OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Kamis, 25 Januari 2018

INDEF Minta Pemerintah Tak Lagi Klaim Surplus Beras

INDEF Minta Pemerintah Tak Lagi Klaim Surplus Beras

10Berita , Jakarta – Lembaga riset independen The Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) mengeluarkan rilis perekenomian tahun 2018. Terkait pangan, pemerintah diminta tak lagi mengklaim surplus beras.

Awal 2018 perekonomian Indonesia diwarnai dengan dinamika harga pangan dan energi yang berpotensi menjadi batu sandungan bagi upaya akselerasi perekonomian. Bahan pangan beras mengalami kenaikan harga yang cukup tinggi, sehingga mendesak Pemerintah untuk melakukan stabilisasi dengan mengambil kebijakan impor.

INDEF menilai pengelolaan pangan dan energi belum menyelesaikan pokok persoalan. “Pangan dan energi merupakan penentu utama stabilitas perekonomian Indonesia. Sementara pengelolaan pemenuhan dan stabilitas harga pangan dan energi masih dilakukan secara ad hoc belum menyelesaikan pokok persoalan,” ungkap lembaga itu melalui rilis tertulis, Kamis (25/01/2018).

INDEF menyebut tingkat kecanduan impor Indonesia terhadap komoditas pokok tersebut kian mengkhawatirkan. Akibatnya, perekonomian sangat rentan dengan dinamika perekonomian global. Selain itu produktivitas nasional tidak pernah maksimal karena potensi ekonomi domestik tidak dikelola dengan baik.

Terkait pangan, jika harga kebutuhan itu terus mengalami gejolak, maka upaya pemulihan daya beli masyarakat akan terhambat. Artinya target pertumbuhan ekonomi 5,4 persen akan sulit dicapai.

Lembaga itu pun meminta pemerintah tak terus melakukan klaim surplus beras. “Tidak lagi mengklaim surplus beras sebelum melakukan pendataan produksi beras secara faktual dan sistematis,” kata pihak INDEF.

Setelah kebijakan impor diambil INDEF pun meminta pemerintah menyalurkan beras secara bertahap, sehingga tak merugikan petani. “Menggelontorkan beras secara bertahap dengan tujuan stabilkan harga, lalu dihentikan ketika masa panen tiba sehingga tidak kurangi pendapatan petani Indonesia,” tandas lembaga itu.

Reporter: Imam S.
Editor: Wildan Mustofa

Sumber :Kiblat.

Terungkap, Berita Tak Terkonfirmasi Dijadikan Bukti Kasus Alfian Tanjung

Terungkap, Berita Tak Terkonfirmasi Dijadikan Bukti Kasus Alfian Tanjung

10Berita , Jakarta – Kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Tanda Perdamean Nasution melaporkan Alfian Tanjung berdasarkan berita di sebuah portal online, yang dibuat tanpa ada konfirmasi.

Sidang lanjutan kasus dugaan ujaran kebencian dan pencemaran nama baik terhadap PDIP dengan terdakwa Alfian Tanjung, Rabu (24/01/2018) mengagendakan pemeriksaan saksi. Tanda Perdamean dihadirkan ke persidangan selaku saksi pelapor.

Dalam persidangan Tanda mengaku mendapatkan instruksi dari Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto untuk melaporkan Alfian Tanjung, yang dianggap telah menyebarkan ujaran kebencian terhadap partainya. Dasarnya adalah kicauan berbunyi “PDIP yang 85 persen isinya kader PKI mengusung cagub Anti Islam” dari akun @alfiantmf, yang dikutip dalam berita sebuah portal bernama Sebarr.com. Berita itu kemudian jadi bukti pelaporan Alfian oleh Tanda Perdamean.

Ketua Majelis Hakim perkara Alfian Tanjung, Mahfudin menanyakan proses pelaporan yang dilakukan Tanda. “Selang berapa hari saudara saksi melaporkan terdakwa ke Polisi setelah diberi kuasa oleh Hasto,” tanya Mahfudin di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (24/01/2018).

“Jaraknya hanya satu hari ketika diberi kuasa oleh Sekjend,” jawab Tanda.

Tanda menjelaskan dirinya mendapatkan kuasa oleh Sekjen Hasto pada tanggal 31 Januari 2017, dan diberi dokumen pendukung berupa bukti-bukti kasus itu. Selanjutnya dia melaporkan Alfian Tanjung ke kepolisian pada tanggal 2 Februari 2017.

