OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Minggu, 29 Juli 2018

Bukan Amerika, Ternyata ini Lho Negara Paling Kaya di Dunia

Bukan Amerika, Ternyata ini Lho Negara Paling Kaya di Dunia


Sumber: stuff.co.nz

10Berita, Setiap negara memiliki nasib yang berbeda-beda. Ada negara yang sangat kaya, namun ada juga negara yang sangat miskin hingga membutuhkan sokongan dari negara lainnya. Bicara tentang negara-negara, mungkin kamu berfikir Amerika menjadi negara yang paling kaya di dunia. Hal ini wajar mengingat Amerika Serikat seringkali dianggap sebagai negara paling berpengaruh di dunia.

 Sayangnya menjadi yang paling berpengaruh bukan berarti Amerika Serikat menjadi negara paling kaya di dunia. Nyatanya predikat negara paling kaya di dunia justru disabet oleh negara kecil ditengah gurun yang memiliki penduduk sekitar 2,1 jiwa bernama Qatar. Dan seperti yang dilansir oleh boombastis.com (20/02/2016) berikut ini 5 fakta tentang Qatar, negara paling kaya di dunia.

1. Tidak Ada Pengangguran

Sumber: asiapost.web.id

Di Indonesia, mencari sebuah pekerjaan sama sulitnya seperti mencari jodoh, bahkan mungkin jauh lebih sulit. Jangankan bekerja di perusahaan, sekedar menjadi pegawai di toko pun sulitnya bukan main. Tidak heran jika banyak sekali pengangguran di Indonesia. Hal itu berbanding terbalik jika anda tinggal di Qatar. Di negara kecil ini, anak-anak muda bukan mencari kerja melainkan perusahaan yang berlomba-lomba menawari mereka pekerjaan. Bukan hanya satu perusahaan, melainkan 5 perusahaan sekaligus.

2. Gaji yang Besar

Sumber: albalad.co

Meski pekerjaan merupakan masalah kecil disana, bukan berarti para pekerja di Qatar dibayar seenaknya. Sebaliknya negara satu ini justru sangat memperhatikan kesejahteraan para pekerja, termasuk dalam urusan gaji. Bukan hanya mereka yang bekerja di perusahaan besar, bahkan para pembantu rumah tangga disana pun mendapatkan gaji yang jauh lebih besar dibandingkan dengan PRT di negara lain.

3. Tidak Ada Pajak Penghasilan

Sumber: flickr.com

Meski tahu penghasilan rakyatnya sangat besar, namun pemerintah Qatar tidak tertarik untuk membebankan pajak pada rakyat. Alasannya sederhana, karena di Qatar bukan hanya rakyat yang kaya namun juga pemerintahannya. Saking kayanya, pemerintah Qatar tidak membutuhkan lagi uang pajak penghasilan dari rakyat.

4. Cuti Sampai Bosan

Sumber: hrgrapevine.com

Salah satu alasan mengapa Qatar menjadi negara impian para pekerja adalah karena selain gaji dan fasilitas yang menggiurkan, perusahaan disana tidak pelit dalam memberikan cuti bagi karyawannya. Di Qatar, pegawai staff bisa mendapatkan cuti sampai 24 hari. Hebohnya lagi, cuti ini belum termasuk potongan hari libur seperti hari raya Idul Fitri. Jika ramadan tiba, para pekerja disana bahkan hanya bekerja setengah hari namun digaji sepenuh hati.

5. Bonus Haji dan Umroh

Sumber: ebrahimcollage.co.uk

Bukan hanya pekerjaan yang sulit dan barang kebutuhan yang mahal, di Indonesia ongkos untuk naik haji atau umroh sangat mahal. Bahkan jika pun kamu punya uang, untuk bisa naik haji kamu harus mengantri terlebih dahulu, mengingat Indonesia memberangkatkan ratusan ribu jemaah haji setiap tahunnya. Hal yang berbanding terbalik terjadi jika kamu tinggal di Qatar. Mengingat jarak antara Qatar dan Arab Saudi cukup dekat, biaya disana jauh lebih murah. Bahkan kadang perusahaan di Qatar menawarkan pekerjanya untuk bisa umroh atau haji secara Cuma-Cuma.

