OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Sabtu, 23 Juni 2018

Pancasila ‘Dibina’, Neolib Dipelihara: Ironis!

Pancasila ‘Dibina’, Neolib Dipelihara: Ironis!


10Berita – SUNGGUH ironis katanya sudah 73 tahun kita merdeka dan sudah 73 tahun pula kita memiliki Pancasila tapi ternyata masih memerlukan lembaga pembinaan terhadap Pancasila yang disebut Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang belakangan ini di tengah kesulitan dan keprihatinan mayoritas rakyat akibat berbagai tekanan ekonomi; BPIP ini rame diberitakan lantaran para pengelolanya yang merupakan para pembesar dan kaum elit dikasih gaji fantastis, lebih dari seratus juta rupiah per bulan…

Dari segi penggunaan istilah atau akronim zaman Soeharto katanya lebih mentereng, waktu itu disebut Badan Pembina Pendidikan Pelaksanaan Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila alias BP7, meski kenyataannya Pancasila diperlakukan secara sama saja seperti sekarang ialah pemanis bibir belaka bagi kepentingan politik kosmetik dan berbagai kerawanan berupa potensi disintegrasi bangsa masih saja bermunculan akibat salah urus pengelolaan negara.

Soal Pancasila ini sekarang ternyata memang banyak sekali menguras anggaran negara yang nota bene bersumber dari uang rakyat. Di jurusan lain ada pula MPR RI yang saat ini tugas dan fungsinya mensosialisasikan nilai-nilai Pancasila supaya benar-benar diamalkan (Disebut Sosialisasi Empat Pilar: Pancasila, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, dan UUD ’45). 

Namun apa lacur, yang terjadi dari kerja sosialisasi oleh MPR ini hasilnya ternyata lebih banyak kembang kata belaka, jargon-jargon kosong, upacara-upacara basi, bahkan belakangan sosialisasi yang sudah mirip ‘’proyek’’ itu dipakai sebagai sarana pencitraan oleh para politisi di MPR untuk tujuan-tujuan pribadi dan kepentingan partai politik mereka masing-masing. Sedangkan birokrasi di lembaga parlemen tersebut lebih bertindak sebagai juru bayar bagi kegiatan-kegiatan seremonial tersebut.

Kenapa perekonomian saat ini dirasakan semakin sulit oleh mayoritas rakyat, dan apa sebab
negeri ini sekarang mengalami semacam kekosongan ideologi?
Jawabnya karena Pancasila ‘’diproyekkan’’ dan jalan sesat ekonomi neoliberal yang pro asing dan aseng masih terus dipelihara.

Para pendiri bangsa seperti Mohammad Hatta belajar ekonomi di Belanda pada masa great depression, yaitu masa berkecamuknya depresi ekonomi besar yang melanda Eropa di tahun 1930-an, akibat kapitalisme dan liberalisme yang ugal-ugalan.

Belajar dari kondisi yang tidak layak untuk dicontoh itu Hatta dan para founding fathers kemudian merumuskan perekonomian konstitusional yang memihak kepentingan mayoritas rakyat yang posisinya berada di tengah, tidak ke kanan (kapitalis-liberal) dan tidak pula ke kiri (komunis-sosialistik).

Neoliberalisme ternyata telah turut pula menghempang nilai-nilai Pancasila, karena neoliberalisme mendatangkan budaya global yang menggerus nilai-nilai keindonesiaan. Pancasila sendiri esensinya adalah nilai-nilai keindonesiaan yang merupakan filosofische grondslag, filsafat dasar bernegara dan berbangsa, yang dalam prakteknya tidak benar-benar diamalkan, sehingga sampai hari ini tidak ada satu pun elit di dalam kekuasaan yang benar-benar merupakan role model penghayat dan pengamal nilai-nilai Pancasila.

Sia-sia belaka Pancasila ‘’dibina’’-dilembagakan, sepanjang sistem sesat perekonomian neoliberal masih terus dipelihara dan dijalankan, sebab neoliberalisme merupakan pintu masuk bagi neokolonialisme (kolonialisme baru) dan neoimperialisme (imperialisme baru).

