OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Sabtu, 09 Juni 2018

Gerindra: Insyaallah Jokowi akan Kita Pulangkan ke Solo

Gerindra: Insyaallah Jokowi akan Kita Pulangkan ke Solo

Jokowi dan Prabowo ketika bertemu di Istana (Foto: Ray Jordan/detikcom)

10Berita, Jakarta- Anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra, Andre Rosiade meyakini Prabowo Subianto akan memenangkan Pilpres 2019. Bahkan, Andre menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan kembali ke kota asalnya, Solo.

"Insyaallah Pak Jokowi akan kita pulangkan ke kampung ke Solo," kata Andre di Bakoel Koffie, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (8/6/2018).

a kemudian menegaskan bahwa Presiden tidak akan menyerahkan tiket pencalonannya kepada calon lain, terlebih pada Gatot Nurmantyo.

"Insyaallah Pak Prabowo akan mencalonkan diri. Kalau ada isu-isu akan memberikan tiket ke Pak Gatot itu Hoaks, itu tidak benar," ujarnya.

Jauh sebelumnya, politikus PKS Nasir Jamil memaparkan analisisnya sendiri soal Pilpres 2019 dan pencalonan Prabowo. Menurut dia, Prabowo akan menyerahkan tiket kepada eks Panglima TNI Gatot Nurmantyo.

Elite PKS lainnya, Hidayat Nur Wahid, juga menyebut Prabowo belum tentu maju pada pilpres. Hidayat, yang menjabat Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, menyebut Prabowo dalam Rakornas Gerindra hanya menyatakan siap menerima mandat.

Sumber : Detik.Com

Ini Jumlah Harta Kekayaan Dua Kader PDIP yang Jadi Buronan KPK

Ini Jumlah Harta Kekayaan Dua Kader PDIP yang Jadi Buronan KPK

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang bersama petugas menunjukan barang bukti hasil suap Bupati Tulungagung dan Wali Kota Blitar di Gedung KPK, Jumat (8/6) (Foto: MP/Ponco Sulaksono)

10Berita  - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Tulungagung Syahri Mulyo sebagai tersangka suap sejumlah proyek pembangunan infrastruktur peningkatan jalan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Tulungagung.

Selain Bupati Tulungagung, KPK juga menetapkan Wali Kota Blitar Muhamad Samanhudi Anwar sebagai tersangka suap terkait ijon proyek pembangunan sekolah lanjutan pertama di Blitar dengan nilai kontrak senilai Rp23 miliar.

Syahri dan Samanhudi ditetapkan sebagai tersangka suap dalam dua perkara yang berbeda. Selain mereka berdua, KPK juga menetapkan tersangka dari pihak swasta Susilo Prabowo, Bambang Purnomo dan Agung Prayitno serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Tulungagung Sutrisno.

Bupati Tulungagung Syahri Mulyo, Foto@ Ist

Syahri diduga menerima suap dari Susilo melalui Agung sebesar Rp1 Miliar terkait proyek pembangunan infrastruktur peningkatan jalan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Tulungagung.

Diduga suap tersebut merupakan pemberian ke-3. Sebelumnya, Bupati Tulungagung diduga telah menerima pemberian pertama sebesar Rp500 juta dan pemberian kedua sebesar Rp 1 Miliar. Susilo diketahui merupakan salah satu kontraktor yang kerap memenangkan proyek proyek di Pemkab Tulungagung sejak 2014 hingga 2018.

Sedangkan Samanhudi diduga menerima suap sebesar Rp 1.5 miliar dari Susilo melalui Bambang terkait ijon proyek pembangunan sekolah lanjutan pertama di Blitar dengan nilai kontrak senilai Rp23 miliar.