Sumber :UC News 

Sabtu, 28 Juli 2018

Anies Heran KASN Persoalkan Pencopotan Wali Kota Lewat Surat Terbuka

Anies Heran KASN Persoalkan Pencopotan Wali Kota Lewat Surat Terbuka

(Gubernur Anies saat melantik 5 Walikota dan 1 Bupati, 5 Juli 2018)

10Berita, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku heran dengan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) yang mempermasalahkan prosedur pencopotan wali kota melalui surat terbuka. Ia menilai seharusnya KASN bisa berkirim surat langsung kepadanya untuk mempertanyakan hal tersebut.

“Kenapa enggak surat, antara pemerintahan itu biasa kok kirim surat. Ada surat tunggu jawaban, surat tunggu jawaban. Ini kesannya seperti ada sesuatu sehingga harus ada pers rilis, dari ketuanya lagi langsung,” ucap Anies seusai menghadiri acara temu akbar Guru SLB se DKI, di aula Pembina SLB A, Lebak Bulus, Jakarta Selatan pada Sabtu (28/7/2018).

Kendati demikian, Anies menyatakan bahwa ia siap menjawab soal prosedur pencopotan wali kota yang dipermasalahkan KASN itu. Namun ia akan melakukannya melalui surat resmi.

“Saya tidak mau berpolemik di publik. Saya akan kirim suratnya dari Pemprov, kami akan kirim ke KASN,” imbuhnya.

Terkait rekomendasi dari pihak KASN untuk pihak Pemprov, Anies enggan menanggapinya. Ia mengaku masih akan menunggu jawaban dari KASN atas penjelasan Pemprov yang akan dikirimkan melalui surat.

“Lihat jawabnnya (KASN) dulu lah. Tapi saya katakan, ini adalah proses administrasi antar pemerintah. Tanya aja langsung,” kata Anies.

KASN sebelumnya menerima laporan sejumlah pejabat Pemprov DKI Jakarta yang dicopot oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan lewat Whatsapp dan sambungan telepon.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, KASN menilai Anies Baswedan melakukan pelanggaran prosedur terkait pencopotan beberapa pejabat pemprov DKI Jakarta. Hal itu disampaikan oleh Ketua KASN, Sofyan Efendi melalui keterangan tertulisnya pada Jumat (27/7).

Apapun hasil analisis dari permasalahan tersebut di atas, KASN menyatakan telah terjadi pelanggaran atas prosedur dan peraturan perundangan yang berlaku dalam pemberhentian dan pemindahan para pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, kata Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara, Sofian Effendi, lewat keterangan resminya, Jumat (27/7).   []

Sumber :kumparan

Siap Mendukung Yang Lebih Baik, Ketua Majelis Syuro PKS: Prabowo Negarawan Luar Biasa

Siap Mendukung Yang Lebih Baik, Ketua Majelis Syuro PKS: Prabowo Negarawan Luar Biasa


10Berita -Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto menyatakan siap mendukung orang lain yang lebih baik menjadi pemimpin di negeri ini jika dirinya tidak dibutuhkan. Menanggapi itu, Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Salim Segaf Al Jufri mengapresiasi pernyataan tersebut.

“Luar biasa, itu negarawan, itu sangat luar biasa. Itu bahasa negarawan. Cukup bagus. Kalau ada yang lebih bagus artinya dia ingin menang juga. Memang tidak hanya ingin berkuasa tapi ingin memberikan yang lebih dari bangsa ini,” katanya saat ditemui di Hotel Menara Peninsula, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (28/7) malam.

