OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Rabu, 04 Juli 2018

Jokowi Ditendang PDIP, Siap-siap Hancur di Pilpres 2019, Gara-gara Kondisi Ini?

Jokowi Ditendang PDIP, Siap-siap Hancur di Pilpres 2019, Gara-gara Kondisi Ini?

Presiden Jokowi

10Berita , JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) sepertinya perlu waspada.

Langkahnya mencalonkan diri sebagai presiden di Pilpres 2019 bisa diterpa masalah. Sangat mungkin PDI Perjuangan mencabut dukungan dan memutuskan mengusung figur capres selain Jokowi.

“Di politik apapun bisa terjadi,” ujar analis politik dari Universita Islam Al-Azhar Ujang Komarudin dilansir RMol, Selasa (3/7/2018).

Dia mengatakan PDIP bisa saja kabur dari Jokowi jika kondisi politik tanah air terus tak stabil dan perekonomian hancur. Sebab kondisi demikian sudah tentu membuat elektabilitas Jokowi jungkir balik.

Pilkada serentak 27 Juni lalu sebagai ilustrasi. Calon yang menang sebagaimana hasil hitung cepat, kata Ujang Komarudin, menunjukkan masyarakat lebih memilih ketokohan calon ketimbang latar belakang partai dari tokoh tersebut.

“Hasil Pilkada kemarin memang untuk melihat peta politik dan dukungan masyarakat terhadap figur kepala daerah dan partai politik, bisa juga untuk melihat arah pilihan masyarakat pada Pilpres nanti. Kalau melihat Pilkada kemarin, dan bila kondisi ekonomi kita terus menurun, kemungkinan anjloknya figur Jokowi ini sangat mungkin terjadi,” pungkasnya.

Sumber :pojoksatu 

Ego Akhirat

Ego Akhirat


Oleh: Aulia Fitriah

“Anak adam ...

Dirimu, dirimu

Dirimu hanya satu

Kalau dia selamat, selamatlah engkau

Kalau dia binasa, binasalah engkau

Dan orang yang selamat tak

dapat menolongmu

Dan tiap-tiap nikmat yang bukan

syurga adalah lama

Dan tiap-tiap bala bencana yang

bukan neraka, mudah,”(Hasan al-Bashri)

Saudaraku, di tengah  jenak-jenak kehidupan yang keras, menggoda dan melenakan, mari, dengan segenap kejernihan pikiran dan akal, kita renungi bait demi bait syair diatas. Saudaraku, kita mungkin terlalu asyik “bercumbu” dengan dunia. Bercinta dengan segala fatamorgananya yang menipu dan menjebak. Kelalaian yang membuat kita lupa akan hakikat eksitensi dan hakikat diri: siapa kita, darimana berasal, dan kemana muara kehidupan ini akan berakhir dan dipertanggung jawabkan.

Di hari kiamat kelak, para nabi dan rasul-kecuali Rasullah saw-tidak memilikihak memberikan syafaat pada orang lain. Lalu mengapa kita yang hanya ‘secuil dzarah’ ini tidak memiliki daya apapun sering lupa diri? Sesungguhnya, apapun jabatan dan posisi kita di dunia ini, akhirnya setiap diri kita akan mempertanggungjawabkan semuanya di hadapan Allah SWT. “ dan tidaklah bagi manusia itu, kecuali baginya apa (amal shalih) yang dikerjakannya,” (QS an-najm:39.

Pada hari yang maha dahsyat itu, tak ada yang dapat menolong kita kecuali diri dan amal kita sendiri yang akan menghantarkan kita kepada ridha dan mapunan Allah. Sebab pada hari itu, keadilan akan benar-benar ditegakkan dan tidak ada seorang pun yang terzalimi meski sebesar biji dzarrah(QS al-zalzalah: 6-7).

Karenanya tak heran jika kelak, setiap kita kan terlepas diri dari siapa saja di dunia ini yang teramat kita cintai. Sebab, pada hari itu kita tidak akan bermanfaat lagi harta dan anak-anak kita, kecuali mereka yang mendatangi Allah dengen hati yang bersih. Saudara, ibu, ayah, istri dan anak-anak kita, akan terabaikan. Karena kita akan disibukkan dengan perkara kita masing-masing  (QS Abasa: 34-38).