Fee tersebut diduga bagian dari 8% yang menjadi bagian untuk Walikota dari total fee 10% yang disepakati. Sedangkan 2%nya akan dibagi-bagikan kepada dinas.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilihat merahputih.com, dari acch.kpk.go.id, Jumat (8/6), Syahri tercatat memiliki harta kekayaan sebesar Rp1,1 miliar. Sedangkan Samanhudi memiliki harta sebesar Rp8 miliar.

Penyidik KPK keluar dari ruang kerja Wali Kota Blitar seusai melakukan penggeledahan di Kantor Pemkot Blitar, Blitar, Jawa Timur, Kamis (7/6). (ANTARA FOTO/Irfan Anshori)

Syahri diketahui melaporkan harta kekayaannya pada 1 Oktober 2012. Adapun harta yang dimiliki oleh calon Bupati Tulungagung periode 2018-2023 itu terdiri dari harta bergerak dan tidak bergerak.

Syahri diketahui memiliki harta tak bergerak berupa tanah senilai Rp789,3 juta. Dia juga memiliki kendaraan bermotor, di antaranya empat unit motor dan empat unit mobil berbagai merek senilai Rp762,5 juta.

Syahri juga memiliki pertanian senilai Rp3 juta dan logam mulia sebesar Rp30 juta. Ia pun memegang giro senilai Rp214,6 juta. Seperti Samanhudi, Syahri juga memiliki utang sebesar Rp654 juta.

Sementara Samanhudi, tercatat memiliki 14 bidang tanah yang tersebar di Kota Blitar dan Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Nilai asetnya mencapai Rp4,5 miliar.

Samanhudi tercatat memiliki mobil Toyota tahun pembuatan 1967, senilai Rp15 juta. Dia memiliki usaha penyewaan lapangan futsal yang nilainya capai Rp6,5 miliar. Selain itu, dia memegang giro dan setara kas sejumlah Rp244,2 juta.

Dari LKHPN tersebut juga diketahui bahwa Ketua DPC PDI Perjuangan Blitar itu tercatat memiliki utang sebesar Rp2,7 miliar.

Meskipun keduanya telah berstatus tersangka, namun hingga kini Syahri dan Samanhudi belum diketahui keberadaannya. Tim penindakan KPK tidak berhasil mengamankan dua kepala daerah asal PDI Perjuangan itu dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar pada Rabu (6/6) lalu.

KPK mengimbau Syahri dan Samanhudi segera serahkan diri, menyusul statusnya sebagai tersangka suap dalam operasi tangkap tangan tersebut.

Jubir KPK Febri Diansyah bersama Wakil Ketua KPK Saut Situmorang paparkan OTT Bupati Tulungagung serta Wali Kota Blitar (MP/Ponco Sulaksono)

"KPK mengimbau agar Bupati Tulungagung dan Walikota Blitar agar bersikap kooperatif dan segera menyerahkan diri ke KPK. Sebelum ada upaya jemput paksa," kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dalam jumpa pers di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (8/6) dini hari.

Saut menegaskan, pihaknya akan melakukan upaya paksa jika keduanya tidak segera menyerahkan diri. KPK juga akan meminta Polri memasukkan Syahri dan Samanhudi ke dalam daftar pencarian orang (DPO).

"Kami masih menanti mereka untuk datang hari ini. Tapi kalau tidak ya terpaksa kami keluarkan DPO," tegas Saut.

Sementara itu, Juru Bicara KPK Febri Diansyah menuturkan, meskipun pihaknya belum berhasil menangkap Syahri dan Samanhudi, KPK telah memiliki bukti permulaan yang cukup untuk menetapkan keduanya sebagai tersangka.

"Jadi meskipun dua orang kepala daerah ini tidak turut diamankan dan diperiksa sampai ke Gedung KPK, namun karena bukti permulaannya kami pandang cukup untuk alat bukti tersebut maka juga turut ditetapkan sebagai tersangka," ucap Febri.

