OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Jumat, 01 Juni 2018

Pro Kontra Kebijakan Zonasi Sekolah Makan Korban, Siswi SMP di Blitar Sampai Bunuh Diri Karenanya

Pro Kontra Kebijakan Zonasi Sekolah Makan Korban, Siswi SMP di Blitar Sampai Bunuh Diri Karenanya

10Berita, Sebuah sistem, apapun bentuknya dan bagaimanapun ia diterapkan, tentu harus terus diperbarui agar sesuai dengan perkembangan zaman. Nggak kebayang ‘kan Tahun 7 >>i udah makin bertambah, zaman mulai maju, teknologi merajalela, tapi kita masih menerapkan sistem lawas yang dipakai saat Soekarno-Hatta masih menjabat. Selain udah kuno, sistem tersebut ya jelas udah nggak relevan lagi. Alih-alih bikin kehidupan makin tertata, yang ada malah bikin makin runyam.

Pembaruan sistem biasanya dilakukan ketika ada hal-hal yang nggak lagi cocok dengan sistem tersebut. Contohnya aja sistem pendidikan. Mungkin kamu salah satu orang yang mengeluhkan kenapa kebijakan yang terkait pendidikan sering banget diubah-ubah. Kayak yang belum lama ini dirasakan para pelajar yang baru lulus, mereka harus membiasakan diri dengan sistem zonasi yang dibangun Kemdikbud. Bahkan kabarnya, gara-gara sistem inilah seorang siswi SMP di Blitar sampai memutuskan bunuh diri! Waduh, gimana ceritanya sih?? Yuk, simak ulasan Hipwee News & Feature berikut ini!

Siswi di Blitar, Jawa Timur, gantung diri karena takut nggak diterima di SMA favorit. Gara-garanya, ia berasal dari kabupaten

Rumah yang diduga kos-kosan EP via www.tribunnews.com

Advertisement

EP (16), siswi SMP yang tahun ini harusnya masuk SMA, memutuskan mengakhiri hidup di kamar kosnya di Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar. EP diketahui gantung diri lantaran takut nggak diterima di SMA 1 Blitar karena sistem zonasi. Padahal EP adalah murid berprestasi dan pernah ikut olimpiade. Dilansir dari Detik, EP memang berasal dari kabupaten. Kemungkinan baginya untuk bisa diterima di SMA 1 Blitar memang tipis. Sistem zonasi yang berlaku saat ini membuat presentase terbesar bisa diterima di sana hanya milik mereka yang tinggal di wilayah sekitar sekolah.

Sistem zonasi: sekolah harus menerima 90% peserta didik dari zona dimana sekolah berada. Sisanya, 5% untuk siswa/i berprestasi, 5% lagi untuk perpindahan antar daerah atau luar negeri.


Sistem zonasi ini sebenarnya sudah diberlakukan sejak tahun lalu. Sederet fakta jadi alasan kenapa sistem baru ini diberlakukan

Penerapan sistem zonasi via kaltim.tribunnews.com

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menerbitkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 14 Tahun 2018tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Salah satu yang dibahas di dalamnya adalah sistem zonasi. Sebenarnya sistem zonasi ini sudah berlaku sejak tahun lalu, tapi tahun ini ada beberapa hal yang direvisi.

Advertisement

Kebijakan ini lahir berdasarkan monitor pemerintah soal PPDB sebelumnya. Bahwa ditemukan adanya kesenjangan, baik secara ekonomi maupun dari segi jumlah peserta didik, antara sekolah-sekolah favorit dengan sekolah yang bukan favorit dan ada di pinggiran. Persaingan yang begitu bebas jadi sebab kenapa kesenjangan ini bisa terjadi. Anak-anak berprestasi, anak pejabat, atau anak-anak yang ortunya kaya, berkumpul jadi satu di sekolah-sekolah favorit. Sekolah ini berkembang lebih pesat karena mendapat kucuran dana dari wali murid berduit, fasilitas terus berkembang. Bandingkan dengan mereka yang biasa-biasa saja, hidupnya biasa-biasa aja, dan sekolah di tempat yang juga biasa-biasa aja.

