OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Sabtu, 14 Juli 2018

Jangan Disepelekan, Ini 7 Tanda Orang Terkena Penyakit Diabetes yang Jarang Disadari

Jangan Disepelekan, Ini 7 Tanda Orang Terkena Penyakit Diabetes yang Jarang Disadari

10Berita, Diabetes adalah penyakit yang dikarenakan tubuh tidak bisa menghasilkan insulin (hormon pengatur gula darah) sesuai dengan kebutuhan tubuh. Diabetes sendiri dibedakan menjadi 2 yaitu tipe 1 dan tipe 2.

Bahaya penyakit ini tak main-main, mulai dari kerusakan sistem syaraf, amputasi hingga paling parah kematian yang diakibatkan komplikasi.

Sebagai penyakit yang berbahaya, banyak orang yang masih menganggap remeh diabetes.

Data dari Federasi Diabetes Internasional menyebutkan bahwa di tahun 2015 penderita diabetes di Indonesia mencapai 10 juta orang.

Namun, separuh lebih dari mereka tidak menyadari kondisi tersebut. Tanda-tanda orang terkena diabetes memang jarang disadari.

Hal itulah yang membuat orang-orang yang terkena diabetes terlambat untuk menanganinya.

Agar penyakit ini dapat dicegah, berikut ini ada 7 tanda penyakit diabetes yang dilansir dari Health (8/2/2018).

1. Sering Buang Air Kecil
Tanpa insulin, gula terakumulasi dalam aliran darah. Ginjal yang biasanya menyerap kembali gula menjadi kewalahan.

Akibatnya orang-orang yang menderita diabetes menjadi lebih sering buang air kecil.

2. Gampang Haus
Rasa haus yang berlebih diakibatkan buang air yang terlalu sering. Jika tidak disadari, orang yang menderita diabetes akan terkena dehidrasi.

Dehidrasi membuat diabetes semakin parah karena kadar gula darah naik.

3. Berat Badan Turun
Akibat insulin tidak memadai, karbohidrat dalam tubuh cepat terserap. Hal ini membuat penderita diabetes mudah turun berat badannya.

Sebanyak apapun makannya jika hormon insulin tidak normal, berat badan seseorang mudah turun secara drastis.

4. Mudah Lelah
Penderita diabetes biasanya mudah merasa lelah. Hal ini dikarenakan efek dehidrasi dan kekurangan energi akibat kurangnya insulin dalam tubuh.

5. Bau Buah
Diabetes sering disebut dengan kencing manis. Hal ini karena kencing dan bau nafas penderita diabetes berbau seperti buah.

Bau tersebut berasal dari produksi keton yang biasanya dimiliki penderita diabetes.

6. Sakit Perut
Nyeri pada perut adalah salah satu tanda orang terkena diabetes. Nyeri tersebut berasal dari keton dalam darah yang meningkat.

7. Pandangan Kabur
Tingkat glukosa yang tinggi mebuat cairan di mata bocor ke lensa. Hal ini mebuat lensa mebengkak dan menyebabkan penglihatan kabur.

Jika tidak ditangani, penderita diabetes bisa mengalami kebutaan.

Sumber: tribunjualbeli.com

Karir Meteor Menantu Hendropriyono di Era Jokowi, Andika Perkasa Kini Jadi Pangkostrad

Karir Meteor Menantu Hendropriyono di Era Jokowi, Andika Perkasa Kini Jadi Pangkostrad


10Berita, Letjen Andika Perkasa dipromosikan menjabat Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad). Andika menggantikan Letjen Agus Kriswanto yang dimutasi sebagai Pati Mabes TNI AD dalam rangka pensiun.

Pergantian tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/673/VII 2018 tanggal 13 Juli 2018 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI.

Sepak terjang karier menantu mantan Kepala BIN AM Hendropriyono itu semakin cemerlang di era Presiden Jokowi.

- Di era Presiden Jokowi, Brigadir Jenderal Andika Perkasa dipromosikan menjadi Komandan Paspampres. Dengan jabatan baru ini, ia juga mendapatkan kenaikan pangkat menjadi Mayor Jenderal.

Lulusan Akademi Militer 1987 ini resmi bertugas pada 23 Oktober 2014, tiga hari setelah pelantikan Joko Widodo sebagai Presiden Republik Indonesia 2014-2019. Dia mengemban jabatan itu setelah Panglima TNI Jenderal Moeldoko menerbitkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/760/X/2014 tertanggal 14 Oktober 2014. (Moeldoko sekarang jadi orang penting Istana)

- Tak sampai di situ, Andika kemudian diangkat menjadi Komandan Kodiklat TNI-AD pada 15 Januari 2018. Pada jabatan baru ini, pangkatnya sekaligus naik menjadi Letnan Jenderal.

Pada awal Januari 2018, TNI kembali memutasi sejumlah perwiranya. Jumlah perwira yang terkena mutasi relatif tidak besar dibanding mutasi-mutasi sebelumnya. Meski kecil dari segi kuantitas, tetapi mutasi kali ini tetap penting untuk dicatat karena dua entri yang menyertainya, yakni promosi bagi Mayjen TNI Andika Perkasa (Akmil 1987) dan pergantian Panglima Kostrad.

Kalangan TNI secara verbal selalu menghindari alasan politis dalam promosi seorang perwira. Namun kini argumentasi tersebut sedikit goyah sehubungan promosi Mayjen Andika Perkasa. Pada jabatan yang baru, yakni Komandan Kodiklat AD, pangkat Andika akan naik menjadi letnan jenderal (letjen). Dengan demikian Andika akan menjadi perwira paling senior di generasinya. Bahkan pada Akmil angkatan 1985, belum ada lagi yang mencapai pangkat setinggi itu setelah Letjen Edy Rahmayadi resmi pensiun (dini).

