OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Kamis, 14 Juni 2018

Habis Jumawa, Terbitlah Mudik Macet

Habis Jumawa, Terbitlah Mudik Macet


10Berita, LEBARAN dan mudik merupakan dua sisi dalam satu mata uang logam. Keduanya sangat identik dan tak bisa dipisahkan. Mudik Lebaran tahun 2018 nampaknya agak sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Iklim ‘kompetisi’ jelang pemilihan presiden mempengaruhi cita rasa mudik tahun ini.

Beberapa hari menjelang arus mudik, spanduk ‘tol milik Jokowi’ bertebaran di beberapa ruas tol. Isi kalimat spanduk tersebut menyindir para pendukung tagar #2019GantiPresiden. Kemudian, tak ingin kehilangan momen, para pendukung rezim yang berkuasa saat ini menebar puji-pujian manakala melihat arus mudik berjalan lancar. Padahal arus mudik masih tersisa H-2.

Mohammad Guntur Romli, politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) termasuk pihak yang tak tahan memuji Jokowi. Dalam akun Twitter @GunRomli, 12 Juni 2018, ia menulis, “Selamat tinggal cerita horor mudik, kini #mudik2018 lancar jaya. #TerimaKasihJokowi #MudikAsyik.”

Kemudian, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto memberikan pujian setinggi langit di sela-sela pelepasan mudik bersama PDI-P di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Selasa (12/6/2018).

Ia menyebut arus mudik tahun ini paling lancar dalam 30 tahun terakhir. “Pemerintahan Bapak Jokowi secara khusus telah menyiapkan sistem transportasi massal yang makin bagus dengan pembangunan infrastruktur yang begitu masif dan gencar. Kami yakin mudik tahun ini paling lancar dalam 30 tahun terakhir,” kata Hasto seperti diberitakan Kompas.


Tak mau ketinggalan, Ali Mochtar Ngabalin politisi Golkar yang baru diangkat sebagai Staf Khusus Presiden Jokowi ini memuji-muji. Dikatakan Ngabalin, lancarnya (sementara) arus mudik adalah prestasi Jokowi. Ia pun menilai Jokowi layak melanjutkan periode keduanya sebagai presiden.

Jumawa Bawa Petaka

Memang kalau dilihat pada pemberitaan berbagai media massa, arus mudik sebelum H-2 Lebaran lalu lintas berlangsung lancar. Lancarnya lalu lintas membuat para pemudik yang berangkat ke kampung halaman sebelum H-2 dapat memangkas waktu tempuh.

Namun, justru kondisi horor arus mudik baru terjadi pada H-2. Pemudik yang memilih mudik H-2 kebanyakan adalah para pedagang, karyawan swasta. Tak seperti PNS, mereka kebanyakan baru mendapat cuti pada H-2.

Pada H-2 Lebaran tak hanya ruas tol, jalan arteri pun mengalami kemacetan. Kalau dua tahun lalu macet total baru terjadi di Brebes, Jawa Tengah atau kita mengenalnya dengan tol Brexit, pada Lebaran 2018 ini pemudik sudah merasakan macet total puluhan kilometer di tol Cikampek.

Sangat disayangkan, begitu fakta arus mudik macet disaksikan di depan mata, pihak-pihak yang baru saja memuji “mudik lancar” terkesan bersembunyi. Mereka seperti gagap, diam seribu bahasa ketika diperlihatkan fakta arus mudik macet seperti tahun-tahun sebelumnya. Jangankan kritik terhadap rezim, meminta maaf karena terlalu dini memuji pun tidak dilakukan.


Pada kasus ini sangat terasa dipertontonkan sikap kejumawaan. Arus mudik dan arus balik belum juga selesai,  namun para pendukung rezim sudah berbangga diri setinggi angkasa. Jumawa adalah perilaku yang dapat menimbulkan petaka.

