OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Kamis, 25 Januari 2018

Manfaat Wudhu’ Dalam Pandangan Sains

Manfaat Wudhu’ Dalam Pandangan Sains


BANDARpost, Tahukah Anda bahwa seluruh rangkaian ibadah salat memiliki keajaiban bagi orang yang menunaikannya? Namun tak hanya gerakan salat itu saja, melakukan wudu ternyata juga memiliki manfaat jika dipandang dari ilmu sains.

Lalu apa saja manfaat wudu di mata ilmu pengetahuan alam? Berikut manfaat wudlu dilansir dari Gyanunlimited, Senin (6/6/2016):

Wudu dengan air di mana Anda membasuh tangan, wajah, dan kaki mencegah kuman menempel lama di tubuh sehingga tubuh lebih sehat.

Ia juga menstimulasi spot aktif biologis yang sama dengan terapi refleksi China yang sangat berefek terapis di tangan, kaki, dan wajah. Terapi ini membantu seseorang merasa rileks, menurunkan tensi, stres, dan kelelahan.

Berkumur saat wudu juga sangat penting untuk membersihkan kuman, partikel debu dan zat yang menyebabkan alergi. Berkumur dengan air tawar mengurangi kesempatan terkena flu karena meningkatkan higienis.

Berkumur juga mengurangi infeksi saluran pernafasan. Berkumur juga membuat napas tidak berbau busuk.

Sementara itu, membersihkan hidup juga membantu menghilangkan infeksi seperti flu, sinusitis, demam dan infeksi. Pembersihan nasal dengan air dapat membuat hidung lebih bersih dan mengurangi alergi rhinitis dan meningkatkan pernapasan.

Di sisi lain, pembersihan telinga selama wudu cukup efektif untuk mencegah akumulasi lilin di dalamnya. Membersihkan telinga dengan jari-jari basah lima kali sehari juga baik untuk menghilangkan debu dan kuman dari daerah luar telinga.

Sumber: waspada.co.id

Pemerintah Diingatkan Atasi Petani dengan Basis Kebenaran, bukan Main Klaim dan Pencitraan

Pemerintah Diingatkan Atasi Petani dengan Basis Kebenaran, bukan Main Klaim dan Pencitraan


BANDARpost, JAKARTA - Pemerintah diingatkan untuk tidak menjadikan petani Indonesia tertinggal daripada negara lain. Petani tidak hanya butuh subsidi saja, jika ada, melainkan butuh pula pengetahuan. Bukan pula hanya pencitraan semata saja dalam meningkatkan taraf hidup mereka. “Sebetulnya industry pupuk juga kalau tidak diberi tugas mengahasilkan pupuk yang subsidi mungkin lebih lincah untuk menghasilkan pupuk sehingga bersaing hasil pupuk dari negara lain.

Sehingga yang sangat penting adalah bagaimana caranya kita secara keseluruhan sebagai bangsa merancang semuanya berbasis kebenaran. Berbasis ilmu pengetahuan, bukan pencitraan. Bukan klaim. Untuk apa membuat klaim yang tidak benar,” kata Prof. Hery Suhardiyanto, Wakil Ketua Umum ICMI, Rabu (24/01/2018), di Jakarta.


Selain itu pemerintah juga diingatkan kembali agar petani Indonesia diberikan optimalisasi soal usaha mereka. “Saya mengajukan usulan sebagai konsolidasi usaha. Presiden juga sudah menyampaikan saat orasi di IPB 6 Sepetember tahun lalu. IPB sebenarnya sudah menerapkan agrobisnis yang optimal dan modern sehingga luasannya tidak kecil-kecil lagi dikonsolidasi petani itu diterapkan mekanisasi.

Tapi mekanisasi yang tepat, bukan menyebar alat mesin pertanian asal diadakan, apakah dipakai atau tidak urusan belakangan, ini kan tidak benar. Tapi konsolidasi usaha yang bisa mewujudkan willing tim,” jelasnya menambahkan.

