OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Kamis, 21 Juni 2018

Allahu Akbar! Ternyata Ini Alasan Susu Babi Tidak Bisa Dimanfaatkan atau Dikonsumsi

Allahu Akbar! Ternyata Ini Alasan Susu Babi Tidak Bisa Dimanfaatkan atau Dikonsumsi

Referensi pihak ketiga

10Berita, Banyak beredar beragam olahan susu di pasaran. Umumnya olahan susu berasal dari sapi dan kambing. Meskipun banyak hewan mamalia lain yang bisa menghasilkan susu, namun ternyata sapi dan kambing lebih popular. Hewan lain yang bisa memproduksi susu adalah babi. Babi sudah lama popular sebagai makanan bagi sebagian orang. Uniknya tidak ada olahan susu babi beredar di pasaran. Apa saja penyebabnya?

1. Susu babi mirip dengan ASI jika dibandingkan dengan hewan lain. Kandungan lemak susu babi adalah 8,5 %.

Referensi pihak ketiga

2. Susu babi tidak sesegar susu hewan lain

Referensi pihak ketiga

Sapi ,kambing dan mamalia pemakan rumput bisa menghasilkan susu yang sangat segar. Kebaikan hasil fotosintesis tumbuhan ikut terbawa dan terkandung pada susunya. Babi adalah hewan pemakan segala termasuk kotoran. Makanan yang dikonsumsi oleh babi akan terkandung dalam susunya. Bisa dibayangkan aroma susu babi yang busuk dan menyengat sesuai dengan makanan yang dikonsumsinya.

3. Susu babi lebih encer dan memiliki rasa aneh yang tidak konsisten.

4. Babi tidak memiliki kantung kelenjar susu sehingga ia hanya bisa menghasilkan susu selama 15 detik.

Referensi pihak ketiga

5. Babi agresif, sulit dikendalikan jika disentuh manusia. Dengan perilaku yang demikian,akan sangat kesulitan untuk memerah susunya.

Referensi pihak ketiga

6. Bagi umat Islam, babi itu haram.

Referensi pihak ketiga

Masih banyak sumber susu lain yang lebih nikmat dan segar. Bagi umat Islam banyak hewan halal yang bisa dimanfaatkan susunya sebagai bahan untuk dikonsumsi. Semoga bermanfaat.

Sumber: Detikfood.com

Jangan lupa klik tombol kuning dibawah untuk mendapatkan informasi menarik dari selasar info. Silahkan tinggalkan komentar dan bagikan artikel ini :)


Sumber :UC News 

Prestasi Rezim: Waktu Tempuh Jakarta-Karawang Kini ‘Cuma’ 8 Jam!

Prestasi Rezim: Waktu Tempuh Jakarta-Karawang Kini ‘Cuma’ 8 Jam!


10Berita, Waktu tempuh dari Jakarta menuju Kabupaten Karawang, Jawa Barat, bertambah menjadi tujuh hinga delapan jam. Ini akibat dari pemberlakuan sistem one way Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta pada Rabu (20/6) sore hingga Kamis pagi. “Kondisinya macet karena harus lewat jalan arteri. Jalan tolnya ditutup,” kata Santi, salah seorang pengendara dari Jakarta ke Karawang, saat ditemui di Karawang, Kamis (21/6).

Arus lalu lintas di sepanjang jalan arteri Jakarta, Bekasi hingga Karawang cukup padat selama diberlakukannya one way. Karena semua kendaraan dari Jakarta menuju arah Cikampek “tumpah” di jalan arteri.

Di beberapa titik di jalur di sepanjang jalan arteri itu juga seringkali terjadi kemacetan. Di antaranya di titik perempatan atau pertigaan, kawasan pasar, terminal, dan lain-lain. Ia mengaku kecewa kepada PT Jasa Marga yang memberlakukan sistem one way dan menutup jalan tol Jakarta-Cikampek. Sebab pengguna jalan tol tersebut bukan pemudik dari arah Jawa saja.

