OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Senin, 18 Juni 2018

Jaya Suprana di tvOne: Terima kasih Anies-Sandi sangat berbudi luhur, Tidak peduli dengan kebencian-kebencian

Jaya Suprana di tvOne: Terima kasih Anies-Sandi sangat berbudi luhur, Tidak peduli dengan kebencian-kebencian


10Berita, Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan - Sandiaga Uno mendapat perlakukan yang tidak mengenakkan saat disoraki ketika menghadiri open house Idul Fitri Presiden Joko Widodo di Istana Bogor.

Namun sangat mengagumkan sikap Anies-Sandi yang tidak dendam atau marah, bahkan membalasnya dengan senyuman, sapaan dan salaman pada yang menyoraki.

Sikap luhur Anies-Sandi ini mendapat apresiasi dari budayawan dan pendiri Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), Jaya Suprana.

Di acara Apa Kabar Indonesia (AKI) Malam tvOne tadi malam, Minggu (17/6/2018), Jaya Suprana secara langsung menyampaikan apresiasinya.

"Saya hanya bisa menyampaikan terimakasih atas keluhuran budi pekerti Anda yang menjunjung tinggi sukma Idul Fitri dalam makna yang sebenarnya. Sangat mengangumkan bagaimana mas Anies-Sandi ini tidak mempermasalahkan itu. Dan saya sudah menduga sejauh saya mengenal Anda berdua bahwa Anda berdua ini tidak terlalu peduli mengenai kebencian-kebencian yang ditujukan kepada Anda berdua... Sikap Anda berdua sangat membanggakan," kata Jaya Suprana.

Jaya Suprana menyebut 'kesalahan' Anies-Sandi adalah menang Pilkada DKI, sehingga masih ada pihak yang blom move on :D

Selengkapnya video...

Sumber :Portal Islam 

Otak TERORIS! Menteri Israel Kecewa Karena Tidak Membunuh Pemuda Palestina

Otak TERORIS! Menteri Israel Kecewa Karena Tidak Membunuh Pemuda Palestina


10Berita, Menteri Ilmu Pengetahuan Israel Ofir Akunis (dari partai Likud) telah menyatakan kekecewaan karena seorang pemuda Palestina tidak ditembak dalam operasi penangkapan selama serangan di kamp pengungsi al-Am'ari di Ramallah.

Dalam pidato yang disiarkan Kamis lalu, Akunis mengkritik perintah yang diberikan kepada pasukan keamanan Israel yang ditugaskan untuk menangkap orang-orang Palestina yang diinginkan, mengatakan seharusnya orang Palestina itu dilikuidasi (dibunuh) selama operasi.

“Akan lebih baik jika mereka (tentara Israel) menyelesaikan pekerjaannya, tinggal menyelesaikan pekerjaan dan menembaknya. Kami tidak perlu membawanya ke tahanan, kami membutuhkan dia mati,” katanya.

“They needed to just shoot him. Find him, then shoot him,” he added.

“Mereka (tentara Israel) hanya perlu menembaknya. Temukan dia, lalu tembak dia,” tambahnya.

Sumber: http://www.palestinow.com/israeli-minister-disappointed-at-not-killing-palestinian-young-man/

LALU... ada yg datang, senyum, salaman, bicara Rahmah....

Sumber : PORTAL ISLAM

Elite PDI P Usul HAPUS Pasal Penodaan Agama, Warganet BALAS TELAK: Gimana Kalo PDI P Aja yang DIBUBARKAN?!

Elite PDI P Usul HAPUS Pasal Penodaan Agama, Warganet BALAS TELAK: Gimana Kalo PDI P Aja yang DIBUBARKAN?!


10Berita, Keluarnya Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3)  kasus dugaan penodaan agama oleh Sukmawati Soekarnoputri ditanggapi beragam. Politikus PDI P Eva Kusuma Sundari setuju dengan pemberhentian perkara penodaan agama yang menjerat Sukmawati. Malahan, Eva berpendapat, pasal penodaan agama sebaiknya tidak lagi digunakan di Indonesia.

"Agar fair, saya usul pasal penistaan agama hapus saja, sangat rentan buat kriminalisasi lawan dan menghalangi kebebasan berekspresi kelompok minoritas," kata anggota Fraksi PDIP di DPR RI ini ketika dihubungi, Ahad, 17 Juni 2018.

