OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Selasa, 29 Mei 2018

Impor Garam Akal-akalan, Garda NKRI Desak Jokowi Copot Airlangga

Impor Garam Akal-akalan, Garda NKRI Desak Jokowi Copot Airlangga


10Berita – Ketua Umum Garda NKRI Haris Pratama menilai kebijakan impor garam yang dilakukan pemerintah melalui Kementerian Perindustrian adalah akal-akalan.

“Terindikasi melibatkan pucuk pimpinan kementerian tersebut. Perkoncoan importasi pada kementerian tersebut sangat sarat dengan kepentingan bisnis dan bukan untuk kepentingan rakyat,” beber Haris saat berbincang dengan redaksi, Senin malam (28/5).

Impor garam berdasarkan data infografis yang merupakan kebohongan dengan alasan kebutuhan mendesak menjelang Lebaran. Terkait hal ini, Haris berjanji bakal melakukan aksi tabur garam di depan Istana Negara, Jakarta, Selasa (29/5).

Aksi ini, kata Haris, untuk mengingatkan Presiden Joko Widodo agar menghentikan kengawuran Kementerian Perindustrian yang melegalkan importasi garam dengan tambahan quota yang tidak sesuai dengan kebutuhan komsumsi domestik maupun industri dalam negeri.

“Kami harap Pak Jokowi segera mencopot Airlangga Hartarto selaku Menteri Perindustrian atas kebijakan importasi yang tidak pro pada petani,” harapnya.

Peraturan Pemerintah 9/2018 tentang Tata Cara Pengendalian Impor Komoditas Perikanan dan Komoditas Pergaraman Sebagai Bahan Baku dan Bahan Penolong Industri terbit pada 15 Maret 2018 lalu.

PP impor garam tersebut menghapus kewenangan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam memberikan rekomendasi impor garam industri. Sebagai penggantinya, Kementerian Perindustrian diserahi kewenangan memberikan rekomendasi impor garam.[]

Sumber :rakyatmerdeka

Tuan Guru Bajang Diperiksa KPK, Pengamat: Dampak ‘Operasi Intelijen Hitam’?

Tuan Guru Bajang Diperiksa KPK, Pengamat: Dampak ‘Operasi Intelijen Hitam’?


10Berita – Patut diduga saat ini ada operasi intelijen hitam pembusukan terhadap Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB). Operasi itu terlihat dari pembentukan opini terkait pemeriksaan KPK terhadap alumni tafsir Universitas Al Azhar itu.

Pendapat itu disampaikan pengamat politik Ahmad Baidhowi (28/05). “TGB Gubernur NTB berlaga di Pilpres 2019, hafal Quran, ahli tafsir, tiba-tiba diperiksa KPK. Ini nampaknya ada operasi hitam pembusukan terhadap TGB,” kata Baidhhowi.

Menurut Baidhowi, ketika TGB diperiksa KPK maka buzzer penguasa maupun orang-orang yang anti Islam akan mengarahkan tudingan bahwa ulama juga bisa terlibat kasus korupsi.

“Selama ini, penggalangan opini di medsos kelompok Islam selalu unggul. Seperti kasus penghinaan terhadap Presiden oleh remaja Tionghoa, Jokower hanya diam saja. Namun ketika TGB diperiksa,  Jokower akan bersorak gembira bahkan mungkin dibuat trending topik,” papar Baidhowi.

Baidhowi mengingatkan, jika TGB jadi tersangka, maka hal itu menjadi pukulan berat umat Islam. “Selama ini TGB dianggap bersih tiba-tiba jadi tersangka,” pungkas Baidhowi.

KPK membenarkan pihaknya telah meminta keterangan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Muhammad Zainul Madji atau Tuan Guru Bajang (TGB) di Mapolda NTB. Petugas KPK melakukan klarifikasi TGB menyusul adanya laporan masyarakat perihal indikasi tindak pidana korupsi.

