OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Rabu, 30 Mei 2018

Pangeran Serukan Kudeta, Sebut Raja Salman Kacaukan Kerajaan dan Saudi Seperti Gunung Siap Meletus

Pangeran Serukan Kudeta, Sebut Raja Salman Kacaukan Kerajaan dan Saudi Seperti Gunung Siap Meletus

Khaled bin Farhan Al Saud

10Berita, PEKANBARU - Salah satu Pangeran Arab Saudi yang dalam pengasingan, Khaled bin Farhan Al Saud, menyerukan kudeta untuk melengserkan Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud.

Dalam wawancara eksklusif dengan situs The Middle East Eye, Khaled mengatakan telah meminta keluarga kerajaan lain seperti Pangeran Ahmed bin Abdulaziz dan Pangeran Muqrin bin Abdulaziz menggantikan Raja Salman yang dianggapnya telah mengacaukan monarki dengan kepemimpinannya yang "irasional, aneh, dan bodoh".

Pria yang sudah tinggal di Jerman sejak 2013 lalu itu menganggap situasi dalam negeri kini menyerupai gunung merapi yang bisa meletus kapan saja. Dia juga memperingatkan bahwa kekacauan di Saudi bisa mempengaruhi situasi global terutama Eropa dan Amerika Serikat.

"Dan jika gunung berapi ini meletus, pengaruhnya tidak hanya akan berdampak pada negara atau kawasan Arab, tapi juga sampai ke Eropa," ucap Khaled seperti dikutip Sputnik, Kamis (24/5/2018).

"Jadi jika Saudi mengalami kekacauan, kekacauan itu juga akan berdampak pada situasi global, dan Saudi akan menjadi lahan subur bagi terorisme sehingga bisa memperkuat eksistensi terorisme internasional," lanjut pria yang mengaku oposisi kerajaan tersebut.

Reformasi Tipuan
Dalam kesempatan itu, Khaled yang sudah tak pernah pulang ke Saudi sejak lima tahun terakhir, menganggap gebrakan Putra Mahkota Mohammed bin Salman, yang sempat menangkap 11 pangeran terkait korupsi dilakukan hanya untuk merendahkan keluarga kerajaan lainnya.

Khaled menilai penangkapan itu dilakukan Mohammed untuk mengamankan kekuasaan keluarganya yang merasa terancam. Padahal, langkah Mohammed itu mendapat pujian tak hanya dari dalam negeri, tapi juga luar negeri karena dianggap titik awal reformasi politik Saudi dimulai.

"Pemenjaraan para pangeran beberapa bulan lalu tentu saja menimbulkan trauma dalam keluarga kerajaan. Para pangeran dan keluarganya merasa takut akan masa depan mereka sendiri sebagai keluarga kerajaan berkuasa Saudi. Kedua, mereka tidak senang dengan kebijakan yang ada saat ini yang irasional, tidak menentu, dan bodoh," kata Khaled.

Khaled menganggap penangkapan belasan pangeran itu hanya akal-akalan saja. Para pangeran dan beberapa pengusaha lainya, kata dia, dibujuk pergi ke suatu hotel dengan dalih bertemu raja, namun ternyata ditangkap.

Dia juga mengatakan aparat keamanan merekam seluruh percakapan telepon para pangeran itu. "Jadi mereka berada di bawah pemantauan pribadi yang kejam terhadap privasi mereka di dalam Saudi. Mereka juga tidak diizinkan untuk pergi," ujar Khaled.

Meski begitu, dia memuji gebrakan lain yang dilakukan Mohammed di Saudi seperti meningkatkan pemberdayaan hak dasar perempuan mulai dari mengizinkan menyetir hingga lebih dilibatkan dalam pemerintahan.

Khaled juga mendukung langkah Mohammed membatasi kewenangan otoritas keagamaan Saudi.

Namun, dia menganggap semua itu dilakukan Mohammed hanya untuk melejitkan popularitasnya di mata negara Barat, dan bukan untuk benar-benar menerapkan reformasi di negara Timur Tengah itu.

"Pertama, mengizinkan perempuan menyetir mobil. Ini bukan bentuk kedermawanan, itu adalah memang hak dasar wanita mengemudi," ujar Khaled.

"Kedua, membatasi pengaruh otoritas keagamaan Saudi. Otoritas keagamaan ini merupakan organisasi pemerintah. Lembaga ini juga harus mendukung langkah pemerintah bahkan jika langkah tersebut melanggar hukum Islam-jika kita berbicara syariat Islam," lanjutnya, dikutip tribun.

Khaled menetap di Jerman setelah mendapat suaka politik dari negara Eropa Barat itu. Sejak terasing dari kampung halamannya, Khaled kerap melakukan wawancara dengan berbagai media, menceritakan kehidupan dalam keluarga kerajaan.

Cekcok keluarga Khaled dengan keluarga kerajaan lainnya berawal saat ayahnya dipenjara sekitar 1980 karena mendorong pemerintahan Saudi menjadi monarki konstitusional.