Tidak bisa tidak, publik akan selalu menghubungkan promosi Andika dengan faktor kekerabatan. Ia menantu Hendropriyono (Akmil 1967), figur purnawirawan yang masuk "inner circle" Presiden Jokowi dan kebetulan juga Komandan Kodiklat AD pertama. Pandangan seperti itu tak bisa dihindari karena di era Jokowi ini karier Andika melesat bak meteor. Sementara di era presiden sebelumnya, nama Andika nyaris tak terdengar.

(Saat Pilpres 2014)

Penjelasan singkat bisa diberikan sebagai berikut. Seorang kolonel (khususnya matra darat), bila sudah pernah mengikuti pendidikan setingkat Seskoad, Sesko TNI, dan kemudian sempat menjadi Danrem, sudah memenuhi syarat untuk menjadi jenderal, dan sejatinya tinggal menunggu waktu saja untuk masuk jajaran perwira tinggi (brigjen).

Cuma masalahnya, promosi seperti itu tidak bisa berjalan secara otomatis, mengingat pos untuk brigjen sangat terbatas, tidak sebanding jumlah kolonel yang ada.

Itulah sebabnya di lingkungan TNI sudah biasa dengan fenomena “nasib baik”, karena memang begitulah adanya. Bila seorang perwira dipromosikan karena faktor "nasib baik," segenap koleganya bakal memahami dan jarang sekali muncul protes, karena itu sudah jadi kewajaran. Dan salah satu perwira yang beruntung hari ini adalah Andika Perkasa, setelah sebelumnya Marsekal Hadi Tjahjanto, yang diketahui memiliki hubungan pribadi sangat dekat dengan Presiden Jokowi.

- Sekitar enam bulan kemudian, pada 13 Juli 2018, Andika kembali mendapatkan promosi. Ia diamanahi untuk menjabat Pangkostrad.

2012 waktu saya Diklat Bela Negara di Rindam Jaya, Dan Rindam adalah Kolonel Andika. Dalam 6 thn sudah Letjen⭐⭐⭐. Jd rata2 dlm 2 tahun naik pangkat. Tahun depan bisa jd KSAD nih. Thn depannya lg Panglima TNI 😁 Emang ya kesuksesan itu memerlukan jaringan yg oke 😁

— Muhammad Abror (@AbrorM) 14 Juli 2018


___
*Referensi:
- https://kumparan.com/@kumparannews/sepak-terjang-letjen-andika-perkasa-jadi-pangkostad-27431110790545424
- https://tirto.id/jalan-terjal-andika-perkasa-menantu-hendropriyono-ke-kursi-ksad-cCW4
- https://nasional.tempo.co/read/614707/siapa-andika-perkasa-komandan-paspampres-jokowi
- https://id.wikipedia.org/wiki/Andika_Perkasa

Roy Sindir Media Mainstream Memberitakan Kinerja Pemerintahan Jokowi

Roy Sindir Media Mainstream Memberitakan Kinerja Pemerintahan Jokowi


10Berita, Politisi Demokrat, Roy Suryo mengkritisi pemerintahan Joko Widodo yang dianggapnya kadang tidak melihat kenyataan dalam menghadapi keadaan. Bahkan soal macet saja menurut Roy, pemerintah seakan menutupinya dengan berita-berita yang sebetulnya tidak sesuai fakta.

“Realistis jika dilihat di lapangan. Misal macet. Lihatlah faktanya. Saya mengalaminya sendiri. Macet,” katanya, belum lama ini, di Jakarta.

Tidak hanya macet yang menurut Roy pemerintah terkesan tidak akui kemacetan saat mudik lalu, melainkan juga terkait lemahnya Rupiah dan kenaikkan BBM.

“Pun terkait dolar. Bahkan muncul meme BBM naik. Walaupun yang naik bukan BBM bukan subsidi. Pemerintah realitas saja,” katanya lagi menekankan.

Tidak hanya pemerintah, media mainstream pun menurut Roy terkesan berperan terhadap pemberitaan yang tak sesuai fakta di lapangan terkait macet maupun lainnya.

“Saya melihat di media tidak sesuai dengan faktanya. Bahkan media keluarkan berita yang lucu-lucu. Kita bicara pangan naik tapi malah wisata yang ditampilkan,” tutupnya kritis.

Sumber : voa-islam.com

Jika Tolak Program Jokowi 6 Ruas Tol Dalam Kota, Anies Terancam Diberhentikan

Jika Tolak Program Jokowi 6 Ruas Tol Dalam Kota, Anies Terancam Diberhentikan


10Berita, JAKARTA - Janji Anies Baswedan saat pilgub DKI untuk menghentikan pembangunan enam ruas jalan tol dalam kota Jakarta 'ditelikung' pemerintah pusat.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan angkat suara perihal berlanjutnya proyek pembangunan enam ruas jalan tol dalam kota.

Menurutnya, proyek tersebut terus berjalan karena diambil oleh pemerintah pusat, bukan lagi dipegang oleh Pemprov DKI.

"Proyek ini diambil alih oleh pemerintah pusat melalui Perpres Perubahan Nomor 58 tahun 2017," kata Anies di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (13/7/2018), seperti dikutip CNNIndonesia.

Anies mengakui dalam kampanye saat mencalonkan diri sebagai gubernur, dirinya memang menginginkan penghentian proyek enam ruas jalan tol tersebut.

Kemudian, kata Anies masa kampanye selesai pada 15 April 2017, dan hasil pilkada memastikan dirinya menang. Namun Anies baru dilantik mejadi Gubernur DKI pada 16 Oktober 2017.

Sementara, Pemerintah pusat mengambil alih proyek tersebut lewat Perpres yang ditandatangani Presiden Joko Widodo pada 15 Juni 2017.

Perpres tersebut merupakan perubahan atas Perpres Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional. Dengan perubahan Perpres itu, ada 55 proyek baru yang masuk dalam proyek strategis nasional, termasuk proyek enam ruas tol dalam kota.