"Ada banyak bukti lain yang sudah kita miliki sehingga dalam proses ekspos itu kita meyakini bahwa pelakunya diduga bukan hanya setingkat kepala dinas, tapi memang diduga ditujukan untuk dua kepala daerah ini dalam dua perkara yang berbeda," sambung Febri.(Pon)

Sumber : MerahPutih.Com

Soal Reklamasi, Ini 2 Opsi Sanksi untuk Kapuk Naga Indah

Soal Reklamasi, Ini 2 Opsi Sanksi untuk Kapuk Naga Indah

Sekda Pemprov DKI Jakarta Saefullah - Antara/Hafidz Mubarak

10Berita , JAKARTA – Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah menyampaikan bahwa PT Kapuk Naga Indah (KNI) terancam mendapatkan dua pilihan sanksi terkait dengan rekl;amasi di Teluk Jakarta.

"Kalau membangun tanpa izin, itu hanya dua alternatif. Satu dibongkar, yang kedua didenda. Bilang begitu Perda-nya [Peraturan Daerah], Pergub-nya [Peraturan Gubernur]. Dendanya dihitung berapa banyak, nanti CKTRP [Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan] yang hitung," ujarnya pada Kamis (7/6/2018).

Kendati demikian, dia belum mengetahui nilai denda yang akan diberikan kepada KNI jika terkena salah satu opsi tersebut. "Kan sudah disegel, nanti mereka [KNI] akan memberikan surat kepada kami, nanti dirapatkan," ujarnya.

Seperti diketahui, Pemprov DKI Jakarta resmi menyegel seluruh bangunan yang berada di Pulau D pada Kamis (7/6/2018). Penyegelan tersebut dilakukan karena pihak pengembang tidak terbukti memiliki izin mendirikan bangunan (IMB).

Pemprov DKI mencatat jumlah yang disegel sebanyak 932 bangunan yang terdiri dari 409 rumah, 212 rumah kantor (rukan) dan 313 unit rukan yang dijadikan rumah tinggal. Pemprov DKI DKI Jakarta mengerahkan sebanyak 300 personel Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan beberapa petugas gabungan dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait untuk melakukan penyegelan tersebut

Dalam keterangan resmi, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menjelaskan bahwa Pemprov DKI akan menegakkan peraturan tanpa pandang bulu.

"Bukan hanya tegak kepada mereka yang kecil dan lemah, [akan] tetapi kepada mereka yang besar dan kuat. Kami ingin agar semua kegiatan di Jakarta mengikuti tata aturan yang ada,” kata Anies dalam siaran pers, Kamis (7/6/2018).

Menurutnya, Pemprov DKI telah menyiapkan aparat untuk menjaga pulau reklamasi agar tidak ada pelanggaran berupa penerusan pembangunan di lahan tersebut.

Dia mengimbau agar semua pihak dalam melakukan kegiatan pembangunan sebaiknya mengikuti peraturan dan ketentuan yang ada.

“Jangan membangun dahulu baru mengurus izin tetapi pastikan ada izin dulu baru semua harus sesuai dengan tata kelola yang ada,” ujarnya.

Bisnis telah menghubungi Direktur KNI Firmantodi Sarlito, akan tetapi dia tidak menjawab pesan singkat yang dikirimkan. Sementara itu, juru bicara sekaligus kuasa hukum KNI, Kresna Wasedanto dari firma Kresna W & Associates enggan berkomentar terkait dengan penyegelan ini.

Sumber : Bisnis.com

Terungkap! Ternyata Ini Alasan Dibalik Bungkamnya Sandi Soal Reklamasi

Terungkap! Ternyata Ini Alasan Dibalik Bungkamnya Sandi Soal Reklamasi

10Berita, Sandiaga Uno tak menjawab ketika ditanyai soal reklamasi, khususnya tentang penyegelan 932 bangunan di Pulau D. Ternyata ada alasannya.

Sandiaga Uno.Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pada Kamis (7/6) kemarin, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan melakukan penyegelan pada bangunan-bangunan di wilayah reklamasi.