Ayah Khaled dikenal berasal dari keturunan klan yang tidak memiliki akses langsung terhadap kekuasaan. Keluarga Khaled juga telah lama tinggal di beberapa negara Arab lainnya. Saat ini hanya adik perempuan Khaled yang dikabarkan masih tinggal di Saudi. (*)

Sumber :UC News 

14 Penampakan Bayi Hewan yang Jarang Terekspos. Selama Ini Cuma Akrab Sama Versi Gedenya Doang

14 Penampakan Bayi Hewan yang Jarang Terekspos. Selama Ini Cuma Akrab Sama Versi Gedenya Doang

10Berita, Semua makhluk hidup itu pasti mengalami fase pertumbuhan, baik yang lahir dari rahimatau telur. Nggak ada orang atau hewan yang begitu lahir langsung tiba-tiba gede. Dengan melihat foto masa kecil masing-masing dan mungkin jadi pengikut akun-akun bayi lucu di Instagram, kita pastinya tahu seperti apa wujud bayi manusia. Banyak juga yang akrab dengan penampakan bayi anjing, kucing, atau hewan-hewan peliharaan lain yang ada di sekitar kita.

Nah menariknya, ternyata kebanyakan orang jarang banget lho lihat bayi-bayi hewan lain yang hidup di alam liar dan mungkin hanya bisa dilihat di TV atau ditemui di kebun binatang. Hewan yang dipertontonkan di tv, buku, atau kebun binatang, biasanya sih versi udah gedenya. Padahal penampakan versi bayi dari hewan-hewan ini seringkali beda banget sama versi dewasanya. Mau tahu gimana bedanya? Yuk lihat kumpulan foto-foto bayi hewan yang masih jarang terekspos bareng Hipwee News & Feature!

1. Sering lihat unta kalau ada foto-foto padang pasir, tapi jarang banget tahu penampakan bayi unta. Ternyata warna bulu unta ketika masih bayi beda ya

Punuknya juga belum terlalu menonjol via ngururaj.blogspot.co.id

2. Mirip-mirip, bulu bayi penguin warnanya sedikit berbeda dengan penguin dewasa. Kalau udah gede, penguin punya corak kekuning-kuningan di wajahnya, wajah bayi penguin all black & white 

Sekelompok bayi penguin dilindungi para induknya via www.seenox.org

3. Bayi ular kobra juga warnanya belum menonjol seperti ular kobra yang sudah dewasa. Tapi belang dan corak khusus di bagian lehernya sudah terlihat begitu menetas

Belang-belangnya sudah ada sejak lahir via www.goziyan.com

4. Begini nih penampakan bayi tupai sebelum ditumbuhi bulu. Mungkin harus selalu dihangatkan oleh ibunya karena belum punya pelindung tubuh

Tupai melindungi anak di sarang via www.seenox.org

5. Kebanyakan unggas memang biasanya terlahir tanpa bulu. Seperti bayi burung dara atau merpati ini, masih botak dan tidak berbulu sehingga jadi sering nggak dikenali

Beda banget sama versi gedenya via www.conquerclub.com

6. Bayi kelelawar juga harus dibungkus biar hangat. Apalagi kalau terpisah dari induknya begini, jadi butuh kehangatan ekstra

Kecil banget ukurannya via www.boredpanda.com

7. Bukan cuma yang berbulu atau dibungkus aja, bayi hewan yang mesti ‘dikantungi’ oleh induknya seperti kangguru ini juga jarang terlihat

Begini penampakannya di luar kantung induknya via www.tehcute.com

8. Sama-sama dari Australia, mungkin banyak juga yang belum tahu seperti apa bayi koala. Sebenarnya tidak banyak berbeda dari versi dewasanya sih, cuma ukurannya aja yang lebih imut

Persis banget sama versi bonekanya via hellogiggles.com

9. Bayi landak mungkin sekilas sudah mirip dengan induknya. Tapi banyak bedanya juga sih, selain ukurannya, duri-duri bayi landak juga masih lunak

Lucu banget! via creoflick.net

10. Meski ukurannya ekstra mini, bayi puffer fish atau ikan buntal juga sudah bisa menggembung dengan maksimal

Mini tapi tetap bisa ‘membengkak’ via noaateacheratsea.blog

11. Nah kalau ini adalah bayi-bayi ikan pari. Mungkin karena kita cuma terbiasa melihat versi gedenya yang sedang berenang, jadi aneh banget ya melihat versi bayinya ini

Bagian tubuhnya bisa kelihatan via www.epochtimes.fr

12. Ada juga lumba-lumba yang biasanya kita cuma lihat melompat-lompat di alam bebas atau akuarium. Begini nih wujud bayi lumba-lumba

Seukuran bayi manusia kali ya~ via www.epochtimes.fr

13. Bayi-bayi gurita ini kecil banget jadi mungkin ya sulit terlihat di laut lepas. Tapi begitu diamati, banyak banget orang yang terkesima dengan proses penetasan telur binatang yang satu ini

Cuma segede ini dan hampir transparan via www.epochtimes.fr

Advertisement

Nah proses penetasan telur-telur gurita ini terbilang unik. Lihat sendiri deh!

ICYMI: Your daily squee has arrived. #octobabiespic.twitter.com/D9e5T5bkun

— Virginia Aquarium (@VAAquarium) February 7, 2018


14. Bayi kuda nil atau hippopotamus juga sebenarnya nggak banyak beda dari induknya. Tapi melihat miniatur kuda nil ini seperti mainan aja ya

Mini-me  via www.critterbabies.com

Gimana lucu-lucu banget ‘kan bayi-bayi hewan ini? Ada yang wujudnya beda dari induk atau versi dewasanya, tapi ada juga yang sudah mirip dari lahir dan cuma ukurannya doang yang beda. Ya kayak manusia seperti kita, hewan-hewan ini juga pastinya berubah dan terus tumbuh tiap harinya. Kita belum familiar aja kali dengan fase awal pertumbuhan mereka, ya pas bayi.