Menurutnya, penggunaan pasal penodaan agama rentan dipolitisir.

"Ini rawan, jadi alat unjuk kekuasaan kelompok agama mainstream. Budayawan juga rentan jadi kriminal. Banyak contoh orang baik, warga negara yang baik tumbang karena pasal ini," ujar Eva.

Eva menampik tuduhan bahwa pemberhentian kasus penodaan agama Sukmawati merupakan kesepakatan politik yang terkait dengan SP3 kasus chat probadi Rizieq Shihab. Penerbitan SP3 di kedua perkara menurutnya murni pertimbangan hukum.

"Ini penegakan hukum yang benar. Penistaan agama sudah dihapus di banyak negara, dan soal chat mesum polisi gagal memburu penyebarnya," imbuhnya.

Puisi Sukmawati yang berjudul Ibu Indonesia dilaporkan karena dianggap sebagai penodaan agama. Terdapat 30 laporan polisi baik di Mabes Polri dan berbagai Polda terhadap puisi yang dibacakan di acara peringatan 29 tahun kiprah Anne Avantie di JCC, 29 Maret 2018 lalu.

Mabes Polri kemudian menghentikan karena tidak melihat unsur pidana.

"Berdasarkan penyelidikan, tidak ditemukan perbuatan melawan hukum atau perbuatan pidana yang dilakukan terlapor saat membacakan puisi 'Ibu Indonesia' tersebut," ujar Karopenmas Mabes Polri Brigjen M Iqbal.

Sumber: Kumparan

Menanggapi pernyataan Eva, warganet pun meradang.

— Kireina (@Umnia77) June 17, 2018

Bagi @evndari agamanya mungkin sekedar pengisi ktp / utj kawin sj ? Nyinggung2 pdip saja orang dilaporkan, kok menodai agama mau dibiarkan?

— Toto Raharjo (@trah1967) June 17, 2018

Ada pasal penodaan agama saja banyak org yg menghina agama islam apalagi tidak ada, pdip itu yg seharusnya berkaca klu partai melahirkan kader yg korupt ada yg salah dgn partainya. Layak tidak partai ini dipilih rakyat kembali

— Anti Islam Bajakan (@jualfilmseries) June 18, 2018


Sumber : PORTAL ISLAM

Fadli Zon: Pemerintah Jangan Akal-Akalan Supaya Reklamasi Tetap Jalan

Fadli Zon: Pemerintah Jangan Akal-Akalan Supaya Reklamasi Tetap Jalan

10Berita – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengingatkan kebijakan yang dilakukan Anies menyegel bagunan di pulau reklamasi sudah tepat.

Ia tidak ingin, pemerintah membuat aturan baru agar proyek reklamasi berjalan. Apalagi membuat wacana revisi UU tentang reklamasi.

“Menurut saya jangan ketika tidak bisa diputuskan di tingkat gubernur kemudian dibawa ke tingkat pusat ini akal-akalan saja,” ujar Wakil Ketua DPR Fadli Zon di halaman Masjid At-Tin, TMII, Jakarta, Minggu, (17/6).

Lebih lanjut Fadli menilai kepentingan untuk melanjutkan reklamasi dari pengembang sangat tinggi dengan mempengaruhi kebijakan.

Untuk itu jugalah dirinya mengingatkan pemerintah agar tidak membuat aturan yang membodohi masyarakat.

“Kalau dulu bilang cukup di Pergub saja karena di zaman gubernurnya Ahok, sekarang gubernurnya Anies tidak bisa, sudahlah jangan bodoh-bodohi rakyat,” tandasnya. ()

Sumber :rmol,

Soekarno: Demi Bela Palestina, Piala Dunia Dilepas

Soekarno: Demi Bela Palestina, Piala Dunia Dilepas


10Berita,  "Selama kemerdekaan bangsa Palestina belum diserahkan kepada orang-orang Palestina, maka selama itulah bangsa Indonesia berdiri menantang penjajahan Israel," Soekarno, 1962.

Dukungan Presiden Republik Indonesia pertama, Ir Soekarno, terhadap kemerdekaan Palestina tak terbantahkan dan selalu konsisten. Bukan sekadar lewat kata-kata, tapi juga dibuktikan melalui tindakan nyata. Meskipun Bung Karno belum pernah menjejakkan kaki di tanah Palestina, namun jejak dukungan Sang Proklamator Indonesia untuk kemerdekaan Palestina telah terpatri dalam catatan sejarah.