Kalau kita main sepak bola itu ada yang penjaga gawang sampai penyerang itu adalah tim terbaik dan pertanian itu harus begitu. Mulai dari petaninya sendiri harus mampu mengamati hama dan menggunakan benih  yang unggul. Banyak sekali. Tapi masalahnya apakah itu dikonsolidasi dengan baik lalu petaninya diberdayakan, diberi subsidi yang baik.

Subsidi ini sekarang subsidi input: pupuk, benih.  Padahal sudah lama kita menyampaikan beberapa hal, menyampaikan subsidinya mesti efektif. “Dikaji ulang. Subsidi berbasis output. Jadi yang menikmati petani langsung, bukan, katakanlah pihak-pihak tertentu yang tidak berkepentingan. Misalnya industry pupuk,” tutupnya membeberkan. (Robi/)

Sumber :voa-islam.com

Interpelasi Anies, Lulung: PDIP Frustasi, Kebijakan Anies Membela Wong Cilik, Katanya Partai Wong Cilik?

Interpelasi Anies, Lulung: PDIP Frustasi, Kebijakan Anies Membela Wong Cilik, Katanya Partai Wong Cilik?


10Berita, JAKARTA - Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta berencana menggulirkan hak interpelasi kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Interpelasi diajukan karena beberapa kebijakan Anies yang dianggap menabrak UU.

"Bolak balik saya sudah sampaikan dengan banyaknya UU yang dilanggar oleh Pak Anies dan Pak Sandi, Fraksi PDIP sedang mengkaji ke arah interpelasi. Arah kita akan ke sana," kata Ketua Fraksi PDIP Gembong Warsono, di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (24/1/2018).

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana (Haji Lulung) mengatakan tidak akan mengikuti ajakan PDIP yang dianggapnya langkah frustasi.

"Nggak mau ikut saya, mereka orang-orang yang frustrasi nggak bisa cari jalan keluar. Mereka hanya hak interpelasi nggak memberi masukan. Kan kalau pemerintah pusat Pak Jokowi kan memerintahkan kita kan kerja, kerja, kerja," kata Lulung, Rabu (24/1/2018), seperti dilansir detikcom.

Lulung heran dengan PDIP yang memprotes Anies. Padahal menurutnya, Anies membela rakyat kecil seperti tagline PDIP untuk membela wong cilik.

"Apa sekarang kebijakan gubernur kita yang berdampak luas kepada masyarakat. Semua berpihak pada rakyat kecil, wong cilik," tutur Lulung.

Lulung mencontohkan kebijakan Anies-Sandiaga yang berpihak pada rakyat kecil adalah penataan Tanah Abang. "Semua yang kita lakukan berpihak pada masyarakat. Contoh Tanah Abang, jelas berpihak kepada masyarakat kok," sebutnya.

Upaya Pemakzulan Anies

Upaya Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta menggulirkan hak interpelasi kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dinilai berujung pada upaya pemakzulan (impeachment) eksekutif.

"Target interpelasi yaitu impeachment (pemakzulan)," kata pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia (UAI), Ujang Komarudin kepada Okezone, Kamis (25/1/2018).

Ujang menilai penggunaan hak interpelasi bisa saja terjadi. Asalkan PDIP harus menggalang kekuatan bersama fraksi lainnya yang menyetujui hal ini. Menurut dia, bila PDIP sendiri dalam wacana penggunaan hak interpelasi, maka dipastikan hal tersebut tak akan bisa terwujud.

"Harus didukung partai lain," jelasnya.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) ini menduga PDIP sedang membuat gerakan agar pihak eksekutif gelisah. Ia melihat tak ada kebijakan Anies-Sandi yang sebegitu parah, sehingga layak untuk dimakzulkan.

"Tidak ada hal yang terlalu kritis dalam kebijakan Anies. Namun PDIP tidak akan melihat itu. Yang dilihat PDIP adalah bagaimana caranya menggagalkan Anies dalam merealisasikan program-programnya," tutur Ujang.