Kader PDIP itu mengaku mempelajari terlebih dahulu materi yang akan dilaporkannya tersebut, salah satunya adalah berita dari portal Sebarr.com ynag mengutip kicauan akun Twitter @alfiantmf. Berita berisi cuitan akun yang dianggap milik Alfin Tanjung tersebut telah diunggap di Sebarr.com sejak tanggal 25 Januari 2017.

Di hadapan majelis hakim, Tanda mengaku tak mengkonfirmasi terlebih dahulu isi berita itu kepada Alfian Tanjung. “Jadi belum konfirmasi ke Alfian, karena memang tadinya saya dengan beliau tidak kenal. Baru tau Alfian ketika cuitannya tentang PDIP itu viral dan banyak di youtube, barulah tau,” ungkapnya.

Tanda menjelaskan dirinya mengetahui adanya cuitan yang dianggap bersumber dari Alfian hanya pada berita yang dimuat portal Sebarr.com. Dia pun mengaku tidak menemukan berita lain yang memuat cuitan tersebut. Selian itu Tanda juga tidak mengkroscek langsung ke akun @alfiantmf di Twitter, karena dia mengaku tak memiliki akun di media sosial itu.

Dalam kesempatan itu redaktur berita Sebarr.com, Muhammad Aditia Pahlevi juga turut dihadapkan ke persidangan. Hakim menanyakan kepada Aditia perihal konfirmasi kicauan di Twitter sebelum dijadikan berita. “Saudara membuat berita ini untuk apa, dan sudah kah saudara kroscek terlebih dahulu,” tanya hakim Mahfudin.

Aditia pun menjawab, “Karena cuitan ini sudah viral, dan masih hangat, saya buat beritanya. Murni hanya menyajikan fakta yang ada.”

Hakim lantas memberikan petuah kepada Aditia yang mengunggah berita itu. “Jika tidak ada berita dari saudara, maka tidak ada persidangan ini. Karena pihak pelapor mengetahui cuitan saudara terdakwa dari berita terdakwa. Artinya, jika cuitan Alfian tanjung saja, tidak ada berita, maka ini tidak semakin viral. Namun karena ada berita saudara, maka menjadi tambah banyak yang membaca. Ini sebenarnya harus dikaji terlebih dahulu jika ingin menaikkan berita, apakah berdampak baik atau buruk,” tutur Mahfudin.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Imam S.

Sumber: Kiblat.

4 Tahun Berkuasa, Rakyat Tagih Janji Pemerintah Stop Impor

4 Tahun Berkuasa, Rakyat Tagih Janji Pemerintah Stop Impor

10Berita  – Publik menagih janji Presiden Joko Widodo saat kampanye yang akan meningkatkan ketahanan pangan di Indonesia melalui program swasembada pangan.

Faktanya setelah lebih tiga tahun berkuasa, swasembada pangan yang dijanjikan tak kunjung terealisasi, justru impor makin merajalela.

Menyetop impor beras merupakan salah satu janji pemerintahan Jokowi dan Jusuf Kalla saat kampanye Pilpres 2014. Targetnya, Indonesia sudah tidak lagi mendatangkan beras dari luar negeri pada tahun ketiga pemerintahan Jokowi – JK.

“Kalau ke depan Jokowi-JK yang jadi, kita harus berani setop impor pangan, setop impor beras, setop impor daging, bawang, kedelai, sayur buah, ikan, karena semua itu kita punya,” kata Jokowi saat kampanye Pilpres di Cianjur, Jawa Barat, Rabu, 2 Juli 2014.

Tahun kedua berkuasa (2015), janji swasembada pangan kembali digaungkan.

“Saya sampaikan berkali-kali bahwa dalam 3 tahun saya targetkan kepada Menteri Pertanian untuk bisa swasembada, tiga tahun tidak boleh lebih. Mungkin dimulai dengan beras, kemudian nanti jagung, kemudian gula, kemudian tahun berikut kedelai, terus daging, semuanya…Saya meyakini dalam tiga tahun kita akan kelimpahan yang namanya beras. Tidak ada impor lagi untuk beras setelah 3 tahun,” kata Jokowi saat Pembukaan Munas HIPMI XV Tahun 2015, di Bandung, 12 Januari 2015 seperti dikutip dari laman Setneg.

Kata-kata boleh manis tapi kenyataanya pahit. Tahun 2018 ini, Jokowi-JK sudah memasuki tahun keempat kekuasaannya. Faktanya impor pangan makin merajalela. Bukan hanya beras, daging sapi/kerbau, gula, bahkan garam juga mesti didatangkan dari luar negeri. Padahal negeri ini memiliki tanah subur, lautan yang menghasilkan garam juga sangat luas. Kenapa masih impor?