Sumber :Hipwee 

Ditetapkan Sebagai Tersangka Pembunuh Begal, Irfan: Kalau Tak Melawan, Saya yang Mati

Ditetapkan Sebagai Tersangka Pembunuh Begal, Irfan: Kalau Tak Melawan, Saya yang Mati

Muhamad Irfan Bahri, pemuda pembunuh begal yang mencoba merampoknya. (merdeka.com)

10Berita, BEKASI - Kepolisian Resor Metro (Polrestro) Bekasi Kota, Jawa Barat, menetapkan Muhamad Irfan Bahri, pemuda berusia 19 tahun, sebagai tersangka pembunuhan terhadap Aric Saifuloh (17), begal yang nyaris membunuhnya.

''Saat ini MIB telah kita tetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan terhadap Aric Saifulloh, meskipun secara keterangan MIB mengaku membela diri dari serangan begal,'' kata Kasat Reskrim Polrestro Bekasi Kota AKBP Jairus Saragih di Bekasi, Senin (28/5).

Dikutip dari merdeka.com, Muhamad Irfan Bahri bertarung dengan begal yang mencoba merampas telepon genggamnya. Dalam upayanya membela diri itu, Irfan menewaskan sang begal, Aric Saifuloh.

Satu pelaku lagi IY, kritis, akibat sabetan celurit pemuda asal Madura, Jawa Timur tersebut.

Awalnya polisi menyebut Irfan menjadi tersangka, anehnya belakangan Kapolres Bekasi Kombes Indarto menyatakan Irfan masih menjadi saksi.

Dalam peristiwa itu, Irfan juga mengalami luka bacokan. Di antaranya di lengan, pipi, punggung, serta paha. Begitu pula dengan kerabatnya, Ahmad Rofii, juga mengalami luka di pundaknya karena disabet celurit oleh pelaku.

''Kalau saya tidak melawan, saya yang mati,'' kata Irfan kepada pers di rumah pamannya, RT 4 RW 7 Nomor 25, Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi pada Selasa (29/5).

Irfan menjelaskan dini hari itu, Ia bersama dengan kerabatnya baru saja pulang dari Alun-Alun Kota Bekasi di Jalan Pramuka, Bekasi Selatan. Karena baru sepekan di Kota Patriot ini, Irfan mengajak kerabatnya untuk mampir ke kawasan Summarecon Bekasi, karena belum pernah ke lokasi tersebut.

''Saya duduk-duduk dulu di bawah lihat pemandangan, kemudian naik ke atas jembatan (fly over Summarecon),'' kata Irfan.

Sampai di atas, sepeda motor diparkir di bahu jalan, Irfan lalu naik ke trotoar. Dia mengeluarkan telepon genggamnya untuk swasfoto. Rupanya 15 menit kemudian dua orang pemuda tak dikenal menghampirinya.

''Pertama meminta HP saudara saya, lalu dikasih karena sudah mengacungkan celurit,'' kata Irfan.

Pelaku ternyata tak berhenti di kerabatnya, Irfan mengaku dihampiri juga agar memberikan telepon genggamnya. Irfan menolak, dan melihat bahwa celurit besar yang diacungkan tersebut tampak dibungkus sarung, Irfan akhirnya melawan.

''Saya pikir hanya untuk menakut-nakuti, tidak tahunya dia membacok,'' kata Irfan.

Menurut dia, bacokan pertama mengenai lengannya. Tak ingin mati konyol, Irfan lalu melawan. Duel pun terjadi, sampai akhirnya celurit berpindah tangan. Karena terus duel, pelaku perampokan akhirnya terkena sabetan celurit.

''Dia bilang, ampun Bang-ampun Bang. Saya bilang, serahkan HP teman saya. Kemudian diserahkan, mereka lalu kabur ke kawasan arah Piramida Summarecon,'' kata dia.

Irfan yang terluka bacok bergegas menuju klinik tak jauh dari kediaman pamannya. Esoknya lalu melapor ke polisi bahwa terlibat perkelahian dengan pelaku perampokan. Irfan tak tahu kondisi perampok tersebut.

''Saya tahu dari polisi bahwa perampoknya meninggal dunia di rumah sakit,'' kata Irfan.***

Sumber : Gosumbar

Hamas Terus Tembakkan Mortir Dan Roket Ke Israel, Iron Dome Kewalahan, Prajurit IDF Kena!

Hamas Terus Tembakkan Mortir Dan Roket Ke Israel, Iron Dome Kewalahan, Prajurit IDF Kena!

innews.com

10Berita, Haaretz (30/5) memberitakan bahwa Hamas dan kelompok Jihad Islam terus mengintensifkan serangan mortir mereka. Jika Selasa pagi 28 mortir ditembakkan ke arah Israel Selatan dan sempat mengenai satu gedung sekolah, serangan itu dilanjutkan.

Iron Dome meluncur. jpost.com

Tembakan mortir dan roket terus berlangsung sepanjang pagi sampai tengah hari, memicu puluhan kali sirine serangan udara dibunyikan di Israel. Sistem artileri penahan serangan Iron Dome terus menembak ke arah mortir yang datang, namun karena ukuran proyektil mortir yang relatif kecil, Iron Dome juga kewalahan.

jpost.com

Satu mortir berhasil melukai tiga orang prajurit IDF (Israeli Defence Force) dan dua lainnya. Satu orang dikabarkan cedera cukup parah namun kondisinya cukup stabil.

