OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Sabtu, 24 Februari 2018

Ini Tanggapan Novel Baswedan Atas Keinginan Juru Parkir Yang Hendak Donorkan Matanya

Ini Tanggapan Novel Baswedan Atas Keinginan Juru Parkir Yang Hendak Donorkan Matanya


10Berita, Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, berterima kasih kepada masyarakat yang memperhatikan kondisi kesehatan matanya. Hal ini untuk menanggapi pernyataan seorang warga Kota Sukabumi bernama Kusuma Hartanto, 50 tahun, yang mengatakan rela mendonorkan matanya untuk Novel.

Namun, menurut Novel, mata kirinya yang disiram air keras tidak bisa disembuhkan dengan cara transplantasi. "Mata saya ini pengobatannya tidak bisa dengan cara donor atau transplantasi," kata Novel setelah menjalankan salat zuhur di Masjid Al Ihsan, Jalan Deposito, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Sabtu, 24 Februari 2018.

Namun ia menyampaikan apresiasi atas niatan tersebut. "Terima kasih pada pihak yang ingin melakukan hal-hal baik tersebut," ujarnya.

Kusuma mengaku prihatin atas peristiwa nahas yang menimpa Novel. Ia ingin mendonorkan matanya dengan harapan Novel bisa bekerja maksimal dalam mengemban tugasnya sebagai petugas penyelamat uang negara. "Kalau kedua matanya normal seperti biasa lagi, pasti Pak Novel bisa bekerja cepat mengungkap kasus korupsi di negeri ini," ujar pria yang bekerja sebagai juru parkir itu.

Novel menjelaskan, pengobatan matanya dilakukan dengan cara pemasangan artificial cornea. Langkah itu pun sudah dilakukan saat Novel berobat di Singapura.

Pemasangan itu untuk memaksimalkan pertumbuhan selaput mata kiri Novel. "Tinggal tunggu tuntas karena tahap operasi sudah berjalan," ujar Novel.

Kini, Novel Baswedan telah kembali ke Indonesia, tapi masih ada dua kali operasi lagi di Singapura. Sekitar 90 persen kornea mata kiri Novel terbakar setelah disiram air keras pada 11 April 2017 oleh dua orang tak dikenal.

Saat ini, Novel Baswedan mengatakan mata kirinya tidak bisa melihat sama sekali. Sedangkan mata kanannya tidak berfungsi normal karena yang dilihatnya tampak berkabut.

Sumber : tempo.co, beritaterkinionline.com

 

Tak Percaya Hukum Saat Ini, Keluarga MJ Sampaikan Perkataan Yang Bikin Merinding

Tak Percaya Hukum Saat Ini, Keluarga MJ Sampaikan Perkataan Yang Bikin Merinding


10Berita, Wiji Sutami akrab dipanggil Bu Tami, ibu dari Ummu Umar mengatakan ‘tidak akan berurusan dengan hukum’ pasca kematian Muhammad Jefri.

“Biarkan, kalau memang Muhammad Jefri meninggal karena dizalimi, biar hukum Allah di akhirat yang akan membalas,” katanya kepada Panjimas, Rabu (21/2).

Lebih lanjut, Bu Tami menuturkan bahwa dirinya merasa tidak tega jika melihat kuburan menantu tercintanya harus dibongkar lagi.

“Keluarganya juga nanti yang di Lampung kan jadi gimana,” tambahnya.

Membaca sejarah, Bu Tami seolah tak percaya dengan hukum yang ada. Kasus Siyono 2 tahun lalu hilang enggak ada kelanjutannya sampai sekarang.

“Biarin aja mereka lolos dari hukum di dunia, tapi hukum Allah enggak mungkin bisa lolos,” ungkap Bu Tami.

Hal senada disampaikan Ummu Umar ketika membahas soal kelanjutan kasus kematian suaminya.

“Saya tidak akan melaporkan mereka. Saya hanya minta mereka untuk jujur soal kasus kematian suami saya, dan meminta maaf secara terbuka di hadapan publik,” tegasnya kepada Panjimas.

