OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Minggu, 08 April 2018

Kritik Pemerintah, Saudi Tutup Akun Twitter Imam Mekkah Syaikh Shuraim

Kritik Pemerintah, Saudi Tutup Akun Twitter Imam Mekkah Syaikh Shuraim

10Berita, RIYADH  – Pihak berwenang Saudi Arabia menutup akun twitter Syaikh Saud Al-Shuraim, salah satu imam Masjidil Haram di Makkah, pada jum’at (6/4/2018) pagi, lansir Middle East Monitor, mengutip AlKhaleejonline.

Syaikh Shuraim telah memposting komentar tentang isu-isu politik dan sosial di Arab Saudi dan mengkritik apa yang dia yakini sebagai pelanggaran terhadap ajaran Islam.

Syaikh Shuraim lahir di Riyadh pada tahun 1964. Dia telah memegang beberapa posisi akademis senior, termasuk Dekan dan Profesor Spesialis di Universitas Umm Al-Qura di Mekkah. Dia juga seorang hakim di Pengadilan Tinggi di Kota Suci Mekkah.

Syaikh Al-Shuraim mendapat pujian di kalangan Muslim baik di dalam dan di luar kerajaan Arab atas sikapnya yang berani.

Sumber :Arrahmah.com

Umat Diimbau Cabut Laporan soal Sukmawati, Asyari Usman: Itulah Sebabnya Ulama Harus Menjauhi Penguasa

Umat Diimbau Cabut Laporan soal Sukmawati, Asyari Usman: Itulah Sebabnya Ulama Harus Menjauhi Penguasa


10Berita, Minta maaf lagi. Kali ini saya mengambil porsi para ustad yang sewajarnya menuliskan artikel seperti dijudulkan di atas. Tetapi saya percaya bahwa meramu berbagai sumber tentang topik ini, bukanlah “dosa besar” di bidang tulis-menulis.

Yang dibicarakan adalah sikap al-mukarram KH Ma’ruf Amin, Ketua MUI, dalam masalah penistaan agama Islam yang dilakukan oleh Sukmawati Soekarnoputri lewat puisi “Ibu Indonesia”.

Setelah mengumumkan permintaan maaf kepada umat Islam, Bu Sukmawati menemui Kiyai Am’ruf. Setelah pertemuan yang dibumbui cium tangan Pak Kiyai, Ketua MUI mengeluarkan imbauan agar laporan penistaan yang menyangkut Bu Sukma itu dicabut. Alasan Kiyai Ma’ruf ialah bahwa Bu Sukma sudah meminta maaf.

Dari salah satu sudut pandang (dari sekian banyak sudut), imbauan Kiyai tentulah pantas diikuti. Tetapi, kelihatannya kaum muslimin menuntut agar proses hukum tetap dilanjukan walaupun Bu Sukma diberikan maaf.

Saya bukan mau membicarakan proses permintaan maaf itu maupun pencabutan pengaduan penistaan itu ke kepolisian. Yang terlintas di kepala saya adalah, mengapa Kiyai Ma’ruf berkali-kali memperlihatkan “keanehan” bersikap kalau diletakkan dalam perspektif aspirasi kaum muslimin terkait macam-macam hal yang menyinggung kesakralan agama?

Inilah yang kita tengok. Inilah yang akan dicarikan penjelasannya.

Kita semua mengamati dengan seksama bahwa Kiyai Ma’ruf adalah orang yang sangat baik. Lurus. Tulus. Suka memaafkan. Mudah meringankan masalah yang besar. Sangat ideal. Semua kita juga ingin seperti beliau. Tapi, ada “tapi”-nya. Sikap beliau itu sangat ideal untuk situasi pengelolaan negara yang ideal pula. Situasi yang tidak dzolim, tidak sewenang-wenang.

Pada saat ini, ajakan Kiyai Ma’ruf tidak bersambut di kalangan kaum muslimin. Sebabnya antara lain adalah aggapan bahwa pihak penguasa tidak adil. Umat merasa penguasa sangat cepat bertindak kalau ulama atau warga muslim yang menjadi terduga. Sebaliknya, kasus-kasus penistaan agama yang kebetulan melibatkan orang yang pro-penguasa sebagai terlapor, pihak yang berwenang cenderung lambat. Bahkan terkesan mendiamkannya.

Kembali ke topik kali ini: mengapa Kiyai Ma’ruf dianggap “aneh” dalam kasus Bu Sukma? Apa yang terjadi? Ada apa?

Tidak terjadi apa-apa kecuali “pertanda” bahwa Pak Kiyai terlalu dekat dengan penguasa. Nah, dari sinilah kita mulai pembahasan syar’iah tentang posisi ulama. Berikut ini hadits pertama tentang ulama yang dilarang oleh Rozulullah SAW mendekati (terlalu dekat dengan) penguasa.