Sementara itu, Amerika Serikat telah meminta diadakannya rapat darurat Dewan Keamanan PBB atas serangan mortir dan roket Hamas yang serampangan sampai menghantam sekolah dasar dan taman kanak-kanak tersebut.

Sumber :UC News 

“Ramadhan”, Ini Arti Katanya

“Ramadhan”, Ini Arti Katanya

10Berita, RAMADHAN, sebuah kata yang dikenal oleh hampir semua penduduk Indonesia. Namun bisa jadi hanya orang-orang tertentu saja yang benar-benar tahu apa arti kata tersebut.

Ramadhan berasal dari akar kata Arab ramidha atau arramadh yang berati panas terik matahari yang intens dan kering, terutama tanah. Dari akar yang sama ada ramdhaa, pasir terjemur, dan pepatah terkenal: “Kal Mustajeer Minar Ramadhaa binnar” – untuk melompat keluar dari penggorengan ke dalam api. Dan dalam sebuah hadits Rasulullah (saw) mengatakan: “Shalat Dhuha adalah ketika unta muda dapat merasakan panas matahari pagi.” Dengan demikian, Ramadhan disebut untuk menunjukkan sensasi panas di perut akibat kehausan.

Lainnya mengatakan dinamakan demikian karena Ramadhan menghangus dosa-dosa. Beberapa mengatakan dinamakan demikian karena hati dan jiwa lebih mudah menerima nasihat dan mengingat Allah selama bulan Ramadan, seperti pasir dan batu yang mudah menerima panas matahari. Para perumus bahasa yang indah ini mungkin telah terinspirasi oleh Allah (SWT) dalam penamaan bulan Ramadhan ini.

Jika tidak, hubungan antara panas dan sifat adalah secara ajaib mirip dengan Ramadhan. Sementara panas merupakan hal yang membantu bentuk, bentuk, dan cetakan hampir setiap hal, dari logam dan plastik, untuk tanaman dan sel-sel hidup- Ramadhan pasti membantu serius membentuk orang beriman, membentuk kembali, reformasi, dan memperbaharui disposisi fisik dan spiritual dan perilaku .

Dalam Islam, bulan Ramadhan mempunyai makna yang istimewa dan kedudukan yang mulia karena banyak terjadi peristiwa penting:

1. Diturunkannya al Qur’an (Nuzulul Qur’an

2. Satu-satunya nama bulan yang terdapat di Qur’an (al Baqarah(2):185)

3. Kemenangan besar yang diperoleh Rasululloh SAW bersama kaum muslimin dalam perang Badr

4. Fath Makkah, yakni penaklukan Mekkah

5. Terdapat 1 malam yang lebih baik dari 1000 bulan (+/- 83tahun), (al Qard(97):3)

6. Diwajibkannya berpuasa (Al Baqarah(2):183)

7. Diangkatnya Muhammad menjadi Rasululloh SAW

8. Dilimpahkannya pahala yang sangat tinggi oleh ALLAH SWT terhadap orang yang beramal saleh + beribadah pada bulan ini

9. Dibukanya pintu surga dan ditutupnya pintu neraka (meskipun dalam arti kiasan)

10. Menjadi kafarat terhadap dosa-dosa hingga Ramadhan berikutnya, sepanjang sholat fardhu dari satu Jum’at ke Jum’at berikutnya

11. Orang yang berpuasa dengan ikhlas + penghayatan yang mendalam di bulan Ramadhan akan diberikan ampunan atas segala dosanya

Bulan Ramadhan mempunyai nama lain:

1. Syahr ALLAH (bulan ALLAH), karena ALLAH SWT akan memberikan pahala yang besar bagi orang yang melakukan kebaikan di dalamnya. Ibadah puasa langsung diberi pahala oleh ALLAH SWT sendiri.

2. Syahr Ala-i (bulan penuh nikamt dan limpahan rahmat) karena pada bulan Ramadhan ALLAH SWT memberikan nikmat dan karunia yang berlipat ganda

3. Syahr Qur’an (bulan diturunkannya Qur’an)

4. Syahr an-Najaah (bulan pelepasan diri dari neraka)

5. Syahr a-Juud (bulan kedermawanan) karena pada bulan Ramadhan dianjurkan lebih banyak memberi bantuan terutama kepada fakir miskin

6. Syahr al-Muwaasah (bulan memberikan pertolongan kepada orang yang berhajat/punya hajat)

7. Syahr at-Tilaawah (bulan membaca al Qur’an)

8. Syahr as-Sabri (bulan latihan bersabar atas penderitaan dengan rela hati)

9. Syahr ar-Rahmah (bulan tempat ALLAH SWT melimpahkan rahmat-Nya kepada hamba2-Nya)

10. Syahr as-Shiyaam (bulan puasa, karena setiap muslim WAJIB melaksanakannya KECUALI yang berhalangan sesuai dengan syar’i)

11. Syahr al-’Ied (bulan yang akhirnya disambut dg hari Raya ‘Ied). []

SUMBER: ISLAMWIKI, Islampos.

