OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Rabu, 25 Juli 2018

Pengakuan Sosok Pria di Bungkus Rokok, Cerita Awal Mula Diminta Foto Saat Gendong Anak

Pengakuan Sosok Pria di Bungkus Rokok, Cerita Awal Mula Diminta Foto Saat Gendong Anak

10Berita, Seorang pria bernama Dadang Mulya (42), warga Desa Pancalang, Kecamatan Pancalang, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, mengaku sebagai sosok pria yang menggendong bayi pada bungkus rokok.

“Saya yakin itu foto saya meski banyak yang meragukannya,” kata Dadang Mulya saat ditemui di Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Selasa (24/7/2018). Ia mengatakan, foto tersebut diambil pada 2012.

Menurut cerita Dadang, saat itu ia didatangi sales rokok dan disuruh berpose mengembuskan asap rokok sambil menggendong anaknya, yang kini sudah berusia enam tahun. Kemudian, pria di dalam mobil Carry memotretnya.

“Di mobil itu ada empat orang pria, yang memotret saya duduk di belakang, kaca mobilnya dibuka,” ujar Dadang Mulya, seperti dilansir Tribun-Video.com dari TribunJabar.id.

Pria yang bekerja serabutan itu tak tahu tujuan dari pengambilan foto tersebut.

Namun, ketika melihat foto itu terpampang pada bungkus rongkok beberapa hari kemudian, Dadang terkejut.

Tetangga Dadang tadinya juga mengira sosok itu Dadang, tapi tidak benar-benar percaya.

“Tetangga juga awalnya bilang mirip, padahal itu asli saya,” ujar Dadang Mulya.

“Bilang itu memang saya (mereka) juga enggak percaya, dikiranya bercanda,” lanjutnya.

Lama kelamaan mereka percaya, apalagi bocah yang digendong juga anak Dadang.

“Saya juga sering ngobrol dengan tetangga mengenai foto itu diambil kapan dan di mana, lama-lama percaya itu saya,” ujar Dadang Mulya.

Kini pria yang memang perokok aktif itu protes lantaran tak pernah memberi izin atas pemasangan foto dirinya.

Dadang merasa dirugikan dan berharap pihak terkait bertanggung jawab.

“Saya enggak menuntut apa-apa, hanya minta perhatian dari perusahaan ataupun pemerintah atas dimuatnya foto saya ini,” kata Dadang Mulya.

Ia juga mengaku sempat mengadukan masalah ini menggunakan jasa pengacara pada Senin (23/7/2018).

Namun, laporan dicabutnya hari ini, Rabu, karena tak mau mempermasalahkan lebih panjang lagi.

Belum ada tanggapan dari produsen rokok yang memuat foto tersebut terkait pernyataan Dadang. Simak video diberikut ini:

Sumber: tribunnews.com

WUADUH! Sebut Anies Lempar Tanggungjawab, Ernest Prakasa DIGAMPAR Ahok!

WUADUH! Sebut Anies Lempar Tanggungjawab, Ernest Prakasa DIGAMPAR Ahok!


10Berita,   Ernest Prakasa yang namanya dikenal melalui acara Stand Up Comedy, rupanya masih mencari celah untuk menyerang Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Rasyid Baswedan.

Comica yang diketahui sebagai pendukung fanatik Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, kali ini menyerang Anies dengan menyebut Anies melempar tanggungjawab.

Hal ini berawal dari sebuah akun media sosial twitter @rockadocta yang mengunggah 4 buah screen capture headline berita tentang Anies yang menyalahkan beberapa pihak mengenai masalah di Jakarta.

— IG: rockadocta (@rockadocta) July 25, 2018


Ernest pun mengomentari cuitan tersebut dengan menyebut Anies sedang latihan lomba atletik lempar tanggungjawab.

"Mungkin Anies lagi latihan buat atletik di Asian Games, cabang olahraga lempar tanggung jawab," tulis Ernest Rabu, 25 Juli 2018.