“Kalau ada laporan dari masyarakat, sudah barang tentu kami harus melakukan pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket),” ungkap Komisioner KPK Basaria Panjaitan saat dikonfirmasi wartawan  (26/5). (kl/)

Sumber : itoday

Di KompasTV Dirjen Dukcapil Kemendagri Keceplosan soal Temuan E-KTP "Tidak Bisa Disalahgunakan LAGI", LAGI ???

Di KompasTV Dirjen Dukcapil Kemendagri Keceplosan soal Temuan E-KTP "Tidak Bisa Disalahgunakan LAGI", LAGI ???


10Berita,  Publik dihebohkan dengan tercecernya dua kardus E-KTP di jalanan Bogor. Dan ternyata E-KTP (Kemendagri menyebut E-KTP rusak) itu disimpan di gudang Kemendagri di Bogor.

Dari sidak yang dilakukan Komisi II DPR, Senin (28/5/2018) sore, ke gudang aset Kementerian Dalam Negeri di Bogor, didapat informasi ada 805 ribu keping total E-KTP yang rusak.

Dalam penjelasannya di KOMPAS TV (28/5/2018), Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrulloh menjelaskan E-KTP yang rusak berasal dari mulai tahun 2010.

Setelah heboh ke publik, semua E-KTP yang rusak itu akhirnya dipotong bagiannya.

Saat host KompasTV menanyakan kenapa baru sekaranga E-KTP yang rusak dipotong? Kenapa tidak sejak awal ditemukan rusak langsung dimusnahkan? Kenapa disimpan?

Dirjen Dukcapil menjelaskan karena untuk keperluan pemeriksaan (KPK, BPK).

Namun yang menarik adalah Dirjen Dukcapil sempat keceplosan.

Host KompasTV: Kenapa baru sekarang dipotong?

Dirjen Dukcapil: Masih ada pemeriksaan BPK, pemeriksaan Inspektorat Jenderal, terus saya tadinya berfikir yang paling mendasar adalah jangan-jangan masih dibutuhkan untuk pemeriksaan KPK. Ternyata tadi sudah ada konfirmasi tidak. Yang penting solusinya ini tidak bisa disalahgunakan lagi.

Host KompasTV: Lagi? Artinya kemarin menurut Anda?

Dirjen Dukcapil: Bentar... tidak mungkin disalahgunakan. (tanpa lagi)

[video]

Simak Video Full, lihatlah betapa gugupnya pak Dirjen saat dicecar pertanyaan sama Host pd kata "LAGI".

Pak Dirjen bilang, Yg penting Solusinya (KTP-EL yg rusak mnrt Dirjen) ini tdk bisa disalah gunakan LAGI...

Host : LAGI? artinya kmrn mnrt anda???

Host nya cerdas...!!! pic.twitter.com/oyjSqx1Fbo

— BP™ (@BangPino_) 28 Mei 2018


Sumber : PORTAL ISLAM

Tolak Gaji Fantastis BPIP, Komunitas Cinta Bangsa Bakal Gelar Unjuk Rasa

Tolak Gaji Fantastis BPIP, Komunitas Cinta Bangsa Bakal Gelar Unjuk Rasa

10Berita, Keluarnya Perpres No. 42/2018 tentang Hak Keuangan dan Fasilitas Lainnya bagi Pemimpin, Pejabat dan Pegawai Badan Penguatan Ideologi Pancasila (BPIP) yang mana di dalam Perpres tersebut menyebutkan bahwa gaji Ketua Dewan Pengarah BPIP, Megawati Soekarnoputri mendapatkan gaji Rp 112 juta setiap bulan.

Hal ini memantik reaksi dari masyarakat, karena dinilai Pemerintahan Jokowi tidak peka dengan kondisi kebatinan rakyat, yang tengah hidup susah akibat harga sembako yang naik dan pajak yang mencekik.

”Sungguh miris dan sangat disesalkan. Rakyat tentu merasa kecewa akan kerakusan pejabat tinggi (Megawati Soekarnoputri dkk) yang semestinya mengabdi untuk rakyat, tetapi menerima gaji yang sangat tinggi dan tidak wajar bahkan melebihi gaji presiden,” tulis Komunitas Cinta Bangsa (KCB) dalam keterangan persnya, Senin (28/5).