Banyak juga pemudik dari arah Jakarta seperti pemudik dari Lampung, Bogor, Banten, dan lain-lain. “Jalan tol juga tidak dikhususkan untuk pemudik saja kan,” kata dia.

Akibat penutupan jalan tol dari arah Jakarta, Sinta mengaku dari Jakarta, Pasar Rebo sampai ke rumahnya di Karawang membutuhkan waktu delapan jam. “Biasanya paling kalau kondisi macet, waktu perjalanannya tiga jam, kalau lancar sekitar dua jam,” kata dia.

Pengendara lainnya, Subur, juga mengkritik sistem one way yang diberlakukan dalam waktu yang cukup lama sejak Rabu (20/6) sore Kamis pagi pada arus balik Lebaran tahun ini. “One way ini baru pertama kali. Apa sih dasarnya pemberlakuan one way karena justru mengakibatkan kemacetan di tempat lain,” kata dia.

Ia berharap PT Jasa Marga dan pihak kepolisian mengkaji ulang pemberlakuan sistem one way jalan Tol Jakarta Cikampek arah Jakarta pada arus balik Lebaran. “Dampaknya kemacetan di jalan arteri, dan kemacetan panjang tol dalam kota, jadi harus dievaluasi,” katanya. []

Sumber : eramuslim.com

Dokumentasikan Kejahatan Tentara Israel bisa Dipenjara 10 Tahun

Dokumentasikan Kejahatan Tentara Israel bisa Dipenjara 10 Tahun

10Berita, PALESTINA—Parlemen Israel (Knesset) dilaporkan telah menyetujui RUU dalam sidang pendahuluan yang mengusulkan larangan dokumentasi pelanggaran tentara Israel di wilayah Palestina.

Menurut laporan, persetujuan terhadap RUU tersebut mendapat 45 suara mayoritas dan 42 suara menentang, namun masih membutuhkan dua kali persidangan sebelum disahkan menjadi undang-undang.

BACA JUGA: Knesset Setujui RUU yang Nyatakan Israel Adalah Negara Yahudi

RUU ini akan menghukum pihak yang mendokumentasikan kerja tentara lewat foto, termasuk rekaman suara, dengan hukuman penjara sampai 10 tahun.

Aleg Yusuf Jabarin (dari Front Aliansi Bersama) menyatakan, RUU bertujuan menyembunyikan wajah Israel yang sebenarnya, dan menutupi kejahatan militer Israel, terutama terkait pembunuhan di lapangan dan pelanggaran terhadap bangsa Palestina.

RUU ini diusulkan pasca terungkapnya kejahatan pembunuhan brutal yang dilakukan militer Israel terhadap warga Palestina.

RUU melarang keras publikasi foto maupun rekaman di media elektronik maupun media sosial.

BACA JUGA: Dubes AS Foto Bersama Poster Kuil Yahudi yang ‘Hilangkan’ Al Aqsha

Hukuman 5 tahun penjara bagi mereka yang mempublish rekaman sampai 10 tahun jika bertujuan mengganggu keamanan negara.

RUU secara tegas mengincar aktifitas HAM seperti organisasi Betselem, Kasri Shamt, dan organisasi yang menyerukan pemboikotan Israel.

Organisasi tersebut sudah terbiasa merilis penggalan video yang mendokumentasikan kejahatan penjajah Israel. []

SUMBER:  Islampos.

Sindir Jubir Resmi, Indra J Piliang; Berlatih Dulu Dengan Data, Data dan Data

Sindir Jubir Resmi, Indra J Piliang; Berlatih Dulu Dengan Data, Data dan Data


10Berita – Politikus Indra J Piliang, memberikan sindiriannya, jika ingin menjadi juru bicara (jubir) resmi harus berlatih dulu dengan data, data, dan data.

Sindiran tersebut dikatakan Indra melalui akun Twitter-nya, @IndraJPiliang, Rabu (20/6).

Selain Indra mengulang kata data sebanyak tiga kali, ia juga menyarankan jubir untuk rajin membuat tabulasi di laptop resmi.

