OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Rabu, 27 Juni 2018

Inilah 10 Julukan Indonesia di Mata Dunia, Salah Satunya Macan Asia yang Tertidur

Inilah 10 Julukan Indonesia di Mata Dunia, Salah Satunya Macan Asia yang Tertidur

10Berita, Setiap negara memiliki julukan yang berbeda beda tergantung peradaban dan letak geografis, indonesia memiliki julukan sendiri tentu berbeda dengan julukan milik negara jerman, namun betapa mengejutkannya ternyata bangsa indonesia juga memiliki julukan yang sangat keren.

Referensi pihak ketiga

Indonesia sendiri berada di jalur katulistiwa dan memiliki aneka ragam hayati, dimana dalam sejarah peradaban nusantara memiliki suatu yang gemilang dan mampu menyatukan nusantara dari pulau pulau dengan kekuatan armada kapal lautnya yang gagah perkasa.

Dan berikut 10 julukan indonesia di mata dunia yang bikin bangga.

1 - Indonesia merupakan negara Megabioversitas

Referensi pihak ketiga

Tak khayal jika indonesia memiliki julukan Megabioversitas karena keberagaam hayati flora fauna, dimana dapat ditemukan aneka ragam flora fauna yang langka di dunia misalnya komodo, anggrek dan faflesia arnoldi.

2 - Indonesia merupakan Negara Nyiur

Referensi pihak ketiga

Nyiur merupakan sebuah pohon atau sering dikenal sebagai pohon kelapa, di mata dunia Indonesia memiliki julukan ini karena sebagai negara maritim dengan banyaknya pohon kelapa di pantai dan pedesaan.

3 - Indonesia merupakan negara macan asia yang tidur

Referensi pihak ketiga

Sejarah peradaban bangsa indonesia mulai terungkap ketika sebuah situs gunung padang mulai pelan-pelan terungkap, di tambah kejayaan majapahit yang gemilang membuktikan bahwa indonesia atau nusantara memiliki potensi yang sangat hebat. namun datangnya era modern dari abad ke 18 sampai 19 membuat bangsa ini terkikis. namun sekarang sudah mulai menampakan jati dirinya sejak kemerdekaan.

4 - Indonesia merupakan negara seribu candi

Referensi pihak ketiga

Banyak situs candi yang dapat ditemukan di indonesia bekas peninggalan peradaban masa lampau, misalnya candi borobudur, prambanan, candi tikuus dan lain sebagainya. bahkan borobudur sudah resmi menjadi keajaiban dunia.

5 - Nusantara

Referensi pihak ketiga

Istilah atau sebuta nusantara sudah ada sejak 'sumpah palapa' gajah mada di ucapkan, dimana kekuasaan wilayah yang membentang dari sumatera hingga timur maluku bahkan konon kekuasaannya ada di beberapa negara di asia tenggara.

6 - Jamrud katulistiwa

Referensi pihak ketiga

Letak geografis indonesia yang dilewati garis katulistiwa menjadi indonesia sebagai negara tropis yang sangat subur, hijauanya alam yang indah membuat indonesia dikenal dunia sebagai jamrud katulistiwa.

7 - Balinesia

Referensi pihak ketiga

Wisatawan asing kebanayakan telah berlibur ke Bali, dimana pulau dewata yang menjadi destinasi wisata kelas internasional ini sangat menawarkan keindahan pantai dan adat budaya yang sangat menakjubkan.

8 - Negara seribu pulau

Referensi pihak ketiga

Indonesia memiliki ribuan pulai dari sabang hingga merauke, dimana pulau besarnya ada di jawa, sumatera, kalimantan, sulawesi, maluku dan papua, dari ribuan pulau itulah indonesia memiliki julukan negara seribu pulau.

9 - Surga dunia

Referensi pihak ketiga

Tidak aneh ketika indonesia memiliki julukan surga dunia atau sering disebut orang luar negeri 'Heaven Earth' dimana indonesia menjadi negara yang subur dengan kekayaan yang melimpah, mulai minyak, emas, batubara, bauksit bahkan bahan nuklir uranium, belum lagi pertanian dan peternakan serta kekayaan laut yang luar biasa.

10 - Negara Agraris

Referensi pihak ketiga

Masyarakat indonesia kebanyakan bekerja sebagai petani, dimana pertanian indonesia sangatlah berjaya karena tekstur tanah yang subur. coba saja melempar biji di tanah subur dan basahi dengan air, tak lama pasti akan tumbuh.