Rakornas PA 212 Menyepakati, Semua Tunduk pada Habib Rizieq

Rakornas PA 212 Menyepakati, Semua Tunduk pada Habib Rizieq

Habib Rizieq. Foto: dok/JPNN.com

10BeritaJAKARTA - Rakornas Persaudaraan Alumni 212, Selasa (29/5), merekomendasikan lima nama capres yang maju di Pilpres 2019, salah satunya Habib Rizieq Shihab.

Nama Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu berada di posisi teratas, sementara nama Prabowo Subianto berada di nomor urut dua rekomendasi tersebut. Sedang nama Anies Baswedan, gubernur DKI Jakarta, hanya ada di daftar nama bakal cawapres.

"Hasil rakornas merekomendasikan nama-nama bakal calon presiden 2019. Lima nama capres dan sembilan cawapres. Nama Habib Rizieq paling banyak diusulkan oleh peserta Rakornas untuk menjadi capres. Hingga akhirnya nama beliau (Habib Rizieq) di posisi pertama," kata Bukhori Abdul Shomad, ketua Panitia Rakornas PA 212 saat membacakan hasil Rakornas, di Aula Sarbini, Taman Wiladatika, Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (29/5).

Rakornas ini dihadiri oleh Amien Rais selaku Ketua Dewan Penasihat PA 212, dan 256 ulama, aktivis dan tokoh masyarakat dari 16 perwakilan daerah dari seluruh Indonesia.

Selain Habib Rizieq, nama capres di urutan berikutnya ada Prabowo Subianto, Tuan Guru Bajang, Yusril Ihza Mahendra, dan Zulkifli Hasan.

Kemudian, beberapa nama yang direkomendasikan untuk diperjuangkan menjadi bakal calon wakil presiden diantaranya Ahmad Heryawan, Hidayat Nurwahid, Yusril Ihza Mahendra, Anies Matta, Zulkifli Hasan, Bachtiar Nasir, dan Anies Baswedan.

Buchori menyatakan, peserta Rakornas sebagian besar menyepakati, akan berkomitmen patuh dan tunduk kepada Imam Besar Umat Islam Republik Indonesia, Al Habib Muhammad Rizieq bin Husein Shihab.

"Semua peserta Rakornas akan sami'na wa atho'na untuk tunduk dan patuh terhadap apa-apa yang menjadi keputusan Imam Besar," ucapnya.

Ketua Alumni 212 Slamet Maarif menjelaskan, nama-nama capres dan cawapres itu diharapkan dapat dididukung oleh sejumlah partai koalisi umat, yang terdiri dari Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Bulan Bintang (PBB).

"Dalam Rakornas yang diselenggarakan dalam satu hari ini juga mengharapkan segera terbentuknya koalisi umat dari empat partai, pembentukan jaringan relawan 212 untuk Pemilihan legislatif dan presiden 2019," ujarnya.

Slamet menambahkan, Rakornas menghasilkan resolusi yang bertujuan mengajak umat Islam di Indonesia dan segenap bangsa menyepakati 12 hal yang harus dimiliki capres dan cawapres.

"Pertama, capres dan cawapres yang memahami sejarah bangsanya, ideologi negaranya, bekerja keras untuk rakyatnya, bukan untuk kepentingan pihak asing dan aseng," ucap Slamet.

Kedua, kata Slamet, capres dan cawapres harus bekerja keras untuk kepentingan rakyat Indonesia sendiri, tidak tunduk kepada kemauan asing dan aseng. Ketiga, tidak menambah utang luar negeri yang pada gilirannya akan menjadi beban seluruh rakyat Indonesia.

"Keempat, tidak terus-terusan berkegiatan tebar pesona, sampai waktunya tidak cukup untuk mencari solusi bagi demikian banyak masalah sosial, ekonomi, hukum, pendidikan, dan lain-lain. Dengan kata lain, pemimpin yang fokus menekuni pemecahan masalah-masalah besar bangsa Indonesia, bukan tebar pesona yang makin membosankan," tuturnya.

Kelima, capres dan cawapres nantinya memiliki kebijakan yang tidak mendorong masuknya tenaga kerja asing tanpa kehati-hatian nasional (national alert). Keenam, bukan tidak mungkin sebagian pendatang asing yang berpretensi sebagai buruh hakikatnya adalah tentara yang siap siaga untuk merongrong keutuhan NKRI.

"Pemerintah yang ada sekarang nampak berusaha melindungi ilegalitas pendatang asing itu dengan segala dalih yang tidak masuk akal. Hal ini merupakan kebijakan berbahaya bagi bangsa Indonesia," ujarnya.

Resolusi ketujuh, menghentikan pelanggaran berat terhadap Pasal 33 dan 34 UUD 1945. Kedelapan, kata Slamet, capres dan cawapres harus berupaya menegakkan hukum tanpa diskriminasi terhadap setiap warga negara dengan tegas, jelas, adil, dan transparan sesuai dengan kaidah supremacy of law.

"Di samping itu, membangun KPK sesuai dengan UU KPK, bukan membiarkan KPK menjadi lembaga obstruksi keadilan (obstruction of justice), lembaga hukum yang membenamkan kasus-kasus korupsi berskala mega. Pemerintah yang berkolaborasi dengan KPK untuk meneruskan kegiatan obstruction of justice sejatinya telah kehilangan legitimasi," katanya.

Kesembilan, capres dan cawapres harus bertindak adil kepada semua anak bangsa. Bukan berpihak kepada golongan tertentu dan memusuhi golongan lain. Sehingga terkesan adanya unsur-unsur Islamophobia yang sangat berbahaya.