Parpol pendukung Anies, kata dia, harus berani 'pasang badan' untuk membuktikan kebijakan jagoannya dalam menata Ibu Kota tidak ada yang menyalahi aturan perundang-undangan.

"Partai pendukung Anies harus pasang badan. Harus menghalau gerakan-gerakan yang bertujuan untuk menggulingkan Anies," tukas Ujang.

Sumber :Portal Islam 

DIFITNAH Berita Hoax Kasus E-KTP, Fahri Tak Lapor Polisi Tapi Langsung Lapor Kepada Allah SWT

DIFITNAH Berita Hoax Kasus E-KTP, Fahri Tak Lapor Polisi Tapi Langsung Lapor Kepada Allah SWT


10Berita,  Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah difitnah dengan berita berjudul "Setya Novanto : Demi Allah, Sidang Lanjutan Saya Akan "BONGKAR" Semua Peran Fadli Zon dan Fahri Hamzah Dalam Mega Korupsi Dana e KTP".

Berita ini diposting situs idnnkri.info pada 23 Januari 2018

Link: http://idnnkri.info/setya-novanto-demi-allah-sidang-lanjutan-saya-akan-bongkar-semua-peran-fadli-zon-dan-fahri-hamzah-dalam-mega-korupsi-dana-e-ktp/

Tak hanya memfitnah Fahri Hamzah dan Fadli Zon, berita di atas juga telah memfitnah Tribunnews.com yang disebut sebagai sumber berita. Padahal tidak ada berita tersebut di Tribunnews maupun media-media mainstream lainnya.

Berita FITNAH bin HOAX ini disikapi Fahri Hamzah tidak dengan melapor ke polisi, tapi langsung diadukan kepada الله subhanahu wa ta'ala.

"Sebelum tidur saya maafkan pembuat meme dan berita ini. Semoga dia bisa tidur malam ini dengan nyenyak. Aku takkan lapor polisi tapi aku laporkan kalian kepada Allah, Tuhanku,"kata Fahri Hamzah melalui akun twitternya.

Kalo sudah lapor الله  ini urusannya lebih ngeriiii...

"Nah loe! Mau ngumpet dimana klo dah dilaporin ke Penguasa Alam Semesta! 😂," ujar akun @RajaPurwa.

"(الله) Sebaik-baik tempat melapor, tdk akn ada 1pun yg luput dari perhatian-Nya," komen @lukman_hkm85.

Sebelum tidur saya maafkan pembuat meme dan berita ini. Semoga dia bisa tidur malam ini dengan nyenyak. Aku takkan lapor polisi tapi aku laporkan kalian kepada Allah, Tuhanku. pic.twitter.com/L0t85VTN2n

— #MerdekaBro! (@Fahrihamzah) 24 Januari 2018


— ㅤㅤㅤ ㅤ ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ ㅤ ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ ㅤ ㅤㅤㅤ (@RajaPurwa) 24 Januari 2018


Sebaik-baik tempat melapor, tdk akn ada 1pun yg luput dari perhatian-Nya

— Lukman Hakim (@lukman_hkm85) 24 Januari 2018


Sumber : PORTAL ISLAM

100 Hari Anies-Sandi Pimpin Jakarta Nyaris Sempurna

100 Hari Anies-Sandi Pimpin Jakarta Nyaris Sempurna

10Berita,  JAKARTA - Senator asal DKI Jakarta, Fahira Idris, mengatakan kinerja Pemprov DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Anies Baswedan-Sandiaga Uno sangat mengesankan dan nyaris sempurna lantaran program-program unggulannya sudah mulai terealisasi di 100 hari masa kerjanya ini.

"Apresiasi yang sama juga diberikan mayoritas warga Jakarta atas kinerja 100 hari Anies-Sandi. Setiap saya turun ke warga terutama warga yang ada di kampung-kampung dan bertanya soal Anies-Sandi, mereka kompak menyatakan ada perubahan nyata yang mulai mereka rasakan," kata Fahira kepada Okezone, Kamis (25/1/2018).

