OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Minggu, 20 Mei 2018

Perlu Diingat, Ini 6 Hal yang Dilakukan Nabi Setelah Bangun Tidur

Perlu Diingat, Ini 6 Hal yang Dilakukan Nabi Setelah Bangun Tidur

10Berita, AYO mulai sekarang, kita biasakan melakukan sunah Rasulullah. Manfaatnya untuk dunia dan juga akhirat.

Begitu membuka mata di pagi hari, Ini dia beberapa hal yang Rasulullah lakukan:

1. Berdo’a ketika bangun tidur

Alhamdulillaahilladzii ahyaanaa ba’damaa amaatanaa wa ilaihinnusyuur.

“Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah Dia mewafatkan (menidurkan) kami, dan kepada-Nya kami dibangkitkan,” (HR. Al-Bukhari).

2.Mengusap bekas tidur yang ada di wajah dengan tangan

Menurut Imam an-Nawawi dan al-Hafizh Ibnu Hajar, hal ini dianjurkan berdasarkan hadits Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam:

“Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bangun tidur kemudian duduk sambil mengusap bekas tidur dari wajahnya dengan tangannya,” (HR. Muslim).

3. Bersiwak

“Apabila Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bangun malam, beliau membersihkan mulutnya dengan bersiwak,” (Muttafaq ‘alaih)

Menurutnya, kebiasaan menggosok gigi lebih tepat untuk dilakukan saat bangun tidur daripada sesudah sarapan pagi. Tujuannya memang bukan untuk membersihkan sisa makanan melainkan mencegah terbentuknya plak atau karang gigi.

“Sesudah sarapan pagi, pH di mulut turun sehingga risiko terjadinya abrasi atau pengikisan di gigi lebih tinggi. Sebaiknya jangan langsung menyikat gigi setelah makan, beri waktu setidaknya 25 menit,” ungkap drg Robert.

Abrasi atau pengikisan gigi menyebabkan lapisan terluar gigi yakni enamel menipis, sehingga lapisan di bawahnya yakni dentin menjadi terbuka. Lapisan dentin ini langsung terhubung dengan syaraf sehingga sangat sensitif jika tidak terlindungi.

Bahkan jika terburu-buru, sisa makanan di gigi cukup dibersihkan dengan dental floss atau berkumur setelah sarapan. Asalkan saat bangun tidur sudah menggosok gigi, maka plak baru mulai terbentuk lagi 4-8 jam sesudahnya.

5. Ber-istintsar
Yaitu, mengeluarkan atau menyemburkan air dari hidung sesudah menghirupnya. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda:

“Apabila seorang di antara kalian bangun tidur, maka beristintsarlah tiga kali, karena sesungguhnya syaitan bermalam di ujung (rongga) hidungnya,” (Muttafaq ‘alaih).

6. Mencuci kedua tangan tiga kali

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda:

“Apabila salah seorang kalian bangun tidur, janganlah memasukkan tangannya ke dalam bejana sebelum ia mencucinya tiga kali,” (Muttafaq ‘alaih).

Demikianlah beberapa poin yang bisa kita tiru dari kebiasaan-kebiasaan Rasulullaah setelah bangun tidur. []

 

SUMBER: UMMI Online, Islampos.

Pansus Enggak Mau Definisi Terorisme Hanya Menyasar Ke Umat Islam

Pansus Enggak Mau Definisi Terorisme Hanya Menyasar Ke Umat Islam


10Berita – Pembahasan Revisi Undang-Undang (RUU) Terorisme masih menyisakan satu poin krusial, yaitu menyangkut definisi terorisme. Pansus RUU Terorisme pun terus berupaya mencari kesepahaman atas poin tersebut.

Wakil Panitia Khusus (Pansus) DPR tentang RUU Terorisme, Supiadin Aries Saputra mengatakan, definisi terorisme harus jelas kriteria dan sebagainya. Hal itu penting agar tidak ada kesewenang-wenangan atau penyalahgunaan UU.