Referensi :

Www.daftarmenarik.com

Studi: Cuitan Donald Trump Tingkatkan Kekerasan terhadap Muslim

Studi: Cuitan Donald Trump Tingkatkan Kekerasan terhadap Muslim

10Berita , Washington – Peneliti Universitas Warwick, Karsten Müller dan Carlo Schwarz menemukan bukti yang menunjukkan bahwa tweet-tweet Donald Trump tentang Islam telah menyebabkan peningkatan kejahatan kebencian anti-Muslim selama beberapa tahun terakhir.

Dengan menggunakan basis data kejahatan kebencian FBI, kedua peneliti ini pertama-tama meneliti setiap kejahatan kebencian yang tercatat antara tahun 1990 dan 2016, sebelum membatasi ruang lingkup pencarian kejahatan kebencian terhadap Muslim setelah Trump menjabat. Jumlah kejahatan ini tidak hanya meningkat di bawah pemerintahan Trump, tapi ini menjadi jumlah tertinggi dalam sejarah yang tercatat, termasuk bulan-bulan setelah 9/11 di bawah pemerintahan Bush.

Data juga menunjukkan korelasi statistik yang kuat antara jumlah tweet Trump tentang Islam, dan uptick dalam kejahatan di hari-hari dan minggu-minggu berikutnya.

“Untuk menjadi jelas, kami tidak mengklaim bahwa Donald Trump sendiri menyebabkan kejahatan kebencian keluar dari udara tipis,” Carlo Schwarz, seorang mahasiswa doktoral yang bekerja pada studi tersebut, mengatakan kepada The Daily Beast.

“Tapi apa yang kami pikir menarik adalah bahwa tweet dan kejahatan kebencian Trump hanya tampak berkorelasi setelah dimulainya pemilihan presidennya. Menarik juga bahwa korelasi ini tampaknya didorong oleh area dengan banyak pengguna Twitter.”

Untuk mencoba memahami temuan, para peneliti kemudian mencari pola berdasarkan lokasi. Penggunaan Twitter, menurut penelitian ini, sangat bervariasi menurut lokasi, bahkan daerah demi kota atau kota-demi-kota.

Ketika menganalisis pola geografis, Müller dan Schwarz menemukan peningkatan kejahatan kebencian sebagian besar terjadi di wilayah dengan penggunaan Twitter yang lebih tinggi, dan hanya setelah Trump menjabat. Sederhananya, ini bukan peningkatan umum dalam kejahatan, kurangnya keragaman politik atau etnis, atau sentimen anti-Muslim di suatu daerah.

Bahkan daerah-daerah dengan penggunaan Twitter terberat cenderung miring liberal dan lebih beragam etnis daripada kabupaten dengan penggunaan yang lebih rendah. Menariknya, tidak ada peningkatan yang sebanding di daerah dengan penggunaan Twitter yang rendah.

Namun, temuan itu tidak tanpa batasan. Ada kekurangan yang sama seperti setiap studi yang membuktikan korelasi, tetapi kurang dari bukti kausal. Müller dan Schwarz mencatat bahwa temuan mereka hanya konsisten dengan gagasan bahwa pemerintahan Trump telah membuatnya lebih diterima secara sosial untuk mengekspresikan pandangan-pandangan prasangka atau kebencian, bukan bahwa ia menciptakan rasis baru yang mampu melakukan kejahatan kebencian.

Dan pandangan-pandangan ini, menurut tim peneliti, diadakan jauh sebelum pemilihan 2016.

Sumber: Kiblat.

Hasil Qucik Count Pilgub Kaltim: Pasangan Isran Noor-Hadi Mulyadi Unggul

Hasil Qucik Count Pilgub Kaltim: Pasangan Isran Noor-Hadi Mulyadi Unggul


10Berita, KALTIM - Pasangan nomor urut 3, Isran Noor-Hadi Mulyadi yang diusung PKS-Gerindra-PAN sementara unggul dalam hasil penghitungan cepat (quick count) pemilihan kepala daerah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Berdasar rilis qucik count dari LSI suara masuk 84,47%, pasangan Isran Noor-Hadi Mulyadi ungguh dengan 31,98%.

