OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Kamis, 26 Juli 2018

PHK Berbuah Manis, Pria Ini Sekarang Tajir Karena Restoran Lele

PHK Berbuah Manis, Pria Ini Sekarang Tajir Karena Restoran Lele

Pecel Lele Lela (image : globalindonesianvoices.com)

10Berita, Pecel Lele Lela pasti udah gak asing lagi buat para pecinta kuliner ikan lele. Soalnya restoran satu ini menyajikan beragam menu lele dengan varian sajian. Variannya tersebut pun cukup unik. Jadi, kamu gak cuma menemukan lele goreng dengan sambal aja.

Tahukah kamu kalau ternyata restoran yang didominasi warna hijau tersebut berawal dari warung yang hampir bangkrut. Saat itu, si pendiri menyewa sebuah warung makan yang hampir bangkrut di daerah Jakarta. Dari sanalah, Pecel Lele Lela berkembang hingga punya puluhan cabang di daerah Jabodetabek dan di beberapa daerah lainnya.

Yuk, kita intip kisah sukses Pecel Lele Lela dan pendirinya yang ternyata gak selezat sajian mereka pada awalnya.

Berawal Karena PHK di Tempat Kerja

Cabang Pecel Lele Lela (zomato)

Rangga Umara, pendiri Pecel Lele Lela memulai bisnis ini karena terdesak akibat di-PHK sekitar akhir tahun 2006. Waktu itu, modal Rangga cuma Rp 3 juta. Dengan modal terbilang kecil tersebut, dia nekad buat buka usaha di bidang makanan.

Rangga terpikir buat menjual menu lele karena ikan ini emang jarang jadi menu utama di berbagai warung atau restoran. Coba deh perhatiin, kebanyakan restoran atau warung biasanya menyediakan ayam bakar, ayam goreng, atau ikan bakar sebagai menu spesial.

Namun sayang, ide tersebut sempat hampir terbentur karena masalah modal Rangga yang cuma Rp 3 juta tersebut. Gak putus akal, Rangga mengajukan kerja sama dengan warung yang hampir tutup di daerah Kalimalang, Jakarta Timur. Dia kemudian mengelola warung tersebut dan memberikan uang sewa setiap bulan.

Bukan langsung laris gitu aja, lho. Awal berdiri usaha tersebut, orang-orang malah lebih sering beli pecel ayam daripada pecel leleRangga. Timbullah ide buat menampilkan lele yang biasanya terlihat lebih “seram” dengan sajian yang menarik.

Beragam lele dikreasikan oleh Rangga, mulai dari lele utuh sampai lele fillet agar kesan “seram” tersebut hilang. Intinya, Rangga membuat menu dengan bahan baku lele tersebut jadi variatif dan modern banget!

Gunakan Strategi Promosi yang Unik

Salah satu menu Lele Lela (zomato)

Kehadiran Pecel Lele Lela gak serta merta langsung diketahui orang dong. Tentu Rangga butuh strategi khusus yang bikin orang kenal sama brand kuliner satu ini.

Strategi promosi yang dilakukan oleh Rangga cukup unik. Jika biasanya beragam brand menggunakan artis terkenal buat memperkenalkan brand-nya maka Rangga menjadikan pelanggannya sebagai “artis”. Pelanggan yang datang difoto bersama-sama dan hasilnya dipajang di dinding.

Bisa ditiru banget nih metode promosi ini. Gak cuma Pecel Lele Lela lho, ada brand Mujigae yang juga gunakan cara ini. Jadi, foto pelanggan dipajang di restoran mereka. Seneng dong diapresiasi gitu.

Hasilnya? Sekarang Pecel Lele Lela berhasil mengumpulkan omzet sampai miliaran rupiah per bulan. Rata-rata cabang outlet tersebut butuh sekitar 40 sampai 60 kilogram lele per harinya. Total sekitar 50 kuintal atau 5.000 kilogram lele diolah oleh restoran tersebut setiap hari.

