OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Senin, 18 Desember 2023

'Gravitasi Jantung Jokowi Jebol'

'Gravitasi Jantung Jokowi Jebol'





10Berita , Oleh: Sutoyo Abadi

Koordinator Kajian Merah Putih 

PRESIDEN terlalu percaya diri merasa masih memiliki kekuatan yang diandalkan. Tidak menyadari ada pusat Gravitasi yang menyatukan semua strukturnya tiba tiba bisa rontok seketika.

Pusat itu bisa kekuatan,  kekayaan, popularitasnya dan apa yang paling disayangi ambruk seketika. 

Ketika kekuatan sudah menyingkir, terbongkar kekayaannya ternyata hasil korupsi, popularitas hanya saat berkuasa dan anak yang paling disayangi dijadikan tumbal nafsu kekuasaan.

Hampir semua titik gravitasi Jokowi itu mulai terkena serangan maut yang pasti tidak pernah dibayangkan sebelumnya. 

Juga mulai muncul  serangan rakyat yang cukup berani soal tipuah, kebohongannya yang selama ini dirasa bisa berjalan mulus mulai diretas di media sosial.

Akan tiba waktuku alat pelindung dan pengaman dirinya yang selama ini bisa dikendalikan baik polisi atau TNI , akan menyingkir ketika tiba saatnya Jokowi yang sudah lemah dan melemah kekuasaannya tidak lagi layak untuk di lindungi.

Jokowi sepertinya kurang bahkan mungkin tidak menyadari urusan naluriah ketika rakyat mulai muak atas kepemimpinannya akan berbalik menjadi kekuatan yang akan menyerang dirinya. Dan ini sangat berbahaya terjadi di ahir masa jabatannya.

Kasus Gibran akan sangat fatal sebagai pusat gravitasi yang sangat mudah diserang sebagai kelemahan yang akan meluluh lantakkan kekuatan Jokowi dan sangat mudah semuanya akan ambruk berantakan.

Memukul langsung pusat gravitasi Jokowi sebagai penopangnya cara terbaik untuk mengakhiri semua carut marut kepemimpinan Jokowi yang ugal ugalan.

Penopang kekuatan Jokowi juga berada pada kekuasaannya yang hanya mengandalkan amunisi dari Oligargi dan sebagai pelayan RRC, semua akan menjadi sejarah hitam hidupnya.

Pusat gravitasi biasa bersifat abstrak dan sangat sulit diramalkan tetapi berbeda dengan pusat gravitasinya justru di pertontonkan dengan fulgar dan terbuka sebagai sasaran perlawanan rakyat.

Jokowi saat berdiri di balik sebuah dinding yang terbuka dan akan membenturkan kepalanya kedinding tersebut  atau terkepung oleh perlawanan rakyat sehingga dinding pelindungnya akan roboh.

Karena salah sendiri tidak hati hati selama memegang dan memiliki kekuasaan justru di ahir masa jabatannya membuka gravitasinya untuk di serang dan dihancurkan oleh rakyatnya atau bahkan akan ambruk dengan sendirinya 

Semua pondasi dinding kekuatan dan grativasinya mulai goyah dan rontok. Setiap penguasa mempunyai pusat gravitasi yang paling terdesentralisasi harus dijaga komunikasi jaringan yang rentan dari serangan. Tidak ada pembalikan terhadap prinsip ini semua akan berakhir dari dirinya sendiri.

Termasuk terlalu memaksakan diri Gibran sebagai titik serangan jantung yang sangat mematikan, semua aib Jokowi akan jebol dari gravitasinya. ***

Sumber: konten islam

Related Posts:

  • 04  Kapolri Jelaskan Pentingnya Kata 'Pakai' Dalam Kasus Penistaan Al-Quran, Tanda-tanda Ahok Bakal Bebas? 10Berita-JAKARTA - Tanda-tanda Ahok akan bebas dari jerat hukum kasus penistaan Al-Quran yang dikhawa… Read More
  • 05  Pakar Hukum Pidana: Ahok Memang Melakukan Penodaan Agama Islam 10Berita JAKARTA -- Guru Besar Hukum Pdana FH UII Yogyakarta Prof DR Mudzakkir SH mengatakan alat bukti dan konten pada rekaman sudah cukup unt… Read More
  • 08  KAPOLDA METRO JAYA PROVOKASI MASSA AKSI DAMAI BELA ISLAM? Ini Videonya.... 10Berita JAKARTA - Aksi Bela Islam 4 November 2016 menjadi aksi terbesar dan menggetarkan dengan sekitar dua juta massa Umat Islam … Read More
  • 06  Wapres Mengundurkan Diri Lebih Terhormat daripada… 10Berita-Sesuai janji Wakil Presiden Jusuf Kalla, Polri diberi waktu dua pekan untuk menuntaskan kasus dugaan penistaan agama oleh Gubern… Read More
  • 07  Testimoni Nasrani yang Ikut Aksi Damai 411, Tamparan Keras Buat Muslim Tapi Nyinyir Aksi! 10Berita- JAKARTA - Aksi Damai 2 juta massa umat Islam dari berbagai penjuru tanah air di Jakarta pada Jumat 4 Novem… Read More