Misalnya saja warga yang ada di Bukit Duri dan Kampung Aquarium. Menurut Fahira, mereka saat ini sudah dapat tersenyum karena Anies-Sandi mulai melunasi janji menata kampung dan menjadikan mereka bagian penting dari pemmbangunan Jakarta yang selama ini tidak mereka rasakan.

"Kenapa saya sebut 100 hari ini mengesankan? Karena sebenarnya Anies-Sandi baru bisa leluasa bekerja menunaikan program-program mereka di Januari 2018 saat APBD sudah mengakomodir visi misi mereka. Dari Oktober sampai Desember APBD sama sekali tidak mengakomodir program-program Anies Sandi karena disusun oleh gubernur terdahulu," jelasnya.

"Tetapi walupun begitu sepanjang Oktober hingga Desember 2017 berbagai gebrakan dilakukan mulai dari menutup Alexis, membatalkan reklamasi sampai mulai menata aset-aset DKI yang tidak jelas," sambung Fahira.

Dia berujar, setelah APBD 2018 disahkan, hanya dalam hitungan minggu program-program unggulan mulai berjalan. Dari KJP Plus, OK OCE, OK OTRIP, groundbreaking rumah DP 0 rupiah, hingga peluncuran Kartu Lansia Jakarta.

"Dan mulai melunasi kontrak politik dengan warga salah satunya penataan kampung-kampung yang digusur dan menata becak. Selama Januari kita juga saksikan keruwetan Tanah Abang yang tidak mampu diselesaikan gubernur sebelumnya mampu dicarikan solusi jangka pendeknya dan berhasil menata Tanah Abang sebelum nanti diterapkan solusi jangka panjang yang lebih permanen," tuturnya.

"Tentunya 100 hari ini masih banyak yang harus disempurnakan dan saya yakin dengan dukungan warga, semua janji-janji Anies-Sandi bisa dituntaskan," pungkas Ketua Komite III DPD RI ini.

Sumber :Okezone

LGBT Merusak Tatanan Kehidupan, Islam Telah Memberi Pelajaran

LGBT Merusak Tatanan Kehidupan, Islam Telah Memberi Pelajaran


Juru bicara Jamaah Ansharusy Syariah, Abdul Rochim Ba'asyir

10Berita, SOLO – Juru bicara Jamaah Ansharusy Syariah Ustadz Abdul Rochim Ba’asyir mengimbau segenap elemen bangsa untuk mewaspadai bahaya kelompok Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT). Menurutnya, perilaku LGBT akan merusak tatanan kehidupan dan moral masyarakat Indonesia yang telah dibangun dengan budi pekerti yang luhur berasaskan ketuhanan.

“Bangsa Indonesia nantinya akan menjadi seperti binatang kalau perilaku LGBT ini dibiarkan merasuki generasi-generasi kita,” katanya kepada Jurnalislam.com melalui sambungan telepon, Rabu (24/1/2018).

Ia menjelaskan, LGBT adalah penyakit yang merusak kejiwaan. Jika dibiarkan, perlahan LGBT akan merusak jiwa bangsa ini.

“Maka siapapun yang mengaku cinta terhadap bangsa ini, maka dia pasti tidak ingin bangsa ini menjadi bangsa yang sakit,” ujarnya.

Oleh sebab itu, perlu ketegasan untuk menghalau gerakan LGBT. Pria yang karib disapa Ustadz Iim ini, mengatakan, Islam telah menawarkan solusi dalam menyikapi LGBT.

“Islam adalah agama yang paling keras menentang perilaku LGBT,” katanya.

Ustadz Iim menggambarkan azab yang ditimpakan Allah Subhanahu wa ta’ala kepada kaum-kaum homoseksual yang dikisahkan di dalam Al Qur’an.

“Kisah-kisah itu adalah kejadian yang benar-benar terjadi di masa lalu agar manusia mengambil pelajaran. Islam memberikan hukum yang tegas terhadap perilaku LGBT, hukumannya adalah hukuman mati,” tegasnya.

Untuk itu, ia berharap pemerintah juga mengambil langkah tegas untuk membendung gerakan LGBT.