“Jangan juga nantinya menyasar hanya kepada sekelompok orang, misalnya umat Islam,” kata dia ketika dijumpai di kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu (19/5).

Supiadin akui, perbedaan pendapat dalam demokrasi merupakan suatu hal yang wajar. Karenanya, dia yakin dalam waktu dekat ini poin krusial menyangkut definisi bisa diselesaikan.

“Insya Allah tanggal 23 (Mei 2018) selesai,” ucapnya.

Supiadin menambahkan, Pansus memiliki keterbatasan waktu dalam bekerja.

“Pansus atau panja itu diberikan waktu bekerja hanya Rabu dan Kamis berbeda dengan komisi itu senin sampai kamis. Kalau ada konsinyering Rabu dan Kamisnya itu hilang,” tandasnya.[]

Sumber :rakyatmerdeka

ANEH !!! Para Pejabat Disumpah Pakai Al-Quran, Kenapa Al-Quran Jadi Barang Bukti Kejahatan/Terorisme?

ANEH !!! Para Pejabat Disumpah Pakai Al-Quran, Kenapa Al-Quran Jadi Barang Bukti Kejahatan/Terorisme?


10Berita, Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerjasama Antaragama dan Peradaban, Prof. KH. Din Syamsuddin mendukung petisi penolakan Alquran dijadikan sebagai barang bukti kejahatan/kasus terorisme.

"Ya sebaiknya janganlah (Alquran jadi barbuk, Red). Saya setuju Alquran jangan jadi bahan bukti, saya setuju," kata Din di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (18/5/2018), seperti dilansir Republika.

Belakangan ini muncul petisi yang meminta penegak hukum tidak menjadikan Alquran sebagai barang bukti. Sebab Alquran adalah kitab suci umat Islam yang dianggap tidak patut dijadikan sebagai barang bukti dalam sebuah kasus. Muncul petisi yang meminta Polri agar tak menjadikan Al-Quran sebagai barang bukti tindak pidana terorisme.

Seperti diberitakan Tribunnews, pada Selasa (15/5), Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap seorang terduga teroris di Medan, Sumatera Utara.

Dalam penggeledahan tersebut, petugas mengamankan sejumlah barang bukti yaitu Al Quran besar 1 buah, Al Quran kecil 1 buah, kaset CD, dan buku notes warna merah berisikan foto kopi KTP.

(Baca: ASTAGHFIRULLAH... Al-Quran Disita Jadi Barang Bukti Kasus Terduga Teroris)

Umat Islam memprotes dengan membuat Petisi di laman 'Alquran Bukan Barang Bukti Kejahatan' di situs www.change.org.

Petisi dibuat pada Kamis (17/5/2018) atas kekecewaannya pada polisi yang beberapa kali menyebut Alquran sebagai barang bukti kejahatan terorisme.

"Wahai aparat penegak hukum; Alquran adalah kitab suci umat Islam. Alquran adalah wahyu Allah Swt. Adalah tidak pantas dan tidak benar menjadikan Alquran sebagai barang bukti kejahatan. Ada banyak barang yang ditemukan di suatu TKP yang tidak terkait dengan kejahatan yang terjadi, tetapi mengapa Alquran yang suci itu dikelompokkan ke dalam barang bukti?" demikian pernyataan dalam petisi.

Link Petisi: https://www.change.org/p/kapolri-alquran-bukan-barang-bukti-kejahatan

Aneh-aneh saja negeri ini, para pemimpin dan pejabatnya yang Islam disumpah pakai Al Quran. Presiden disumpah pakai Al Quran, Mentri disumpah pakai Al Quran, Kapolri disumpah pakai Al Quran, panglima TNI pun di sumpah pakai Al Quran, kok Al Quran dijadikan barang bukti untuk suatu kasus kejahatan?