Menyikapi kondisi ini, KCB pun akan menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Istana Presiden, pada Rabu (30/5) mendatang.

KCB menyatakan menolak gaji Megawati Soekarnoputri Rp 112 juta perbulan yang melebihi gaji Presiden.

KCB juga mendesak Presiden Jokowi segera mencabut Perpres 42/2018 terkait dengan Gaji Megawati Soekarnoputri, karena menunjukkan kerakusan pejabat dan tidak menunjukkan pengabdian sama sekali terhadap negara dan rakyat. Juga mendesak Presiden Jokowi hentikan kebijakan yang menghambur-hamburkan Uang Negara.

”Di tengah kondisi perekonomian Indonesia yang buruk, pengangguran di mana-mana, nilai rupiah yang terus anjlok, hutang yang mengendut dan persoalan lain yang belum teratasi. Dalam kondisi seperti itu ternyata gaji Megawati Soekarnoputri dkk begitu melangit dan tidak menunjukkan pengabdian sama sekali terhadap Negara dan rakyat Indonesia,” tulisnya. []

Sumber :swamedium

Suka Blokir di Twitter, Warganet Nilai Mahfud MD Bukan Negarawan,Tak Sesuai Nilai Pancasila dengan Gaji Tinggi 100 Juta

Suka Blokir di Twitter, Warganet Nilai Mahfud MD Bukan Negarawan,Tak Sesuai Nilai Pancasila dengan Gaji Tinggi 100 Juta


10Berita, Publik dihebohkan dengan gaji selangit para pejabat Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Pada 23 Mei 2018, Presiden Joko Widodo mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 42/2018 tentang Hak Keuangan dan Fasilitas Pejabat Badan Pembinaan Ideologi Pancasila.

Berdasarkan Perpres tsb, Ketua Dewan Pengarah, Megawati mendapat gaji Rp 112.548.000/bulan.

Sedang Anggota Dewan Pengarah digaji Rp 100.811.000/bulan.


 
Diantara Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) adalah Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD.

Banyak publik di sosial media yang lalu mempertanyakan Mahfud MD terkait gaji selangit tsb.

Mungkin karena kadang pertanyaannya nyelekit (membully), beberapa warganet lalu diblokir oleh mantan Ketua Mahkamah Konstitusi tsb.

Warganet pun menyebut kebiasaan suka blokir bagi pejabat yang digaji dari duit rakyat adalah hal yang memalukan. Bukan karakter negarawan. Jauh dari nilai-nilai Pancasila.

Berikut beberapa komentar warganet (para korban blokir) terkait tindakan Prof. Mahfud MD yang memblokir akun-akun twitter warganet.

Makasih Prof @mohmahfudmd sudah memblokir saya. Entah salah saya apa. Tak apalah. Itu hak Prof Mahfud. Tapi saya memang tak suka orang yang suka menjilat. Siapapun dia.

— Effendi (@eae18) 28 Mei 2018

— кαк ∂υℓ 🔞 (@dulatips) 28 Mei 2018

Wach kena blok anggota Dewan Pengarah BPIP. Ini tanda2 ideologi Pancasila akan punya pengertian tunggal seperti era Orba. Selain yg dari BPIP berarti tdk Pancasilais.

Jan tenan, katanya mau bina ideologi Pancasila, dikritik & diberi saran, marah. 😂😂

Btw: mosok aku ndak sopan?

— Ferry Koto (@ferrykoto) 28 Mei 2018

Saya penasaran tugas dari BPIP yang di gaji ratusan juta ini, soalnya Pak Mahfud sejak di BPIP selalu blokir orang, apa iya urusan blokir menjadi bagian dari tugasnya? https://t.co/OU0eI9Bzmn

— Ach. Supyadi (@adv_supyadi) 27 Mei 2018


Sumber : PORTAL ISLAM

Tokoh Tionghoa Beber Janji yang Diingkari Jokowi

Tokoh Tionghoa Beber Janji yang Diingkari Jokowi


10Berita – Koordinator Gerakan Indonesia Pasca Jokowi (IPJ), Lieus Sungkharisma membeberkan poin Presiden Jokowi yang dinilai menandakan ingkar janji.