Menurut Indra, jika hanya mengandalkan smartphone, lebih baik tidak usah menjadi jubir.

Kalo mau jadi jubir resmi, berlatih dulu dg data, data & data. Kudu rajin bikin tabulasi di laptop resmi. Kalo cuma andelin smartphone aja; mending gosah jd jubir. #SketsaMalam

— Sketsa Gerilyawan ✍️🤔🙏 (@IndraJPiliang) June 20, 2018


Kalo mau jadi jubir resmi, berlatih dulu dengan data, data & data. Kudu rajin bikin tabulasi di laptop resmi. Kalo cuma andelin smartphone aja; mending gausah jadi jubir,” tulis Indra.

Selain menyindir jubir resmi, Indra juga menyindir mengenai jubir-jubir politik temporer yang rajin berbicara dan menyerang masa lalu.

Ia mengatakan para jubir tersebut sebaiknya lulus dalam metodologi sejarah 1 dan 2 yang memiliki sumber dan mengkritik sumber.

Jubir2 politik temporer yg rajin ngomong dan nyerang masa lalu; sebaiknya lulus dulu dlm Metodologi Ilmu Sejarah 1 & 2. Ada sumber & kritik sumber. Jgn ngigau mulu. #SketsaMalam

— Sketsa Gerilyawan ✍️🤔🙏 (@IndraJPiliang) June 20, 2018


Jubir-jubir politik temporer yang rajin ngomong dan nyerang masa lalu; sebaiknya lulus dulu dalam Metodologi Ilmu Sejarah 1 & 2. Ada sumber & kritik sumber. Jangan ngigau mulu,” tambah Indra.

Dalam dua cuitannya tersebut, Indra tidak menyebutkan jubir siapa yang dimaksudkan.

Sementara itu, dikutip Tribunwow.com dari situs Presiden RI, juru bicara harus satu visi dengan presiden, Rabu (13/1/2016).

Komunikasi merupakan variabel penting dalam kepemimpinan nasional.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2

Memiliki kemampuan dalam mengolah informasi dan menyampaikan informasi dengan tepat merupakan salah satu kebutuhan pemerintah dalam rangka mensukseskan berbagai program pemerintah.

Meskipun Presiden memiliki kemampuan berkomunikasi secara langsung dengan masyarakat, termasuk melalui blusukan, tetap dibutuhkan sebuah tim yang dapat berperan membantu pengelolaan dan pengolahan informasi secara akurat dan komprehensif.

Apalagi, tidak selamanya Presiden dapat berkomunikasi secara langsung.

Dalam konteks ini, penunjukan Jubir Presiden tentu akan memperkuat tim komunikasi yang sudah ada

Terutama melengkapi upaya yang sejak awal dilakukan Presiden untuk menciptakan sinergi berdasarkan satu visi Presiden.

Selain faktor kemampuan atau pengalaman, integritas menjadi poin yang juga sangat penting yang dimiliki untuk menjabat sebagai Jubir Presiden.

Kumpulan orang-orang baik dengan kemampuan yang sudah teruji tentu merupakan energi besar untuk melakukan berbagai perubahan signifikan. (tn)

Sumber :Eramuslim 

Sudjiwo Tedjo: Yang Bersih-Bersih Sampah Bukan Wong Jepang Saja. Alumni 212 Juga Begitu

Sudjiwo Tedjo: Yang Bersih-Bersih Sampah Bukan Wong Jepang Saja. Alumni 212 Juga Begitu


10Berita, Kabar kekaguman Addie MS dan Menteri Agama Lukman Saiffudin melihat supporter Jepang yang bersih-bersih sampah di stadion Stadion Mordovia Arena, Saransk, Rusia usai laga Jepang vs Kolombia dalam gelaran Piala Dunia 2018, ditanggapi ringan namun makjleb.. nancep ke jantung oleh budayawan multi talenta Sudjiwo Tedjo.