Sumber :Portal Islam 

Survei Warganet: 94% Lebih Percaya Ustadz Abdul Somad, Menag Hanya 6%

Survei Warganet: 94% Lebih Percaya Ustadz Abdul Somad, Menag Hanya 6%


10Berita, Kementerian Agama merilis daftar nama 200 mubalig yang direkomendasikan untuk mengisi kegiatan keagamaan. Dalam daftar itu, tak ada nama Ustad Abdul Somad.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menuturkan pembuatan daftar 200 nama penceramah Islam rekomendasi kementeriannya itu berdasarkan permintaan masyarakat. Ia menjelaskan, nama-nama yang direkomendasikan itu telah memenuhi tiga kriteria, yakni mempunyai kompetensi keilmuan agama yang mumpuni, mempunyai reputasi yang baik, dan berkomitmen kebangsaan tinggi.

Tidak masuknya nama Ustad Abdul Somad dalam daftar 200 Muballigh versi Menag ini menimbulkan pertanyaan publik. Karena Ustad Abdul Somad merupakan salah satu dai kondang di Tanah Air. Setiap pengajiannya di berbagai penjuru tanah air selalu dipadati lautan massa.

Bahkan dalam survei di media sosial, ternyata 94% warganet menyatakan lebih percaya Ustad Abdul Somad dibanding Menag.

Dalam survei di jejaring twitter yang dilakukan pada 18-19 Mei 2018 ditanyakan kepada publik:

"Menteri Agama mengeluarkan 200 List Muballigh tanpa memasukkan Ustadz Abdul Somad. Anda lebih percaya mana?"

Dari 21.263 pemilih, sebanyak 94% menyatakan lebih percaya Ustad Abdul Somad.

Hanya 6% warganet yang percaya pada Menag.

Sumber: https://twitter.com/maspiyuuu/status/997479383215435776

Menteri Agama mengeluarkan 200 List Muballigh tanpa memasukkan Ustadz Abdul Somad.

Anda lebih percaya mana?

— Mas Piyu 🇮🇩 (@maspiyuuu) 18 Mei 2018


Asalamu'alaikum @Kemenag_RI trnyata umat lbh percaya Ustadz Abdul Somad drpd sm sampeyan.

— PS08forRI12019 (@AsepSai80690416) 18 Mei 2018


Setelah meninggalnya KH.Zainuddin Mz.,
Umat merasa kehilangan seorang dai sejuta umat, dan Akhirnya ALLAH ganti dgn kehadiran UAS yg bisa mempersatukan , yg selama ini umat sll mempermasalahkan khilafiah sudah tdk lagi ribut2.. UAS Guru kami, @lukmansaifuddin apalah 😊

— zeno chaniago (@zheno21) 18 Mei 2018


Sumber : PORTAL ISLAM

Jhon Paul Ivan Ciptakan #2019GantiPresiden Begitu Syahdu dan Meninju

Jhon Paul Ivan Ciptakan #2019GantiPresiden Begitu Syahdu dan Meninju


10Berita – Ternyata Banyak Pendukung Jokowi Terdiam setelah tahu si pencipta lagu #2019GantiPresiden adalah seorang musisi legendaris yang pernah bermain gitar dengan banyak musisi dunia seperti “Guns and Rose, Scorpion, Bryan Adam, dlsb” dialah sang legenda hidup yang sudah tiga ramadhan ini menjadi mualaf “Jhon Paul Ivan”.

Dunia Rock dan Musik tanah air terguncang saat beberapa stasiun radio mengumandangkan lagu tersebut.

JPI talenta musik dunia setelah lelah menjadi gitaris kini merambah dunia vokal, dan kini akan tumbuh menjadi kritikus musik abad ini.