“Jangan biarkan mereka bergerak bebas, negara harus hadir disini untuk menjaga bangsa ini dari pengaruh buruk LGBT,” terangnya.

Sumber :Jurnal Islam 

8 Hotel Instagramable di Jogja yang Bakal Bikin Feed IG Kamu Hits Banget. Buruan Main ke Sana!

8 Hotel Instagramable di Jogja yang Bakal Bikin Feed IG Kamu Hits Banget. Buruan Main ke Sana!

10Berita, Jogja adalah pusatnya pariwisata di Pulau Jawa. Banyaknya destinasi wisata, kulinernya yang khas dan nikmat berpadu dengan suasana Jogja yang ngangenin, jadi paduan sempurna untuk berlibur. Maka tak heran Jogja dibanjiri wisatawan ketika musim liburan dan hari raya. Liburan di Jogja ini paket lengkap, wisata oke, harga pun ramah di kantong. Warganya pun ramah-ramah pula. Jogja Istimewa!

Ada satu lagi keistimewaan Jogja selain beberapa hal yang sudah disebutkan di atas. Banyak banget akomodasi di Jogja mulai dari homestay dan hotel yang instagramable abis. Nah, tugasmu tinggal baca dan simpan artikel ini. Kelak ketika berlibur ke Jogja, jangan sampai melewatkan hotel-hotel yang bisa bikin feed IG kamu naik level ini. Yuk deh simak aja daftar hotelnya.

Lokal Hotel & Restaurant bakal bikin kamu nggak berhenti jepret-jepret di sana, baik di kamar hotel maupun di restorannya. Lha gimana, instagramable abis sih hotel ini

hotel lokal via www.booking.com

Advertisement

Hotel Lokal ini punya restoran yang kece dan hits banget. Makanya banyak Instagramers yang datang ke hotel ini karena sering meramaikan timeline Instagram.

kamar hotel lokal via www.booking.com

Lokal Hotel & Restaurant

Alamat : Jalan Jembatan Merah no.104 C, Gejayan, 55283 Yogyakarta, Indonesia

Advertisement

Harga per malam : Rp 495.000,-

GreenHost Boutique Hotel adalah lokasi syuting Ada Apa Dengan Cinta 2. Maka wajarlah kalau hotel ini cepat populer

adem rasanya via hotel.jalan2.com

Keistimewaan hotel ini adalah konsep green dan ramah lingkungannya. Di atap hotel ini pun jadi kebun mini tempat menanam tanaman.

wah serba hijau via hotel.jalan2.com

GreenHost Boutique Hotel

Alamat : Jalan Prawirotaman 2 no 629, Brontokusuman, Mergangsan, 55153 Yogyakarta, Indonesia

Harga per malam : mulai Rp 561.000,- 

Rumah Paris Bed & Breakfast, penginapan berkonsep Eropa dan bernuansa barbie ini cocok banget buat liburan bersama keluarga. Serasa kaya di rumah lho!

rumah paris via www.booking.com

Rumah ini juga jadi lokasi tempat syuting video klip Sheila On 7 Lapang Dada dan Film Surga yang Tak Dirindukan sehingga banyak yang akhirnya datang ke sana sekedar berfoto ataupun foto prewedding.

serasa di rumah sendiri ya via www.booking.com

Rumah Paris Bed & Breakfast

Alamat : Jalan Parangtritis KM 8.4 Tembi Timbulharjo, Bantul, Yogyakarta

Harga per malam : Per kamar mulai dari 500-600 ribu rupiah

Adhistana Hotel, ketika nuansa klasik tradisional berpadu dengan gaya vintage Instagram. Jadilah hotel yang instagramable dan menyenangkan

adhistana hotel via www.agoda.com

Lobinya saja dihiasi sangkar sangkar burung dan serasa kembali ke zaman dulu (tapi modern). Pokoknya epik deh hotel ini.