Dan polemik terbaru adalah keputusan pemerintah mengimpor 500 ribu ton beras. Alasannya, untuk menekan harga beras yang masih tinggi diduga karena stok beras di beberapa daerah belum mencukupi kebutuhan masyarakat.

Alasan itu ramai-ramai dibantai oleh kepala daerah yang menolak impor sekaligus menginformasikan bahwa daerahnya masih surplus beras. Para kepala daerah menilai bahwa keputusan yang dibuatnya akan merugikan petani. Apalagi, Indonesia akan memasuki masa panen di bulan Februari-Maret. Selain itu, penolakan tersebut juga bertujuan untuk melindungi petani daerah agar tidak merugi.

Harga pangan yang sering bergejolak mengindikasikan adanya masalah besar dalam ketahanan pangan nasional.
Bagaimana mungkin pemerintah bisa mewujudkan janjinya untuk menyejahterakan rakyat dan meningkatkan harga diri bangsa di mata dunia melalui berbagai prestasi kelas dunia, jika soal pangan yang nota bene urusan perut saja tak mampu mengatasinya.

Dalam teori Hierarki Kebutuhan Abraham Maslow, pangan hanyalah kebutuhan dasar (basic need) manusia. Jika kebutuhan paling dasar saja tak terpenuhi, tentu sulit untuk menaikkan level ke kebutuhan berikutnya.

Buntutnya, rakyat pun bertanya,”Apa saja sih kerja pemerintah. Apa kerja Presiden yang terus blusukan ke berbagai pelosok daerah. Benar-benar kerja atau hanya pencitraan saja?” Silakan menilainya. (maida)

Sumber : Eramuslim 

PBNU Ingin Perkuat Hubungan dengan Palestina

PBNU Ingin Perkuat Hubungan dengan Palestina


10Berita ,  JAKARTA -- Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ( LD PBNU) dan Islamic University of Gaza atau Universitas Islam Gaza (IUG) menggelar halaqah di Gedung PBNU pada Rabu (24/1) sore. PBNU ingin memperkuat hubungan Indonesia, Nahdliyin dan Palestina melalui acara halaqah ini.
Sekretaris Jendral Lembaga Dakwah PBNU, KH Muhammad Bukhori Muslim mengatakan, ketika Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim Yerusalem sebagai Ibukota Israel, PBNU menolak keras klaim tersebut. Hal ini bukan hanya persoalan agama, tetapi persoalan kemanusiaan. PBNU menilai Trump telah melanggar hak asasi manusia (HAM).
"Kita berencana mengadakan halaqah, PBNU berkunjung ke Kedutaan Palestina, intinya kita mendukung perjuangan Palestina agar Baitul Maqdis kembali kepada Palestina," kata KH Bukhori kepada Republika di Gedung PBNU, Rabu (24/1).
Ia menyampaikan, sekarang Chairman of the Board of Trustees atau Ketua Senat IUG, Prof Nasreddin El Mezaini diundang ke PBNU. Salah satu tujuannya untuk memperkuat hubungan Indonesia, warga Nahdlatul Ulama (Nahdliyin) dan Palestina. Sehingga rakyat Indonesia bisa semakin intens berhubungan dan membantu Palestina.
Ia menerangkan, saat ini PBNU belum punya kerja sama dengan IUG, tapi PBNU punya rencana kerja sama kedepannya. Menurutnya, ada beberapa persoalan yang menjadi kendala salah satunya kondisi Gaza yang sudah dikepung Israel.
"Tidak ada orang yang bisa masuk Gaza kecuali atas izin Israel, ini yang menjadi berat (kendala)," ujarnya.
Berdasarkan cerita Prof Nasreddin, masuk atau keluar ke Gaza sangat susah. Padahal PBNU akan sangat senang sekali jika bisa kerjasama dalam bidang pendidikan dengan IUG. KH Bukhori berharap bisa melakukan pertukaran pelajar dengan IUG.  Maka, untuk saat ini PBNU mendorong ustaz, dai dan kiai untuk menyisipkan cerita tentang Palestina dalam setiap ceramah.
"Agar rakyat kita terus mendoakan, minimal itu, sekali lagi ini (Palestina) bagian dari tanggungjawab umat Islam, tidak hanya tanggung jawab orang Palestina," ujarnya.
Sumber :Republika.co.id 

Geliat Islam di Djibouti

Geliat Islam di Djibouti

Sekitar 98 persen penduduk Djibouti beragama Islam.

