OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Senin, 12 Maret 2018

TERUNGKAP! INI Isi Pembicaraan Megawati dan AHY Saat Bertemu

TERUNGKAP! INI Isi Pembicaraan Megawati dan AHY Saat Bertemu


10Berita, Demi memuluskan permintaan Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk bertemu dengan Ketua Umum PDI-P Megawati Sukarnoputri, Sekjen Demokrat Hinca Panjaitan mengaku terus berkomunikasi dengan Sekjen PDI-P Hasto Kristianto.

"Saya kemarin kontakan sama Hasto," ujar Hinca kepada awak media di Sentul International Convention Center (SICC), Sentul, Bogor, Jawa Barat, Ahad, 11 Maret 2018.

Dalam komunikasinya, Hinca mengaku pihaknya akan kembali bertemu dengan Hasto yang tengah berkomunikasi dengan putra Megawati, Prananda Prabowo sebagai wakil Megawati untuk bertemu.

"Dalam waktu dekat juga akan bertemu (dengan Hasto). Mas Hasto juga masih berkomunikasi dengan Prananda, begitu dia oke, saya berkomunikasi dengan Mas AHY, tinggal nunggu dari Mas Hasto," terang Hinca.

Sementara itu, terkait alasan Megawati hanya mengutus putranya untuk bertemu AHY, Hinca mengaku tak tahu menahu, "Tanya sama Ibu Mega-lah," sahutnya.

Menurut Hinca niatan komunikasi AHY bersama Presiden Ke-5 RI itu tak lepas dari sebuah silahturahim terhadap sosok yang lebih senior di dunia politik. Namun tentu tanpa menggunakan bahasa yang rumit dan serius.

Terlebih saat pengundian nomor urut partai di Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, memang terlihat AHY berbisik mendekati Megawati yang kebetulan saat itu duduk bersebelahan.

"Ya namanya anak muda, menyapa yang senior. Itu kami jajarkan di Demokrat. Lalu Mas AHY menyapa Bu Mega, 'Apa kabar ibu? sebagai orang muda kapan waktu saya ingin berdiskusi dengan ibu,' gitu," imbuh Hinca mempraktikkan cara berbicara putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Lalu Bu Mega jawab, 'Oke nanti kita atur ya,' Itu kan bagus betul," tambah Hinca.

Sekedar informasi, berbagai manuver yang dilakukan AHY untuk bertemu dengan Megawati, Jokowi hingga mendatangkan orang nomor satu Indonesia itu ke Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) menjadi pertanyaan besar di publik, dan tak sedikit menganggap Demokrat akan berkoalisi dengan PDI-P.

Sumber: Pantau, PI

Mempertanyakan Nasionalisme Luhut Binsar Panjaitan

Mempertanyakan Nasionalisme Luhut Binsar Panjaitan


10Berita,   Beredarnya pernyataan Menteri Koordinator Bidang Maritim RI, Luhut Binsar Panjaitan (LBP) di media terkait legitimasi penamaan nama-nama asing untuk 4.000 pulau sangat disesalkan

Mestinya menteri sebagai representasi pemerintah harus banyak menjaga lisan. Karena apa yang disampaikan Luhut adalah ciri hilangnya nasionalisme dalam laku dan pikiran seorang menteri.

Kita lagi sibuk-sibuknya menanamkan karakter bangsa malah seorang menteri meruntuhkan upaya serius yang kita lakukan. Pemberian nama asing untuk pulau-pulau di indonesia tentu bertentangan dengan konsep revolusi mental.

Ide pemberian nama asing tidak ada bedanya dengan sebuah upaya menjauhkan bangsa ini dari kearifan lokalnya. Dan pikiran semacam ini oleh Rizal Ramli sering menyebut mental inlander.

Mestinya Luhut justru bekerja lebih serius urusi kemaritiman termasuk dalam hal koordinasi dengan kementerian lain dan pemerintah daerah untuk mengidentifikasi dan melakukan pemetaan potensi maritim.