Jika Anies Baswedan ngotot untuk menolak proyek enam ruas tol dalam kota Jakarta, maka sebagai Kepala Daerah Anies terancam sangsi diberhentikan.

Hal ini berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 Tahun 2017 tentang Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah.

Dalam pasal 36-37 PP 12/2017 ini termaktub:

Pasal 36
(1) Kepala daerah, wakil kepala daerah, anggota DPRD, dan daerah yang melakukan pelanggaran
administratif dalam penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dijatuhi sanksi administratif.
(2) Pelanggaran administratif sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri atas:
a. kepala daerah dan/atau wakil kepala daerah tidak melaksanakan program strategis nasional;

Pasal 37
(4) Sanksi administratif sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri atas:
a. teguran tertulis;
b. tidak dibayarkan hak keuangan selama 3 (tiga) bulan;
c. tidak dibayarkan hak keuangan selama 6 (enam) bulan;
d. penundaan evaluasi rancangan peraturan daerah;
e. pengambilalihan kewenangan perizinan;
f. penundaan atau pemotongan dana alokasi umum dan/atau dana bagi hasil;
g. mengikuti program pembinaan khusus pendalaman bidang pemerintahan;
h. pemberhentian sementara selama 3 (tiga) bulan; dan/atau
i. pemberhentian.

Link: http://ditjenpp.kemenkumham.go.id/arsip/ln/2017/pp12-2017bt.pdf

Atas hal ini, aktivis perkotaan Elisa Sutanudjaja mengecam Presiden Jokowi.

"Saya tahu resiko Pak @aniesbaswedan jika TIDAK melaksanakan Proyek Strategis Nasional seperti 6 ruas tol dalam kota itu besar. Bahkan bisa DIBERHENTIKAN jika menurut PP 12/2017 (Pasal 36-37). Serius ini Pak @Jokowi? Walaupun PSN nya sangat merugikan warga Jakarta," ujar Elisa melalui akun twitternya (@elisa_jkt).

Elisa Sutanudjaja adalah aktivis yang selama ini getol menolak 6 ruas tol dalam kota Jakarta.

Saat masa kampanye Pilkada DKI 2017 lalu, Anies menulis di akun twiter resminya soal komitmen untuk tidak meneruskan proyek enam ruas tol dalam kota yang ada sejak zaman mantan Gubernur Fauzi Bowo.

"Mempercepat pembangunan tol lingkar luar, dan tidak membangun 6 ruas tol dalam kota yang akan menambah macet di Jakarta #TransportasiB3ersama," kata Anies pada 24 November 2016.

Namun setelah jadi Gubernur, proyek tol dalam kota itu diambil alih pemerintah pusat dan dilanjutkan. Kalau Anies ngotot menolak, maka dia terancam diberhentikan.

Padahal, kata Elisa, waktu Pilgub DKI 2012 Jokowi berjanji akan menghentikan proyek 6 ruas tol dalam kota yang dilakukan era gubernur Fauzi Bowo. Namun, setelah Jokowi jadi Presiden (yang punya power besar dan menentukan) bukannya dihentikan malah proyek 6 ruas tol dalam kota itu diambil alih pusat dan dilanjutkan.

INILAH SALAH SATU KONDISI "DARURAT" MENGAPA ANIES HARUS DAN WAJIB MAJU PILPRES 2019 SEBAGAI CAPRES... UNTUK MENUNTASKAN JANJI-JANJINYA YANG DIHAMBAT PEMERINTAH PUSAT.

— Anies Baswedan (@aniesbaswedan) 24 November 2016

#6ruastoldalkot memang sudah dijadikan Proyek Strategis Nasional oleh @jokowi padahal dulu saat beliau kampanye Pilgub DKI 2012 janji membatalkannya.
Keterusan deh malah difixkan di nasional.

— Elisa Sutanudjaja (@elisa_jkt) 13 Juli 2018

— Elisa Sutanudjaja (@elisa_jkt) 13 Juli 2018

Perpres PSN sdh ada sjk 2016.

PP 12 tahun 2017 ttg Pembinaan & Pengawasan Pemda keluar sblm 2 minggu sblm pencoblosan. Ini sesungguhnya jd pertanyaan saya, cederai otonomi daerah gak sih? Otoriter banget isinya terkait PSN.

dampak dr 2 itu bkn cuma Jakarta, tp banyak daerah. https://t.co/r8xGYkmZpc

— Elisa Sutanudjaja (@elisa_jkt) 13 Juli 2018

Semua proyek yang merusak alam dan lingkungan di ambil pemerintah pusat. Sudah pada gila sama UANG !!! Kagak pada mikir kehidupan manusia untuk melestarikan planet Bumi untuk anak cucu manusia. Pemerintahan Jokowo Sakit Jiwa ! https://t.co/5QDuqi7ti4

— Caleg Idaman (@TopeRendusara) 13 Juli 2018


Sumber : PORTAL ISLAM

Euforia atas Divestasi Saham Freeport itu Semu, INI REALITANYA...

Euforia atas Divestasi Saham Freeport itu Semu, INI REALITANYA...


Divestasi Saham Freeport Bukan Jawaban bagi Keselamatan Rakyat dan Lingkungan

Catatan oleh: JATAM (Jaringan Advokasi Tambang)

Holding industri pertambangan PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum), Freeport-McMoRan Inc. (FCX), dan Rio Tinto (Perusahaan Pertambangan Inggris) dikabarkan telah melakukan penandatanganan Pokok-Pokok Perjanjian (Head of Agreement) terkait penjualan saham FCX dan hak partisipasi Rio Tinto di PT Freeport Indonesia (PT FI) ke INALUM pada Kamis, 12 Juli 2018 kemarin.