Setelah bung Jhon melahirkan BOOMERANG melalui Log Zhelebour dan dengan tangan dinginnya melahirkan grup band “Riff” dan “Radja” kaum kecebonk langsung bimbang dan pihak istana meminta untuk tidak diputar secara masif lagu tersebut…

Mari Viralkan Lagu tersebut dan semoga karyanya kembali mendunia. Selamat dan sukses untuk JPI yang kini merubah nama menjadi “Jhon Sang Alang”.(kl/pribuminews)

Penasaran simak lagunya:

Sumber : Eramuslim

5 Fakta unik Masjid Raya Sultan Riau, dibangun dengan putih telur

5 Fakta unik Masjid Raya Sultan Riau, dibangun dengan putih telur

10Berita - Masjid-masjid di Indonesia memiliki kisah menarik di balik pembangunannya. Berawal dari ajaran Islam yang masuk ke Indonesia kemudian menyebar luas di seluruh nusantara menjadi faktor banyaknya masjid bersejarah dibangun hingga kini.

Salah satunya adalah Masjid Raya Sultan Riauyang berada di pulau Penyengat, Kepulauan Riau. Masjid yang berdiri pada tahun 1812 ini memiliki 13 kubah dan 4 menara dengan dominasi bangunan berwarna kuning mencolok di pulau yang mempunyai luas 240 hektar ini.

Kubah masjid setinggi 18 meter ini dulunya digunakan muadzin untuk mengumandangkan adzan di pulau tersebut. Tak hanya itu, masjid yang dibangun oleh cucu dari Raja Haji Fisabilillah mempunyai fakta unik dengan asal usul dan isi di dalam masjid tersebut.

Dikutip brilio.net dari berbagai sumber, Minggu (19/5) berikut fakta menarik Masjid Raya Sultan Riau.  

1. Dibangun menggunakan putih telur.

foto: sengpaku.blogspot.com

Pada masa pembangunannya di tahun 1761, masjid ini memiliki penduduk dengan taraf ekonomi terbilang rendah pada saat itu. Sehingga saat menyumbangkan bahan-bahan untuk pembangunan pondasi masjid, banyak masyarakat menyumbangkan telur yang kemudian dicampur dengan tanah liat, pasir dan kapur.

2. Kitab suci Al-Qur'an yang ditulis dengan tangan.

foto: yopie franz

Kitab suci yang ditulis oleh Abdurrahman Stambul dan diperkirakan selesai ditulis menggunakan tangan di tahun 1876.

3. Cikal bakal budaya sastra Melayu Gurindam Dua Belas.

foto: kelasmayaku.wordpress.com

Kamu pasti pernah mendengar Gurindam Dua Belas yang dibuat oleh Raja Ali Haji yang kemudian menjadi sastra arab melayu dan hingga kini masih banyak dipelajari di seluruh sekolah dasar dan menengah pertama di daerah Kepulauan Riau.

4. Warna cat kuning yang masih dilestarikan hingga kini.

foto: pinterest

Menurut cerita penduduk di pulau Penyengat, warna kuning yang hingga sekarang masih khas mewarnai bagian dinding masjid ini dikarenakan campuran putih dan kuning telur yang kemudian membawa rona warna kuning ke dalam dinding masjid tersebut.
 
5. Sepiring pasir yang berada dekat mimbar.

foto: wisatane.com  

Konon sepiring pasir yang berada di dekat mimbar dalam masjid ini berasal dari pasir tanah Mekkah dan juga dengan pajangan lengkap seperti karpet permadani asal turki dan lampu berbentuk kristal hadiah dari Kerajaan Prusia asal jerman di tahun 1860.

Sumber : Brilio.net

Tarawih Akbar Bakal Digelar di Monas, PKS Dukung Langkah Anies

Tarawih Akbar Bakal Digelar di Monas, PKS Dukung Langkah Anies

10Berita, JAKARTA -Politikus PKS Mardani Ali Sera mendukung langkah Gubernur DKI Anies Baswedan yang akan menggelar salat tarawih di Monumen Nasional (Monas).

Mardani pun memuji sikap Anies yang mengayomi seluruh etnis dan agama di Jakarta.