Saudaraku, tidak semua ego itu terlarang. “Ego” dalam urusan ukrawi bahkan dianjurkan dalam islam. “Ego” terhadap akhirat yang membuat kita tamak, rakus, dan ngotot. Bukan karena berebut dunia, tapi kita selalu termotivasi untuk berkompetisi dalam berbuat baik. Seperti yang telah diteladani oleh Rasullah Saw dan para sahabatnya, yang menghantarkan mereka menjadi khairu ummah. Itu juga yang menjelaskan, mengapa para sahabat selalu berkompetisi dalam segala urusan, “besar” atau “kecil”.

“Ego” terhadap akhiratlah yang semestinya membuat kita kemaruk terhadap kebaikan, dan membuat kita terlau berkepentingan untuk memata-matai kekurangan saudara kita sesama muslim. Sebab, tak ada jaminan kebaikan-kebaikan yang kita lakukan akan memasukkan ke dalam syurga, jika bukan karena Rahmat, kasih sayang, dan hidayah dari Allah.

Mari berdoa kepada Allah, semoga setiap indvidu bangsa ini dianugerahkan ego yang benar. Rasa ego yang membuat bangsa ini selalu  mawas diri akan segala khilaf dan kesalahannya.

Lalu bertaubat dan kembali kepada-Nya. Meski kekuasaan Allah SWT tak pernah bertambah dan berkurang karena ketaatan dan maksiat yang kita lakukan. Semoga bangsa ini benar-benar menjadi pionir bagi kebangkitan islam di masa depan. Wallahu a’lam bisshawab. [syahid/]

Sumber :voa-islam.com

Selasa, 03 Juli 2018

Ratna Sarumpaet VS Luhut, Wanita Pemberani Yang Konsisten Bela Yang Lemah

Ratna Sarumpaet VS Luhut, Wanita Pemberani Yang Konsisten Bela Yang Lemah


10Berita, Ratna Sarumpaet kembali menjadi sorotan publik setelah terlibat adu mulut dengan Menko Luhut Binsar Panjaitan di Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Senin (2/7/2018).

Ratna Sarumpaet -yang dimintai tolong oleh keluarga korban- menentang Pemerintah yang hendak menghentikan pencarian korban KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba pada 18 Juni 2018 lalu.

Terkait jumlah korban, data Badan SAR Nasional menunjukkan sampai saat ini 164 penumpang KM Sinar Bangun masih dinyatakan hilang. Sedangkan 21 orang dinyatakan selamat, dan tiga meninggal dunia. Namun, jumlah korban hingga kini masih simpang-siur karena ketiadaan data manifes kapal.

Di usianya yang sudah nenek-nenek, 69 tahun, Ratna Sarumpaet masih kukuh pendirian dan semangat membara serta tak punya nyali takut menghadapi pejabat selevel Luhut.

"Reflek Bu Ratna Sarumpaet ini mendampingi yang lemah.
Dia konsisten..

Saat penguasanya teman kita, tentu mengganggu.

Tetapi di saat yang berlawanan, kita bisa setuju.

Masalah ada di kita bukan di dia," kata @mantriss, salah seorang pendukung Jokowi.

Ingata kasus MARSINAH? Ratna Sarumpaet lah yang sampai membuat naskah Marsinah Menggugat. Marsinah Menggugat adalah naskah drama karya Ratna Sarumpaet, berisi tentang monolog Marsinah yang berbicara dalam kematiannya, bercerita tentang perjuangan perjuangannya...

Apa sebenarnya yang menjadi ujung pangkal perdebatan antara Ratna Sarumpaet dengan Luhut Panjaitan.

Berikut penuturan langsung Ratna Sarumpaet saat diwawancara Aiman KompasTV.

Semoga Allah SWT selalu menjaga bunda Ratna Sarumpaet.

[video - Aiman KompasTV]


BREAKING NEWS: usai cekcok sama Luhut, fitnah super dahsyat bakal menerpa Bu @RatnaSpaet karena HP beliau baru saja dicuri oleh "pencuri". Ini sudah seperti modus rutin. Dugaan saya, pelaku adalah "pencuri" terlatih dan punya keahlian khusus. Silahkan CAPTURE tweet saya ini.