lobinya kece via www.agoda.com

Adhistana Hotel

Alamat : Jalan Prawirotaman 2 No 613, Mergangsan, Kota Gede, Yogyakarta 

Harga per malam : Mulai dari Rp 342.000,-

Pawon Coklat, penginapan yang pas buat kamu yang nggak bisa jauh dari Malioboro…

pawon coklat via www.booking.com

Lokasinya yang dekat Malioboro, tepatnya di Jalan Sosrowijayan membuat Pawon Coklat selalu ramai dikunjungi wisatawan. Di hotelnya juga bagus banget buat foto-foto

asik banget nih hotel via www.booking.com

Pawon Coklat Guesthouse

Alamat : Sosrowijayan Wetan Gang 1 No 102, Gedongtengen, 55271 Yogyakarta, Indonesia

Harga per malam : Rp 370.000,-

Hotel Yats Colony kini jadi buruan Instagramers karena sedang hits di kalangan mereka. Nah, apa sih istimewanya?

Yats Colony via www.booking.com

Keistimewaan hotel ini adalah setiap sudutnya unik dan instagramable. Makanya tak bosan kamu jeprat jepret semua sisi hotel yang berada di Jalan Patangpuluhan ini.

Yats Colony via www.booking.com

Yats Colony

Alamat : Jalan Patangpuluhan No.23, Wirobrajan, Wirobrajan, 55251 Yogyakarta, Indonesia

Harga per malam : Rp 550.000,-

Ingin nuansa gotic atau Istana Romawi, Grand Palace Hotel Yogyakarta bisa memberimu kesempatan berfoto selayaknya di istana…

kaya istana kan via www.booking.com

Dari tampilannya tampak mewah namun hotel ini bisa kamu inapin dengan harga murah lho. Sensasi tinggal di istana Romawi dengan biaya seperti menginap di hostel tentu menarik buatmu ‘kan?

grand palace via www.booking.com

The Grand Palace Hotel Yogyakarta

Alamat : Jl. Mangkuyudan No. 32, Mantrijeron, 55143 Yogyakarta, Indonesia

Harga per malam : Rp 350.000,-

Terakhir, Hotel Tjokro Style jadi hotel yang mesti kamu datangi biar feed IG kamu makin kece. Nih kalau nggak percaya!

tjokro style via www.agoda.com

Berbagai desain pintu jadul berwarna-warni bisa kamu temui di Tjokro Style ini. Wah kalau hotelnya begini bakal betah deh buat foto-foto ya.

kasurnya epik ya via www.agoda.com

Hotel Tjokro Style

Alamat : Jl. Menteri Supeno No.48, Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta

Harga per malam : Rp 350.000,-

Nah, 8 hotel ini semoga bisa membantumu ya saat berlibur ke Jogja. Yuk ke Jogja lagi!

Sumber :Hipwee

Galata Pangkalan Serbaguna Ottoman

Galata Pangkalan Serbaguna Ottoman

Ottoman revitalisasi industri kapalnya di masa teknologi uap ditemukan.

10Berita ,  JAKARTA -- Sejak 1515, aktivitas angkatan laut Ottoman dialihkan dari Gallipoli ke Istanbul yang membuat wilayah Galata akhirnya menjadi pangkalan pusat. Menurut buku catatan pangkalan itu dari tahun 1527-1528, ongkos operasional tahunan pangkalan Galata mencapai 1.662.377 koin emas.

Biaya itu meliputi gaji ( mevacibat) un tuk para pekerja galangan kapal seperti tukang kayu, pemotong ( parutiras), operator derek ( makaraci), dan pandai besi ( haddad). Biaya juga perlu dikeluarkan sebagai komisi bagi para makelar ( mu bayaat) yang mendatangkan berbagai ba han baku pembuatan kapal. Lalu ada upah ( icarat) bagi para pengrajin kapal yang bekerja di fase transportasi dan konstruksi.

Jumlah pengrajin kapal yang bekerja di galangan Galata mencapai 89 orang. Bila permintaan kapal meningkat, banyak pengrajin tambahan yang didatangkan dari wilayah lain. Tahun 1530 merupakan salah satu masa ketika produksi kapal mencapai puncaknya. Ketika itu ada 24 galley dibangun ulang dan delapan galley diperbaiki.