Dalam ungkapan yang gamblang dan sudah sering kita dengar: Negara dan bangsa kita sekarang dijajah secara ekonomi oleh asing dan aseng. ***

*Penulis: Arief Gunawan, wartawan senior (kl/)

Sumber : konfrontasi

Hasil Survei, Warga Jateng Lebih Pilih Sudirman Ketimbang Ganjar

Hasil Survei, Warga Jateng Lebih Pilih Sudirman Ketimbang Ganjar

Sudirman Said, Ida Fauziah. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

10Berita , Jakarta— Centre Opinion Public Survei (COPS) merilis hasil surveinya dengan tema terkait calon gubernur dan calon wakil gubernur pilihan masyarakat pada H-6 pelaksanaan Pilkada Jawa Tengah (Jateng). Hasilnya, dari 2.445 responden, 47,3 persen akan memilih pasangan Sudirman Said-Ida Fauzia ketimbang Ganjar Pranowo-Taj Yasin yang hanya 40,6 persen.

"Yang menjawab akan memilih Ganjar Pranowo-Taj Yasin hanya 40,6 persen dan yang tidak memberikan jawaban sebanyak 12,1 persen," kata Direktur Eksekutif COPS, Ziyad Falahi, melalui siaran persenya di Jakarta, Jumat (22/6/2018).
Ziyad mengatakan, isu kasus korupsi e-KTP cukup mempengaruhi kekalahan Ganjar Pranowo-Taj Yasin jika Pilkada Jateng di gelar saat ini juga. Menurutnya, dugaan keterlibatan cagub petahana Ganjar Pranowo, yang menerima uang sebagaimana pengakuan Terpidana Setya Novanto dan M Nazarudin juga menjadi salah satu poin yang ditanyakan kepada responden.
"Hasil temuan survei membuktikan 60,9 persen masyarakat Jawa Tengah yakin dan percaya pengakuan Setya Novanto dan M Nazarudin kalau Ganjar Pranowo menerima fee hasil korupsi e-KTP dan selebihnya ragu-ragu," ujarnya.
Ziyad menambahkan, hasil temuan survei dengan mengunakan simulasi kartu suara pilkada dengan diberi pertanyaan dari dua pasangan calon itu yang akan dipilih, sebanyak 53,7 persen memberikan pilihan kepada pasangan Sudirman Said-Ida Fauziah dan sebanyak 41,6 memilih Ganjar Pranowo-Taj Yasin serta sebanyak 4,7 persen tidak memilih.
"Dalam temuan survei 53,7 persen masyarakat Jawa Tengah yang memilih Sudirman Said-Ida Fauziah beralasan Jawa Tengah butuh pemimpin yang bersih dari korupsi karena takut kena azab," tambahnya.
Sedangkan alasan dari 41,6 persen responden yang memilih Ganjar Pranowo-Taj Yasin, menurut Ziyad, beralasan jika Ganjar Pranowo menjadi tersangka KPK, masih Ada Taj Yasin yang menggantikannya.
COPS sendiri melakukan surveu dimulai dari tanggal 1-14 Juni 2018 di 29 kabupaten dan 6 kota se-Jateng. Penelitian dilakukan dengan metode survei jajak pendapat ini melibatkan 2.445 warga Jateng yang merupakan bagian dari populasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 27.068.125 pemilih.
Pengambilan sampel survei dilakukan dengan metode multi stage random sampling yang memiliki margin of error sebanyak -/+ 1.98 persen dengan tingkat kepercayaan survei sebesar 95 persen.

Sumber : Rilis id

Disebut Terlibat, Ganjar Pranowo Diperlakukan Istimewa KPK Jelang Pilkada, Begini yang Terjadi

Disebut Terlibat, Ganjar Pranowo Diperlakukan Istimewa KPK Jelang Pilkada, Begini yang Terjadi

Ganjar Pranowo

10Berita , JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dinilai tidak profesional dalam menentukan status Gubernur Jawa Tengah nonaktif, Ganjar Pranowo di kasus korupsi E-KTP.

Ratna Sarumpaet datang bersama puluhan perwakilan warga di 35 Kabupaten Jawa Tengah. Dia dan rombongan sempat ditemui oleh perwakilan Humas KPK.