Mungkin Anies lagi latihan buat atletik di Asian Games, cabang olahraga lempar tanggung jawab. https://t.co/rUKGrbBWR4

— Ernest Prakasa (@ernestprakasa) July 25, 2018


Sindiran Ernest langsung dibalas telak oleh akun pendukung Anies Baswedan @SuaraAnies.

Tanpa memention Ernest Prakasa, @SuaraAnies mengunggah meme kumpulan headline berita tentang Ahok yang menyalahkan berbagai macam pihak.

"Ya, Anies sedang berusaha untuk memecahkan rekor dunia lempar tanggung jawab yg masih dipegang juara bertahan. Mohon dukungannya," tulis @SuaraAnies.

Ya, Anies sedang berusaha untuk memecahkan rekor dunia lempar tanggung jawab yg masih dipegang juara bertahan. Mohon dukungannya :) pic.twitter.com/z4uccoKT5C

— Suara Anies Baswedan (@SuaraAnies) July 25, 2018


Kontan saja warganet tertawa dan berkomentar.

ikut ketawa aja min .. yang penting tetap pada prinsip ..

— My Cozy Corner (@rigenz123) July 25, 2018


Ahahaha suka lupa ama tipikal si ahok ni comedi puter @ernestprakasa mata woy mata lo melekin dikit napa.. jangan merem terus lo punya mata... #Eh

— 🌺KimmyRose🌺 (@ce_uneh) July 25, 2018


— Partai Ghostmed 👻 (Oz) (@rt_Zee6) July 25, 2018


Niat hati mau membully Anies, apadaya Ahok justru menampar telak Ernest dengan track record yang lebih parah lagi.

Sumber : PORTAL ISLAM

Heboh Langit Siberia Mendadak Gelap Berjam-jam di Siang Bolong

Heboh Langit Siberia Mendadak Gelap Berjam-jam di Siang Bolong


10Berita, Warga di distrik Yakutia, Siberia, Rusia dihebohkan dengan peristiwa langit yang mendadak gelap di siang bolong. Banyak yang mengaitkan peristiwa tersebut dengan hal mistis, konspirasi datangnya UFO hingga peluncuran senjata baru.

Perubahan langit di wilayah terdingin di Rusia itu terjadi pada 20 Juli lalu sekitar pukul 11.30 hingga pukul 14.00 waktu setempat. Semula langit berwarna kuning kegelapan hingga akhirnya gelap total sampai malam hari. Padahal bulan Juli di Siberia masih masuk dalam musim semi.

Dilaporkan media setempat, The Siberian Times, Rabu (25/7/2018), warga mengatakan tidak ada debu polusi saat kejadian. Awalnya mereka menduga itu adalah mendung dan hujan akan turun. Namun tidak terjadi hujan. Ketakutan pun menyelimuti mereka.

"Banyak yang takut. Khususnya orang tua. Itu tidak langsung gelap tapi secara bertahap. Biasanya stasiun informasi cuaca akan menginformasikan jika terjadi gerhana tapi ini tidak," kata seorang warga.

"Kami tidak tahu harus berbuat apa. Banyak yang memakai obor saat hendak keluar. Rasanya seolah hari sudah mendung, matahari menutupi awan tapi tidak ada hujan. Kami mencoba menebak apa yang mungkin terjadi," ujar warga lainnya.

Selain itu, warga juga mengungkapkan adanya penurunan suhu hingga minus 4 derajat celcius. Sebelumnya di sekitar wilayah Yakutia memang terjadi kebakaran hutan.

Dikutip dari Live Science, peristiwa yang terjadi di Yakutia kemungkinan sebagai dampak dari kebakaran puluhan ribu hektar hutan yang terjadi pada Mei 2018 lalu. Observatorium NASA menyebut, asap dan aerosol dari kebakaran itu dilepaskan hingga ke kota lain. Belum ada penjelasan resmi tentang fenomena tersebut.