10Berita , JAKARTA — Islam di Djibouti memiliki sejarah panjang. Saat ini, 98 persen dari 490 ribu penduduk negeri itu adalah Muslim Sunni yang banyak merujuk kepada Imam Syafi'i.Sebagian lainnya aktif dalam tarekat sufi melalui berbagai madrasah.

Islam diperkenalkan di negara tanduk Afrika ini tak lama setelah Rasulullah hijrah. Zeila merupakan pusat Muslim saat itu yang dekat dengan Masjid dua mihrab di al-Qiblatayn yang berdiri sejak abad ketujuh. Masjid ini juga yang tertua di Djibouti.

Pada akhir abad kesembilan, Al Yaqubi menulis mengenai umat Islam yang tinggal di pesisir utara Somalia. Saat itu, Zeila merupakan ibu kota kerajaan Adal. Kerajaan ini berdiri sejak abad kesembilan. Menurut IM Lewis kerajaan tersebut diperintah oleh dinasti lokal yang juga memerintah Kesultanan Mogadishu di wilayah Benadir.Sejarah kerajaan Adal juga tidak terlepas dari kemenangan melawan Abyssinia.

Djibouti merupakan negara mayoritas Muslim. Sedangkan, penduduk non-Muslim merupakan warga asing di Djibouti. Sebanyak 60 persen penduduknya adalah etnis Somalia dan 35 persen adalah Afar. Setelah merdeka dari Prancis (1977), republik ini membangun sistem hukum berdasarkan kompilasi hukum Prancis, praktik adat, dan hukum Islam.

Pemerintah Djibouti memiliki kebijakan bahwa Islam merupakan satu-satunya agama yang diakui. Meski demikian, pemerintah memiliki aturan persamaan hak warga negara untuk memeluk berbagai agama yang diyakini.

Meski Islam di sana mayoritas, kebijakan negara itu melarang partai politik berbasis agama. Menurut Laporan Kebebasan Beragama Internasional 2014, Muslim Djibouti memiliki hak untuk berpindah agama atau menikahi pasangan mereka yang berbeda agama. Konstitusi di sana mengatur seorang pria non-Muslim dapat menikahi Muslimah hanya ketika mempelai pria telah memeluk Islam.

Pernikahan non-Islam tidak diakui secara sah oleh pemerintah karena Djibouti hanya mengakui perkawinan yang dilakukan sesuai dengan aturan Kementerian Urusan Islam atau Kementerian Dalam Negeri.

Sumber :Republika.co.id 

Rugikan Citra Jokowi, Buzzer Sengaja Bully Program Anies-Sandi Yang Pro Rakyat Kecil

Rugikan Citra Jokowi, Buzzer Sengaja Bully Program Anies-Sandi Yang Pro Rakyat Kecil

10Berita – Serangan buzzer Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di sosial media terhadap prestasi Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan-Sandiaga Uno mencapai klimaks pada 100 hari Anies-Sandi memimpin Jakarta.

Berbagai kalangan masyarakat biasa dari aktivis Ormas tertentu, hingga wartawan senior dan anggota DPRD sangat getol membully keberhasilan Anies-Sandi dalam memimpin Jakarta.

“Pemimpin DKI zaman old: berlomba-lomba mencapai kemajuan. Pemimpin DKI zaman now: berlomba-lomba mencapai keterbelakangan,” tulis Aktivis muda Nahdlatul Ulama (NU), Akhmad Sahal.

Wartawan senior Muchlis Ainur Rofik, bahkan menegaskan bahwa semua yang “keluar” dari rejim Anies isinya kesemrawutan. “Iya, kita perlu fair. 100 hari, belon bisa mengukur kinerja sebuah rejim. Tapi mau gimana.. semua yang keluar dari rejim Anies ini isinya kesemrawutan, centang perenang. Kita terus dibikin kaget ama drama yang gak jelas alurnya,” kata Muchlis di akun @muchlis_ar.

Tak kalah galak, Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI, Gembong Warsono, menyatakan, Pemerintahan Anies-Sandi sarat adu domba, menabrak aturan, hingga mirip Donald Trump.

“100 Hari pemerintahan Anies-Sandi belum menampakkan wajah Jakarta yang akan dibawa selama lima tahun ke depan,” kata Gembong kepada wartawan (23/01).

Gembong menyorot kebijakan Anies-Sandi soal kebijakan penataan Jalan Jatibaru yang berlaku mulai pertengahan Desember tahun lalu itu. Pedagang Kaki Lima (PKL) diizinkan untuk berdagang di jalan itu, TransJakarta Tanah Abang Explorer beroperasi. Para sopir angkot menggelar demo menolak kebijakan ini.