Betapa banyak klub sepakbola yang gagal memenangkan pertandingan karena sikap jumawa, merendahkan lawan, merendahkan persoalan. Masih ingat kisah kapal mewah Titanic yang diklaim kapal super aman? Sikap jumawalah yang membuat kapal Titanic dikandaskan kemudian tenggelam di dasar laut.*

Sumber :Voa-islam.com 

Vox Populi: Pasangan Asyik Menang Di Pilgub Jabar

Vox Populi: Pasangan Asyik Menang Di Pilgub Jabar


10Berita – Tingkat elektabilitas pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik) menempati urutan pertama di jajak pendapat yang diselenggarakan oleh Vox Populi Survei pada 17 Mei hingga 27 Mei 2018 lalu.

Koordinator Vox Populi Survei, Chaerudin Affan menjelaskan, survei ini mengunakan metode multistage random sampling dengan margin of error sebesar -/+ 1,88 persen dengan tingkat kepercayaan survei 95 persen.

Survei ini melibatkan 2.717 responden yang tersebar di 18 kabupaten dan 9 kota di Jawa Barat secara proposional sesuai prosentase DPT di Jawa Barat.

Hasilnya, lanjut dia, pasangan Asyik menempati urutan pertama dengan 27.4 persen memilih mereka.

“Urutan kedua pasangan Deddy Mizwar – Dedi Mulyadi 25,4 persen, disusul Ridwal Kamil – Uu Ruzhanul Ulum 18.6 persen, Tubagus Hasanuddin – Anton Charliyan 17.3 persen dan belum memilih sebanyak 11.3 persen,” tambah Chaerudin dalam keterangan pers yang diterima wartawan di Jakarta, Rabu (13/6).

Vox Populi Survei juga mencari tahu soal penilaian responden mengenai kapabilitas dari pasangan calon. Hasilnya, pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu unggul dengan 83,7 persen.

“Disusul Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi 77,8 persen, Tubagus Hasanuddin-Anton Charliyan 74,2 persen dan Ridwal Kamil-Uu Ruzhanul Ulum 67,8 persen,” lanjutnya.

Pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu, kata dia, juga menjadi jawara untuk tingkat akseptabilitas. Yang mana mereka mengungguli pasangan lain dengan 88,9 persen. Angka itu tak jauh beda dengan tingkat elektabilitas pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi 86,3 persen.

“Lalu Tubagus Hasanuddin-Anton Charliyan 68,8 persen, dan Ridwal Kamil-Uu Ruzhanul Ulum 61,6 persen,” imbuhnya.

Tak lupa, lanjut Chaerudin, Vox Populi Survei juga mencari tahu soal tingkat popularitas para pasangan calon. Kali ini pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu berada di urutan kedua dengan 88,8 persen.

Urutan pertama ditempati oleh pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi 89,8 persen, posisi tiga Ridwal Kamil-Uu Ruzhanul Ulum 88,4 persen, dan keempat Tubagus Hasanuddin-Anton Charliyan 78,8 persen.

“Terakhir, untuk tingkat kemampuan dan kehandalan dalam kepemimpinan, Ridwal Kamil – Uu Ruzhanul Ulum 80,5 persen, Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi 87,2 persen, Sudrajat-Ahmad Syaikhu 89,8 persen, dan Tubagus Hasanuddin-Anton Charliyan 81,1 persen,” pungkasnya.

Diketahui, dalam berbagai kesempatan, pasangan Asyik selalu menghubungkan Kemangannya di Pilkada Jawa Barat dengan kemenangan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dalam Pilpres tahun 2019 nanti dengan jargon “2018 Asyik Menang, 2019 Ganti Presiden”. []

Sumber : rakyatmerdeka

Jauhi Cina, Mahathir Dekati Investor Jepang

Jauhi Cina, Mahathir Dekati Investor Jepang


10Berita – Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad dijadwalkan berkunjung ke Jepang pada Minggu (10/6/2018) untuk merayu investor “Negeri Matahari Terbit” itu. Dilansir dari Japan Today, Malaysia sedang berupaya untuk menutup utang negara sebesar  1 triliun ringgit atau sekitar Rp 3.500 triliun dan beralih agar tidak lagi tergantung pada investasi dari China.