Salim tak menampik bila mantan Danjen Kopassus tersebut terlihat legowo tak maju nyapres 2019. PKS juga mendengarkan masukan dari Ketua Dewan Pembina GNPF Ulama Habib Rizieq Syihab yang mengusulkan pasangan nasionalis-religius.

“Ya kalau dari bahasa itu ya begitu yang kita pahami. Artinya kalau ada yang lebih bagus lagi dia siap juga,” tuturnya.

Meski demikian, untuk saat ini nama Prabowo masih digadang jadi capres dalam koalisi Gerindra PKS. Namun kata Salim, pihaknya mesti memikirkan partai lain yang ingin merapat yakni PAN dan Demokrat.

“Gerindra PKS masih tetep (Prabowo) cuma kan ada keinginan Demokrat bergabung, PAN juga bergabung, terus nanti bagaimana endingnya, wakilnya siapa, itu kita bicarakan,” tuturnya.

Salim pun disinggung nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang disebut sebagai capres alternatif koalisi untuk memecah kebuntuan Gerindra, PKS PAN dan Demokrat. Menurutnya sebelum batas waktu pendaftaran Pilpres berakhir pada 10 Agustus nanti, semua kemungkinan masih bisa terjadi.

“Anies, semua masih mungkin, masih mungkin. Yang penting sebelum tanggal 10 masih mungkin semua,” tukasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengaku siap menjadi alat untuk perubahan. Hal ini disampaikannya saat menghadiri forum Itjima Ulama.

“Saya siap jadi alat untuk perubahan. Saya siap untuk jadi alat umat dan alat rakyat Indonesia,” ucap prabowo dalam acara itjima GNPF ulama dan tokoh bangsa di Hotel Menara Peninsula, Jakarta, Jumat.

Prabowo kemudian menyatakan siap mendukung orang lain yang lebih baik menjadi pemimpin di negeri ini jika dirinya tidak dibutuhkan. Menurut Prabowo inilah komitmen dirinya.

“Tapi saya tidak dibutuhkan dan ada orang yang lebih baik, saya siap mendukung kepentingan rakyat dan umat Indonesia. Itu komitmen saya,” jelas Prabowo.(kl/)

Sumber :merdeka

ULTIMATUM Novel Baswedan untuk Jokowi

ULTIMATUM Novel Baswedan untuk Jokowi


10Berita, Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan mengultimatum Presiden Joko Widodo agar tak cuma banyak bicara dan berargumen. Ia meminta seharusnya Jokowi sungguh-sungguh dalam memerangi korupsi.

Hal itu dikatakan Novel, karena selama ini sikap Jokowi sebagai dinilai jauh dari kesan membantu mengungkap kasus teror air keras yang menerpa dirinya.

"Semoga, ke depan Bapak Presiden mau bersungguh-sungguh untuk mendukung KPK dan lembaga lain. Tidak hanya retorika atau kamuflase atau seremoni saja, karena korupsi sangat banyak dan efeknya sangat besar," kata Novel di kantornya, Jln Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat 27 Juli 2018.

Novel sejak 27 Juli 2018 kembali beraktivitas di KPK. Kasatgas perkara e-KTP itu sebelumnya tak aktif bekerja, karena harus menjalani perawatan medis kedua matanya akibat teror air keras orang tidak dikenal.

Novel dalam kesempatan sama, menyanjung tinggi sikap yang dikobarkan para pegawai KPK agar menguak kasus teror itu. Meskipun sampai hari ini tuntutan membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) belum juga diamini Presiden.

"Saya dengar, penyampaian dari beberapa rekan saya dan saya sedikit terharu, karena mereka itu sungguh-sungguh berani dan serius untuk berjuang, itu kebanggaan yang besar kepada saya," kata Novel.

Menurut Novel, di tengah-tengah pelik yang menerpa KPK, keberanian harus tetap ditegakan. Integritas lawan korupsi menjadi harga mati untuk ditanamkan.