Dari warung yang hampir tutup, sekarang Rangga udah bisa mempekerjakan ratusan karyawan. Selain itu, dia juga sedang berencana ekspansi ke berbagai daerah. Keren deh!

Sumber : Moneysmart, UC News

Ingin Tampilan Ruang Tamu Berkarakter? Dua Warna Saja Cukup Kok!

Ingin Tampilan Ruang Tamu Berkarakter? Dua Warna Saja Cukup Kok!

ruang tamu | dok. matsuvp.com

10BeritaMenentukan dan mengolah pilihan warna dalam interiorruang tamu tentu harus dalam padupadan yang tepat. Tak hanya untuk nilai estetis semata, namun peran warna juga sangat berpengaruh pada tingkat kenyamanan pengguna ruangan.

Bahkan, warna juga memiliki efek psikologis pada manusia. Karena itulah penerapannya harus dalam komposisi yang tepat.

ruang tamu | dok. nonagon.style

Beberapa orang mengira, untuk menciptakan tampilan ruang tamu yang berkarakter, diperlukan berbagai warna dalam satu paduan. Namun, hal ini belum tentu benar. Tak perlu banyak, satu atau dua warna pun dapat menonjolkan karakter sebuah tema atau gaya interior asal pengolahannya tepat.

Bila IDEA Lovers kurang menyukai palet warnamonochromatic yang hanya mengadaptasi satu warna utama, bisa menambahkan satu warna lagi sebagai aksen.

ruang tamu | dok. matsuvp.com

Seperti interior satu ini, putih sebagai warnadasar dan abu-abu sebagai warnaaksen. Cara untuk menentukan komposisi warnanya pun sederhana. Satu warna menjadi dasar, dengan beberapa turunan warna tersebut sebagai pengisi.

Untuk warnaaksen, IDEA Lovers bisa memberanikan diri untuk menggunakan warnayang kontras dengan warna dasar. Tak perlu takut terlihat berlebihan, karena komposisi warnaaksen terbilang sedikit.

ruang tamu | dok. 2.bp.blogspot.com

Seperti halnya warna dasar, Anda juga bisa menerapkan beberapa turunan dari warnaaksen tersebut sebagai pelengkap.

Sumber :  IDEAonline

Ini Lho Tempat Wisata di Magelang yang Wajib Anda Kunjungi!

Ini Lho Tempat Wisata di Magelang yang Wajib Anda Kunjungi!

Source: visitjawatengah

10Berita, Tempat wisata di Magelang terkenal akan keindahannya. Selain alamnya yang indah, Magelang pun dikenal sebagai salah satu daerah yang kental akan budaya dan menjunjung tradisi. Hal inilah yang menjadi daya pikat Magelang. Tak heran jika setiap tahunnya, jumlah pengunjung yang bertandang ke Magelang selalu meningkat.

Rekomendasi Tempat Wisata di Magelang

Nah, bagi Anda yang hendak menghabiskan waktu liburan di Magelang, ada sejumlah destinasi wisata menarik yang sangat sayang jika dilewatkan begitu saja. Adapun daftar tempat wisata terbaik di Magelang, sebagai berikut.

Puthuk Setumbu

Jika Anda berkunjung ke Magelang, pastikan untuk menyambangi Puthuk Setumbu. Anda akan terpesona dengan pemandangan alamnya yang indah. Puncak Punthuk Setumbu merupakan pelataran luas yang dikelilingi pagar pembatas dengan ketinggian sekitar 400 mdpl dan masuk dalam gugusan Bukit Menoreh.

Dari atas bukit, Anda akan melihat alam sekitar dengan Gunung Merapi Merbabu sebagai latar belakang. Dari tempat ini, Anda pun dapat melihat kemegahan Candi Borobudur yang berdiri kokoh.

Salah satu kegiatan yang wajib untuk Anda lakukan di bukit ini adalah menunggu datangnya sunrise. Datanglah ke tempat ini sebelum jam 5 pagi. Siapkan stamina untuk mendaki puncak dengan waktu tempuh sekitar 15 menit. Di sini juga terdapat panggung, gazebo, dan kursi kayu yang bisa digunakan untuk bersantai sembari melihat keindahan matahari terbit.

