Photo: Lautan Manusia Mengiringi Prosesi Pemakaman Mazen Faqha
10Berita, Yerusalem- Ribuan penduduk Palestina turun ke jalanan mengiringi prosesi pemakaman Mazen Faqha. Petinggi Hamas yang tewas dibunuh oleh orang tak dikenal.
Mazan Faqha yang gugur secara misterius itu dikebumikan di Jalur Gaza pada Sabtu (25/03). Ia meninggal di usia 38 tahun, setelah sehari sebelumnya ditemukan tak bernyawa di selatan Kota Gaza dengan empat bekas tembakan di kepala.
Hamas menduga Israel berada di balik kematian Faqha. Namun, Pemerintah Zionis memilih bungkam dan enggan mengomentari kematian tokoh Hamas tersebut.
Faqha berasal dari daerah Tubas, utara Tepi Barat. Semasa hidupnya, Faqha sempat mendekam dipenjara Israel pada tahun 2003. Ia divonis atas upaya penyerangan ke Israel dengan hukuman seumur hidup.
Namun pada tahun 2011, Faqha dibebaskan setelah adanya pertukaran dengan prajurit Israel, Gilad Shalid yang ditahan Hamas. Meski demikian, Israel tetap memasukan Mazen Faqha ke dalam daftar orang yang dicari.
Ribuan penduduk Palestina turun ke jalanan mengiringi prosesi pemakaman Mazen Faqha
Mazen Faqha meninggal di usia 38 tahun, setelah ia ditemukan tak bernyawa di selatan Kota Gaza dengan empat bekas tembakan di kepala pada Jumat (24/03).
Tampak beberapa warga sipil menangis atas kepergian Mazen Faqhan
Mazan Faqha yang gugur secara misterius itu dikebumikan di Jalur Gaza pada Sabtu (25/03).
Hamas menduga Israel berada di balik kematian Faqha. Namun, Pemerintah Zionis memilih bungkam dan enggan mengomentari kematian tokoh Hamas tersebut
Pemuda Gaza pun memanjat pohon untuk menyaksikan iring-iringan pemakaman Mazin Faqha
Pejuang Hamas ikut mengiringi jenazah sampai ke lokasi pemakaman
Sejumlah petinggi Hamas turut hadir memberi penghormatan terakhir kepada Faqhan. Tampak di barisan depan, ketua bidang politik Hamas, Ismail Haniyeh dan Pemimpin Hamas Yahya Al-Sinwar
Reporter: Syafi’i Iskandar
Sumber: Al Jazeera, Kiblat