Dukungan pemerintah Indonesia, yang digaungkan Bung Karno, terhadap kemerdekaan Palestina tak lepas dari sokongan yang diberikan pemerintah dan rakyat Palestina terhadap perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Bahkan setahun sebelum Indonesia merdeka, pada 6 September 1944 mufti besar Palestina, Syekh Muhammad Amin Al-Husaini memberikan dukungan secara terbuka bagi perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Berdasarkan buku Diplomasi Revolusi Indonesia di Luar Negeri karya M Zein Hassan Lc Lt, sejak dukungan Syekh Muhammad Amin Al-Hussaini yang disampaikan secara terbuka melalui siaran radio, jalanan di Palestina dipenuhi gelombang aksi solidaritas dan dukungan kepada Indonesia oleh masyarakat Timur Tengah.

"Terimalah kekayaan saya ini untuk memenangkan perjuangan Indonesia," kata saudagar kaya Palestina, Muhammad Ali Taher saat membantu perjuangan kemerdekaan Indonesia pada 1944.

Setelah merdeka, saat Indonesia membutuhkan pengakuan sebagai negara berdaulat, lagi-lagi rakyat Palestina bergerak, mendorong Mesir mengakui Indonesia. Pengakuan kedaualatan dari Mesir dan Palestina pada 1947 itu merupakan buah diplomasi H Agus Salim melalui jaringan Ikhwanul Muslimin, yang berbasis di Palestina.

Setelah merdeka, Indonesia di bawah Presiden Sukarno juga mendukung rakyat Palestina untuk mendapatkan kemerdekaan dari penjajahan Israel. Indonesia tak pernah mau mengakui negara Israel yang diproklamasikan oleh David Ben-Gurion pada 14 Mei 1948, karena merampas tanah rakyat Palestina. Itulah sebabnya sejak zaman Bung Karno Indonesia tak pernah membuka hubungan diplomatik dengan Israel.

Ketika Indonesia benar-benar mendapatkan kedaulatannya secara penuh pada 1949, barulah negara-negara lain di dunia ikut memberikan pengakuan, bahkan termasuk Israel.

Ya’acov Shimoni, Kepala divisi Asia pada 5 Desember 1949 mengusulkan dibukanya kantor konsulat Israel di Indonesia. Untuk itu, Presiden Israel Chaim Weizmann (1874 –1952) dan Perdana Menteri Ben Gurion menulis surat kepada Sukarno yang berisi ucapan selamat.

Selanjutnya, Menteri Luar Negeri Israel saat itu, Moshe Sharett pada Januari 1950 juga mengirim telegram kepada Mohammad Hatta yang berisi pengakuan penuh Israel terhadap kedaulatan Indonesia. Namun, Bung Karno tidak pernah menanggapi telegram dari Israel tersebut dan hanya Mohammad Hatta yang menanggapi hanya dengan ucapan terima kasih tanpa menawarkan hubungan diplomatik.

Namun, Israel tetap tidak menyerah dan berbagai upaya dilakukan untuk membuka celah hubungan dengan pemerintah Indonesia. Pada awal 1950, Sharett kembali menulis surat kepada Hatta mengenai rencana pengiriman misi muhibah ke Indonesia. Kembali lagi, Hatta atas nama pemerintah Indonesia membalas surat tertanggal 6 Mei 1950 yang berisi agar misi tersebut ditunda tanpa memberikan batas waktunya.

Bahkan pada akhir 1950, ketika pengusaha besar Israel RP Goldman melakukan kunjungan ke beberapa negara Asia, termasuk Indonesia untuk meningkatkan hubungan ekonomi dan perdagangan. Namun, delegasi bisnis Israel tersebut tidak mendapat respons positif dari Soekarno.

Dukungan Bung Karno terhadap Palestina ditunjukkan saat mulai menggagas Konferensi Asia Afrika (KAA) pada 1953. Indonesia dan Pakistan menolak keras diikutsertakannya Israel dalam konferensi tersebut.

Israel yang didirikan atas bantuan Inggris dinilai bentuk nyata kolonialisme baru yang mengancam perdamaian dunia.