"Keberanian harus terus dikobarkan dengan integritas yang berjuang untuk memberantas korupsi. Orang-orang yang memberantas korupsi akan difitnah, diteror, dikatain terima uang, main perkara-perkara," kata Novel.

Diketahui, Novel mengalami teror air keras oleh orang tak dikenal pada 11 April 2017. Namun, sampai kini Kepolisian belum berhasil mengungkap kasus itu. Presiden pun tidak banyak mengambil kebijakan, agar segera tebongkar kasus penyerangan keji tersebut.

Sumber: Viva

----

Menanggapi ultimatum Novel, warganet pun berkomentar.

"Karma. Dulu KPK terlibat dalam pemenangan Jokowi. Saya nga lupa Samad sampai meninggalkan diskusi di Jogja untuk berusaha jadi cawapres Jokowi. Dan Johan Budi ikut kampanye menerima bass abal2 Metallica seolah-olah Jokowi mengembalikan gratifikasi," tulis warganet dengan akun @panca66.

Karma. Dulu KPK terlibat dalam pemenangan Jokowi. Saya nga lupa Samad sampai meninggalkan diskusi di Jogja untuk berusaha jadi cawapres Jokowi. Dan Johan Budi ikut kampanye menerima bass abal2 Metallica seolah-olah Jokowi mengembalikan gratifikasi

— Cipta Panca Laksana (@panca66) July 28, 2018

Sumber : PORTAL ISLAM

Presiden PKS: Umat Islam Akan Cetak Sejarah di Pemilu 2019

Presiden PKS: Umat Islam Akan Cetak Sejarah di Pemilu 2019


Presiden PKS Mohamad Shohibul Iman (PKStv)



10Berita  Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman optimistis umat Islam bisa mencetak sejarah pada Pemilu 2019 setelah yang dilakukan pada Pilkada DKI 2017. Hal itu disampaikannya pada pembukaan Ijtima Ulama yang digelar GNPF Ulama di Hoten Peninsula, Jakarta, Jumat (27/7/2018) malam.

"Kita harus optimistis pada Pemilu 2019 insyaAllah, biiznillah kita akan bisa mencetak sejarah kedua setelah sejarah Pilkada DKI," kata Sohibul Iman.

Doktor alumni Jepang itu menjelaskan, saat ini umat Islam Indonesia memiliki karunia dari Allah berupa dua modal untuk bisa memenangkan konstestasi Pilpres 2019.

Pertama, kesadaran politik umat. Menurutnya, umat Islam saat ini bukan hanya tersadarkan secara ritual keagamaan tetapi juga sadar secara sosial dan politik.



"Hari ini kita menyaksikan bahwa umat sedang mengalami kesadaran politik, saya yakin di Pemilu 2019 yang diawali dengan Pilkada DKI insyaAllah 2019 partai Islam akan berubah dari partai papan tengah menjadi papan atas," tandasnya.

Kedua, sinergi umat. Pada Pilkada DKI Jakarta lalu, umat kekurangan logistik jika dibandingkan kubu lain ternyata justru mendapatkan kemenangan. Hal ini menunjukkan jika logistik bukanlah segala-galanya. 

"Kuncinya sinergi antara umat. Umat dengan ulama sinergi insyaAllah kita akan memenangkan pertarungan," lanjutnya.

Shohibul Iman juga memaparkan bahwa Islam adalah perekat NKRI. 

“Islam sebagai perekat NKRI bukan hanya cita-cita tapi sudah menjadi fakta.”

Ia juga menegaskan bahwa sekalipun umat Islam mayoritas, tetapi umat Islam tidak pernah menegasikan peran-peran di luar umat Islam. Justru umat Islam dan nasionalis bersatu bahu membahu memperjuangkan kemerdekaan. [Ibnu K/]

Sumber : Tarbiyah

Kekalahan PDIP, Antara Politik Dinasti dan Skandal Korupsi

Kekalahan PDIP, Antara Politik Dinasti dan Skandal Korupsi

10Berita, Hasil hitung cepat atas pilkada serentak, 27 Juni 2018, memperlihatkan 11 dari 17 calon gubernur dan wakil gubernur yang diusung PDI Perjuangan kalah. Beberapa calon yang diusung PDIP baru diumumkan beberapa saat sebelum batas akhir pendaftaran (injury time), selain faktor ketokohan dan salah penempatan wilayah, yang ikut andil.