Dari situ kita bisa tunjukkan ke negara lain potensi yang kita miliki. Bukannya memberikan kebebasan bagi mereka merusak kedaulatan kita dengan menyuruh melabeli tanah kita. Tanah ini kita sudah rebut dengan berdarah-darah, jangan kemudian kita lepas lagi.

Penulis: Andi Fajar Asti ( Direktur Eksekutif Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia )

Sumber :Portal Islam 

Aturan Ganjil-Genap Tol Cikampek Berlaku Hari Ini

Aturan Ganjil-Genap Tol Cikampek Berlaku Hari Ini

10Berita -Pemerintah mulai memberlakukan penerapan paket kebijakan untuk mengatasi kemacetan di Tol Jakarta-Cikampek, mulai hari Senin (12/3) ini. Paket tersebut berisi tiga aturan untuk mengatur lalu lintas di ruas tol tersebut saat jam sibuk setiap paginya mulai Senin hingga Jumat.

“Tiga kebijakan ini salah satunya ganjil genap di pintu Tol Bekasi Barat dan Timur arah Jakarta,” ujar Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono, Ahad (12/3).

Kebijakan yang kedua yaitu pembatasan operasional kendaraan angkutan barang golongan III, IV, dan V yang dilarang melintas di ruas tol tersebut untuk kedua arah. Selain itu juga serta pemberlakuan lajur khusus bus di Jalan Tol Jakarta-Cikampek ruas Bekasi Timur- Jakarta yang didukung dengan angkutan alternatif Bus Transjabodetabek Premium.

Bambang memastikan, kebijakan tersebut dibuat untuk mencerminkan keadilan karena semua aspek diatur. “Tidak hanya pengguna kendaraan pribadi saja namun juga kendaraan angkutan barang,” kata Bambang.

Ketentuan penanganan kemacetan di jalan tol Jakarta-Cikampek ini diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 18 Tahun 2018 tentang Pengaturan Lalu Lintas Selama Masa Pembangunan Infrastruktur Strategis Nasional di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Selain itu juga diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 99 Tahun 2017 tentang Lajur Khusus Angkutan Umum di Ruas Jalan Tol.

Ketiga kebijakan tersebut hanya berlaku pada Senin-Jumat mulai pukul 06.00-09.00 WIB, kecuali hari libur nasional. Hanya saja jalur khusus bus hanya disediakan untuk menuju Jakarta tidak pada saat sore hari dari Jakarta ke Bekasi, meski bus tetap disediakan.(kl/rol)

Sumber : Eramuslim

KURANG AJAR! Kader PDIP Budiman Sudjatmiko Tawari Kivlan Zen Pilih Sel Tahanan

KURANG AJAR! Kader PDIP Budiman Sudjatmiko Tawari Kivlan Zen Pilih Sel Tahanan


10Berita,   Kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Budiman Sudjatmiko mempersilakan bekas Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) Mayjen (Purn) Kivlan Zen untuk memilih sel tahanan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cipinang.

"Silakan pak Kivlan memilih satu ruangan di LP Cipinang untuk dirinya sebagai konsekuensi hukum dari fitnah-fitnahnya. Mau pakai bekas sel saya juga boleh," kata Budiman Rabu 7 Maret 2018.

Hal itu dikatakannya terkait dengan pernyataan Kivlan yang menuding PDIP menampung pihak-pihak yang berafiliasi dengan Partai Komunis Indonesia (PKI). Kivlan tegas menyebut tiga nama yakni Budiman Sujatmiko, Eva Kusuma Sundari, dan Rieke Diah Pitaloka.

Budiman, yang pernah mendekam di LP Cipinang karena tudingan subversi, membantah hal itu dan menyatakan Kivlan harus menerima konsekuensi hukum atas fitnahnya tersebut. Sebab, pernyataan itu telah menyakiti puluhan juta kaum nasionalis pengikut Bung Karno.

"Apa tidak cukup dia (Kivlan) dan bosnya di era Orde Baru dulu sudah memperlakukan Bung Karno sebagai tahanan di ujung hidupnya serta menindas pengikut-pengikutnya? Dan dia sekarang membakar luka itu lagi," kata Budiman.