Tahun lalu sistem zonasi ini sempat ramai dibahas dan nggak sedikit yang nggak setuju. Karena banyak banget kendalanya. Tapi toh, tahun ini tetap bakal diberlakukan

Timbulkan pro kontra via bengkulu.antaranews.com

Selayaknya sebuah sistem baru yang selalu menimbulkan pro kontra, pun dengan sistem zonasi ini, yang ramai dibahas dimana-mana. Banyak mereka yang nggak setuju karena dianggap kurang adil. Terlebih bagi pelajar pandai dan nggak bisa masuk sekolah favorit cuma karena domisilinya jauh dari sana. Nggak cuma itu, dilihat dari efektivitasnya, ternyata sistem ini juga masih ada kendala di sana-sini. Seperti masih banyak sekolah favorit yang terkumpul di satu kelurahan, belum adanya pemerataan fasilitas sekolah, hingga kurangnya sosialisasi. Contohnya si EP tadi, yang kurang memahami sistem ini sampai-sampai “menyerah” dengan cara miris.

Gimanapun sistem yang berlaku, stres cuma gara-gara masalah pendidikan itu adalah hal yang sia-sia. Apalagi untuk kasus EP yang masih SMP dan punya segudang kesempatan baik di depan

Nggak perlu lah galau gara-gara sekolah via health.usnews.com

Ya tapi kembali lagi ke kesiapan kita menghadapi segala yang terjadi. Gimanapun sistem yang berlaku, stres atau depresi cuma karena soal pendidikan itu bukanlah hal yang bijak. Setiap orang tentu punya cara masing-masing dalam meraih kesuksesan. Ada yang sekolah di sekolah biasa, tapi pas udah kerja gajinya lebih gede dari lulusan sekolah favorit. Intinya segala kemungkinan bisa aja terjadi. Masa depan cerah nggak cuma hanya bisa diukur dari sekolah dimana kita dulu.

Melihat EP yang sudah harus menghadap Sang Ilahi di usia sangat belia, membuat kita berpikir, seandainya ia mau berpikir lebih positif, pasti keputusan bunuh diri nggak akan terbesit di otaknya. Selain itu, kita juga bisa belajar kalau pendampingan ortu itu penting sekali, terutama pada anak yang masih labil jiwanya. Ortu juga nggak seharusnya membebani anak dengan sederet tuntutan, termasuk kewajiban diterima di sekolah favorit, toh ke depannya label ‘sekolah favorit’ bakal terhapuskan dengan sistem zonasi…

Sumber :Hipwee 

Geger! Pendeta Bunuh Seorang Mahasiswi di Gereja

Geger!  Pendeta Bunuh Seorang Mahasiswi di Gereja


10Berita, Kasus pembunuhan yang menewaskan seorang mahasiswi menghebohkan warga Jalan Kebun Sayur Gang Pendidikan Dusun XII Desa Limau Manis, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Kamis (31/5).

Tragisnya, pembunuhan itu terjadi di dalam Gereja Sidang Rohul Kudus Indonesia (GSRI) Tanjung Morawa dan pelakunya ternyata oknum pendeta gereja tersebut.

Korban diketahui bernama Rosalia Cici Maretini boru Siahaan, 21, warga Desa Bangun Sari dusun XIV Salam Tani Kecamatan Tanjung Morawa. Gadis tersebut ditemukan di dalam kamar mandi gereja dengan kondisi bersimbah darah.

Kabid Humas Polda Sumut AKBP Tatan Dirsan Atmaja membenarkan peristiwa pembunuhan tersebut.

Dia menyebutkan pelaku adalah oknum pendeta bernisial HK, 61, warga Dusun VI Kecamatan Galang Kabupaten Deliserdang. Sementara korbannya merupakan mahasiswi.

“Saat ditemukan, kondisi korban mengalami luka robek pada leher akibat benda tajam. Selain itu, kepala bagian belakang luka dan bahkan di alat kelamin korban terdapat sperma terduga pelaku kejahatan,” ungkapnya lewat pesan WhatsApp petang tadi.

Disebutkan Tatan, peristiwa terjadi sekira pukul 10.00 WIB. Namun, tak dijelaskan secara rinci bagaimana kronologis kejadiannya.

“Pukul 13.40 WIB jenazah korban telah dibawa ke RS Bhayangkara Medan guna keperluan otopsi,” ujarnya.