— MUSTOFA NAHRAWARDAYA (@NetizenTofa) 3 Juli 2018


Sumber :Portal Islam 

PAN Usulkan Mantan Presiden Ikut Tanggung Utang Negara

PAN Usulkan Mantan Presiden Ikut Tanggung Utang Negara

10Berita – Partai Amanat Nasional (PAN) berencana mengusulkan undang-undang yang mengatur presiden ikut bertanggung jawab terhadap utang negara. Utang ini nantinya akan menjadi tanggung jawab pribadi presiden yang akan lengser dari jabatannya.

“Saya usulkan ada UU yang lolos butuh dari presiden yang sudah menjabat pada saat akhir masa jabatannya sehingga beban utang negara yang selama dia memerintah itu yang harus menjadi tanggung jawab dia pribadi, dalam kontekstual sebagai kepala pemerintahan,” kata Wakil Ketua Umum PAN Taufik Kurniawan, di DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (3/7).

Bukan tanpa sebab, usul tersebut dilontarkan Taufik. Dia menilai, banyaknya capres yang masih ragu untuk mendeklarasikan diri maju pada Pilpres 2019 disebabkan buruknya kondisi perekonomian negara.

“(Pendaftaran) Capres kurang satu bulan, tapi kelihatan masih ragu-ragu ke sana kemari dan seterusnya secara umum karena itu kondisi (perekonomian) negara kita. Mana mau dikasih mobil mogok. Mana mau dikasih kurang fresh,” ujarnya.

Wakil Ketua DPR itu mengatakan, para capres enggan terbebani utang negara yang berjumlah ribuan triliun. Oleh sebab itu, harus ada aturan yang mengatur agar utang negara tidak menjadi beban rakyat maupun presiden selanjutnya.

“Jadi siapapun yang berutang untuk negara kita wajib dan bertanggung jawab, jangan dia yang utang rakyat yang suruh bayar. Utang ribuan triliun rakyat suruh bayar ataupun presiden berikutnya suruh bayar. Nah ini repot,” tutup Taufik. (dtk)

Sumber : Detik,

Ketika Raja Meminta 2 Gelas Susu dari Rakyatnya

Ketika Raja Meminta 2 Gelas Susu dari Rakyatnya

10Berita, SUATU kali, seorang raja di sebuah negeri menyuruh rakyatnya untuk mengumpulkan susu.

Tidak banyak. Setiap rakyat hanya diminta dua gelas susu saja.

Dua gelas, jika dikumpulkan dari semua rakyat yang ada di seluruh negeri, mungkin akan jadi sebanyak danau.

Tapi celakanya, ternyata, ada seorang di antara rakyat hanya satu orang yang berpikiran seandainya saja dia menyerahkan dua gelas air bekas bersihan beras, atau kita menyebutnya air tajin, tentunya tidak akan diketahui.

Dalam pikirannya, dua gelas air tajin itu akan tercampur dengan jutaan gelas susu yang lain.

Keesokan harinya, alangkah terkejut dan murkanya sang raja ketika mendapati ternyata limpahan susu yang ia minta semuanya berupa air tajin bekas bersihan beras!

BACA JUGA: Inilah 3 Hal yang Mengangkat Derajat Seorang Muslim

Ternyata, semua rakyat, berpikiran sama; mengumpulkan dua gelas air tajin!  []

SUMBER: INSPIRADATA

Agar tak Tersesat di Tanah Suci

Agar tak Tersesat di Tanah Suci

10Berita ,JAKARTA -- Persoalan jamaah yang tersesat kala menjalani ibadah haji di Tanah Suci sudah jamak terjadi. Pihak Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama memiliki sejumlah tips guna mengurangi risiko tersebut.

Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Ditjen PHU Sri Ilham Lubis menjelaskan, biasanya jamaah tersesat pada masa-masa awal tiba di Tanah Suci. Lebih dari separuh kasus jamaah tersesat terjadi pada fase tersebut. Apalagi, kebanyakan jamaah haji asal Indonesia berusia lanjut.