Lebih lanjut, aktivis yang pernah dipenjara pada penghujung Orde Baru itu mengatakan fitnah dari Kivlan itu merupakan upaya pembodohan massal dengan tujuan memecah belah persatuan Indonesia.

"Pembodohan massal itu paling banyak dalam rupa fitnah. Pada orang yang punya rencana jahat pada banyak orang, kita hanya akan menyisakan etika dalam perjuangan melawannya," kata dia.

Menurut Budiman, pernyataan Kivlan Zen tentang PKI merupakan gambaran tentang orang-orang yang terus membebani Indonesia dengan 'hantu-hantu' masa lalu. Baginya, sosok Kivlan sudah tak relevan dan tak bisa melihat kebutuhan zaman.

Sumber :Portal Islam 

Saking Kerennya, Foto-foto Ini Bisa Dianggap Sebagai Editan, Lho!

Saking Kerennya, Foto-foto Ini Bisa Dianggap Sebagai Editan, Lho!


10Berita, Buat kamu para fotografer, pasti sudah paham kalau ingin mendapatkan foto yang keren tidaklah mudah. Selain butuh tekad, skill, dan pengalaman, kamu juga butuh keberuntungan.

Telat sedetik saja bisa-bisa hasil fotomu sudah berubah dari yang seharusnya luar biasa keren menjadi biasa saja, bahkan buruk, terlebih foto alam, lansekap, atau hewan.

Tapi ketika kamu mendapatkan foto yang super keren, bisa-bisa disangka editan. Seperti 8 foto yang diambil dari Livescience ini nih contohnya. Mau tahu seperti apa fotonya? Ini dia daftarnya.

1. Papan Catur Raksasa

Salah satu pemandangan yang tidak biasa ditemukan di Idaho, dimana terdapat tumpukan salju yang jatuh ke kawasan hutan gundul sehingga menyebabkan timbulnya pola seperti papan catur. Kurang pionnya aja nih.

2. Cahaya Biru di Tengah Lautan

Pada tanggal 18 Juni, fotografer Alyn Wallace berhasil mengabadikan cahaya biru yang ada di Three Cliffs Bay dekat Swansea, Wales. FYI, cahaya biru ini tercipta akibat kontak antara bioluminescent plankton dengan arus atau percikan ombak.

3. Es Batu Raksasa

Foto ini bukan miniatur es batu dan pesawat super mini, melainkan pesawat beneran yang sedang terbang melintasi Antartika.

4. Pegunungan Rocky Dari Luar Angkasa

Pada akhir 2016, Stasiun Luar Angkasa Internasional atau International Space Station (ISS) berhasil menangkap foto Pegunungan Rocky dari luar angkasa. Pemandangan ini mirip jejak roda di atas tanah berlumpur ya, bedanya ini putih karena salju.

5. Man of War

Apa hubungannya man of war dengan foto di laut ini? Buat kamu yang belum tahu, man of war adalah salah satu jenis hydrozoan laut dari keluarga Physaliidae yang biasa ditemukan di Samudra Atlantik, Hindia, dan Pasifik.

Nah, Matty Smith berhasil mengabadikan makhluk laut ini ke dalam foto yang fantastik. Berkat foto ini, dia berhasil memenangkan Kompetisi Foto Bawah Air pada tahun 2017 untuk kategori “Best in Show”.

6. Mereka Juga Suka Main Voli

Foto karya Lim Choo How ini menunjukkan seolah-olah si tawon sedang bermain voli atau semacamnya, padahal dia menyedot air yang masuk ke sarangnya dan menjentikkannya.

7. Letusan Gunung? Bukan!

Sekilas foto ini seperti foto awan gelap yang ditempel di belakang gunung, tapi ini bukan foto rekayasa, lho. Masih ingat kasus kebakaran hebat yang terjadi di California pada bulan Desember ini?

Kombinasi antara udara panas dan asap dari kebakaran tersebut membuat terciptanya awan pyrocumulus ini.