Berbicara soal tuduhan teroris yang disematkan kepada suaminya dan dugaan kematian Muhammad Jefri atas penyakit jantung yang dideritanya, Ummu Umar merasa keberatan.

“Saya maunya polisi berkata jujur dan minta maaf secara terbuka soal kematian suami saya. Jangan malah berbohong bahwa suami saya dikatakan teroris, suami saya punya penyakit sehingga meninggal saat diculik Densus 88,” pungkasnya.

Sumber : panjimas.com, dakwahmedia.co

 

Harga BBM Naik Lagi DIAM-DIAM, Warganet: Mana Politisi yang Dulu Mewek?

Harga BBM Naik Lagi DIAM-DIAM, Warganet: Mana Politisi yang Dulu Mewek?


10Berita, PT Pertamina (Persero) kembali menaikkan harga Bahan Bakar Khusus (BBK) yang berlaku hari ini. Kenaikannya pun tertinggi sejak beberapa bulan terakhir, yakni mulai dari Rp300 per liter hingga Rp750 per liter.

Tercatat, harga Pertamax naik Rp300 per liter menjadi Rp8.900 per liter dari harga sebelumnya Rp8.600 per liter. Kenaikan ini terjadi pada pukul 00.00 WIB

Dalam pantauan Okezone di SPBU 34.10205 terpampang perubahan harga Pertamax Cs. Paling tinggi kenaikan harga terjadi pada Pertamina Dex mencapai Rp750 per liter menjadi Rp10.000 per liter dari harga sebelumnya Rp9.250 per liter.

"Semua BBM non subsidi naik, dari Pertamax sampai Dex. Tapi Pertalite tetap," ujar petugas SPBU 34.10205 di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu 24 Februari 2018.

Dengan kenaikan hari ini, maka harga Pertamax cs menjadi:

Jawa-Bali: Rp8.900,- dari harga semula Rp8.600,-

Riau: Rp9.000,- dari harga semula Rp8.700,-

Papua: Rp11.050,- dari harga semula Rp10.750,-

Setidaknya Pertamina sudah menaikkan beberapa kali harga Pertamax cs di awal 2018. Sebelumnya, Pertamax cs juga mengalami kenaikan diam-diam pada 13 Januari 2018, kemudian harga Pertalite juga naik pada akhir Januari 2018.

Berikut daftar lengkap harga BBM yang berlaku pada 24 Februari 2018:

Daftar Harga BBK Tmt 24 Februari 2018: [www.tribunislam.com]


Sumber : portal-islam.id

Firaun, Haman dan Alquran

Firaun, Haman dan Alquran


10Berita, PIRAMIDA merupakan sebuah bangunan yang memukau dan ditetapkan sebagai salah satu keajaiban dunia. Bangunan yang menyimpan banyak misteri ini terletak di Mesir dan didirikan di jaman Mesir Kuno.

Hingga kini pembangunan Piramida masih menjadi tanda tanya. Siapa yang mendirikannya? Terkait hal itu, Alquran menyebut soal Firaun dan Haman.

Allah SWT berfirman:

“Dan Firaun berkata, ‘Wahai Haman, buatkanlah untukku sebuah bangunan yang tinggi agar aku sampai ke pintu-pintu.” (QS Al Mu’minun: 36)

“Dan Firaun berkata, ‘Wahai para pembesar kaumku, aku tidak mengetahui ada tuhan bagimu selain aku. Maka bangunkanlah tanah liat untukku, wahai Haman (untuk embuat batu bata), kemudian buatlah bangunan yang tinggi untukku agar aku dapat naik melihat tuhannya Musa, dan aku yakin bahwa dia termasuk pendusta.” (QS Al Qaashas: 38)

Nama Haman disebut 5 kali dalam Alquran sebagai penasihat dan pendukung Firaun. Dialah yang diperintahkan Firaun untuk membangun sebuah bangunan tinggi yang diperkirakan adalah Piramida.