Sebab itu, menurutnya jamaah perlu lebih dahulu melakukan orientasi lingkungan pemondokan ketika pertama kali tiba. “Jangan langsung umroh. Kenali dahulu lingkungannya,” kata Sri di kantor Kemenag, Jakarta, Selasa (3/6).

Selepas itu, jika meninggalkan pemondokan sebaiknya  membawa kartu nama hotel, dan jangan melepas gelang identitas jamaah. Di gelang tersebut, ada informasi maktab atau penginapan.

Selain itu, di gelang jamaah haji tahun ini ada barcode yang bisa dipindai petugas haji. Pindaian itu akan menunjukkan identitas jamaah serta lokasi pemondokannya.

Selain gelang, jamaah jangan meninggalkan dokumen identitas diri. Jamaah juga sebaiknya membawa peta pemondokan dan rute ibadah dan jamaah yang dibagikan  PPIH Kemenag.

“Jangan pergi sendirian, berbahaya. Usahakan pergi bersama teman-temannya,” kata Sri Ilham melanjutkan. Setelah itu, jamaah juga sebaiknya memberi tahu ketua rombongan atau ketua kloter mereka soal hendak pergi kemana.

Jika tersesat, jamaah juga tak perlu panik. Di dekat Masjidil Haram ada sektor khusus yang diisi anggota TNI-Polri. Jamaah bisa menuju sektor itu jika lupa jalan pulang ke maktab.

Berbekal identitas dan keterangan maktab, jamaah juga bisa meminta bantuan askar Arab Saudi. Biasanya mereka akan langsung mengantar ke maktab yang bersangkutan. “Dan jangan tukar-tukaran gelang deh. Nanti di Tanah Air saja,” kata dia. 

Sumber : Republika.co.id

Tutupi Kasus Pencabulan Anak, Uskup Agung Australia Dihukum Penjara

Tutupi Kasus Pencabulan Anak, Uskup Agung Australia Dihukum Penjara

10Berita, AUSTRALIA—Seorang uskup agung Australia telah dijatuhi hukuman satu tahun penjara karena terbukti menutupi kasus pelecehan anak oleh pendeta lainnnya.

Philip Wilson, 67, dinyatakan bersalah karena menutupi pelanggaran yang telah dilakukan seorang pendeta pedofil di New South Wales pada 1970-an pada hari Selasa.

Pengadilan Lokal Newcastle memerintahkan pendeta Katolik senior tersebut untuk tetap bebas dengan jaminan, sementara aturan untuk tahanan rumah telah ditentukan.

Wilson adalah ulama Katolik paling senior di dunia yang dihukum karena menyembunyikan kasus pelecehan seksual terhadap anak.

Pada Mei 2018, pengadilan memutuskan bahwa Wilson telah gagal melaporkan pelanggaran polisi pada anak laki-laki gereja oleh pendeta pedofil James Patrick Fletcher, yang merupakan rekan Wilson pada tahun 70-an.

Pada 2004, Fletcher, yang saat itu berusia 64 tahun, divonis bersalah atas berbagai pelanggaran seksual terhadap seorang remaja laki-laki. Dia dijatuhi hukuman 10 tahun tetapi meninggal satu tahun dalam hukuman penjara.

Wilson menyerahkan tugasnya sebagai uskup agung setelah divonis bersalah pada Selasa (3/7/2018) tetapi tidak mengundurkan diri. Namun Vatikan belum berkomentar terkait kasus ini.

Baru-baru ini, ribuan imam Katolik dituduh melakukan pelecehan seksual pada remaja selama puluhan tahun, dan para imam lainnya dituduh telah membantu para pedofil lolos tanpa cedera.

Pada 2014, Paus Fransiskus telah membentuk komisi khusus Vatikan untuk mengatasi masalah pelecehan terhadap anak. []

SUMBER: PRESSTV,  Islampos.

"Aplikasi Goblok" Tik Tok Resmi Diblokir Kemkominfo

"Aplikasi Goblok" Tik Tok Resmi Diblokir Kemkominfo

10Berita, JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) resmi memblokir domain name system (DNS) Tik Tok. Tik Tok merupakan sebuah platform berbagi video singkat lipsync yang bisa dikreasikan dengan berbagai latar lagu.