Menyikapi serangan buzzer Ahok ke Anies-Sandi, pengamat kebijakan publik Ardi Wirdamulia  memperingatkan pendukung Ahok maupun Joko Widodo yang terus membully Anies-Sandi.

“Wahai pendukung Jokowi sadarlah. Semakin Anda membully program-progam Anies dan Sandi yang memberikan ruang pada rakyat kecil, Anda hanya akan merugikan citra Jokowi. Rapi dan tertib itu aspirasinya orang kaya! Beware,” tegas Ardi di akun @awemany.

@awemany juga menanggapi kicauan akun @nadyanft: “Saya bicara soal narasi. Jika pendukung Jokowi menyerang kebijakan yang ngasih ruang rakyat kecil, siap saja dengan resikonya.” (It/Ram)

Sumber :Eramuslim 

Begini Respon Mahfud MD Saat Ada Netizen Sebut Akun Tifatul sebagai Akun Bani Daster

Begini Respon Mahfud MD Saat Ada Netizen Sebut Akun Tifatul sebagai Akun Bani Daster



10Berita, JAKARTA - Dimulai dari kata salam di akun mantan Presiden PKS, Tifatul Sembiring. Kemudian disambut oleh mantan Ketua MK, Mahfud MD dengan lembut balasan salam. Tak lupa Mahfud pun menitipkan aspirasinya ke Tifatul sebagai anggota DPR (saat ini).

Akan tetapi sambutan salam Tifatul itu yang disambut baik oleh Mahfud tadi membuat salah satu netizen justru merespon jawaban mantan Ketua MK tersebut dengan kata-kata yang setidaknya ikut membuat menteri Susi Pudjiastuti merespon. Berikut perjalanan twitnya:

Tifatul Sembiring: “Assalamu'alaikum wrwb., Janganlah menganggap remeh perbuatan haram, meski sekecil apapun. Karena dalam satu kedipan mata, Allah swt. dapat menjungkir balikkan kejayaan seseorang.”

Mahfud MD: “Waalaikum salaam, Ustadz Tifatul. Apa kabar, lama tak bertemu. Sbg rakyat saya nyampaikan aspirasi kpd Ustadz yg jg anggota DPR. Harap dikawal RUU KUHP, tampaknya arahnya di DPR sdh bagus. Ini aspirasi.”

Imam Failasuf, @elf4ilasuf: “Biasa kelakuan akun bani daster selalu gerah ketika saling follow dgn kita yg gak sepaham..”


Mahfud MD: “Sy takjub atas kecerdasan rakyat membuat istilah2 baru. Melalui medsos sy sering membaca istilah2: kaum bumi datar, kecebong, bani daster, cebonger, kaum cingkrang, bani jenggot dll. Kadang sy tak tahu dan salah menggunakan istilah2 tsb dlm konteks isu. Tuips, tolong jelaskan 1/1.”

Susi Pudjiastuti: “Betul sekali Prof. Banyak yg sy harus belajar. Mestinya ada medsos dictionary. Supaya kalau bingung tidak perlu cari2. Tantangan untk netizen, ayo bikin kamus kecil bahasa kalian. Biar kita bisa update to understand you!!!” (Robi/)

Sumber :voa-islam.com

Kritik Anies-Sandi, PDIP Langsung Dikritik Netizen Gara-Gara Dua Hal Ini

Kritik Anies-Sandi, PDIP Langsung Dikritik Netizen Gara-Gara Dua Hal Ini


10Berita, Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta mengkritik sejumlah program Gubernur DKI Anies Baswedan, Rabu (24/1/2018). Mulai dari pernyataan pribumi, membuka kawasan Monas untuk kegiatan umum, pagar Monas yang dicopot, Larangan Motor di Jalan Protokol, Penataan Pasar Tanah Abang, Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP), Rumah DP Nol Rupiah, OK O Trip, Operasional Becak, hingga Reklamasi dan Oke Oce.

Namun, PDIP juga langsung menuai kritik setelah foto konferensi pers tersebut tersebar. Rupanya ada dua hal yang disoroti netizen. 

Pasalnya, penulisan nama Gubernur di backdrop ternyata salah. Tertulis Kinerja Anis-Sandi padahal nama Gubernur DKI Jakarta adalah Anies Baswedan, bukan Anis. Seharusnya, ditulis Kinerja Anies-Sandi.

“Kok salah tulis nama?” kata Suara Jakarta.

“Ingat Anis Matta kali,” kata netizen lainnya.

Kedua, PDIP dikritik netizen karena dianggap jago mengkritik.

“Kalau kritik ya memang jago nya. giliran berkuasa ngk bisa berbuat untk rakyat juga” kata Raye Rimbun Distro.