Fenomena alam yang langka dan aneh memang kerap terjadi di Siberia. Seperti 'hujan darah' yang terjadi pada awal Juli 2018 lalu. Ternyata 'hujan darah' disebabkan dari polusi yang diakibatkan dari industri di sana.

Sumber : b-islam24h.com

Berani, MUI Sumbar: Ranah Minang tak Butuh Islam Nusantara

Berani, MUI Sumbar: Ranah Minang tak Butuh Islam Nusantara


10Berita, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumbar dan MUI kabupaten dan kota se-Sumbar menyatakan Islam Nusantara tidak dibutuhkan di Ranah Minang.

“Kami, MUI Sumbar dan MUI kabupaten-kota se-Sumbar menyatakan tanpa ada keraguan bahwa Islam Nusantara dalam konsep, pengertian, defenisi apapun tidak dibutuhkan di Ranah Minang (Sumatera Barat). Bagi kami, nama Islam telah sempurna dan tidak perlu ditambah lagi dengan embel-embel apapun,” kata Buya Gusrizal Gazahar, Ketua MUI Sumbar, Senin (23/7/2018) di Padang.

Dalam surat tiga lembar yang berkop resmi MUI ini, memuat 7 butir latar belakang alasan MUI se-Sumbar menolak Islam Nusantara yang merupakan hasil rakorda itu.

Tujuh poin penting itu, ditandatangani Dr. Zulkarnaini, M. Ag dan Dr. Zainal Azwar, M. Ag masing-masing sebagai Ketua dan Sekretaris Pimpinan Rapat. Sedangkan Buya Gusrizal Gazahar. Lc., MA dan Buya Zulfan, S.Hi, M.H yang masing-masing Ketua Umum dan Sekretaris Umum MUI Sumbar. Surat itu diteken di Padang, 21 Juli 2018. Berikut salinan hasil rakorda MUI se-Sumbar itu.

Menurut Buya Gusrizal, istilah “Islam Nusantara” melahirkan berbagai permasalahan yang akan mengundang perdebatan yang tidak bermanfaat dan melalaikan umat Islam dari berbagai persoalan penting yang sedang dihadapi. Bahkan istilah “islam Nusantara” bisa membawa kerancuan dan kebingungan di tengah umat dalam memahami Islam.

“Susunan bahasa Indonesia yang menganut konsep DM, menunjukkan pembatasan Islam dalam wilayah yang disebut “Nusantara”. Ini berakibat terjadinya pengerdilan dan penyempitan ruang lingkup Islam yang smestinya menjadi rahmat untuk seluruh alam semesta (rahmatan lil’alamiin) dan untuk seluruh umat manusia (kaaffatan linnaas),” terang Buya.

Sementara, Zulkarnaini menjelaskan, jika yang dimaksudkan dengan istilah “Islam Nusantara” adalah keramahan washatiyah (proporsional dan pertengahan dalam keseimbangan dan keadilan), toleransi dan lainnya, itu bukanlah karakter khusus Islam yang sangat mendasar.

“Karena itu, menghadirkan label “Nusantara” untuk Islam, hanya berpotensi mengkotak-kotak umat Islam dan memunculkan pandangan negatif umat kepada saudara-saudara muslim di wilayah ini,” tambah ketua rakorda ini.

Dikatakannya lebih jauh, wasathiyyah, samhah, ‘adil, ‘aqliy dan lainnya yang disebutkan sebagai karakter “Islam Nusantara”, hanyalah sebagian dan keistimewaan Islam yang tidak bisa dipisahkan dengan keistimewaan lainnya seperti rabbaniyyah ilahiyyah, syumuliyyah, mumayyizat yang lain hanya akan menimbulkan kerancuan dalam memahami Islam dan mengeluarkan Islam dari kesempurnaannya.