Berkicau singkat melalui akun twitternya, pria yang kerap tampil nyentrik ini menulis bahwa bersih-bersih sampah sehabis nonton tak hanya dilakukan oleh orang Jepang saja. Ia pun menyampaikan, bahwa alumni 212 pun juga melakukan hal serupa.

Yg bersih2 sampah abis nonton bukan cm wong Jepang di World Cup, pihak2 lain spt #alumni212 abis reunian jg gitu. Aku bukan pemihak #alumni212 /pihak mana pun. Aku cm selalu berusaha "Obyektif" dan selalu terngiang "janganlah kebecianmu pd suatu kaum membuatmu tak adil padanya", tulis @sudjiwotedjo.

Yg bersih2 sampah abis nonton bukan cm wong Jepang di World Cup, pihak2 lain spt #alumni212 abis reunian jg gitu. Aku bukan pemihak #alumni212 /pihak mana pun. Aku cm selalu berusaha "Obyektif" dan selalu terngiang "janganlah kebecianmu pd suatu kaum membuatmu tak adil padanya"

— Jack Separo Gendeng (@sudjiwotedjo) June 21, 2018

Kicauan Sudjiwo Tedjo segera ditanggapi warganet.

— #2019GantiKacung (@lukmanihsan) June 21, 2018

Knp gak contoh budaya malu nya Jepang...
Pemerintah gagal langsung mengundurkan diri 😎😂

— #2019PresidenBaru (@m_32_87) June 21, 2018

Knp gak contoh budaya malu nya Jepang...
Pemerintah gagal langsung mengundurkan diri 😎😂

— #2019PresidenBaru (@m_32_87) June 21, 2018

Cakeb Mbah 👍🏾❤️🤝

— Marga Sembiring (@margasembiring) June 21, 2018

Maklum mbah... Belio ngga ikutan ke monas dan ogah lihat berita saat itu

— Blue Rose (@BlueRos83455457) June 21, 2018


Sumber :Portal Islam

Fakta Mudik Era Jokowi yang Masuk Dalam Catatan Sejarah

Fakta Mudik Era Jokowi yang Masuk Dalam Catatan Sejarah

10Berita – Pulang kampung menjadi momentum paling ditunggu saat lebaran tiba. Setiap tahun mudik menjadi tradisi wajib bagi masyarakat, khususnya yang ada di perkotaan untuk kembali ke kampong halaman.

Meski begitu banyak hal terjadi ketika arus mudik dan balik yang terjadi di era terakhir kepemimpinan Jokowi-JK, dimana di musim mudik 2018 ini terdapat sejumlah fakta unik yang masuk dalam catatan sejarah mudik di Indonesia. Berikut fakta-faktanya:

One way terpanjang 182 Km dari tol Cikampek hingga Kanci

Kemacetan akibat tingginya volume kendaraan pemudik tidak hanya terjadi di Jalan Tol Jakarta – Cikampek tapi hingga tol Cikopo – Palimanan atau Cipali. Pihak Kepolisian dan PT. Jasa Marga terpaksa memberlakukan sistem satu arah atau one way mulai Tol Cikampek Kilometer 53 dan Tol Cipali hingga Kanci. Ini menjadi catatan sejarah one way terpanjang yakni 182 kilometer (Km).

Kapolres Karawang AKBP Slamet Waloya mengatakan, Kepolisian Daerah Jawa Barat memberlakukan sistem satu arah sepanjang Tol Cikampek sampai Tol Cipali. Rekayasa arus Lalu lintas sistem satu arah dilakukan untuk mengurai kemacetan akibat meningkatnya kendaraan pemudik dari Jakarta mengarah Jawa Tengah.

“Sejak pukul 16.45 Wib sudah dilakukan one way dari Tol Cikampek di Km 53 sampai Tol Kanci Km 235,” kata AKBP Slamet Waloya, Rabu (13/6) malam.

One way terpanjang hingga 234 Km saat arus balik lebaran

Kepadatan arus balik mudik di ruas Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) hingga Tol Jakarta Cikampek, membuat petugas memberlakukan rekayasa lalu lintas satu arah (one way) dari Pejagan hingga Jakarta. Total pembukaan satu arah ini mencapai 234 Km.