Yakni soal tidak membagi-bagi kursi menteri ke pendukungnya. Namun menurut catatan pria yang juga diketahui sebagai salah satu tokoh Thionghoa ini, PDI Perjuangan mendapat tiga posisi menteri, Nasdem dua menteri PKB dua menteri, Hanura satu menteri, PPP satu menteri, Golkar dua menteri, PAN dan satu menteri.

“Janji Jokowi menyusun kabinet ramping pun tidak dijalankan, pembagian jabatan pun terjadi pada BUMN dan lembaga lainnya,” kata Lieus, di Menteng, Jakarta Pusat, Senin (28/5/2018).

Lalu soal bidang ekonomi, Jokowi dinilai gagal menunaikan janjinya yakni 8 persen pertumbuhan ekonomi.

“Pada kuartal 1 tahun 2018, jauh dari apa yang diharapkan karena hanya mampu mencapai 5,06 persen,” bebernya.

Lalu soal janji Jokowi mencetak 10 juta lapangan kerja yang belakangan menjadi kontroversi. Mengingat justru menjadi banyak tenaga kerja asing bertandang ke Indonesia usai adanya Perpes 20 tahun 2018 tentang TKA.

“Apalagi, janji hentikan daging impor pun dilanggarnya. Tahun 2017 Kementerian Pertanuan menyatakan telah mengeluarkan rekomendasi impor sebanyak 296.430 ekor sapi bakalan. Bulan Mei 2018 terealisasi impor sapi sebanyak 111.886 ekor sapi bakalan,” tuturnya.

Kemudian janji Jokowi menyelesaikan pelanggaran-pelanggaran HAM di masa lalu pun belum terealisasi dan mengecewakan para pegiat HAM.

“Di sisi lain penegakan hukum kehilangan marwah karena tajam ke bawah tumpul ke atas terutama orang kaya berkantong tebal,” pungkasnya.[]

Sumber :inilah.com

HRS Yang Dituduh Anti Pancasila Menolak 1 Triliun, Yang Katanya Pancasilais 100 Juta Gak Nolak

HRS Yang Dituduh Anti Pancasila Menolak 1 Triliun, Yang Katanya Pancasilais 100 Juta Gak Nolak


10Berita, Publik dihebohkan dengan gaji selangit ratusan juta para pejabat Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Pada 23 Mei 2018, Presiden Joko Widodo mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 42/2018 tentang Hak Keuangan dan Fasilitas Pejabat Badan Pembinaan Ideologi Pancasila.

Berdasarkan Perpres tsb, Ketua Dewan Pengarah, Megawati mendapat gaji Rp 112.548.000/bulan.

Sedang Anggota Dewan Pengarah digaji Rp 100.811.000/bulan.

Publik mempertanyakan apa segitu harga Pancasila? Apa sekarang Pancasila sudah jadi bisnis?

"Negarawan itu wajib ngebelain dasar negara. Bukan malah ngeduitin. Gak keren (dulu disebut dungu. Dulu lho)," sentil Rocky Gerung di twitter, Senin (28/5/2018).

Negarawan itu wajib ngebelain dasar negara. Bukan malah ngeduitin. Gak keren (dulu disebut dungu. Dulu lho). https://t.co/JaVJCwl39D

— Rocky Gerung (@rockygerung) 28 Mei 2018

Kalau benar-benar Negarawan dan Pancasilais semestinya menolak duit yang membebani Keuangan Negara di saat rakyat kecil hidupnya makin sulit.

"Saya sarankan kpd bapak ibu anggota BPIP yg baru dapat Perpres ttg gaji.

Mohon tolak gaji tersebut, karena bapak dan ibu semua hidup berkecukupan, tdk kekurangan.

Itulah jiwa PANCASILAIS sejati yang saya tau. Mestinya Pancasilais lbh sensitif terhadap ketidak adilan.@mohmahfudmd," ujar Ferdinand Hutahean di twitter.