“Jawabannya normatif. Ya bahwa terlibat, dia masih berstatus saksi. Terus saya bilang, mungkin ya tidak adil juga kalau kita lihat kasusnya Sandiaga ya,” jelas Ratna, Jumat (22/6/2018).

Ratna menduga Ganjar yang kembali maju sebagai Gubernur Jateng di Pilkada 2018 itu diistimewakan oleh lembaga antirasuah.

Hal itu berbanding terbalik dengan perlakuan KPK ke Sandiaga Uno semasa mencalonkan diri di Pilkada 2017 lalu.

Kala itu, menurut Ratna, pasangan Anies Baswedan tersebut terkesan ditangani secara ketat dalam perkara PT. Duta Graha Indah oleh para penyidik KPK.

“Ini Ganjar kemarin dipanggil, minta setelah pilkada. Jadi ini sikap-sikap yang tidak profesional,” tandasnya.

Sumber : POJOKSATU.id

Rasisme tak Berujung, Israel Makin tak Mengerti Arti Kemanusiaan

Rasisme tak Berujung, Israel Makin tak Mengerti Arti Kemanusiaan

10Berita, Sungguh sangat mnggelikan, setelah membantai 60 demonstran palestina yang tidak berdaya, seperti biasa Israel & AS kompak satu suara berdalih bahwa korban yang jatuh dipihak palestina adalah tanggung jawab hamas, dengan asumsi hamas lah penggerak demonstrasi.

Dunia mencatat bahwa hamas adalah faksi pemenang pemilu palestina tahun 2006, walaupun pada akhirnya tidak memegang kekuasan mutlak. Namun setidaknya hamas adalah bagian dari otoritas palestina yg sah, dan tentunya mereka jg berhak menyuarakan hak-hak palestina dengan jalan unjuk rasa.

Jika kita simak sejarah berunjuk rasa dibelahan bumi manapun, sepanjang aparat tidak merasa terancam langsung, maka belum pernah ada tanggung jawab jatuhnya korban dibebankan pada para demonstran - kecuali hanya di Gaza & Yerusalem kita temukan.

Jika Israel & AS tiba-tiba melimpahkan tanggung jawab pada hamas maka tidak salah kalau masyarakat dunia tiba-tiba juga melimpahkan kesalahan langsung pada AS terkait insiden tsb.

Karena nyata-nyata dan fakta 100% bahwa keputusan sepihak AS yang memindahkan kedubes mereka ke Yerusalen itulah yang menjadi titik awal terjadinya bencana. Sejatinya sebelum Israel & AS menyalahkn pihak lain mestinya mereka bercermin dulu, betul-betul berkaca dengan keputusan yg telah di ambil.

Di saat status Yerusalem masih belum final mereka malah bermain-main api diatas tumpukan jerami. Adalah wajar jika pemimpin dunia sekelas Tayyip Erdogan hampir menyamakan tindakan mereka dg fasis Nazi.

Masyarakat internasional sekarang sudah terlalu pintar untuk dipecundangi. Kesadaran pentingnya hidup rukun & damai dinegara manapun sudah semakin tinggi,, terakhir ini dibuktikan oleh Korea Utara yang mulai membuka diri.

Israel adalah negara yang dibangun dgn dokrin penuh kecurigaan akan masa depannya, curiga dengan negara-negara tetangga sekitarnya. Musuh mereka dimasa lalu adalah bangsa anti yahudi (Nazi Jerman), dan musuh mereka selanjutnya sesungguhnya adalah bayang-bayang yang lebih banyak tercipta akibat keputusan-keputusan yang mereka ambil sendiri (konsekwensi dari keserakahan).

Bukan hal aneh kalau negara zionis tsb suka mengeksekusi orang2 yang dianggab berbahaya dinegara manapun, seperti pembunuhan cendikiawan palestin di malaysia baru-baru ini yang konon buah tangan mosad.

Ketakutan terhadap suatu hal (ancaman) yang belum tentu akan terjadi, kemudian mngeksekusi secara prematur. Melanggar segala aturan etika internasional demi menciptakn kebenaran versi mereka sendiri - tak peduli dengan kebenaran dipihak lain. Khawatir yang berlebihan terhadap eksistensinya, bahkan seekor burung

terbang pun tak sungkan mereka rudal kalau itu datangnya dr arah palestina. Phobia yang berlebihan tsb disebabkn karena mereka SADAR dg keputusan yang telah diambil, bahwa mreka sekarang bukan berdiri ditanah sendiri melainkan ditanah org lain (palestina).

