OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Sabtu, 03 Maret 2018

15 Potret Lawas Kota Jakarta di Era Penjajahan Belanda. Terasa Sangat Syahdu dan Penuh Nostalgia!

15 Potret Lawas Kota Jakarta di Era Penjajahan Belanda. Terasa Sangat Syahdu dan Penuh Nostalgia!

Jakarta Era Penjajahan

Kota Jakarta disebut dengan Batavia ketika masa penjajahan Belanda. Sebagai ibukota Hindia Belanda, wajar apabila Batavia sudah sangat maju pada awal tahun 1900-an. Bangunan-bangunan besar, jalanan yang mulus hingga berbagai fasilitas publik sudah tersedia dengan baik pada saat itu. Bahkan hingga kini, banyak bangunan peninggalan Belanda yang menjadi kantor-kantor pemerintahan bahkan istana negara.

Untuk mengingat kota Jakarta di masa lalu ada baiknya Hipwee Travel mengumpulkan foto-foto jadul Batavia pada era penjajahan Belanda. Kalau melihat foto-foto ini yang begitu romantis dan bebas macet begini, kadang kepengen Jakarta balik lagi seperti ini. Hehehe. Foto-foto penuh nostalgia ini bersumber pada KITLV Leiden yang kemudian dipublish ulang oleh akun Twitter @potretlawas.

Sebuah pagi di Pasar Senen yang riuh, sekitar tahun 1940. Pasar ini sudah bergeliat sejak Subuh.

pasar senen via twitter.com

Seorang pemuda mengikuti gaya sebuah iklan di Batavia, sekitar tahun 1930-an. Unik juga ya gaya iklan zaman dulu…

iklannya unik via twitter.com

Aliran sungai di Batavia pada tahun 1930-1940an masih bisa dipakai untuk mandi dan cuci warga

aliran sungai di batavia via twitter.com

Arca gajah ini adalah hadiah kunjungan Raja Thailand Chulalangkorn pada tahun 1871. Namun, raja ini mengangkut 9 gerobak artefak penting dari Borobudur. Sedih 🙁

arca di depan museum nasional Jakarta via twitter.com

Sejenis oplet tempo dulu, sekitar tahun 1930-1940 bertuliskan kalimat bijak, ‘Time is Money.’ Dipopulerkan oleh Si Doel pada tahun 1994

oplet jadul via twitter.com

Semenjak dahulu Pasar Tanah Abang memang sudah ramai. Aktivitas di pasar ini bahkan sudah dimulai sejak abad 18

pasar tanah abang via twitter.com

Banjir bukanlah hal baru di Batavia. Contohnya foto banjir yang sudah terjadi antara tahun 1930-1940 an ini. Kelelep nih mobilnya

banjir via twitter.com

Rijkwikstraat kini jadi Jalan Majapahit, Jakarta Pusat. Suasana malam yang syahdu dan Eropa banget ya. Jadi baper pengen ke zaman itu…

duhai romantisnya via twitter.com

Gedung Harmonie yang sangat populer di masa Hindia Belanda kini telah dibongkar untuk perluasan parkir Setneg. Potret diambil pada tahun 1880.

gedung harmonie via twitter.com

Batavia juga punya pabrik candu yang beroperasi pada awal abad ke 20. Kini bangunan tersebut menjadi bagian dari kampus UI Salemba

pabrik candu kini jadi kampus UI via twitter.com

Tampak sebuah kampung di Batavia dan sebuah pasar kecil. Masih adakah tempat seperti ini di Jakarta? Hehehe

sebuah kampung di jakarta via twitter.com

Potret Batavia melalui foto aerial. Tampak lapangan yang kini jadi area Monas, dan juga stasiun Gambir. Pusat kota Jakarta saat ini

lapangan yang kini jadi monas via twitter.com

Amsterdamse Poort, sebuah gerbang di Batavia pada tahun 1940-an. Kini gerbang ini sudah lenyap karena digusur

gerbang di batavia via twitter.com

Ondel-ondel Betawi tahun 1900. Kok bentuknya lebih serem?

ondel ondel via twitter.com

Sebuah trem melintasi jalurnya di Kota Tua Jakarta, tepatnya di Museum Fatahillah kini

sebuah trem di depan museum fatahillah kini via twitter.com

Advertisement

Kayanya seru ya Jakarta sewaktu penjajahan Belanda. Jadi pengen main ke sana. Hehehe.

Sumber : Hipwee

Ancaman Untuk Orang yang Sengaja Menunda Ibadah Haji Padahal Dirinya Mampu

Ancaman Untuk Orang yang Sengaja Menunda Ibadah Haji Padahal Dirinya Mampu


10Berita, Ajaib memang, ibadah haji bisa dilaksanakan bagi mereka yg mendapat taufik dan memiliki keikhlasan. Ada yang punya harta, tetapi tidak punya waktu dan kesehatan tubuh.