8. Air Terjun Api

Kalau foto ini dipublikasikan tanpa diberi keterangan apa-apa, pasti banyak yang percaya kalau foto ini adalah foto rekayasa. Padahal ini adalah foto Air Terjun Horsetail di Taman Nasional Yosemite.

Tapi, kenapa bisa berwarna merah seolah-olah seperti lava? Jadi warna merah pada air terjun disebabkan karena cahaya dari matahari saat terbenam, keren ya.

Nah, itu dia 8 foto yang terlampau keren, sehingga nggak salah kalau ada yang menyangka kalau foto-foto di atas adalah foto editan. Dari delapan foto tersebut, mana yang menurutmu paling keren?

Sumber: selipan.com, Islamidia

Hanya Usung Satu Nama, Elektabilitas Demokrat Dipertaruhkan

Hanya Usung Satu Nama, Elektabilitas Demokrat Dipertaruhkan



10Berita, JAKARTA - Partai Demokrat menjadi salah satu nama besar di perpolitikan Tanah Air. Sejak berdiri di 9 September 2001, nama Partai Demokrat melesat bersama dengan nama besar Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang berhasil menjadi Presiden RI untuk dua periode.

Pada tahun 2014 lalu, Demokrat menggelar konvensi yang akhirnya memunculkan nama Dahlan Iskan, menyingkirkan beberapa nama dari internal maupun eksternal. Namun sayang akibat anjloknya perolehan suara partai kala itu, nama Dahlan Iskan batal masuk dalam bursa Capres Partai Demokrat.

Pengamat Politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio mengatakan Demokrat merupakan partai petahana di ajang perpolitikan Indonesia. Artinya 10 tahun berhasil membawa SBY menjadi Presiden RI.

“Di tahun 2014 (Demokrat) tidak jeblok-jeblok banget, ada di peringkat 4 sekitar 6% suara. Jika hanya mengusung satu calon akan merugikan Demokrat. Sebaiknya ada lebih dari satu calon,” ujarnya ditanya soal Rapimnas Partai Demokrat jika mengusung satu nama dalam pencapresan pada Pemilu 2019 di Jakarta, Jumat (9/3/2018).

Lebih jauh, Hendri memberikan alasannya jika mengusung lebih dari satu calon akan memudahkan partai lain berkoalisi dengan Demokrat. Ada kombinasi yang lebih leluasa dibanding dengan satu nama. Selain itu, dengan lebih satu nama akan memudahkan Demokrat menentukan, akan berada di pihak mana nantinya.

“Apakah satu poros dengan Jokowi, atau satu poros dengan Gerindra atau membuat poros baru. Jika hanya disodorkan satu nama kemungkinan besar agak sulit memainkan kombinasi politik dan rugi juga buat Demokrat. Karena sebetulnya, Demokrat ini punya nama-nama yang menurut saya punya potensi yang bisa diusung untuk di 2019,” tegasnya.

Ketika disinggung siapa saja nama yang potensial untuk diusung di Rapimnas Demokrat, Hendri menyebut nama Chairul Tanjung dan Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi. Menurutnya, dua nama itu potensial selain Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“Jadi kalau Demokrat ingin mengusung misalnya AHY, CT dan TGB menurut saya akan lebih leluasa. TGB misalnya, terkenal dan dikenal sebagai pemimpin umat dan berpengalaman di NTB. Begitu juga dengan CT, dikenal sebagai pengusaha dan memiliki toleransi tinggi.

"Kalau mau bermanuver sedikit, bisa juga menghadirkan Pak Karwo. Walaupun elektabilitas Pak Karwo paling kecil, tetapi sebagai gubernur salah satu provinsi terbesar di Indonesia menurut saya layak juga diajukan,” paparnya.

Terkait dengan elektabilitas, Hendri memperhitungkan masih cukup lama untuk penetapan calon. Dimana penetapan calon sampai dengan bulan Agustus. Dengan banyak nama bisa memberikan keleluasaan Demokrat untuk melakukan manuver yang akan berimbas pada meningkatnya elektabilitas.