Dia akan bertemu dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dan pejabat senior lainnya pada kunjungan yang akan berlangsung selama tiga hari.  Kunjungan tersebut juga menandai lawatan pertama Mahathir setelah kembali berkuasa. Pria berusia 92 tahun itu menerapkan kebijakan “Look East” untuk memperkuat hubungan dengan Asia Timur, terutama Jepang. Kebijakan ini juga dipandang sebagai tanda Malaysia mulai menjauhi dari China, yang memompa miliaran dollar ke pemerintahan era Najib Razak. Pemerintah baru Malaysia mencurigai beberapa perusahaan China digunakan untuk menutupi skandal korupsi di perusahaan negara 1Malaysia Development Berhad (1MDB). “Dengan kembalinya Mahathir, saya yakin industri kami akan sangat senang untuk berpikir positif tentang keterlibatan mereka dengan Malaysia dan industrinya,” kata Duta Besar Jepang untuk Malaysia Makio Miyaga.

Di sisi lain, eksekutif industri keuangan di Jepang berharap dapat mempercepat investasinya di Malaysia. Sejauh ini, Jepang merupakan penyumbang investasi langsung luar negeri terbesar di Malaysia dengan nilai 13 miliar dollar AS atau Rp 181 triliun pada tahun lalu. Dalam kampanye pemilu, Mahathir pernah menyampaikan keinginannya untuk mengevaluasi investasi China di Malaysia. “Banyak orang tidak suka dengan investasi China. Kami ingin membela hak rakyat Malaysia. Kami tak ingin menjual negeri ini kepada perusahaan asing yang akan mengembangkan seluruh kota,” ujar Mahathir.

Komentar Mahathir ini merefleksikan keprihatinan meluas atas investasi China di berbagai negara Asia mulai dari Australia hingga Sri Lanka. Banyak negara berusaha mendapatkan keuntungan dari rencana China membangun infrastruktur bernilai ratusan miliar dolar. Namun, di sisi lain banyak negara juga khawatir akan menjadi terlalu tergantung terhadap China.(kl/)

Sumber :konfrontasi

OKI Kutuk Partisipan Acara Israel

OKI Kutuk Partisipan Acara Israel

10Berita , Jeddah- Sekretariat Jenderal Organisasi Kerjasama Islam (OKI) Dr. Yusuf Al Utsaimin mengutuk pihak-pihak yang berpatisipasi dalam konferensi Israel di Al-Quds. OKI menganggap bahwa menjadi partisipan mendorong kebijakan pendudukan Israel yang bertujuan untuk mengubah status hukum wilayah Palestina.

“Mengambil bagian dalam kegiatan-kegiatan semacam itu merupakan suatu kemunduran yang serius dari resolusi-resolusi pertemuan terakhir Dewan Luar Negeri OKI yang diadakan pada Mei 2018,” ungkap Dr. Yousef Al-Othaimeen pada Senin (11/06/2018) seperti dikutip dari laman www.oic-oci.org.

Dalam pertemuan terakhir Dewan Luar Negeri OKI pada Mei 2018, OKI menyerukan untuk tidak berpartisipasi dalam setiap pertemuan atau acara yang melayani tujuan Israel untuk melanggengkan penjajahan dan aneksasi kolonialnya Al Quds Al-Sharif.

Lebih lanjut, OKI menegaskan kembali bahwa Al-Quds adalah bagian integral dari wilayah Palestina yang dijajah Israel sejak 1967. OKI menekankan perlunya mengambil langkah-langkah penting seperti politik dan hukum, terhadap pejabat yang berpihak pada Israel.

Selain itu, Dr. Yousef Al-Othaimeen juga menyerukan semua Negara Anggota untuk mendukung rancangan resolusi perlindungan internasional terhadap penduduk sipil Palestina. Cara yang dilakukan dengan memberikan suara pada pertemuan khusus darurat Majelis Umum PBB.

Meski tidak ditujukan individu atau negara tertentu, peringatan tersebut dikeluarkan saat Katib Aam PBNU yang juga Wantimpres Yahya Chalil Staquf menghadiri suara acara forum global yang diadakan oleh Komite Yahudi Amerika di Yerusalem.