Ada yang sehat dan punya waktu tetapi tidak punya harta. Ada yang punya waktu, uang dan kesehatan tetapi tidak segera menunaikan haji, baik karena menunda-nunda atau atau tidak ada keinginan sama sekali.

Ancaman Jika Sengaja Menunda Ibadah Haji Padahal Mampu
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ الله , عَزَّ وَجَلَّ , يَقُولُ : إِنَّ عَبْدًا أَصْحَحْتُ لَهُ جِسْمَهُ ، وَأَوْسَعْتُ عَلَيْهِ فِي الْمَعِيشَةِ تَمْضِي عَلَيْهِ خَمْسَةُ أَعْوَامٍ لاَ يَفِدُ إِلَيَّ لَمَحْرُومٌ.

Sesungguhnya Allah Azaa wa jalla berfirman, “Sesungguhnya seorang hamba telah Aku sehatkan badannya, Aku luaskan rezekinya, tetapi berlalu dari lima tahun dan dia tidak menghandiri undangan-Ku (naik haji, karena yang berhaji disebut tamu Allah, pent), maka sungguh dia orang yang benar-benar terhalangi (dari kebaikan)”

Umar bin Khattab radhiallahu ‘anhu berkata,

ولهذا ثبت عن عمر بن الخطاب أنه قال: ((لقد هممت أن أبعث رجالاً إلى هذه الأمصار فينظروا كل من له جدة ولم يحج، فيضربوا عليهم الجزية، ما هم بمسلمين، ما هم بمسلمين

sesungguhnya saya berkeinginan bisa mengutus sekelompok orang ke daerah-daerah. Mereka mencari orang yang punya kemampuan tetapi tidak pergi haji, menjatuhkan jizyah (upeti) kpeada mereka. Mereka (Yang semacam ini) bukanlah muslim, mereka bukanlah muslim.”

Dalam riwayat yang lain,

وفي رواية أنه قال: ليمت يهودياً أو نصرانياً – يقولها ثلاث مرات – رجل مات ولم يحج، ووجد لذلك سعة، وخُلِّيت سبيله

Hendaknya mereka mati dalam keadaan yahudi atau nashrani –dikatakan tiga kali- seorang yang mati kemudian (sengaja) tidak berhaji, (padahal) ia mendapat keluasan (rezeki) dan kemudahan jalan.”

Bersegeralah Menunaikan Ibadah Haji dan Umrah
Ibadah haji dan umrah diperintahkan agar segera ditunaikan. Bagaimana tidak, ibadah haji adalah salah satu rukun Islam. Yang namanya rukun, merupakan pendiri tegaknya sesuatu yang dibangun diatasnya.

عَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بُنِيَ الْإِسْلَامُ عَلَى خَمْسٍ شَهَادَةِ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ وَإِقَامِ الصَّلَاةِ وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ وَالْحَجِّ وَصَوْمِ رَمَضَانَ

Dari Ibnu Umar Radhiyallahu ‘anhuma, dia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda: “Islam dibangun di atas lima (tonggak): Syahadat Laa ilaaha illa Allah dan (syahadat) Muhammad Rasulullah, menegakkan shalat, membayar zakat, hajji, dan puasa Ramadhan”.

Maka sudah selayaknya bersegara dan berkeinginan kuat menunaikan ibadah haji dan umrah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

تَعَجَّلُوا إِلَى الْحَجِّ – يَعْنِي : الْفَرِيضَةَ – فَإِنَّ أَحَدَكُمْ لاَ يَدْرِي مَا يَعْرِضُ لَهُ

“Bersegeralah kalian berhaji-yaitu haji yang wajib-karena salah seorang diantara kalian tidak tahu apa yang akan menimpanya”

Beliau juga bersabda,

مَنْ أَرَادَ الْحَجَّ فَلْيَتَعَجَّلْ فَإِنَّهُ قَدْ يَمْرَضُ الْمَرِيضُ وَتَضِلُّ الضَّالَّةُ وَتَعْرِضُ الْحَاجَةُ

Barangsiapa yang ingin pergi haji maka hendaklah ia bersegera, karena sesungguhnya kadang datang penyakit, atau kadang hilang hewan tunggangan atau terkadang ada keperluan lain (mendesak)”.

Demikian semoga bermanfaat

Sumber: muslim.or.id

Ini Masjid Satu-satunya Kebanggaan Muslim Yokohama

Ini Masjid Satu-satunya Kebanggaan Muslim Yokohama


Foto: Shabestan

10Berita, JEPANG—Muslim Yokohama kini tengah bahagia lantaran telah memiliki sebuah masjid. Meski bangunannya sederhana, masjid satu-satunya di Yokohama ini telah lama diimpikan warga Muslim setempat.