Dalam potongan hadits yang diriwayatkan oleh Tirmidzi dengan kualifikasi “hasan gharib”, Nabi mengatakan: “…barangsiapa yang mendatangi pintu-pintu penguasa maka dia akan terkena fitnah; dan tak seorang pun yang semakin dekat dengan penguasa kecuali dia semakin jauh dari Allah.”

Maksudnya, terlalu dekat bergaul dengan para pemegang kekuasaan, bisa membuat ulama “segan”. Karena “segan”, menyusullah “diam”. Karena semakin akrab, “diam” itu kemudian pelan-pelan bergeser menjadi “ikut penguasa”. Begitu tak terasa ikut penguasa, para ulama yang akrab dengan penguasa itu berubah menjadi pembela penguasa.

KH Ma’ruf Amin “belum” sampai seperti ini. Alhamdulillah. Cuma, kaum muslimin harus terus mengingatkan agar, misalnya, Pak Kiyai tidak lagi mendatangi pintu-pintu penguasa, atau setidaknya jangan terlalu sering.

Jauhilah pintu penguasa, wahai para ulama. Ulama besar Abdussalam Mubarakpuri menceritakan konsistensi Imam Bukhari yang menjaga dirinya dari persentuhan dengan penguasa, khususnya penguasa yang dzolim. Diriwayatkan bahwa Imam Bukhari tidak akan pernah mau berada di tengah para penguasa. Dia tidak mau menghadiri acara-acara yang diselenggarakan oleh para pejabat pemerintahan.

Gara-gara menolak permintaan penguasa negerinya, Imam Bukhari diusir dari kota Bukhara. Pengusiran ini dilakukan penguasa dengan cara yang keji. Imam Bukhari difitnah membuat fatwa yang menyesatkan. Rakyat Bukhara percaya pada berita hoax yang disiarkan oleh perangkat kekuasaan sehingga mereka marah kepada Bukhari.

Menjauhi penguasa memang memiliki konsekuensi. Tetapi, begitulah seharusnya para ulama. Mereka tidak boleh “segan”, “diam”, apalagi sampai diperalat oleh penguasa yang dzolim.

Alhamdulillah, para ulama “muda” di negeri ini mengerti betul bagaimana mereka seharusnya bersikap terhadap penguasa. Mereka memahami cara Imam Bukhari menjaga keulamaannya. Mereka siap masuk penjara, siap hidup susah, siap digertak-gertak oleh aparat keamanan, dlsb. Tetapi, sayangnya, banyak juga “ulama-ulamaan” yang bisa “disumbat” oleh penguasa.

Para ulama yang berani ambil risiko menjauhi penguasa yang dzolim, adalah orang-orang yang paham bahwa “perbuatan yang paling dibenci Allah adalah mendatangi penguasa” (HR Ibnu Majah). Kita bersyukur sekali karena masih banyak dan, in-sya Allah, akan semakin banyak ulama yang bersikap tegas menentang kesewenangan penguasa.

Satu hadits lagi. Sahabat Tsauban r.a. bertanya kepada Baginda Nabi, “Ya Rosulullah, apakah saya termasuk ahli bait?” Baginda berdiam diri. Setelah ditanya ketiga kalinya, Nabi kemudian mengeluarkan statemen, “Iya, selama engkau tidak berdiri di depan pintu penguasa dan meminta sesuatu dari mereka.”

Kita berharap KH Ma’ruf Amin masih menjadi bagian dari ulama yang tidak berada di pintu-pintu penguasa. Tentunya kita menghargai sikap “arif” beliau ketika mengimbau agar para pelapor puisi Bu Sukma mencabut laporannya. Namun, sebaliknya, kita percaya Pak Kiyai memahami pula mengapa para pelapor bertekad akan maju terus.

Penulis: Asyari Usman

Sumber : PORTAL ISLAM

Jokowi Masih Bisa Kalah di Pilpres 2019

Jokowi Masih Bisa Kalah di Pilpres 2019


10Berita, Direktur Centre For Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi menilai petahana, Presiden RI Joko Widodo bisa saja kalah dalam Pilpres nanti. Sebab, dia memiliki beberapa kelemahan.

Kelemahan pertama yakni koalisi partai pendukung Jokowi yang saat ini masih solid sewaktu-waktu bisa bubar. Utamanya jika Jokowi memilih pendamping atau calon wakil presiden yang tidak sesuai dengan kepentingan partai pendukung.

“Kalau Jokowi salah memilih pendamping tidak menutup kemungkinan terjadinya perpecahaan dalam partai pendukung Jokowi,” katanya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (7/4).

Kelemahan kedua yakni di isu ekonomi. Menurut Uchok selama ini Jokowi hanya konsen di proyek infrastruktur. Akibat infrastruktur ini, besar kemungkinan adanya penambahan utang.