Pada 1585, produksi kapal meng alami perubahan. Ada 37 galley dibangun dan diperbaiki, begitu pula 23 kapal galley kecil yang disebut bastardas. Galang an Galata juga membangun dan mem perbaiki kapal lain untuk keperluan sipil seperti tongkang ( mavna), kapal kargo kecil (karamursel), serta kapal peng angkut batu dan kuda.

Permintaan kapal biasanya tergantung kebutuhan perang. Setelah kekalah an telak armada laut Ottoman di Lepanto tahun 1571 yang mengorbankan ratusan kapal galley, permintaan akan kapal perang menurun.

Namun, jeda pembuatan kapal pe rang ini dimanfaatkan Ottoman untuk merevitalisasi pangkalan kapal perang nya dengan menambah berbagai ba ngun an penunjang. Baru setelah Otto man be rencana melancarkan kampanye meng ambil alih Pulau Kreta dari Yunani (1645-166), produksi kapal digiatkan kembali.

Sampai ditemukannya teknologi pembangunan kapal uap di abad ke-19, ber bagai kapal bertenaga dayung dan layar dibangun di Galata. Di antaranya adalagh galley, kapal perang galley kecil, fregat, kalyata (galley kecil), dan tongkang. Ke mu dian kapal layar seperti kalyon (gal leon) yang berdek dua, burtun (kapal pe rang besar), barca (galley besar kla sik), dan agribar (kapal latar cepat bajak laut).

Sepanjang abad ke-17, sekitar 1.200 kapal dibangun dan diperbaiki di Istanbul. Sampai akhir abad ke-17, produksi kapal jenis galley mulai dihentikan. Ottoman kemudian memilih meningkatkan produksi kapal layar galleon yang jauh lebih besar untuk mengejar kemampuan armada laut Eropa yang sudah lebih dulu meninggalkan galley.

Sumber : Republika.co.id

Dewan HAM PBB Juluki Israel Sebagai Negara Apartheid

Dewan HAM PBB Juluki Israel Sebagai Negara Apartheid

10Berita,  Dalam sesi pembahasan “Hak Asasi Manusia”, Dewan HAM PBB (UNHRC) menjuluki Israel sebagai “Negara Apartheid” karena Israel tidak mematuhi undang-undang hak asasi manusia dan resolusi PBB.

Dalam pembahasan panjang konflik Israel-Palestina, PBB telah berulang kali menyebut Israel tidak menghormati hak asasi manusia karena terus membangun pemukiman ielgal di wilayah Tepi Barat. Afrika Selatan (Negara yang dulu memiliki salah satu catatan hak asasi manusia terburuk di dunia) dengan keras menjuluki Israel sebagai negara Apartheid saat ini.

“Israel merupakan satu-satunya negara di dunia yang pantas disebut sebagai “negara apartheid” saat ini, karena Israel kerap melakukan pelanggaran HAM terhadap hak dan nasib rakyat Palestina,” ungkap Delegasi Afrika Selatan, seperti dilansir dari Sputnik, Rabu, (24/1/18).

Anggota UNHRC lainnya juga mengungkapkan keprihatinan yang sama atas pelanggaran Israel terhadap resolusi PBB yang menyatakan bahwa permukiman Israel di Tepi Barat dan di Jerusalem Timur ilegal, karena negara tersebut terus memperluas permukiman penduduk di wilayah Palestina.

Negara-negara Arab mengecam Israel untuk menghentikan aneksasi tanah Palestina dan pembangunan permukiman ilegal di sana. Delegasi Palestina dalam sesi tersebut mendesak Israel untuk menghentikan “pendudukan kolonialnya selama 50 tahun” dan ” mengkompensasi orang-orang Palestina atas semua kerugian yang mereka alami. (DH/MTD)

Sumber : Sputnik,  Moslemtoday.com Redaktur : Hermanto Deli
Copyright © 1439 Hjr. (2018) –

Suka Motong Narasumber, Mata Najwa Diminta Belajar dari Karni Ilyas ILC

Suka Motong Narasumber, Mata Najwa Diminta Belajar dari Karni Ilyas ILC


Acara dialog "Mata Najwa" yang dibawakan host Najwa Shihab di Trans7 (dulu di MetroTV) mendapat sorotan publik.