Dia menyatakan, dari lokasi polisi menyita barang bukti berupa 1 unit sepeda motor Yamaha Jupiter Z warna hitam BK 4440 SAA, 1 unit helm, 1 batang kayu alu, sebilah pisau dan pakaian milik korban.

“Pelaku diamankan tim gabungan dari Polda Sumut dan Polres Deliserdang di kawasan daerah Harjosari Pancurbatu sore tadi. Saat ditangkap, tak ada perlawanan dari pelaku,” cetus Tatan.

Diutarakan dia, untuk sementara motif pembunuhan ini lantaran pelaku emosi terhadap korban yang mengeluarkan kata-kata tidak sopan. Sedangkan dugaan adanya tindakan pemerkosaan, masih didalami.

“Pengakuan tersangka tidak ada (pemerkosaan). Namun kita akan tunggu hasil dari rumah sakit,” pungkasnya.

Sumber : b-islam24h.com, jpnn.com

TELAK! Jawab Mahfud MD, PKS Sodorkan Fakta, Data dan Bukti PARTAI TERKORUP

TELAK! Jawab Mahfud MD, PKS Sodorkan Fakta, Data dan Bukti PARTAI TERKORUP


10Berita, Prof. Mahfud MD marah dikritik soal gaji selangit para pejabat Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Mahfud MD lantas balik menyerang para pengkritiknya (diantaranya dari PKS) dengan melontarkan pernyataan tentang korupsi PKS.

"Saya tahu persis. Saya bilang, PKS itu sudah melahirkan dua koruptor besar, mau melurus-luruskan orang dengan cara tidak sopan. Itu baru yang dipenjara, belum lagi yang dilaporkan, masih dalam proses. Itu yang tidak sah," kata Mahfud, seperti dilansir detikcom, Kamis (31/5/2018).

Pernyataan Mahfud MD kemudian ditanggapi oleh Ketua DPP PKS Mardani Ali dengan menyodorkan FAKTA DATA dan BUKTI Partai Terkorup.

"Matur nuwun nasihatnya di bulan Ramadan bagi kami dari Pak Mahfud MD. Kami sangat perlu nasihat dan masukan selalu," kata Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera kepada wartawan, Kamis (31/5/2018), seperti dikutip detikcom.

"Tapi izinkan kami juga tetap menyuarakan kesedihan dan kepiluan publik untuk gaji BPIP yang tidak punya empati pada kondisi masyarakat. Kita bisa ada di tempat berbeda, tapi pada hakikatnya mudah-mudahan itu bagian dari cara kita mencintai negeri ini," sebut Mardani.

Mardani kemudian menyodorkan data 'Lomba Jadi Partai Terkorup' yang pernah dirilis detikcom.

"Mungkin gambar ini bisa melengkapi pernyataan Pak Mahfud," sebut Mardani sembari mengirimkan gambar yang dimaksud.


Gambar yang dikirim Mardani menampilkan Golkar dan PDIP sebagai juara pertama dan kedua Partai Terkorup. Sedangkan PKS ada di urutan kedua dari bawah.

Tapi kenapa Pak Mahfud kok nyerangnya PKS dalam hal korupsi?

Gak berani sentil Partai Juara Korupsi?

BERANI JUJUR HEBAT!

— Agung Setiarso (@agungsetiarso) 31 Mei 2018

Makin hari liat kelakuan Prof. @mohmahfudmd udah seperti anak kecil...makin gak respect.

— Abu Fathir (@sultanalfathir) 31 Mei 2018


Sumber :Portal Islam 

Begini Cara Melahap Tanjakan Pakai Mobil Matik

Begini Cara Melahap Tanjakan Pakai Mobil Matik

3 Mobil yang Anti Melorot di Tanjakan

10Berita, Mengemudikan mobil matik memang terlihat praktis dan mudah. Namun, butuh teknik tersendiri saat menghadapi tanjakan.

Jika tak paham benar bagaimana cara mengemudi mobil matik di jalan menanjak, bisa-bisa mobil akan mundur dan membahayakan pengguna jalan lainnya. Maka itu, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan saat berkendara menggunakan mobil matik di jalan tanjakan, seperti tertulis dalam situs resmi Daihatsu.