Nama Haman juga muncul dalam kitab perjanjian baru sebagi perdana menteri atau wazir dari raja Ahasuerus. Setelah upayanya menyingkirkan seluruh orang Yahudi di Persia mmengalami kkegagalan, ia dijatuhi hukuman gantung.

Nama Haman yang 5 kali disebutkan dalam Alquran terkait Firaun di Mesir ini sering dijadikan ‘senjata’ oleh orang-orang yang mencari kelemahan Alquran sebab dinilai tidak sejalan dengan Perjanjian Lama yang menyebutnya ada di Persia.

Namun, di Hof Museum di Wina, Austria, orang-orang pada masa sekarang bisa mengetahui hubungan Haman dengan Firaun. Profesor Mauricce Bucaille berhasil menerjemahkan sebuah hieroglief yang mengukuhkan kisah dalam alquran terkait Firaun dan Haman. Dalam bukunya berjudul Moise et L’Egypte, ia membahas penggunaan nama Haman.

Nama Haman ada dalam daftar transliterasi hieroglief Jerman sebagai pekerja bangunan. Nama ini juga ditemukan pada pahatan sebuah Monumen di Wina. Tanda kurung yang dibubuhkan pada nama Haman menunjukkan kedudukan khususnya dengan Firaun. Haman dilaporkan sebagai kepala pekerja bangunan. Hal ini sesuai dengan Firman Allah dalam QS Al Qashah: 38.

Jadi, keberatan yang diajukan atas kandungan Alquran jelas terbantahkan. Kebenaran Alquran itu mutlak. Banyak penelitian yang berhasil membuktikan kandungan Alquran khususnya dari sisi sejarah dan ilmu. []

SUMBER: MIRACLE OF THE QURAN: KEAJAIBAN AL-QURAN MENGUNGKAP PENEMUAN-PENEMUAN ILMIAH MODERN | CANER TASLAMAN | MIZAN

Pakar Hukum: Pelaporan Kebijakan Anies Itu Lawakan!

Pakar Hukum: Pelaporan Kebijakan Anies Itu Lawakan!


10Berita -Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hanya tersenyum menanggapi pelaporan terhadapnya terkait kebijakan melegalisasi pedagang kaki lima (PKL) berjualan di Jalan Jatibaru, Tanah Abang.

“Tidak ada (tanggapan),” kata Anies singkat dengan senyuman di wajahnya di Double Tree Hotel, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (23/2/2018), saat ditanya para wartawan.

Anies dilaporkan ke polisi akibat menutup Jalan Jatibaru Tanah Abang, Jakarta Pusat dalam kurun waktu pagi hingga sore hari untuk tempat PKL berjualan. Penutupan jalan itu, dianggap memiliki unsur pidana di dalamnya.

Anies dilaporkan oleh Cyber Indonesia ke Direktorat Kriminal Khusus oleh Cyber Indonesia dengan nomor: TBL/995/II/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus. Tanggal 22 Februari 2018. Pelapor menilai keputusan Anies itu mengakibatkan terganggunya fungsi jalan dan bertentangan dengan Pasal 12 UU Nomor 38 Tahun 2004.

LSM Cyber Indonesia diketuai oleh Muannas Alaidid yang merupakan pengurus Badan Advokasi dan Hukum Partai NasDem dan pendukung Ahok waktu Pilkad DKI .

Sementara, ahli hukum menyebut pelaporan Gubernur Anies atas kebijakannya sebagai lawakan.

“Banyak lawakan memang akhir-akhir ini..
Ada yang mau pidanakan Bleitregels (Kebijakan).
Ada yang mau ajukan Judical Review UU MD3 yang belum diundangkan dalam Lembar Negara yang bahkan belum punya Nomor undang-undang,” kata @dusrimulya yang merupakan lawyer, di akun twitternya, Jum’at (23/2/2018).

Lebih lanjut Dusri Mulya menerangkan.

“Sebuah Policy (kebijakan) itu ranah hukum Administrasi..koq ya dilaporin ke Polisi..beda kamar bro..”

