OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Rabu, 09 Mei 2018

Subhanallah ! Warga Non Muslim Buru-Buru Bersyahadat Setelah Melihat Ini

Subhanallah ! Warga Non Muslim Buru-Buru Bersyahadat Setelah Melihat Ini

Referensi pihak ketiga

10Berita, Alkisah seorang wanita non muslim yang sedang menonton program Islam secara langsung di salah satu channel TV di sebuah acara siaran langsung. Orang Amerika itu begitu kagum dengan kerumunan orang yang begitu bersemangat di masjidil haram Mekkah di layar kaca itu. Kala itu umat Islam sedang berkumpul untuk menunaikan sholat Isya di malam terakhir di bulan Ramadhan

Referensi pihak ketiga

Diperkirakan ada sekitar 3 juta orang yang saling hilir mudik tidak beraturan , lalu dai yang memandu acara live tadi bertanya kepada orang Amerika tadi;

“ Menurut anda , berapa lama waktu yang dibutuhkan agar semau orang itu bisa segera berbaris dengan rapi ?

“ Kira-kira 2 sampai 3 jam “ jawab si orang Amerika itu

“ Tapi Masjdil haram memiliki 4 tingkat “ tanya si Da’i lagi

“ kalau begitu butuh waktu 12 jam “ jawab orang Amerika itu dengan tegas

Melihat orang Amerika itu tampak begitu antusias maka Da’I kembali menambahkan

 “Mereka yang kamu lihat di TV itu datang dari negara berbeda & juga berbeda bahasa antara satu dengan yang lainnya.”

Mendengar perkataan Da’I itu, si bule Amerika itu sontak menjawab dengan nada menyanggah seakan-akan mulai tak percaya” jadi kalau begitu ini tidak mungkin dilakukan , mereka tidak mungkin bisa diatur baris rapi

Hingga tiba waktu sholat, yang ditandai dengan dikumandangkannya bunyi suara iqamah. Jutaan manusia berbondong-bondong berdiri dan mulai tampak teratur. Tampak sosok Imam Masjid yang termasyur Sheikh Abdur-Rahman as-Sudais ke depan dan berdiri seraya berucap kepada semua jamaah ‘

Referensi pihak ketiga

Istawuu….

Artinya “ luruskanlah barisan /shaf kalian masing-masing

Maka semua jamaah serentak sudah berdiri dengan rapi tanpa bergerak sana kemari. Waktu yang dibutuhkan hanya 2 menit saja. Jauh dari prediksi si orang Amerika.

Si Amerika tadi terperanjat dengan argumennya sendiri yang dipatahkan oleh kenyataan yang ada di depannya. Dipandanginya layar TV sejenak, dan kemudian ia mengucapkan :

Asyhadu An La Ilaaha Illallah Wa Asyhadu Anna Muhammadar Rasulullah


Sejak itu dia resmi telah menjadi Muslim.

Apa yang dilihatnya sungguh diluar prediksinya sebagai manusia biasa dan non-muslim yang tidak pernah tahu tentang nilai dari sebuah kebersamaan dalam sholat berjamaah

Sumber : www.kisahislam.net/2012/07/02/masuk-islam-karena-melihat-shaf-kaum-muslimin/

Eks Tim Mawar: Pemerintahan Jokowi Represif, Mirip Korut

Eks Tim Mawar: Pemerintahan Jokowi Represif, Mirip Korut



10BeritaJAKARTA - Mantan perwira khusus di Badan Intelijen Strategis (BAIS) Kolonel (Purn) Fauka Noer Farid menduga pemerintah panik menghadapi fenomena gerakan #2019GantiPresiden.

Kepanikan itu, menurut dia, terlihat sangat jelas dari larangan penjualan kaus di areal Car Free Day.

"Dengan dikeluarkannya larangan untuk memakai kaos dengan tageline #2019Ganti Presiden, menunjukkan semakin paniknya pemerintahan. Apalagi diikuti dengan sweping yang dilakukan oleh Satpol PP dan pihak kepolisian," kata Fauka saat dikonfirmasi, Senin (7/5).

Mantan anggota Tim Mawar Kopassus ini menyebutkan, asas keadilan itu tidak terlihat ketika adanya masyarakat yang mengenakan kaus yang bergambarkan Joko Widodo. Dia mengatakan, aparat hukum terkesan membiarkannya.