Sebaliknya, saat penyelenggaraan Konferensi Asia Afrika (KAA) pada 1955, Soekarno mengundang Palestina meskipun saat itu belum diakui sebagai negara merdeka. Mufti besar Palestina, Syekh Muhammad Amin Al-Husaini datang dan mewakili kepentingan Palestina.

Dalam pidato pembukaan KAA, Sukarno secara lantang memberikan dukungan kepada negara-negara yang masih mengalami penjajahan. "Kolonialisme belum mati, hanya berubah bentuknya. Neokolonialisme itu ada di berbagai penjuru bumi, seperti Vietnam, Palestina, Aljazair, dan seterusnya," kata Soekarno.

Semangat Bandung yang menyuarakan anti imperialisme dan kolonialisme bergaung hingga di negeri Palestina. Pidato pembukaan Sukarno di KAA juga menginspirasi tokoh perjuangan kemerdekaan Yasser Arafat yang lahir pada tanggal 24 Agustus 1929 atau saat itu berusia berusia 34 tahun. Pidato tersebut juga menjadi dukungan moril bagi ribuan pejuang kemerdekaan Palestina lainnya.

Demi Palestina, Piala Dunia Dilepas

Pasca-KAA, solidaritas bangsa-bangsa Asia-Afrika menguat dan semangat antikolonialisme makin membara di dada rakyat kedua benua. Soekarno pun makin keras mendukung perjuangan kemerdekaan rakyat Palestina. Sikap keras Bung Karno juga ditunjukkan melalui tim sepak bola nasional (Timnas) Indonesia.

Pada 1957, Timnas Indonesia juara Grup 1 zona Asia setelah di laga akhir menaklukkan China. Tim asuhan Antony Pocganick pada putaran kedua dipertemukan juara grup dari zona Asia dan Afrika, yaitu Mesir, Israel, dan Sudan. Pertandingan dijadwalkan berlangsung akhir Juli 1957.

Artinya, selangkah lagi Ramang dkk melenggang ke Piala Dunia 1958 di Swedia. Namun, Timnas menolak dan memilih tidak tampil di Piala Dunia ketimbang beradu di satu lapangan dengan Israel. Mesir dan Sudan juga menolak bertanding, begitu juga sejumlah tim pengganti, seperti Turki.

Maulwi Saelan, mantan kiper Timnas Indonesia yang juga ajudan Sukarno, mengatakan, mundurnya Timnas Indonesia karena perintah Sukarno. Padahal saat itu Indonesia yang bergabung di penyisihan wilayah Asia Timur, telah menundukkan China.

"Itu sama saja mengakui Israel," ujar Maulwi menirukan ucapan Sukarno, seperti dikutip dari Historia. "Ya, kita nurut. Nggak jadi berangkat," kata Saelan yang pernah membawa Indonesia menahan imbang Uni Soviet dalam Olimpiade Melbourne 1956.

Israel pun keluar sebagai juara grup tanpa lawan. Sial, meski melenggang ke babak play off, Israel gagal ke putaran final karena dua kali dari Wales (home and away). Pada Piala Dunia 1958 tak ada satu pun wakil Asia.

Asian Games Tolak Visa Israel

Dukungan terhadap Palestina kembali dilakukan Bung Karno ketika Jakarta menjadi tuan rumah Asian Games IV pada 1962. Caranya, pemerintah Indonesia tak memberikan visa kepada kontingen Israel dengan alasan Indonesia tak mempunyai hubungan diplomatik. Akibatnya, Komite Olimpiade Internasional (IOC) menskors keanggotaan Indonesia dengan batas waktu yang tak ditentukan.

Hukuman itu tak membuat Bung Karno lemah, sebaliknya Bung Karno justru memerintahkan Komite Olimpiade Indonesia keluar dari IOC pada Februari 1963. "Sebagai jawabannya Soekarno membentuk Ganefo (Games of the New Emerging Forces) pada 1963 yang menjadi pertanda kebesaran bangsa ini dan pertanda ketidaktergantungan pada kekuatan-kekuatan dunia yang ada," tulis John D Legge dalam Sukarno: Biografi Politik.

Ganefo yang disebut-sebut sebagai ajang tandingan Olimpiade itu, akhirnya atas inisiatif keras Bung Karno dapat digelar dengan sangat meriah dan gempita di Jakarta 10-22 November 1963.