Luas masjid sekitar 200 meter persegi, berlokasi di kawasan Hayabuchi, Tsuzuki. Bangunan masjid seperti rumah pada umumnya, namun berbentuk kubus dengan tiga lantai. Amat sederhana, tanpa kubah ataupun menara.

Penanda masjid hanya dengan papan nama masjid bertuliskan Arab dan Jepang. Selain itu, hiasan seperti kubah dan ujung menara juga ditemui di atap bangunan yang didominasi warna cokelat muda itu.

Terdapat seorang imam di Masjid Jami Yokohama. Sang imam berasal dari Myanmar dan mampu tiga bahasa, yakni Inggris, Arab, dan Jepang. Adapun pengurus masjid didominasi imigran asal Pakistan.

Beragam aktivitas pun dilaksanakan. Tak hanya shalat, tapi juga pendidikan Islam untuk anak, kajian keislaman untuk dewasa, dan acara untuk Muslimah.

Masjid Yokohama juga terkenal dapat mengumpulkan zakat, infak, dan sedekah dengan jumlah yang besar. Setiap bulan, infak mencapai 1.000 yen.

Dari pendapatan tersebut, pengurus membaginya tak hanya untuk aktivitas masjid, tapi juga untuk bantuan kemanusiaan kepada Muslimin yang tertimpa bencana di seluruh dunia. []

SUMBER: SHABESTAN, Islam pos

Abu Bakar, Zaid bin Tsabit dan Mushaf Pertama Quran

Abu Bakar, Zaid bin Tsabit dan Mushaf Pertama Quran


Foto: OgNature.com

10Berita, DI zaman Nabi, bagaimana Alquran diajarkan kepada para sahabat tentu saja sangat terjaga. Namun ketika ayat-ayat Quran tersebar luas di dunia Islam, seandainya ayat-ayat itu diubah, tidak mungkin umat Islam di belahan dunia lain tidak memperhatikan dan memperbaikinya.

Selama kehidupan Nabi, Malaikat Jibril membacakan seluruh Quran bersamanya setahun sekali, selama bulan Ramadhan. Ketika Quran selesai diturunkan sepenuhnya menjelang akhir kehidupan Nabi SAW, beliau memastikan bahwa para sahabat sudah menghafal keseluruhan Quran dengan sepenuh hati.

Namun, pada masa pemerintahan khalifah pertama, kebutuhan untuk menyusun ayat-ayat Quran menjadi sebuah kita utama mulai muncul. Sebagai antisipasi, para khalifah yang memerintah setelah wafatnya Nabi, khawatir jika jumlah orang yang menghafal Quran akan semakin berkurang, dan umat Islam akan terancam kehilangan Quran selamanya.

Maka dari tiu, khalifah pertama, Abu Bakr, yang memerintah dari tahun 632 sampai 634, membentuk sebuah komite, di bawah kepemimpinan Zaid bin Tsabit, untuk mengumpulkan semua ayat Quran yang tersebar di seluruh komunitas Muslim.

Rencananya adalah mengumpulkan semuanya ke dalam satu kitab yang bisa terus dijaga seandainya orang-orang yang hafal Quran meninggal dunia.

Zaid sangat teliti terhadap orang yang ia minta hafalan Qurannya. Karena tanggung jawab besar akan keaslian Al-Quran, Zaid hanya menerima hafalan Quran yang dituliskan di hadapan Nabi ﷺ dan harus ada dua saksi yang dapat membuktikannya.
Faktanya, ayat-ayat Quran yang dikumpulkannya dipastikan tidak ada perbedaan antara versi tertulis dan lisan.

Ketika tugas Zaid selesai, sebuah kitab lengkap dari semua ayat disusun dan dipresentasikan kepada Abu Bakar, yang kemudian menyimpannya sebagai arsip negara di Madinah. Dapat diasumsikan dengan pasti bahwa Abu Bakr telah mencocokkan semua yang telah diucapkan Nabi karena banyaknya kenang-kenangan Quran yang hadir di Madinah, ditambah dengan potongan tulisan-tulisan yang disebarkan di tempatnya ditulis.

Seandainya ada perbedaan, orang-orang Madinah akan mengangkat masalah ini. Namun, tidak ada catatan adanya penolakan terhadap proyek Abu Bakar atau hasilnya ini. Semoga Allah SWT menempatkan Abu Bakar di tempat yang mulia di surga. []

Sumber: jalansirah.com

7 Amal Penghapus Dosa

7 Amal Penghapus Dosa


Foto: Aldi/Islampos

10Berita, Manusia pasti tidak luput dari dosa. Baik itu kecil maupun besar, banyak ataupun sedikit. Bagaimana menghapusnya?