Saya sarankan kpd bapak ibu anggota BPIP yg br dpt Perpres ttg gaji.

Mohon tolak gaji tersebut, karena bapak dan ibu semua hidup berkecukupan, tdk kekurangan.

Itulah jiwa PANCASILAIS sejati yang saya tau. Mestinya Pancasilais lbh sensitif terhadap ketidak adilan.@mohmahfudmd

— FERDINAND HUTAHAEAN (@LawanPoLitikJKW) 28 Mei 2018

Dalam hal duit, semestinya bisa mencontoh Habib Rizieq Shihab (HRS).

Walau kerap dituding Anti-Pancasila, Habib Rizieq tak mempan walau disogok duit Rp 1 Triliun.

Tau berapa 1 Triliun?

1 Triliun = 10 Ribu kalinya dari 100 juta.

Dalam videonnya di hadapan tamu yang menemuinya di Makkah, Habib Rizieq bercerita:

"Supaya bapak ibu tahu pasca 212 saya ditawarkan Rp1 triliun buat bangun pesantren bangun pertanian di gunung sana di sana saya punya tanah 50 hektar saya punya pesantren, perkebunan. Mereka janjikan Rp1 triliun syaratnya satu Aksi Bela Islam enggak dilanjutkan," kata Rizieq.

"Saya tolak dan kita tahu saya sampaikan kepada istri, ini mereka biasanya punya ilmu rangkul. Kalau enggak merangkul, pukul. Peluk, kalau nggak mau peluk, gebuk. Hari ini kita mau dirangkul kalau kita tolak sebentar lagi akan datang saatnya kita dipukul dan digebuk," tegas Habib.

[video]

Sumber :Portal Islam 

PKS: Pengelolaan Negara Makin Semrawut, Rakyat Bersiap #2019GantiPresiden

PKS: Pengelolaan Negara Makin Semrawut, Rakyat Bersiap #2019GantiPresiden


10Berita,  Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyoroti terbongkarnya kasus E-KTP yang tercecer.

Kejadian ini, menurutnya, melengkapi kondisi kesemrawutan pengelolaan negara, dari ekonomi yang kian sulit, serbuan TKA, utang meroket, gaji selangit Pejabat Pancasila, sampai blunder daftar 200 muballigh. Hal ini makin menguatkan rakyat bersiap #2019GantiPresiden.

"Ada kasus impor beras, ekonomi sulit, TKA, pengangguran, utang membengkak, kasus blunder 200 dai, kasus gaji selangit, kasus eKTP dan masih terus panjang masalah2 lain, maka rakyat perlu bersiap #2019GantiPresiden," kata anggota Komisi II DPR Fraksi PKS ini.

4. Ada kasus impor beras, ekonomi sulit, TKA, pengangguran, utang membengkak, kasus blunder 200 dai, kasus gaji selangit, kasus eKTP dan masih terus panjang masalah2 lain, maka rakyat perlu bersiap #2019GantiPresiden

— Mardani Ali Sera (@MardaniAliSera) 28 Mei 2018


Berikut selengkapnya disampaikan Mardani Ali Sera melalui akun twitternya (28/5/2018):

1. Masih tentang kelalaian mendagri sehingga mengakibatkan ada kasus ribuan KTP elektronik yg tercecer. Dan ada lebih dari 805 ribuan e-KTP rusak yg ditemukan di gudang aset Kemendagri, Bogor. Sekarang investigasi menyeluruh. #2019GantiPresiden Semua harus dibenahi.

2. Setelah rame dimedia, baru tergerak untuk memusnahkan e-KTP dengan gunting secara manual. Sejak 2014 kemana saja dan siapa yg mengawasi?. eKTP rusak dan valid, secara fisik sama dan tidak ada bedanya. Ini jelas Bisa disalahgunakan. Makin yakin #2019GantiPresiden

3. Intinya: Data Kependudukan dan e-KTP mahal, harus diperlalukan dengan seksama penuh kehati2an. Dan bukan cuma soal mahal, tapi data kependudukan itu terkait keamanan negara & warganya. Yang dipertaruhkan adalah kedaulatan dan keamanan negara. #2019GantiPresiden

4. Ada kasus impor beras, ekonomi sulit, TKA, pengangguran, utang membengkak, kasus blunder 200 dai, kasus gaji selangit, kasus eKTP dan masih terus panjang masalah2 lain, maka rakyat perlu bersiap #2019GantiPresiden

5. Negara dapat digugat karena terbukti banyak data2 warganya yg tercecer. Ini masalah serius dan besar. Karena melanggar UU No 24 tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan. Masalah semakin banyak. #2019GantiPresiden.