Isu penambahan utang tersebut akan dijadikan senjata bagi lawan politik Jokowi. Seperi Partai Gerindra yang menunggu momentum pencapresan Prabowo Subianto atau PKS yang sudah memajang sembilan kader internal untuk diusung sebaga Capres/Cawapres.

“Isu itu akan dimainkan dalam gerakan #gantipresiden2019,” ujar Uchok. 
Sumber : Rmol,

Gerakan Nasional 2019 Ganti Presiden Adalah Konstitusional

Gerakan Nasional 2019 Ganti Presiden Adalah Konstitusional

By Sudaryono Gerindra  

10Berita, Baru baru ini publik dikejutkan dengan video Pidato Jokowi yang mengomentari beberapa hal mulai dari pernyataan Indonesia “bisa” bubar 2030 sampai sampai urusan kaos “2019GantiPrasiden” 

Tidak seperti biasanya, kali ini Jokowi pidato dengan nada tinggi. Sepertinya dia sedang mempraktekkan sebuah seruan semangat bagi para pendukungnya. Sah sah saja sih. 

Hanya rasanya beda sekali dengan kalau kita ingat menjelang pemilu tahun 2014 yang lalu dimana dia selalu bilang “Capres, nggak mikiiiirr…” atau ” Capres Capres, presiden taksi kali Pak” katanya kepada Hashim (Adik Prabowo) pada tahun 2013 yang menanyakan keseriusan nya maju capres. Wajar dong sebagai partai pengusung nanya begitu….  

Tapi sekarang ini kok agak lain ya, alih alih bilang “I don’t Think about that”, sekarang ini tampaknya jokowi sedang gusar. Kegusaran itu juga bukan nggak ada sebab. Bayangkan saja, sebagai presiden terpilih yang punya anggaran 2000 triliun setiap tahun selama 3.5 tahun ini belum mendapatkan dukungan rakyat secara mutlak. Masih banyak kebijakannya sana sini yang menuai kritik dan demonstrasi.  

Bahkan, dengan dikuasainya hampir semua media mainstream dan kekuasaan eksekutif di tangannya. Dia masih juga mendapatkan kritikan dan protes bahkan demonstrasi dari rakyatnya. Beberapa yang vokal baik itu aktivis sosial media sampai ulama menjadi tersangka dalam apa yang mereka sedang bangun persepsi dengan kampanye anti HOAX. 

Dengan upaya seperti itu walaupun sudah dilakukan, masih juga tidak bisa mengecilkan volume suara perlawanan dari kalangan rakyat yang anti terhadapnya. Bahkan bisa dibilang makin menjadi jadi. 

Beda dengan tahun tahun menjelang pemilu 2014 yang dia bilang Nggak Mikiiirrr, kali ini Jokowi terlihat sangat ingin sekali menjadi presiden satu periode lagi. Kenapa berbeda?? Padahal apa yang dijadikan strateginya relatif masih sama yaitu pencitraan dan survei. Hasil survei yang di publikasi juga sama seperti yang lalu lalu. Hasilnya selalu Jokowi jauh diatas Prabowo.  

Dengan kondisi seperti itu, sudah sepatutnya, dan secara logika kan harus nya, Jokowi cukup bilang “Nggak Mikiiirrr”. Sama seperti yang selalu dia bilang menjelang pemilu 2014 walaupun kenyataannya dia mikirin banget. Nggak perlu dong gusar seperti sekarang ini.  

“Kalau semua program bagus semua pembangunan dirasakan, janji janjinya semua terpenuhi, Jokowi nggak perlu gusar. Karena rakyat pasti akan dukung Jokowi lagi”   

Masalah besar bagi Jokowi adalah apa yang dia janjikan tidak terealisasi dan atau bahkan beberapa point malah kebalikannya. Oleh karenanya, rakyat marah, rakyat kecewa, rakyat inginkan perubahan. Lantas apa yang dilakukan oleh rakyat yang kecewa?? GANTI PRESIDEN 2019. Dengan berbagai upaya tentunya. Salah satunya dengan membuat kaos dengan tulisan #2019GantiPresiden.  

Apakah ini makar? Tentu saja tidak. Karena Gerakan Nasional 2019 Ganti Presiden adalah gerakan konstitusional dengan kotak suara. 

Memang kaos tidak bisa mengganti presiden, namun jika sebagian besar rakyat membeli dan memakai kaos itu, kelar sudah acara pemilu 2019 dengan hasil kekalahan bagi Jokowi.  

Udah seperti itu, yang membuat Jokowi lebih panik lagi adalah hasil survey yang kredibel dan sangat bisa dipercaya dan survei ini tidak dipublikasikan. ELEKTABILITAS JOKOWI JEBLOK DI ANGKA 24 PERSEN SAAT INI.  