Jika benar negara zionis tsb berencana ingin mengganti mesjid Al Aqsa dg kuil yahudi maka dunia akan mencatat israel benar2 negara "sakit jiwa" sepanjang sejarah.

Artinya mereka memang tidak berkeinginan untuk hidup damai seperti umumnya negara-negara lain di dunia. Sepanjang Israel masih dipimpin oleh generasi Netanyahu cs maka mustahil ada kedamaian di Timur Tengah.

Tidak hanya sebagai seorang muslim, tp sebagai warga dari negara yg ber-perikemanusiaan kita mendukung upaya Palestina untuk membawa insiden pembantaian tsb ke Mahkamah ICC. [syahid/]

Sumber :voa-islam.com

Tak Mau Tersandera Pemodal, Prabowo Buka App @Galang Perjuangan

Tak Mau Tersandera Pemodal, Prabowo Buka App @Galang Perjuangan


10Berita – Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto membuat sebuah aplikasi yang dinamakan @GALANGPERJUANGAN.

Pengumuman mengenai aplikasi ntuk memuluskan biaya perjuangan politik tersebut dilakukan di akun Facebook pribadi Prabowo Subianto, Kamis (21/6).

“Pada hari ini, Kamis 21 Juni 2018, saya, Prabowo Subianto, melalui akun Facebook ini secara resmi saya umumkan peluncuran sebuah aplikasi sarana penggalangan dana yang secara khusus diperuntukkan guna mendukung perjuangan politik kita demi perbaikan kondisi Bangsa, Negara dan Rakyat Indonesia,” jelas Prabowo dalam unggahan pukul 20.59 WIB itu.

Video tersebut berjudul ‘Prabowo Subianto Umumkan Gerakan Donasi @GALANGPERJUANGAN’. Sementara durasinya 19 menit dan 46 detik.

Dalam penjelasannya, donasi tersebut dilakukan agar para calon pemimpin tidak dikendalikan para pemilik modal. Sebab, selama ini dirasa Prabowo rakyat tidak diberi ruang dalam memilih pemimpin terbaiknya hanya karena penyandang dana lebih mengutamakan kepentingan pribadinya ketimbang kepentingan bangsa dan negara.

“Jalan demokrasi Indonesia semakin dirasa melenceng dari pemikiran pendiri bangsa kita dan mengarah ke dalam liberalisasi demokrasi. Calon pemimpin dan Partai Politik dihadapkan pada proses demokrasi biaya tinggi sehingga hanya pihak yang memiliki modal besar dan atau didukung oleh pemilik modal besarlah yang akan menang,” jelasnya.

Dalam kacamata mantan Danjen Kopassus ini, sistem demokrasi yang berbiaya tinggi berdampak pada tersanderanya para pemimpin, baik di tingkat daerah maupun nasional.

“Dampaknya kasus korupsi makin menjadi-jadi. Semakin hari semakin banyak pemimpin kita yang terjerat kasus korupsi dan persekongkolan bisnis kebijakan,” tegas Prabowo.

Sistem politik berbiaya tinggi, masih kata dia, menciptakan budaya politik balas budi. “Kita semua harus mencari, mewujudkan dan menciptakan pemimpin-pemimpin yang jujur, cerdas dan memiliki integritas tanpa adanya embel-embel di belakangnya,” sambungnya.

“Saya atas nama Partai Gerindra datang kepada penyandang dana saya, yaitu saudara-saudara sekalian. Saya tidak mau datang ke penyadang dana yang di ujungnya saya tidak yakin akan kesetiaan mereka kepada bangsa dan negara,” katanya lagi.

Di akhir pernyataannya, Prabowo mengajak masyarakat untuk ikut bergabung dan berpartisipasi dalam gerakan @GalangPerjuangan ini.