Komite Yahudi Amerika (AJC) merupakan kelompok advokasi Yahudi yang didirikan pada 11 November 1906. Ini merupakan salah-satu organisasi advokasi Yahudi tertua. AJC menggelar Global Forum 2018 yang berlangsung di Al Quds dari 10-13 Juni 2018. Acara yang turut dihadiri oleh Katib Aam PBNU yang juga Wantimpres KH Yahya Chalil Staquf itu bertujuan untuk menghormati 70 tahun berdirinya Israel.

Acara itu dibuka langsung oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Sementara itu, Yahya Chalil Staquf hadir sebagai pembicara terkait tema dialog antaragama dan hubungan Muslim-Yahudi. Dalam dialog itu, ia didampingi oleh Rabbi David Rosen, Direktur Hubungan Antaragama Internasional AJC.

Sumber :Kiblat.

Hasil Polling: Mayoritas Setuju dan Mendukung ANIES-AHER Diusung di Pilpres 2019

Hasil Polling: Mayoritas Setuju dan Mendukung ANIES-AHER Diusung di Pilpres 2019


10Berita, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah mengusulkan pasangan Gubernur DKI Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan untuk dimajukan di Pilpres 2019 melalui koalisi Gerindra-PKS.

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera lalu meminta pendapat warganet melalui jajak pendapat yang dilakukan di sosial media Twitter.

"Berdasarkan masukan dari berbagai kalangan dan kelompok2 masyarakat, akhirnya kemarin PKS membuka peluang memajukan ANIES - AHER sebagai Capres dan Cawapres pada Pilpres 2019. Bagaimana tanggapan teman2 atas masukan masyarakat itu?" Demikian bunyi polling melalui akun twitter @MardaniAliSera.

Hasilnya, jajak pendapat yang dilakukan pada 12-13 Juni 2018 yang melibatkan 20 ribu lebih peserta polling (20.521), menunjukan mayoritas (52%) setuju diajukan pasangan ANIES-AHER.

Berdasarkan masukan dari berbagai kalangan dan kelompok2 masyarakat, akhirnya kemarin PKS membuka peluang memajukan ANIES - AHER sebagai Capres dan Cawapres pada Pilpres 2019? Bagaimana tanggapan teman2 atas masukan masyarakat itu.
Jgn lupa Retwet/Like

— Mardani Ali Sera (@MardaniAliSera) 12 Juni 2018


Sebelumnya, sejumlah Tokoh mendeklarasikan Anies Baswedan For Presiden 2019-2024.

Deklarasi diinisiasi oleh sejumlah ulama yang diwakili Haekal Hasan Baras (MIUMI), Ustadz Fahmi Salim (PP Muhammadiyah), K.H Wahfiuddin Sakam (PBNU), Dr. Taufan Maulamin (Akademisi), para mahasiswa dan LSM seperti GUM.

Kemunculan untuk mengusung Anies Baswedan ini disebut karena kondisi Darurat. Karena dinilai Anies yang paling potensial untuk kalahkan petahana.


Selain Anies? Itulah masalahnya. Menurut pendapat kelompok ini, belum ditemukan tokoh yang selengkap Anies saat ini. Situasinya dharurat.

Bukan berarti Anies tak punya kelemahan. Malaikat kali. Tetap saja banyak kekurangan. Tapi setidaknya, diantara tokoh yang muncul, Anies relatif bersih. Baik secara moral, maupun politik. Peluangnya kalahkan incumbent sangat besar. Track record dan variabel debat menjadi faktor yang besar pengaruhnya. Anies vs Jokowi? Kebayang siapa "the winnernya."

Di pilpres 2019, mau menang, atau mau sekedar ikut kontestasi? Kalau mau menang, calonkan Anies. Kalau mau perubahan, calonkan Anies. Kalau mau ganti presiden, calonkan Anies. Begitulah pendapat kelompok yang mengajukan Anies Baswedan.