“Kalau lebih dari satu nama Demokrat, akan memiliki keleluasaan mengajukan nama-nama tokoh yang memiliki kompetensi dan kapabilitas tinggi. Karena kalau misalnya hanya satu nama, kemudian terjadi penolakan di publik, akibatnya akan mengalami terjun bebas. Tetapi kalau ada beberapa nama, masih ada yang menjaga. Ada alternatif dipilih oleh masyarakat,” terangnya.

(kri)

Sumber : SINDOnews

Jejak politik trah Cendana

Jejak politik trah Cendana


10Berita, Karier politik keluarga Presiden kedua RI Soeharto seakan tenggelam seiring jatuhnya rezim Orde Baru tahun 1998. Beberapa tahun berlalu, anak-anak Soeharto kembali bertaji di jagat politik Tanah Air salah satunya Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto.

Tommy sempat mencoba mengibarkan bendera keluarga Cendana dengan mencoba kembali ingin menguasai Partai Golkar pada Munaslub di Riau. Sayang, tak satupun suara memilih Tommy. Di situ, Aburizal Bakrie (Ical) terpilih sebagai ketua umum. Di urutan kedua Surya Paloh dan ketiga Yuddy Chrisnandi.

Kecewa dengan Golkar, Tommy coba membuat partai baru yakni Partai Nasional Republik. Sayang partainya tak lolos verifikasi dan gagal jadi kontestan Pemilu 2014.

Tak patah arang, Tommy kembali bikin Partai Berkarya. Partai ini akhirnya lolos verifikasi Kemenkum HAM dengan nomor M.HH/20.AH.11.01 tahun 2016. Partai Berkarya adalah gabungan dari Partai Nasional Republik dan Beringin Berkarya yang sempat dibentuknya dulu.

Karier politik Tommy makin moncer. Tommy didaulat menjadi Ketua Umum Partai Berkarya. Partai tersebut lolos menjadi peserta Pemilu 2019. Sebagian kalangan menganggap kehadiran partai tersebut sebagai kebangkitan era orde baru dengan menjual sosok dan masa keemasan Presiden Soeharto.

“Rakyat makin tahu, mana yang lebih enak dan enggak enak. Biarlah nanti rakyat yang menentukan, rakyat yang menilai zamannya siapa yang lebih enak,” kata Tommy.

Tak cuma Tommy, karir politik cemerlang dimunculkan oleh Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto. Mantan istri Prabowo Subianto ini kini menjadi anggota DPR dari Partai Golkar periode 2014-2019. Bahkan Titiek sekarang menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar.

Titiek Soeharto 2013 Merdeka.com
Titiek menggelar acara Bulan HM Soeharto untuk mengenang jasa Presiden kedua RI dalam bidang pembangunan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Minggu (11/3).

“Enggak ada urusan kebangkitan politik keluarga kami. Kami selamanya selalu concern untuk kesejahteraan rakyat Indonesia. Jadi di mana pun, kapan pun, bagaimana meneruskan cita-cita Pak Harto dan cita-cita para pendiri bangsa. Jadi bukan berarti baru sekarang” ucap Titiek di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu (11/3).

Dia heran dengan dihembuskannya kembali isu upaya membangkitkan kembali orde baru dengan kehadiran partai yang digagas adiknya. Sebab, kata dia, isu tersebut pernah muncul saat Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) berencana mengusung Siti Hardiyanti Rukmana atau Mbak Tutut maju sebagai calon presiden di Pilpres 2014.

Namun, sayangnya PKPB saat itu hanya memperoleh suara 2,11 persen, sehingga rencana mengusung Tutut pun sirna. Bukan hanya itu, sebelum bersama Partai Berkarya, Pemilu 2014 Tommy pernah mendaftarkan Partai Nasional Republik (Nasrep).

“Jadi bukan berarti baru sekarang ya. Perasaan dari dulu sudah ada partainya Mba Tutut. Semua tujuannya sama,” ungkap Titiek.