“Kita korbankan sedikit harta kita, harta senilai sebungkus rokok atau dua bungkus mie instan kita. Kita biayai sendiri calon-calon pemimpin kita yang bersih, cerdas dan berintegritas,” tandasnya. []

Sumber :rakyatmerdeka

NGAKAK! Nyinyirin Gerakan Donasi GERINDRA, PSI Malah Ketabok Muka Sendiri

NGAKAK! Nyinyirin Gerakan Donasi GERINDRA, PSI Malah Ketabok Muka Sendiri


10Berita, Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto menggalang donasi untuk mendukung perjuangan politiknya dan Gerindra.

Penggalangan dana ini diumumkan langsung Prabowo lewat akun Facebook resminya, Kamis (21/6/2018) malam.

Dalam video yang diunggahnya tersebut, Prabowo mengatakan dalam proses demokrasi berbiaya tinggi di Indonesia, menyebabkan banyak calon potensial justru kalah dari calon lain yang memilki dana besar.

"Calon pemimpin dan Partai Politik dihadapkan pada proses demokrasi biaya tinggi sehingga hanya pihak yang memiliki modal besar dan atau didukung oleh pemilik modal besar lah yang akan menang," kata Prabowo.

***

Beberapa pihak merespon langkah Prabowo dan Gerindra ini, termasuk parpol gurem yang diberbagai survei diprediksi tidak bakal lolos Parlemen di Pemilu 2019.

Kata PSI: "Gerakan Donasi Gerindra Jangan jadi Kamuflase Dana Hitam"
https://nasional.kompas.com/read/2018/06/22/14125521/psi-gerakan-donasi-gerindra-jangan-jadi-kamuflase-dana-hitam

Pernyataan ini nampol muka sendiri...

[19 Jan 2018]
PSI Targetkan Dapat Sumbangan Rp 1 Triliun dari 1 Juta Donatur Setiap Tahun
https://nasional.kompas.com/read/2018/01/19/23122281/psi-targetkan-dapat-sumbangan-rp-1-triliun-dari-1-juta-donatur-setiap-tahun

***

Tak ayal, PSI jadi bahan tertawaan warganet...

Ngukur baju org dgn ukuran sendiri? pic.twitter.com/BQ4byRqRmh

— Kak DuL 🔞 (@dulatips) 22 Juni 2018


Ini Namanya lempar tai ke muka sendiri dul, maklumlah partai gurem

— Rachman Siddik (@zauzu) 22 Juni 2018


@TsamaraDKI @GunRomli Boleh ngakak nggak..???? 😂😂😂😂😂

— Kak Al (@Alghi_999) 22 Juni 2018


msh bocah udh munafik. @psi_id gitu amat cari makannya @GunRomli @TsamaraDKI. manusia2 hina lu pada.

— r🐱y.mz (@roymz_13) 22 Juni 2018


Bocah2 alay klo dibiarin ngurus partai yaa kyk genee.. @TsamaraDKI @AntoniRaja @grace_nat apalagi dibimbing prof pikun @mohmahfudmd makin ancooorr... 😂😂😂

— ⭕Syibyan⭕ (@Syibyanizer) 22 Juni 2018


Sumber : PORTAL ISLAM

SIKAP RESMI PBNU: Bertemu Kedubes Palestina, PBNU Tegaskan Dukungan Kemerdekaan

SIKAP RESMI PBNU: Bertemu Kedubes Palestina, PBNU Tegaskan Dukungan Kemerdekaan


10Berita, Ini sikap resmi PBNU, bukan oknum yang tidak mewakili NU datang ke Israel yang akhirnya oleh Israel nama NU dipakai. Yang membuat Palestina mengutuk keras.

Bertemu Kedubes Palestina, PBNU Tegaskan Dukungan Kemerdekaan

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyatakan komitmen pada perjuangan kemerdekaan Palestina. PBNU menyampaikan kronik perjuangan atas kedaulatan Palestina.

Pascapendudukan Israel atas tanah Palestina, Nahdlatul Ulama secara lantang memprotes tindakan Israel serta menggalang solidaritas untuk membela Palestina. Hal ini disampaikan KH Abdul Wahab Chasbullah saat Muktamar NU ke-13 di Menes, Pandeglang, Banten pada 12-15 Juli 1938.