Divestasi ini merupakan kabar istimewa bagi elit di Jakarta dan segelintir lagi di Papua, tetapi bukan kabar baik bagi keselamatan rakyat dan lingkungan hidup di Papua yang sudah dan sedang ‘dijajah’ PT Freeport Indonesia. Kesepakatan ini juga baru sebatas pada kemungkinan pemerintah Indonesia untuk memiliki 51% saham PT Freeport Indonesia, bukan kedaulatan (Pemerintah) Indonesia untuk dengan mudah mengatur Freeport agar taat dan patuh pada hukum dan peraturan yang berlaku, seperti yang terjadi selama ini.

Mengingat, jika merujuk Kontrak Karya (KK) PT FI dan Undang-Undang Mineral dan Batubara No 4 Tahun 2009, kewajiban divestasi saham 51% kepada peserta Indonesia (Pemerintah, Pemerintah Daerah, BUMN/BUMN/D, atau swasta nasional), itu mestinya sudah dilakukan pada 2011 lalu atau 20 tahun setelah kontrak karya  kedua (1991) ditanda-tangani seperti yang tertulis di Pasal 24, ayat 2 (b). Karena itu divestasi bukanlah hal yang baru, apalagi untuk disebut prestasi dari Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang sedang berkuasa, bahkan rentan menjadi komoditas politik rezim dan oposisi untuk menangguk dukungan publik di tahun politik ini.

Catatan JATAM, sejumlah divestasi di Indonesia kerap gagal dan justru hanya ditunggangi dan menguntungkan oligarki dan mafia pertambangan belaka. Seperti yang terjadi pada divestasi saham pertambangan PT. Kaltim Prima Coal (KPC) di Kalimantan Timur dan PT. Newmont Nusa Tenggara (sekarang berubah nama menjadi AMMAN) di Nusa Tenggara Barat. Dalam kasus  korupsi divestasi saham KPC, pemerintah nasional dan daerah kehilangan kesempatan mendapatkan saham divestasi dan kerugian negara mencapai 63 juta USD atau 576 miliar rupiah dan lingkaran korupsinya melibatkan gubernur hingga bupati di Kalimatan Timur. Begitu juga dalam kasus PT. AMMAN, pemegang kontrak karya generasi keempat yang menambang Konsentrat Tembaga, Emas, dan Perak ini sedang dililit juga dengan kasus kegagalan divestasi saham yang diduga terlilit korupsi yang merugikan negara 237 juta USD, dalam kasus divestasi 24 persen sahamnya.

Kedua kasus ini mencerminkan divestasi menjadi arena bancakan para elit dan hanya menguntungkan pihak swasta, yakni Bumi Resources, PT Multi Capital, dan Oligarki atau Mafia Tambang di daerah belaka. Dana melalui BUMN maupun barisan perbankan nasional yang akan digunakan untuk membeli saham divestasi justru akan menyedot dan memanfaatkan dana publik yang ujung-ujungnya hanya pesta korupsi para elit.

Bagi JATAM, kasus Freeport sesungguhnya merupakan potret nyata, soal bagaimana sebuah kebijakan Negara dengan mudah bisa dinegosiasikan oleh korporasi.

Freeport dengan gampang bisa mendesak pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) No 1 Tahun 2014 untuk memberikan toleransi pengunduran kewajiban pengolahan dan pemurnian melalui pembangunan smelter. PP ini dibuat dengan melanggar batas waktu akhir kewajiban melakukan pengolahan dan pemurnian melalui pembangunan smelter pada tahun 2014 yang diwajibkan undang-undang No 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara (Minerba). Tentu saja ini kado indah bagi Freeport yang tak mau merogoh kantung lebih banyak untuk melakukan pemurnian komoditas di dalam Negeri.

Freeport juga mampu membuat pemerintah kehilangan akal sehat dengan mengubah sendiri Peraturan Menteri ESDM No 11/2014 tentang Ketentuan Ekspor Produk Pertambangan. Dalam pasal 13 Permen ini, rekomendasi ekspor diberikan apabila pembangunan smelter telah mencapai kondisi 60 persen. Namun dalam perkembangannya, Pemerintah menghapus Permen ESDM Nomor 11/2014 dengan mengeluarkan Permen ESDM Nomor 5 Tahun 2016. Permen ESDM ini memberikan lagi pengecualian, diskon jika kualifikasi fisik smelter belum memenuhi target. Itu sebabnya, kemajuan pembangunan smelter Freeport Indonesia di Gresik hanya 2,4 persen, namun perpanjangan rekomendasi ekspor konsentrat Freeport tetap terus diberikan.

JATAM mencatat, pelanggaran undang-undang di atas yang dilakukan Freeport dan Pemerintah sudah delapan kali jumlahnya, dan rekomendasi ekspor yang dikeluarkan tersebut memberikan keleluasaan bagi Freeport untuk tetap melakukan ekspor bahan tambang mentah ke luar Negeri, melalui delapan kali perpanjangan rekomendasi ekspor yang diperoleh selama 2014-2018.

Sementara urusan keselamatan rakyat dan lingkungan hidup, divestasi saham bukanlah jawaban, bahkan perundingan mengenai kepastian divestasi dan perpanjangan operasi ini sama sekali tidak mempertimbangkan aspek keselamatan rakyat dan lingkungan hidup.

Selain itu, JATAM juga mencatat sejumlah pelanggaran lingkungan hidup mulai dari ditemukannya 22 kegiatan dan operasi PT Freeport melanggar Amdal, beberapa temuan itu misalnya perluasan ukuran tambang terbuka grasberg dari 410 hektar menjadi 584 hektar, perluasan ini tak dicantumkan di AMDAL.

Overburden atau lapisan tanah dan batu yang dibongkar sudah melewati batas maksimum AMDAL dari batas yang ditentukan hanya 2,67 miliar ton menjadi 2,80 miliar ton. Operasi dan pembangunan fasilitas tambang bawah tanah yang tanpa izin AMDAL hingga kegiatan tanggul penahan tailing diluar AMDAL.

