4 Hal Ini Bakal Dialami Indonesia Jika Hutang Negara Menumpuk dan Tak Sanggup Dibayar
10Berita ,Hutang negara yang jumlahnya kian naik dari tahun ke tahun, memang telah lama menjadi perdebatan di kalangan masyarakat. Baru-baru ini, laman cnbcindonesia.commenuliskan, posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia tercatat sebesar US$ 372,9 miliar atau setara Rp 5.257 triliun (kurs rupiah Rp 14.100/US$)hingga akhir November 2018.
Lupakan sejenak tenang masalah hutang yang semakin membengkak di atas. Sekarang yang jadi masalah adalah, bagaimana jika ternyata Indonesia tidak mampu untuk membayar hutang-hutangnya yang semakin menumpuk? Menurut asumsi pribadi penulis, inilah yang bakal dialami oleh masyarakat dan negara seandainya hal di atas benar benar terjadi.
Banyak aset penting yang dikuasai Asing
Pelabuhan Hambatonta Sri Lanka yang kini dikuasai China [sumber gambar]
Tidak terkendalinya pekerja asing yang leluasa masuk dan menggerus tenaga lokal
Selain bakal menggerogoti aset dalam negeri, ketidakmampuan suatu negara dalam membayar hutang juga akan menimbulkan distorsi pada dunia usaha. Sekali lagi kita akan mengambil contoh-contoh nyata yang sudah terjadi. . Menurut laporan BBC yang dikutip dari news.detik.com menunjukkan, eksodus pekerja asal China telah mendominasi proyek-proyek infrastruktur penting di Angola. Sementara itu, pekerja lokal termarjinalkan dengan alasan efisiensi kerja.
Bakal didikte oleh asing soal kebijakan negara
Gedung parlemen Indonesia [sumber gambar]
Wibawa negara tak lagi ditakuti di mata dunia
Ilustrasi wibawa negara [sumber gambar]
Hutang memang menjadi sarana yang ampuh untuk melemahkan suatu negara. Tak hanya soal ekonomi, tapi juga masuk ke ranah politik dan bahkan mengancam kedaulatan negara itu sendiri. Memang, kita berharap agar Indonesia tak mengalami seperti hal d atas. Tapi jika melihat hutang yang semakin menumpuk, entah apa yang akan terjadi selanjutnya.
Sumber : Bombastis