Seperti diketahui, di era SBY, PDIP sering demonstrasi saat pemerintah menaikkan harga BBM. Namun saat berkuasa, PDIP dinilai lebih sering menaikkan harga BBM. Terbaru, harga BBM pertalite dan dexlite naik per 20 Januari kemarin. [Ibnu K/]

Sumber : Tarbiyah.net

Inilah Ayat Al-Qur’an yang Membuat Setan Lari Terbirit-birit Dari Rumahmu

Inilah Ayat Al-Qur’an yang Membuat Setan Lari Terbirit-birit Dari Rumahmu


10Berita, Kenyamanan adalah nomor utama, dalam hal apapun. Terutama dalam urusan menempati rumah kediaman sendiri. Kita semua gelisah dan tidak suka, jika rumah kita menjadi tempat singgahan setan. Karena Allah ta’ala telah menetapkan, setan sebagai musuh yang sebenarnya bagi manusia.

Sudah pasti tak ada keinginan yang lebih besar dalam benak mereka, kecuali menimpakan bahaya dan malapetaka kepada manusia, baik berkaitan agama ataupun dunia mereka.

Membaca surat Al-Baqarah, adalah salah satu senjata jitu untuk mengusir setan dari rumah anda. Berikut ini penjelasannya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengabarkan,

لَا تَجْعَلُوا بُيُوتَكُمْ مَقَابِرَ إِنَّ الشَّيْطَانَ يَنْفِرُ مِنْ الْبَيْتِ الَّذِي تُقْرَأُ فِيهِ سُورَةُ الْبَقَرَةِ

“Jangan jadikan rumah-rumah kalian sebagai kuburan. Sesungguhnya setan itu akan lari dari rumah yang dibacakan surat Al-Baqarah di dalamnya.” (HR. Muslim no. 780, dari Abu Hurairah –radhiyallahu’anhu-)

Dalam hadis lain Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menjelaskan,

إِنَّ لِكُلِّ شَيْءٍ سَنَامًا وَسَنَامُ الْقُرْآنِ سُورَةُ الْبَقَرَةِ، وَإِنَّ الشَّيْطَانَ إِذَا سَمِعَ سُورَةَ الْبَقَرَةِ تُقْرَأُ خَرَجَ مِنَ الْبَيْتِ الَّذِي يُقْرَأُ فِيهِ سُورَةُ الْبَقَرَةِ

“Sesungguhnya segala sesuatu punya puncak, dan puncak Al-Qur’an adalah surah Al-Baqarah, dan sesungguhnya setan jika mendengar surah Al-Baqarah dibaca maka ia akan keluar dari rumah yang dibaca di dalamnya surah Al Baqarah.” (HR. Hakim, dinilai Hasan oleh Syaikh Albani).

Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullah menjelaskan sebab mengapa membaca surat Al-Baqarah dapat mengusir setan dari rumah,

“ Setan akan lari dari rumah yang di dalamnya dibacakan surat Al-Baqarah. Maksudnya adalah, jika anda membaca surat Al-Baqarah, maka setan akan lari keluar dari rumah anda dan tidak akan mendekat. Sebabnya, karena dalam surat Al-Baqarah terdapat ayat kursi, nama-nama Allah serta terkandung ayat-ayat yang dapat mengusir setan dan membekas pada diri mereka.” (Syarah Riyadhusshalihin 4/684).

Bagaimana teknis membacanya? Tidak diharuskan dibaca dengan suara lantang. Membacanya dengan lirih, itu sudah mencukupi. Demikian juga tidak disyaratkan supaya berkhasiat mengusir setan, harus dibaca selesai pada hari itu juga. Boleh dicicil setiap harinya.

Dan boleh dikhatamkan dengan cara dibagi beberapa orang. Masing-masing membaca jatahnya. Akan tetapi yang lebih utama, masing-masing membaca surat Al-Baqarah secara sempurna.