24 PERSEN bagi seorang incumbent adalah jaminan bahwa jokowi tidak akan terpilih lagi.  

#2019GantiPresiden

Sumber : Ngelmu.co

Masyarakat Melayu Tolak Rencana Pemberian Gelar Datuk untuk Djarot

Masyarakat Melayu Tolak Rencana Pemberian Gelar Datuk untuk Djarot

10Berita, Langkat - Masyarakat Melayu menolak rencana penganugerahan gelar Datuk kepada Calon Gubernur Sumatera Utara Djarot Syaiful Hidayat. Sejumlah tokoh Melayu menolak niat kelompok masyarakat di Kabupaten Langkat yang berencana memberikan gelar adat tersebut.

Tokoh Masyarakat Melayu Tengku Fahrizal menjelaskan perlu diketahui, dalam adat dan resam budaya Melayu, yang memberikan anugerah gelar adat adalah pemangku adat.

Pemangku adat, dalam hal ini sultan, memiliki hak preogratif untuk memberikan gelar kepada seseorang berdasarkan kriteria. Bukan sebatas tokoh atau orang yang dikagumi masyarakat.

"Pemberian gelar merupakan hak preogratif sultan dengan pertimbangan atas jasa seseorang atas sumbangsih terhadap kemajuan bagi negeri," ungkap Fahrizal seperti dikutip Kantor Berita RMOLSumut, Sabtu (07/04/2018).

Lebih lanjut Fahrizal menjelaskan melayu memiliki identitas yang sama dengan budaya Islam. Sebab itu, kriteria dan penganugerahan mengikuti kaidah hukum adat dan syariat islam.

Menurutnya penganugerahan gelar datuk kepada Djarot berbau politis dan tidak sesuai dengan norma yang ada.

Fahrizal juga menilai sangat wajar jika masyarakat melakukan penolakan terhadap penganugerahan gelar kepada Djarot.

"Penolakan ini bukan karena politik, tapi ada kaidah adat yang tidak sesuai. Gelar adat tidak bisa diberikan oleh lembaga atau datuk, ada kaidah, " tegas Fahrizal. 

Sumber: rmol.co

Warganet: Pak @jokowi Waktu Nuduh SARACEN Pakai DATA Gak???

Warganet: Pak @jokowi Waktu Nuduh SARACEN Pakai DATA Gak???


10Berita, Presiden Joko Widodo mengatakan pihak-pihak yang ingin menyampaikan kritik kepada pemerintah sebaiknya melengkapinya dengan data.

"Sekarang masyarakat sudah dewasa, sudah matang, sudah mengerti, bisa membeda-bedakan. Dan semuanya kalau mengkritik itu ada datanya, berbasis data dan bisa mencarikan solusi alternatif," kata Jokowi dalam sambutannya saat menghadiri Konvensi Nasional Galang Kemajuan 2018 di Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (7/4).

Link: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20180407192601-20-289114/jokowi-minta-kritik-ke-pemerintah-berdasar-data

***

Pernyataan Jokowi balik ditanggapi warganet.

"Pak @jokowi waktu nuduh "Saracen mengerikan" pakai DATA gak?" kata akun @maspiyuuu.


Hal ini terkait tuduhan Jokowi seperti pernah diberitakan KOMPAS tahun 2017.

Jokowi: Saracen Mengerikan, Saya Perintahkan Kapolri Usut Tuntas

https://nasional.kompas.com/read/2017/08/27/18501421/jokowi-saracen-mengerikan-saya-perintahkan-kapolri-usut-tuntas

Namun DATA dan FAKTA di Persidangan membuktikan...

Hakim: Saracen tak Terbukti Sebarkan Ujaran Kebencian

http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/hukum/18/04/06/p6rhlj409-hakim-saracen-tak-terbukti-sebarkan-ujaran-kebencian

JADI... Kalau pengkritik pemerintah harus pakai data, sementara kalau Jokowi boleh asal tuduh???

"Yang penting nuduh dulu, data nya menyusul😏," komen akun @Rahmatbaratie2.

— Mas Piyu (@maspiyuuu) 7 April 2018


— #2019GANTIPRESIDEN (@abdmorice) 8 April 2018

Yang penting nuduh dulu, data nya menyusul 😏

— mikhaela (@Rahmatbaratie2) 7 April 2018


Presiden mah bebas mau bicara apa juga, 😂😂

— simsalabim (@Mriedwan2) 7 April 2018


Sumber : PORTAL ISLAM

Soal Hutang 4.000 Triliun, Rezim Jokowi Tidak Mau Mengoreksi Diri ?

Soal Hutang 4.000 Triliun, Rezim Jokowi Tidak Mau Mengoreksi Diri ?



10Berita, Presiden Joko Widodo mengatakan, saat dirinya dilantik sebagai presiden tahun 2014 lalu, jumlah utang negara sudah mencapai angka Rp 2.700 triliun, dan wajib membayar bunga sebesar Rp 250 triliun setiap tahun.