Hasil pasangan lainnya:

- Rusmadi-Safaruddin (PDIP, Hanura) = 23,66%

- Syaharie Jaang-Awang Ferdian (PD, PPP, PKB) = 22,94%

- Andi Sofyan-Rizal Effendi (Golkar, Nasdem) 21,41%

Sumber :Portal Islam 

Pesona al-Mandag di Arab Saudi

Pesona al-Mandag di Arab Saudi

Peta Provinsi Al-Mandag, Arab Saudi.

Foto: Screen Capture

Daerah ini merupakan wailayah hijau di kerajaan Saudi Arabia.

10Berita , ASIRAI -- Wilayah Kegubernuran Al-Mandag di Arab Saudi memiliki pesonanya tersendiri yang menjadi magnet bagi para pengunjung. Al Mandag terletak di daerah Al-Baha di ketinggian Pegunungan Hijaz yang menghadap ke provinsi Tihama. Dilansir di Saudi Gazette, Rabu (27/6), Al-Mandag adalah provinsi utama di Al-Gadam. Karenanya, wilayah ini menerima sejumlah proyek besar.

Lebih dari 70 tahun yang lalu, layanan pemerintahan pertama diperkenalkan di provinsi ini. Selanjutnya, layanan lainnya mengikuti termasuk layanan keamanan, peradilan, pendidikan, dan administrasi.

Awalnya, provinsi ini bernama Tarifat Al-Mandag. Kemudian di awal tahun 80-an berubah menjadi Emirat Al-Mandag. Hingga pada 1414, namanya diubah menjadi provinsi Al-Mandag. Provinsi ini terletak di bagian utara kawasan Al-Baha dan terletak sekitar jarak 40 km. Kawasan ini juga terkait dengan jalan wisata dengan Taif, karena Al-Mandag memiliki lokasi strategis yang uni dalam rute kepariwisataan.

Wilayahnya yang unik ditandai dengan puluhan hutan di dalamnya yang dipenuhi dengan pohon juniper dan zaitun. Di samping itu, wilayah Al-Mandag juga memiliki banyak lembah alam yang menawan.

Al Baha, Ibukota Provinsi Al-Mandag, Arab Saudi


Dalam beberapa tahun terakhir, provinsi Al-Mandag telah menunjukkan perkembangan yang luar biasa di area wisata, komersial, dan perkotaan di Al-Mandag dan desa-desa tetangganya. Provinsi ini memiliki suasana yang nyaman dan suhu yang tidak lebih dari 30 derajat pada hari-hari musim yang sangat panas. Sehingga, tak heran jika banyak pengunjung yang mendatangi Al-Mandag selama musim panas.

Apalagi, cuaca di musim dingin yang begitu dingin dan awan kabut yang beberapa kali tampak menutupi Al-Mandag kian menunjukkan keindahannya. Provinsi dan desa-desa di dalamnya memiliki banyak tempat yang menarik pariwisata. Yang paling menonjol adalah keberadaan hutan dan kebun, yang dianggap sebagai tujuan favorit bagi pengunjung dan wisatawan.

Lembah ini terkenal dengan pegunungannya yang khas, yang ditumbuhi dengan hutan juniper dan pohon zaitun. Pepohonan hijau tampak menutupi hutan dan gunung tersebut, terutama di Gunung Khallab yang kini telah menjadi landmark pariwisata. Gunung Khallab dan hutan Amadan menjadi tujuan wisata pertama di provinsi Al-Mandag. Gunung ini menghadap ke Al-Mandag di satu sisi dan Tihama di sisi lain.

Bangunan kuno di Al-Baha, Provinsi Al-Mandag, Arab Saudi


Tidak hanya menarik wisatawan, Al-Mandag juga memiliki area pertanian. Karena tanahnya yang cocok dan menghasilkan buah dalam jumlah besar. Beberapa jenis buah-buahan tumbuh di tanah ini, seperti aprikot, persik, anggur, buah ara, pir, apel, buah beri, dan buah delima. Berbagai sayuran dan tumbuhan serealia seperti gandum, jelai (barley), dan jagung, juga dihasilkan di wilayah ini.

Setiap musim, para pengunjung berduyun-duyun dari semua penjuru mendatangi Al-Mandag untuk menikmati suasananya yang indah. Dengan demikian, aktivitas komersial pun meningkat di wilayah ini dan membuka banyak peluang bagi kaum muda untuk bekerja di berbagai profesi.