1. Perhatikan Tingkat Kecuraman Tanjakan

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah kecuraman tanjakan. Karena akan memengaruhi tuas yang kamu gunakan. Perlu diketahui, tuas transmisi ada untuk posisi netral, P untuk posisi sedang parkir, R artinya Reverse atau mobil melaju mundur, serta D untuk kondisi mobil melaju ke depan. Lalu, ditambah lambang D2 dan D1 atau L di bawah posisi D.

2. Cocokkan Tuas Transmisi dengan Kondisi Jalan

Jika kamu berada di jalan tanjakan daerah pedesaan maupun pegunungan yang biasanya memiliki medan yang lebih curam, kamu tidak cukup jika hanya menggunakan mode D saja.

Tetapi gunakan transmisi D2 untuk bisa melaluinya dengan mudah. Selain itu, jika tanjakan semakin curam kamu bisa menggunakan posisi D1. Posisi ini ibaratnya gigi 1 pada mobil manual. Posisi ini digunakan untuk tanjakan yang sangat curam atau ketika terjebak macet dan berjalan merayap di tanjakan.

 

 

3. Jangan Injak Rem saat Pindah Tuas dari D ke Posisi D2 atau D1

Hindari menggunakan rem terlalu dalam atau tidak sama sekali saat akan pindah dari posisi D ke D2 atau D1. Kamu hanya harus menekan tombol yang ada di tuas persneling untuk dapat memindahkan gigi.

4. Biasakan dan Terus Berlatih menggunakan Mobil Matik di Jalan Menanjak

Kamu harus terbiasa menggunakan mobil matik saat kondisi jalan menanjak dengan cara terus berlatih. Dengan begitu, akselerasi mobil matik jadi lebih bertahap yang hampir sama ketika sedang mengendarai mobil manual saat posisi tanjakan

Sumber : Otosia.com


Miliarder Muda Ini Habiskan Hartanya Untuk Beramal Usai Divonis Kanker, Kematiannya Ditangisi Dunia

Miliarder Muda Ini Habiskan Hartanya Untuk Beramal Usai Divonis Kanker, Kematiannya Ditangisi Dunia

10Berita, Hidup seorang manusia tak ada yang tahu akan bertahan sampai kapan. Hanya Tuhan yang tahu batasan umur makhluknya entah itu manusia, hewan atau tumbuhan sekalipun.

Hal tersebut karena kematian termasuk ke dalam takdir muallaq, takdir pasti dari Allah yang tidak dapat diubah oleh manusia.

Akan tetapi, hal tersebut dapat diubah dengan jalan memperbaiki nasib sebelum ajal datang menjemput.

Nasib yang dimaksud adalah apakah kita akan meninggal dalam keadaan husnul khotimah atau suul khotimah. Hal tersebut dapat diubah oleh kita sendiri.

Seperti yang terjadi pada salah seorang pemuda asal Australia. Pemuda ini bernama Ali Banat berasal dari Greenacre di barat daya Sydney, Australia.

Pemuda ini merupakan pebisnis yang sukses, hidup nyaman dan bergelimang kemewahan.

Kamar tidurnya saja dipagari dengan sepatu Louis Vuitton, satu-satunya merek alas kaki yang dikenakannya, dan gelang seharga $ 60.000 (£ 33.945).

Salah satu mobilnya termasuk Spider Ferrari senilai $ 600.000 (£ 339.237,50).

Dan masih juga daftar kekayaan Ali yang lainnya yang tentunya akan membuat mata semakin melotot jika disebutkan satu persatu.

Namun, hidupnya seketika berubah 180 derajat. Pada bulan Juli 2015, Ali mendapat berita yang tidak pernah terlintas sama sekali dalam pikirannya.

Pengusaha berusia 33 tahun ini didiagnosis Kanker Karsinoma Kistik Adenoid stadium 4. Bahkan oleh dokter, hidupnya diperkirakan bertahan sampai 7 bulan saja.

Sontak, hal tersebut membuat dirinya syok dan sedih. Tapi kalian tahu apa yang diperbuatnya usai mendengar vonis dokter?

Bukan putus asa dan mengeluh dalam keterpurukan, justru pemuda ini bangkit dan melakukan hal luar biasa.