"Pertolongan-pertolongan yang telah diberikan oleh beberapa komite di tanah Indonesia ini berhubung dengan masalah Palestina, tidaklah begitu memuaskan adanya. Kemudian guna dapat mencukupi akan adanya beberapa keperluan yang tak mungkin tentu menjadi syarat yang akan dipakai untuk turut menyatakan merasakan duka cita, sebagai perhatian dari pihak umat Islam di tanah ini," ujar Abdul Wahab Chasbullah.

Atas keprihatinan itu, PBNU membentuk Badan Perantara dan Penolong Kesengsaraan umat Islam di Palestina. PBNU lalu meminta anggotanya menyisihkan pendapatannya.

Celengan iuran derma itu diperuntukkan yatim dan janda di Palestina. Namun Belanda yang masih menjajah melarang kegiatan tersebut, salah satunya di Jember.

Komitmen ditegaskan kembali pada Muktamar ke-33 NU di Jombang pada 1-5 Agustus 2015. Saat itu dirumuskan 9 poin Muktamar.

Hal ini kembali diungkapkan saat pihak Kedutaan Besar Palestina bertemu dengan pengurus PBNU. Pertemuan ini berlangsung di Kantor Kedubes Palestina, Jumat (22/6/2018).

Perwakilan PBNU diwakili Ketum PBNU KH Said Aqil Siroj, Helmy Faishal Zaini, Ketua PBNU KH Marsudi Syuhud, Robikin Emhas, Iqbal Sulam, dan Eman Suryaman.

Sementara pihak Kedubes Palestina diwakili Wakil Duta Besar Palestina Taher Ibrahim Abdallah dan Ketua Komunitas Palestina di Indonesia Murad Halayqa.

Link: https://news.detik.com/berita/d-4079152/bertemu-kedubes-palestina-pbnu-tegaskan-dukungan-kemerdekaan

***

[13 Juni 2018]
Palestina Kutuk Kunjungan Yahya Staquf ke Israel

Palestina melalui Kementerian Luar Negeri mengutuk kunjungan Sekjen PBNU Yahya Staquf Cholil ke Israel. Mereka merasa terpukul.

"Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Palestina mengutuk partisipasi delegasi ulama Indonesia dari organisasi Nahdlatul Ulama yang diwakili oleh Mr Yahya Staquf, Sekjen PBNU di AJC Global Forum di Yerusalem pada 10-13 Juni 2018," bunyi keterangan resmi Kemlu Palestina, seperti dikutip pada Rabu (13/6/2018).

"Partisipasi dalam acara seperti itu merupakan pukulan bagi Palestina dan Yerusalem, serta RI sebagai negara Islam terbesar di dunia yang menyelenggarakan KTT OKI Luar Biasa ke-5 tentang Palestina dan Al-Quds Al-Sharif pada 2016 dan Konferensi Internasional tentang masalah Yerusalem pada 2015 dan yang selalu membela Yerusalem dan isu-isu Palestina," imbuh Kemlu Palestina.

Menurut Kemlu Palestina, kehadiran Yahya di acara Israel bertentangan dengan posisi pemerintah Indonesia terhadap konflik Israel-Palestina. Palestina menduga kedatangan Yahya ke Israel merupakan bagian kampanye Israel yang sesat.

"Pihak Palestina menganggap peristiwa ini sebagai bagian dari kampanye Israel menyesatkan yang ditujukan untuk tampil dengan wajah yang beradab dan budaya yang menyerukan perdamaian, konvergensi dan dialog antaragama pada saat Israel telah bertahan selama beberapa dekade dengan pelanggaran dan kejahatan terjadap rakyat Palestina Muslim dan Kristen dan kesuciannya di Yerusalem," sebut Kemlu Palestina.

Link: https://news.detik.com/berita/4066778/palestina-kutuk-kunjungan-yahya-staquf-ke-israel

Ini sikap resmi Nahdlatul Ulama. Sikap yg tak berubah sejak Hadratus Syaikh Hasyim Asy'ari masih hidup terhadap Palestina.