Kapolres Karawang AKBP Slamet Waloya menuturkan, sistem satu jalur ini merupakan terpanjang dalam sejarah mudik di Indonesia. Rekayasa lalu lintas itu diberlakukan demi mengurangi kepadatan terjadi akibat pertemuan arus lalu lintas di ruas Tol Cikampek dan keluar masuk rest area sepanjang jalur tol.

“Sudah diberlakukan rekayasa arus lalu lintas satu arah atau one way sekitar jam 5 sore. Ini terpanjang dalam sejarah mudik di Indonesia,” kata Slamet, Selasa (19/6).

Tragedi Brexit

Pada tahun 2016, kemacetan parah terjadi pada simpang jalan usai gerbang keluar tol di Brebes Timur, Jawa Tengah. Kemacetan itu biasa dikenal dengan tragedi Brebes Exit (Brexit).

Akibat kemacetan parah tersebut, sebanyak 17 orang meninggal dunia. Korban meninggal karena mengalami stres dan kelelahan juga kecelakaan lalu lintas akibat macet yang tidak bisa terurai di badan jalan tersebut.

Padahal pintu keluar di Brebes Timur ini dibangun Pemerintah supaya bisa mengurai dan meminimalisir kemacetan pada mudik lebaran. Tapi yang terjadi adalah sebaliknya. (mdk)

Sumber : Merdeka.com,

NGELES! Jokowi: Penunjukan Iwan Bule Bukan Usulan Saya. Warganet: Mungkin Diusulkan oleh Alien!

NGELES! Jokowi: Penunjukan Iwan Bule Bukan Usulan Saya. Warganet: Mungkin Diusulkan oleh Alien!


10Berita, Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara soal polemik pelantikan Komjen Mochamad Iriawan menjadi penjabat gubernur Jawa Barat (Jabar) Jokowi mengatakan, penunjukan Iriawan sebagai penjabat (pj) gubernur Jawa Barat bukan usulannya.

Jokowi menegaskan, dia tidak pernah sama sekali mengajukan Iriawan untuk duduk sebagai pj Jawa Barat.

"Dari bawah. Dari Kemendagri baru ke kita," ujarnya sehabis meninjau pengerjaan proyekrunway Bandara Soekarno-Hatta, Kamis, 21 Juni 2018n

Jokowi mengatakan, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Menteri Dalam (Mendagri) Negeri Tajhjo Kumolo melakukan tahapan-tahapan untuk mengangkat Iriawan sebagai penjabat gubernur Jawa Barat. Dia mengatakan, tahapan tersebut termasuk pengkajian.

Selain itu, Jokowi mengatakan, penunjukan Iriawan melalui pemikiran serta pertimbangan secara matang.

"Semuanya sudah dalam pengusulan pj gubernur Jabar. Saya kira lebih detail, silakan tanya ke Mendagri ya," ujar Jokowi seperti dirilis Republika.

Netizen pun bercuit ramai.

Mendagri tidak mengusulkan Iwan Bule sebagai PJ Gubernur Jabar, Jokowi juga tidak merasa. Mungkin usulan alien.

— andi arief (@AndiArief__) June 21, 2018


Saya tidak Paham dg Logika Presiden. He is The BOSS, kok ngomong ngono. Seolah klo ada yg salah selalu orang lain bukan Pak Presiden. :-( https://t.co/vPxxU6Zuxf

— Dahnil A Simanjuntak (@Dahnilanzar) June 21, 2018


Tapi yang tanda tangan Keppresnya pak presiden *pengen nangis gue di pojokan

— Jalan Ketiga (@panca66) June 21, 2018


Biar jkw sja yg berbohong kalian tdk akan mampu

— eko ph18 (@EkoPh18) June 21, 2018


Sumber : PORTAL ISLAM

Chowmahalla Kemegahan Islam di Hyderaba

Chowmahalla Kemegahan Islam di Hyderabad

Istana Chowmahalla

Foto: wikipedia

Istana yang berbalut warna putih ini sekarang menjadi kediaman ahli waris Nizam.