Semua harta kekayaannya ia sumbangkan ke badan amal yang juga didirikannya. Ia mendirikan badan amal bernama Muslims Around the World (MATW) pada Oktober 2015.

Menurutnya, ketika dia sakit, semua harta kekayaan yang dengan susah payah ia kumpulkan ini tak ada artinya lagi.

“Saat kau tahu bahwa kau sakit atau kau tidak punya banyak waktu untuk hidup, ini adalah hal terakhir yang ingin kau kejar. Dan begitulah cara kita menjalani kehidupan sehari-hari, ” katanya saat diwawancara di program Youtube bertajuk Gifted With Cancer.

Tak hanya itu, menurutnya juga, kanker yang ia derita bukanlah suatu penyakit melainkan sebuah ‘karunia’ dari allah.

Ia pernah diwawancara oleh ‘Living Muslim’, sebuah serial video produksi komunitas Muslim Australia, yang ditayangkan di Facebook pada November 2015 lalu.

“Saya diberi karunia oleh Allah, Alhamdulillah, dengan kanker yang ada di seluruh tubuh saya,” ujar Ali dalam video tersebut.

Video ini sudah ditonton lebih dari 3 juta orang di Facebook. Organisasi MATW miliknya ini telah membantu ribuan orang di sejumlah negara termasuk Togo, Ghana, dan Burkina Faso.

Ali juga tak segan untuk mengunjungi berbagai negara di Afrika. Bahkan ia bekerja keras untuk mencari sponsor sehingga 100% donasi dapat diberikan ke proyek dan tidak ada biaya administrasi sama sekali.

Dengan uang donasi itu, MATW bertujuan untuk membangun desa bagi lebih dari 200 janda, masjid, sekolah ke rumah 600 yatim piatu, rumah sakit mini atau pusat medis, dan bisnis untuk mendukung masyarakat setempat.

Hal tersebut bisa terlihat di Instagram official MATW @matw_project. Bahkan, dana yang tadinya hanya menargetkan $1 juta dolar, atau Rp 10 miliar ini kini sudah melebihi target.

Ali sering memberikan perkembangan terbaru baik dari proyeknya di Afrika hingga kondisi kesehatannya, khususnya lewat video di Facebook dan Instagram, kepada ratusan ribu pengikutnya.

Dalam keadaan hidung yang diberi selang infusan, kantung mata yang mulai menghitam, bibir yang pucat, Ali tetap rajin memberi semangat dalam berbagai video yang diunggahnya di akun @matw_project.

Usai berjuang membantu masyarakat yang kekurangan dan membutuhkan, rupanya Allah masih memberikan kesempatan hidup lebih lama untuk Ali Banat.

Ia bisa bertahan hingga tiga tahun lamanya. Pada Selasa (29/5/2018), Ali Banat menghembuskan napas terakhirnya sebelum azan Magrib berkumandang. Ali meninggal tepat di hari ke-13 bulan suci Ramadan.

Berbagai ucapan bela sungkawa pun mengalir dari sahabat, saudara sesama muslim dan juga yang lainnya.

Proses pemakamannya pun disiarkan secara langsung di Facebook MATW project. Sudah hampir 3 juta orang menonton video tersebut.

Ratusan orang juga ikut mendoakan dan mengiringi kepergian Ali Banat ke peristirahatan terakhir.

Sumber: tribunnews.com

Ustadz Adi Hidayat Beri Hadiah Rp 25 Juta untuk Muhammad Irfan Bahri yang Berani Lawan Begal Alasannya Begini

Ustadz Adi Hidayat Beri Hadiah Rp 25 Juta untuk Muhammad Irfan Bahri yang Berani Lawan Begal Alasannya Begini

10Berita, Mubaligh Kondang Ustadz Adi Hidayat menyampaikan apresiasinya terhadap Santri ngabdi Pondok Pesantren Darul Ulum, Bandungan, Pakong, Pamekasan, Madura Muhamad Irfan Bahri atas keberaniannya melawan para begal di kawasan Sumarecon Kota Bekasi.

Wujud apresiasi yang diberikan kepada Irfan berupa beasiswa senilai Rp.25 Juta untuk membiayai kelanjutan pendidikanya kedepan.