“Jadi inget tim ane pernah tangani Kasus Pidana di Padang, Tim ane bisa buktikan itu wilayah hukum administrasi, hasilnya lepas dari segala tuntutan,” kata Dusri Mulya.

Kenapa gak laporin KEBIJAKAN IMPOR?
KEBIJAKAN CABUT SUBSIDI?
KEBIJAKAN MENAIKKAN HARGA BBM?
TARIF LISTRIK?
DLL DLL DLL

Bukankah kebijakan-kebijakan itu mengganggu rakyat? mengganggu petani?

Kalau kebijakan Anies dianggap mengganggu fungsi jalan, Kenapa kebijakan-kebijakan Presiden yang mengganggu rakyat tidak dilaporin ke polisi? (kl/pi)

Sumber :Eramuslim 

2 Carik kertas Pesan Dari Penjara Alfian Tanjung dan Jonru

2 Carik kertas Pesan Dari Penjara Alfian Tanjung dan Jonru

10Berita, Dosen Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka, yang juga tersangka dugaan ujaran kebencian, Alfian Tanjung menyampaikan testimoni tertulis dalam acara deklarasi Kaukus Pembela Imam Besar Umat Islam Indonesia Habib Rizieq Shihab. Testimoni itu dibacakan oleh Sekjen Kaukus Pembela Imam Besar Umat Islam Indonesia Habib Rizieq Shihab, Dedi Suhardadi.

Dalam testimoninya Alfian menegaskan kasus yang menimpanya merupakan pesanan dan kriminalisasi. Ia juga menuding kasus tersebut merupakan pesanan dari pihak lainnya.

“Kasus saya merupakan pesanan dan rekayasa. Ini yang tulisan beliau, saya sekedar bacakan saja. Di kedua kasus sangat jelas kriminalisasi dan politisasi. Ketiga atensi dan request sangat terasa dari awal sampai hari ini. Isolasi, intimidasi, dan tekanan mental terus menerus,” kata Dedi di Gedung Joang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (24/2).

Alfian mengingatkan akan kembalinya gerakan komunisme di Indonesia. Gerakan komunis ia prediksi muncul pada ulang tahun 100 gerakan itu.

“Dengan ini saya katakan bahwa gerakan komunisme semakin serius, baik sebagai komunis gaya baru maupun partai komunis Indonesia, yang siap eksis di hut PKI ke 100 PKI lahir 23 Mei 1920,” ungkap Dedi.

“Rapatkan barisan, bangun gerakan perlawanan dan basmi komunisme dari bumi Indonesia. Salam jihad,” tandasnya setelah selesai membacakan testimoni Alfian Tanjung.

Diketahui Alfian, terjerat dua kasus. Kasus pertama adalah ujaran kebencian dalam ceramahnya yang ada di akun Youtube. Kedua adalah kasus ujaran kebencian ketika ia menyebut Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sebagai PKI.

Selain testimoni dari Alfian Tanjung, panitia acara juga membacakan testimoni tertulis lainnya dari Jonru. Di testimoni tersebut Jonru menegaskan dirinya tidak bersalah.

“Saya dizolimi yang bisa saya lakukan hanyalah bersabar pasti ada makna positif dari kasus ini,” kata Jonru dalam testimoni tertulisnya yang dibacakan oleh panitia acara. []

Sumber :merdeka

Ada Kesan Perbedaan dari Sikap Polri ke Masyarakat yang Kritis dengan Pemerintah

Ada Kesan Perbedaan dari Sikap Polri ke Masyarakat yang Kritis dengan Pemerintah

10Berita, JAKARTA - Sesuai ketentuan perundangan, beda dengan ujaran kebencian yang bersifat publik dan tanpa aduan, maka pencemaran nama baik dan penghinaan adalah kejahatan yang sifatnya individual dan deliknya masuk ke dalam delik aduan.