Fauka menegaskan, tindakan sweeping tersebut mencederai reformasi dan demokrasi. Apalagi, menurutnya, larangan terhadap kegiatan tersebut dilakukan dengan terang-terangan dan penuh dengan intimidasi.

"Hal ini justru akan menimbulkan kemarahan terhadap rakyat dan semakin tidak simpatik dengan pemerintahan sekarang karena terkesan otoriter," kata Fauka.

Fauka menerangkan, gerakan represif seperti itu biasanya digunakan seperti di Korea Utara (Korut). Sementara di Indonesia hal tersebut tidak tepat karena menjunjung tinggi asas demokrasi

"Kenapa saya bilang arogansi, karena pemerintah menggunakan kepolisian berseragam lengkap yang selayaknya digunakan untuk menangkap teroris tapi kenyataannya digunakan untuk mendatangi kantor-kantor partai. Kalau berbicara SOP, harusnya tidak seperti itu," tegas dia.

Dia juga menyalahkan polisi yang bertugas mengayomi, tetapi malah bertindak represif. Hal itu dikarenakan polisi membawa senjata dan seragam lengkap saat mendatangi kantor partai-partai politik.

"Yang mau didatangin kan masyarakat yang tidak bersenjata. Cukup dua atau tiga orang saja. Tidak harus sepuluh orang dengan senjata lengkap," kata dia.

Kepada semua pihak, kata Fauka, harusnya berpegang pada pernyataan Joko Widodo yang menyebut kaus tidak bisa mengganti presiden. Namun, Fauka heran mengapa kaus tersebut dianggap sebagai penyakit.

"Dengan turunnya larangan tersebut, justru menunjukan ketakutan pemerintah itu sendiri. Bisa jadi perlawanan yang dilakukan oleh pemerintah tidak cukup hanya dengan larangan dan intervensi," tandas Fauka. (tan/jpnn)

Sumber : jppn

HTI : Larang Khilafah, Rezim Jokowi Berhadapan Dengan Allah

HTI : Larang Khilafah, Rezim Jokowi Berhadapan Dengan Allah



10Berita, Penolakan gugatan HTI terhadap pencabutan BHP terkait dengan gagasan Khilafah yang diusung HTI. Khilafah dituduh sebagai ide yang membahayakan Indonesia. Hal ini diungkap dalam pernyataan Ketua Umum Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Rohmat S Labib setelah pembacaan putusan majelis hakim PTUN, Senin (7/5).

“Satu satunya kesalahan yang dituduhkan kepada HTI, adalah gagasan Khilafah” tegas Rohmat dalam orasi setelah pembacaan keputusan hakim PTUN.

Rohmat turut menegaskan bahwa ide Khilafah adalah ajaran Islam, sehingga rezim Jokowi akan berada dalam ancaman bila terus melanjutkan tuduhan negatif terhadap Khilafah.

“Kita kasian kepada mereka yang menghalangi khilafah, menghalangi Khilafah sama dengan melawan Allah” lanjutnya.

Sepanjang rangkaian persidangan yang memakan waktu berbulan bulan hingga berakhir pada Senin,(7/5), berbagai kalangan telah menyuarakan dukungannya terhadap ide Khilafah sekaligus mendukung perlawanan HTI terhadap penguasa.

Berdasarkan pengamatan kontributor Mediaoposisi.com, dalam persidangan terakhir ini, berbagai kalangan umat Islam dari berbagai wilayah Indonesia hadir dan menyuarakan dukungannya terhadap HTI. [MO]

Sumber : media oposisi

Dipimpin Anies-Sandi, Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Meroket Lampaui Nasional

Dipimpin Anies-Sandi, Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Meroket Lampaui Nasional


10Berita, Perekonomian DKI Jakarta terus menggeliat pada awal tahun 2018. Pada triwulan I 2018, pertumbuhan ekonomi di ibu kota tercatat sebesar 6,02 persen secara year on year (yoy).

Pertumbuhan itu lebih tinggi dibandingkan dengan realisasi pertumbuhan pada periode sama pada 2017 yang hanya sebesar 5,88 persen (yoy). Selain itu juga lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional kuartal I 2018 ini yang hanya 5,06 persen.