Al-Baha, Ibukota Al-Mandaq, Arab Saudi


Sumber :Republika.co.id 

Ambil Baiknya, Buang Buruknya

Ambil Baiknya, Buang Buruknya

Lebah

Foto: abc

Perumpamaan mukin itu bagaikan lebah.

10Berita , OLEH: WISNU TANGGAP PRABOWO

Ketika datang ke suatu negeri, Islam tidak saja menyerap segala sesuatu di sekitarnya, tapi juga aktif memilahnya. Seluruh nilai yang dianggap kebenaran dan kebaikan disaring lagi oleh prinsip dasar Islam sebelum mendapat tempat dalam agama.

Sedangkan, segala sesuatu yang tidak sesuai dengan nilai Islam dan fitrah manusia maka terjadilah proses Islamisasi jika memungkinkan. Oleh sebab itu, seorang Muslim--sebagaimana lebah--kiranya hanya menyerap apa yang baik bagi kemaslahatan dirinya.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, sesungguhnya perumpamaan mukmin itu bagaikan lebah yang selalu memakan yang baik dan mengeluarkan yang baik. Ia hinggap (di ranting) namun tidak membuatnya patah dan rusak. (HR Imam Ahmad, disahihkan Ahmad Syakir).

Sebagaimana lebah, setiap Muslim berjalan di atas kaidah ini di dalam kehidupannya, misalnya, seperti ketika memilih makanan dan minuman. Allah berfirman: "Wahai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi. (QS al-Baqarah: 168).

Lebih jauh lagi, seorang Muslim mampu memilah dan memilih ketika menjumpai suatu berita atau hendak menyerap suatu ilmu pengetahuan. Para ulama hadis telah purna merumuskan metode kritik sanad hadis yang begitu komprehensif dan sistematik, metode yang belum pernah ada sebelumnya bahkan melampaui di zaman di saat kemuncul annya, untuk menyaring dan memilah suatu kabar sebelum menetapkannya sebagai hadis Nabi.

Metode sanad hadis merupakan landasan vital bagi kaidah jurnalistik pada zaman ini jauh sebelum jurnalisme dijadikan sebagai cabang ilmu dunia modern. Da lam metode ini, seluruh informasi yang di klaim berasal dari Rasulullah dipilah seba gai upaya memurnikan sumber hukum Islam.

Bahkan, mengambil yang baik dan menyingkirkan yang buruk merupakan asas penting dalam tujuan syariat itu sendiri. Hal ini tampak pada penjagaan syariat terhadap pada lima hal pokok (dharurriyatul khamsah) yakni agama, akal, jiwa, harta, dan keturunan. Sehingga, tampaklah bahwa seorang Muslim idealnya mampu memilah segala sesuatu berdasarkan tuntunan Islam.

Namun, untuk memilah antara baik dan buruk membutuhkan ilmu. Selanjutnya, untuk mengikuti yang baik dan meninggalkan yang buruk setelah mengetahuinya membutuhkan taufik dan hidayah. Sebab, terkadang mengetahui kebaikan dan keburukan tidak cukup untuk mendorong seseorang untuk mengambil yang baik dan meninggalkan yang buruk kecuali dengan petunjuk Allah.

Berilmu, beriman, dan berdoa mengais taufik dan hidayah merupakan di antara upa ya bagi seorang Muslim untuk adil dalam memilah. Sebagaimana lebah, ia mampu membedakan tempat-tempat kebaikan, sehingga mereka tidak akan mencari sari bunga di gundukkan sampah. Wallahu a'lam.

Sumber :Republika.co.id 

Daftar Lengkap Nama Calon Kepala Daerah (Cagub-Cawagub) di 17 Provinsi Beserta Partai Pengusungnya

Daftar Lengkap Nama Calon Kepala Daerah (Cagub-Cawagub) di 17 Provinsi Beserta Partai Pengusungnya


10Berita, Hari ini, Rabu (27/6/2018) digelar Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada 2018 serentak. Ada 17 Provinsi yang akan melakukan Pilkada 2018 serentak.