Source: brobali

Gunung Merbabu

Gunung Merbabu yang memiliki ketinggian 3142 mdpl dikenal sebagai ‘negeri di atas awan’ yang menyajikan pemandangan fantastis. Di ketinggian tersebut, Anda dapat menyaksikan panorama awan yang menggumpal di sekitar lereng gunung. Sangat menakjubkan.

Untuk menikmati pemandangan tersebut, Anda harus mendaki Gunung Merbabu dengan waktu tempuh selama lima jam. Bagi Anda yang sudah terbiasa melakukan pendakian, waktu yang dibutuhkan jauh lebih singkat, yakni antara 3-4 jam.

Sesampainya di puncak, Anda akan merasakan kesejukan alami. Hawa yang dingin tak menjadi halangan untuk menikmati keindahan yang terhampar di hadapan Anda. Dari atas puncak Anda dapat melihat kumpulan awan dan enam puncak gunung megah di Jawa Tengah dari kejauhan. Tak hanya itu, Anda pun akan terpesona dengan padang sabana Gunung Merbabu yang mirip dengan pemandangan Pulau Kenawa, Nusa Tenggara Timur.

Source: globalindo

Alun-Alun Kota Magelang

Alun-alun kota merupakan tempat wisata di Magelang yang menawarkan suasana hangat dan menyenangkan. Di sini, Anda dapat bersantai sembari menikmati keindahan kota. Anda tak akan bosan berada di tempat ini. Pasalnya, Alun-alun kota Magelang telah dilengkapi dengan sejumlah fasilitas.

Tak hanya itu saja, di sini Anda akan menemukan bangunan menara air, patung Pangeran Diponegoro, dan taman bunga di salah satu sudut alun-alun. Di dekat alun-alun Magelang Anda akan menemukan Klenteng Liong Hok Bio dan taman lampion bunga untuk memperkuat citra kota Magelang sebagai Kota Sejuta Bunga.

Source: bakpiamutiarajogja

Itulah sejumlah tempat wisata di Magelang yang dapat Anda kunjungi selama liburan. Dijamin, acara jalan-jalan Anda semakin menyenangkan!

Sumber :UC News 

SBY Peringatkan Ngabalin: Saya Bukan Bawahan Jokowi, Hati-hati Bicara

SBY Peringatkan Ngabalin: Saya Bukan Bawahan Jokowi, Hati-hati Bicara


10Berita, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menanggapi berbagai pertanyaan seputar Pilpres 2019 salah satunya soal pernyataan Staf Ahli Utama Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin yang menyebut SBY tidak izin Joko Widodo untuk mendukung Prabowo Subianto.

Padahal Ngabalin menegaskan antara SBY dan Jokowi sudah tak ada hambatan karena Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ditawarkan jadi menteri. Pertanyaan soal pernyataan Ngabalin ini disampaikan wartawan dalam sesi tanya jawab di Mega Kuningan, Jakarta, Rabu (25/7).

SBY dengan nada tinggi memberi komentar soal Ngabalin, dengan menegaskan dirinya tak perlu izin Jokowi kalau mau mendukung Prabowo Subianto. Bahkan SBY meminta Ngabalin untuk hati-hati berbicara.

"Saya tidak harus izin dengan beliau. SBY bukan bawahan Jokowi. Kami saling hormat menghormati. Kalau itu keluar dari Ngabalin hati-hati kalau berbicara," kata SBY.

"Saya tidak mengatakan ini hambatan dengan Pak Jokowi tetapi ada hambatan dengan koalisi. Bukan dengan Pak Jokowi, hubungan saya dengan Pak Jokowi tetap baik," lanjut dia.

SBY lalu menyampaikan jangan ada yang menyimpulkan seolah-olah dirinya ada masalah dengan Jokowi.