Sebanyak 51 negara di Asia, Afrika, Eropa, dan Amerika Latin ikut ambil bagian. Tercatat tak kurang dari 2.700 atlet berkompetisi pada 20 cabang olahraga. Republik Rakyat China keluar sebagai juara, Uni Soviet di urutan ke-2, dan Indonesia di peringkat ke-3.

Dukungan Soekarno terhadap Palestina tidak pernah luntur meskipun kekuasaan pemerintahannya mulai limbung setelah peristiwa G-30S/PKI. Pada pidato Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-21 Republik Indonesia 17 Agustus 1966, Bung Karno tetap terus mengelorakan dukungan untuk kemerdekaan Palestina.

"Kita harus bangga, bahwa kita adalah satu bangsa yang konsekuen terus. Bukan saja berjiwa kemerdekaan, bukan saja berjiwa antiimperialisme, tetapi juga konsekuen terus berjuang menentang imperialisme. Itulah pula sebabnya kita tidak mau mengakui Israel!” kata Sukarno sebagaimana dimuat dalam Revolusi Belum Selesai.

Sumber: SINDONEWS



Soal SP3 Kasus Sukmawati dan HRS, Ratna Sarumpaet: Cuma Permainan Kotor Politik Rezim

Soal SP3 Kasus Sukmawati dan HRS, Ratna Sarumpaet: Cuma Permainan Kotor Politik Rezim


10Berita, Aktivis sekaligus budayawan, Ratna Sarumpaet menanggapi soal Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) atas kasus dugaan percakapan (chat) porno oleh Rizieq Shihab dan dugaan penistaan agama oleh Sukmawati.

Diketahui, polisi menghentikan dugaan kasus chat Porno Rizieq Shihab yang disampaikan oleh penasehat hukum Rizieq, Kapitra Ampera.

“Kasus chat (porno) sudah diSP3 Polri," kata Kapitra kepada wartawan, melalui pesan Whatsapp.

Bahkan, ia juga menyebut bahwa penghentian kasus chat mesum yang ditangani Polda Metro Jaya itu sudah dilakukan sejak empat bulan lalu.

Tak lama kemudian, terdapat kabar terbaru dimana polisi menghentikan penyelidikan kasus dugaan penistaan agama yang menjerat Sukmawati Soekarnoputri, Minggu (17/6/2018).

Putri dari Presiden Soekarno itu sempat dilaporkan atas tuduhan penistaan agama, setelah membacakan puisi berjudul 'Ibu Indonesia' dalam sebuah acara.

"Kasus tersebut di-SP3," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen M Iqbal, melalui keterangan tertulisnya dikutip dari Kompas.com.

Menanggapi kabar tersebut, Ratna Sarumpaet memberikan komentarnya.

Menurut Ratna, hal tersebut tidak adil dan terlihat sebagai permainan kortor politik rezim lantaran dirinya, Rachmawati, Kivlan, dll sejak 2 Desember hingga kini masih berstatus sebagai tersangka.

Hal ini ia tuliskan dalam akun Twitter pribadinya, @RatnaSpaet sebagai berikut:


Dikabarkan sebelumnya, Ratna Sarumpaet dan 9 orang lainnya pernah diperiksa dalam dugaan makar, Jumat (2/12/2016).

Adapun 10 orang tersebut adalah Ahmad Dhani, Ratna Sarumpaet, Rachmawati Soekarnoputri, Sri Bintang Pamungkas, Kivlan Zein, Adityawarman, Jamran, Eko, dan Rizal Khobar.

Polisi terus mendalami kasus terkait dugaan makar. Polisi juga masih terus menelusuri aliran dana terkait pendanaan dugaan makar tersebut.

Sumber : b-islam24h.com, tribunnews.com

Di Sponsori Perusahaan Bir, Kiper Timnas Mesir Tolak Gelar Man of The Match di Piala Dunia 2018

Di Sponsori Perusahaan Bir, Kiper Timnas Mesir Tolak Gelar Man of The Match di Piala Dunia 2018

10Berita – Tim Nasional (Timnas) Mesir memang menelan kekalahan 0-1 dari Uruguay pada partai matchday pertama Grup A Piala Dunia 2018, Jumat (15/6) malam WIB. Gol tunggal ke gawang Mohamed El-Shenawy diciptakan oleh Jose Gimenez menjelang laga rampung.