Berikut nama-nama calon kepala daerah (calon gubernur - wakil gubernur) di 17 provinsi pada Pilkada 2018 beserta partai politik yang mendukungnya:

1. Sumatera Utara

1. Edy Rahmayadi - Musa Rajekshah

Gerindra, PKS, PAN, Golkar, Nasdem, Hanura

2. Djarot Saiful Hidayat - Sihar Sitorus

PDI-P dan PPP

3. JR Saragih - Ance Selian

Demokrat, PKB, dan PKPI

2. Riau

1. Arsyadjuliandi Rachman - Suyatno

Golkar, PDI-P, Hanura

2. Syamsuar - Edy Natar Nasution

PAN, PKS, Nasdem

3. Firdaus - Rusli Effendi

Demokrat dan PPP

4. Lukman Edy - Hardianto

PKB dan Gerindra

3. Sumatera Selatan

1. Ishak Mekki - Yudha Pratomo

PPP, PBB, dan Demokrat

2. Herman Deru - Mawardi Yahya

Nasdem, Hanura, PAN

3. Saifudin Aswari Rifai - M Irwansyah

Gerindra dan PKS

4. Dodi Reza Alex Noerdin - Giri Ramanda Kiemas

Golkar, PDI-P, PKB

4. Lampung

1. M Ridho Ficardo - Bachtiar Basri

Demokrat, PPP, Gerindra

2. Mustafa Jajuli - Ahmad Jazuli

Nasdem, PKS, Hanura

3. Arinal Djunaidi - Chusnuniah Chalim

Golkar, PAN, dan PKB

4. Herman Hasanusi-Sutono

PDI-P

5. Jawa Tengah

1. Ganjar Pranowo - Taj Yasin Maimoen Zubair

PDI-P, Nasdem, PPP, Demokrat, Golkar

2. Sudirman Said - Ida Fauziyah

Gerindra, PAN, PKS, PKB

6. Jawa Barat

1. Ridwan Kamil - Uu Ruzhanul Ulum

Nasdem, PKB, PPP, Hanura

2. Deddy Mizwar - Dedi Mulyadi

Golkar dan Demokrat

3. Sudrajat - Ahmad Syaikhu

Gerindra, PKS, PAN

4. TB Hasanuddin - Anton Charliyan

PDI-P

7. Jawa Timur

1. Saifullah Yusuf-Puti Guntur Sukarno

PKB, PDI-P, PKS, Gerindra

2. Khofifah Indar Parawansa - Emil Dardak

Demokrat, Gokar, Nasdem, PPP, PAN, Hanura, PKPI

8. Bali

1. I Wayan Koster - Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati

PDI-P, PKPI, PAN, Hanura, dan PKB

2. IB Rai Dharmawijaya Mantra - I Ketut Sudikerta

Golkar, Demokrat, Gerindra, Nasdem, PKS, dan PBB

9. Nusa Tenggara Barat

1. Ali Bin Dahlan - Gede Sakti Amir Murni

Independen

2. Suhaili Fadhil Thohir - Muhammad Amin

Golkar, PKB, dan Nasdem

3. Ahyar Abduh - Mori Hanafi

Gerindra, PDI-P, PPP, PAN, dan PBB

4. Zulkiflimansyah - Sitti Rohmi Djalilah

Demokrat dan PKS

10. Nusa Tenggara Timur

1. Esthon Foenay - Christian Rotok

Gerindra, PAN, dan Perindo

2. Benny Kabur Herman - Benny Litelnoni

Demokrat, PKPI, dan PKS

3. Marianus Sae - Emi Nomleni

PDI-P dan PKB

4. Viktor Bungtilu Laiskodat - Josef Nae Soi

Nasdem, Golkar, dan Hanura

11. Kalimantan Barat

1. Sutarmidji - Ria Norsan

PKB, Golkar, Nasdem, PPP, Hanura, dan PKS

2. Karolin Margret Natasa - Suryadman Gidot

PDI-P dan Demokrat

3. Milton Crosby - Boyman Harun

Gerindra dan PAM

4. Kartius - Pensong

Perseorangan

12. Kalimantan Timur

1. Andi Sofyan Hasdam - Nusyirwan Ismail

Golkar dan Nasdem

2. Syaharie Jaang - Awang Ferdian

Demokrat, PPP, dan PKB

3. Isran Noor-Hadi Mulyadi
PKS, PAN, dan Parta Gerindra

4. Rusmadi Wongso - Safaruddin

PDI-P dan Hanura

13. Sulawesi Selatan

1. Nurdin Halid - Qahhar Mudzakkar

Golkar, Nasdem, Hanura, PKB, dan PKPI

2. Nurdin Abdullah - Sudirman Sulaiman

PDI-P, PKS, dan Panji

3. Ichsan Yasin Limpo - Andi Mudzakkar

Demokrat, calon independen

4. Agus Arifin Numan - Tanribali Lamo

Gerindra, PPP, dan PBB

14. Sulawesi Tenggara

1. Asrun - Hugua

PAN, PDI-P, PKS, Gerindra, dan Hanura

2. Rusda Mahmud - Laode M Sjafei Kahar

Demokrat, PPP, dan PKB