Jika “Islam Nusantara” dipahami dengan dakwah yang mengacu kepada ajaran dan pendekatan Wali Songo di pulau Jawa, ini bisa berdampak serius kepada keutuhan bangsa, karena di berbagai daerah dalam wilayah NKRI, ada para ulama dengan pendekatan ajaran yang bisa saja berbeda dengan Wali Songo.

“Memaksakan pendekatan dan ajaran Wali Songo ke seluruh Indonesia, berarti mengecilkan peran ulama yang menyebarkan Islam di daerah lain yang memiliki karakteristik dakwah yang beragam,” terangnya.

Ditambahkan Buya Gusrizal, jika pendekatan kultural yang menjadi ciri khas “Islam Nusantara” maka itu bukanlah monopoli “Islam Nusantara” tapi telah menjadi suatu karakter umum dakwah di berbagai wilayah dunia ini karena sikap Islam terhadap tradisi dan budaya tempatan, telah tertuang dalam kajian ilmu Ushul al-Fiqh secara terang.

Bahkan para ulama Sumatera Barat dengan perjalanan panjang sejarah dakwah Islam di Ranah Minang yang diwarnai dengan dinamika yang begitu hebat, telah menjalani langkah-langkah pendekatan kultural tersebut bahkan mereka sampai kepada komitmen bersama melahirkan “Sumpah Sati Marapalam” dengan falsafahnya yang dipegang oleh masyarakat Minangkabau sampai hari ini yaitu: Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah, Syara’ Mangato, Adat Mamakai”.

“Walaupun telah sampai pada titik kebersamaan tersebut namun tak seorang pun ulama Minangkabau menambah label Islam di Minang ini dengan “Islam Minang”,” tegasnya.

Selain itu, tambahnya, jika dimaksudkan dengan “Islam Nusantara” adalah Islam yang toleran, tidak radikal kemudian memperhadapkan dengan kondisi Timur Tengah sekarang, maka sikap ini mengandung tuduhan terhadap ajaran Islam sebagai pemicu lahirnya sikap radikal dan tindakan kekerasan terhadap konflik Timur Tengah.

Ini juga pencideraan terhadap ukhuwwah Islamiyyah antara kaum muslimin di dunia, kjarena perjuangamn yang dilakukan oleh sebagian kamum muslimin seperti Palestina, sangat tidak pantas dilabeli dengan radikalisme dan kekerasan.

“Seharusnya mereka mendapatkan simpati kita kaum muslimin di negeri ini sebagaimana mereka memperlakukan kita di saat perjuangan kemerdekaan Indonesia dahulunya,” tambahnya.

Sumber : eramuslim.com

ANEH! Operasi Hitam Pabrik Akun Medsos Palsu Ahoker TERBONGKAR, Kok yang Disuspend Akun Oposisi?

ANEH! Operasi Hitam Pabrik Akun Medsos Palsu Ahoker TERBONGKAR, Kok yang Disuspend Akun Oposisi?

10Berita, Hari ini, Rabu, 25 Juli 2018, linimasa media sosial twitter menjadi heboh. Beberapa akun oposisi besar yang giat menyuarakan gerakan #2019GanfiPresiden dibekukan (disuspend) oleh pihak Twitter.

Salah satu yang turut terkena suspend adalah Pengurus PP Muhammadiyah Mustofa Nahrawardaya. Ia pun memindahkan sementara aktivitas media sosialnya di akun twitter ke akun cadangan yakni @AkunTofa.

Pada keterangan profil @AkunTofa, Mustofa menulis, "Banyak yang ingin agar akun saya @NetizenTofa, dimatikan. Maka saya siapkan akun cadangan @AkunTofa." Tertulis bahwa akun tersebut sudah eksis di Twitter sejak Februari 2018 silam.