Ini sih realistis, Anies-Aher sangat mudah menaikan elektabilitas, amunisi prestasinya ke2 nama itu banyak. Juga Anies masih hangat dlm perbincangan positif &sudah mempersatukan banyak pihak. Tawarkan ke publik pasti ada gelombang dukungan. Alternatif baru Segar & Matang..

— Raafa Beni (@AraafMeada) 12 Juni 2018


Sumber : PORTAL ISLAM

Tanda Kemenangan Dirman-Ida

Tanda Kemenangan Dirman-Ida


10Berita, Para ahli perang; Sun Tzu, Napoleon, Carl von Clauswitz, Mao Zedong, Stalin, Alexander, Mac Arthur, semuanya menekankan faktor moral di atas senjata dan logistik. Militansi pegang peran.

Jutaan relawan Sudirman Said-Ida Fauziyah punya militansi tanpa batas. Mereka tidak dibayar. Cetak kaos, stiker, APK sendiri. Mandiri. Biayai sendiri. Branding mobil pake duit sendiri.

Sutrisno, warga Desa Bermi, Kecamatan Mijen Kabupaten Demak menyediakan pundaknya sebagai tangga saat pasang spanduk Dirman-Ida.

Dia satu dari jutaan militan Dirman-Ida. Mereka adalah orang kecil yang mau perubahan bagi daerahnya; Jawa Tengah. Mereka hanya punya spirit dan tekad. Tanda-tanda kemenangan semakin mendekat. Insyallah, Jateng punya gubernur baru anti korupsi. Membangun Jateng, Mukti Bareng. Ayo Obah frenz.

Penulis: Zeng Wei Jian

Sumber :Portal Islam 

Usai Jokowi Banjir Pujian Atasi Macet, Hari Ini Para Pemudik Alami Kemacetan Sangat Parah

Usai Jokowi Banjir Pujian Atasi Macet, Hari Ini Para Pemudik Alami Kemacetan Sangat Parah

Post Views: 1

Kemacetan parah terjadi Rabu, (12/6) di ruas Tol Cikampek dan Cipali. Ironisnya, ini berlangsung usai Presiden Joko Widodo banjir pujian dari banyak pihak dan media arus utama karena dianggap pembangunan infrastrukturnya memperlancar arus mudik.

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto memberikan pujian setinggi langi di sela-sela pelepasan mudik bersama PDI-P di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Selasa (12/6/2018).

Ia menyebut arus mudik tahun ini paling lancar dalam 30 tahun terakhir.

“Pemerintahan Bapak Jokowi secara khusus telah menyiapkan sistem transportasi massal yang makin bagus dengan pembangunan infrastruktur yang begitu masif dan gencar. Kami yakin mudik tahun ini paling lancar dalam 30 tahun terakhir,” kata Hasto seperti diberitakan Kompas.

Media arus utama pun seperti berlomba memberitakan ini. Arus mudik tahap pertama yang berlangsung pada 9-11 Juni disebut lancar dan mempersingkat waktu tempuh. Beberapa di antaranya:

https://properti.kompas.com/read/2018/06/11/060000121/rekor-baru-mudik-cikarang-delanggu-6-jam-biasanya-16-jam

https://m.detik.com/news/berita/4063880/mudik-karawang-semarang-dulu-20-jam-kini-4-jam

https://m.detik.com/news/berita/4064058/bekasi-semarang-11-jam-rekor-15-tahun-mudik

Hanya berselang satu hari usai puja-puji tersebut, para pemudik kembali mengalami kemacetan parah seperti tahun-tahun sebelumnya.

Habibi, seorang penudik dari Depok bercerita, dia hendak mudik ke Banyumas, Jawa Tengah berangkat dari Depok sekitar pukul 09.00 WIB.

“Saya masuk tol Cikampek sekitar pukul 10.00 WIB di KM 19. Sekarang saya di KM 37 sekitar jam 1. Padat parah,” kata Habibi Rabu, (13/6/2018) seperti ditulis Inilah.

Menurut Habibi, jarak 20 KM harus ditempuh dengan 4 jam perjalanan. Ia menyebut saat ini kemacetan masih belum terurai meski kendaraan masih bisa melaju.