“Akselerasi pertumbuhan ini sejalan dengan perkiraan BI dan menjadi indikator terus berlanjutnya momentum peningkatan pertumbuhan ekonomi ibu kota,” kata Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta Trisno Nugroho dalam siaran pers, Selasa (8/5).

Pertumbuhan ekonomi di DKI Jakarta terjadi lantaran ditopang oleh kinerja investasi atau pertumbuhan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) pada triwulan I 2018 yang stabil pada level cukup tinggi.

Selain itu, dorongan terhadap meningkatnya akuisisi barang modal dan penambahan alat-alat faktor produksi pada industri pengolahan DKI Jakarta membuat Produk Domestik Regional Bruto (PRDB) lebih tinggi dari PDB nasional yang tumbuh hanya 5,06 persen pada kuartal I 2018.

Trisno menambahkan, hal itu kemudian berimplikasi pada meningkatnya impor barang modal dan mendorong kinerja impor, sehingga pertumbuhan impor DKI Jakarta pada triwulan I 2018 mengalami akselerasi yang cukup tinggi.

Kemudian, semakin dekatnya penyelenggaraan Asian Games 2018 juga mendorong kunjungan wisatawan mancanegara, khususnya para atlet dan official yang berkunjung untuk melakukan uji coba arena Asian Games (test event) pada Februari lalu.

“Hal tersebut mendorong ekspor jasa dan juga berdampak positif pada akselerasi pertumbuhan ekspor DKI Jakarta,” terang Trisno.

Di sisi lain, kemampuan konsumsi rumah tangga di DKI Jakarta pada triwulan I 2018 tetap stabil dengan capaian pertumbuhan yang lebih baik dari triwulan sebelumnya.

Perekonomian DKI Jakarta terus menggeliat pada awal tahun 2018. Pada triwulan I 2018, pertumbuhan ekonomi di ibu kota tercatat sebesar 6,02 persen secara year on year (yoy).

Kegiatan konsumsi rumah tangga didorong oleh pertumbuhan konsumsi untuk keperluan rekreasi.

Sementara itu, penyelenggaraan Pilkada serentak di beberapa daerah pada Juni mendatang turut berkontribusi positif pada kinerja ekonomi DKI Jakarta.

Hal itu tercermin dari meningkatnya pertumbuhan konsumsi Lembaga Non-Publik yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT) dibandingkan dengan triwulan sebelumnya.

Namun, dari sisi pemerintah, dukungan fiskal relatif masih terbatas, tercermin dari realisasi pertumbuhan pengeluaran Konsumsi Pemerintah yang justru terkontraksi (tumbuh negatif).

Perbaikan kinerja perekonomian Jakarta dari sisi pengeluaran, juga sejalan dengan kinerja perekonomian dari sisi lapangan usaha.

Sumber :Portal Islam 

Prabowo Ungguli Jokowi, Tokoh PDIP Tuding INES Tidak Kredibel

Prabowo Ungguli Jokowi, Tokoh PDIP Tuding INES Tidak Kredibel

Sumber: nasional.inilah.com/read/detail/2336233/ahok-dihadang-pdip-sedih-warga-rusak-demokrasi

10Berita, Lembaga Indonesia Network Survei (INES) baru-baru ini merilis hasil terbaru survei mengenai elektabilitas partai politik dan bakal calon presiden di Pemilu 2019.

Hasil survei yang langsung dirilis banyak media ini mdenyebutkan bahwa Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto ungguli Joko Widodo.

Namun seperti yang diwartakan vivanews(dot)co(dot)id (7/5), sontak politikus PDIP, Eva Kusuma Sundari menganggap hasil survei INES yang menempatkan Jokowi di bawah Prabowo mendatang tidak kredibel.

Sumber: breakingnews.co.id/read/ines-tepis-hasil-surveinya-bukan-hasil-pesanan

Eva menyatakan, "Ini masalah internal INES tuh, kita berpegang pada lembaga-lembaga yang kredibel saja dan reputasinya akuntabel.”

Bahkan Eva mengatakan dugaannya bahwa INES sebagai lembaga survei sudah tidak netral dan berpihak pada Gerindra. Ia pun mempertanyakan hasil survei INES.

"Ada pengakuan dari bekas Direktur bahwa INES kan alat propaganda dari Gerindra, jadi tentu pembahasan hasil survei tidak bisa pakai logika akademik. Karena tujuannya politis, kepentingan subjektif dari Gerindra. Alias enggak ilmiah," ujarnya.