Berikut ini adalah tujuh amalan yang dapat dilakukan untuk menghapus dosa, yang kami kumpulkan dari berbagai sumber:

1. Taubat. Begitu pentingnya taubat karena merupakan gerbang segala ampunan. Taubat adalah wujud pengakuan hamba atas dosanya, dan jembatan pengakuan Allah bagi ampunan-Nya. Taubatlah yang menjadi kunci kebaikan untuk menghapus dosa dan kesalahan seorang hamba.

2. Sedekah. Dalam sebuah Hadis yang diriwayatkan oleh Thabrani, Rasulullah SAW bersabda,” “…sedekah itu mematikan (melebur) kesalahan dan takwa itu membunuh kesalahan seperti air memadamkan api.”

3. Jihad. Bersumber dari hadis yang diriwayatkan oleh Thabrani, Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah saw bersabda, “Orang yang mati syahid akan diampuni dosanya pada percikan darah yang pertama, dan akan dikawinkan dengan dua bidadari dan akan memberi syafaat tujuh puluh dari anggota keluarganya…”

4. Wudhu. Amalan ini pun termasuk amalan yang dapat meleburkan dosa sesuai hadis yang diriwayatkan Imam Muslim dan Nasa’I, Rasulullah saw bersabda, “Sesiapa yang berwudhu seperti wudhuku ini, maka dosa-dosanya yang terdahulu akan diampuni. Sedangkan shalatnya, jalannya menuju masjid adalah amalan tambahan,”

5. Shalat. Amalan ini merupakan penebus dosa dan kesalahan seorang hamba. Dalam hadits lain yang diriwayatkan oleh Muslim dan Tirmidzi bahwa Rasulullah saw menegaskan, “Shalat lima waktu, shalat Jum’at menuju Jum’at berikutnya adalah pelebur dosa di antara mereka, selama dosa-dosa besar tidak dilanggar.”

6. Puasa. Baik puasa wajib di bulan Ramadhan ataupun puasa sunnah, jika dilakukan maka dapat melebur dosa.

7. Haji. Diriwayatkan dari Imam Bukhori dan Imam Muslim, Rasulullah saw bersabda, “Sesiapa yang melaksanakan haji, lalu tidak berbicara kotor dan tidak fasik, dia akan kembali (diampuni) dari dosanya sebagai mana ia dilahirkan ibunya.”  []

Sumber: InspiraData

Jumat, 02 Maret 2018

Jaisyul Islam Rebut Kembali Wilayah Yang Diambil Alih Rezim Assad di Ghouta

Jaisyul Islam Rebut Kembali Wilayah Yang Diambil Alih Rezim Assad di Ghouta



10Berita, DAMASKUS, SURIAH - Jaisyul Islam berhasil mendapatkan kembali kendali atas titik-titik yang hilang pada hari Rabu yang direbut pasukan rezim Suriah di daerah "Hawash Dawahra" Ghouta timur.

Menurut kantor media Jaisyul Islam mereka berhasil menangkap kembali titik-titik tersebut setelah pertempuran dengan pasukan rezim Suriah, di mana mereka membunuh sejumlah tentara kemudian, sementara sumber lapangan memperkirakan jumlah korban tewas 15 tentara.

Hamza Bairqdar, juru bicara Jaisyul Islam pada hari Kamis (1/3/2018) mengkonfirmasi untuk mundur dari beberapa poin lanjutan dalam "Hawash Dawahra" sebagai akibat dari artileri berat dan pemboman udara rezim Suriah.

Pemimpin kampanye rezim Suriah atas "Hawash al-Dawahra" Brigadir Jenderal Nader Saad al-Din dan sejumlah rekannya juga mengalami luka-luka pada hari Rabu selama pertempuran di wilayah tersebut. (st/ns) 

Sumber : Voa-islam.com 

PERINGATAN KERAS KIVLAN ZEIN: WASPADA! 2019, PKI BANGKIT!

PERINGATAN KERAS KIVLAN ZEIN: WASPADA! 2019, PKI BANGKIT!


10Berita, Mayor Jenderal TNI Purnawirawan Kivlan Zen menyebut, saat ini ada puluhan juta orang Indonesia yang menjadi pengikut Partai Komunis Indonesia (PKI). Bahkan ia memprediksi dalam satu tahun kedepan PKI akan kembali bangkit di Indonesia.

"Dari informasi, ada 15 juta pengikut dan simpatisan PKI. Kalau dengan anak cucunya bisa 60 juta orang," kata Kivlan dalam diskusi kebangsaan Presidium Alumni 212, di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat 2 Maret 2018.