Freeport juga menjadikan sungai sebagai tempat membuang limbah beracun (merkuri dan sianida). Lima sungai yaitu sungai Aghawagon, Otomona, Ajkwa, Minajerwi, dan Aimoe telah menjadi tempat pengendapan tailing tambang. Sungai Ajkwa di Mimika bahkan telah menjadi tempat pembuangan limbah tailing selama 28 tahun, sejak 1988 hingga 2016 lalu. Hingga tahun 2016 saja, areal kerusakan dan pendangkalan karena tailing sudah sampai ke laut.

Laporan Hasil Pemeriksaan Dengan Tujuan Tertentu (PDTT) BPK pun menyebutkan Freeport memiliki masalah dalam penggunaan kawasan hutan lindung seluas minimal 4.535 hektar tanpa Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan ( IPPKH) dalam operasi produksinya. temuan BPK juga menyebutkan kerugian negara mencapai 185 triliun rupiah.

Karena itu dapat disimpulkan bahwa kita sedang dipertontonkan praktik bisnis as usual, atau praktik berbisnis biasa antara pemerintah Indonesia dengan PT Freeport Indonesia, keduanya tidak menjawab dan menyelesaikan deretan pelanggaran hukum apalagi menyelesaikan masalah keselamatan rakyat dan lingkungan hidup.

Menyetujui divestasi saham sama artinya dengan menyetujui PT Freeport terus berada di Papua dan melanjutkan pembongkaran kekayaaan alam papua yang tidak ubahnya seperti penjajahan, mengingat sejak Kontrak Karya pertama tahun 1967 ditanda-tangani, penambangan dan kehadiran PT Freeport tanpa persetujuan dari masyarakat selaku pemilik sah sumberdaya alam di Papua.

Kehadiran Freeport telah mendorong eskalasi kekerasan terhadap rakyat Papua, penggusuran kampung dan penangkapan sewenang-wenang, serta penghancuran lingkungan hidup yang massif. Jelas bahwa kesejahteraan yang selama ini diklaim telah dihadirkan oleh Freeport adalah omong kosong, kesejahteraan semu belaka. Mempertahankan operasi Freeport justru merugikan dan mewariskan kerusakan tak terkendali dan tak terpulihkan.

Karena itu, dengan akal sehat, mempertahankan operasi Freeport adalah kesalahan. Pemerintah harus mengambil langkah menutup, bukan mengeluarkan IUPK baru atau melakukan divestasi yang hanya merupakan proses back to business saja, yang terjadi hanyalah aktivitas bisnis jual beli saham, sekedar perubahan komposisi dan konsolidasi aktor baru belaka. Sudah saatnya Pemerintah menghentikan dan menutup operasi pertambangan Freeport di Papua, karena selain tak pernah menguntungkan apalagi menyejahterakan, pemberian Kontrak Karya kala itu dilakukan tanpa persetujuan rakyat Papua yang sejak 1967 telah diperjualbelikan secara sepihak dan sewenang-wenang dengan Freeport.

Harus ada proses penegakan hukum atas pelanggaran undang-undang dan pelanggaran HAM yang selama ini telah dilakukan, Freeport pun harus dituntut melakukan pemulihan atas kerusakan alam yang ditimbulkan selama 51 tahun beroperasi di Papua. Indonesia Mampu Sejahtera Tanpa Tambang Freeport.

Lampiran:

Lampiran Foto Google Satellite dari 1988 – 2016, melalui image landsat coppernicus, Overlay oleh GIS JATAM, silahkan klik DISINI

Narahubung:

Melky Nahar – 081319789181

Merah Johanysah – 081347882228

Ki Bagus Hadi Kusuma – 085781915822

__
*Sumber: http://www.jatam.org/2018/07/13/divestasi-saham-freeport-bukan-jawaban-bagi-keselamatan-rakyat-dan-lingkungan/

Pendukung Jokowi Denny Siregar FITNAH Gerakan #2019GantiPresiden Dengan TERORISME, Ini Klarifikasi Keluarga

Pendukung Jokowi Denny Siregar FITNAH Gerakan #2019GantiPresiden Dengan TERORISME, Ini Klarifikasi Keluarga


10Berita, Aktivis media sosial, Denny Siregar baru-baru ini menyebarkan informasi lewat media sosial yang mengaitkan Ustadz Abu Jibril dengan gerakan Presidium #2019GantiPresiden dan Al Qaeda. Kabar tersebut kemudian diklarifikasi oleh pihak keluarga Ustadz Abu Jibril.

Sebelumnya, aktivis pendukung Jokowi, Denny Siregar melalui akun Facebook pribadinya mengunggah status berjudul "ABU JIBRIL & TERORISME". Postingan itu diikuti dengan keterangan yang menyebut nama itu terkait dengan radikalisme dan terorisme.

Tak hanya itu, dia juga menyebut nama Muhammad Jibriel Abdul Rahman dan situs arrahmah.com dalam unggahan tersebut. Dalam status yang sama akun Denny Siregar itu menyertakan gambar Maklumat Presidium #2019GantiPresiden yang memuat tanda tangan seseorang bernama Ustad Abu Jibriel.

(Postingan Deklarasi Akbar yang menyertakan nama Ustad Abu Jibril Fuad -kiri)

Menanggapi munculnya unggahan di media sosial itu, Muhammad Jibriel Abdul Rahman (putra Ustadz Abu Jibril) dengan tegas menyebutnya sebagai fitnah. “Dipastikan itu palsu dan tidak benar, karena Abu Jibril yang dimaksud (yang terdapat di gambar Maklumat Presidium #2019GantiPresiden) bukan Abu Jibriel Abdul Rahman abah saya tapi Abu Jibril Fuad (orang lain),” ujarnya saat dihubungi Kiblat.net, Kamis (12/07/2018).

“Hal itu tidak benar dan fitnah. Urusannya dia apa mengait-ngaitkan #2019GantiPresiden dan Al Qaeda dengan kami,” imbuh Muhammad Jibriel.