Hal itu disampaikan Jokowi saat berbicara di Konvensi Nasional Galang Kemajuan di Ballroom Puri Begawan, Bogor, Sabtu (7/4).

Tapi, tanya Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Poyuono, setelah empat tahun berjalan, mengapa jumlah utang negara malah bengkak menjadi Rp 4.800 triliun?

“Rumus matematika dari mana ya?” sambungnya.

Menurut Arief Poyuono, melihat jumlah utang saat ini Jokowi terlihat tidak mampu membayar angsuran dan pokok utang negara. Atau, jangan jangan utang dibayar utang.

Dia juga mengatakan, Jokowi terlihat emosional dan tidak mau mengkoreksi diri. Juga, banyak jawaban yang tidak masuk akal.

Misalnya soal proyek pembangkit listrik yang direncanakan berkapasitas 35.000 Megawatt. Sudah tiga tahun dari 948 MW yang sudah commercial operation date (COD) alias beroperasi.

“Artinya baru 2,7 persen yang terealisasi selama tiga tahun dalam proyek infrastruktur listrik,” tambah Arief.

Dia juga menyoroti infrastruktur jalan tol yang ditargetkan sepanjang 1.900 km. Tetapi sudah mau empat tahun, sepanjang 50 km saja belum ada yang selesai. 

Sumber : rmol

Sembuhkan Maag dengan 3 Obat Alami Ini

Sembuhkan Maag dengan 3 Obat Alami Ini

10Berita  – Kesibukan sehari – hari membuat kita jadi sering lupa waktu makan, alhasil makan makananan sembarangan dan pola makan yang tidak teratur menjadi kebiasaan hidup kita yang tidak kita sadari. Kebiasaan-kebiasaan tersebut dapat memicu munculnya berbagai penyakit, terutama dibagian pencernaan seperti sakit maag. Maag merupakan jenis penyakit dalam yang menyerang organ sistem pencernaan bagian lambung. Penyebab timbulnya sakit maag cukup banyak, mulai dari pola makan hingga faktor genetika. Biasanya penderita sakit maag mengalami peradangan atau luka dibagian dalam lambung. Berikut cara menyembuhkan maag dengan bahan alami.

Cara Menyembuhkan Maag dengan Bahan Alami

Gejala sakit maag yang paling banyak dirasakan oleh penderita adalah rasa perih dan ngilu pada lambung. Hal itu dapat berlangsung dalam kurun waktu beberapa menit atau bahkan beberapa jam. Gejala lainnya yang sering dirasakan yaitu rasa mual, hilangnya nafsu makan, perut terasa panas dan gangguan pencernaan lain. Bagi kalian penderita maag yang merasa takut dengan obat kimia tidak perlu khawatir, pengobatan penyakit ini dapat dilakukan dengan mengkonsumsi obat-obat alami yang jelas terbukti dapat menyembuhkan penyakit ini. Berbagai obat alami tersebut antara lain:

Pisang

Pisang mempunyai kandungan serat tinggi yang dapat membantu melancarkan pencernaan dan membantu mengatasi sembelit. Selain itu pisang memiliki zat anti bakteri yang bisa menghentikan pertumbuhan bakteri di dalam lambung. Bagi penderita maag pisang juga berfungsi menurunkan pemicu penyakit maag yang utama yaitu asam lambung dikarenakan pisang memiliki zat kalium. Penderita maag dianjurkan mengkonsumsi buah pisang minimum 3 buah setiap harinya.

Kelapa

Kita tentunya sudah akrab dengan buah yang satu ini. Meminum air kelapa dapat menjadi pelepas dahaga dan pengganti ion tubuh. Ternyata tidak hanya itu saja, air kelapa atau santan juga telah dipercaya dapat menyembuhkan sakit maag, karena di dalam air kelapa terkandung penetralisir bakteri dan zat-zat buruk yang berada di tubuh kita terutama pada perut bagi penderita maag. Sakit maag dapat diobati dengan cara mengkonsumsi air kelapa sehari sekali dalam seminggu agar pencernaan kembali stabil.

Bawang Putih

Siapa sangka jika bumbu dapur yang satu ini ternyata dapat menyembuhkan penyakit maag. Kandungan zat yang terdapat pada bawang putih dapat menstabilkan proses pencernaan, dan bagi penderita maag bawang puitih akan mengembalikan proses pencernaan yang terganggu dan tidak lancar. Cara untuk mengkonsumsinya yaitu dengan dicampur air hangat, dan meminumnya setiap hari untuk hasil yang maksimal.