Mantan Kepala Staf Kostrad ABRI ini pun meyakinkan bahwa kini PKI memang tengah mengumpulkan massa pelan-pelan.

"Motifnya ingin berkuasa. Ingin mengubah menjadi negara komunis, menjadi negara diktator, melarang adanya demokrasi dan tidak ada Tuhan," kata Kivlan.

Menurut Kivlan, saat ini ada fenomena ada orang yang mengaku mencintai Pancasila, namun juga mengakui dirinya sebagai PKI dan memiliki Tuhan.

"Itu adalah kebohongan. PKI tidak mengaku adanya Tuhan dan Pancasila," tegansya.

Menurutnya, PKI akan melakukan berbagai cara untuk merebut kekuasan. Puncaknya, kata Kivlan, pada pemilu 2019 nanti.

"Sekarang belum berkuasa tapi sudah berani mengeluarkan simbol-simbol, itu dilakukan oleh anak-anak PKI. Doktrin dia harus berkuasa," kata Kivlan.

Dengan begitu dirinya meminta umat muslim untuk berjaga-jaga untuk kembalinya PKI bangkit di Indonesia.

"Bentar lagi PKI akan bangkit, satu tahun lagi dia akan bangkit. Mari kita berperang," tandasnya. 

Sumber :Portal Islam 

“Penangkapan MCA Palsu Besar Kemungkinan karena Kecewa Kekalahan Politik”

“Penangkapan MCA Palsu Besar Kemungkinan karena Kecewa Kekalahan Politik”

10BeritaNAMA Muslim Cyber Army (MCA) kembali mencuat belakangan ini, setelah kepolisian dengan gencarnya melakukan aksi penangkapan terhadap sejumlah orang yang disebut-sebut sebagai “anggota MCA”.

Berita penangkapan “anggota MCA” itu pun digiring sedimikian rupa secara masif melibatkan berbagai media mainstream. Isunya pun seakan-akan digiring untuk menyudutkan kelompok siber yang turut berjasa besar memenangkan umat Islam dalam perang opini pada kasus penistaan agama oleh terpidana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), 2016 lalu.

Lantas, apa hubungannya MCA di era Aksi Bela Islam tersebut dengan “MCA” yang ditangkap saat ini? Siapa sebenarnya MCA itu? Mengapa penangkapan tersebut gencar dilakukan di tahun politik 2018 ini? Apa hubungannya dengan Pilkada DKI Jakarta 2017 dimana Ahok tumbang?

Menjawab itu, aktivis senior di bidang media sosial yang juga Majelis Pustaka dan Informasi PP Muhammadiyah, Mustofa B Nahrawardaya, mengungkapkan panjang lebar penjelasannya kepada hidayatullah.com di Jakarta, Kamis (01/03/2018), usai pengguna Twitter dengan akun @NetizenTofa ini menghadiri acara di sebuah tempat. Berikut petikannya!


Bagaimana awal mula munculnya MCA?

Kalau nama MCA (Muslim Cyber Army), baru muncul setelah Ahok’s Case (kasus Ahok) muncul ke permukaan. Jadi sekitar pertengahan Oktober 2016, ketika Aksi Bela Islam I pada tanggal 14 Oktober 2016 digelar, nama MCA baru muncul.

Kemudian ketika Aksi Bela Islam II dilakukan pada 4 November 2016, nama MCA mulai melambung dan mendapatkan tempat di media sosial, meskipun pada awalnya sempat dicemooh oleh kelompok netizen lain yang mendukung Ahok.

Jika semula pasukan cyber pendukung Ahok menguasai jagad maya dengan banyak propaganda jahat dan penyebaran info sesat dan hoax, maka kemunculan MCA menjadi penyeimbang informasi yang ada.

Saya yakin, banyak sekali rakyat Jakarta khususnya, yang menjadi korban dari beroperasinya kelompok Cyber Army pendukung Ahok. Saya mensinyalir, praktik penyesatan informasi dan pengaburan fakta demi memenangkan jagoannya, sudah dilakukan kelompok liar tersebut, sejak 2012. Lalu makin sukses membodohi masyarakat pada 2014, dan mungkin akan dilanjutkan 2018 dan 2019.

Tapi, pergerakan MCA, berhasil mematahkan “perjuangan” tanpa etika yang dilakukan mereka.

Walhasil, pada Aksi Bela Islam III, yakni yang dikenal sebagai gerakan ABI 212 di Monas (Jakarta), nama MCA sudah jadi momok kelompok lain yang mencoba membangun citra Ahok setinggi langit.