Bukan sikap yg mengaku mewakili, dan para pendukung yg mengaku mewakili, namun justru mencederai Jam'iyah Nahdlatul Ulama.
https://t.co/drqDvM7r1N

— Azzam M Izzulhaq (@AzzamIzzulhaq) 22 Juni 2018


A special meeting today in Jerusalem with Yahya Cholil Staquf, the General Secretary of the global Islamic organization Nahdlatul Ulama. I’m very happy to see that Arab countries and many Muslim countries are getting closer to Israel! pic.twitter.com/FvGMBpZv6u

— Benjamin Netanyahu (@netanyahu) 14 Juni 2018


Sumber : PORTAL ISLAM

Jokowi Berpotensi tak Bisa Maju sebagai Capres

Jokowi Berpotensi tak Bisa Maju sebagai Capres


10Berita – Perubahan peta koalisi jelang Pilpres 2019 mungkin saja terjadi bila Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan gugatan soal ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold) menjadi nol persen. Jika itu terjadi, Partai Golkar pun belum tentu mendukung Joko Widodo.

Kemungkinan ini disampaikan pengamat politik Hendri Satrio, saat berbincang dengan JPNN bila MK mengabulkan permohonan judicial review Pasal 222 Undang-undang 17 Tahun 2017 tentang Pemilu, di Jakarta pada Jumat (22/6).

Pendiri lembaga survei KedaiKOPI (Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia) ini berpendapat bila PT nol persen, Jokowi bisa tidak mendapatkan kendaraan politik di Pilpres 2019 karena dia bukan elite politik partai.

Apalagi kalau elektabilitasnya terus menurun, maka parpol akan cenderung mengusung kadernya sendiri. Termasuk PDIP.

Sebab, sebagai kader partai berlambang banteng moncong putih, suami Iriana justru itu lebih sering dan terlihat nyaman bersama Golkar. Itu jelas bikin PDIP tidak nyaman.

“Kemudian apakah Golkar pasti akan mengusung Jokowi kalau kemudian nol persen? Belum tentu juga. Golkar kan pasti akan melihat apa yang terjadi dengan PDIP, sebagai kader PDIP Jokowi kan lebih nyaman bersama Golkar, kan itu untuk parpol bukan suatu preseden yang bagus juga,” ucap Hendri.

Kendati demikian, pengajar di Universitas Paramadina ini menilai ada satu partai yang mungkin konsisten di barisan pendukung Jokowi, yakni Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang menurutnya tidak punya apa-apa.

“Mereka enggak punya kader, mereka enggak punya calon, garis politiknya juga lebih ke perusahaan swasta. Ya calon satu-satunya nebeng nama besar Jokowi lah,” tambah Hendri.[]

Sumber : jpnn

[Puisi] Palestina, Muslim yang Tak terkalahkan

[Puisi] Palestina, Muslim yang Tak terkalahkan


Oleh : Quien Izzy Al-Muqri Sifarah

Tersentakku melihat gelimpangan

Manusia suci syahid bersimbah darah

Palestina dukamu masih sama

Para pencekik nyawa masih gentayangan

Tamu yang tak tau diri masih bernyanyi

Mencabik, mengunyah nyawa-nyawa tak bersalah

Merampas tanah, harta dan nyawa orang terkasih dipalestina

Palestinaku sayang

Maafkan aku dan muslim lainnya

Masih belum mampu berbuat banyak untukmu

Aku masih belum optimal menghadirkan

Kehidupan ideal dalam naungan khilafah rosyidah

Palestina… maafkan aku

Kau masih berjuang sendiri dimedan yang menakutkan

Tak kenal lelah dan selalu terdepan

Untuk membela agama dan kebenaran

Duhai rakyat palestina

Imanmu menembus langit tertinggi tak tertandingi logika

Entitasmu yang kecil mampu mengalahkan kami yang banyak

Atas pengorbanan dan keteguhanmu dalam membela islam

Duhai muslim palestina

Jiwa juangmu menjadi amunisi terhebat

Menyadarkanku bahwa muslim adalah tentara tak terkalahkan

Walau tak berseragam walau tak berpangkat

Dedikasimu untuk agama tak bisa di acuhkan

Kau yang terbaik

kau masih terdepan dalam menjalankan ketaatan

Masih terdepan dalam membela agama

Masih terdepan merebut perhatian dan cinta ALLAH

Masih terdepan mengalahkan aku yang lemah dan tak berdaya ini

Aku malu dengan diriku ini

Yang masih terbelakang jika dibandingkan dengan kalian

Sumber : Voa-islam.com 

Gol Spektakuler Ahmed Musa, Selamatkan Nigeria di Piala Dunia 2018

Gol Spektakuler Ahmed Musa, Selamatkan Nigeria di Piala Dunia 2018


10Berita, Nigeria sudah di ujung tanduk dan siap-siap berkemas mudik pulang kampung andai kalah lagi melawan wakil eropa Islandia di pertandingan kedua grup D yang berisi: Kroasia, Argentina, Islandia, dan Nigeria.