"Saya terbiasa mempersiapkan akun cadangan karena sudah lama diancam. Pertama dulu @TofaLemon hilang, dicuri. Dulu yang mencurinya bersamaan dengan mencuri email, mencuri Instagram, dan Facebook. Waktu itu menjelang 2017, menjelang Pilkada DKI. Sekarang jelang pilpres. Saya tahu itu dicuri dari pihak-pihak berkepentingan karena itu kan bunyi dari buzzer-buzzer lawan yang menyebut, 'Anda akan kami take down. Take down itu kan bahasa khas," tutur Mustofa saat dihubungi CNN, Rabu 25 Juli 2018.

Selain akun @TofaLemon, Mustofa mengatakan akun berikut miliknya yakni @MustofaNahra yang juga dicuri. Pada waktu itu, kata Mustofa, akun yang dicuri tersebut menyebarkan cuitan fitnah termasuk yang menyasar sejumlah tokoh di antaranya Fadli Zon. Setelah akun @MustofaNahra disebutnya dicuri, ia pun telah membuat akun baru yakni @NetizenTofa hingga kini setelah itu di-suspend dia berpindah ke akun cadangan lainnya.

Setelah bermigrasi sementara ke @AkunTofa, ia pun mengicaukan sejumlah pernyataan. Satu di antaranya ia menegaskan tak akan surut menggelorakan #2019GantiPresiden.

Mustofa mengaku belum melayangkan pertanyaan ke Twitter perihal pembekuan akun miliknya. Namun, sambungnya, itu akan coba dilakukan untuk mendapatkan kejelasan dan memastikan setelah di-suspend akun tersebut tak bisa disalahgunakan pihak lain yang bukan dirinya.

"Nanti saya coba laporkan ke Twitter untuk bertanya ada apa. Karena toh ada akun-akun twitter yang justru jahat seperti kakek detktif, joxzin yogya tapi masih tetap eksis," ujar Mustofa. "Kenapa saya yang akun resmi, kenapa ditutup. Itu akan saya tanyakan."

"Twitter men-takedown kan bukan inisiatif Twitter. Tapi, pasti ada laporan serius itu entah dari lembaga entah dari yang lain. Itu dugaan saya ada tekanan tertentu, ada permintaan tertentu," katanya.

Selain Mustofa Nahra, sederet akun oposisi yang vokal untuk menyuarakan gerakan #2019GantiPresiden juga terkena imbasnya. Berikut daftarnya.

[Rule: akunlama👉akunbaru]
@elfizal 👉 @urangtaluk
@lisaahlan 👉 @LisaAmartaTara
@wartapolitik 👉 @warta_politik
@RajaPurwa 👉 @RajaPurwa_
@JalalHusni 👉 @KOLONEL_JH
@NetizenTofa 👉 @AkunTofa
@RoninKhalid 👉 belum
@JackVardan 👉 belum
@Muslim_Bersatu1 👉 belum
@Ronin1948 👉 belum
@Do_Ra_Dong 👉 belum
@radikalem 👉 @radi_kalem
@maulinaantika 👉 @maulinaaantika
@eliya_mkom 👉 @komporeliya

Fenomena pembekuan akun oposisi oleh pihak Twitter ini pun mengundang tanda tanya. Pasalnya beberapa waktu, media Internasional The Guardian sempat membongkar mengenai adanya operasi hitam 'pabrik' akun media sosial palsu yang dimotori oleh pendukung Ahok, namun mengapa kini yang disuspend justru akun oposisi?

Yang bongkar aib, The Guardian. Yang kebagian amplop karena buka aib, Ahoker yang namanya "Alex". Lha kok yang disuspend malah akun-akun oposisi
Ini apa namanya...

Tolong Bu Susi. pic.twitter.com/InerrrPMNU
— wartapolitik (@warta_politik) July 25, 2018

Melihat hal ini, warganet pun berkomentar.