10Berita, Dalam acara "Mata Najwa" tadi malam, Rabu (24/1/2018), membahas topik "100 Hari Anies-Sandi" yang menghadirkan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan - Sandiaga Uno.

Cara Najwa Shihab yang kerap memotong narasumber sebelum selesai memaparkan menjadi sorotan publik di sosial media.

Di fb, salah satu yang protes adalah seorang ibu-ibu, Mahmudah Ratna Suminar yang menyarankan Najwa Shihab belajar dari Karni Ilyas ILC tvOne:

"Najwa semestinya Anda belajar lagi jurnalisme sama Karni Ilyas misalnya. Anda nanya, yang ditanya masih menjawab, belum selesai langsung disela, kadang langsung di cut ditengah jalan, sering menyimpulkan sendiri, ketika dijelaskan ngotot dengan kesimpulannnya sendiri. Anda itu mewawancarai apa mau mengejudge sendiri sesuka anda? Pemirsa itu mau tau pendapat nara sumber mbak, bukan cecaran pertanyaan tanpa jawaban yang lengkap karena dipotang potong sesuka Anda. Beda lagi kalau narasumbernya segolongan dan sejalan dengan Anda. Contohlah pak Karni yang memberi kesempatan 2 pihak untuk memberikan klarifikasi tanpa potang potong seenaknya. Paling suka komentarnya pak Anis "Jangan merasa paling tahu, jangan merasa paling benar"... Belajar lagi sono." (Mahmudah Ratna Suminar)

Di twitter juga rame yang protes.

"Najwa kayanya lebih tau dari nasrumnya ? 

Dipotong melulu pak @aniesbaswedan  kalo ngomong
😄😄😄😄," komen @zarazettirazr.

"Dodol bener nih si @NajwaShihab. Wawancara atau interogasi sesuai kemauannya? Kliatan bener kelabakan kalo dibalik pertanyaannya oleh narsum," ujar @omat_irama.

"Emang begitu, nyamber terus. Bikin keselek yg nonton. 
Padahal yg bikin menarik tuh bintang tamunya beserta ide2 & opininya. Bukan  pengen denger pendapat host nya," komen @sailormoon_rise.

Sepertinya @NajwaShihab kehilangan kecerdasan & dalam bertanya agak over dosis.
— Sutan Kabasaran (@angkusanang) 24 Januari 2018

Dodol bener nih si @NajwaShihab. Wawancara atau interogasi sesuai kemauannya? Kliatan bener kelabakan kalo dibalik pertanyaannya oleh narsum
— R. Nurhadi (@omat_irama) 24 Januari 2018

Semoga tidak diulangi lagi ya mbak, gak enak nontonnya. Ingat pesan pak Anies "Jangan merasa paling tahu, jangan juga merasa yang paling benar" 😁
— Firman Damopolii (@firmandamo) 24 Januari 2018

Sejak dari pilkada udah gitu najwa ke Anies. Kadang berasa mau mojokin. Beda dia kalo ke narsum lain sejenis ahok..
— Namaku Ombak (@bandabening) 24 Januari 2018

Kirain najwa sudah berubah, ternyata tetep aja kerjanya tukang potong dan giring orang ke kesimpulan yg sudah disiapkannya. Gak fair dan Gak mutu bgt. Malas nonton dia.
— Maz Opan (@mazopan) 24 Januari 2018

Emang begitu, nyamber terus. Bikin keselek yg nonton. 
Padahal yg bikin menarik tuh bintang tamunya beserta ide2 & opininya. Bukan pengen denger pendapat host nya.
— Corrina (@sailormoon_rise) 24 Januari 2018.

Sumber : portal-islam.id