Di laga perdananya di Piala Dunia 2018, Nigeria kalah dengan skor 2-0 melawan Kroasia, Minggu dinihari pekan lalu (17/6/2018).

Pada laga kedua, Nigeria berjumpa dengan Islandia, klub yang pada laga perdana sukses membuat Lionel Messi tidak berdaya dan menahan imbang Argentina dengan skor 1-1.

Laga antara Nigeria melawan Islandia digelar di Volgograd Arena Russia, Jum'at (22/6) malam. Laga tidak berjalan dengan mudah bagi Nigeria. Anak asuh Gernor Rohr lebih banyak berada dalam tekanan Islandia, pada babak pertama.

Namun di babak kedua, dua gol spektakuler yang dilesakkan striker Elang Super Ahmed Musa akhirnya mengantarkan Nigeria keluar dari lubang jarum. Nigeria sukses mengkandaskan Islandia dengan skor dua kosong tanpa balas.


Nigeria kini berada di posisi dua klasemen sementara grup D dengan 3 poin di bawah Kroasia yang sudah memastikan lolos. Masih ada harapan bagi Nigeria untuk bisa lolos dari Grup D dan akan ditentukan pada laga terakhir melawan Argentina yang terseok di dasar klasemen. Baik Nigeria, Islandia maupun Argentina masih berpeluang lolos tergantung hasil pertandingan terakhir grup D dan selisih gol.

Nigeria pernah bertemu melawan Argentina di Piala Dunia 2014. Saat itu Argentina menang 3-2. Dua gol Nigeria dicetak oleh striker bernomor punggung 7, Ahmed Musa.

Ahmed Musa


Nama Ahmed Musa mulai jadi perhatian saat pindah ke Leicester City pada musim 2016/17 silam, satu musim setelah The Foxes membuat fenomena dengan menjadi juara Premier League. Leicester membeli Ahemd Musa dengan harga 19,5 juta euro dari klub CSKA Moskow yang memecahkan rekor.

Namun musim pertama di Inggris tidak berjalan mulus bagi Ahmed Musa. Akhirnya pada Januari 2018, Musa kembali ke CSKA dengan status pemain pinjaman. Di CSKA ini pria kelahiran 14 Oktober 1992 tampil cukup apik dengan catatan 10 pertandingan dan 6 gol untuk CSKA. Catatan itu cukup untuk mengantarnya ke skuat Nigeria di Piala Dunia 2018.

Meskipun kesulitan bersama Leicester, Musa selama ini selalu jadi andalan bagi timnas Nigeria. Total, dia sudah mencatatkan 74 penampilan. Jumlah yang cukup banyak karena Musa saat ini masih berusia 25 tahun. Ia menjalani debut bersama Nigeria pada tahun 2010, saat masih berusia 17 tahun.

Musa ikut ambil bagian saat Nigeria tampil di Piala Dunia 2014 lalu. Ia berkontribusi mencetak dua gol dari empat laga yang dimainkan. Maka, dengan tambahan dua gol ke gawang Islandia, kini Musa sudah mencetak empat gol di Piala Dunia.

Menurut Opta, Musa kini masuk dalam daftar top skor Piala Dunia untuk pemain asal Afrika. Jumlah gol Musa hanya kalah dari legenda Roger Mila [5 gol] dan Asamoah Gyan [6 gol]. Masih ada kans besar untuk Musa agar bisa melebih torehan gol kedua pemain tersebut.

Berikut video gol spektakuler Ahmed Musa saat Nigeria mengalahkan Islandia di Piala Dunia 2018 grup D.

[Nigeria vs Argentina di Piala Dunia 2014]

Sumber : PORTAL ISLAM