Kemacetan panjang juga terjadi di ruas Tol Cikopo – Palimanan atau Cipali, Rabu siang, 13 Juni 2018. Berdasarkan data pantauan Posko Angkutan Lebaran 2018 Kementerian Perhubungan, total panjang kemacetan di ruas tol tersebut mencapai 42 kilometer dari panjang tol yang mencapai 116,7 kilometer.

Sumber :Ngelmu.co 

WADUH TERCYDUK! Fadjroel Sebar HOAX Mudik, Warganet: Komisaris BUMN Sebar Hoax, Malu-maluin

WADUH TERCYDUK! Fadjroel Sebar HOAX Mudik, Warganet: Komisaris BUMN Sebar Hoax, Malu-maluin


10Berita, Relawan Jokowi yang mendapat jatah jabatan Komisaris Utama BUMN Adhi Karya, Fadjroel Rachman TERCYDUK menyebarkan HOAX di akun Instagramnya.

"180 Bis Diberangkatkan Serentak oleh Presiden @jokowi Sebagai Bakti BUMN Untuk Indonesia," tulis Fadjroel Rachman di akun Instagramnya.

Sontak postingan Fadjroel langsung dibantah oleh warganet.

"Ini berita HOAX. Yg bener ini event mudik gratis bersama Bank Jateng dan Pemprov Jawa Tengah. Link-nya bisa dilihat disini http://www.pernusanews.com/berita-1632-mudik-lebaran-gratis-tahun-2018-bank-jateng-bantu-55-bus.html," ujar akun @linda_lindul.

"Komisaris BUMN menyebarkan HOAX, malu-maluin menipu publik," komen akun @antonygrivod.

Ini INFO yang benar....

MUDIK LEBARAN GRATIS TAHUN 2018, BANK JATENG BANTU 55 BUS

Sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terhadap warganya yang bekerja di sektor-sektor informal yaitu Asisten Rumah Tangga, Buruh Bangunan, Buruh Pabrik, Pedagang Asongan dan Pekerjaan informal lainnya di wilayah JABODETABEK, Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah (Penghubung Jateng) bersama dengan Paguyuban Jawa Tengah, Paguyuban Kabupaten/Kota seJateng di JABODETABEK serta Bank Jateng, mengadakan Kegiatan Mudik Lebatan Gratis Bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah Kabupaten/Kota se-Jawa tengah serta Bank Jateng Tahun 2018.

Tahun ini menggunakan 2 (dua) jenis transportasi darat, yaitu Bus Dengan rincian Bus Bantuan Pemerintah Jawa Tengah : 40 Bus Bus Bantuan Pemkab/Kota se-Jateng 90 Bus Bus Bantuan Bank Jateng 55 Bus sehingga Total: 185 Bus, jumlah penumpang keseluruhan 9.447 Orang dengan tujuan ke 35 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah.

Link: http://www.pernusanews.com/berita-1632-mudik-lebaran-gratis-tahun-2018-bank-jateng-bantu-55-bus.html

Setelah TERCYDUK SEBAR HOAX, postingan tersebut sudah tidak ada lagi di akun IG Fadjroel Rachman (https://www.instagram.com/fadjroelrachman/).

TAPI, warganet sudah sempat meng-capture.

Sumber : PORTAL ISLAM

Rabu, 13 Juni 2018

Prihatin Utang Negara, Raja Malaysia Minta Gaji Dipangkas. Suryo Prabowo: Ini Baru PEMIMPIN, Bukan Hanya Raja

Prihatin Utang Negara, Raja Malaysia Minta Gaji Dipangkas. Suryo Prabowo: Ini Baru PEMIMPIN, Bukan Hanya Raja


10Berita, Kepala negara Malaysia, Sultan Muhammad V mengaku amat prihatin dengan besarnya utang negeri itu. Sehingga dia meminta agar gaji dan tunjangannya dipotong 10 persen hingga masa jabatannya berakhir pada 2012.