Penegasan: Ustad Abu Jibril Fuad yang terdapat di poster #2019GantiPresiden, itu BUKAN Abu Jibril Abdul Rahman bapaknya Muhammad Jibriel.

(Foto: Ustad Abu Jibril Abdul Rahman, ayahanda dari Muhammad Jibriel)

(Foto: Muhammad Jibriel Abdul Rahman)

Muhammad Jibriel menambahkan unggahan Denny Siregar tersebut tendensius dan disengaja untuk menstigmatisasi dia dan ayahnya. Dia menjelaskan bahwa saat ini ayahnya dalam kondisi yang kurang sehat, sehingga tidak mungkin menyibukkan diri dengan kegiatan semacam gerakan #2019GantiPresiden.

Selain itu, pimpinan arrahmah.com ini menilai unggahan tersebut menunjukkan kebodohan. Menurut Muhammad Jibriel, hal itu semakin menguatkan fakta bahwa selama ini Denny membuat tulisan dan menyebarkan informasi tanpa berdasarkan fakta dan cencerung fitnah. “Ini membuka kedok mereka,” ujar Muhammad Jibriel.

Dengan mengunggah tulisan itu Muhammad Jibriel menilai Denny ingin mengindikasikan bahwa seolah-olah dia paling paham toleransi dan hal-hal yang berkaitan dengan radikalisme dan terorisme. “Padahal yang mereka lakukan ini adalah teror dalam bentuk lain, bentuk dari intoleransi terhadap kelompok di luar dia,” ungkapnya.

Muhammad Jibriel pun menegaskan bahwa tuduhan tak berdasar yang disebar di facebook itu bukanlah fitnah biasa. Dia menyebut unggahan Denny tersebut telah dimuat di situs-situs berbasis Syiah dan liberal. Meski begitu, dia mengaku enggan untuk membuat laporan ke pihak berwajib, meski banyak pihak menyarankan langkah hukum tersbeut.

“Sekarang hal-hal seperti ini sudah banyak terjadi. Kadang ketika melapor ke Polisi pun malah yang melaporkan yang diperiksa,” pungkasnya.

Sumber: Kiblat

Dituntut Juri Agung AS: 12 Intelijen Rusia Diduga Meretas Pemilu Amerika 2016

Dituntut Juri Agung AS: 12 Intelijen Rusia Diduga Meretas Pemilu Amerika 2016

10Berita, WASHINGTON – Juri agung AS pada hari Jumat (13/7/2018) menuntut 12 perwira intelijen Rusia atas dugaan peretasan terkait pemilihan presiden 2016.

Ke-12 orang tersebut diduga bekerja untuk dua unit direktorat intelijen utama Rusia, GRU, menurut dakwaan hampir 30 halaman itu.

Wakil Jaksa Agung Rod Rosenstein mengatakan kepada wartawan bahwa salah satu unit GRU bekerja untuk memperoleh informasi secara ilegal sementara yang lain menyebarkan informasi yang dicuri melalui dua personas online – “Guccifer 2.0” dan “DCLeaks.”

Dakwaan itu termasuk 11 tuduhan kriminal dan tuduhan penyitaan terpisah yang berasal dari peretasan relawan dan karyawan dari kampanye presiden nominasi Demokrat masa lalu Hillary Clinton, serta jaringan komputer Komite Nasional Demokrat (the Democratic National Committee’s-DNC).

“Internet memungkinkan musuh asing untuk menyerang Amerika dengan cara baru dan tak terduga,” kata Rosenstein. “Pemilu yang bebas dan adil adalah perjuangan keras dan kontroversial. Akan selalu ada musuh yang bekerja untuk memperburuk perbedaan dalam negeri dan mencoba untuk membingungkan, memecah, dan menaklukkan kita.”

Dakwaan-dakwaan tersebut adalah yang terbaru sebagai bagian dari penyelidikan yang dilakukan oleh Penasihat Khusus Robert Mueller terhadap dugaan upaya Rusia untuk mempengaruhi pemilihan presiden tahun 2016 yang mendukung Presiden Donald Trump dan kemungkinan kolusi kampanyenya dengan upaya itu.

Dakwaan hari Jumat tersebut tidak menuduh adanya kerja sama antara kampanye Trump dan upaya peretasan yang diduga dilakukan oleh Rusia.

Sebelum pengumuman itu, 20 individu dan tiga perusahaan telah didakwa oleh penyelidikan Mueller, yang telah ditegaskan Trump sebagai “perburuan penyihir.”

Peretasan kampanye Clinton dimulai pada Maret 2016, dan termasuk kampanye sweeping tipuan daring untuk menipu para pekerja kampanye Clinton agar menyerahkan nama pengguna dan kata sandi mereka. Itu diikuti oleh peretasan DNC pada bulan April, menurut surat dakwaan.

Sebuah insiden terpisah pada Juli 2016 melibatkan peretasan informasi pribadi 500.000 pemilih dari dewan pemilihan negara bagian.

Sumber :Jurnal Islam 

Begini Bedanya Sudut Pandang Fotografer Pemula dan Fotografer Profesinal. Yuk Deh Sama-Sama Belajar!

Begini Bedanya Sudut Pandang Fotografer Pemula dan Fotografer Profesinal. Yuk Deh Sama-Sama Belajar!

10Berita, Di era Instagram, semua bisa jadi fotografer. Banyak orang kini menenteng kamera mirrorless, DSLR, drone, bahkan juga hape kamera yang sederhana. Dengan segala kemudahan aplikasi dan filter kamera, kini semua orang sudah bisa jadi fotografer. Hehehe.

Tapi ternyata persoalan fotografer pemula dan profesional ternyata dibedakan oleh sudut pandangnya saja. Bagi fotografer pemula, kadang nggak bisa menemukan sudut yang unik dari sebuah obyek. Bagus sih hasilnya, apalagi kalau sudah pakai fitur bermacam-macam. Namun angle foto dari fotografer pemula biasanya terasa kurang dibanding fotografer profesional. Satu hal yang membedakannya adalah sudut pandang.