Berikut ini pernyataan Ustadz Adi Hidayat yang disampaikan melalui Fanspage Facebook Akhyar TV, kamis(31/5/2018).

Saya Adi Hidayat bersama teman-teman di Akhyar TV, dari Istambul mendengar berita bahwa salah seorang adinda kita seorang santri dari Madura bernama Muhammad Irfan Bahri telah menghadirkan prestasi yang luar biasa sehingga diberikan penghargaan oleh Kapolresta Metro Bekasi atas prestasinya mengatasi pembegalan diwilayah Bekasi.

Kami mendengar berita ini sangat berbahagia dan ingin menyampaikan apresiasi atas tindakan adinda yang sungguh luar biasa. Bukan hanya menunjukkan sikap warga negara yang baik, tapi juga mengamalkan salah satu hadits Nabi Sholallahu Alaihi Wasallam agar berjuang mengatasi tindakan kriminalitas yang tidak menyerahkan bergitu saja apa yang dimiliki.

Untuk itu dengan segala kerendahan hati perkenankan kami Adi Hidayat bersama teman-teman Akhyar TV memberikan satu penghargaan kecil untuk beasiswa pendidikan sebesar Rp. 25.000.000, yang mudah-mudahan bisa digunakan untuk prospek pendidikan kedepan.

Ini tentunya bukan dari kami, tapi titipan Rezeki dari Allah Subhanahu Watala yang memberikan gambaran kepada siapapun yang bisa mengamalkan tuntutan Allah dan Rasulnya, Insya Allah menghadirkan pendekatan hal-hal terbaik dari Allah Subhanahu Wataala.

Selamat Adinda Irfan, kami berharap Adinda bisa memenuhi Undangan kami sepulang dari Istambul untuk bisa menerima langsung apa yang Insya Allah, Allah titipkan kepada kami untuk diberikan kepada Adinda. Assalaamu 'alaikum Wrohmatullahi Wabarokaatuhu.

Sumber : beritaterkinionline.com

Felix Siauw Bikin Pengaku Pancasilais Mati Kutu

Felix Siauw Bikin Pengaku Pancasilais Mati Kutu


10Berita, Kehebohan publik dengan gaji selangit para pejabat Pancasila (BPIP) makin bertambah dengan kelakuan kaum yang selama ini pengaku Pancasilais yang melakukan penggerudukan, pemukulan, persekusi terhadap media.

Aksi anarkis ini ditanggapi Ustadz Felix Siauw.

"Dulu diajarkan bahwa Pancasilais itu berarti menyelesaikan perbedaan dengan diskusi atau musyawarah, bukan dengan persekusi dan marah-marah. Dunia sekarang bisa lihat, yang mengaku paling Pancasilais, justru merusak makna Pancasila," kata Felix Siauw di akun twitternya, Kamis (31/5/2018).

Tindakan yang jauh dari nilai-nilai Pancasila ini, menurut Felix Siauw seharusnya membuat malu para pejabat Pembina Pancasila.

"Kalau saya disuruh jadi pembina BPIP, saya nggak berani, lha mem-Pancasila-kan kader saya sendiri aja saya nggak bisa kok, gimana mau mem-Pancasila-kan rakyat Indonesia 🙂🙂🙂," ujar Felix. -- makjleb bener.

"Memang Islam itu keren, konsisten. Kita nggak boleh ngaku-ngaku paling Islami, tapi kita disuruh untuk berproses jadi Islami. Semua dimusyawarahkan, nggak asal main geruduk, apalagi main pukul 🙂🙂🙂."

Dulu diajarkan bahwa Pancasilais itu berarti menyelesaikan perbedaan dengan diskusi atau musyawarah, bukan dengan persekusi dan marah-marah. Dunia sekarang bisa lihat, yang mengaku paling Pancasilais, justru merusak makna Pancasila

— Felix Siauw (@felixsiauw) 31 Mei 2018

Kalau saya disuruh jadi pembina BPIP, saya nggak berani, lha mem-Pancasila-kan kader saya sendiri aja saya nggak bisa kok, gimana mau mem-Pancasila-kan rakyat Indonesia 🙂🙂🙂

— Felix Siauw (@felixsiauw) 31 Mei 2018

Memang Islam itu keren, konsisten. Kita nggak boleh ngaku-ngaku paling Islami, tapi kita disuruh untuk berproses jadi Islami. Semua dimusyawarahkan, nggak asal main geruduk, apalagi main pukul 🙂🙂🙂

— Felix Siauw (@felixsiauw) 31 Mei 2018


Sumber :Portal Islam 

Prabowo, Amien, dan Elit PKS Akan Umroh Bareng, Bertemu HRS?