3. Ali Mazi - Lukman Abunawas

Golkar dan Nasdem

15. Maluku

1. Irjen Pol Murad Ismail - Barnabas N Orno

PDI-P, Nasdem, PKB, PPP, Gerindra, PAN, PKPI, dan Hanura

2. Said Assagaf - Anderias Rentanubu

Demokrat, Golkar, dan PKS

16. Maluku Utara

1. Ahmad Hidayat Mus - Rivai Umar

Golkar dan PPP

2. Abdul Ghani Kasuba - Yasin Ali

PDI-P dan PKPI

3. Burhan Abdurrahman - Ishak Jamaluddin

Nasdem, PKB, PBB, Hanura, dan Demokrat

4. Muhammad Kasuba - Madjid Hussein

Gerindra, PKS, dan PAN

17. Papua

1. Lukas Enembe - Kleman Timar

Demokrat, Golkar, Nasdem, Hanura, PAN, PKB, PKS, PKPI, dan PPP

2. John Wempi Wetipo - Habel Melkias Suwae

PDI-P dan Gerindra

Sumber: Liputan6

Berkat Anies, Warga Kampung Akuarium Cabut Gugatan Penggusuran Era Ahok

Berkat Anies, Warga Kampung Akuarium Cabut Gugatan Penggusuran Era Ahok


10Berita – Warga Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara mencabut gugatan kelompok atau class action yang diajukan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) saat era Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat resmi mengeluarkan penetapan pencabutan gugatan tersebut setelah majelis hakim memutuskan mengabulkan pencabutan gugatan warga Kampung Akuarium, meskipun persidangan perkara sebekumnya telah memasuki tahap pengajuan kesimpulan.

“Pengadilan setelah membaca berkas perkara menyatakan gugatan penggugat nomor perkara 532/Pdt.G/2016/PN.JKT.PST dicabut,” ujar Ketua Majelis Hakim Taryan Setiawan saat menetapkan pencabutan perkara di PN Jakarta Pusat, Selasa (26/6/2018).

Dalam bacaan penetapannya, Taryan mengatakan, warga selaku penggugat telah menyatakan mencabut gugatan kepada Pemprov DKI pada persidangan 5 Juni 2018 lalu.

Pencabutan itu dilakukan warga menyusul terbitnya Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 878/2018 tentang Gugus Tugas Pelaksanaan Penataan Kampung dan Masyarakat.

Ditemui di luar persidangan, Nelson Simamora selaku anggota tim pengacara warga Kampung Akuarium mengatakan, pihaknya memutuskan mencabut gugatan karena Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mengeluarkan Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 878 Tahun 2018.

Dengan adanya keputusan gubernur itu, ada jaminan yang lebih kuat bahwa warga Kampung Akuarium bisa kembali tinggal di sana setelah digusur di masa Ahok pada 2016.

“Karena pada intinya juga apa yang diminta oleh warga sudah dipenuhi dengan adanya putusan Gubernur tersebut,” kata Nelson.

Selanjutnya, kata Nelson, yang perlu diperhatikan seluruh warga Kampung Akuarium adalah tindak lanjut Keputusan Gubernur tersebut.

Pembangunan kampung akuarium nantinya harus sesuai kebutuhan masyarakat setempat.

“Jadi jangan sampai membangun sesuatu yang tidak dibutuhkan oleh warga. Kemudian, pembangunan itu harus melibatkan warga. Jangan warga hanya menjadi pemakai saja tapi (tempat tinggal) yang dipakai nanti tidak cocok (tidak sesuai kebutuhan),” kata dia.

Sementara itu, Dharma Diani, warga Kampung Akuarium di PN Jakpus mengatakan banyak warga yang pindah tempat tinggal pascapenggusuran dilakukan Ahok.

Sebagian masih berada di Jakarta dengan mengontrak rumah atau tinggal bersama saudaranya. Selain itu, ada juga yang memilih kembali ke Kampung halamannya.

Saat ini, ada sekitar 500 warga dari sekitar 93 kepala keluarga yang tinggal di shelter.