Sumber : Ohayo.co.id

Bakmi Jawa Mbah Mo, Kuliner Sederhana Melegenda dari Pelosok Desa

Bakmi Jawa Mbah Mo, Kuliner Sederhana Melegenda dari Pelosok Desa

10Berita - Menikmati kota Yogyakarta di malam hari memang pilihan yang paling pas. Suasana kota yang ramai namun penuh kehangatan dari keramahan warganya, serta temaramnya langit yang berpadu dengan lampu kota akan memberikan kesan yang tidak mudah dilupakan. Apalagi jika ditemani dengan hangatnya semangkuk bakmi Jawa.  
 
Kota yang akrab disapa dengan sebutan Jogja ini memang dikenal mempunyai beragam makanan lezat yang sudah melegenda. Salah satunya, tidak lain adalah bakmi Jawa. Meski sudah banyak penjaja bakmi Jawa yang tersebar di berbagai wilayah Yogyakarta, namun ada satu warung bakmi jawa yang sudah terkenal akan kenikmatannya, yaitu Bakmi Jawa Mbah Mo.

Meskipun terletak jauh dari tengah kota Yogyakarta, Bakmi Jawa Mbah Mo tidak pernah terlihat sepi pengunjung. Bertempat di Jalan Parangtritis Km 11, Dusun Code, Trienggo, Bantul, Yogyakarta, warung bakmi Jawa ini sudah berdiri sejak tahun 1986 silam.


foto: Warung Bakmi Jawa Mbah Mo tampak depan/Annisa A Hapsari-brilio.net 2018

Diceritakan Bu Jiah, anak pertama dari Mbah Mo yang kini meneruskan dan mengelola usaha ayahnya tersebut, ide awal membuka usaha bakmi Jawa ini berasal dari sang kakak yang menyarankan untuk sama-sama berdagang bakmi Jawa daripada menjadi petani. Kakaknya, Mbah Rebo, saat itu juga membuka usaha bakmi Jawa di daerah Pojok Beteng (Jokteng) di kota Jogja.

Pada saat itu, sebelum berjualan bakmi Jawa, Mbah Mo merupakan pekerja di tempat penggilingan padi. Akan tetapi tempat bekerja ayah dari tiga orang anak ini melakukan pengurangan pekerja. Mbah Mo pun akhirnya banting setir menjadi petani.

Namun saran dari kakaknya tersebut tidak serta merta diterima begitu saja oleh Mbah Mo. Ia merasa ragu akan mendapat pelanggan karena saat itu daerah di sekitar rumahnya yang kini menjadi tempat berjualan Bakmi Jawa Mbah Mo, masih merupakan kebun yang dipenuhi dengan tanaman dan pohon-pohon liar. Setelah diyakinkan beberapa kali, Mbah Mo pun akhirnya mau ikut berjualan bakmi Jawa.

"Dulu di sini (warung Bakmi Jawa Mbah Mo) itu masih kayak hutan, ya kebunlah. Nggak banyak rumah kayak sekarang. Jadi dulu itu, waktu diajak buka bakmi Jawa, bapak saya (Mbah Mo) itu takut kalau nggak dapet pelanggan karena tempatnya dulu masih hutan," jelas Bu Jiah saat membuka perbincangan dengan brilio.net, Kamis (5/4).


foto: Plang warung Bakmi Jawa Mbah Mo/Annisa A Hapsari-brilio.net 2018

Empat tahun setelah berdirinya Bakmi Jawa Mbah Mo atau tepatnya pada tahun 1990, merupakan pertama kalinya usaha Mbah Mo menjadi sangat ramai dan dikenal orang banyak. Hal ini tidak terlepas dari getok tular yang dilakukan suami Bu Jiah yang merupakan seorang pegawai Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Saat itu sang suami yang sering melakukan penyuluhan selalu menyarankan tempat makan bakmi Jawa milik mertuanya tersebut.

"Waktu tahun 1990 itu, ada acara seminar di Monjali (Monumen Jogja Kembali) yang dateng itu orang-orang pemerintahan. Menteri-menteri pada dateng. Nah, pas waktu itu suami saya jadi sopir orang penting itu. Dia disuruh nyari bakmi Jawa yang enak di Jogja. Ya langsung ditawarin ke Mbah Mo ini," cerita Bu Jiah.

Merasa cocok dengan kenikmatan Bakmi Jawa Mbah Mo, salah seorang menteri tersebut berjanji akan mempromosikan usaha mertuanya itu kepada teman dan kerabatnya di Jakarta. Sejak saat itulah Bakmi Jawa Mbah Mo menjadi begitu terkenal dan selalu disambangi pengunjung dari luar kota hingga kini.

Keistimewaan Bakmi Jawa Mbah Mo

Jika pada umumnya bakmi Jawa kebanyakan menggunakan campuran kecap dalam penyajiannya, berbeda halnya dengan Bakmi Jawa Mbah Mo yang tidak memasukkan kecap. Selain itu bakmi ini juga tak menggunakan merica dan tomat. Bukan hanya tak menggunakan ketiga bahan tersebut dalam menunya, bakmi Jawa ini juga memakai telur bebek dan daging ayam kampung. Udah bisa bayangin, kan?