Advertisement

Phillip Haumesser, fotografer profesional, menceritakan tentang proses pengambilan fotonya yang brilian. Yuk simak ceritanya seperti dilansir dari Boredpanda.

Sering ia mendapat pertanyaan mengenai pemilihan lokasi pemotretan, Philip Haumesser menegaskan jika keindahan ada di sekitar kita. Nggak perlu jauh-jauh, di sungai dekat rumah pun bisa. Lihat gambar di bawah ini…

keindahan ada di sekitar kita via www.boredpanda.com

Phillip : Buka mata kamu, di sekitarmu ada banyak keindahan. Kamu nggak perlu ke mana-mana. Keindahan tak berada jauh darimu

di bawah pohon aja bisa kok via www.boredpanda.com

Tempat-tempat seperti taman, kebun belakang rumah, sungai tak jauh dari rumah maupun di bawah pohon, bisa memberikan kualitas foto yang bagus asal punya ide dan konsep yang jelas. Nah, kadang fotografer pemula lemah di konsep kreatifnya

di taman pun bisa via www.boredpanda.com

Seringkali pemilihan lokasi jadi salah satu ketakutan yang dialami oleh fotografer pemula. Dulunya, Phillip juga berpikir ia harus mencari lokasi terbaik untuk mengambil gambar dan punya kendali penuh akan tempat tersebut

awalnya ia juga punya kekhawatiran serupa via www.boredpanda.com

Tapi kemudian ia menantang dirinya sendiri untuk memilih lokasi yang tampak biasa-biasa saja. Hal ini akan memaksa ia berpikir kreatif dalam mengambil sudut pengambilan gambar terbaik

harus dipaksa agar pikiran kreatif via www.boredpanda.com

Mulai saat itulah, Phillip berpikir bahwa semua lokasi bisa jadi tempat yang menarik untuk pemotretan asalkan tahu konsep dan angle yang akan diambil. Mantap ya masukan dari Phillip Haumesser

semua lokasi bisa jadi tempat yang oke via www.boredpanda.com

Semua lokasi bisa jadi tempat memotret yang baik, kamu cuma perlu belajar melihatnya dengan baik, ujar Phillip Haumesser

belajar cara melihat sudut pandang yang unik via www.boredpanda.com

Memang semua kembali pada jam terbang juga sih serta perlengkapan yang mumpuni. Namun dasar dari semua itu, kamu perlu belajar menikmati dan melihat sisi lain dari sebuah tempat. Nggak melulu kok foto bagus harus di destinasi wisata. Hehehe. Yuk latihan terus biar bisa segera jadi fotografer profesional!

Sumber :Hipwee 

Tidak ada lemari Tidak masalah, Ini 4 Ide Menarik untuk Merapikan Pakaian Anda

Tidak ada lemari Tidak masalah, Ini 4 Ide Menarik untuk Merapikan Pakaian Anda

Ada beberapa cara yang kreatif dan mudah untuk mengatur dan menyimpan pakaian Anda secara efisien, apa saja ya?

Ilustrasi

10Berita - Kadang-kadang, kita tidak punya pilihan selain tinggal di apartemen kecil yang tidak memiliki banyak ruang lemari atau bahkan idak ada lemari sama sekali.

Ini bisa menjadi masalah ketika Anda mencoba untuk menyingkirkan semua pakaianAnda.

Namun jangan khawatir, ada beberapa cara yang kreatif dan mudah untuk mengatur dan menyimpan pakaian Anda secara efisien.

Dilansir dari Step to Health, berikut ide-ide yang dapat Anda tiru:

1. Menggantungnya di batang logam

Batang Logam

Jika ini memungkinkan, Anda dapat menaruh batang logam di bagian atas dinding.

Kemudian jadikan ia tempat penggantungan baju dari satu sisi ke sisi lain.

Selama Anda menjaga pakaian dengan baik, maka itu dapat menjadi ruang yang menyenangkan.

2. Beli laci plastik

Laci plastik

Laci plastik memiliki harga lumayan murah dan Anda dapat memilih mana yang akan cocok Anda gunakan.

Selain tersedia di pasaran, laci plastik ini juga mudah dipindah-pindah karena memiliki roda.

3. Gunakan tangga portabel

Tangga portabel

Jika Anda memiliki dua tangga portabel di rumah, Anda dapat menggunakannya untuk membuat lemari luar kecil yang murah tanpa menimbulkan keringat.

Tempatkan rak kayu di tangga paling bawah sebagai tempat menyimpan sepatu Anda.

Di bagian atas, tempatkan sebuah batang logam untuk menciptakan ruang menggantung baju Anda.

4. Sumbangkan saja

Menumbangkan baju

Anda juga dapat menyumbangkan baju yang sudah tidak akan Anda pakai lagi untuk menciptakan ruang.

Juga, jika Anda memiliki banyak pakaian yang mirip, maka simpan saja yang paling Anda sukai.

Sumber : Intisari-Online.com

Ini Lho Arti 9 Singkatan yang Ada di STNK, Yuk Perhatikan! Yang Punya STNK, Udah Seharusnya Tahu

Ini Lho Arti 9 Singkatan yang Ada di STNK, Yuk Perhatikan! Yang Punya STNK, Udah Seharusnya Tahu

10Berita, Banyak di antara kita yang mungkin udah bertahun-tahun jadi ‘penakluk’ jalanan alias pengendara kendaraan bermotor. Sehari-harinya berjuang melawan kemacetan atau riuhnya jalanan cuma buat sampai di tempat kerja, kampus, sekolahan, dan lain-lain. Tapi meski udah terbiasa kemana-mana nyetir sendiri, kayaknya masih segelintir dari kita yang beneran paham semua info soal kendaraan kita, mulai dari spesifikasi mesin, sampai masalah perpajakan yang sebetulnya udah tertera di lembar Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

Nah, buat memahami itu semua memang nggak cuma bisa sehari-dua hari. Tapi untuk mengawalinya, mungkin kamu harus paham dulu arti singkatan-singkatan yang tertera di STNK, seperti yang udah Hipwee News & Feature rangkum berikut ini. Yuk, belajar bareng!