"Kesepuluh, tidak akan pernah mengotak-atik hasil pemilu dengan merancang segenap trik-trik busuk dan kotor. Kejadian berkarung-karung e-KTP yang kebetulan tertangkap publik dua hari lalu adalah bukti ada gunung es kecurangan pemilu. Dalih berkarung-karung e-KTP itu akan dimusnahkan karena cacat tidak dapat diterima oleh akal sehat. Skandal ini harus diselesaikan setuntas-tuntasnya," papar Slamet.

Selanjutnya, resolusi bahwa capres dan cawapres harus menghentikan reklamasi Teluk Jakarta dan proyek Meikarta yang mangkrak, penuh dengan penguasa dan pengusaha tunaetika. Capres dan cawapres yang ada harus menerapkan proses hukum yang transparan, siapa dalang utama di balik dua proyek ekonomi yang telah menghina akal sehat bangsa Indonesia itu.

"Keduabelas, langkah-langkah anti-terorisme harus benar-benar untuk menangkap dalang sejati berbagai kejadian teroris selama ini, bukan untuk menebar rasa takut masyarakat, sehingga masyarakat tidak berani melakukan kritik dan koreksi pada pemerintah. Sejauh ini terasa umat Islam selalu tersudutkan dan tertuduh dalam setiap aksi terorisme," tutur Slamet.

Dalam rakornas ini, PA 212, kata Slamet, juga mengimbau segenap umat Islam tetap bersatu agar tidak mudah dipecah-belah. Pihaknya yakin bahwa makar yang dirancang oleh musuh-musuh Islam akan menjadi bumerang bagi perancangnya.

"Dan Allah SWT akan menunjukkan apa dan siapa saja manusia yang telah berupaya menghancurkan bangsa dan negara Indonesia. Usaha-usaha rezim untuk melibatkan TNI dan Polri dalam rangka mencapai tujuan yang jauh dari rasa patriotisme dan nasionalisme harus ditolak setegas-tegasnya," pungkasnya.

Sementara, Wakil Sekjen DPP PAN Saleh Partaonan Daulay ketika dikonfirmasi INDOPOS mengaku senang nama ketua umumnya masuk dalam rekomendasi capres PA 212.

"Tentunya kami berterimakasih. Ini juga yang menjadi rekomendasi kader yang telah memutuskan nama Bang Zulhas sebagai capres atau cawapres pada rakernas 2017 lalu. Semoga usulan PA 212 ini bisa menjadi tawaran alternatif menyongsong sukses kepemimpinan nasional 2019," ujarnya.

Sedangkan Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera turut mengomentari, pihaknya tak terlalu mempermasalahkan hasil PA 212, meski kader PKS tak ada yang masuk dalam rekomendasi Capres.

"Ya namanya usulan silakan aja. Kami memang ingin mendorong ada kader yang menjadi pemimpin nasional. Kalo gak capres, ya jadi cawapres," singkatnya kepada INDOPOS. (dil)

Sumber : JPNN.com

TERUNGKAP! Penelusuran tvOne Pemilik E-KTP Tercecer di Bogor Tidak Pernah Komplain E-KTP Rusak

TERUNGKAP! Penelusuran tvOne Pemilik E-KTP Tercecer di Bogor Tidak Pernah Komplain E-KTP Rusak


10Berita,  Publik dihebohkan dengan tercecernya dua kardus E-KTP di jalanan di Jalan Salabenda, Kemang, Kabupaten Bogor, Sabtu, 26 Mei 2018.

Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrulloh mengatakan bahwa E-KTP yang tercecer itu adalah E-KTP rusak.

“Itu e-KTP rusak atau invalid,” kata Zudan, seperti dilansir Tempo, Senin, 28 Mei 2018.

Menurut pihak Kemendagri E-KTP itu rusak (Kemendagri menyebut E-KTP rusak) itu disimpan di gudang Kemendagri di Bogor.

Publik juga heboh diantara E-KTP yang tercecer di Bogor itu adalah E-KTP warga Sumatera Selatan. Kok bisa nyasar sampai Bogor?

Benarkah itu E-KTP rusak?

Setelah ditelusuri TVOne langsung ke Sumsel, salah satu nama E-KTP yang tercecer di Bogor dengan nama Mustika Jelita warga Sumatera Selatan ternyata data alamat valid, dan yang bersangkutan tidak pernah komplain masalah E-KTP rusak. Yang bersangkutan juga memegang E-KTP hingga sekarang. Kok ada E-KTP ganda? Dengan data valid persis dengan E-KTP yang dipegang?

Berikut liputan tvOne...

[video]

Sumber : PORTAL ISLAM

NAHLOH! Ganjar Pranowo Tak Muncul Dalam Diskusi Indonesia Darurat Korupsi, Warganet: Ora Wani?

NAHLOH! Ganjar Pranowo Tak Muncul Dalam Diskusi Indonesia Darurat Korupsi, Warganet: Ora Wani?


10Berita, Acara diskusi Refleksi 20 Tahun Reformasi: Indonesia Darurat Korupsi yang digelar di Star Hotel Semarang, Selasa 29 Mei 2018 mengundang beberapa tokoh untuk menjadi narasumber. Hadir di lokasi Ratna Sarumpaet, Rocky Gerung, serta calon Gubernur Jawa Tengah Sudirman Said.