Anies meminta para petugas Satpol PP untuk melakukan penyegelan secara beradab dan memerhatikan prosedur standar operasional yang berlaku. Hal itu dilakukan Anies agar tak melanggar aturan saat menegakkan aturan. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menyatakan tak ingin memicu polemik baru.

Dilansir dari cnnindonesia.com, ketika ditanyai soal kegiatan yang dilakukan Anies di wilayah reklamasi itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memilih bungkam.

"Nanti semua statement reklamasi akan diarahkan untuk dijawab oleh Bapak Gubernur. Ini permintaan khusus dari beliau," kata Sandi saat ditemui di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Jumat (8/6).

Ternyata, sebelumnya Anies sudah melarang Sandiaga membicarakan soal reklamasi tersebut. Akibatnya, Sandi enggan memberi komentar apapun soal reklamasi, khususnya penyegelan 932 bangunan di Pulau D.

Ketika ditanyai soal kelanjutan nasib para konsumen yang telah memesan unit di Pulau D pasca penyegelan pun Sandi tak mau berkomentar. Ia memilih menyerahkan sepenuhnya persoalan ini kepada Anies.

"Saya serahkan semuanya kepada Bapak Gubernur yang kemarin memimpin sendiri," lanjut Sandi.

Anies bersama tiga ratus petugas Satpol PP telah menyegel 932 bangunan di Pulau D, Kamis (7/6). Mantan Mendikbud itu beralasan semua bangunan yang didirikan PT Kapuk Naga Indah itu tak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Ia pun menegaskan Pemprov DKI Jakarta tak akan mengurusi soal kerugian konsumen Pulau D yang terlanjur membeli unit di sana karena Pemprov DKI hanya bertindak selaku saksi, bukan pihak terlibat.

Sumber : Jitunews

MORI Building Art Digital Museum di Jepang, Galeri Seni Digital Masa Depan yang Menakjubkan!

MORI Building Art Digital Museum di Jepang, Galeri Seni Digital Masa Depan yang Menakjubkan!

10Berita, Buat pecinta museum, sebaiknya kamu segera atur jadwal ke Jepang. Pasalnya, ada museum seni digital yang baru bernama MORI Building Art Digital Museum TeamLab Borderless yang dibuka tahun ini di Jepang. Beda dengan museum-museum yang kebanyakan mengoleksi dan memamerkan benda-benda atau peninggalan dari masa lalu, museum ini membawa pesan seni digital masa depan. Alih-alih menemukan foto atau benda yang dipajang dengan tulisan ‘Don’t Touch’, museum ini justru jadi wahana untuk mengeksplorasi seni. Seni digital yang sangat futuristik dan begitu canggih. Maklumlah Jepang ya.

Museum ini punya kata kunci penting yakni ‘borderless’ alias tanpa batas. Pengelola MORI Building Art Digital Museum ingin pengunjung museum dapat berinteraksi dengan seni digital dengan cara baru yang lebih menarik, yakni tidak memisahkan pengunjung dengan karya seni itu sendiri. Dengan kata lain, museum ini membuat pengunjung menjadi bagian dalam karya seni itu sendiri. Luar biasa brilian sih idenya!

Advertisement

Buat kamu yang pengen tahu seperti apa galeri museum ini, yuk simak aja ulasan Hipwee Travel ya!

Instagrammers mendapatkan satu destinasi wajib kunjung yang sangat epic di Jepang, MORI Building Art Digital Museum yang menampilkan berbagai instalasi seni yang mengagumkan!

mori building digital art museum via jw-webmagazine.com

Museum ini menyajikan instalasi seni digital yang instagramable, futuristik, canggih dan modern. Lampu-lampu gemerlapan jadi atraksi utamanya.

penuh cahaya yang gemerlap via www.tokyoweekender.com

Ini bukan desain poster lho ya, ini museum seni! Tampak seperti dunia khayalan bukan?