Selain itu keberadaan INES sebagai lembaga survei dipertanyakan. Karena INES tidak bergabung dengan asosiasi lembaga survei lainya.

"INES bukan pollster yang tergabung di asosiasi lembaga survei seperti PERSEPI. Padahal menurut peraturan KPU, lembaga survei boleh merilis survei jika terikat ke perhimpunan lembaga survei sehingga bisa dikontrol oleh Dewan Etik PERSEPI," katanya.

Dalam survei INES, responden ditanya mengenai tagar ganti presiden 2019 yang sedang ramai di media sosial. Hasilnya, 67,3 persen responden menginginkan ada presiden baru.

"Kemudian, sebanyak 21,3 persen responden menginginkan agar kepemimpinan Joko Widodo dilanjutkan. Sementara, sebanyak 11,4 persen menjawab tidak tahu," ujar peneliti INES, Basynursyah, Minggu, 6 Mei 2018.

Hasil tersebut diperkuat pertanyaan jika pemilu dilakukan hari ini siapa presiden yang akan dipilih. "Prabowo unggul 50,20%, Jokowi 27,70%, Gatot Nurmantyo 7,40%, dan tokoh lain 14,70%," ujarnya.

Sumber: mojok.co/redaksi/corak/kilas/survei-ines-prabowo-unggul-survei-indicator-jokowi-unggul-kita-ikut-yang-mana/

Survei dilakukan dari 12-28 April 2018 dengan 2.180 responden yang tersebar secara proporsional di 408 kabupaten/kota. Penelitian ini menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error ± 2,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Benarkah hasil survei INES ini merupakan hasil survei pesanan yang memenangkan siapa yang bayar, atar pihak pendukung Jokowi yang tidak mau menerima keadaan sehingga buruk muga carmín dibelah? (*)

Sumber : INILAHCOM

Isu Anies Jadi Cawapres, Ini Langkah PKS

Isu Anies Jadi Cawapres, Ini Langkah PKS

Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma.

10Berita , Jakarta— Ketua Tim Pemenangan Prabowo Subianto di Pilpres 2019, Sandiaga Uno, menyatakan dirinya bertemu Ketua Umum Gerindra untuk menyampaikan hasil dialog dengan sejumlah partai dan tokoh.

Salah satu pertemuannya dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang menimbang Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai Calon Wakil Presiden.
Wakil Gubernur DKI Jakarta itu juga mengaku terus berkomunikasi dengan PKS dan PAN terkait pembentukan koalisi dan penentuan cawapres pendamping Prabowo.
Menanggapi rumor Anies Baswedan bakal menjadi cawapres Prabowo, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid, mengatakan Sandiaga sudah mengklarifikasi bahwa ia tak membicarakan soal cawapres dengan JK.
Justru, munculnya kabar bahwa pendamping Prabowo dari kader Gerindra.
"Pak Sandi klarifikasi bahwa ketika beliau bertemu dengan pak JK dia tidak membicarakan masalah itu. Yang pertama kali menyebut itu adalah Pak Arief Puyuono tapi itu dibantah Pak Sandi," ujar Hidayat Nur Wahid (HNW) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (8/5/2018).
PKS, kata dia, tak lantas menerima begitu saja jika Anies dijadikan sebagai cawapres. Karena itu, pihaknya akan menanyakan kepada Prabowo.
"Bagaimana sesungguhnya kita perlu penjelasan langsung bukan dari Pak Sandi. Tapi dari apakah sekjen Gerindra atau dari Pak Prabowo sendiri," terangnya.
"Tapi kemarin pada saat apel pemenangan di Jatim, pak Prabowo jelas mengajak Pak Sohibul Iman untuk berparade, melihat kesiapan dan pemenangan. Jadi saya kira terlalu dini berkesimpulan PKS bakal mengusung Cawapresnya adalah Pak Anies Baswedan," kata HNW menambahkan.
Menurutnya, ada mekanisme panjang yang harus dibicarakan terkait putusan cawapres.
"Saya kira PKS akan memberikan sikap setelah PKS mendapatkan pernyataan sikap resmi dari Gerindra tentang masalah ini," tandasnya.