“Seperti yang sering saya sampaikan, keduanya tak boleh dicampuradukan. Sebab, jika dicampuradukkan, ada potensi terjadinya pembungkaman kebebasan berekspresi,” Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon mengingatkan di akun media sosial, Twitter pribadi miliknya, belum lama ini.

Sebuah pernyataan yang sebenarnya berisi kritik terhadap seorang pejabat pemerintah. misalnya, jika dianggap sebagai ujaran kebencian maka pelakunya bisa langsung ditangkap begitu saja. Menurutnya ini bisa berbahaya bagi iklim demokrasi.

“Jangan sampai karena yang menjadi korban penghinaan atau pencemaran nama baik tadi adalah elite penguasa, atau elite pendukungnya, misalnya, polisi jadi responsif dan langsung main tangkap saja. Ini harus sama-sama kita koreksi dan awasi.”


Kita tentu tak ingin hal semacam itu terjadi. Sebagai perbandingan, tahun lalu ada sebuah akun media sosial menyebarkan ancaman 'pembunuhan' pada dirinya dan sejumlah nama lain. Apapun motifnya, ancaman semacam itu mestinya masuk ranah pidana umum.

“Tanpa perlu dilaporkan, polisi bisa langsung memprosesnya. Tapi bahkan sesudah saya laporkan sekalipun, dan sudah hampir setahun berlalu, hingga kini kasus itu tidak ada tindak lanjutnya dari kepolisian. Di sisi lain, meskipun saya tidak pernah mendengar ada laporannya, karena terkait dengan pencemaran nama sejumlah elite pendukung pemerintah, misalnya, para pelakunya kemarin cepat sekali ditangkap oleh aparat kepolisian.”

Terus terang, menurut Fadli perbedaan perlakuan semacam itu kan rawan menimbulkan tanda tanya: “Polisi kita ini sebenarnya bertindak berdasarkan panduan hukum, ataukah sebenarnya berdasarkan order kekuasaan?”

“Saya kira kasus-kasus semacam itu merupakan tantangan sekaligus menjadi batu ujian bagi kepolisian. Saya berharap aparat kepolisian menyadari jika Polri adalah alat negara, dan bukan alat kekuasaan. Untuk itu mereka tidak boleh menerapkan standar ganda dalam pengusutan kasus ‘hoax’, ‘hate speech’, atau SARA di dunia maya.” (Robi/)

Sumber :voa-islam.com

Fadli Zon : Omong kosong pemerintah menyatakan perang terhadap narkoba, jika upaya privatisasi bandara dan pelabuhan tetap jalan terus

Fadli Zon : Omong kosong pemerintah menyatakan perang terhadap narkoba, jika upaya privatisasi bandara dan pelabuhan tetap jalan terus

10Berita, Penangkapan kapal asing yang diduga membawa 3 ton narkoba jenis sabu di perairan perbatasan antara Singapura dan Indonesia, Jumat (23/2/2018) kemarin, mendapat perhatian Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon.

Penangkapan ini hanya berselang tiga hari sejak terungkapnya upaya penyelundupan narkotika sabu seberat 1,6 ton pada 20 Februari, dan terungkapnya penyelundupan 1 juta ton sabu pada 9 Februari silam.

Menurut Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra ini, terungkapnya kasus penyelundupan lebih dari lima ton narkoba jenis sabu hanya dalam tempo kurang dari sebulan perlu mendapat perhatian serius seluruh anak bangsa.

“Ini yang ketahuan, berapa banyak yang tak ketahuan dan lolos. Jangan sampai Indonesia jadi surga narkoba,” katanya, dalam keterangan tertulis, Sabtu (24/2/2018).

“Pertama-tama, kita tentu harus apresiasi kerja aparat kepolisian, patroli bea cukai, BNN, dan TNI Angkatan Laut atas pengungkapan serangkaian upaya penyelundupan narkoba secara besar-besaran tadi. Kerja keras aparat perlu segera diberi penghargaan oleh pemerintah. Kita semua mendukung kerja keras aparat menggagalkan upaya penyelundupan tersebut,” katanya.