Layanan Tik Tok kini bisa dibilang populer di Indonesia, terutama di kalangan anak muda. Aplikasi tersebut memiliki konsep serupa Musically, yakni aplikasi lipsync yang juga pernah booming tahun lalu. Penggunanya  terutama anak-anak muda.

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyatakan alasan Kominfo memblokir aplikasi Tik Tok adalah karena terdapat banyak konten negatif di platform tersebut.

“Banyak kontennya yang negatif, terutama bagi anak-anak,” ujarnya sebagaimana dilansir CNNIndonesia.com, Selasa (3/7/2018).

“Ada yang tidak senonoh, tidak mendidik, pokoknya tidak pantas untuk anak-anak,” tandasnya.

Rudiantara mengungkapkan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA) dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), mengingat banyak pengguna aplikasi Tik Tok adalah anak-anak.

Selama sebulan terakhir, Kemenkominfo telah mengawasi Tik Tok dan menerima laporan dari masyarakat sebanyak 2.853 laporan.

Di samping itu, terdapat juga sejumlah petisi di situs change.org yang meminta Kemenkominfo untuk memblokir Tik Tok. Petisi memiliki sekitar 124 ribu pendukung, dan masih terus bertambah.

Situs change.org memuat sebuah petisi yang berisi permohonan kepada Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara agar memblokir aplikasi Tik Tok.

Pembuat petisi berjudul “Blokir Aplikasi Tik Tok”, Agustiawan Imron, mengatakan bahwa platform tersebut menimbulkan masalah bagi banyak orang.

“Semakin lama, aplikasi Tik Tok lebih terlihat sebagai aplikasi untuk menyalurkan kebodohan banyak kalangan. Contohnya: Video Tik Tok anak-anak yang joget (maaf) dan bahkan sampai ke video pornografi. Bahkan yang terbaru adalah tiktok menjadikan sholat/ibadah sebagai alat hiburan,” tulisnya dalam penjelasan petisi tersebut.

Aplikasi Tik Tok besutan Tiongkok ini, beberapa waktu lalu sempat disindir sebagai “aplikasi goblok”.

Saat pengguna mengetik kata “aplikasi goblok” dalam pencarian Google Play, aplikasi Tik Tok muncul di deretan paling atas.

(ameera/)

Sumber :arrahmah.com

Kata Menkeu, Kenaikan BBM Murni Dari Pertamina ?

Kata Menkeu, Kenaikan BBM Murni Dari Pertamina ?

10Berita – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (SMI) irit bicara soal kenaikan harga BBM berjenis Pertamax.

Menurut Sri kebijakan tersebut merupakan ranah dari PT Pertamina dan bukan kebijakan pemerintah.

“Kenaikan BBM Itu kan corporate ya, yang dilakukan Pertamina,” katanya usai rapat dengan komisi XI, di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (2/7) malam.

PT Pertamina (Persero) telah menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi jenis Pertamax pada Minggu (1/7). Harga Pertamax naik Rp 600 menjadi Rp 9.500 per liter. Kemudian harga Pertamax Turbo naik Rp 600 menjadi Rp 10.700 per liter. Sedangkan harga Pertamina Dex naik Rp 500 menjadi Rp 10.500 per liter dan harga Dexlite naik Rp 900 menjadi Rp 9.000 per liter.

Perlu diketahui bahwa Sri Mulyani pernah mengatakan bahwa harga BBM tidak akan mengalami kenaikan sepanjang 2018 karena didasari oleh asumsi APBN. Ia juga pernah mensinyalir bahwa kenaikan BBM terjadi pada 2019 dengan mempertimbangkan kenaikan harga berbagai komoditas terutama harga minyak mentah dunia.

Namun Sri tidak memungkiri bahwa fluktuasi harga minyak dunia menjadi ancaman bagi perekonomian Indonesia. Di satu sisi harga bbm yang dilarang naik hingga 2019 bakal menambah beban negara.

Di sisi lain jika tidak dilakukan kebijakan penyesuaian harga BBM dan listrik, maka akan memberikan tekanan terhadap fiskal maupun keuangan BUMN dan menciptakan distorsi ekonomi yang berdampak negatif bagi perekonomian jangka panjang.

