10Berita - Klaim Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan soal big data dari 110 juta pengguna medsos yang cenderung menginginkan Pemilu 2024 ditunda mendapat perhatian serius dari DPD RI.
Anggota Komite I DPD RI, Abdul Rachman Thaha, menyarankan agar Luhut bertanggung jawab atas klaimnya tersebut. Jika tidak bisa menjelaskan big data yang diperoleh, Luhut dapat terancam pidana pasal penyesatan informasi atau penyebaran informasi hoax.
"Itu kan Pak LBP terus diam dan menghilang. Tidak lagi bicara soal big data itu. Padahal banyak pihak menyatakan klaim itu tidak benar atau bohong. Lha kalau bohong terus disebar kan namanya penyebar hoax. Kan ada ancaman hukuman bagi penyebar hoax,” kata Abdul Rachman kepada wartawan, Rabu (16/3).
Rachman mengatakan, sudah banyak masyarakat dan aktivis yang masuk penjara dengan jeratan pasal penyebaran hoax, baik melalui (UU ITE maupun KUH Pidana.
Atas dasar itu, Senator asal Sulawesi Tengah (Sulteng) ini mempertanyakan, adakah perbedaan yang dilakukan Luhut dengan menyebar informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan tersebut dengan aktivis yang dipenjara karena dijerat UU ITE.
"Ini seperti rilis hasil survei-lah, yang salah satu tujuannya untuk membentuk opini di publik. Atau untuk agenda setting publik. Supaya masyarakat terpersepsi bahwa si A atau si B calon potensial. Kan kita tahu itu. Yang dilakukan LBP ini sama," tegasnya.
Abdul Rachman menegaskan, pembentukan opini dengan hoax adalah pelanggaran hukum. Dia meyakini, bahwa pola-pola yang dilakukan Luhut justru gagal memprovokasi masyarakat untuk mempercayai itu.
"Dan gagal memprovokasi tokoh-tokoh untuk mendukung. Yang terjadi malah sebaliknya. LBP malah dikeroyok oleh data yang menyatakan sebaliknya," tandasnya.
Sumber: RMOL
Rabu, 16 Maret 2022
Home »
» Soal Big Data Luhut, Senator Sulteng: Kalau Bohong Terus Disebar Kan Namanya Penyebar Hoax
Soal Big Data Luhut, Senator Sulteng: Kalau Bohong Terus Disebar Kan Namanya Penyebar Hoax
By 10 BERITA 3/16/2022 02:25:00 PM
Soal Big Data Luhut, Senator Sulteng: Kalau Bohong Terus Disebar Kan Namanya Penyebar Hoax
Related Posts:
Orang Dekat Anies Bocorkan Sosok Cawapres, Refly Harun: Sudah Bisa Ditebak Siapa OrangnyaOrang Dekat Anies Bocorkan Sosok Cawapres, Refly Harun: Sudah Bisa Ditebak Siapa Orangnya10Berita - Pakar hukum tata negara Refly Harun menanggapi keterangan anggota tim 8 Koalisi Perubahan Sudirman Said yang membocorkan seju… Read More
Dirham emas dan perak yang dicetak oleh Kekhalifahan diterima sebagai standar internasional pada saat itu dan beredar di semua jalur perdagangan duniaDirham emas dan perak yang dicetak oleh Kekhalifahan diterima sebagai standar internasional pada saat itu dan beredar di semua jalur perdagangan dunia10Berita - Tahukah kamu?Ibrahim ibn Yaqub (912-966), seorang musafir d… Read More
Di balik Pertemuan Puan-AHY, Lobi PDIP Memecah Koalisi PerubahanDi balik Pertemuan Puan-AHY, Lobi PDIP Memecah Koalisi Perubahan10Berita - Penjajakan PDIP Mendekati DemokratPartai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengungkapkan keseriusannya mengajak kerja sama Partai Demokrat da… Read More
Tips Sa’i Aman bagi Jemaah Risti dan LansiaTips Sa’i Aman bagi Jemaah Risti dan Lansia 10Berita , Jeddah – Ibadah haji merupakan ibadah yang memerlukan ketahanan fisik jemaah. Bagi jemaah yang tergolong kategori risiko tinggi (risti) dan lanjut usia butuh s… Read More
Anies Ditakuti Rezim, Gangguan Pencapresan akan Terus Datang Bertubi-tubiAnies Ditakuti Rezim, Gangguan Pencapresan akan Terus Datang Bertubi-tubi10Berita - Gangguan terhadap Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) dalam upaya mencalonkan Anies Baswedan sebagai presiden 2024 disinyalir akan terus … Read More