Meski begitu, El-Shenawy tetap mendapatkan apresiasi berkat catatan 4 penyelamatan, termasuk terhadap peluang Luis Suarez dan Edinson Cavani, sepanjang pertandingan. FIFA mengganjar sang kiper dengan penghargaan man of the match.

Untuk pemain yang baru menjalani 4 penampilan di level internasional, debut di Piala Dunia plus predikat man of the match seharusnya menjadi sesuatu yang membanggakan. Sikap El-Shenawy ternyata tidak demikian.

Dikonfirmasi oleh ofisial Timnas Mesir bahwa El-Shenawy telah menolak penghargaan man of the match kepada dirinya. Alasannya menyangkut agama. El-Shenawy, seperti warga Mesir kebanyakan, memang menganut agama Islam. Dan, sudah bukan rahasia lagi bahwa konsumsi minuman beralkohol dilarang untuk seorang muslim.

Itulah yang melatarbelakangi penolakan El-Shenawy. Kiper yang membela klub Al Ahly ini mengetahui bahwa penghargaan man of the match di Piala Dunia 2018 disponsori oleh Budweiser, yang notabene perusahaan bir asal Jerman.

Dituturkan pula oleh Direktur Timnas Mesir, Ihab Leheta, bahwa penolakan itu merupakan sikap personal dari El-Shenawy. Tidak ada instruksi khusus dari federasi agar pemain menolak penghargaan yang bertentangan dengan agama.

“Pilihan ini bergantung masing-masing individu,” ucap Leheta kepada Associated Press.

Kebijakan Mesir berbeda dengan Arab Saudi. Pada Piala Dunia 2006, tim beralias The Green Falcons meminta semua pemain untuk menolak penghargaan man of the match lantaran mengandung sponsor bir.

Penolakan status pemain terbaik dalam sebuah laga memang kerap terjadi dalam sepak bola. Selain El-Shenawy dan instruksi Arab Saudi, ada pula kasus lain seperti Demba Ba. Saat bermain untuk Chelsea di Piala FA pada 2013, pemilik nama terakhir mendapatkan botol bir sebagai hadiah untuk penghargaan man of the match, tetapi memberikannya kepada Petr Cech karena enggan mengonsumsi alkohol. ()

Sumber : kumparan.com,

Ini Tanggapan Telak Erdogan untuk CHP yang Bicara Kebebasan Beragama

Ini Tanggapan Telak Erdogan untuk CHP yang Bicara Kebebasan Beragama


10Berita, Turki akan menggelar Pemilu Presiden dan Parlemen pada 24 Juni mendatang. Partai-partai politik pun mulai melancarkan berbagai pendekatan ke konstituen.

Partai Rakyat Republikan (CHP), yang merupakan partai oposisi utama di Turki, bicara tentang kebebasan beragama. Agaknya hal itu untuk menarik segmen pemilih Syiah yang berjumlah sekitar 3,5 juta jiwa dan Kristen yang populasinya mencapai 160.000 jiwa.

Isu itu juga digulirkan dalam rangka menghantam pemerintah Erdogan yang dinilai terlalu pro Islam di tengah konstitusi Turki yang sekuler. 

Isu kebebasan beragama langsung disuarakan oleh Muharrem Ince, calon presiden dari partai yang getol memperjuangkan sekularisme Turki tersebut.

Menjawab isu itu, Erdogan melontarkan tanggapan telak berangkat dari sejarah panjang CHP.

“17 tahun CHP melarang adzan menggunakan bahasa arab, dan sekarang capres CHP bicara kebebasan beragama?” kata Erdogan seperti dikutip Alarabiya.

Untuk diketahui, penduduk Turki berjumlah sekitar 78 juta. Mayoritasnya merupakan pemeluk Islam Sunni. Kendati demikian, Erdogan menjamin hak-hak kebebasan agama seluruh rakyat Turki.

"Jika saya sebagai Muslim bisa hidup seperti yang saya inginkan maka seorang Kristen dapat melakukannya juga. Hal yang sama berlaku untuk orang-orang Yahudi," demikian salah satu pernyataan Erdogan yang terkenal, pada 2016 lalu. [Ibnu K/]

Sumber : Tarbiyah

Tips Tetap Sehat Setelah Lebaran

Tips Tetap Sehat Setelah Lebaran

Fukuhara, Inc./CORBIS

[Ilustrasi] Makanan sehat.