Turut berduka atas dibungkamnya kebebasan berekspresi melalui media sosial yg berakibat pada pingsan atau wafatnya akun teman2 yg meramaikan acara Ngopi bareng @Fahrihamzah dg hashtag #NgopiBarengFahri - sdh bbrp kali ini terjadi
Usul: officer @TwitterID kapan2 kita ajak ngopi
— Fahri Hamzah News (@kawanFH) July 25, 2018

TO: sahabat, itu prihatin dan akun saya dalam 3 bulan ini stagnan...kita serahkan kepada @TwitterID untuk berbisnis...dan membangun demokrasi yg sehat... https://t.co/URhU08JndN
— #2019HayyaAlalFalah (@Fahrihamzah) July 25, 2018

Twitter berpolitik https://t.co/plm9ggmzuH
— AWAS santri oplosan! (@ssirah) July 25, 2018

Mungkin beliau dianggap terlalu kritis.#2019GantiPresiden 

Untuk #menghindarisuspend harusnya puja puji pemerintah. 😉 https://t.co/N4sluUH8oq
— Mardani Ali Sera (@MardaniAliSera) July 25, 2018

Sumber : portal-islam.id

Libatkan AHY untuk Pilpres, SBY dan Demokrat Dituding Lakukan Politik Dinasti

Libatkan AHY untuk Pilpres, SBY dan Demokrat Dituding Lakukan Politik Dinasti



10Berita, JAKARTA - Partai Demokrat, melalui salah satu politisinya membantah bahwa SBY telah melakukan politik dinasti terhadap partai berlambang mercy tersebut karena melibatkan anaknya, AHY untuk Pilpres 2019. Malah menurutnya, justru AHY adalah bagian dari regenerasi dari partai Demokrat.

“Ada yang masih bingung perbedaan politik dinasti dan regenerasi. Pemimpin politik menunjuk keluarga tak hitung kehendak masyarakat itu potensi dinasti, tapi kalau dipersiapkan dengan cara benar dan mendengar kehendak masyarakat itu regenerasi,” kata Andi Arief, Rabu (25/7/2018), di akun Twitter pribadi miliknya.


Andi misalkan saja memberikan contoh hal demikian karena saat Pilpres lalu (Pemilu) justru nama-nama dari keluarga SBY tidak dimunculkan ke publik di perpolitikan. “Pemimpin wajib persiapkan regenerasi.

Kalau SBY memilih jalan politik dinasti, maka saat 2014 dengan kekuasaannya akan memaksa Pramoni Edi Wibowo atau Ani Yudhoyono sebagai cawapres ikuti permintaan beberapa kandidat yang bertarung. SBY tidak memilih dinasti yang ekstrem ala monarki itu.”

Namun dari cerita ketika itu, akhirnya Demokrat menurut dia menyiapkan kader-kader yang ada, termasuk AHY. “Setelah Pilpres 2014 Partai Demokrat tidak memiliki figur, padahal Partai Politik wajib menyumbang figur untuk negara dan dikehendaki rakyat. 

AHY bersama figur-figur lain disiapkan, fakta kehendak rakyat lewat survey AHY termasuk yang dikehendaki dan partai-partai realistis saat ini.” (Robi/)

Sumber : voa-islam.com

Natalius Pigai: Jokowi Presiden Paling Gagal Dalam Sejarah Indonesia

Natalius Pigai: Jokowi Presiden Paling Gagal Dalam Sejarah Indonesia


10Berita, Joko Widodo adalah presiden paling gagal dalam sejarah Indonesia. Empat tahun berkuasa dia hanya mampu menurunkan angka kemiskinan sebesar 1%.

"Dari data sah BPS, Jokowi itu paling gagal. Dia hanya berhasil menurunkan angka kemiskinan sebanyak 1 persen selama empat tahun. Rp 7 ribu triliun (APBN) yang dikeluarkan kemana," ujar mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai.

Berbicara dalam acara Toba Informal Meeting yang digelar Ratna Sarumpaet Crisis Center (RSCC) di Hotel Danau Toba, Medan, Rabu (25/7), Natalius membandingkan keberhasilan kepemimpinan Presiden Jokowi dengan era pemerintahan sebelumnya.