Yang membuat MCA semakin besar barangkali karena kelompok Cyber Army lain, tidak saja mencitrakan Ahok sebagai manusia sempurna tanpa cacat, namun juga disebabkan oleh sentimen publik terhadap respons Pemerintah yang seperti memaksakan diri mengait-ngaitkan aksi-aksi umat Islam atau ABI, sebagai aksi yang dilandasi motif makar.

Jadi, saat itulah MCA seperti punya tantangan yang harus dilawan.

Persoalannya lagi-lagi karena Cyber pendukung Ahok dan Cyber pendukung Jokowi bersatu mencitrakan aksi umat Islam tersebut dengan tidak selayaknya. Jangan tanya lagi, apa saja bentuk ketidaklayakan itu. Intinya, jika tidak dilawan dengan MCA, maka akan banyak lagi masyarakat menjadi korban kesesatan dan kedzaliman informasi, akibat ulah kelompok lawan MCA yang brutal.

MCA muncul saat Aksi Bela Islam I,  2016. Sementara, salah seorang “anggota MCA” yang ditangkap disebut oleh polisi sudah 5 tahun jadi anggota “The Family MCA” berdasarkan gadget “pelaku”, ini bagaimana?

Ngawur itu (kemudian tertawa).

Lucunya dimana?

MCA baru ada 2016, kok mereka dah 5 tahun. Dari gadget siapa itu?

Apa sih alasan anggota MCA ini mau bergerak bersama?

Pergerakan MCA, unik. Mereka tidak pernah ketemu muka, tidak bertatap mata, tidak bersapa selain melalui dunia maya. Mereka, ribuan akun media sosial yang bergerak dalam MCA, bisa bersama-sama melakukan kontra opini melawan gerakan jahat kelompok lain, tidak lain tidak bukan karena digerakkan oleh ghirrah yang sama, yakni menjaga kesucian Islam dari serangan tangan kotor kelompok lain.

Kenapa, karena sejak para ulama bergerak membawa umat ke jalanan meminta keadilan dalam kasus penistaan (oleh) Ahok, ternyata gerakan menghina, menista, memaki, dan membenci Islam, bertambah besar. Sangat masif, gerakan tersebut di dunia maya. MCA akhirnya juga bersepakat menjaga marwah ulama yang mereka cintai.

Dalam hal ini, karena Aksi Bela Islam dipimpin oleh Habib Rizieq Shihab (HRS) dan ulama-ulama lain dari berbagai ormas Islam lain, maka MCA pun membela dan melindungi mereka dari serangan jahat dunia maya. Apalagi ketika HRS banyak mendapatkan serangan, baik fisik maupun psikis hingga HRS memilih sementara memimpin pergerakan dari Saudi Arabia, MCA pun tidak surut berjuang sampai sekarang.

Yang menarik adalah, sekalipun HRS jadi sentral, namun MCA berkomitmen menjaga apapun dan siapapun yang dianggap sebagai ikon-ikon Muslim di Indonesia. Karena, sejak awal memang MCA seperti ada komando tanpa komando, bahwa MCA hanya bisa bekerja karena semata-mata terikat oleh keyakinan yang sama, yakni Islam.

Jadi, hanya agama Islam lah yang sanggup mempersatukan MCA dalam gerakan yang rapi dan sama.

Lalu cara kerja mereka seperti apa?

MCA senantiasa bergerak tanpa bisa diendus bentuk dan jaringannya. Karena memang cara bergerak MCA mirip OTB, Organisasi Tanpa Bentuk. Meski OTB, MCA beda. Gerakan mereka sangat rapi dan saling memahami. Mereka tahu, harus berbuat apa. Tanpa dikoordinasi sekalipun, MCA bisa menempatkan diri masing-masing saat berjihad informasi.

Saat diserang musuh, MCA benar-benar bisa melawan tanpa panglima. Saat bertahan, MCA bisa bertindak tanpa ada yang membayar, memberi pulsa, dan tanpa keluhan. Bagi MCA, membela Islam dan ulama di dunia maya, menjadi kebanggaan tersendiri yang sulit diceritakan.

Padahal, mereka tidak pernah bertemu dan tak pernah bertatap muka. Uniknya, ketika ada MCA palsu, maka MCA yang asli, bisa dengan sendirinya melakukan hukuman maya spontan tanpa menunggu.

Tanggapan dan saran Anda atas polisi yang merilis “pelaku anggota MCA”?

Saya sangat berterima kasih kepada polisi karena bisa menangkap MCA yang tidak asli. Karena dari merekalah, citra MCA yang asli jadi buruk. Karena ulah merekalah, MCA yang berdakwah dengan landasan al-Qur’an dan Hadits, serta keadaban, kini menjadi kotor oleh ulah segelintir penumpang gelap.