sarana bermain dan belajar via jw-webmagazine.com

Berada di kota Tokyo, MORI Building Art Digital Museum ini ingin memberikan pengalaman yang WOW sangat mengunjungi sebuah museum seni

bisa keren gini ya via www.teamlab.art

Pihak teamLab Borderless ingin menghilangkan jarak antara pengunjung dan karya seni. Pengunjung yang datang akan menjadi satu dengan karya seni itu sendiri. Sebuah konsep yang revolusioner sih ya.

gemerlap cahaya via www.teamlab.art

Ada berbagai instalasi seni digital yang menarik, salah satunya sebuah ruangan luas dengan lapisan cermin di sekeliling ruangan. Kmeudian ditaruhlah puluhan lampu yang bisa menyala berwarna-warni sehingga pantulannya sangatlah menakjubkan!

bisa bikin ig kamu naik level via www.lonelyplanet.com

TeamLab memang sudah terkenal dengan pameran seninya yang penuh warna, gemerlap dengan teknologi terbaru. Konsep museum ini bakal meninggalkan jauh museum-museum tradisional lainnya di dunia. Inilah museum masa depan!

museum seni yang berorientasi ke masa depan via www.popdaily.com.tw

Menariknya, museum ini juga bisa jadi sarana belajar anak-anak. Lihatlah instalasi seni digital berikut ini. Anak bisa beraktivitas menggambar di sini. Museum modern yang sangat instagenic sekaligus edukatif

anak-anak bisa belajar via jw-webmagazine.com

Salah satu instalasi seni yang menyatu dengan pengunjung. Lihatlah pendaran cahaya yang berbelok dan tidak mengenai perempuan yang sedang duduk di sana. Teknologi mutakhir begini yang bikin museum ini bakal jadi museum terbaik di Jepang, bahkan dunia nantinya!

bermandikan cahaya via www.japantrends.com

Kalau kamu belum puas lihat fotonya, cek dulu deh videonya. Gimana menurut kamu?

teamLab Museum

This immersive digital-art musuem in Tokyo looks amazing 😍

Posted by Eyecatcher on Monday, 14 May 2018


Advertisement

Museum ini belum dibuka secara resmi sih. MORI Building Art Digital Museum ini bakalan dibuka pada tanggal 21 Juni nanti. Abis lebaran ya kira-kira. Buat kamu yang lagi di Jepang atau pengen liburan ke Jepang, segera deh datang ke museum ini. Bakalan segera ngehits dan viral nih museum.

Jepang memang terdepan kalau urusan teknologi masa depan. Yuk liburan ke Jepang!

Sumber :Hipwee 

Demokrat Enggan Masuk Koalisi Keumatan, Politisi Senior PKS: Bebas Saja

Demokrat Enggan Masuk Koalisi Keumatan, Politisi Senior PKS: Bebas Saja

Hidayat menegaskan bahwa Koalisi Keumatan bukan digagas oleh Habib Rizieq Shihab

Amien Rais dan Prabowo bertemu Habib Rizieq di MekkahInstagram @amienraisofficial

10Berita, JAKARTA - Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid, mengatakan bahwa dirinya tidak mempermasalahkan sikap Partai Demokrat yang enggan bergabung dengan Koalisi Keumatan.

“Kalau kemudian rekan-rekan dari Demokrat kemudian tidak setuju dengan istilah ya bebas saja,” ujar Hidayat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (7/6).

Hidayat menegaskan bahwa Koalisi Keumatan bukan digagas oleh Habib Rizieq Shihab.

Menurutnya, apabila ada pertemuan antara partai yang bergabung di Koalisi Keumatan dengan Habib Rizieq, maka dipastikan pertemuan itu hanyalah sekedar mendengarkan aspirasi dari pentolan FPI tersebut.

“Kami partai-partai politik tidak dalam posisi berada di bawah Habib Rizieq. Kami yakin juga Habib Rizieq tidak berada di antara partai-partai politik. Itu adalah aspirasi dari beliau yang ternyata aspirasi itu sudah terlaksana,” pungkasnya.