Terkait respon positif dari Pemprov atas persoalan ini, kata Dharma, banyak warga yang sudah mengungsi ingin kembali ke Kampung Akuarium.

“Mereka (warga yang tidak di shelter) sangat ingin kembali ke Kampung Akuarium. Itu yang mereka harapkan,” kata Dharma.

Warga Kampung Akuarium sebelumnya mengajukan gugatan kelompok ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Oktober 2016. Gugatan diajukan setelah Pemprov DKI Jakarta yang saat itu dipimpin Ahok melakukan penggusuran pada April 2016.

Warga merasa keberatan dengan penggusuran karena kompensasi berupa rumah susun yang diberikan Pemprov DKI dianggap tak sebanding dengan kerugian yang ditanggung warga. Selain itu, banyak warga yang rata-rata berprofesi sebagai nelayan kehilangan mata pencahariannya.(kl/)

Sumber :teropongsenayan

Dr Patel, Kisah Kegigihan Dokter Gigi Muslim Bantu Masyarakat Amerika

Dr Patel, Kisah Kegigihan Dokter Gigi Muslim Bantu Masyarakat Amerika

10Berita, KETIKA ia berimigrasi ke Amerika sekitar 30 tahun yang lalu, dr. Makbul Patel mengalami bagaimana musim dingin dan salju benar-benar menusuk tulangnya, keadaan yang ia tidak alami selama di negaranya, India.

Dr. Patel, yang tinggal di Riverside dengan istrinya datang ke Amerika Serikat tepatnya di Chicago untuk belajar mengembangkan ilmunya sebagai dokter gigi.

Dalam sebuah artikel di The Press Enterprise, Dr. Patel menjelaskan bagaimana orang-orang yang tinggal di California memanggilnya. Dan tiga puluh tahun kemudian ia melayani pasien di Inland Empire dan membantu masyarakat.

Sang dokter-pun mendapat pengakuan dari pemerintah kota pada akhir 2014 ketika ia menerima pengaharagaan Riverside Heroes Award.

Dr. Patel juga mendirikan Al-Shifa Dental Clinic, sebuah klinik gigi gratis di San Bernardino yang menyediakan perawatan bagi siapapun terlepas dari pendapatan mereka, latar belakang sosial, agama, ras atau etnis.

Dr. Patel, seorang Muslim yang taat, ia melihat misinya untuk membantu orang yang membutuhkan, dan itu adalah tugas dan kewajiban, katanya.

“Dalam keyakinan saya, obat-obatan adalah profesi yang mulia,” katanya. “Jadi melayani masyarakat merupakan salah satu hal yang mulia untuk dilakukan.”

Patel aktif membantu masyarakat, terutama karena ia melihat peningkatan tajam dalam sentimen anti-Muslim setelah serangan 9/11 teroris. Ia melakukan beberapa upaya untuk menghubungkan komunitas Muslim dengan Riverside, mendirikan acara Open Mosque Daymengundang masyarakat untuk mengunjungi dan belajar tentang Islam.

Dia juga selalu mengadakan acara tahunan Ramadan di Riverside, sebuah acara yang mengajak warga dari berbagai agama dan lapisan masyarakat bersama-sama.

Omar Zaki, yang bertemu Patel lebih dari 15 tahun yang lalu di Islamic Center, setelah mendapatkan pengahargaan Heroes Award, apa yang dilihatnya dari Patel, adalah kemampuannya untuk memberi dan mengenalkan Islam yang sesungguhnya.

“Sebagai seorang Muslim, ia sangat bertanggung jawab untuk membantu orang lain. Dia melakukan ini tanpa meminta dirinya.”

Zaki ingat bagaimana Patel menggelar sebuah acara tahunan bagi siswa yang lulus dari sekolahnya dan melanjutkan ke perguruan tinggi, memberikan setiap pemuda hadiah dan memberika mereka semangat dan dorongan.

“Orang ini benar-benar mencoba untuk menunjukkan kepada semua orang apa yang ia lakukan sebagai seorang Muslim yang baik,” kata Zaki.

“Dia melakukannya dengan kemurahan hatinya. Kita sebagai Muslim Amerika membutuhkan lebih Dr. Patel.”

Patel, lahir menjadi salah satu dari 10 anak di Gujarat, India di keluarganya yang menjadi seorang dokter gigi . keteladannya bersinar dan mendorong anak dan keponakannya-pun untuk menempuh studi kedokteran gigi.