Perbedaan bahan yang digunakan ini membuatnya memiliki rasa berbeda dibanding bakmi Jawa lainnya. Kuahnya berwarna kuning pucat dan lebih terasa gurih. Dalam satu porsi Bakmi Jawa Mbah Mo ini juga tak akan ditemukan mi bihun karena hanya menggunakan mi kuning saja. Rasa kuahnya semakin nikmat dengan potongan sayur kubis dan taburan seledri serta bawang goreng.


foto: Bakmi Jawa Mbah Mo godog dan goreng/Annisa A Hapsari-brilio.net 2018

Pemakaian telur bebek sengaja dilakukan agar menghasilkan bakmi Jawa yang lebih gurih serta sebagai pembeda dari bakmi Jawa yang lain. Resep yang sudah dipakai turun temurun ini aslinya berasal dari racikan bakmi Jawa milik Mbah Rebo, kakak Mbah Mo yang juga membuka usaha bakmi Jawa.

Hingga kini resep tersebut tidak pernah berubah sedikit pun untuk menjaga cita rasa yang dimiliki. Proses pembuatannya pun masih tetap menggunakan tungku api tradisional yang terbuat dari tanah liat.


foto: Tungku api yang digunakan memasak Bakmi Jawa Mbah Mo/Annisa A Hapsari-brilio.net 2018

Tak hanya resepnya saja yang tak pernah berubah, warung Bakmi Jawa Mbah Mo ini juga tidak membuka cabang di tempat lain. Lokasinya pun tetap sama dari awal berdiri. Dari luar, tampilan warung ini tampak sederhana. Namun jangan salah, di balik kesederhanaannya itu menyimpan kuliner yang begitu lezat.


foto: Warung Bakmi Jawa Mbah Mo tampak atas/Annisa A Hapsari-brilio.net 2018

Meski warungnya terlihat sederhana, diakui Bu Jiah, dalam seharinya ia dapat menjual sekitar 200 porsi dengan penghasilan omzet bisa mencapai Rp 4-5 juta per harinya. Warung yang buka setiap hari dari pukul 17.00 WIB sampai 23.00 WIB ini membanderol satu porsi bakmi Jawa godog dan goreng istimewa seharga Rp 27 ribu, sedangkan bakmi Jawa godog biasa dibanderol dengan harga Rp 21 ribu per porsinya.


foto: Gula batu yang digunakan pada teh hangat/Annisa A Hapsari-brilio.net 2018

Keunikan yang dapat ditemukan pada warung bakmi Jawa ini juga terdapat pada pilihan menu minumannya yang hanya menyajikan minuman dalam keadaan hangat atau panas saja dan menggunakan gula batu. Selain itu, meski menggunakan telur bebek dalam racikannya, Bakmi Jawa Mbah Mo tidak terasa amis sama sekali.

"Tadi kerasa nggak rasa amisnya? Nggak kan, ya? Nah, itu tuh rahasianya Mbah Mo. Cuma bakmi Jawa Mbah Mo aja yang bisa kayak gini walau pakai telur bebek," pungkas wanita berusia 59 tahun ini sembari menutup perbincangan.

Sumber : Brilio.net

Rekomendasi 7 Aplikasi Kesehatan Gratis yang Wajib Kamu Coba. Yuk Manfaatkan Teknologi Demi Tubuh Fit Paripurna

Rekomendasi 7 Aplikasi Kesehatan Gratis yang Wajib Kamu Coba. Yuk Manfaatkan Teknologi Demi Tubuh Fit Paripurna

10Berita, Sebagai masyarakat zaman now yang nggak bisa lepas dari gawai dan dunia digital, rasanya sayang deh kalau nggak memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk menjaga dan memantau kesehatan tubuhmu.Demi menjawab kebutuhan manusia yang kesibukannya makin padat dan mobilitasnya makin tinggi, kini hadir beragam pilihan aplikasi smartphone gratis untuk membantu aktivitasmu agar tubuh tetap fit, aktif dan sehat.

Dari sekian banyak aplikasi kece yang bertebaran di jagat maya, berikut Hipwee telah merangkum sejumlah aplikasi menarik yang bisa menunjang kesehatan tubuhmu, bahkan membantumu mencapai tubuh ideal impian. Biar nggak penasaran, yuk simak ulasannya berikut ini!

1. Untuk yang merasa susah berolahraga, coba deh unduh aplikasi gratis Pedometer ini untuk menghitung langkah kakimu perhari

Cucmey buat yang sibuk mondar mandir banyak acara via play.google.com

Advertisement

Aplikasi Pedometer dapat membantu merekam jumlah langkah kaki, kalori yang terbuang, jarak yang ditempuh dan kecepatan per jam. Ini sangat membantu untukmu yang jarang punya waktu berolahraga tapi punya mobilitas yang tinggi. Ya, hitung-hitung olahraga sambil beraktivitas sehari-hari ‘kan.