Sumber : Rilis.id

Baku Tembak Antara Tahanan Teroris dengan Polisi Masih Terjadi di Mako Brimob Depok

Baku Tembak Antara Tahanan Teroris dengan Polisi Masih Terjadi di Mako Brimob Depok

Sejumlah anggota kepolisian tengah melakukan pengaman di sekitar Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. ISTIMEWA

10Berita , Telah terjadi kerusuhan antara napi teroris dengan petugas di Markas Korps Brimob Kelapa Dua, Depok Jawa Barat, Selasa (8/5) malam. Peristiwa tersebut berawal dari napi teroris yang merebut senjata revolver yang dimiliki oleh petugas yang berjaga di markas Brimob.

Berdasarkan informasi bahwa kericuhan terjadi diduga melibatkan anggota polisi dengan tahanan Mako Brimob Kelapa Dua yang hingga sampai adanya korban luka luka. Hingga kini aparat kepolisian dari Brimob masih terjadi baku tembak.

Adapun informasi yang didapatkan dari sejumlah foto-foto yang beredar dikalangan wartawan terkait peristiwa kericuhan tersebut, bahwa kini area masih di sterilkan, dan para awak media diminta untuk menjauh dari pintu masuk Mako Brimob.

Sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal M. Iqbal telah membenarkan terjadinya peristiwa tersebut. Namun dia masih enggan memberikan penjelasan lebih detail karena sekarang sedang menghimpun informasi.

Begitu juga soal apakah jatuh korban jiwa dalam peristiwa itu, dia belum mau menjelaskan karena masih menghimpun informasi.

"Benar ada peristiwa itu. Sekarang ini sedang dilakukan penanganan oleh petugas Brimob dan kepolisian," kata Iqbal ketika dihubungi AKURAT.CO, Selasa (9/5) malam.

Seperti diketahui, tahanan Di Mako Brimob merupakan tahanan Teroris di sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk tahanan teroris yang ditangkap di Bogor, dan terdakwa Aman Abdurrahman yang pada Jumat besok akan menjalani sidang dengan agenda tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Berdasarkan informasi yang beredar, tahanan Mako Brimob telah dijebol oleh tahanan atau napi terorisme. []

Sumber : Akurat

Keributan Terjadi di Rutan Mako Brimob Kelapa Dua Malam Ini

Keributan Terjadi di Rutan Mako Brimob Kelapa Dua Malam Ini

10Berita , Jakarta - Keributan terjadi di rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. Kejadian itu berlangsung di Rutan blok terorisme.

Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Mohammad Iqbal membenarkan insiden tersebut.

"Betul ada insiden di Mako Brimob dan sekarang sedang ditangani oleh Brimob dan kepolisian setempat," ujar Iqbal kepada Liputan6.com, Jakarta, Selasa malam (8/5/2018).

Pantauan Liputan6.com, terlihat sejumlah anggota kepolisian yang berpakaian sipil hilir mudik di depan pintu gerbang Mako Brimob. Mereka menyebar. Ada yang di depan, samping sisi lokasi, dan juga di seberang Mako Brimob.

Selain itu, juga terlihat dua minibus terparkir di seberang gerbang.

Para awak media yang berada di dekat lokasi, tak lepas dari pantauan para petuugas. Mereka meminta agar tidak mendekati lokasi Mako Brimob.

"Demi kenyaman dan ketentraman jangan berada di sini," kata pria tersebut.

Sumber : Liputan6.com

Sayuran Ini Sebaiknya tak Dikonsumsi saat Sahur, Bikin Asam Lambung Naik dan Bau Mulut

Sayuran Ini Sebaiknya tak Dikonsumsi saat Sahur, Bikin Asam Lambung Naik dan Bau Mulut

ilustrasi kubis

10Berita  - Apakah sering mengalami bau mulut ketika sedang berpuasa?

Tentunya hal itu sangat mengganggu beberapa aktivitas khususnya saat harus berbincang dengan orang lain.

Kita pasti akan mengalami penurunan tingkat kepercayaan diri saat merasa bau mulut.

Namun, tenang saja karena bau mulut ini pasti dialami oleh sebagian besar orang-orang yang berpuasa.

Menurut seorang ahli gizi yaitu dr. Jovita Amelia, bau mulut pada orang berpuasa disebabkan dari asam lambung yang naik.

