OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Sabtu, 02 Juni 2018

Tofa: AWAS Gambar Editan! Netizen Muslim Mau DIJEBAK Masuk Penjara Oleh Gerombolan Palu-Arit

Tofa: AWAS Gambar Editan! Netizen Muslim Mau DIJEBAK Masuk Penjara Oleh Gerombolan Palu-Arit


10Berita, Aktivis sosial media Mustofa Nahrawardaya (@NetizenTofa) mengingatkan netizen muslim untuk berhati-hati dengan JEBAKAN gambar editan yang sejarang beredar.

Gambar Editan yang ada foto Jokowi. Sedang foto asli tidak ada Jokowi-nya. Foto tsb adalah foto keluarga dari remaja yang kemarin heboh menghina Presiden RI Joko Widodo dengan ungkapan "Kacung Gua" serta mengancam tembak.

"•••URGENT•••

AWAS, ini ada yg bikin GAMBAR EDITAN. netizen Muslim JANGAN sekali2 uppload atau menyebarkan MEME yg kiri. Kalian lagi dijebak masuk penjara oleh semacem gerombolan palu-arit. #SEBARKAN #JEBAKAN," ungkap Mustofa Nahrawardaya (@NetizenTofa) di akun twitternya, Sabtu (2/6/2018).

•••URGENT•••

AWAS, ini ada yg bikin GAMBAR EDITAN. netizen Muslim JANGAN sekali2 uppload atau menyebarkan MEME yg kiri. Kalian lagi dijebak masuk penjara oleh semacem gerombolan palu-arit. #SEBARKAN #JEBAKAN pic.twitter.com/IrTalXf5jh

— MUSTOFA NAHRAWARDAYA (@NetizenTofa) 1 Juni 2018


Sumber : PORTAL ISLAM

Iwan Fals: Jadi pejabat rupanya enak ya, gajinya gede2 🤓, Warganet: Udah mulai siuman #2019GantiPresiden

Iwan Fals: Jadi pejabat rupanya enak ya, gajinya gede2 🤓, Warganet: Udah mulai siuman #2019GantiPresiden


10Berita,  Iwan Fals, musisi kawakan yang selama ini kerap disebut sebagai pendukung Jokowi, akhirnya turut bicara topik hangat yang lagi jadi perhatian publik soal GAJI fantastis para pejabat Pembina Pancasila (BPIP).

Melalui akun twitternya, Iwan Fals menyindir:

"Jadi pejabat rupanya enak ya, gajinya gede2 🤓"

Jadi pejabat rupanya enak ya, gajinya gede2 🤓

— 🤝 (@iwanfals) 1 Juni 2018


Warganet pun rame memberi tanggapan.

apalagi jadi pejabat BPIP tinggal ongkang" dapat gaji 112jt mantaaaaap

— yazid arrahman (@TotokTotokm) 1 Juni 2018


kalo kerja mah ga mengapa, nah kalo ongkang2 ga jelas.. buang2 duit saja, toh hasil merawat Pancasila tetep si Partai Banteng tetep ganas sukanya main geruduk2 aja.

— Diana#2019GantiPresiden (@DianaMasayu) 1 Juni 2018


Udah mulai siuman Om?

— dimas nawandra (@nawandra) 1 Juni 2018


Salam #2019GantiPresiden

— Cecep Dhani Setiawan (@c_dhani_s) 1 Juni 2018


Jangan bilang begitu om .. nanti digruduk anak buah mak banteng ... rata dg tanah sampeyan nanti ..

— Ayub Syukur Abdullah (@SyukurAyub) 1 Juni 2018


Sumber :Portal Islam 

Sekjen ProDem: Jangan Klaim Semua Aktivis 98 Dukung Jokowi

Sekjen ProDem: Jangan Klaim Semua Aktivis 98 Dukung Jokowi


10Berita – Aktivis 98 diminta untuk tidak mengklaim bahwa seluruh aktivis 98 telah bergabung ke dalam barisan pemerintahan Joko Widodo.

“Harus dipisahkan antara pilihan politik individual dengan entitas aktivis 98” ujar Sekjen Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDem) Satyo Purwanto usai buka puasa bersama lintas aktivis di Kopi Politik, Pakubuwono, Jakarta Selatan, Jumat (1/6).

Satyo mengatakan justru mayoritas yang tergabung dalam entitas aktivis 98 menegaskan bahwa rezim Jokowi telah gagal dalam mengawal demokrasi dan konstitusi.