Dalam diskusi tersebut, dinilai cita-cita reformasi yang diidamkan belum banyak terwujud dalam 20 tahun jni. Bahkan, saat ini banyak yang tercecer dalam sejarah reformasi.

Sudirman Said mengungkapkan salah satu keuntungan reformasi adalah adanya pilkada langsung. Tapi di sisi lain, hal tersebut menjadikan korupsi merajalela.

"Hampir semua pimpinan lembaga tinggi negara ditangkap KPK. Mulai dari DPD, MK, DPR. Ratusan kepala daerah juga ditangkap. Ini sudah termasuk keadaan darurat korupsi," kata Sudirman.

Selain jumlah orang yang ditangkap, jumlah nilai yang dikorupsi juga fantastis.

"Sekarang rekornya adalah e-KTP yang dihitung sampai Rp 2,5 triliun. Karenanya, jika ada ungkap kasus dengan jumlah di bawah itu, dianggap biasa. OTT KPK cuma Rp 5 miliar, Rp 100 miliar, biasa. Padahal tindakan korupsi itu sendiri sudah termasuk tsunami moral," tegasnya.

Selain tiga orang tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo juga turut diundang, namun sayang Ganjar memilih tidak hadir.

Ketidakhadiran Ganjar pun menjadi sorotan warganet.

— Maudy Asmara (@Asmara_1701) May 29, 2018


Sumber : PORTAL ISLAM

Inilah 5 Hal yang Bisa Diajarkan pada Anak di Bulan Ramadan

Inilah 5 Hal yang Bisa Diajarkan pada Anak di Bulan Ramadan


Oleh: Dede Yulianti

(Ibu Peduli Generasi)

Bulan Ramadan bulan yang istimewa. Dengan ibadah puasa banyak hal yang Bunda bisa ajarkan kepada anak. Dalam hal ini Bunda pun dituntut untuk bisa berpikir kreatif, sehingga anak bisa melakukan dan mendapatkan banyak hal untuk mengisi waktunya.

Untuk melatih anak berpuasa, perlu dilihat kemampuan anak. Setiap anak memiliki kemampuan yang berbeda tentunya. Jika anak belum baligh, tak perlu memaksakan mereka berpuasa sehari penuh. Sebab bila merasa terpaksa, hal ini akan membuat anak tidak menikmati dan merasakan indahnya berpuasa. Buatlah tahapan sesuai kemampuan dan usianya. Misalnya puasa sampai azan Zuhur atau Ashar.

Kesuksesan menanamkan nilai-nilai moral pada anak biasanya dipengaruhi oleh kesabaran dan kesungguhan Bunda. Tak jarang ketika Bunda mendapatkan ananda rewel, Bunda kurang sabar. Padahal saat anak merengek dan rewel itulah menjadi kesempatan untuk menyampaikan banyak hal. Tak perlu ragu untuk mengulang-ulang apa yang sudah disampaikan agar informasi tersebut menempel di benaknya.

Bayangkan 30 hari selama Ramadan, betapa banyak kesempatan bunda untuk menyampaikan sesuatu bahkan berdiskusi dengan anak. Tak perlu menunggu anak rewel untuk menyusun kegiatan. Biasanya anak rewel bisa jadi disebabkan kebosanan atau tak ada kegiatan yang jelas. Maka bunda dituntut untuk sebisa mungkin menyusun jadwal harian untuk mengisi waktu anak. Bisa dengan membaca buku, mendongeng, bermain permainan seperti congklak dsb. Bisa juga dengan mengulang hafalan, jalan kaki keliling sekitar rumah dll. Dengan kesungguhan Bunda, terkadang hal-hal yang tak terpikirkan bisa muncul. Saat pengalihan kerewelan anak, bisa membawa ke halaman rumah dan menceritakan tentang makhluk hidup yang ada di sana.

Berikut adalah hal-hal yang bisa ditanamkan kepada anak selama Ramadan.

1. Mengenalkan persoalan umat

Ketika anak mengeluh lapar dan haus, Bunda bisa menyampaikan fakta mengenai kondisi umat Islam. Bukan hanya di Indonesia tapi juga di berbagai negeri. Seperti Palestina, Suriah, Rohingya, Cina dan lainnya. Bahwa mereka tak hanya merasakan di saat puasa saja. Bahkan kehidupan mereka selalu diliputi kekurangan dan ketakutan.

Dalam hal ini Bunda bisa menyampaikan hadits Rasulullah Saw dengan bahasa yang dipahami anak.  ''Barang siapa bangun di pagi hari, tapi tidak memikirkan nasib kaum Muslimin, maka dia bukan termasuk golonganku.''

Sekaligus Bunda melabeli anak dengan identitasnya sebagai umat Nabi Muhammad. Dari pertanyaan sederhana yang juga bisa dalam bentuk lagu. Siapa Tuhanmu, siapa Nabimu, apakah kitabmu, apa agamamu. Lalu, sebagai umat Nabi Muhammad Saw. kita pun harus mengetahui apa yang sedang terjadi dengan kaum muslimin.

2. Menanamkan rasa bersyukur

Setelah anak mampu menangkap kondisi saudara-saudara sesama muslim di berbagai negeri, tanamkan rasa bersyukur kepada mereka. Buatlah ananda mengungkapkan rasa syukurnya dengan ucapan Alhamdulillah. Senantiasa memuji Allah SWT. Serta menjelaskan ketika kita bersyukur maka Allah SWT akan menambahkan nikmatnya.