Selain itu, bisa juga karena kurangnya konsumsi cairan dalam tubuh.

pepsodent bau mulut

Dengan demikian, Jovita menyarankan saat sahur tidak mengonsumsi makanan yang dapat menyebabkan asam lambung menjadi naik seperti makanan yang mengandung gas, salah satunya adalah sayuran kol atau kubis.

"Kol itu makanan bergas yang dapat meningkatkan asam lambung, maka harus dihindari untuk mencegah bau mulut yang menyengat," kata Jovita.

Kol mengandung zat riffinose yang tinggi yang merupakan sejenis gula dengan kandungan karbohidrat kompleks.

Zat tersebut akan sulit dicerna oleh lambung, sehingga akan menghasilkan asam di lambung dan menimbulkan gas yang dikeluarkan melalui mulut.

"Hindari juga gorengan dan makanan bergas lainnya seperti ubi dan sawi agar asam lambung tidak meningkat," ujar Jovita saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan pada Jumat (4/5/2018).

Serta yang paling penting adalah tetap konsumsi air putih minimal delapan gelas perhari.

Sumber : TRIBUNKALTIM.CO

10 Karakter dan Kepribadian Kamu Dilihat dari Menu Masakan Padang Favoritmu!

10 Karakter dan Kepribadian Kamu Dilihat dari Menu Masakan Padang Favoritmu!

“Duuh laper banget nih, makan apa ya enaknya?”

“Padang aja gimana?”


Percakapan semacam ini pasti sudah akrab di telingamu. Cita rasa masakan Minang (yang lebih dikenal dengan nama ‘masakan Padang’) yang gurih dan kaya rempah memang cocok buat siapa saja. Bahkan buat kamu yang asli Manado, Jawa, atau Papua — alias yang gak ada darah Minangnya.

Advertisement

Bukan hanya soal rasa. Masakan Padang juga terkenal dengan menu lauk pauk, sayur, dan sambalnya yang beraneka. Karena sering menikmati masakan ini, kamu pasti punya menu kegemaran sendiri dong. Nah, gimana kalau kita main-main? Dari menu masakan Padang favoritmu, seperti apa ya karakter dan kepribadianmu? Hehehe… Hipwee sudah punya daftarnya nih di bawah ini! Bandingin yuk sama karakter pribadimu sehari-hari! Kira-kira, apa yang ada di artikel ini cukup mewakili?

 

1. Kamu yang paling suka menu rendang berarti orangnya royal. Kenapa? Karena daging rendang termasuk mahal. Wah, royal atau lagi awal bulan? ;p

makan rendang = kamu royal? Atau lagi awal bulan? via jurnalpagi.com

Kelezatan daging rendang memang gak perlu diragukan lagi. Entah itu rendang sapi, rendang kambing, atau ayam, bumbu lezatnya sangat meresap. Empuk, lagi, karena memang dimasak dalam waktu yang tidak sebentar.

Advertisement

Jangan heran harga yang dipatok untuk satu daging rendang cukup mahal: sekitar 8-20.000 rupiah. Oleh karenanya, kamu yang gemar makan lauk ini pasti royal deh karena nggak pelit mengeluarkan uang. Prinsipmu gini: boros itu kalau duitmu keluar untuk hal-hal yang gak penting. Nah, makan enak dan menikmati hidup itu penting!

Memang dasarnya kamu itu royal atau lagi awal bulan ya? ;p

2. Yang suka ayam (bakar atau goreng), tandanya sering jalan-jalan. Soalnya menu ini di daerah manapun ada. Karena itu, kamu pun jadi terbiasa memesannya

makan ayam bakar = suka jalan-jalan via resepmasakanpilihan.com

“Uda, saya mau ayam bakar paha 1 ya.”

“Kemarin pesan ayam bakar, gak bosan Neng sekarang ayam bakar lagi?”

“Hehe… iya sih Da. Abisnya udah biasa.”


Pergi ke mana pun, kamu pasti bisa menemukan menu ayam bakar. Nggak hanya waktu melakukan kegiatan sehari-hari aja, tapi saat pergi jalan-jalan ke berbagai daerah juga. Karena udah hafal rasa enaknya, kamu menjadi terbiasa untuk mengambilnya sebagai lauk. Bahkan di warung Padang. Kamu nggak mau ambil pusing untuk memilih lauknya dan pilihanmu tetap jatuh pada ayam bakar. Apalagi rasa ayam bakarnya yang berbeda dari ayam bakar daerah lain, makin bikin ketagihan!