“Saya selalu ingin melakukan hal ini,” katanya. “Saya datang ke sini dan melihat banyak orang yang datang ke kantor gigi saya tanpa asuransi. Saya sedang mencari kesempatan yang baik. Saya selalu ingin memberikan sesuatu kepada masyarakat, ” demikian katanya seperti dkutip dari Worldbulletin. []

Sumber : Islampos.

Exit Poll LKPI: Sudirman Said-Ida Fauziah Unggul

Exit Poll LKPI: Sudirman Said-Ida Fauziah Unggul

10Berita Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) melakukan survei Exit Poll pada Pemilihan Gubernur Jawa Tengah. Hasil dari Exit Poll LKPI menyatakan prediksi pasangan Sudirman Siad-Ida Fauziah yang kemungkinan besar akan menang di Pilkada Jawa Tengah.

Hasil Exit Poll LKPI ini diungkapkan oleh Direktur Eksekutif LKPI Arifin Nur Cahyono dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (27/6). Arifin menyatakan bahwa perlu ada ketegasan atas hasil yang ada ke depannya. Sebab, posisi yang cukup jauh antara pasanagan Sudirman-Ida dengan lawannya, Ganjar-Taj Yasin.

“Posisi yang cukup jauh menjadikan pasangan calon Sudirman dan Ida Fauziah diperkirakan akan mendapat banyak tekanan di tingkat KPU, diperlukan ketegasan atas hasil yang ada,” ujar Arifin, dikutip dari Aktual.

Dari data yang masuk pada survei Exit Poll LKPI ini adalah 3.686, dari seluruh TPS Kabupaten/kota di Jawa Tengah dengan jawaban dari pemilih di TPS yang sudah melakukan pencoblosan di bilik suara mulai 08.00 WIB sampai dengan pukul 09.30 WIB pagi waktu Indonesia Barat, menunjukan pasangan Nomor Urut 1 pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin dipilih sebanyak 43,1 persen. Sedangkan, pasangan nomor urut 2 pasangan Sudirman Said-Ida Fauziah 54,7 persen dan yang tidak menjawab sebanyak 2,2 persen.

Arifin mengatakan bahwa alasan masyarakat  memilih kandidat yang dipilih di Bilik suara karena program kerja yang ditawarkan 45,6 persen, Karena  bersih dari korupsi -nya 41,3 persen, diusung oleh partai yang menjadi pilihan 10,9 persen, dan yang Tidak menjawab 2,2 persen.

Sumber : Ngelmu.co

Quick Count Pilgub NTB LSI Denny JA: Zul-Siti Unggul

Quick Count Pilgub NTB LSI Denny JA: Zul-Siti Unggul

10Berita  Ajang Pemilihan Umum, termasuk Pemilihan Kepala Daerah yang diadakan serentak hari ini, Rabu, 27 Juni 2018 akan diramaikan oleh berbagai lembaga survei yang menggelar hitung cepat (quick count) setelah pemungutan suara. Begitu juga yang dilakukan oleh LSI Denny JA yang melakukan hitung cepat.

Lembaga survei, LSI Denny JA, mengadakan hitung cepat Pilgub Nusa Tenggara Barat. Adapun hasil sementara quick count Pilgub NTB versi LSI Denny JA mengunggulkan pasangan Zulkieflimansyah dan Siti Rohmi Djalilah.

Di bawah ini adalah data quick count Pilkada NTB versi LSI Denny JA yang dilansir dari Detik, hingga pukul 12.27 WIB:

Moh Suhaili-Muhammad Amin 14,55%
Ahyar Abduh-Mori Hanafi 26,36%
Zulkieflimansyah-Siti Rohmi Djalilah 40,45%
Ali Bin Dachlan-Lalu Gede Sakti 18,64%

Diketahui bahwa akan ada beberapa hasil hitung cepat sejumlah daerah yang menggelar Pilkada 2018 yang dilakukan oleh empat lembaga survei. Keempat lembaga survei itu adalah lembaga survei yang bekerja sama adalah Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC), Indo Barometer, Lingkaran Survei Indonesia (LSI), dan Charta Politika. Tak hanya quick count, ada juga data exit poll yang akan disajikan oleh SMRC.

Seperti yang diketahui, Exit poll digunakan sebagai instrumen untuk mengetahui kecenderungan pola perilaku pemilih.

Sumber : Ngelmu.co