"Dan tidak ada kata-kata harus minta izin. Saya tidak tahu sekolahnya di mana," ucap SBY.

Tak hanya itu, SBY juga menepis tudingan Ketum PPP M. Romahurmuziy yang menyatakan apabila Demokrat tidak jadi berkoalisi dengan Jokowi, hal itu dikarenakan aspirasinya terkait cawapres tidak diwadahi oleh koalisi Jokowi.

"Kalau saya mendengar dari Bung Romy pimpinan PPP, seolah-olah SBY tidak jadi berkokalisi dengan Pak Jokowi lantaran yang ditawarkan jadi cawapres tidak diwadahi, salah. Saya harap Bung Romy hati-hati dalam mengeluarkan statement, tidak baik mengeluarkan statement tanpa dasar yang kuat," pungkasnya.

Sehari sebelumnya, ketika pertemuan dengan Prabowo, SBY juga sempat mengungkapkan adanya rintangan dan hambatan sehingga tidak bisa membuat partainya berkoalisi dengan Jokowi di Pilpres 2019.

Sumber : b-islam24h.com, kumparan.com

Gagal Move on, Pendukung Ahok Berulah Teriak-teriak Saat Gubernur Anies Meresmikan Lapangan Banteng

Gagal Move on, Pendukung Ahok Berulah Teriak-teriak Saat Gubernur Anies Meresmikan Lapangan Banteng


10Berita,  JAKARTA - Belasan pendukung mantan gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, membuat suasana gaduh pada peresmian Revitalisasi Ruang Terbuka Hijau (RTH) Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, tadi malam, Rabu (25/7/2018).
   
Dilansir Antara, saat itu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sedang meresmikan kawasan yang terpampang patung Pembebasan Irian Barat di lokasi itu.
   
Para pendukung Ahok tersebut ada yang menggunakan baju kotak-kotak dan berteriak-teriak membuat warga yang menonton orkestra merasa ternganggu. Dan membawa spanduk-spanduk di antaranya bertuliskan "Terima Kasih Ahok - Djarot".

Salah satu warga yang nonton menggunakan kursi roda bernama Lontong memperlihatkan kejengkelannya karena petugas keamanan seakan membiarkan aksi tersebut.
     
"Itu cari sensasi aja, kita mau nonton jadi ternganggu dengan mereka," kata Lontong.

Berikut video kejadian saat pendukung ahok teriak-teriak...

[video]

— Kak DuL 🔞 (@dulatips) 25 Juli 2018

Di pamflet yg dibagikan di lokasi peresmian revitalisasi lap. Banteng tadi tertulis jelas siapa" aja yg terlibat...

Ground breaking oleh pak Soni Sumarsono.
Peresmian oleh pak Anies

Ahok nya dimana dah?
Gak ada.

Cebi emang suka ngayal..
😂😂 pic.twitter.com/9aEKAxZF4c

— New Heru Iyoe (@IyoeNew) 25 Juli 2018


Para penonton yg hadir di situ bener2 merasa terganggu, sih.. entah apa maksudnya, mau gagah2an atau sok2an eksis.. yg pasti menjijikan aja..

— Muki Ginanjar R. (@mgreantara) 25 Juli 2018


Sumber : PORTAL ISLAM

Ormas PGN Ngotot Tolak Ceramah Ustad Abdul Somad di Semarang, Ini Tanggapan Polri

Ormas PGN Ngotot Tolak Ceramah Ustad Abdul Somad di Semarang, Ini Tanggapan Polri


10Berita, Organisasi massa Patriot Garuda Nusantara atau PGN Jawa Tengah, bersikeras menolak dakwah Ustad Abdul Somad atau UAS di Kota Semarang, Jawa Tengah. Rencananya ustadz kondang itu akan mengisi pengajian di dua lokasi.

Ketua PGN Jawa Tengah, Mohammad Mustofa Mahendra membenarkan, jika pihaknya menolak kehadiran Ustaz Somad di Semarang. Hal itu dikuatkan dengan surat edaran penolakan yang kini telah beredar luas.