3. Tampilan ayam pop yang pucat, buatmu bukan masalah besar. Kamu memang selalu menilai sesuatu lebih dari penampilan. (Ceile)

makan ayam pop via www.resep-online.com

Menu satu ini belum tentu ada di semua restoran Padang lho. Tapi kalau kamu lagi di restoran yang memang menjualnya, wah, tunggu apa lagi: kamu pasti mengambil menu ini!

Kalau dilihat dari tampilannya, ayam pop berbeda dari menu Padang yang biasanya berwarna kuning keemasan atau kemerahan. Ayam pop selalu pucat dan terlihat “gundul”, nggak menarik. Tapi kamu tahu rasanya yang lembut dan pelan-pelan menendang di lidah. Lebih baik makan sesuatu yang tampilannya gak menarik tapi rasanya enak deh, daripada sebaliknya! Kamu sih bukan orang yang cuma menilai dari penampilan, ya.. ;p

4. Kamu susah dapat pasangan kalau sering makan ikan bakar. Terlalu sibuk misahin duri bakal bikin kamu rentan nyuekin teman makan. W – A – S – P – A – D – A!

makan ikan bakar = susah dapat pasangan ;( via nisrina.co.id

“Lo kenapa nolak dia?”

“Maleslah. Abisnya kalo gue makan sama dia, dia gak pernah konsen ngobrol sama gue. Sibuk mulu suwir-suwirin ikannya.”


Hampir semua jenis ikan pasti ada durinya. Nggak heran kalau kamu jadi serius banget waktu makan suwir-suwirin daging ikannya biar nggak terkena duri. Maksudnya mau hati-hati, eh apa daya dia malah ilfeel karena pas lagi makan dicuekin.

Jangan salahkan ikan bakarnya ya, jangan salahkan dirimu juga yang terlalu fokus ketika makannya. Mungkin orang yang kamu taksir aja yang butuh waktu, atau mungkin kamu memnag belum bertemu dengan orang yang tepat. *Ngeles*

5. Kuahnya gulai ayam memang menggugah selera dan bikin sumringah. Kayak kamu yang pandai bergaul nan ramah (udah percaya aja)

makan gulai ayam = kamu ramah via tips-cara.info

Kalau kamu menjadikan gulai ayam sebagai menu favorit, itu berarti kamu orangnya ramah dan pandai bergaul. Kenapa Hipwee bisa bilang begitu? Karena saat kamu memakan nasi dengan lauk ini, wajahmu pasti tersenyum sumringah karena rasanya yang nikmat. Buat memakannya pun nggak perlu ribet-ribet serius seperti makan ikan. Saat makan pun kamu masih bisa berbincang dengan yang lain sambil bersenda gurau. Keakraban masih tetap jalan ‘kan walau sambil makan?

6. Menu favoritmu gulai kepala kakap? Hmm berarti kamu punya bakat jadi pemimpin! Udah percaya lagi aja ;p

makan gulai kepala kakap = kamu seorang pemimpin via tips-cara.info

“Eh kita pilih Sinta aja yuk buat jadi pemimpin di proyek nanti.”

“Iya gue setuju. Lagian dia sering makan gulai kepala kakap ‘kan, jadi kepintaran dan leadership-nya nggak udah ditanyain lagi.”

*… Hah gimana?*


Dari namanya aja udah gulai kepala kakap, jadi nggak perlu ditanya lagi kayak gimana efeknya ke kamu yang sering memakannya. Kepala kakap itu makannya susah, berarti kamu orangnya penuh dengan disiplin dan selalu menginginkan yang terbaik. Kamu juga pandai mengatur berbagai hal sendiri dan percaya diri. Melihat itu, teman-teman sering menjadikanmu sebagai pemimpin, dan secara nggak langsung jiwa leadership yang kamu miliki semakin kuat deh. Bener nggak? Ehehehehe.

7. Gulai otak = kamu orang yang gak malas usaha buat sesuatu. Asal imbalannya pantas, pasti kamu memperjuangkan hal itu.

makan gulai otak = butuh perjuangan via www.saribundo.biz

“Kamu kenapa suka banget makan gulai otak? Memang nggak seram ngebayanginnya pas makan? Itu ‘kan otak lho.”