Selain itu, dari amatan detik.com kemungkinan para jago PDIP kalah di pilkada kali ini karena sentimen politik dinasti. Juga skandal korupsi yang menerpa sang kadidat. Sebagai contohKarolin Margret Natasa di Kalimantan Barat. Saat mengumumkan namanya, Megawati menyebut sederet prestasi putri Gubernur Barat saat ini, Cornelis. Dia cantik, berpendidikan dokter, dan terpilih sebagai Bupati Landak pada Maret 2017 dengah perolehan suara 96,62 persen.

Lima dari 11 jago PDIP yang kalah di Pilkada Foto: Mindra Purnomo

Dari catatan detik.com, saat duduk sebagai anggota DPR di Senayan pada 2014, perolehan suaranya pun lumayan gemilang,397.481. Jumlah ini lebih banyak dengan perolehan suara Puan Maharani (369.927)atau Edhi Baskoro Yudhoyono (Ibas) dari Demokrat di Dapil Jawa Timur, 243.747 suara.

Tapi sepekan menjelang hari pencoblosan, LSI Denny JA merilis hasil mengejutkan. Posisi Karolin sebagai putra Cornelis yang telah dua periode memimpin Kalbar justru menjadi titik lemah. Adaresistensi publik terhadap politik dinasti.

“Sebesar 51.0 % publik Kalimantan Barat menyatakan bahwa majunya Karolin Margaret Natasa sebagai gubernur dinilai kurang pantas/tidak pantas sama sekali, karena dianggap sebagai upaya petahana (Cornelis) melanggengkan kekuasaanya melalui keluarga,” papar Adjie Alfaraby, peneliti LSI Denny JA.

Pasangan dinasti politik juga terjadi di Sumatera Selatan, dan kalah.Giri Ramanda Kiemas, keponakan Megawati, yang dipasangkan dengan Dodi Reza Alex, anak Gubernur Sumatera SelatanAlex Noerdin. Giri sebagai calon wakil gubernur dan Dodi sebagi calon gubernur. Keduanya tergolong anak muda dan merintis karir politik dari bawah. Dodi malah sempat mengenyam pendidikan tinggi di luar negeri, Belgia.

Toh begitu, justru soal prestasi dan politik dinasti itulah yang antara lain dimainkan oleh Herman Daru. Saat kampanye dialogis di Palembang, 15 Februari, dia mengaku pernah dilabrak Alex Noerdin. Dia dituding suka mengolok Doli yangbanyak menerima penghargaan meski baru delapan bulan menjabat Bupati Musi Banyuasin.

Tak jelas benar apakah kampanye anti politik dinasti itu berhasil. Nyatanya, hasil hitung cepat LSI Denny JA memperlihatkan, pasangan ini cuma meraup32,10 persen suara sedangkan Herman Deru – Mawardi Yahya mendapat 35,54 persen suara.

Khusus di NTT, kekalahanMarianus Sae – Emiliana Nomleni memangbisa dimaklumi. Sejak pertengahan Februari lalu KPK menentapkan dia sebagai tersangka kasus suap. Di NTT, duetViktor Bungtilu Laiskodat dan Josef Nae yang diusung oleh Partai Nasdem, Golkar, Hanura, PPP menurut hasil survei Saiful Mujani Research dan Consulting (SMRC), unggul 35,62 persen, sedangkan Marianus – Emiliana yang didukung koalisi PDIP dan PKB, 27,19 persen.