Jika perlu, nama akun mereka juga diumumkan ke publik. Saya meminta polisi memburu jaringannya, pendananya, serta sutradaranya. Jangan sampai ada yang lolos. Jika perlu, nanti saya sowan dan bersilaturahim ke Mabes Polri untuk memberikan kenang-kenangan sebagai tanda penghargaan.

Yang ditangkap itu mengaku-ngaku sebagai anggota MCA, apa iya MCA asli akan mengaku demikian?

MCA tidak melakukan ujaran kebencian. Polisi tentu tidak mudah mengorek para pelaku. Polisi bekerja bukan berdasarkan pengakuan, namun berdasar bukti. Jadi, memang terbukti para pelaku itu melakukan hatespeech dan menamai grup WA-nya menggunakan nama MCA.

Namun jika pelaku mengaku sebagai MCA dan sengaja melanggar ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik), tentu malah aneh. Karena publik juga sudah tahu, MCA tidak punya keberanian melawan hukum ITE. Jangankan melawan hukum ITE. Untuk meluruskan informasi saja, masih kurang tenaga. Intinya, tidak ada waktu dan kesempatan untuk menghina dan menista pihak lain. Hal itu, hanya akan menguras tenaga dan pikiran.

Baca: ‘MCA Asli Membela Islam tanpa Ujaran Kebencian’


Sebelumnya ramai isu “Saracen”. Sekarang isu “MCA”. Analisis Anda?

Di pengadilan, Asma Dewi (ibu rumah tangga yang awalnya diduga terkait “Saracen”, Red) terbukti tidak terlibat. Setidaknya ini yang saya dengar dari media massa. Isu Saracen menyeret banyak nama, termasuk saya juga disebut-sebut. Tapi itu semua hanya omong kosong.

Pelaku-pelakunya hanyalah kelompok iseng yang tidak jelas motivasinya. Tidak jelas arahnya. dan tidak jelas ideologinya. Mengaku membela Islam, tetapi sepak terjangnya atau jejak digitalnya tidak dapat diendus oleh netizen lain yang lebih senior.

Intinya, Saracen adalah kelompok misterius yang tampak sekali, hanya bekerja untuk kepentingan yang tidak jelas. Ulah mereka lebih banyak merugikan umat Islam ketimbang manfaatnya. Saracen hanya segelintir orang tidak jelas yang bekerja karena urusan perut, bukan motif membela agama.

Mungkinkah penangkapan ini pengalihan isu tertentu atau terkait Pilkada 2018 dan Pilpres 2019?

Dugaan ke arah itu sangat kuat. Besar kemungkinan, ini hanya isu jangka pendek karena kekecewaan kekalahan-kekalahan dalam urusan politik. Juga hanya akan berlangsung hingga Pilkada 2018 atau Pemilu 2019 mendatang.

Nanti, jika 2019 terpilih Presiden Baru, mudah-mudahan MCA bisa istirahat. Karena saya pikir, pasukan Cyber liar lawan MCA, otomatis berhenti beroperasi sementara, begitu yang mengkoordinir mereka tidak ada yang melindungi atau membiayai. Namun jika tidak ada pergantian Presiden 2019, kemungkinan musuh MCA akan terus ada.*

Sumber : Hidayatullah.com 

DHUAAAR! TERCYDUK! Di Balik Kisah Hoax "MCA" TERNYATA Ada Kader PSI. Ini Faktanya!

DHUAAAR! TERCYDUK! Di Balik Kisah Hoax "MCA" TERNYATA Ada Kader PSI. Ini Faktanya!


10Berita, Masifnya fitnah terhadap Muslim Cyber Army (MCA) yang terus digoreng oleh pihak berwajib dan pendukung Jokowi terus memanaskan suhu politik di Indonesia.

Polisi yang mengklaim telah menangkap Ketua MCA, malah diolok-olok warganet. Rupanya, warganet sudah memahami betul bahwa MCA bukanlah sebuah organisasi dengan susunan kepemimpinan tertentu. MCA adalah sebuah gerakan sosial spontan yang lahir bersamaan dengan banjir cacian dan makian para pendukung Ahok jelang pemilihan gubernur DKI Jakarta 2017 lalu.

Berbeda dengan organisasi relawan yang dibentuk dan dibiayai pihak tertentu, MCA sama sekali tidak memiliki pucuk komando dan hanya mengandalkan kecintaan pada Allah semata.

Banyak yang meragukan fakta ini karena polisi dengan sangat meyakinkan mengklaim berhasil menciduk ketua Famili MCA yang telah "beroperasi" selama 5 tahun. Klaim ini sungguh menggelikan, mengingat, sekali lagi, MCA lahir bersamaan dengan kebangkitan kesadaran umat Islam untuk membela agama yang ketika itu dipolitisasi oleh Basuki T. Purnama alias Ahok.