Diketahui, Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, mengungkapkan bahwa partainya mengurungkan niat bergabung dengan Koalisi Keumatan setelah Ketum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, dan Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais, bertemu dengan Pimpinan FPI, Rizieq Shihab di Tanah Suci.

Menurutnya, sikap Partai Demokrat ini diambil karena partainya tidak ingin berada di bawah bayang-bayang Rizieq Shihab.

Sumber : Jitunews

Jumat, 08 Juni 2018

Fahira: Segel Pulau Reklamasi, Anies Kembalikan Wibawa Negara

Fahira: Segel Pulau Reklamasi, Anies Kembalikan Wibawa Negara

“Era pembiaran terhadap penerabasan aturan yang menurunkan wibawa negara sudah berakhir di Jakarta."

Kompas

Anies Baswedan dan Sandiaga Uno bersama Fahira Idris (berjilbab) dan suaminya, Aldwin Rahadian, di Jakarta, Sabtu (25/02/2017).

10Berita – Senator DKI Jakarta Fahira Idris menyatakan, tindakan tegas Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyegel dua pulau reklamasi di Teluk Jakarta yaitu Pulau C dan D, merupakan tindakan tepat.

Memang sudah seharusnya kata dia tindakan itu dilakukan Anies untuk mengembalikan wibawa negara dalam menegakkan hukum dan peraturan.

Ini karena proyek reklamasi Teluk Jakarta, terutama seluruh aktivitas pembangunan di kedua pulau ini, melanggar banyak ketentuan dan belum memiliki izin lengkap dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Era pembiaran terhadap penerabasan aturan yang menurunkan wibawa negara sudah berakhir di Jakarta. Ketegasan Gubernur Anies menyegel kedua pulau ini bukan hanya untuk menegakkan aturan, tetapi juga mengembalikan wibawa negara yang selama ini begitu gamang melihat berbagai pelanggaran proyek reklamasi Teluk Jakarta.

Ini langkah tepat, dan saya ucapkan selamat atas ketegasan ini,” ujar Fahira yang juga Anggota DPD RI asal DKI Jakarta dalam pernyataannya di Jakarta, Jumat (08/06/2018).

Fahira mengatakan, mayoritas warga Jakarta sudah lama jengah melihat berbagai pelanggaran yang terjadi pada proyek reklamasi Teluk Jakarta dan begitu masifnya penerabasan aturan yang terjadi di atas pulau-pulaunya. Berbagai pelanggaran ini dipertontonkan begitu vulgar dan terang-terangan.

“Setiap jumpa warga saya selalu ditanya soal reklamasi ini. Warga semakin resah melihat ada kesan pembiaran atas berbagai pelanggaran aturan dan hukum. Terlebih akses ke ‘pulau-pulau palsu’ ini begitu dibatasi bahkan ada pembatasan peliputan oleh media massa. Ini, kan, sudah melecehkan wibawa negara,” tukas Ketua Komite III DPD RI ini.


Fahira mengungkapkan, isu proyek reklamasi Teluk Jakarta bukanlah lagi isu yang elitis atau isu yang hanya dipahami segelintir orang. Soal reklamasi sudah menjadi obrolan di warung-warung kopi, perbincangan hangat di media sosial, topik panas di forum-forum diskusi mahasiswa, dan dijadikan isu perlawanan berbagai komunitas dan organisasi kemasyarakatan.

Warga, lanjut Fahira, sudah paham apa yang terjadi pada proyek reklamasi Teluk Jakarta, kepentingan siapa yang dilindungi dalam proyek ini, dan siapa yang paling diuntungkan dari proyek ini, serta kerusakan lingkungan seperti apa yang sudah dan akan dihasilkan pembangunan pulau palsu ini.