“Begini, mas Anies ini sudah menyatakan diri ingin menjadi pemimpin bagi semua. Karenanya kemarin ada angeda natal bersama yang jam 4 dini hari beliau hadir. Ada acara agama Islam di Monas boleh, jadikan ruang publik tapi tetap dijaga,” kata Mardani di kawasan Menteng, Jakpus, Sabtu (19/5/2018).

Meski begitu, Mardani mengakui bahwa Anies pernah mengingatkan dirinya agar tidak menggunakan fasilitas publik untuk kepentingan parpol.

“Mas Anies telepon saya khusus, 'mas Mardani sampean kan mau deklarasi tagar gerakan nasional #2019GantiPresiden, tidak boleh pakai Monas dan tidak boleh pakai CFD'. Siap gak pakai mas kalau gitu,” ujar Mardani menirukan percakapan dirinya dengan Anies.

Untuk itu, ia mengimbau semua warga DKI untuk menjaga faslitas publik yang ada.

“Mas Anies sangat jaga itu. Jadi kita harus jaga kalau kita sendiri tidak menjaga gimana kita mengajak orang lain,” pesannya.

Rencananya salat tarawih akbar di Monas akan digelar pada Sabtu (26/5/2018) mendatang sekitar pukul 20.00 WIB.(yn)

Sumber : TEROPONGSENAYAN

Meski Ditanggapi Santai, Ini Bisa Jadi Bumerang Bagi Pemerintahan Jokowi

Meski Ditanggapi Santai, Ini Bisa Jadi Bumerang Bagi Pemerintahan Jokowi

Sumber Gambar : https://awsimages.detik.net.id

10Berita, Baru-baru ini Kementerian Agama (Kemenag) merilis daftar 200 mubaliq yang direkomendasikan untuk mengisi kegiatan-kegiatan keagamaan. Nama-nama yang masuk dalam daftar, adalah nama yang dianggap moderat dalam hal pandangan keagamaan.

Daftar ini kemudian mengundang tanya, pasalnya nama salah satu ustad kondang yaitu Ustad Abdul Somad (UAS) tidak masuk dalam daftar 200 nama yang direkomendasi Kemenag. Padahal belakangan ini ceramah Ustad Abdul Somad diminati banyak kalangan.

Ini dapat dilihat dari tingginya antusiasme masyarakat untuk menghadiri ceramah-ceramah UAS. UAS tidak hanya dikenal didunia nyata, namun juga popular di kalangan netizen.

Namun, tanggapan UAS soal namanya yang tidak masuk dalam 200 mubaliq yang direkomendasikan Kemenag, justru diluar dugaan. UAS seperti dilansir tempo.co (19/05/18) menyatakan bahwa Kemenag tidak memasukkan namanya karena tidak ingin mengecewakan masyarakat, mengingat jadwalnya sudah penuh sampai April 2020." 

Sumber Gambar : https://cdn.tmpo.co

Jawaban ini seperti dilansir tempo.co (19/05/18) disampaikan UAS melalui akun instagramnya dengan menampilkan tangkapan layar percakapannya dengan seorang netizen. Kesan yang ditangkap dari jawaban tersebut bahwa UAS sama sekali tidak ambil pusing soal rekomendasi dari Kemenag.

Terlepas dari tanggapan santai UAS, langkah Kemenag dengan mengeluarkan daftar nama 200 mubaliq yang direkomendasikan untuk mengisi acara keagamaan, dikwatirkan banyak kalangan akan kontra produktif dengan upaya pemerintah dalam membangun komunikasi yang baik dengan para mubaliq.

Sumber Gambar : https://cdn.tmpo.co

Sebagai negara yang memiliki penduduk mayoritas islam, Indonesia memiliki mubaliq yang tidak terhitung jumlahnya. Ada begitu banyak mubaliq yang namanya tidak tercantum dalam daftar rekomendasi Kemenag.

Selain itu hal yang mustahil dengan luasnya wilayah Indonesia hanya akan dilayani oleh 200 mubaliq. Seharusnya pemerintah cukup mengeluarkan himbauan dan pemantauan agar tidak ada ceramah-ceramah yang bertentangan dengan semangat Pancasila dan NKRI.