“Apalagi kalau dikaitkan dengan janji-janji politik, Triksakti dan Nawacita. Tidak relevan sama sekali,” ungkapnya.

Namun demikian, Komeng sapaan akrabnya, menghargai sekaligus menghormati teman-temannya yang mengaku aktivis 98 dalam menentukan pilihan politiknya.

“Tapi saya tegaskan di sini, entitas 98 tidak bisa diklaim secara tunggal ada di belakang rezim Jokowi hari ini,” demikian Satyo.[]

Sumber :rakyatmerdeka

PA 212-PAN-PKS-Gerindra Bakal Bahas Pilpres dengan Rizieq di Makkah

PA 212-PAN-PKS-Gerindra Bakal Bahas Pilpres dengan Rizieq di Makkah

10Berita, Jakarta - Persaudaraan Alumni (PA) 212 bersama PAN, PKS, dan Gerindra bakal membahas hasil Rakornas dengan Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab di Makkah, Arab Saudi. Salah satu hasil Rakornas yang bakal dibahas adalah persoalan capres untuk pilpres 2019.

"Siap," kata Humas PA 212 Novel Bamukmin saat menjawab apakah capres untuk pilpres 2019 menjadi hal yang bakal dibahas rombongan itu dengan Rizieq jika bertemu di Makkah, Jumat (1/6/2018).

Novel pun menjelaskan soal keikutsertaan Amien Rais dalam rombongan ke Makkah. Menurutnya, Amien merupakan bagian dari PA 212. Sementara untuk perwakilan parpol yang ikut, ia menyebutnya sebagai koalisi partai 212."Kalau pak Amien Rais beliau kan memang Ketua Dewan Penasihat PA 212. Adapun yang lain mereka kan koalisi partai 212, yaitu Gerindra, PKS, PAN dan PBB yang masing masing diwakili dari partainya seperti Abu Bakar Alhabsyi (PKS), Hanafi Rais (PAN), ustaz Idrus Sambo (Gerindra)," ucapnya.

Saat ini, rombongan tersebut sudah tiba di Makkah untuk menjalankan umrah. Novel menyatakan belum tahu kapan pertemuan dengan Rizieq bakal digelar.

"Ustaz Slamet selaku Ketua PA 212 sudah memberikan konfirmasi tentunya ke Makkah," ujar Novel.

Selain itu, ia menyatakan rombongan tersebut mungkin sudah bertemu Ketum Gerindra Prabowo Subianto di Makkah. Diketahui Prabowo tak berangkat berbarengan dengan rombongan Amien yang bertolak dari Indonesia.

"Pak Prabowo dikabarkan oleh Fadli Zon hari ini sudah berangkat. Mungkin hari ini sudah ketemu dengan ustaz Slamet Ketua PA 212," tuturnya.

Sebelumnya, rombongan umrah yang terdiri dari Amien Rais, Ketum PA 212 Slamet Maarif, Wakil Ketua Umum DPP PAN Hanafi Rais, Sekretaris PA 212 Bernard Abdul Jabbar, dan anggota Komisi III DPR Fraksi PKS Abu Bakar Al Habsyi berangkat dari Indonesia menuju Makkah pada Jumat (1/6) kemarin. Slamet menyatakan kepergian mereka untuk menindaklajuti hasil rakornas PA 212.

"Menindaklanjuti hasil Rakornas Ketua PA 212 bertolak ke Mekah bersama ketua dewan penasihat Prof dr H Amien Rais," tulis Slamet dalam keterangan foto yang dikirim kepada detikcom.
(haf/haf)

Sumber :detikcom

Dahlan Iskan Puji Mahathir yang Batalkan Proyek Kereta Cepat, Sindir Indonesia dengan 'Via Vallen'

Dahlan Iskan Puji Mahathir yang Batalkan Proyek Kereta Cepat, Sindir Indonesia dengan 'Via Vallen'


10Berita,  Mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan memuji kebijakan Perdana Menteri baru Malaysia Mahathir Mohamad yang membatalkan proyek China Kereta Cepat.

"Akhirnya akal sehat yang menang: Mahathir Muhamad membatalkan proyek kereta cepat Kuala Lumpur ke Singapura. Itu akan membuat Malaysia hemat 36 miliar dolar. Mahathir bilang: kita perlu hindarkan negara dari kebangkrutan," tulis Dahlan Iskan di blog pribadi Catatan Hariannya.