Bendahara istana Wan Ahmad Dahlan Ab Aziz, Selasa 12 Juni 2018, menyampaikan keinginan Sultan Muhammad V ini.

"Beliau amat tersentuh dan mengucapkan terima kasih kepada rakyat Malaysia yang secara sukarela berkontribusi untuk Tabung Harapan Malaysia," kata Wan Ahmad.

Tabung Harapan Malaysia adalah penggalangandana masyarakat yang dirancang pemerintah untuk membantu mengurangi utang negara.

Wan Ahmad menambahkan, Sultan Muhammad V juga menerbitkan dekrit bahwa Istana Raja tidak akan menggelar open house pada hari raya Idul Fitri mendatang.

Keputusan itu diambil agar anggaran open house bisa digunakan untuk hal yang lebih mendesak misalnya membantu rakyat yang kekurangan.

Namun, Wan Ahman tidak menjelaskan jumlah gaji dan tunjangan Sultan Muhammad V yang seluruhnya ditanggung pemerintah federal.

Bulan lalu PM Mahathir Mohamad mengatakan, Malaysia kini memiliki utang lebih dari 1 triliun ringgit atau sekitar Rp 3.500 triliun.

Mahathir menuding, membengkaknya utang nasional itu akibat kesalahan pemerintahan sebelumnya yang dipimpin Najib Razak.

Pada 23 Mei lalu, Mahathir mengumumkan, pemerintah akan memangkas gaji para menteri sebanyak 10 persen untuk mengurangi beban keuangan negara.

"Keputusan ini menunjukkan bahwa kami amat memerhatikan masalah keuangan negara," ujar Mahathir saat mengumumkan pemotongan gaji itu.

Di Malaysia sembilan keluarga kerajaan secara bergantian setiap lima tahun sekali menduduki jabatan Yang Dipertuan Agong atau Raja Malaysia.

Sumber: KOMPAS

Menanggapi hal ini, Letjen Suryo Prabowo (Purn) TNI membandingan Sultan dengan Jokowi.

Sumber : PORTAL ISLAM

Abdul Kharis : “Jangan Jadikan Mahasiswa Sebagai Musuh”

Abdul Kharis : “Jangan Jadikan Mahasiswa Sebagai Musuh”


Ketua Komisi 1 DPR RI Dr Abdul Kharis Almasyhari

10Berita, SOLO  – “Jangan menganggap mahasiswa sebagai musuh”. Pernyataan itu disampaikan Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari menanggapi pernyataan BNPT yang menyebut 39% mahasiswa di sejumlah perguruan tinggi terpapar paham radikalisme.

“Kalau dianggap musuh mereka anak muda yang sedang berlebih tenaga dan potensinya itu malah akan jadi liar jadi pendekataanya harus lebih edukatif dan merangkul mahasiswa bukan dijadikan musuh. Kalau mahasiswa dijadikan musuh, maka selamanya mahasiswa akan menang,” katanya kepada Jurnalislam.com ditemui di rumahnya, Solo, Selasa, (12/6/2018).

Abdul Kharis meminta agar kampus dapat melakukan pendekatan persuasif kepada mahasiswa yang dianggap terpapar radikalisme. “Jadi saya tidak sepakat kalau mahasiswa dijadikan musuh. Dan harus dirangkul oleh dosen dan pejabat kampus, jangan melibatkan orang luar,” ujarnya.

“Karena dari dulu namanya mahasiswa perlu diberi independensi kampus, kampus diberi pesan oleh mereka arahkan yang benar mudah mudahan dapat diatasi dengan baik,” imbuhnya.

Abdul Kharis menjelaskan, pendekatan pendidikan juga perlu dilakukan untuk menangani mahasiswa yang terpapar radikalisme.

“Dan kalau memang betul terjadi radikalisme di kampus maka dosen dan rektor dalam hal ini harus dilibatkan, pendekatannya bukan keamanan tapi pendekatan pendidikan, saya lebih menghimbau pada rektor dan dosen untuk turun merangkul mahasiswa jangan dianggap musuh dan mereka harus dirangkul,” tandasnya.

Sumber :Jurnal Islam