Dia menyebut, acara Bulan HM Soeharto sebagai ungkapan syukur atas capaian ayahnya sebagai Presiden. Buktinya, Soeharto dinobatkan sebagai Bapak Pembangunan.

“Merupakan wujud syukur kami atas apa yang dicapai negara di bawah kepemimpinan beliau. Keberhasilan pembangunan yang mendapat pengakuan dari dalam dan luar negeri,” ucap Titiek.

Seperti diketahui, putri pertama Soeharto, Siti Hardijanti Rukmana atau yang akrab disapa Tutut sempat mencalonkan diri sebagai presiden tahun 2004, namun gagal total. Partai Karya Peduli Bangsa milik Tutut hanya menjadi partai gurem. Meskipun, partai tersebut didukung oleh para menteri era Orde Baru. Bisa jadi, saat itu masyarakat masih trauma dengan kepemimpinan Soeharto yang terkenal otoriter.

Sementara Bambang Trihatmodjo, Sri Hutami Endang Adiningsih, Sigit Harjojudanto memilih untuk tak ikut-ikutan terjun ke dunia politik. Mereka sibuk mengurus bisnisnya masing-masing. 

Sumber : merdeka

Rizal Ramli Tunjuk Orang Ini Kerjaannya Cuma Bisa Ngimpor

Rizal Ramli Tunjuk Orang Ini Kerjaannya Cuma Bisa Ngimpor


10Berita, Pengamat ekonomi Rizal Ramli menyebut Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita sebagai pejabat yang kinerjanya hanya mengimpor pangan saja.

“Enggartiasto itu kerjaanya tukang impor. Sadisnya, semua diimpor ketika masa panen,” ujar Rizal dalam kuliah umumnya di kampus STIE Ahmad Dahlan, Jakarta, Sabtu (10/3).

Kebijakan impor yang paling baru dari Kementerian Perdagangan adalah impor beras (500.000 ton), jagung (171.660 ton) dan garam (3,7 juta ton). Khusus untuk impor jagung dan garam, pemerintah berdalih jika impor ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan industri.

Sementara untuk impor beras, Rizal Ramli menegaskan jika kondisi iklim dan curah hujan normal, produksi beras di tanah air sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Impor beras, jelasnya, dapat diterima masyarakat jika Indonesia memang sedang dilanda kekeringan panjang seperti yang terjadi pada 2015 silam. Pada 2015, akibat terpaan El Nino, hasil pertanian di Indonesia mengalami penurunan.

“Kecuali El Nino produksi beras pasti berkurang 10%. Nah tahun lalu sampai kemaren kan hujan terus, jadi pasti cukup. Dia (Enggartiasto) malah impor,” jelas Rizal.

Lebih lanjut, Presiden Jokowi pun disebutnya tidak dapat berbuat banyak lantaran telah terjebak kontrak politik. Sebagaimana diketahui, Enggartiasto merupakan menteri yang berasal dari Partai Nasdem.

“Jokowi kalau mau nyopot Enggartiasto nanti Surya Paloh marah, bisa dicopot dukungan mereka (Nasdem) ke Jokowi,” tutupnya. 

Sumber : Eramuslim

Heboh Info Kebocoran NIK, Kemkominfo Kambinghitamkan MCA

Heboh Info Kebocoran NIK, Kemkominfo Kambinghitamkan MCA


10Berita, Staf Ahli Menkominfo Bidang Hukum, Henri Subiakto mengatakan ada penyerangan info terkait kebocoran data NIK dan KK dalam registrasi kartu prabayar. Ia mengklaim, tidak ada kebocoran data, sedangkan info yang tersebar belakangan dinyatakan hoaks.

“Kebocoran bukan dari proses Adminduk di Dukcapil dan registrasi. Kebocoran itu dilakukan oleh diri kita sendiri yang terbiasa memberikan data pribadi kita di setiap registrasi apapun. Namun seolah info hoaks yang beredar ada kebocoran data yang digunakan untuk kepentingan Pemilu,” katanya dalam diskusi bertema “Keamanan Data, Tanggung Jawab Siapa”, Jakarta, Sabtu, (10/03/2018).