Bos Jawa Pos ini menyindir Indonesia dengan sebuatan 'negerinya Via Vallen'.

"Bagi Malaysia sebenarnya masih punya beberapa kelebihan. Dibanding tetangganya: negerinya Via Vallen," tulis Dahlan Iskan.

Simak selengkapnya tulisan Dahlan Iskan...

Akal Sehat Bikin Tamat Kereta Cepat

(Oleh: Dahlan Iskan)

Akhirnya akal sehat yang menang: Mahathir Muhamad membatalkan proyek kereta cepat Kuala Lumpur ke Singapura. Itu akan membuat Malaysia hemat 36 miliar dolar. Mahathir bilang: kita perlu hindarkan negara dari kebangkrutan.

Apakah proyek itu tidak penting?

Penting. Tapi tidak sangat penting. Penting mana: proyek itu atau mengendalikan utang? Tergantung jenis utang, tenor dan tingkat bunga. Yang lebih penting lagi dibandingkan dengan tingkat kemampuan mengembalikannya. Atau besarnya beban pada anggaran negara.

Dilihat dari posisi utang Malaysia saat ini: gak usah Mahathir; saya pun akan membatalkannya.
Apalagi dalam kondisi seperti ini. Para ekonom Amerika pun sudah mengingatkan. Kondisi saat ini sangat mengkhawatirkan. Khususnya bagi negara-negara seperti  Indonesia, Malaysia, India, Thailand. Yang beban hutangnya sangat besar.

Kekhawatiran itu menjadi wat-menggawat karena tidak ada yang bisa menyetop penguatan  dolar. Saat ini. Dan masih akan terus begitu.

Ekonom belum sepakat mengapa ekonomi Amerika begitu menguat. Presiden Trump menepuk dada: hasil kinerjanya. Terutama berkat pemotongan pajaknya. Yang drastis itu. Dari 31 persen ke 21 persen. Juga berkat kebijakan imigrasinya. Yang sangat ketat. Pengangguran menjadi turun drastis. Tinggal 4 persen. Terendah sepanjang sejarah Amerika.

Yang anti Trump bilang: tidak mungkin. Trump belum lama jadi presiden. Ekonomi itu tidak bisa dibuat baik mendadak. Tidak seperti bikin burrito. Makan waktu. Kondisi baik ini, kata mereka, hasil konsolidasi yang dilakukan Obama.

Biarlah para ahli yang membahasnya. Yang jelas dampaknya pada ekonomi negara berkembang sangat mengkhawatirkan: bisa membuat krisis lagi.

Bagi Malaysia pembatalan proyek besar itu sangat rasional. Dalam kondisi seperti ini langkah penyelamatan yang diutamakan. Ibarat lagi kehilangan angin, layang-layangnya harus ditarik dulu. Bukan malah benangnya terus ditambah.

Hutang Malaysia mencapai 1 triliun ringgit. Kalau dirupiahkan sekitar 3.200 triliun. Itu mencapai 65 persen GDP. Hanya sedikit di bawah hutang Indonesia yang hampir 4.000 triliun (30 persen dari GDP).

Singapura tentu marah. Bisa-bisa mengenakan denda 500 juta dolar. Seperti tertulis dalam kontrak. Tapi putusan Mahathir sudah final. Proyek 350 km ini memakan biaya 110 miliar ringgit.

Tiongkok, sebagai yang punya proyek, tentu juga marah. Tapi Mahathir punya penasihat hebat: Robert Kuok. Raja gula dunia. Pemilik hotel-hotel Shangrila. Yang sangat dekat dengan Beijing. Umurnya tidak jauh dari Mahathir.

Singapura harusnya paham. Beban Malaysia terlalu berat. Ibarat harus main sepakbola kakinya dibebani besi.

Singapura tidak punya beban itu. Ekonominya juga lagi baik.  Tiongkok juga tidak punya beban. Saya yakin Singapura akan mengerti. Tiongkok akan mengerti.

Tentu Singapura tidak akan berpikir bahwa ini balas dendam. Akibat kejengkelan Mahathir masa lalu. Yang punya keinginan membangun jembatan antar dua negara. Sebagai pengganti causeway bridge yang harus dibongkar. Yang ditolak Singapura.