“Penyegelan ini adalah jawaban keresahan dan kegundahan warga Jakarta terhadap berbagai pembiaran pelanggaran aturan proyek reklamasi.


Sekali lagi, bagi saya, penyegelan ini bukan sekadar menunaikan janji kampanye, tetapi adalah cara bagaimana pemerintah sebagai pemegang mandat rakyat tegas menujukkan dimana sebenarnya dia berdiri,” ujar Fahira.

Ia menginformasikan, saat ini, jumlah bangunan di Pulau C dan D mencapai 932 unit yang terdiri dari 212 unit rukan, 409 rumah tinggal tapak ukuran 60, serta 311 unit rumah dan rukan yang masih setengah jadi.

Walau kedua pulau tersebut sudah pernah disegel sebelumnya, namun berdasarkan hasil audit Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (Citata) DKI Jakarta jumlah bangunannya malah bertambah banyak. Padahal sebelumnya, jumlah unit bangunan di dua pulau tersebut lebih sedikit.*

Sumber : Hidayatullah.com

Mal Sepi Diskon 40 Persen Tidak Berpengaruh

Mal Sepi Diskon 40 Persen Tidak Berpengaruh

 

10Berita, JAKARTA – Lebaran tinggal menghitung hari tetapi pusat perbelanjaan di Jakarta masih sepi pembeli. Padahal, pusat perbelanjaan sudah menawarkan diskon besar.

Sepinya pembeli antara lain terekam di salah satu mal di Kembangan, Jakarta Barat. Mal itu telah memberikan diskon hingga 40 persen tetapi belum mampu menggaet konsumen berlimpah.

“Kami telah memberikan diskon 40 persen dari harga normal. Kenyataannya pembeli tetap saja sepi,” ucap Lina, pramuniaga toko busana perempuan di mal di Kembangan, Kamis (7/6).

Bila dibandingkan periode yang sama, kata Lina, daya beli masyarakat pada H-8 Lebaran tahun ini merosot 20 persen. “Kami berharap penjualan akan bergerak pada akhir pekan hingga H-2,” ujarnya.

Selain melemahnya daya beli, sambung Lina, sepinya pembeli juga lantaran sebagian masyarakat memilih mudik lebih awal. “Bisnis sekarang lebih sulit dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Sudah dikasih diskon gede tetap saja gak ngaruh. Pembeli sepi,” katanya.

Wijaya Kusuma, penjual sepatu pria, juga mengeluh penjualan tahun ini lebih suram dibandingkan sebelumnya. Biasanya pada saat yang sama, ia mampu menjual hingga dua lusin sepatu. “Sekarang selusin pun belum terjual,” tuturnya.

Di tokonya, ia menjual sepatu lokal hingga buatan luar negeri dengan harga mulai Rp1 juta sampai dengan ke atas. “Saya juga heran kenapa pembeli jadi berkurang? Semoga saja besok hingga Lebaran pembeli yang tidak mudik mampir belanja,” harapnya. .

CUCI MATA

Sementara itu, sebagian pengunjung yang datang ke mal tersebut mengaku hanya cuci mata melihat berbagai produk anyar yang kini sedang ngetrend.

“Saya dan anak-anak mampir ke sini sambil ngabuburit. Tapi tidak untuk belanja, karena kebentur dengan biaya sekolah anak-anak,” kata Tanti, 48, warga Kembangan. (rachmi/ruh/st)

Sumber :poskota 

Dahsyatnya Layang-Layang Api Palestina, Senjata Terbaru Yang Bikin Israel Merana

Dahsyatnya Layang-Layang Api Palestina, Senjata Terbaru Yang Bikin Israel Merana

10Berita, Konflik antara Israel dan Palestina tak kunjung reda. Bahkan intensitasnya terus meningkat sejak presiden Amerika, Donald Trump mengakui Jerusallem sebagai Ibu Kota Israel.