Henri Subiakto mengatakan ada penyerangan info hoaks yang masif dan terstruktur, dirinya mencurigai ada keterlibatan MCA dalam kasus ini. Apa betul ada kebocoran, padahal banyak hoaks.

“Kebocoran yang sudah ditangani Kominfo adalah kebocoran melalui situs-situs website yang memperlihatkan data-data pribadi publik seperti yang dilakukan oleh Bonanza. Kominfo tidak akan membiarkan data pribadi dipergunakan orang lain,” ungkapnya.

Kalau ada orang yang menerima tawaran tawaran iklan, papa minta pulsa, penipuan berhadiah dan lainnya, ada kemungkinan nomor-nomor tersebar lantaran kebiasaan masyarakat yang menyerahkan data pribadi seperti, nama, nomor dan email.

“Kita harap dengan registrasi ini guna menghindari tindak kriminal penipuan dan kejahatan. Kita sudah masukkan UU perlindungan data pribadi ke dalam Prolegnas, akantetapi masih harus mengantri di Kemenkumham,” ujarnya.

Ia menyampaikan kepada masyarakat untuk segera registrasi kartu prabayarnya. Kominfo akan melakukan pemblokiran bertahap mulai Maret ini dan menyeluruh untuk nomor-nomor yang belum teregistrasi hingga akhir April.

“Jangan khawatir terkait kebocoran data. Kominfo dan kepolisian akan bertindak bila mendapatkan penggunaan data pribadi orang lain tanpa diketahui pemiliknya,” pungkasnya.

Sumber: Kiblat

Anies: Sudah Ada Jokowi dan Prabowo, Saya Urus Jakarta

Anies: Sudah Ada Jokowi dan Prabowo, Saya Urus Jakarta


10Berita -Gubernur DKI Anies Baswedan terlihat hadir di lapangan Sepakbola, Arcici, Jakarta Pusat, Minggu (11/3), tempat acara HUT Partai Gerindra ke-10 sekaligus lokasi deklarasi Prabowo Subianto sebagai calon presiden. Anies tiba sekitar pukul 17.30 WIB. Padahal acara bubar pukul 16.00 WIB. Anies hadir setelah Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.

“Saya baru saja selesai, kebetulan siang ini adalah puncak peringatan nyepi bagi warga Hindu. Jadi saya barusan selesai dari acara umat Hindu Jakarta, acara selesai di sana, pas ke sini sudah selesai itu aja. Saya pikir masih ada orang,” katanya saat ditanya telat hadiri acara tersebut.

Sesungguhnya Anies tidak menjadwalkan hadir di acara Gerindra. Berdasarkan pembagian tugas, Sandiaga ditugaskan hadir di acara Gerindra. Sedangkan Anies bertugas menghadiri acara keagamaan umat Hindu.

“Rencananya emang Pak Sandi memang jadwalnya adalah Pak Sandi bukan saya. Memang dipisah, Sandi di sini, saya di umat Hindu karena bersamaan, cuma karena begitu di sana selesai awal saya langsung ke sini,” jelasnya.

Terkait deklarasi Prabowo Subianto sebagai calon presiden, Anies enggan mengomentari. Sebab, dirinya mengaku tengah fokus pada jabatannya sekarang ini.

“Saya gubernur enggak boleh politik gitu dong. Tapi yang jelas kami ucapkan selamat dan ini adalah keputusan DPD Gerindra dan mudah konsolidasi berjalan lancar.”

Setelah deklarasi dan desakan kader Gerindra agar Prabowo maju sebagai calon presiden, Anies lebih tenang. Sebab, dia bisa fokus menjalankan tugas memimpin Jakarta. Selama ini nama Anies Baswedan mondar mandir dalam sejumlah survei calon presiden dan calon wakil presiden.

“Jadi sekarang sudah ada calon, ada Jokowi ada Prabowo, sudah selesai, saya urusin Jakarta,” ucapnya. (ma)

Sumber :Eramuslim