(jat/jat)

Sumber :UC News 

Biar Enggak Gaptek, Ini Bedanya 'Pelican Crossing' Dengan 'Zebra Cross'

Biar Enggak Gaptek, Ini Bedanya 'Pelican Crossing' Dengan 'Zebra Cross'

Pelican Crossing

10BeritaRupanya, pelican crossing yang akan dibangun di dekat Bundaran HotelIndonesia tidak berbeda jauh dengan penyeberangan orang berjenis zebra cross.

Pengamat transportasi Djoko Setijowarno mengatakan, pelican crossing adalah zebra cross yang di-upgrade dan dilengkapi fitur-fitur pendukung lain.

"Kalau zebra cross biasa saja, kan, hanya garis-garis saja enggak ada kelengkapan. Kalau pelican crossing dikasih lampu, ada tombolnya juga untuk kasih suara saat menyeberang," kata Djoko kepada Kompas.com, Kamis (26/7/2018).

Djoko menuturkan, fitur berupa lampu dan bunyi-bunyian itu digunakan supaya penyeberang jalan berhati-hati.

Selain itu, pengguna kendaraan juga dapat mengetahui bahwa ada yang menyeberang.

Ia menambahkan, pelican crossing sebenarnya bukanlah hal baru.

Salah satu pelican crossing yang ada di kawasan Jabodetabek berada di dekat Istana Bogor.

"Ya setiap penyeberangan orang yang sudah dilengkapi lampu dan bunyi-bunyian itu sudah bisa dibilang pelican crossing," ujarnya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan memasang pelican crossing di dekat Bundaran HI, Jakarta Pusat, untuk memggantikan jembatan penyeberangan orang (JPO) yang akan dirobohkan.

Adapun jembatan tersebut akan dirobohkan karena dinilai mengganggu pandangan orang ke Patung Selamat Datang.

Sumber :UC News 

Pertemuan Jokowi dan Ketum Parpol di Istana Bogor Bikin Rakyat Mules, Ini Sebabnya

Pertemuan Jokowi dan Ketum Parpol di Istana Bogor Bikin Rakyat Mules, Ini Sebabnya

10Berita -Polemik pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan sejumlah ketua umum partai politik di Istana Bogor menjadi pro dan kontrak di publik.

Pasalnya, banyak kalangan yang beranggapan pertemuan Jokowi dengan sejumlah Ketum Parpol tersebut tidak layak.

Presidium Persatuan Pergerakan Andrianto sangat menyangkan tindakan Presiden Jokowi yang membahas soal koalisi dan masa depan cawapresnya di Istana negara.

“Tentu kita sayangkan Istana Bogor jadi tempat kongkow partisan pilpres. Makin jelas tidak produktifnya rezim Jokowi,” beber Andrianto kepada KedaiPena.Com, Jumat (27/7/2018).

Daripada membahas soal koalisi dan cawapres tersebut, lanjut Andrianto, seharusnya Jokowi dapat memikirkan kondisi bangsa saat ini.

“Kalau yang muncul foto soal pembicaraan cawapres sungguh bikin mules rakyat. Kok bisa kondisi ekonomi morat-marit malah kongkow dan bahas cawapres,” beber Andrianto.(Jft/KedaiPena)

Sumber :Konfrontasi 

Prestasi Baru Jakarta, Trotoar Super Lebar Mirip Singapura, Bersih dari PKL

Prestasi Baru Jakarta, Trotoar Super Lebar Mirip Singapura, Bersih dari PKL

wartakotalive.com

10Berita, Perubahan Jakarta semakin hari semakin menunjukan progress, apalagi menjelang perhelatan akbar Asian Games 2018. Sejumlah kawasan di ibukota dipercantik, tengok saja seperti di Kawasan Kota Tua, Lapangan banteng dan yang ditunggu-tunggu dan menjadi gongnya adalah Kawasan Gelora Bung Karno (GBK).