Menurut Fadli, hanya kurang dari sebulan, sudah dua kali rekor upaya penyelundupan narkoba terpecahkan. Mulai dari rekor 1,6 ton, dan kemungkinan rekor 3 ton. Meski berhasil digagalkan, hal ini tetap saja sangat memprihatinkan. Itu artinya Indonesia merupakan pasar narkoba yang sangat besar. Indonesia sedang darurat narkoba. Upaya pemberantasan narkoba ke depan seharusnya fokus pada bagaimana mematikan pasar yang sangat besar ini, jadi bukan hanya berusaha mematikan para bandar.

Terkait soal yang lebih strategis, Fadli mengingatkan wilayah negara ini sangat luas, dan merupakan negara kepulauan terbesar di dunia. Kondisi geografis semacam itu membuat negara ini sangat rawan terhadap berbagai upaya penyelundupan, termasuk narkoba.

Fadli Zon menuturkan, itu sebabnya, negara harus menguasai sepenuhnya infrastruktur vital seperti bandara dan pelabuhan, karena keduanya merupakan pintu gerbang penting yang menjadi salah satu perbatasan dengan dunia luar. Jadi, selain harus bisa menjaga dengan ketat wilayah perbatasan, baik darat maupun perairan, pemerintah juga tak boleh lalai dalam menjaga bandara dan pelabuhan.

“Makanya, saya mengkritik keras pemerintah terkait upaya privatisasi bandara dan pelabuhan. Menurut rencana, akan ada 30 bandara dan 20 pelabuhan yang akan diswastanisasi. Itu keputusan ceroboh. Pengelolaan bandara dan pelabuhan tidak boleh semata-mata dilihat dari kacamata untung dan rugi, tapi harus dilihat dari kacamata strategis yang lebih luas,” katanya.

“Bandara dan pelabuhan adalah bagian dari infrastruktur pertahanan dan keamanan negara. Keduanya adalah infrastruktur vital yang harus dijaga dan dikuasai oleh negara, tak boleh hanya karena alasan ekonomi remeh-temeh pengelolaannya kemudian diserahkan kepada swasta.”

“Saya pertanyakan upaya privatisasi bandara dan pelabuhan tadi. Terungkapnya upaya penyelundupan narkoba lebih dari lima ton di wilayah perbatasan ini menurut saya harus dijadikan catatan penting ibagaimana kita harus menjaga wilayah perbatasan dan seluruh pintu gerbang negara ini.”

“Omong kosong pemerintah menyatakan perang terhadap narkoba, jika upaya privatisasi bandara dan pelabuhan tetap jalan terus.” []

Sumber :tribun

6 Tahap Meditasi Berjalan yang Ampuh Redakan Stres

6 Tahap Meditasi Berjalan yang Ampuh Redakan Stres

10Berita, Meditasi tidak hanya bisa dilakukan dengan duduk bersila. Tahukah Anda jika meditasi ternyata juga bisa dilakukan sambil berjalan?

Ted Meissner, guru pengurangan stres berbasis kesadaran, mengatakan, pikiran hanya bisa fokus pada satu tugas rumit di satu waktu. Jadi, dengan memberikan perhatian penuh ke suatu hal ketika berjalan, hal tersebut mampu menghilangkan rasa stres dari kepala.

"Ada banyak cara yang bisa dilakukan ketika meditasi berjalan. Dari kesadaran kecil ketika mendaki atau jalan-jalan dengan anjing, atau dengan latihan meditasi yang formal," kata Meissner seperti dikutip dari Prevention, Sabtu (24/2/2018).

Meskipun begitu, meditasi berjalan bukan untuk membawa diri agar berjalan "auto-pilot", namun untuk memberikan pengalaman indrawi yang lebih.

Meissner menambahkan, untuk mencoba meditasi yang tidak biasa dan lembut, cobalah dengan berjalan. Biarkan diri Anda untuk tidak melakukan apapun. Hanya menyadari apa yang ada di sekitar Anda dan di dalam diri sendiri.