Prabowo, Amien, dan Elit PKS Akan Umroh Bareng, Bertemu HRS?


10Berita – Ketum Gerindra Prabowo Subianto akan melakukan perjalanan umrah ke Mekah. Prabowo akan berumrah bersama Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais.

“Insyaallah Pak Prabowo akan umrah tanggal 1 (Juni 2018). Iya (sama Amien Rais), mungkin akan ketemu di sana,” kata Waketum Gerindra Fadli Zon di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (31/5/2018).

Fadli tak menutup kemungkinan Prabowo dan Amien akan bertemu dengan Habib Rizieq Syihab di Mekah. Selain itu, Fadli menyatakan akan ada petinggi PKS yang ikut dalam pertemuan di Mekah itu. Petinggi PKS yang dimaksud antara lain Presiden PKS Sohibul Iman atau Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf.

“Ya mungkin aja (ketemu Rizieq), kan silaturahmi biasa.”

“Pokoknya nanti ketemu di sana, yang pada tanggalnya kebetulan sama. Ya mungkin buka puasa bareng, ibadah bareng di situ. Saya kira nanti dari kawan PKS ada. Rasanya memang pada janjian. Saya nggak tahu apa Sohibul atau Salim. Pokoknya adalah,” sebut Fadli.

Fadli mengatakan pertemuan tokoh dari tiga partai tersebut menandakan kekompakan menjelang Pilpres 2019. Meski begitu, sampai saat ini Gerindra-PAN-PKS belum resmi berkoalisi.

“Ini pada ketemu di Mekah ini apa? Saya kira justru semakin solid. Ada tokoh-tokoh pimpinan partai bareng-bareng umrah, kan jarang-jarang. Orang biasanya cuma makan bareng, buka bareng, ini umrah bareng,” jelas Fadli.

Apakah akan ada pembahasan Pilpres 2019 antara Prabowo-Amien dan PKS dengan Rizieq dalam pertemuan di Mekah nanti?

“Saya nggak tahu. Pokoknya silaturahmi dulu kan. Kalau silaturahminya di Mekah kan lebih afdal, apalagi bulan Ramadan,” ucap Fadli. []

Sumber : detik

Minta Amien Rais Dicopot dari PA 212, Ngabalin Disebut Sedang Over Acting

Minta Amien Rais Dicopot dari PA 212, Ngabalin Disebut Sedang Over Acting

10Berita , JAKARTA – Wasekjen Partai Amanat Nasional (PAN) Surya Imam Wahyudi berkomentar atas pernyataaan Staf Ahli Utama Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin yang meminta PA 212 memecat Amien Rais.

Menurutnya, pernyataan Ngabalin hanya mencari sensasi dan cari muka kepada Presiden Joko Widodo sejak resmi masuk lingkungan istana. Dia menilai ucapan-ucapan Ngabalin tidak terukur dan berbobot serta cenderung konfrontatif ketimbang komunikatif.

“Justru cara dan gaya komunikasinya merugikan citra Presiden dan menjauhkannya dari umat. Selain daripada itu, sebagai sosok yang dahulunya gemar mengeluarkan kritik kepada Presiden Jokowi, perubahan posisi Ngabalin saat ini justru menjadi lelucon politik,” ujar Surya dalam keterangannya Kamis (31/5).

“Saya kira yang bersangkutan sedang over acting dan menjadikan Pak Amien sebagai bahan untuk mencari sensasi. Tapi saya kira wajar karena dia baru masuk lingkungan istana dan ingin disorot,” lanjutnya.

Surya sangat menyayangkan pernyataan dari Ngabalin tersebut. Menurutnya hal itu justru dapat menciderai citra presiden dengan buruknya retorika yang disampaikan.