2. Suka merasa kesulitan mengendalikan nafsu makan yang membabi buta? Tenang, coba deh unduh aplikasi ini untuk membantu merekam dan melacak menu dietmu setiap hari

Jepret dan dokumentasikan menu harianmu via play.google.com

Pantau terus asupan kalori yang masuk, olahraga dan berat tubuhmu serta nutrisi terbaik untuk tubuhmu. Aplikasi ini bisa membantu merekam aktivitas makanmu secara akurat karena memungkinkanmu menjepret dan menyimpan variasi menu makanan yang kamu makan setiap hari beserta jumlah kalorinya dalam ‘catatan harian’. Jadi mudah ketahuan kalau kamu terlalu banyak mengonsumsi makanan nggak sehat. Asyik ‘kan?

3. Hobi exercise tapi seringnya nggak ada waktu dan dana untuk ke sanggar olahraga bareng teman-teman? Tenang, buruan deh unduh aplikasi Blogilates yang digawangi Youtuber hits, Cassey Ho ini!

Fun! via play.google.com

Dengan aplikasi ini, kamu bisa melakukan sendiri olahraga seru dan menarik di rumah. Tentunya dengan dimentori Cassey Ho, youtube star yang suka mengkreasikan olahraga dan olah tubuh dengan cara yang asyik dan menyenangkan, kamu bisa merencanakan sendiri olahraga harianmu. Jadi nggak ada alasan lagi ‘kan untuk malas aerobik atau olah tubuh sendiri di kamar?

4. Unduh aplikasi Lifesum untukmu yang butuh perencanaan diet dan penghitung kalori harian. Biar hidup sehat nggak lagi sekadar impian~

Cari diet andalanmu di sini~ via play.google.com

Advertisement

Dengan bantuan aplikasi gratis ini, kamu bisa melacak terus makanan harianmu, menemukan jenis diet terbaik sesuai dengan gaya hidupmu plus menghitung kalori harian yang kamu konsumsi. Untuk kamu yang biasanya suka kesulitan mengontrol asupan makanan, aplikasi ini bisa membantu kamu lebih mengontrol diri. Oh, ya aplikasi ini juga bisa bantu memantau kesehatan dan aktivitas olahraga yang kamu lakukan lho!

5. Suka Yoga tapi seringkali nggak ada waktu buat ke sanggar khusus Yoga? Atau kamu sekadar ingin coba-coba dulu nih, aktivitas Yoga seperti apa? Cek aplikasi ini~

Yang mau coba Yogya, cus nih! via play.google.com

Sekarang kamu bisa berlatih Yoga kapanpun dimanapun dengan mengandalkan bantuan aplikasi Yogya ini. Dengan ratusan lebih tutorial Yoga dan puluhan perencanaan Yoga yang bisa kamu coba, kamu bisa mulai berlatih Yoga mulai dari 0. Asyiknya, aplikasi ini juga menyediakan musik yang membuatmu lebih rileks dan bebas stres.

6.  Untukmu yang hobi lari atau jogging, aplikasi ini dapat membantumu keep on track. Dengan tampilan profesional yang minimalis, aplikasi ini layak kamu coba!

Jadi semakin semangat nih larinya! via play.google.com

Yuk pecahkan rekormu sendiri dengan bantuan aplikasi ini! Buat kegiatan berlarimu jadi semakin seru dan menantang dengan merekam jarak, fase, kalori dan sebagainya. Aktivitas larimu jadi lebih terpantau dan kamu jadi tahu berapa jauh jarak lari dan kalori yang berhasil terbuang. Seru ‘kan? Dibanding puluhan aplikasi serupa, aplikasi ini mendapat apresiasi cukup baik dari para pemakainya, jadi kamu nggak perlu was-was lagi untuk mencoba.

7. Terakhir, kesehatan reproduksi jadi salah satu hal terpenting untuk para perempuan. Coba deh aplikasi Period Tracker yang sudah diunduh puluhan jutaan pengguna ini!

Soal keseuburan dan teratur tidaknya jadwal mensmu bisa terbaca di sini via play.google.com

Penampilannya yang lucu dan atraktif jadi daya tarik lebih untuk aplikasi yang bisa memantau kesuburan dan siklus jadwal menstruasimu ini. Cara pengoperasiannya pun relatif mudah, jadi kamu bisa terus memantau siklus haidmu dengan lebih baik. Sangat berguna nih buat para cewek!

Gimana, sudah nggak bingung lagi ‘kan mau pilih aplikasi apa yang paling cocok untukmu? Ingat, jangan cuma unduh terus dilupakan ya tapi juga wajib dimanfaatkan supaya hasilnya bisa maksimal! Selamat mencoba~

Sumber :Hipwee