Alasan organisasinya menolak kehadiran Ustad Somad karena menuding jika penceramah kelahiran Silo Lama, Asahan Sumatera Utara itu sebagai tokoh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

"Somad itu kan HTI. Kok masih diberi ruang (ceramah). Walau mulutnya sudah bilang sudah tobat," kata Mustofa saat dikonfirmasi wartawan, Rabu, 25 Juli 2018.

Sesuai jadwal, UAS akan mengisi acara tabligh akbar di Lapangan Leboh Raya, Pedurungan Kidul pada Senin 30 Juli 2018. Kemudian, UAS akan mengisi acara kajian subuh akbar di masjid Jami' Jatisari BSB, Mijen pada Selasa 31 Juli 2018.

Mustofa menyayangkan pihak penyelenggara acara yang lebih memilih mengundang Ustaz Somad. Ia menuding bahwa acara itu juga diinisasi ormas radikal. Ia menyarankan akan lebih baik jika pengajian tersebut diisi oleh sejumlah kiai kondang di Jawa Tengah yang juga ulama Nahdhatul Ulama seperti Gus Yusuf, Habib Luthfi dan sejumlah tokoh besar NU lainnya.

Ia menuding bahwa adanya rencana demo sejumlah orang yang mendukung kehadiran Ustaz Somad dengan alasan menyuarakan kebebasan ideologi Islam sebagai sesuai yang tak patut. Karenanya organisasinya siap melakukan perlawanan.

"Ideologi Islam apa? Sudah jelas dasar negara kita itu Pancasila, dia mau bikin ideologi apa lagi? Kalau mau bikin ideologi itu kan berarti makar," ujarnya.

Mustofa menegaskan telah bertemu dengan aparat kepolisian dan TNI membicarakan terkait benturan dan penolakan terhadap kehadiran UAS. "Bapak-bapak Kepolisan dan Tentara tadi sudah ketemu, intinya mereka tidak mau ada tabrakan," katanya.

(Surat Penolakan PGN)

Sementara itu, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri, Brigadir Jenderal Polisi Mohammad Iqbal, menyatakan tidak ada yang berhak melarang kehadiran Ustadz Somad di acara itu.

"Siapapun kalau mengeluarkan surat edaran silahkan saja. Tapi itu tidak mempunya kekuatan hukum yang tetap. Mana ada ormas yang melarang," katanya di Mabes Poli Jakarta Selatan.

Link: https://m.viva.co.id/amp/berita/nasional/1057819-ormas-pgn-ngotot-tolak-ceramah-ustaz-abdul-somad-di-semarang

***

Ini Ormas PGN kok ngawur gitu ya?
- Ustadz Abdul Somad bukan HTI, malah dituduh HTI
- Ustadz Abdul Somad diundang resmi pengajian oleh Kapolri dan Panglima TNI, kok masih dituduh-tuduh tidak Pancasila, malah ngelantur ngomong makar
- Lah kemarin Rabu (25/7/2018) baru saja ngisi Tabligh Akbar Dewan Masjid Indonesia (DMI) di Masjid Istiqlal Jakarta. Foto diatas UAS duduk bersama Wakapolri Komjen Pol. Drs. H. Syafruddin di pengajian Masjid Istiqlal tsb.

Sumber :Portal Islam 

Teken PP Gubernur Maju di Pilpres Harus Dapat Izin, Fahri Hamzah: Jokowi Bukan Negarawan

Teken PP Gubernur Maju di Pilpres Harus Dapat Izin, Fahri Hamzah: Jokowi Bukan Negarawan

 

Fahri Hamzah. (GATRA/Ardi Widi Yansah/yus4)

10Berita, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Fahri Hamzah melontarkan kritik terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) pasca menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 32 Tahun 2018. Tidak etis jika PP ini diteken jelang Pilpres, 2019 mendatang.