Negara seperti Turki pun saat ini lagi pusing. Mata uangnya, lira, merosot 20 persen.  Setahun terakhir. Padahal bulan depan Pemilu.

Malaysia sudah membuktikan pernah menjadi negara yang lolos krisis. Di masa jatuhnya Pak Harto. Kini Malaysia lagi menarik benang untuk menghadapi angin yang kian hilang.

Bagi Malaysia sebenarnya masih punya beberapa kelebihan. Dibanding tetangganya: negerinya Via Vallen. Produksi minyaknya hampir sama dengan Indonesia. Di sekitar 700 ribu barrel perhari. Itu cukup untuk pengadaan BBM dalam negerinya. Yang jumlah mobil nya hanya 18 juta.

Sedang di negerinya Via Vallen jumlah mobilnya 70 juta. Berarti perlu menambah terus impor BBM. Di saat harga minyak mentah yang sudah mencapai 80 dolar/barel impor BBM itu akan menyiksa.

Mumpung bulan puasa, mari kita tambahkan doa. Agar pikiran sehat juga dipakai bersama-sama.(dis)

Sumber: http://disway.id/akal-sehat-bikin-tamat-kereta-cepat/

Pengamat: Protes Media, Ternyata FPI Lebih baik Dibanding Massa PDIP yang Anarkis

Pengamat: Protes Media, Ternyata FPI Lebih baik Dibanding Massa PDIP yang Anarkis


10Berita, Seorang pengamat membandingkan aksi anarkis massa PDIP terhadap media Radar Bogor dengan massa FPI yang juga beberapa waktu lalu sebelumnya (16 Maret 2018) mendatangi TEMPO dan berdialog akibat karikatur yang menghina Habib Rizieq.

"Jika dilihat cara-cara FPI yang mendatangi kantor media terkait isi pemberitaan, yang bisa berdialog tanpa anarki, tanpa merusak dan memukul. Maka boleh dikata anggota FPI lebih baik dari kader-kader PDIP yang menyerang Radar Bogor. Memalukan !!" ujar Ferry Koto, pengamat publik di sosial media, Jumat (1/6/2018).

Jika dilihat cara2 FPI yg mendatangi kantor media terkait isi pemberitaan, yg bisa berdialog tanpa anarki, tanpa merusak dan memukul. Maka boleh dikata anggota FPI lebih baik dr kader2 PDIP yg menyerang radar Bogor.

Memalulan !!

Cc @gm_gm @budimandjatmiko @pramonoanung

— Ferry Koto (@ferrykoto) 31 Mei 2018


Kok main fisik ya, merusak properties, main pukul, dialog dan musyawarahnya mana?

Bro, dari 2 video dibawah ini, antara kader PDIP dan FPI, dua2nya sama2 geruduk kantor media masa

Setuju kah kader PDIP lebih anarkis drpd FPI 👉 RT and like#2019GantiPresiden pic.twitter.com/I7IVDRDmcz

— ㅤㅤㅤ ㅤ ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ ㅤ ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ ㅤ ㅤㅤㅤ (@RajaPurwa) 31 Mei 2018

Sekitar seratus orang kader dan simpatisan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mendatangi kantor media Radar Bogor di Jalan KH. R. Abdullah Bin Muhammad Nuh, Tanah Sareal, Kota Bogor pada Rabu (30/5/2018). Massa marah dan memukul staf kantor yang bertugas.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Mereka berang karena pemberitaan yang diterbitkan Radar Bogor pada pagi harinya dengan judul "Ongkang-ongkang Kaki Dapat Rp112 juta".

"Mereka datang dengan marah-marah, membentak, mengejar staf kami yang ada di depan, dan merusak dengan sengaja properti kami," kata Pemimpin Redaksi Radar Bogor Tegar Bagja.

Selain membentak dan memaki, massa juga sempat melakukan dorong-dorongan terhadap Tegar dan sejumlah karyawan. Bahkan seorang staf Radar Bogor dipukul oleh pihak PDIP saat keributan itu pecah.

"Secara fisik, satu orang staf kami ada yang dipukul tapi ditangkis. Itu terjadi di belakang Aula Radar Bogor di lantai satu. Saya juga didorong-dorong," ujar Tegar.

Massa PDIP memaki-maki dan merusak properti.

"Mereka merusak properti kami, meja rapat hancur, kursi dibanting-banting, saya enggak tahu maksudnya itu apa. Bulan ramadan enggak bisa menahan emosi," katanya.