Cukupkah dengan Rekaman Mp3? Kita simak penjelasan Syaikh Ibnu ‘Utsaimin berikut ini,

لا، لا، صوت الشريط ليس بشيء، لا يفيد؛ لأنه لا يقال ” قرأ القرآن “، يقال: ” استمع إلى صوت قارئ سابق “، ولهذا لو سجلنا أذان مؤذن فإذا جاء الوقت جعلناه في ” الميكرفون ” وتركناه يؤذن هل يجزئ؟ لا يجزئ، ولو سجلنا خطبة مثيرة، فلما جاء يوم الجمعة وضعنا هذا المسجل وفيه الشريط أمام ” الميكرفون ” فقال المسجل ” السلام عليكم ورحمة الله وبركاته ” ثم أذن المؤذن، ثم قام فخطب، هل تجزئ؟ لا تجزئ، لماذا؟ لأن هذا تسجيل صوت ماض، كما لو أنك كتبته في ورقة أو وضعت مصحفا في البيت، هل يجزئ عن القراءة؟ لا يجزئ

Suara murotal pada kaset tidak cukup, tidak dapat berfungsi mengusir setan. Karena rekaman kaset tidak bisa dikatakan “membaca Alquran”. Lebih tepat bila dikatakan,”Dengarkanlah suara Qori’ (pembaca Alquran) sebelumnya.”

Oleh karena itu seandainya kita merekam azan, kemudian saat tiba waktu sholat kita perdengarkan di mikrofon, tanpa kita mengumandang azan, apakah ini cukup? Tidak cukup.

Atau kita merekam khutbah jumat yang membangkitkan semangat, kemudian ketika tiba hari jumat, rekaman tersebut kita perdengarkan melalui mikrofon, khotib dalam rekaman itu mengucapkan “Assalamualaikum waeahmatullah wa barakatuh,”

Lalu muadzin mengumandangkan azan. Setelah azan selesai khutbah diperdengarkan kembali, apakah seperti ini sah? Tidak sah.

Mengapa? Karena rekaman adalah suara yang telah berlalu. Seperti misalnya anda menulis transkip rekaman pada secarik kertas atau meletakkan mushaf di rumah, apakah hal tersebut dapat mewakili bacaan? Tidak. (Liqa’ Bab Al-Maftuh, soal nomor 986).

Berapa Kali Membaca Al-Baqarah?
Ada hadis yang menjelaskan, bahwa surat Al-Baqarah dibaca setiap malamnya atau siangnya. Dengan melakukan hal tersebut, setan tidak akan mendekat sampai tiga malam atau tiga hari berikutnya.

Dari Sahl bin Said beliau mengatakan, “Rasulullah shallallahualaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ لِكُلِّ شَيْءٍ سَنَامًا ، وَإِنَّ سَنَامَ الْقُرْآنِ سُورَةُ الْبَقَرَةِ ، مَنْ قَرَأَهَا فِي بَيْتِهِ لَيْلًا لَمْ يَدْخُلِ الشَّيْطَانُ بَيْتَهُ ثَلَاثَ لَيَالٍ ، وَمَنْ قَرَأَهَا نَهَارًا لَمْ يَدْخُلِ الشَّيْطَانُ بَيْتَهُ ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ

“Sesungguhnya segala sesuatu punya puncak, dan puncak Al-Qur’an adalah surah Al-Baqarah. Siapa yang membacanya di rumahnya pada malam hari, setan tidak akan masuk ke rumahnya selama tiga malam. Dan siapa yang membacanya di siang hari, setan tidak akan bisa masuk rumahnya selama tiga hari.” (HR. Ibnu Hibban dan Baihaqi).

Sehingga yang benar, dalam hal ini tidak ada batasan tertentu terkait harus berapa kali membacaan surat Al-Baqarah. Sebagaimana dijelaskan dalam fatwa Lajnah Daimah (Komisi Riset Ilmiyah dan Fatwa Kerajaan Arab Saudi),

” ليس لقراءة سورة البقرة حد معين ، وإنما يدل الحديث على شرعية عمارة البيوت بالصلاة وقراءة القرآن ، كما يدل على أن الشيطان يفر من البيت الذي تقرأ فيه سورة البقرة ، وليس في ذلك تحديد ، فيدل على استحباب الإكثار من قراءتها دائما لطرد الشيطان

Tidak ada batasan tertentu terkait pembacaan surat Al-Baqarah.Yang ditunjukkan oleh hadis adalah, perintah memakmurkan rumah dengan sholat dan membaca Alquran. Sebagaimana dijelaskan bahwa setan akan lari dari rumah yang dibacakan surat Al-Baqarah. Dan tidak ada batasan jumlah tertentu dalam hal ini. Hadis tersebut menunjukkan anjuran memperbanyak membaca surat Al-Baqarah, untuk mengusir setan dari rumah. (Fatawa Al-Lajnah Ad-Daimah 3/127-128).

Diantara hikmahnya adalah, kita akan mempersering membaca surat Al-Baqarah. Tidak ada dalil yang menerangkan jaminan, bahwa setan tidak akan lagi kembali ke rumah setelah dibacakan surat Al-Baqarah.