“Pak Jokowi ini bukan negarawan tapi politisi. Kenapa? ini kan mau Pilpres dia bikin aturan padahal dia mau bertanding, tidak etis Pak Jokowi buat aturan untuk memudahkan dia untuk bertanding,” jelas Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, (25/7).

PP Nomor 20 Tahun 2018 mengatur soal tata cara pengunduran diri dalam pencalonan anggota DPR, DPD, DPRD, Presiden, dan Wakil Presiden, permintaan izin dalam pencalonan presiden dan wakil presiden, serta cuti dalam pelaksanaan kampanye pemilihan umum serta tentang permintaan izin dalam pencalonan presiden dan wakil presiden.

Pada Pasal 29 ayat (1) mengatur Gubernur, wakil gubernur, bupati, wakil bupati, walikota atau wakil walikota yang akan dicalonkan oleh partai politik peserta pemilu sebagai calon presiden atau calon wakil presiden harus meminta izin kepada presiden.

Menurut Fahri, jika PP ini diteken dan masa berlakunya untuk Pilpres periode mendatang maka tidak menjadi soal karena menghindari Jokowi dari tuduhan negatif. Misalnya sebagai upaya untuk menjegal lawan politinya ikut bertanding dalam Pilpres.

“Tapi itu tidak etis untuk Jokowi. Pasti orang akan menuduh macam-macam. Pasti orang akan menuduh ini untuk menjegal. Kalau menurut saya sih dari pada Pak Jokowi dituduh macam-macam sebaiknya tidak usahlah dibuat sekarang, nanti dibuat pada pemilu yang akan datang,” ujar Fahri.

Soal permintaan izin kepada presiden, pada pasal selanjutnya juga mengatur soal jangka waktu. Disebutkan presiden memberikan izin atas permintaan gubernur, wakil gubernur, bupati, wakil bupati, walikota atau wakilnya, dalam waktu paling lama 15 hari setelah menerima surat permintaan izin.

Sumber : Gatra

Menkeu Sebut Pelemahan Rupiah Dongkrak APBN, RR: Kalo Begitu Biarin Aja Rupiah Anjlok Jadi Rp20 Ribu/USD

Menkeu Sebut Pelemahan Rupiah Dongkrak APBN, RR: Kalo Begitu Biarin Aja Rupiah Anjlok Jadi Rp20 Ribu/USD

10Berita -Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan setiap nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) maka memberikan dampak positif terhadap penerimaan negara.

Ia mengatakan, setiap pelemahan Rp 100 memberikan dampak ke penerimaan hingga Rp 1,7 triliun.

"Setiap melemah Rp 100, maka akan ada penerimaan Rp 1,7 triliun," kata Sri Mulyani di gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (25/7/2018).

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia juga menyebutkan setiap harga minyak mentah (ICP) naik US$ 1 per barel pun berdampak positif terhadap penerimaan negara.

"Kalau untuk ICP setiap naik US$ 1 maka ada Rp 660 miliar," jelas dia.

Meski demikian, dia mengaku akan tetap berkoordinasi dengan Bank Indonesia (BI) dan lembaga lainnya untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

"Kita juga tidak akan terlena, walapun parameter ICP dan kursnya meningkat," ungkap dia.

Menanggapi pernyataan Sri Mulyani tersebut, ekonom senior Rizal Ramli mengeritik cara berpikir menteri keuangan tersebut.

Menurutnya, APBN memang meningkat dengan pelemahan rupiah, tapi bebannya akan bergeser ke Pertamina, PLN, dan kenaikan harga pangan utk rakyat

"Klo gitu biarin aja rupiah anjlok jadi Rp20.000/$. Pinter2 ndablek. Memang APBN untung, tapi bebannya digeser ke Pertamina, PLN, dan kenaikan harga pangan utk rakyat. Ini yg ngomong akuntan APBN, atau Ekonom yg ndak ngerti makro ?? Kasihan Mas Jokowi @jokowi dikibulin terus," ungkapnya melalui akun twitternya.(mr/dtk/bbs)

Sumber : KONFRONTASI

Mabes Polri Pastikan Prabowo Subianto Bersih

Mabes Polri Pastikan Prabowo Subianto Bersih

 

10BeritaJAKARTA - Belakangan sempat beredar foto Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk maju sebagai capres di Pilpres 2019.