1. Masih tentang kelalaian mendagri sehingga mengakibatkan ada kasus ribuan KTP elektronik yg tercecer. Dan ada lebih dari 805 ribuan e-KTP rusak yg ditemukan di gudang aset Kemendagri, Bogor. Sekarang investigasi menyeluruh. #2019GantiPresiden
Semua harus dibenahi

— Mardani Ali Sera (@MardaniAliSera) 28 Mei 2018

2. Setelah rame dimedia, baru tergerak untuk memusnahkan e-KTP dengan gunting secara manual. Sejak 2014 kemana saja dan siapa yg mengawasi?. eKTP rusak dan valid, secara fisik sama dan tidak ada bedanya. Ini jelas Bisa disalahgunakan. Makin yakin #2019GantiPresiden pic.twitter.com/16bnUqFf13

— Mardani Ali Sera (@MardaniAliSera) 28 Mei 2018

3. Intinya: Data Kependudukan dan e-KTP mahal, harus diperlalukan dengan seksama penuh kehati2an. Dan bukan cuma soal mahal, tapi data kependudukan itu terkait keamanan negara & warganya. Yang dipertaruhkan adalah kedaulatan dan keamanan negara. #2019GantiPresiden

— Mardani Ali Sera (@MardaniAliSera) 28 Mei 2018

4. Ada kasus impor beras, ekonomi sulit, TKA, pengangguran, utang membengkak, kasus blunder 200 dai, kasus gaji selangit, kasus eKTP dan masih terus panjang masalah2 lain, maka rakyat perlu bersiap #2019GantiPresiden

— Mardani Ali Sera (@MardaniAliSera) 28 Mei 2018


Sumber : PORTAL ISLAM

Bongkar Motif Politik Ribuan KTP El Tercecer Di Bogor!

Bongkar Motif Politik Ribuan KTP El Tercecer Di Bogor!



10Berita  – Sejumlah pihak menyoroti tercecernya ribuan KTP elektronik yang diklaim Kementerian Dalam Negeri sebagai KTP el rusak di kawasan Bogor, Jawa Barat. Tak sedikit yang beranggapan KTP tersebut tersebut bakal disalahgunakan.

“KTP elektronik ini kan identitas warga negara. Yang menjadi bahaya nanti disalahgunakan,” kata pengamat komunikasi politik Universitas Pelita Harapan, Emrus Sihombing, melalui sambungan telepon kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (28/5).

Emrus mengakui agak sulit mengaitkan motif politik di balik kasus tersebut. Sebab membutuhkan pengumpulan data, siapa yang membuatnya tercecer dan apa indikasi motif tersebut.

“Makanya kita mendorong kepada kepolisian untuk menanganinya secara tuntas,” kata Emrus.

Terkait pernyataan Mendagri Tjahjo Kumolo yang akan membakar atau memusnahkannya, Emrus menekankan tidak bisa dilakukan sembarangan. Tetapi harus melalui jalur formal agar tidak menimbulkan kecurigaan.

“Kalau mau dibakar harusnya melalui berita acara, dilakukan saja. Kalau benar rusak atau tidak bisa terpakai lalu dihancurkan dengan acara formal dan ditandatangani sesuai undang-undang,” jelasnya.

Meski begitu Emrus menekankan jika KTP el tersebut tidak asli, maka ada pesan dan agenda tertentu yang dibuat.