Setan mungkin saja kembali setelah selesai pembacaan surat Al-Baqarah. Sebagaimana yang terjadi pada adzan, setan lari terbirit-birit ketika mendengar azan.

Namun setelah azan selesai, setan kembali lagi untuk menggoda orang-orang sholat. Demikian pula yang terjadi pada pembacaan surat Al-Baqarah di rumah.

Maka tidak adanya dalil yang menerangkan batasan pembacaan surat Al-Baqarah, seyogyanya menjadi motivasi untuk sering mengisi rumah kita, dengan bacaan surat Al-Baqarah.

Wallahu a’lam bish shawab.

Sumber: kabarmakkah.com

Alasan Erdogan Gelar Operasi Militer di Suriah

Alasan Erdogan Gelar Operasi Militer di Suriah

10Berita, ANKARA – Dalam operasi militernya di Suriah barat laut, Turki ingin mencari keadilan, bukan mengambil alih wilayah, kata presiden Turki, Rabu (24/1/2018).

Menghadapi pejabat lokal di kompleks kepresidenan, Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa dalam operasi di Afrin, Suriah, di sepanjang perbatasan Turki, Angkatan Bersenjata Turki yang didukung oleh pejuang Tentara Pembebasan Suriah (Free Syrian Army-FSA) mengendalikan wilayah ini.

“Perhatian kami adalah pembentukan keadilan, bukan merebut tanah,” kata Erdogan, lansir Anadolu Agency.

Turki pertama-tama akan menghancurkan para teroris dan, setelah Operation Olive Branch (Operasi Ranting Zaitun) berakhir, mengupayakan 3,5 juta pengungsi Suriah di Turki untuk kembali ke rumah mereka dengan selamat, tambahnya.

Dalam pidatonya, Erdogan mencatat bahwa 268 milisi telah dinetralkan, sementara tentara Turki dan pasukan FSA menderita delapan pasukan yang martir selama empat hari terakhir.

Militer umumnya menggunakan istilah “menetralkan” untuk menandakan bahwa target telah dibunuh.

“Turki mencoba untuk mengalahkan sebuah organisasi [teror] yang memposting foto anak-anak berusia 13 atau 15 tahun serta wanita tua yang tidak berdosa dengan senjata ditaruh di tangan mereka dan memaksa mereka yang membutuhkan roti untuk membayarnya dengan sejumlah uang.”

Erdogan menambahkan bahwa kelompok teror PYD/PKK telah membebaskan semua tahanan militer pasukan Islamic State (IS) dengan syarat mereka akan berperang melawan tentara Turki dan FSA di wilayah Afrin, Suriah.

“Organisasi teror ini [PYD, PKK, IS, YPG, kiri jauh DHKP-C] semuanya sama… Ini adalah kelompok teroris yang memiliki tujuan yang sama dalam skenario yang sama dengan peran yang berbeda.”

Presiden juga mengecam orang-orang yang, katanya, salah mengartikan operasi tersebut sebagai “melawan saudara laki-laki Kurdi kita, namun jelas bahwa operasi ini menargetkan beberapa organisasi teror”.

Erdogan mengingat tuduhan yang sama dilemparkan melawan Turki selama Operasi Perisai Euphrates.

“Turki telah menetralkan lebih dari 3.000 pasukan IS dan ratusan milisi PYD YPG dalam Operasi Perisai Euphrates, katanya, menambahkan bahwa Turki telah mengupayakan hampir ribuan warga Suriah untuk kembali ke rumah mereka dengan aman.

“Saya ingin tahu apakah mereka yang menyerang Suriah tidak memperhatikannya?”

Presiden Turki mengatakan operasi tersebut akan berlangsung sampai teroris terakhir tewas.

Turki meluncurkan operasi tersebut pada hari Sabtu lalu untuk menghapus kekuatan bersenjata PYD / PKK dan IS dari Afrin.

Staf Umum Turki mengatakan operasi tersebut bertujuan untuk membangun keamanan dan stabilitas di sepanjang perbatasan dan wilayah Turki serta melindungi penduduk Suriah dari penindasan dan kekejaman teroris.

Dikatakan operasi tersebut dilakukan di bawah kerangka hak Turki berdasarkan hukum internasional.

Pihak militer juga mengatakan bahwa hanya target teroris yang dihancurkan, dan “sangat ditekankan” untuk menghindari kerusakan bagi penduduk sipil.

Afrin telah menjadi tempat persembunyian utama bagi PYD/PKK sejak Juli 2012 ketika rezim Syiah Assad di Suriah menyerahkan kota tersebut ke kelompok teror dengan Cuma-cuma.

Sumber : Jurnal Islam