Cara lainnya adalah dengan tidak berlebihan dalam menyiapkan makanan pembuka dan sahur. Biasakan agar anak makan apa saja yang dihidangkan. Sekali-kali boleh dimasakkan makanan istimewa kesukaannya, agar lebih semangat berpuasa.

3. Menanamkan kepedulian

Masih terkait dengan kondisi umat Islam. Rasa peduli pada anak juga bisa terukur. Ada pengalaman menarik, setelah Bunda menyampaikan keadaan anak-anak kaum muslimin di Suriah, tiba-tiba saja si kecil selesai salat berdoa. "Ya Allah selamatkan orang-orang Islam di Suriah."

Ternyata meskipun anak sedang merengek, mereka tetap menyimpan informasi. Maka kepedulian anak bisa terwujud dengan mendoakan saudaranya seaqidah. Jika belum, maka bunda bisa mengingatkan setelah salat. Mengajak anak berdoa bersama.

4. Disiplin dalam Ibadah

Komitmen orangtua berpengaruh besar terhadap kedisiplinan anak. Ketika Bunda mengukur kemampuan anak berpuasa sampai pukul 10 misalnya. Maka sampaikan kepada ananda, boleh berbuka ketika jam sudah menunjukkan pukul 10. Jika anak mulai merengek sebelum jam yang sudah ditentukan, lakukanlah pengalihan seperti yang sebelumnya dijelaskan.

Dalam hal ini Bunda tetap teguh dengan komitmennya. Jika sekali saja menyerah, maka anak akan menganggap bahwa Bunda tidak sungguh-sungguh ketika menetapkan satu hal. Biasakan pula melakukan kegiatan dengan waktu yang telah ditentukan. Misalnya makan sahur.

5. Menanamkan kesabaran

Sabar, mudah diucapkan tapi perlu usaha keras melakukannya. Yang utama dalam menanamkan kesabaran adalah keteladanan orangtua. Sebagai seorang Ibu kita dituntut untuk selalu bersabar menghadapi berbagai perilaku anak yang kadang memancing emosi. Menahan diri, tetap tenang dan tahan amarah adalah kuncinya. Jika Bunda terpancing dan tidak sabar, maka anak dengan mudah meniru ketika mereka menemui masalah.

Dengan puasa, ananda dilatih kesabaran menanti jam berbuka. Selain itu berilah pengertian bahwa puasa tak sekedar menahan lapar dan dahaga. Ada pahala yang harus dijaga dengan sabar dan menahan amarah. Sabar juga merupakan salah satu sikap agar kita mendapat pertolongan Allah.

"Dan mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan sholat. Dan (sholat) itu sungguh berat kecuali bagi orang-orang yang khusyuk," (QS. Al-Baqarah 2: Ayat 45)

Sumber :Voa-islam.com 

Penuturan Warga Sumsel di ILC, yang KTP-nya Ikut Tercecer di Bogor

Penuturan Warga Sumsel di ILC, yang KTP-nya Ikut Tercecer di Bogor


10Berita, Kementerian Dalam Negeri mengakui ada kelalaian dalam pengiriman KTP elektronik invalid ke gudang di Bogor, Jawa Barat. Hal ini memicu dilakukannya mutasi seorang pejabat terkait.

Ditemukan banyak KTP elektronik yang meski dinyatakan rusak namun secara kasat mata baik-baik saja, menjadi pertanyaan. Banyak yang menuding ini adalah KTP elektronik ganda.

Dalam program Indonesia Lawyers Club tvOne, Selasa malam, 29 Mei 2018, kejadian ini coba dikupas dengan tema 'Melacak Misteri Tercecernya Ribauan E-KTP'.

Dalam penjelasan langsung kepada Karni Ilyas, Kapolres Bogor, Jawa Barat, AKBP M. Dicky, memastikan tidak ada perbuatan melawan hukum dalam peristiwa tercecernya KTP elektronik ini. Perkara ini dianggap oleh pihak kepolisian sudah selesai, dan kejadian tersebut murni kelalaian pihak ekspedisi.

Dalam program ini, produser ILC juga menghubungi seorang warga asal Sumatra Selatan bernama Erwinyansyah, yang e-KTP-nya ditemukan di Bogor. Tapi saat dicek yang bersangkutan dia telah memiliki e-KTP yang sama dan juga ditemukan di Bogor. Seolah-olah KTP elektronik ini ganda. Satu e-KTP dipegang Erwin dan satu lagi ada pada tumpukan e-KTP yang dianggap invalid.

KTP yang ada di Bogor adalah milik istri Erwin, Mustika Jelita. Dia menunjukkan e-KTP yang asli dan dari awal pencetakan belum pernah ganti. Saat ditunjukkan e-KTP yang tercecer di Bogor, dia memastikan itu sama persis dengan yang dipegang istrinya saat ini. Mulai dari foto sampai alamat rumah, semua sama. Juga tanggal lahir dari e-KTP yang tercecer itu sama dengan yang tercetak di e-KTP milik istrinya.

"Saya belum didatangi polisi. Belum ada yang memeriksa KTP itu. Istri saya kaget. Kok bisa KTP istri saya ganda, ini ada apa. Saya sudah lapor ke kepala desa, nanti diverifikasi dulu katanya," ujar Erwin.

Simak video berikut:

Sumber : b-islam24h.com, viva.co.id