Sumber Gambar : https://statik.tempo.co

Dalam konteks yang lebih luas hal ini bisa memberikan dampak politik yang kurang baik bagi rezim pemerintahan Jokowi. Apalagi di tahun politik saat ini, dimana Presiden Jokowi akan kembali maju sebagai kandidat di Pilpres 2019.

Jangan sampai langkah Kemenag kemudian berimbas pada pengelompokan mubaliq dan ulama ke dalam dua kelompok yaitu kelompok pro pemerintah dan kontra pemerintah. Jika ini terjadi maka, tentu akan menjadi bumerang bagi pemerintahan Jokowi.

Bagaimana sahabat UCers, setuju dengan saya? Silahkan tulis pendapat kalian di kolom komentar di bawah ini.

Sumber :

Https: //nasional.tempo.co/read/1090523/tak-masuk-daftar-200-mubalig-kemenag-ini-kata-ustad-abdul-somad?

Penulis Artikel Politik I email : marwan.foredu@gmail.com

Komentar soal Bom Surabaya Picu Perdebatan, Dosen USU Diperiksa Polda Sumut

Komentar soal Bom Surabaya Picu Perdebatan, Dosen USU Diperiksa Polda Sumut

10Berita , Medan - Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bekerja sebagai dosen Ilmu Perpustakaan di Universitas Sumatera Utara (USU) diamankan Direktorat Krimsus (Dirkrimsus) Subdit Cybercrime Polda Sumut akibat unggahannya di media sosial Facebook.

Dosen perempuan berinisial HD diamankan pihak Polda Sumut di rumahnya, Jalan Melinjo II, Kompleks Johor Permai, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan. HD diamankan karena unggahan komentarnya terkait teror bom di Surabaya viral hingga mengundang perdebatan warganet, khususnya di Facebook.

Kabid Humas Polda Sumut, AKBP Tatan Dirsan Atmaja mengungkap HD menyebut serangan bom bunuh diri di Surabaya hanyalah pengalihan isu. "Postingannya di Facebook sempat viral, lalu juga sempat dihapusnya. Tetapi postingannya sudah terlanjur di-screenshoot netizen dan disebar," kata Tatan, Sabtu (19/5/2018).

Dalam akun Facebook, HD menuliskan kata-kata, 'Skenario pengalihan yg sempurna…#2019GantiPresiden.' Unggahan itu sempat dihapus. Bahkan, HD sempat menutup akun Facebook pribadinya.

Atas dasar tersebut, HD kemudian diamankan pihak Polda Sumut. Ia diduga melakukan tindak pidana ujaran kebencian, yang disebutkan setiap orang dengan sengaja menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA), sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 ayat 2 UU ITE.

Kepada polisi, HD mengaku mengunggah kalimat tersebut di Facebook karena terbawa suasana. Dosen USU itu juga merasa emosi karena di Facebook sedang marak tulisan #2019GantiPresiden.

"HD juga mengaku kecewa dengan pemerintah saat ini, yang menurutnya semua harga kebutuhan naik. HD mengakui mem-posting tulisan itu pada tanggal 12 Mei dan 13 Mei 2018 di rumahnya," ungkap Tatan.

 

Dilaporkan oleh Polisi

Tatan menyebut personel Cybercrime Polda Sumut sendiri yang melaporkan akun milik HD atas dugaan menyebar ujaran kebencian. Saat ini, HD masih diperiksa petugas di Mapolda Sumut.

"HD ini kelahiran tahun 1972, pendidikannya S2. Saat ini sedang dilakukan penyidikan kepada HD dan mempertanggungjawabkan perbuatannya," ucap Tatan.

Tatan juga mengungkapkan, polisi telah memeriksa saksi dan menyita barang bukti berupa ponsel tipe Iphone 6S beserta SIM Card milik pelaku untuk kepentingan penyidikan.