Dilansir dari detik.com (19/7/2018) renovasi GBK telah direncankan sejak 2015 silam dan mulai dikerjakan Agustus 2016. Hasilnya, saat ini Komplek GBK tampil cantik, termasuk yang menjadi sorotan adalah trotoar di kawasan GBK yang dianggap mirip dengan trotoar di Singapura.

wartakotalive.com

Ya, trotoar di Kawasan GBK memang jadi tampil cantik dan berbeda. Menurut viva.co.id (19/7/2018) di kawasan GBK, total trotoar yang diperbaiki mencapai 4,2 kilometer dengan lebar 1,5 hingga 10 meter.

Trotaro tersebut juga dilengkapi dengan fasilitas berstandar internasional seperti papan penunjuk jalan dan informasi, marka khusus atau lajur kuning untuk disable hingga rencana memasang toilet di beberapa titik. Yang pasti, trotoar ini sangat nyaman untuk jalan kaki.

antaranews.com

Di Jakarta beberapa tahun belakangan ini memang banyak hadir trotoar lebar dan bagus. Namun sayangnya, tidak pernah bersih dari pedagang kaki lima. Contohnya saja di Kawasan Sabang, Jakarta Pusat.

Tapi, tidak untuk trotoar Senayan, sejauh ini masih bebas dari PKL lantaran diproyeksikan untuk Asian Games. Bahkan, PKL yang biasanya hadir di trotoar GBK tepat di Jalan Asia Afrika telah dipindahkan ke beberapa tempat, satu di antaranya adalah di Halaman samping Senayan City.

infonitas.com

Selain di GBK, pembangunan trotoar yang lebar dan bagus juga dilakukan di kawasan Velodrome Rawamangun dan Lapangan Equestrian Pulomas. Bersama GBK, dua tempat tersebut juga menjadi venue Asian Games 2018.(Politiklime)

Sumber : UC News

Prabowo: Mulai Malam Ini Saya Sebut Rizieq Syihab Imam Besar

Prabowo: Mulai Malam Ini Saya Sebut Rizieq Syihab Imam Besar

Prabowo Subianto menyebut dirinya sebagai sahabat Rizieq Syihab.

Prabowo Subianto di Rakornas Gerindra

10Berita, Ketum Gerindra Prabowo Subianto mengaku agak grogi ketika bicara di depan ulama dalam Ijtima Ulama yang digelar malam ini. Ia grogi karena lebih sering berhadapan dengan tentara.

"Saya agak grogi hari ini karena jarang saya bicara dengan ulama. Biasanya bicara dengan petani, purnawirawan, agak grogi juga banyak putih-putih," ujar Prabowo di Hotel Peninsula, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (27/7).

Meski grogi, Prabowo senang karena sempat mendengarkan pidato Imam Besar FPI Rizieq Syihab. Dalam acara Ijtima Ulama, Rizieq memang sempat memberi pidato melalui audio dari Makkah, Arab Saudi.

"Saya sangat merasa sejuk tadi mendengar sambutan Imam Besar Habib Rizieq. Saya merasa sejuk," tutur dia.

Menurut Prabowo, Rizieq memiliki komitmen besar bukan hanya kepada umat Islam tapi juga seluruh bangsa Indonesia, Pancasila, dan UUD 1945. Ia pun menyebut dirinya sahabat Rizieq.

"Sehingga kalau diframing bahwa Habib Rizieq Syihab adalah jajaran Islam garis keras, saya kira, saya termasuk jaminannya. Bahwa saya adalah sahabatnya Habib Rizieq Syihab," lanjut mantan Danjen Kopassus itu.

Bahkan, dalam kesempatan itu, Prabowo dengan lantang menyebut Rizieq sebagai Imam Besar.

"Dan malam ini mungkin saudara jarang dengar saya bicara tentang Habib Rizieq Syihab. Malam ini saya mulai sebut beliau imam besar," ujar Prabowo disambut takbir para hadirin.

Sumber :Kumparan