Warga Palestina di Gaza Setelah Serangan Udara Israel (Sumber: viva.co.id)

Yang miris dari konflik Israel-Palestina adalah kondisinya yang tidak berimbang . Israel dilengkapi senjata-senjata modern mematikan semacam senjata api otomatis, bom gas, dan pesawat tempur. Sedang Palestina menggunakan senjata seadanya seperti batu, ban bekas yang dibakar dan bahan seadanya lainnya.

Warga Palestina Membuat Layang-Layang Api (Sumber: kiblat.net)

Tapi meski dengan kondisi seadanya rakyat Palestina tidak padam dalam melakukan perlawanan. Yang terbaru mereka menggunakan layang-layang api untuk melawan dan meneror kubu seberang.

Layang-Layang Api (Sumber: tempo.co)

Hasilnya cukup membuat kubu Israel kuwalahan. Sekitar 4.300 hektare lahan di Israel di jalur Gaza ludes terbakar (detik.com, 8/6).

Layang-layang api tersebut diterbangkan orang-orang Palestina dan meneror pendudukan Israel dari Gaza sampai dengan Tepi Barat (detik.com, 8/6). Termasuk di atas pemukiman Yarvan, Habit dan Nirit.

Layang-Layang Api Yang Teror Israel (Sumber: detik.com)

Senjata baru tersebut dibuat dari bahan sederhana. Plastik transparan menjadi bahan utama. Kemudian dibalut kain yang dilumuri solar dan oli yang kemudian di bakar di lahan Israel (detik.com, 8/6).

Layang-layang api tidak sekedar meneror, tapi juga seperti menyuarakan bahwa mereka akan terus mengadakan perlawanan dengan cara dan media apapun, sampai kebenaran dan keadilan benar-benar ditegakkan.

Orang jawa bilang, cacing saja kalau diinjak menggeliat, apalagi warga Palestina yang terus mengalami represi di tanah kelahirannya...I].

Sumber :UC News 

Ketua MPR: Orang Gila yang Bilang Takbir Radikal

Ketua MPR: Orang Gila yang Bilang Takbir Radikal
 

10BeritaYOGYAKARTA - Ketua MPR Zulkifli Hasan berang menanggapi kabar 40 masjid di Jakarta terpapar paham radikal.

"Tegas ya, saya tidak setuju isu tersebut, mana ada Masjid ajarkan radikalisme dan intoleransi, gak ada,” ujar Zulkifli Hasan dengan nada tinggi, saat diskusi dengan ratusan mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) peserta Semarak I'tikaf Ramadhan 1439 H, di Masjid Ulil Albab UII, Yogyakarta, Kamis (7/6).

Zulhasan, panggilan akrabnya, menduga isu itu bagian dari upaya membuat stigma negatif tentang Islam. Bahkan orang mengucap takbir pun dicurigai radikal.

“Orang gila yang bilang takbir radikal. Bangsa ini merdeka karena takbir, mempertahankan kemerdekaan dengan takbir,” ujar Zulhasan, dengan nada geram. Sejarah, lanjutnya, mencatat bahwa pertempuran 10 November 1945 di Surabaya juga digelorakan dengan pekikan Takbir.

Dikatakan Zulhasan, Masjid adalah tempat ibadah, tempat kebaikan berasal dan dikaji. Kalau memang ada oknum pihak yang melanggar hukum atau 'gak beres' harus ditangkap dan diproses, jangan Masjidnya yang dicap radikal.

"Yang menyebarkan isu Masjid radikal itu cuma buat gaduh saja itu. Kalau ada oknum yang gak beres tangkap saja jangan salahin Masjidnya, bikin gaduh saja," katanya.

Berbicara aksi radikalisme seperti bom bunuh diri, Zulhasan menegaskan bahwa dirinya seratus persen menolak aksi tersebut. Aksi tersebut melanggar prinsip-prinsip dalam Islam dan kemanusiaan dan harus dilawan. (adv/jpnn)

Sumber : jpnn