Tegar menyayangkan peristiwa kekerasan dan perusakan oleh kader dan simpatisan PDIP di kantor Radar Bogor. Menurutnya hal itu justru menunjukkan sikap partai yang buruk. Dia berharap peristiwa ini tidak terulang dan tak terjadi di manapun.

Link: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20180531054745-20-302388/massa-pdip-marah-di-kantor-radar-bogor-staf-dipukul

Beginilah cara Tuhan menunjukkan kebenaran. Insyaallah , rakyat bisa membedakan.

— mas bams (@bambangsknt) 1 Juni 2018


FPI garang bahkan brutal dalam retorika namun santun dalam adab.

— Lembah Serigala (@indoflanker) 1 Juni 2018


Ternyata FPI lebih paham pancasila

— yakobus (@Antobrain3) 1 Juni 2018


Sumber : PORTAL ISLAM

Anies: Pohon Imitasi Sudah Dipakai Tiga Kali 2017 di Lokasi dan Titik yang sama, Dulu Gak Rame, Sekarang Ganti Gubernur Kok Rame?

Anies: Pohon Imitasi Sudah Dipakai Tiga Kali 2017 di Lokasi dan Titik yang sama, Dulu Gak Rame, Sekarang Ganti Gubernur Kok Rame?


10Berita, Pemasangan 'pohon palsu' atau 'pohon plastik' 'pohon imitasi' (yang sebenanya adalah ornamen lampu) di sejumlah titik di trotoar Jl MH Thamrin Jakarta bikin heboh. Anies-Sandi pun langsung dibully massal.

Dari soal mengganggu pejalan kaki, sampai difitnah anggaran pengadaan 'pohon imitasi' yang sangat fantastis mencapai Rp 8 Miliar.

FAKTA sebenarnya akhirnya terkuak.

👉 Angka Rp 8 Miliar yang didapat di APBD DKI tahun 2018, sampai saat ini belum dibelanjakan
👉 'Pohon Imitasi' yang dipasang ternyata dalah inventaris lama periode gubernur sebelum Anies-Sandi
👉 'Pohon Imitasi' tsb dibeli tahun 2017 saat gubernur sebelum Anies-Sandi. Menelan anggaran Rp 397 juta. (KOMPAS)
👉 'Pohon Imitasi' (ornamen lampu) tsb sudah digunakan tiga kali tahun 2017: Menjelang Lebaran 2017, Ulang Tahun DKI Juni 2017, Natal/Tahun Baru.
👉 'Pohon Imitasi' dipasang di lokasi/titik yang sama tahun 2017 tsb.

Dulu gak rame, sekarang kok rame?

Selengkapnya penjelasan Gubernur Anies Baswedan...

[video]

Pohon Plastik Cebong#2019GantiPresiden pic.twitter.com/vsbgBdFk29

— Sang Bango (@SangBangoPutih) 1 Juni 2018

[video lengkap]

Sumber :Portal Islam 

Setelah Seruduk Kantor Radar Bogor, PDIP Dapat Sindiran Tajam Dari Prabowo, Begini Katanya

Setelah Seruduk Kantor Radar Bogor, PDIP Dapat Sindiran Tajam Dari Prabowo, Begini Katanya

(Sumber Gambar : detik.com/berita/4046673/radar-bogor-digeruduk-pdip-kalau-di-jateng-rata-itu-kantor)

10Berita, Sebelumnya kantor berita Radar Bogor sempat menerbitkan berita mengenai gaji orang tertinggi di Lembaga Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yaitu Megawati Soekarnoputri yang dinilai mendapat gaji yang tinggi.

Lantas dengan pemberitaan tersebut para anggota PDIP pun tersinggung dan langsung menuju ke kantor berita tersebut dan langsung digeruduk.

Akibat serangan yang dilakukan oleh PDIP tersebut tampaknya menuai respon dari tokoh militer Letnan Jenderal TNI (Purn) Suryo Prabowo pada akun media sosial Twitter miliknya.

Dalam akun Twitternya tersebut Suryo Prabowo berkicau dengan mengatakan " hmmm ..... hebat banget agama dinista kalem aja, ini pemberitaan yg ada referensinya dinilai pelecehan thd ketua partainya, dan utk itu mrk merasa legal melakukan persekusi, luar biasa !" Seperti yang dikutip dari twitter.com/marierteman.

