siapkan panah kalian. Malam ini ada perang fi sabilillah!”

Mendengar seruan itu, ia langsung bergegas. Ia segera keluar rumah menyongsong panggilan jihad.

Ketika perang selesai, Rasulullah bertanya kepada para sahabat yang sedang mengevakuasi mujahid yang terluka dan para syuhada. “Apakah kalian kehilangan seseorang?”

“Tidak ya Rasulullah. Semua sudah kita temukan.”

“Apakah kalian kehilangan seseorang?”

“Tidak ya Rasulullah. Semua pasukan sudah kembali, yang syahid sudah kita temukan.”

“Apakah kalian kehilangan seseorang?” Pertanyaan itu sampai diulang tiga kali. “Aku kehilangan Julaibib.”

Mereka tidak terpikir nama itu. Setelah disebut oleh Rasulullah, baru mereka mencarinya dan mendapatkan Julaibib telah syahid. Di sekitar jasadnya ada tujuh mayat musuh. Para sahabat mendapatkan kesimpulan, Julaibib syahid setelah membunuh tujuh tentara kafir tersebut.

Lalu Rasulullah membopong jasad Julaibib dengan kedua tangan beliau. Ketika memakamkan, Rasulullah juga yang memasukkan jasadnya ke makam.

“Julaibib adalah bagian dariku, dan aku adalah bagian dari Julaibib,” Rasulullah mengulangi kalimat itu dua kali. Membuat banyak sahabat iri. Ternyata kedudukan Julaibib sangat istimewa di hadapan Rasulullah. Ia mati syahid dan dinyatakan bagian dari Rasulullah, yang tentu saja mendapat keutamaan besar termasuk dinikahkan dengan bidadari.

***

Kisah Julaibib ini setidaknya memberikan tiga ibrah untuk kita:

1. Allah tidak memandang fisik dan harta, namun amal dan hati

Julaibib tidak tampan juga tidak kaya. Namun, ia mulia dalam penilaian Allah dan RasulNya. Karena apa? Karena amal dan hatinya. Ia sahabat yang selalu berusaha membersamai Rasulullah dan membaktikan dirinya untuk Islam.

Ketika seruan jihad datang, ia segera bergegas untuk menyambutnya. Tanpa menunda, tanpa banyak alasan. Bahkan saat malam pertama, yang umumnya akan menjadi alasan udzur dari jihad, ia tetap bersegera berangkat ke medan jihad. Ia tinggalkan kesenangan duniawi menuju perintah Allah yang hakikatnya adalah jalan menuju kebahagiaan sejati.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

إِنَّ اللَّهَ لاَ يَنْظُرُ إِلَى صُوَرِكُمْ وَأَمْوَالِكُمْ وَلَكِنْ يَنْظُرُ إِلَى قُلُوبِكُمْ وَأَعْمَالِكُمْ

“Sesungguhnya Allah tidak memandang kepada rupa dan harta kalian, namun Allah memandang hati dan amal-amal kalian” (HR. Muslim)

2. Julaibib dan istrinya bergegas memenuhi seruan Allah dan RasulNya

Kisah ini mengajarkan kita untuk bergegas memenuhi seruan Allah dan RasulNya. Tidak menunda-nunda dan juga tidak mencari-cari pilihan lain ketika ada ketetapannya.

Istri Julaibib mencontohkan itu. Meskipun calon suaminya tidak tampan dan tidak kaya, yang bahkan orangtuanya ragu apakah ia akan bahagia hidup bersama suami seperti itu, ia langsung menerima karena yang melamarkannya adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

Ia benar-benar mengamalkan firman Allah dalam surat Al Ahzab ayat 36 yang menyebutkan karakter orang beriman:

وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ وَلَا مُؤْمِنَةٍ إِذَا قَضَى اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَمْرًا أَنْ يَكُونَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ مِنْ أَمْرِهِمْ وَمَنْ يَعْصِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا مُبِينًا

“Tidak tidaklah patu bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata.” (QS. Al Ahzab: 36)

Demikian pula Julaibib, begitu ada seruan jihad, ia langsung berangkat. Tidak ada pilihan lain baginya.

3. Lebih baik terkenal di langit daripada terkenal di bumi

Julaibib bukanlah sahabat ternama. Namanya tidak begitu populer bagi kita. Dan memang banyak sahabat yang tidak kita kenal, namun mereka terkenal di langit.

Saat Rasulullah wafat, ada sekitar 110.000 sahabat. Berapa di antara mereka yang kita kenal namanya?

Nama Julaibib tidak begitu populer. Dalam sejumlah kitab sirah sahabat, biografinya tidak dibahas. Misalnya dalam Rijal Haula Rasulyang ditulis oleh Syaikh Khalid Muhammad Khalid, tidak ada namanya di antara 60 sahabat yang beliau tulis. Pun dalam Shuwar Min Hayati Shahabat karya Syaikh Abdurrahman Raf’at Al Basya yang berisi 60 sirah shahabat, tidak ada nama Julaibib. Namanya baru kita dapati saat kita membaca sirah shahabat yang ditulis oleh Syaikh Mahmud Al Mishri berjudul Ashabur Rasul. Pada jilid terakhir dari 104 nama sahabat, ada kisah Julaibib.

Para sahabat yang tidak merasa kehilangan Julaibib usai perang di atas juga menunjukkan bahwa ia tidak terlalu dikenal di kalangan mereka. Namun, ia terkenal di langit, populer di hadapan Allah hingga Rasulullah mempersaksikan, “Julaibib adalah bagian dariku, dan aku adalah bagian dari Julaibib.”

Habib Salim Segaf Al Jufri mengingatkan, lebih baik tidak terkenal di bumi namun terkenal di langit. Daripada terkenal di bumi namun tidak dikenal di langit. Namun yang ideal adalah populer di bumi dan populer di langit. Dikenal oleh banyak orang dan terkenal di hadapan Allah Subhanahu wa Ta’ala. [Muchlisin BK/BersamaDakwah]

*Kisah ini telah disampaikan pada Ceramah Ramadhan malam kelima usai Shalat Tarawih di Masjid Islamic Center (MIC) Gresik Kota Baru, 5 Ramadhan 1439 bertetapatan dengan 20 Mei 2018.

Sumber : Bersama dakwah