Lalu siapa MCA yang berhasil ditangkap polisi? Siapa tokoh di balik akun MCA "jadi-jadian"?

Seorang warganet berhasil mengungkap sebuah fakta mengejutkan bahwa sebuah akun yang mengaku mantan MCA ternyata merupakan kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Berikut faktanya.

— aldhiraaa (@aldhiraaa) March 2, 2018

— aldhiraaa (@aldhiraaa) March 2, 2018 


Netizen pun berkicau ramai.

— Hansip 1 2 3 Ⓜ (@HansipKetje) March 2, 2018

— fatriady (@fatriady) March 2, 2018

Yahhh... akal2an yg dilindungi "penguasa" & "aparatnya" kami gak akan sedikit pun berhenti menyuarakan kebenaran! #MCA https://t.co/KjoezD75Ld

— Muh.Ikhwan (@ikhwan95) March 2, 2018

Malahan ada yg insyaf jadi MCA trus masuk partai gurem @psi_id nya @TsamaraDKI 😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂https://t.co/btmbwrHqVq

— Taikviri (Cevirit) (@AdeKeren) March 2, 2018

— GusDureen (@burningmayreg) March 2, 2018

Doi ga bohong...doi emang MCA (masih cebong aktif)

— sissy sweety (@sissysweety) March 2, 2018


Like i said, PSI dan orang²nya akan sengaja buat blunder yg akan digoreng para lawan politiknya. Secara ga langsung itu promo gratis membesarkan nama mereka.

— soon (@4d_h1m) March 2, 2018


Sumber :Portal Islam 

DHUAAAR! TERCYDUK! Di Balik Kisah Hoax "MCA" TERNYATA Ada Kader PSI. Ini Faktanya!

DHUAAAR! TERCYDUK! Di Balik Kisah Hoax "MCA" TERNYATA Ada Kader PSI. Ini Faktanya!


10Berita, Masifnya fitnah terhadap Muslim Cyber Army (MCA) yang terus digoreng oleh pihak berwajib dan pendukung Jokowi terus memanaskan suhu politik di Indonesia.

Polisi yang mengklaim telah menangkap Ketua MCA, malah diolok-olok warganet. Rupanya, warganet sudah memahami betul bahwa MCA bukanlah sebuah organisasi dengan susunan kepemimpinan tertentu. MCA adalah sebuah gerakan sosial spontan yang lahir bersamaan dengan banjir cacian dan makian para pendukung Ahok jelang pemilihan gubernur DKI Jakarta 2017 lalu.

Berbeda dengan organisasi relawan yang dibentuk dan dibiayai pihak tertentu, MCA sama sekali tidak memiliki pucuk komando dan hanya mengandalkan kecintaan pada Allah semata.

Banyak yang meragukan fakta ini karena polisi dengan sangat meyakinkan mengklaim berhasil menciduk ketua Famili MCA yang telah "beroperasi" selama 5 tahun. Klaim ini sungguh menggelikan, mengingat, sekali lagi, MCA lahir bersamaan dengan kebangkitan kesadaran umat Islam untuk membela agama yang ketika itu dipolitisasi oleh Basuki T. Purnama alias Ahok.

Lalu siapa MCA yang berhasil ditangkap polisi? Siapa tokoh di balik akun MCA "jadi-jadian"?

Seorang warganet berhasil mengungkap sebuah fakta mengejutkan bahwa sebuah akun yang mengaku mantan MCA ternyata merupakan kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Berikut faktanya.

— aldhiraaa (@aldhiraaa) March 2, 2018

— aldhiraaa (@aldhiraaa) March 2, 2018 


Netizen pun berkicau ramai.

— Hansip 1 2 3 Ⓜ (@HansipKetje) March 2, 2018

— fatriady (@fatriady) March 2, 2018

Yahhh... akal2an yg dilindungi "penguasa" & "aparatnya" kami gak akan sedikit pun berhenti menyuarakan kebenaran! #MCA https://t.co/KjoezD75Ld

— Muh.Ikhwan (@ikhwan95) March 2, 2018

Malahan ada yg insyaf jadi MCA trus masuk partai gurem @psi_id nya @TsamaraDKI 😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂https://t.co/btmbwrHqVq

— Taikviri (Cevirit) (@AdeKeren) March 2, 2018

— GusDureen (@burningmayreg) March 2, 2018

Doi ga bohong...doi emang MCA (masih cebong aktif)

— sissy sweety (@sissysweety) March 2, 2018


Like i said, PSI dan orang²nya akan sengaja buat blunder yg akan digoreng para lawan politiknya. Secara ga langsung itu promo gratis membesarkan nama mereka.

— soon (@4d_h1m) March 2, 2018


Sumber :Portal Islam