“Sekali lagi dalam hal ini kalau memang ada sebuah pesan komunikasi yang tentunya punya tujuan dan makna, maka harus dibongkar. Kita serahkan kepada penegak hukum,” pungkasnya. []

Sumber : rakyatmerdeka

Inilah Hostel Paling Instagramable di Dunia versi Hostelworld. Ternyata Ada di Bali Lho!

Inilah Hostel Paling Instagramable di Dunia versi Hostelworld. Ternyata Ada di Bali Lho!

10Berita, Bagi traveler zaman sekarang, mereka tidaka terlalu mementingkan penginapan dengan fasilitas mewah. Bagi mereka, hotel atau hostel yang nyaman dan instagramable lebih dipilih. Tak bisa dipungkiri bahwa foto yang bagus adalah salah satu tujuan liburan. Nah, bagaimana dengan kamu?

Banyak sekali traveler yang lebih memilih hostel ketimbang hotel. Selain harganya lebih murah, hostel juga menawarkan kenyamanan yang seperti di rumah sendiri. Baru-baru ini, situs pemesanan online, Hostelworld mengadakan awards untuk memilih hostel-hostel terbaik dari seluruh dunia. Untuk Indonesia sendiri, Hostel The Farm Canggu jadi pemenang HOSCAR di tahun 2018 ini. Di Lonely Planet, The Farm Canggu jadi satu di anatar 10 hostel paling instagramable di dunia. Yuk kita kepoin foto-fotonya aja.

Berada di salah satu kawasan favorit turis asing di Bali, Canggu, The Farm hostel menyediakan penginapan bernuansa santai dengan penampilan yang kece

the farm hostel via www.instagram.com

Buat kamu traveler dengan budjet cekak, hostel mungkin jadi pilihan terbaik buat kamu semua. Tinggal sekamar dengan beberapa orang asing nggak masalah ‘kan?

kece banget via www.instagram.com

The Farm Hostel di Canggu ini jadi pilihan terbaik jika ingin berkunjung ke Bali. Ada dua kolam renang yang cocok buat santai-santai

dari atas via www.instagram.com

Selain nyaman, ada hiasan-hiasan kecil yang mempercantik hostel ini. Kamu bisa banyakin foto-foto deh di sini…

bisa foto-foto via www.instagram.com

Situs pemesanan hostel terkemuka, Hostelworld pun memberi predikat hostel terbaik di Indonesia. Belakangan, Lonely Planet menyebut The Farm Canggu jadi salah satu hostel paling instagramable di dunia

hostel terbaik di indonesia via www.instagram.com

Kolam renangnya asik banget buat santai. Berjemur dan berendam selalu jadi aktivitas yang menyenangkan di hostel ini

kolam renangnya mantap via www.instagram.com

Harga menginap per malamnya juga murah lho. Kamu cukup merogoh kocek 200 ribu rupiah untuk menginap di sana dengan fasilitas kamar dormitory alias satu bed di dalam kamar yang muat 4-8 bed. Rame-rame gitu lah…

hostel serasa resort via www.instagram.com

Liburan sambil kerja pun nggak masalah lho. Menginap dengan harga murah dan bisa dipakai buat kerja juga. Generasi nomad digital suka banget lah dengan hostel semacam ini

asyik buat kerja via www.instagram.com

Tempatnya yang cozy dan instagramable bikin betah deh, apalagi bisa ketemu dengan banyak solo traveler dari berbagai belahan dunia. Punya banyak temen bule dong. Ihik ihik…

tempat kerja sambil liburan via www.instagram.com

Buat kamu yang pengen menginap di sana, hubungi aja nih akun Instagramnya. Atau kamu bisa memesannya di Hostelworld. Jadi pengen ke sana nih!

🌴 Our very social pool from above. 📷: @hfrancis4 #thefarmhostel #canggu #bali

A post shared by The Farm Hostel Canggu (@thefarmhostel) on Oct 23, 2017 at 7:06pm PDT


Advertisement

Kalau ada rencana liburan ke Bali, The Farm Hostel Canggu bisa jadi alternatif akomodasi. Ulasan pengunjung oke, staff ramah, dan harga murah. Mantap ‘kan?

Sumber : Hipwee