Terkait 212, lanjutnya, sebaiknya Ngabalin bisa membedakan mana urusan politik, pribadi, dan agama. Dia menilai, jika Amien mengkritik pemerintah maka itu adalah hak beliau sebagai warga negara yang tercantum dalam UUD 1945.

“Jadi saya kira tidak ada hubungannya ya antara sikap Pak Amien terhadap posisi beliau di PA 212 dan Ngabalin seharusnya mengerti itu. Lagi pula siapa Ngabalin mau intervensi PA 212? Keterlibatannya di saat 212 lalu, juga tidak signifikan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ngabalin menegaskan dirinya mendukung adanya Persaudaraan Alumni 212. Apalagi PA 212 merupakan organisasi yang membawa kepentingan orang banyak.

Namun, ia menolak jika PA 212 digunakan untuk kepentingan politik seperti yang dilakukan Ketua Dewan Penasihat 212 Amien Rais. Ngabalin bahkan meminta PA 212 memberhentikan Amien Rais.

“Tapi kalau jadi organisasi, jadi kepentingan orang banyak. Sejak awal saya dukung persaudaraan 212, tapi kalau begini caranya, biar umat Islam dan rakyat yang menilai. Jangan pakai kepentingan politik praktis seperti Persaudaraan 212,” kata Ngabalin di Kantor Staf Presiden.

Sumber : Ngelmu.co

38 Orang Menjadi Mualaf di Masjid An-Nur Pekanbaru

38 Orang Menjadi Mualaf di Masjid An-Nur Pekanbaru

Setiap pekan, tiga orang menyatakan memeluk agama Islam.

10Berita , PEKANBARU -- Ketua Mualaf Center Masjid Raya An-Nur Pekanbaru, Rere, mengatakan telah menerima 38 orang yang menyatakan keyakinannya pada Islam atau mualaf sejak awal 2018.

"Memang ada sekitar 38 orang yang telah masuk agama Islam dari Januari hingga Mei ini," kata Rere di Pekanbaru, Kamis (31/5).

Rere menjelaskan setidaknya terdapat tiga orang tiap pekannya yang berasal dari berbagai keyakinan lain yang menyatakan diri untuk masuk ke dalam agama Islam. Ia menuturkan individu tersebut tidak hanya berasal dari Kota Pekanbaru saja, namun dari berbagai daerah sekitar. Diakuinya alasan individu tersebut masuk Islam ialah karena ketertarikannya terhadap agama Islam.

Hal ini dikatakan Rere berdasarkan pengakuan dari masing-masing personal saat mereka mendaftarkan diri menjadi mualaf. Bahkan, dalam dua pekan bulan Ramadhan sudah ada tiga orang yang mengucapkan dua kalimat syahadat. Untuk menjadi seorang mualaf tidak diperlukan syarat yang sulit. Dokumen yang dibutuhkan adalah fotokopi pas foto berwarna, kartu tanda penduduk, dan materai Rp 6.000. Selain itu terdapat syarat khusus bagi laki laki, yakni wajib khitan.

Selain itu, ia juga tidak menerima individu yang berusia dibawah 18 tahun. Hal ini  lantaran konsekuensi yang harus diterima oleh para muallaf tersebut nantinya.

"Kalaupun memang ada, kita akan minta individu tersebut membawa wali ataupun orang yang bisa menjamin," imbuhnya.

Kendati demikian, ia menambahkan Mualaf Center Masjid Agung An-Nur Pekanbaru juga melakukan wawancara kepada orang yang berniat masuk Islam. Hal ini bertujuan niat individu tersebut memeluk agama Islam bukan hanya dari mulut saja, namun juga dari hati. Wwawancara juga bertujuan memberikan pemahaman dan konsekuensi yang harus dijalani individu tersebut sebagai Muslim.

Rere menambahkan untuk pengambilan formulir bagi masyarakat yang ingin mendaftar dapat dilakukan pada hari kerja. Sedangkan untuk pelaksanaan pengucapan dua kalimat syahadat dilakukan pada Jumat. Salanjutnya untuk pelaksanaannya dilakukan tanpa dipungut biaya apa pun alias gratis. Rere juga mengadakan berbagai kegiatan lanjutan seperti pertemuan klasikal setiap Ahad, tutorial, dan fiqih.

Sumber :Republika.co.id