10Berita ,  JAKARTA -- India tak hanya masyhur dengan dongeng Ramayana dan Mahabharata. Negeri tempat peradaban tua berkembang itu pernah menjadi tempat peradaban Islam berkembang pada masa dinasti Nizam dari Hyderabad yang berkuasa pada abad ke-18.

Kompleks empat yang oleh masyarakat setempat disebut Chowmahalla adalah bukti nyata Risalah Ilahi berkembang pesat di sana. Dari kejauhan, masyarakat dapat menyaksikan betapa megah dan mewahnya kompleks bangunan tersebut. Itulah kesan yang ditonjolkan dari konsep bangunan istana milik Dinasti Nizam ini.

Selain berfungsi sebagai tempat tinggal, Istana Chowmahalla digunakan untuk menerima para tamu undangan yang datang menemui Nizam ke Hyderabad. Mereka akan mendapat sambutan hangat dengan fasilitas mewah yang memanjakan. Untuk hal yang satu ini, Nizam memang terkenal royal menjamu tamunya.

Istana yang berbalut warna putih ini sekarang menjadi kediaman Barkat Ali Khan MukarraJah, ahli waris dari keturunan Nizams. Istana yang mendapat pelakat bergengsi UNESCO Asia Pasifik untuk konservasi warisan budaya ini didesain dengan bentuk memanjang sama rata.

Istana Chowmahalla warisan Dinasti Nizam di India


Di sisi kiri dan kanannya terdapat pilar kotak tanpa jendela. Di tengah- tengah berdiri pilar melengkung tanpa pintu sebanyak tujuh dan antara satu dan yang lainnya berkaitan. Pilar-pilar inilah, selain sebagai penopang bangunan, juga sebagai aksesori yang keindahannya dapat dilihat sebelum melihat eksotisme seluruh bagian interior istana.

Istana Chowmahalla dilengkapi bangunan yang di desain tak kalah indah dan megah, tapi masih bagian sama dalam satu kompleks. Bangunan tersebut diberi nama sesuai dengan fungsi dan kegunaannya.

Pancaran kemegahan Chowmahalla Palace yang dibangun Nizams pada 1750 ini sangat kental dan menonjol dengan ke beradaan halaman selatan dan halaman utara sebelah utara. Halaman selatan ini merupakan bangunan tertua dari kompleks istana yang pernah beberapa kali direstorasi setelah selesai dibangun pada 1857. Bangunan megah ini memiliki empat bangunan yang diberi nama Istana Afzal Mahal, Mahtab Mahal, Tahniyat Mahal, dan Aftab Mahal.

Dari beberapa istana tersebut, hanya Istana Aftab Mahal yang termegah, di antara, Afzal Mahal, Mahtab Mahal, dan Tahniyat Mahal. Istana Aftab dirancang dengan dua bangunan bertingkat yang tampilan mukanya bergaya Eropa.

Bagian depan Istana Chowmahalla, India


Letak Istana Chowmahalla memanjang dari Laad Bazaar di utara ke Jalan Aspan Chowk di selatan. Semula, luas tanah Chowmahalla 45 hektare, tapi seiring dengan perkembangan waktu dan pertumbuhan populasi, akhirnya hanya tinggal 12 hektare.

Aksesori elegan Chowmahalla disebut-sebut merupakan replika dari Istana Shah di Teheran, Iran. Di dalam ruangan gedung bagian selatan, ada beberapa aksesori elegan, namanya Grand Khilwat (Durbar Hall), air mancur, dan taman.

Bagian gedung sebelah utara (nouthern courtyard) saat ini tidak hanya diakses oleh pihak keluarga ahli waris, tetapi juga sudah terbuka untuk dikunjungi pengunjung. Ini setelah rentetan kerja keras untuk merestorasi bangunan sebelah utara.