Pihak PDIP pun mengambil tindakan seperti itu karena telah menyinggung Megawati yang tidak hanya sebagai ketua umum partai berlambang Banteng tersebut, melainkan sudah menjadi seperti ibu bagi anggota PDIP sendiri. Seperti yang dikutip dari detik.com, Kamis (31/5/2018).

Sebenarnya betul juga sih apa yang dikatakan oleh pihak PDIP tersebut, akan tetap tetap saja kalau bisa hindari aksi yang bisa menimbulkan kericuhan. Karena dengan kekerasan pasti ujungnya tidak akan baik.

Sumber :UC News 

Disebut Oleh Rasulullah SAW, Inilah 3 Golongan Manusia Tak Akan Mencium Surga?

Disebut Oleh Rasulullah SAW, Inilah 3 Golongan Manusia Tak Akan Mencium Surga?

10Berita  - Surga merupakan impian, harapan dan tujuan sesungguhnya bagi orang - orang yang beriman.

Semua orang yang di akhirat masuk surga tidak bisa menceritakan keindahannya dengan sebuah kata - kata, karena itu sungguh beruntung orang - orang yang mampu meraih tempat terbaik di surga.

Dilansir dari akun Youtube Ibnu Sirin dan mutiarapublic.com (13/04/2017) Ustadz Khalid Basalamah menjelaskan; "Dibalik kenikmatan seseorang berada di surga terdapat kecelakaan bagi mereka yang tidak dapat memasukinya bahkan, mencium bau surga pun tidak bisa."

mutiarapublic.com

"Golongan tersebut ialah wanita yang berpakaian tapi telanjang, dari Al Munawi menafsirkan makna tersebut ialah wanita yang menampilkan perhiasannya, namun tidak mau memeluk pakaian takwa (sopan)." Ujar Ustadz Khalid

Lalu, Ustadz Khalid menjelaskan; "Seseorang yang hanya mencari ilmu untuk kedudukannya di duniawi maka haram surga baginya, "Barang siapa yang menuntut ilmu yang seharusnya untuk Allah, namun ia tidak menuntutnya kecuali mencari dunia, maka pada hari kiamat ia tidak akan mendapatkan bau surga." (HR. Ibnu Majah) Ujar Ustadz Khalid

Diakhir ceramahnya Ustadz Khalid menjelaskan; "Sikap sombong adalah memandang dirinya berada di atas orang lain, golongan seperti ini haram masuk surga bahkan, tidak mampu menciumnya (baunya), "Dan janganlah kamu memalingkan wajahmu dari manusia (sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh, Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang - orang yang sombong lagi membanggakan diri." (QS. Luqman 18)

mutiarapublic.com

Itulah 3 golongan manusia yang disebutkan Rasulullah SAW tidak akan mencium bau surga, bagaimana menurut kamu?

Sumber : FMChannel

Jokowi Kumpulkan Pimpinan Lembaga Survei di Istana, Ada Apa?

Jokowi Kumpulkan Pimpinan Lembaga Survei di Istana, Ada Apa?

10Berita , JAKARTA – Presiden Joko Widodo mengumpulkan pimpinan lembaga survei dan para pengamat politik dari berbagai kampus di Istana Merdeka, Kamis (31/5).

Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari yang ikut dalam pertemuan itu mengatakan bahwa selain pimpinan lembaga survei, ada akademisi dari sejumlah kampus seperti Unpad, UGM, Unair, UI, hingga UIN.

Selain itu ada juga praktisi pemilu sekaligus mantan Ketua KPU Ramlan Surbakti, Syamsuddin Haris dari LIPI, Valina Singka Subekti dari UI, Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titik Anggraini, dan perwakilan Habibie Center.

Qodari menjelaskan, Jokowi cuma pengin minta masukan. “Ya kasih masukan sesuai dengan bidang masing-masing. Ramlan Surbakti tadi kasih masukan mengenai efektivitas pemerintahan daerah, Pak Syamsuddin Haris mengenai partai politik,” ungkap Qodari, dikutip dari JPNN.

Yunanto Wijaya dari Charta Politica menyebutkan dalam pertemuan itu presiden hanya mendengar berbagai masukan tentang banyak hal.

“Lebih pada masukan pengamat politik junior dan senior ini, apa saja kondisi terkini, problem yang harus diberesin yang sifatnya aktual atau sistem,” kata Yunanto.

Sumber : Ngelmu.co