10Berita – Lebaran selesai tak berarti usai pula upaya menjaga kesehatan tubuh. Perubahan kecil gaya hidup saja sebenarnya bisa berdampak besar untuk kesehatan Anda. Seperti dilansir laman WebMD kutip Antara, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan yakni mulai dari asupan makanan hingga upaya menjaga berat badan normal.

Pola makan

1. Tambahkan 5 gram serat lebih banyak untuk rencana makan harian Anda.

2. Kurangi karbohidrat olahan, seperti roti, nasi putih dan makanan manis.

3. Hindari makanan dengan lemak-trans.

4. Tambahkan dua porsi sayuran lagi saat makan siang dan makan malam.

5. Minum tiga gelas air lagi setiap hari.

Aktivitas fisik

Tambahkan 10 menit berjalan ke dalam latihan harian Anda.

Istirahat

1. Beristirahatlah setiap satu jam di tempat kerja dan berjalan 500 langkah di tempat (2.000 langkah membakar 100 kalori).

2. Bangun 15 menit lebih awal dan berjalan sebelum bekerja.*

Sumber : Hidayatullah.com

Keutamaan Puasa Enam Hari di Bulan Syawal

Keutamaan Puasa Enam Hari di Bulan Syawal

Ilustrasi Puasa

Foto: Tahta Aidilla/Republika

Lebih utama membayar hutang puasa (qadha') dulu sebelum menjalankan puasa syawal.

10Berita , JAKARTA -- Setelah sebelumnya melakukan ibadah puasa sebulan penuh di Bulan Ramadhan, sebagian umat Islam saat ini tengah melaksanakan ibadah puasa Syawal. Namun, apakah boleh memulai puasa Syawal sehari setelah Idul Fitri? dan kapan dimulainya biar bisa mendapatkan keutamaan puasa Syawal?

Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kementerian Agama (Kemenag), Ahmad Juraidi mengatakan, puasa Syawal memiliki keutamaan yang besar yaitu mendapat pahala puasa setahun penuh. Hal ini sesuai dengan hadits yang diriwayatkan Abu Ayyub Al Anshori, Nabi SAW bersabda:

Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh. (HR Muslim no 1164).

Terkait waktu puasa Syawal dapat dimulai sejak 2 Syawal sampai 30 Syawal. Menurut dia, hal ini sesuai dengan hadits dari Imam Nawawi Rahimahullah. Para ulama mazhab Syafii mengatakan bahwa paling afdhal (utama) melakukan puasa Syawal secara berturut-turut sehari setelah Shalat Idul Fitri.

Namun, jika tidak berurutan atau diakhirkan hingga akhir Syawal maka seseorang tetap mendapatkan keutamaan puasa Syawal setelah sebelumnya melakukan puasa Ramadhan. Karena seperti itu pun disebut menjalankan puasa enam hari Syawal setelah Ramadhan. "Apakah harus berurutan puasanya? Tidak harus berturut-turut," ujar Juraidi kepada Republika.co.id, Senin (18/6).

Tentu tidak semua orang bisa memenuhi kewajibannya berpuasa selama sebulan penuh di Bulan Ramadhan. Karena itu, menurut Juraidi, jika ada hutang puasa, maka lebih utama membayar hutang puasa dulu daripada melaksanakan puasa Syawal. "Lebih utama membayar hutang puasa (qadha') dulu, apalagi di hadis kanbilangnya menyempurnakan puasa Ramadhan dulu, baru dilanjutkan puasa enam hari di bulan Syawal," ucapnya.

Sementara itu, apakah niat puasa Syawal bisa digabung dengan membayar hutang puasa, Juraidi mengatakan, yang boleh niatnya digabung itu hanya sesama puasa sunnah. Misalnya, puasa Syawal digabung dengan niat puasa Senin dan Kamis atau puasa tengah bulan. "Semoga Allah memudahkan kita menjalankan ibadah puasa enam hari di bulan Syawal sehingga bisa meraih keutamaan puasa setahun," kata Juraidi.

Sumber : Republika.co.id