Bangunan yang digadang-gadang sebagai spot terindah dari halaman utara ini adalah Bara Imam. Ruangan ini memiliki lorong panjang dari kamar di sisi timur. Bara Imam pernah difungsikan untuk ruang administrasi kerajaan. Selain itu pula, ruangan yang konon dinamai pula dengan Shishe (cermin gambar) ini sempat dijadikan kamar bagi pejabat pendamping tamu yang berkunjung ke Chowmahalla.

Bagian dalam Istana Chowmahalla, India.


Aksesori lain yang dimiliki halaman utara adalah menara jam (clock tower).Posisinya yang berada di ketinggian sangat memungkinkan penghuni istana untuk melihat jelas jam tersebut. Jam ini sudah di ak tifkan sejak awal berdirinya Chowmahalla.

Masih membahas halaman sebelah utara terdapat ruangan bernama Dewan Balai. Di ruangan ini terdapat koleksi langka, seperti manuskrip, buku, dan benda-benda langka lainnya yang tidak ternilai harganya.

Semua koleksi benda langka itu sudah ada sejak zaman Nizam. Koleksi-koleksi itu merupakan pemberian dari tamu dan para pejabat penting yang menemui Nizam ke istana. Ruangan ini juga sering digunakan sebagai tempat pameran koleksi benda- benda istana.

Ala Mughal Selain bangunan-bangunan di atas tadi, ada juga Roshan Bangla. Bangunan ini merupakan bagian indah lain yang terdapat di Istana Chowmahalla. Keberadaan Roshan Bangla semakin memperkuat ke indahan Khilwat, Grand Durbar Hall yang terdapat pada bagian ruangan Roshan Bangla.

Istana Chowmahalla


Grand Durbar Hall memiliki kubah dan lengkungan ala Mughal, pengaruh desain Per sia juga terdapat pada cermin yang menye limuti Grand Durbal Hall. Grand Durbar Hall merupakan jantung dari Chowmahalla Pa lace. Keindahan Grand Durbar Hall selalu di junjung tinggi oleh orang dari Hyder abad layaknya singgasana dari Dinasti Asaf Jahi.

Durbar Hall memiliki platform marmer murni. Di sinilah Takht-e-Nishan atau kursi kerajaan dibaringkan. Ada 19 lampu yang baru diperbaiki, semua bahan lampu tersebut terbuat dari kristal Belgia yang membuat Dubar Hall terlihat spektakuler, menam pakkan kemegahan Chowmahalla. Untuk melakukan perawatan pada seleruh bangunan Chowmahalla, setiap harinya pihak pengelola istana menerjunkan lebih dari 7.000 petugas.

Sumber : Republika.co.id

Sebut Arab Menjajah dengan Ideologi Islam, Jawaban Tifatul Sembiring Bikin Akun Ini Bungkam

Sebut Arab Menjajah dengan Ideologi Islam, Jawaban Tifatul Sembiring Bikin Akun Ini Bungkam


10Berita, Entah pengetahuan dari mana yang mendasari seorang pengguna Twitter menuduh Islam adalah ideologi penjajahan. Arab, katanya, menjajah lewat ideologi Islam.

Karena twit itu ditujukan ke Tifatul Sembiring, Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu pun melontarkan tanggapan yang membuat akun tersebut terbungkam.

“Arab juga menjajah,menjajah lewat ideologi eslam. Knpa ga lo tentang ring?” kicau akun @Indra8716, Rabu (20/6/2018) malam. 

Kicauan tersebut mengomentari twit Tifatul Sembiring sebelumnya yang mengatakan “Indonesia itu menentang penjajahan, paham...!!!”

Indonesia itu menentang penjajahan, paham...!!!

— Tifatul Sembiring (@tifsembiring) 16 Juni 2018


Menanggapi kicauan yang menyebut Arab menjajah lewat ideologi Islam, Tifatul Sembiring melontarkan jawaban telak yang membuat akun tersebut bungkam.



“Islam itu tidak menjajah mas, bahkan tidak boleh memaksa orang lain memeluk Islam. Maksud sampeyan , Arab mana yg menjajah mas?” jawab Tifatul Sembiring melalui akun Twitter pribadinya @tifsembiring, Rabu (20/6/2018) malam. 