Mabes Polri membenarkan bahwa pihaknya sudah menerbitkan SKCK untuk Prabowo Subianto.

"Iya Mabes Polri yang keluarkan. Masyarakat dari elemen manapun yang mengajukan permohonan SKCK apabila memenuhi syarat formal kami akan layani," ujar Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Mohammad Iqbal di Jakarta, Rabu (25/7).

Jenderal bintang satu ini menerangkan, belakangan permohonan pembuatan SKCK semakin banyak. Karena, KPU menetapkan SKCK sebagai salah satu persyaratan bagi capres, cawapres, dan caleg yang maju di Pemilu 2019.

Dia menambahkan, pembuatan SKCK juga bisa dilakukan di kantor polisi tingkat daerah dengan pelayanan satu hari.

"One day service. Memang agak sedikit menunggu karena memang secara kuantitas volume saat ini sangat banyak, baik itu di Polres, satuan wilayah, Polda, dan Mabes Polri," tuturnya.

Iqbal mengatakan, dengan terbitnya SKCK tersebut, maka Polri menyatakan Prabowo bersih dari perbuatan melawan hukum.

SKCK Prabowo yang dikeluarkan Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam) Polri itu berlaku pada 24 Juli 2018 hingga 24 Januari 2019.

Kendati tahapan Pemilu masih panjang, Polri memastikan Prabowo tidak perlu membuat SKCK kembali untuk kebutuhan Pilpres 2019. Cukup SKCK yang sudah diterbitkan itu untuk lampiran mendaftar ke KPU. (mg1/)

Sumber : jpnn,

Bahas Koalisi Pilpres 2019, SBY dan Zulhas Agendakan Pertemuan

Bahas Koalisi Pilpres 2019, SBY dan Zulhas Agendakan Pertemuan

10Berita, JAKARTA—Ketua Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan (Zulhas) dijadwalkan akan bertemu Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Rabu (25/7/2018) malam di kediaman SBY di kawasan Mega Kuningan. Zulhas mengaku bahwa dalam pertemuan itu kemungkinan mereka akan membahas soal calon wakil presiden untuk Pilpres 2019.

“Itu (cawapres), kan, tak terhindarkan,” kata Zulhas di Kompleks Parlemen, Jakarta.

Kendati demikian, Zulhas tak mengungkapkan soal nama-nama cawapres dan sosok pasangan capresnya. Menurut Zulhas, pertemuan dengan SBY itu  terkait dengan rencana koalisi Pilpres 2019.

BACA JUGA: Zulkifli Hasan Lakukan Pertemuan dengan Gatot Nurmantyo

“Kita dengar ini maunya gimana, kita maunya gimana, yang sana maunya gimana, kira-kira kepentingan negeri ini apa,” ucap Zulhas.

Sejauh ini, PAN maupun Demokrat memang belum mengambil sikap tegas terkait Pilpres 2019. Demokrat baru sebatas memberi sinyal koalisi dengan Gerindra. Itu dikatakan SBY usai bertemu Ketua Gerindra Prabowo Subianto. PAN sendiri masih tergabung dalam koalisi pemerintahan Joko Widodo. Namun, untuk Pilpres 2019, sikap PAN masih belum bisa dipastikan.

BACA JUGA: Terkait Pilpres 2019, Sandiaga: PAN Usulkan Zulkifli Hasan sebagai Cawapres Prabowo

Zulhas menegaskan partainya masih memproses dalam menjajaki kemungkinan berkoalisi dengan kubu petahana Joko Widodo maupun Prabowo Subianto. Sikap PAN akan diputuskan usai menggelar rapat kerja nasional (Rakernas) paling lambat 5 Agustus nanti. []

SUMBER: CNN,  Islampos.