 

Simak juga video menarik berikut ini: 

Tahap-tahap meditasi berjalan

Apabila Anda masih bingung mengenai meditasi berjalan, Meissner memiliki cara untuk mencoba memulainya.

1. Mulailah dengan berdiri

Rasakan diri Anda dan segala sensasi yang bisa ada di lingkungan saat ini.

2. Berikan perhatian pada kaki

Rasakan kontak dengan lantai, sepatu, suhu, atau apapun yang menyentuhnya. Sadarilah semuanya namun jangan memaksakan untuk menemukan kesadaran itu.

3. Berjalan perlahan

Jika tubuh merasa menerima suara, aroma, ataupun masukan lain yang ada di sekitar Anda, mulailah berjalan perlahan.

Sadari berat yang ada di kaki ketika berjalan. Perlahan, gerakkan kaki satunya dengan nyaman dan menapak dengan lembut. Lakukan gerakan berjalan hingga Anda merasakan perasaan tertentu ketika berjalan.

 

Menemukan kenyamanan

4. Atur irama napas

Apabila telah menemukan kenyamanan ketika berjalan, mulailah dengan irama napas ketika berjalan. Namun, ini bukan berarti membuat gerakan Anda menjadi lambat.

5. Abaikan jika ada pikiran lain yang mengganggu

Biarkan jika ada pikiran lewat atau orang-orang di sekitar. Kembalilah fokus pada perhatian Anda ke lingkungan atau sensasi lain.

6. Lanjutkan hingga merasa lebih tenang

Terapkan latihan ini dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan, di tengah jalanan yang sibuk, Anda bisa menerapkan ini ketika berjalan.

Sumber :Liputan6.com 

Singkong Impor ‘Serbu’ Indonesia, Ini Kata Badan Ketahanan Pangan

Singkong Impor ‘Serbu’ Indonesia, Ini Kata Badan Ketahanan Pangan


10Berita, Beberapa bulan lalu sempat heboh terkait singkong yang diimpor. Padahal sangat jelas Indonesia memiliki tanah yang subur sehingga hal tersebut membuat setiap orang bertanya-tanya.

Terkait hal ini, Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP), Agung Hendriadi mengatakan pada dasarnya produksi singkong di Indonesia sudah memenuhi kebutuhan nasional. Namun takluk bila dibandingkan dengan singkong import.

“Kalau saya lihat produksi kita memenuhi kebutuhan nasional. Cuma kenapa singkong impor lebih murah? Karena produktivitas mereka (negara lain produsen singkong) tinggi,” jelas Agung di sela-sela konferensi pers di Toko Tani Indonesia Center, Jakarta, Minggu (14/10/2017).

Ia menjelaskan, produktivitas negara Thailand dan Filipina misalnya, dalam satu hektar lahan bisa mencapai 40-50 ton singkong. Sedangkan, produksi Indonesia per hektarnya hanya 25 ton.

“Satu hektar kayak Thailand dan Filipina bisa 40 sampai 50 ton. Sedangkan kita 25 ton/hektar. Mana bisa bersaing,” sambung Agung.

Lebih lanjut, ia menjelaskan akan menggarap kajian mengenai harga acuan singkong dan tidak akan menutup atau membatasi impor singkong.

“Tetap dibuka impor dari luar. Sementara kita masih menggarap kajian harga acuan ya untuk singkong,” katanya.

Kajian ini dilakukan bersama dengan Kementerian Perdagangan dan diharapkan dapat memberikan keuntungan bagi petani singkong. Pasalnya, harga singkong dinilai sering mengalami kejatuhan.

“Singkong kadang jatuh harganya Rp 600-700. Aturan ini nggak lama lah keluarnya paling 2017 akhir sudah muncul,” pungkasnya.

Sebagai informasi, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun ini (semester I-2017), impor singkong mencapai 3,2 ribu ton atau US$ 613,2 ribu. Import singkong tersebut seluruhnya berasal dari Vietnam. []

Sumber :detik