1. Di halaman identitas motor, ada istilah ‘Berat KB’. Artinya apa ya?

Berat KB via www.hipwee.com

Advertisement

Berat KB ini artinya Berat Kendaraan Bermotor. Kalau kamu nggak menemukannya di STNK-mu, jangan khawatir, karena berat KB ini memang cuma dicantumkan di STNK angkutan beban, seperti truk dan sejenisnya.

2. Di bagian atas tabel harga pajak, kamu akan menemui tulisan ‘No. Urut’

Nomor urut via www.hipwee.com

Nah, kolom ‘No. Urut‘ ini berisi sederet angka yang menunjukkan nomor urut kendaraan ketika didaftarkan dan dibuat STNK-nya, serta tanggal dan waktu pendaftarannya.

3. Di bawah nomor urut, ada juga ‘No. SKUM’ yang diikuti dengan deretan angka

Nomor SKUM via www.hipwee.com

SKUM kepanjangan dari Surat Kuasa Untuk Menyetor. Nah, 3 digit angka terakhir nomor SKUM ini dipakai untuk menentukan pajak progresif kendaraan tersebut. Apa itu pajak progresif? Pajak progresif adalah pajak yang dikenakan pada kendaraan kedua, ketiga, dan seterusnya dari setiap nama dan alamat yang sama yang tertera di STNK.

Advertisement

Misalnya, kamu punya 3 mobil yang semua STNK-nya pakai nama dan alamatmu. Untuk mobil ke-2 dan ke-3 kamu wajib membayar pajak progresifnya. Makin banyak kendaraan yang dimiliki, makin mahal pajak yang harus dibayar. Pajak progresif diterapkan untuk mengontrol kepemilikan kendaraan bermotor, biar nggak makin macet juga. Nah, misal 3 nomor terakhir di SKUM adalah 002, berarti kendaraan itu kendaraan kedua.

4. Yuk lanjut ya… Setelah nomor SKUM ada yang namanya No. Kohir. Wah, apalagi tuh?

Nomor kohir via www.hipwee.com

Ternyata nomor kohir ini adalah nomor pendaftaran kendaraan baru yang pendataannya dilakukan oleh Polri dan Samsat setempat. Eh, nomor kohir ini nggak cuma ada buat kendaraan bermotor doang lho. Tanah dan pajak pun ada nomor kohirnya.

5. Masuk ke tabel perpajakan, di bagian paling atas ada singkatan BBN-KB. Apa ya kepanjangannya?

BBN-KB via www.hipwee.com

BBN-KB merupakan singkatan dari Bea Balik Nama Kendaraan. Kalau kita baru beli kendaraan, faktur kendaraan dari produsen harus diganti jadi atas nama kita. Atau misalnya kita mau membeli kendaraan bekas, harus dibalik nama jadi milik kita. Dalam kolom BBN-KB ini tertera berapa harga balik namanya.

6. Di bawah BBN-KB, ada lagi singkatan PKB

PKB via www.hipwee.com

Kepanjangan PKB adalah Pajak Kendaraan Bemotor. Makin mahal harga kendaraan kita, makin mahal juga PKB-nya. Besarnya PKB ini adalah 1,5% dari nilai jual kendaraan. Tiap tahun jumlahnya akan menurun karena harga jualnya juga pasti lebih murah. Oh iya, khusus untuk kendaraan tua, besar PKB akan disesuaikan dengan kebijakan pemerintah provinsi setempat.

7. Di baris ke-3 tabel perpajakan tersebut, ada juga SWDKLLJ. Waduh, makhluk apa lagi nih??

SWDKLLJ via www.hipwee.com

SWDKLLJ adalah singkatan dari Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu-Lintas Jalan. Nah setiap tahunnya, kamu juga otomatis membayar iuran yang bisa kamu klaim kalau terjadi hal-hal tidak diinginkan di jalan raya, misalnya kecelakaan. Asuransi kecelakaan ini kalau di Indonesia dikelola oleh perusahaan BUMN Jasa Raharja. Istilah lain SWDKLLJ ini adalah SW-Jasa Raharja.

8. Di bawah SWDKLLJ tertera tulisan ‘Biaya Adm. STNK’ atau ‘Biaya Administrasi STNK’. Buat apa ya?

Biaya adm STNK via www.hipwee.com

Jadi biaya ini adalah biaya pembuatan STNKyang dikelola oleh Polri. Ya, ‘kan kertas, plastik, dan ngeprintnya juga nggak gratis ya~

9. Terakhir ada biaya administrasi TNKB yang juga harus kamu bayar tiap 5 tahun sekali

Biaya adm TNKB via www.hipwee.com

TNKB sendiri adalah singkatan dari Tanda Nomor Kendaraan Bermotor, atau yang biasa kita sebut pelat nomor. Dalam tabel tersebut tertera berapa biaya yang perlu kamu keluarkan untuk mencetak pelat nomor setiap 5 tahun sekali. Selain ganti pelat, tiap 5 tahun kita juga akan melakukan cek ulang fisik kendaraan, seperti nomor rangka dan nomor mesin.

Ternyata banyak juga ya biaya yang perlu kita siapkan untuk “menghidupi” kendaraan pribadi kita. Tapi tenang, biasanya memang kita kaget sama pajak di tahun pertama, soalnya biayanya mencakup semua yang disebutkan di atas, jadinya mahal banget. Tapi tahun-tahun berikutnya kita cuma perlu bayar PKB dan SWDKLLJ aja kok. Sedangkan untuk biaya admin STNK dan TNKB cuma 5 tahun sekali.

Sumber : Hipwee