"Kita juga melakukan digital forensik terhadap handphone milik HD, dan melakukan pendalaman bilamana ada motif lain terkait postingan ujaran kebencian yang dimaksud," ungkapnya.

Terkait persoalan HD, Tatan mengimbau kepada masyarakat untuk tidak sembarangan dalam mengunggah sesuatu di media sosial, karena setiap unggahan memiliki pertanggungjawaban hukum sesuai diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

"Ingat, bijaklah dalam bermedia sosial. Jangan sampai menyebarkan hoax dan menimbulkan kebencian terhadap sesama," imbau Tatan.

Sumber :Liputan6.com

Ratusan Ribu Massa Berkumpul dalam Aksi Bela Al-Quds di Istanbul

Ratusan Ribu Massa Berkumpul dalam Aksi Bela Al-Quds di Istanbul


Aksi Bela Al-Quds di Istanbul. (Yeni Safak)

10Berita – Istanbul. Ratusan ribu warga Turki berkumpul di lapangan Yenikapı, Istanbul dalam rangka Aksi Bela Al-Quds, Jumat (18/05). Aksi yang digelar atas seruan Presiden Recep Tayyip Erdogan itu mengirim celaan pada penindasan Zionis serta dukungan pada hak-hak rakyat Palestina.

Menurut Direktorat Keamanan Istanbul, jumlah peserta aksi mencapai setengah juta orang. Aksi berjalanan langsung dan tidak ada kendala dari segi keamanan, imbuhnya, dilansir dari Anadolu Arabic.

Dalam aksi tersebut, Presiden Erdogan menjadi sosok sentral dengan orasi-orasinya yang dinantikan. Dengan mengenakan setelan jas berwarna hitam serta syal Palestina, kehadiran Erdogan di panggung mendapat sambutan meriah dari peserta aksi.

Dari atas panggung, tampak sejumlah pejabat tinggi Turki seperti Perdana Menteri, Ketua Partai MHP, Ketua Parlemen Turki, dan lainnya. Selain itu, ada sejumlah kepala negara yang hadir untuk mengikuti Pertemuan Luar Biasa Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) yang juga digelar di Istabul, Turki.

Dalam sambutannya, Erdogan mengawali dengan memohonkan ampunan bagi seluruh syuhada yang gugur di Gaza. ia juga memohon kepada Allah swt., agar seluruh korban luka segera diberi kesembuhan.

Setelahnya, Erdogan menyebut Al-Quds sebagai simbol bagi Umat Islam. “Al-Quds juga menjadi ujian bagi kita. Kiblat pertama Umat Islam, jika kita tidak dapat menjaganya, maka kita juga tidak dapat merasa aman terhadap kiblat kedua,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Erdogan juga menyinggung peran Ottoman Turki dalam menjaga Al-Quds dan Palestina. Menurutnya, Ottoman menjaga Al-Quds hampir 400 tahun lamanya. Selama itu banyak sekali kezaliman dan permusuhan yang dihadapi Ottoman. Namun kaum Nashrani dan Muslimin dapat hidup dengan aman dan damai.

“Sejak jatuhnya Ottoman, darah tidak terhapus dari dinding Al-Quds dan Palestina. Dan sekarang banyak dari penduduknya terusir di hadapan PBB,” lanjutnya.

Erdogan juga menyebut PBB sebagai mitra dalam penindasan di Al-Quds. Ini karena PBB diam tanpa tindakan melihat kesulitan yang dihadapi penduduk Al-Quds.

“PBB diam dan tidak mengambil tindakan menghadapi keputusan Amerika Serikat. Itu artinya mereka menjadi mitra AS dalam melakukan penindasan,” katanya.

Masih banyak lagi yang disampaikan Erdogan dalam kesempatan tersebut. Selain Erdogan, Ketua Partai MHP dan Perdana Menteri Turki juga diberi kesempatan untuk berorasi di hadapan seluruh peserta aksi. (whc/)

Sumber :dakwatuna