Saat pemerintahan BJ Habibie, kemiskinan nasional mampu ditekan dari jumlah 24,43% menjadi 23,42%. Sementara saat Abdurrahman Wahid (Gusdur) dari 23,42% menjadi 18,41% atau turun 5,1%.

Kemudian di masa pemerintahan Megawati, angka kemiskinan dari 18,41% menjadi 17,42%. Di era pemerintahan SBY dari 17,42% turun menjadi 14,15%. Bahkan di periode kedua SBY berkuasa menjadi 10,96% atau turun 3,46%.

"Era Jokowi dari 10,96 persen sekarang 9,86 persen. Turun cuma 1 persen selama empat tahun. Ini data resmi," kata Natalius yang pernah jadi kepala bidang statistik di Kementerian Tenaga Kerja.

Karenanya Natalius tak ragu menyebut Jokowi adalah presiden paling gagal sepanjang sejarah Indonesia. Jokowi menurutnya tidak memiliki program yang berorientasi dalam kemiskinan, pembukaan lapangan pekerjaan. Tidak ada program untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dan pembangunan infrastruktur yang digembar-gemborkannya sangat tidak maksimal dalam menyerap pekerja.

"Jadi jangan percaya sama berita yang kemarin heboh, Jokowi berhasil menurunkan angka kemiskinan," tukas Natalius.

Sumber : rmol.co

Habis Diajak Makan Siang di Istana, INI Sikap Politik PAN

Habis Diajak Makan Siang di Istana, INI Sikap Politik PAN


10Berita, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan sempat bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana Bogor, Selasa pagi 24 Juli 2018. Salah satu yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah persoalan pilpres 2019.

Waketum PAN, Viva Yoga Mauladi, mengakui bahwa pimpinan partainya itu sudah menyampaikan untuk mengusung calon lain di luar Jokowi dalam pertemuan itu. Artinya, PAN sudah pamit untuk tidak lagi mendukung Presiden Jokowi di 2019.

“Hubungan antara Bang Zulkifli Hasan dengan Pak Jokowi dari dulu hingga sekarang kan bagus. Tapi PAN telah melakukan ijtihad politik untuk berjuang di luar petahana. Saya rasa sudah (pamit),” kata Viva dalam konfirmasinya di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 25 Juli 2018.

Adapun menurutnya, pertemuan Zulkfli dan Presiden Jokowi hanya bersifat kelembagaan saja. Mengingat Zulkifli yang menjabat sebagai Ketua MPR.
Sehingga, di pertemuan tersebut juga membahas agenda sidang MPR tahunan yang akan dilaksanakan pada tangal 16 Agustus 2018.

“Jadi tidak dipanggil, jadi sebagai Ketua MPR melakukan komunikasi dengan Presiden dalam rangka untuk sidang MPR tahunan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu pun, ada pembahasan soal Garis Besar Haluan Negara di dalam konstitusi.

“Jadi di situ nanti sudah dijelaskan Pak Zul sebagai Ketua MPR ada rancangan usulan untuk pembentukan Garis Besar Haluan Negara kembali,” tandasnya.

Sumber: Kumparan

SBY Dukung Prabowo Nyapres, Fahri Yakin Jokowi Kalah

SBY Dukung Prabowo Nyapres, Fahri Yakin Jokowi Kalah


10Berita, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Pertemuan digelar di kediaman pribadi SBY di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, tadi malam, Selasa (24/7/2018).

Dari pertemuan itu, disepakati pembentukan tim kecil untuk membahas teknis koalisi bersama partai lain, PKS dan PAN. Dalam pertemuan itu juga disebut bahwa SBY telah sepakat mendukung Prabowo sebagai capres pada pilpres nanti.

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menilai, pertemuan dua tokoh SBY-Prabowo ini mengubah peta politik. Dengan dukungan SBY, Prabowo akan lebih mudah mengalahkan Joko Widodo pada Pilpres 2019.