Islam itu tidak menjajah mas, bahkan tidak boleh memaksa orang lain memeluk Islam. Maksud sampeyan , Arab mana yg menjajah mas? https://t.co/eVn9gOWSlQ

— Tifatul Sembiring (@tifsembiring) 20 Juni 2018


Seperti diketahui, Islam memang tidak memaksa Non Muslim untuk memeluk Islam. Sebagaimana firman Allah dalam surat Al Baqarah ayat 256:

لَا إِكْرَاهَ فِي الدِّينِ

“Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam)…” (QS. Al Baqarah: 256).

Fakta historis saat Umar bin Khattab membebaskan Baitul Maqdis, Shalahuddin Al Ayyubi membebaskan kembali Baitul Maqdis dan Muhammad Al Fatih menaklukkan Konstantinopel menjadi contoh paling kongkrit betapa Islam memberikan kebebasan kepada setiap non Muslim untuk beribadah sesuai kepercayaan masing-masing.

Tidak sedikit pengguna Twitter yang turut menanggapi akun yang baru diikuti 4 follower itu. Mayoritas mentertawakan kualitas akun Cebong yang ngawur dan tanpa ilmu tersebut. [Ibnu K/]

Sumber : Tarbiyah.net

Bantah Tudingan Istana, Mayjen Purn Setia Klarifikasi soal Pj Gubernur Jatim era SBY

Bantah Tudingan Istana, Mayjen Purn Setia Klarifikasi soal Pj Gubernur Jatim era SBY


10Berita – Mayjen TNI Setia Purwaka angkat suara terkait tudingan Istana dan politikus PDI-P, Henry Yosodiningrat yang menyebut penunjukan perwira TNI-Polri sebagai penjabat gubernur juga pernah dilakukan di era pemerintahan sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Setia membantah bahwa saat penunjukan dirinya sebagai Penjabat Gubernur Jatim pada periode 2008-2009 masih aktif di TNI.

Dia menegaskan, bahwa saat dirinya dilantik sebagai Penjabat Gubernur Jatim dirinya sudah pensiun TNI.

“Waktu itu saya sebagai Irjen Kemenkominfo setelah alih status dengan Keppres Nomor 34/K Tahun 2006, Tanggal 12 Mei 2006. Jadi, saya diangkat sebagai Penjabat Gubernur Jatim sudah bukan TNI aktif, tetapi sudah alih status,” ujar Mayjen (Purn) Setia Purwaka melalui keterangan tertulisnya, Rabu (20/6/2018).

Dengan Keppres tersebut, saat itu status Setia sudah beralih dari TNI menjadi sipil. Baru dua tahun setelah alih status tersebut, Setia diberi tugas sebagai Penjabat Gubernur Jatim.

“Saya baru diangkat sebagai Penjabat Gubernur Jatim dengan Keppres Nomor 73/P Tahun 2008 Tanggal 15 Agustus 2008. Begitu pula dengan teman saya, Pak (Mayjen) Tanribali Lamo. Prosesnya juga sama dengan saya, beliau diangkat jadi Penjabat Gubernur sudah bukan sebagai TNI aktif, tapi sudah alih status,” tegas dia.

Diketahui, keputusan Presiden Jokowi menunjuk Komjen Pol M Iriawan atau Iwan Bule sebagai Penjabat Gubernur Jabat menuai kritik.

Sebab, Iwan Bule saat ini masih berstatus sebagai perwira aktif Polri yang seharusnya tidak bisa menduduki jabatan di luar institusi kepolisian sebelum lepas jabatan di Polri.

Kritikan tersebut kemudian ditanggapi oleh Staf Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin dan politikus PDI-P Henry Yosodiningrat, yang menyebut kebijakan serupa pernah dilakukan di era SBY.

Salah satunya adalah penunjukan Mayjen TNI Setia Purwaka dan Mayjen TNI Tanribali Lamo sebagai penjabat gubernur. []

Sumber :teropongsenayan