“Nggak sih biasa aja, yang penting rasanya enak.”


Memang benar kalau mau makan haram hukumnya membayangkan wujud makanannya pas masih hidup mentah. Apalagi makan gulai otak, biarpun bukan otak manusia, tetap aja ada rasa seram waktu memakannya. Karena itulah makan gulai otak itu termasuk menantang. Pantes aja kamu orangnya giat berusaha dan pantang menyerah ya.

8. Makan paru goreng itu enaknya digadoin. Nah biasanya nih kalau kamu udah pilih paru goreng, tandanya kamu gak tahan lapar dan gak sabaran

makan paru goreng: kamu gak tahan lapar dan gak sabaran via id.openrice.com

“Makan paru goreng dulu aja, kayak gue nih. Lumayan nunda rasa lapar.”


Makan paru goreng itu kayak makan gorengan tempe, krenyes-krenyes tapi bisa buat nahan lapar. Makanya, kamu sering menjadikan paru goreng bukan sebagai lauk nasi, tapi camilan. Selain itu, paru goreng yang pengolahannya gampang ini selalu siap sedia untuk kamu santap. Pas banget ‘kan dengan karaktermu yang nggak sabaran dan nggak bisa menahan lapar?

9. Atau kamu malah paling sering makan telor balado dan tempe. Kalau begini nih tandanya kamu orangnya berbeda dari yang lain dan anti mainstream

telor balado padang = kamu anti mainstream via www.resepsedapku.com

“Lo anti mainstream banget ya, ke warung padang bukannya pesan rendang atau gulai gitu, tapi malah telor balado.”


Kalau kamu memesan menu makanan di restoran padang, seperti udang, telor balado, dan tempe, itu tandanya kamu berbeda dari yang lain. Kamu nggak mudah terbawa arus lingkungan dan memilih untuk jalan sendiri aja sesuai prinsip dan keinginan. Di kala orang-orang memesan rendang, kamu sendiri yang menoleh ke telor balado dan tempe. Padahal kedua lauk itu bisa kamu temui juga di restoran lain, eh kamu tetap pilih menu itu. Kamu memang anti mainstream banget ya!

10. Kalau udah pesannya perkedel, itu ciri-ciri isi dompetmu udah menipis. Alhasil, pengiritan menjadi hal yang kamu lakukan karena harga perkedel yang murah :p

makan perkedel = dompet tipis via www.saribundo.biz

“Uni, saya nasi sama kuah gulai ya, terus tambah perkedel kentangnya satu aja.”

“……”


Entah udah akhir bulan atau keuanganmu udah cekak, kamu memilih perkedel sebagai teman nasi putih untuk makan. Cukup dengan 1 perkedel aja dan kuah gulai di nasi putih, kamu udah bisa kenyang dengan harga kurang dari 10ribu. Ehem, kalau gitu ketahuan ya isi dompetmu memang udah seperti apa tipisnya. ;p

11. Sering sebel karena laukmu gak cukup pedas? Atau karena orang bilang “Masakan Padang”, bukan “Masakan Minang”? Artinya kamu orang yang obsesif sama keaslian. Mungkin juga kamu memang orang Minang ;p

Restoran Padang di Whitney Avenue, Elmhurst, New York. Jarang banget ‘kan yang tulisannya pakai Minang ;( via afandriadya.com

Pernah nggak sih kamu merasa sensitif terhadap suatu hal yang nggak sesuai dengan sebenarnya? Nah, ada kalanya kamu mungkin pernah mengalami ini. Misalnya aja waktu menyicipi makanan padang ternyata kurang terasa gurih dan pedas, kamu jadi nggak bersemangat untuk menghabisi makannya. Belum lagi tulisan di mana-mana yang masakan padang bukannya masakan Minang, makin kesel aja bawaannya. Aduh, yang sabar ya jadi orang obsesif~

Dari ulasan kepribadianmu dilihat dari menu favorit di restoran padang, semoga sesuai ya dengan realita. Kalau belum sesuai, coba baca ulang deh, siapa tahu tadi salah tangkap. Kalau ternyata masih belum sesuai juga… ya udah percaya lagi aja! ;p Nah, kepribadian kamu kayak apa nih jadinya?

Sumber : Hipwee