"Pertemuan semalam itu bisa merubah banyak sekali peta politik. Terus terang, saya punya feeling kuat sekali bahwa Pak Jokowi nggak mungkin menang," kata Fahri di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (25/7/2018).

Fahri mengatakan SBY memiliki pengalaman sebagai presiden selama 10 tahun. Menurutnya, akan sulit bagi Jokowi memenangi pertarungan pada Pilpres 2019 jika PD telah memutuskan bergabung ke koalisi Prabowo.

"Pak SBY akan berperan banyak dalam pembentukan koalisi dan saya kira itu positif. Karena ini waktunya bagi Pak SBY untuk mengambil tindakan mengingat beliau tidak mungkin diam, beliau terlalu berpengalaman terhadap memimpin pemerintahan dan mengelola negara," imbuh Fahri.

Apalagi, kata Fahri, ada resistensi dari rakyat untuk kembali memilih Jokowi sebagai presiden. Fahri menyebut rakyat menilai pemerintahan Jokowi telah gagal.

"Di bawah itu sudah ada bibit-bibit kuat tidak mau lagi Pak Jokowi. Survei menunjukkan demikian gitu loh. Artinya hanya, kalau kita, elite-elite yang oposisi terhadap Jokowi ini betul-betul tidak punya inisiatiflah, Pak Jokowi itu bisa menang. Tapi dengan sedikit (inisiatif), apalagi tadi malam itu (pertemuan Prabowo-SBY), wah itu udah KO itu, bablas itu, selesai itu," kata Fahri.

Sumber :Portal Islam 

Dianggap Menggurui Erdogan Tentang HAM, Nentahayu Disebut Tak Tahu Malu

Dianggap Menggurui Erdogan Tentang HAM, Nentahayu Disebut Tak Tahu Malu


10Berita Ajudan Presiden Turki Recep Tayyi Erdogan, Ibrahim Kalin, hari Selasa mengecam perdana menteri Israel karena mencoba untuk ‘menguliahi’ Presiden Erdogan tentang hak asasi manusia ketika dia mengkritik undang-undang bernama “Negara-Bangsa Yahudi”  yang rasis.

“Perdana menteri negara apartheid Zionis, yang dibangun di atas rasisme, pendudukan dan pemindahan, tidak dalam posisi untuk memberi ceramah kepada presiden kami tentang hak asasi manusia,” tulis Ibrahim Kalin di akun Twitter resminya, seperti dilansir Anadolu Agency.

Pekan lalu, Parlemen Israel (Knesset) menyetujui hukum, yang menggambarkan ‘Israel’ sebagai “Negara-Bangsa dari orang-orang Yahudi” dengan cara menyingkirkan keberadaan penduduk Arab dan bahasa aslinya.

Undang-undang lebih lanjut menyatakan bahwa “Yerusalem bersatu” adalah Ibu Kota Israel dan Bahasa Ibrani adalah bahasa resmi negara itu, pengapusan bahasa Arab sebelumnya sebagai bahasa resmi, sementara mengakui “status istimewanya”.

“Kritik Turki terhadap Hukum Negara Bangsa, upaya tidak tahu malu untuk melembagakan diskriminasi terhadap rakyat Palestina, adalah panggilan universal untuk keadilan dan perdamaian. Tuan Netanyahu mungkin tidak tahu arti dari kata-kata ini tetapi dunia sadar akan apa yang terjadi,” tambah Kalin.

Sementara Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memuji undang-undang itu, menyebut jalannya sebagai “momen penting untuk Zionisme dan Israel”.

Erdogan mengkritiknya, mengatakan, “Undang-undang ini adalah bukti bahwa, tanpa diragukan lagi, Israel adalah yang paling Zionis, fasis, dan negara rasis di dunia.”*/Sirajuddin Muslim

Sumber : Hidayatullah.com