Menanggapi hal tersebut, pengamat ekonomi konstitusi Defiyan Cori menilai tak aneh jika Sri ingkar janji.

Menurutnya postur APBN yang dirancang melalui pendekatan defisit serta harga minyak mentah dunia yang didasarkan pada harga keekonomian dunia yang berpatokan pada kurs dolar AS sangat tidak mungkin menghindari terjadinya fluktuasi pada harga BBM.

Selama keuangan negara sebagian masih tergantung dari hasil penerimaan minyak, gas dan pembayaran cicilan utang luar negeri yang mengacu pada perkembangan perubahan kurs dolar AS, maka anggaran negara akan terus berpotensi defisit.

“Potensi defisitnya posisi anggaran negara akan semakin besar karena dolar harus disediakan dengan jumlah yang lebih besar dari rupiah,” ujar Defiyan Cori saat dihubungi, Senin (2/7). (rmol)

Sumber : Eramuslim 

Merasa Dibohongi Janji Kampanye, SBSI Gugat Jokowi

Merasa Dibohongi Janji Kampanye, SBSI Gugat Jokowi

Foto: SBSI News

10Berita  – Presiden Jokowi telah ingkar janji dalam mewujudkan welfarestate (negara yang sejahtera) sebagaimana dinyatakan mantan Walikota Solo itu ketika membuat komitmen politik dengan Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) di era kampanye Pilpres 2014 lalu.

Wakil Ketua Federasi Bank, Keuangan dan Niaga Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (FBKN SBSI), Jacob Ereste menyatakan, buruh Indonesia menggugat Presiden Jokowi lantaran tak memenuhi janjinya.

“Selaku aktivis buruh, saya berpendapat sama dengan Ketua Umum SBSI Profesor DR. Muchtar Pakpahan yang menyimpulkan bahwa Presiden Joko Widodo tidak konsisten pada janjinya hendak mewujukan walfarestate, yaitu negara yang sejahtera,” tutur Jacob dalam keterangannya.

Jacob menuturkan, janji tentang walfarestate itu dinyatakan Joko Widodo di Kongres SBSI tahun 2014 menjelang kampanye Pemilihan Presiden.

“Kesaksian ini perlu diungkap agar sejumlah aktivis buruh Indonesia, terutama bagi SBSI, supaya paham,” ujarnya.

Masalah yang tak kalah krusial bagi buruh, menurut dia, termasuk janji yang diingkari Jokowi adalah pelaksanakan pasal 1 ayat 3 dan juga pasal 27 ayat 2 UUD 1945.

“Itu salah satu masalah krusial bagi buruh menurut Prof Muchtar Pakpahan,” ujarnya.

Yang spesifik lagi bagi buruh, menurut dia, janji yang diingkari Jokowi dalam tiga hal utama, yakni, pertama, mengangkat Menaker yang tidak tahu masalah buruh. Dua, malah mengeluarkan PP 78 tahun 2015 tentang pengupahan, dan ketiga, menerbitkan Perpres No. 20 tahun 2018 yang mempermudah masuknya tenaga kerja asing (TKA) khususnya dari Tiongkok yang membanjir di pelosok negeri.

Jacob juga menyampaikan, dalam banyak sepak terjang Jokowi, mencoba mengkarangkeng buruh lewat pendekatan politis, dan menjinakkannya, untuk selanjutnya tetap dilupakan. Peran politik buruh seperti itu, menurut Jacob, akan merusak perjuangan buruh untuk mewujudkan kesejahteraannya.

“Ada pihak yang menjadi gerah dan resah oleh pernyataan Ketua Umum SBSI tersebut, karena statemen terbuka ketua umum SBSI ini akan merusak jalinan yang telah terbangun antara instansi buruh dengan barisan pendukung Jokowi,” tuturnya.

Perlu diingatkan, masih kata Jacob, dengan beberapa serikat buruh ada kesepakatan -meski tidak tertulis- mengenai kerja sama untuk menggalang kekuatan pada Pilkada, Pileg maupun Pilpres, sejak tahun 2017 dan seterusnya agar bisa menang. (jj/)

Sumber :rakyatmerdeka