OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Minggu, 04 Maret 2018

10 Minuman Manis yang ‘Beresiko’ karena Kelebihan Gula (2)

10 Minuman Manis yang ‘Beresiko’ karena Kelebihan Gula (2)


Foto: Bellavita Pizzeria

10Berita, TERLALU banyak gula bisa meningkatkan risiko diabetes dan jumlah lemak di hati. Tak cuma itu, gula juga berkontribusi besar terhadap kenaikan berat badan, dan kerusakan pada gigi.

Faktanya, sekitar 40 persen gula tambahan yang dikonsumsi orang Amerika ternyata berasal dari minuman manis. Minuman manis ini ternyata banyak ditemui dalam kehidupan sehari-hari dan jadi konsumi yang umum di masyarakat. Apa saja?

Berikut ini lanjutan ulasannya:

6. Susu yang berasal dari tumbuhan

Susu yang berasal dari tumbuhan seperti susu kedelai atau susu almond mengandung jumlah protein yang tinggi. Walau begitu, kebanyakan susu kemasan yang dijual ini sudah ditambahkan dengan begitu banyak gula dan perasa lainnya.

Padahal, satu gelas susu coklat yang berasa dari tumbuhan bisa mengandung jumlah gula yang sama dengan satu genggam kue.

7. Air tonik

Air tonik adalah jenis minuman berkarbonasi yang mengandung kina sehingga rasanya agak pahit. Awalnya, air tonik dibuat untuk mengobati malaria.

Air tonik juga sering ditambahkan ke gin untuk membuat cocktail. Walaupun berkhasiat mengobati penyakit malaria, air tonik yang ada hari ini tidak jauh lebih sehat dari campuran minuman alkohol lainnya.

Satu gelas air tonik mengandung 124 kalori dan 32 gram gula, yang setara dengan 8 sendok teh gula.

8. Minuman kopi

Berdasarkan studi, kopi memang memiliki beberapa manfaat bagi kesehatan. Namun jika jenis kopi yang diminum adalah kopi manis dengan tambahan krim, serbuk coklat dan susu, tentu dampak negatif melebihi manfaat positifnya.

Satu gelas mocha frappuccino dari gerai kopi bahkan mengandung 61 gram gula. Jumlah gula sebanyak ini bisa memenuhi sepertiga gelas bila dituang langsung tanpa air.

9. Minuman olahraga

Rata-rata minuman olahraga mengandung 50 gram gula. Memang, gula dapat berguna bagi mereka yang sedang berolahraga berat. Namun jika kegiatan sehari-hari hanya duduk di meja kantor, jumlah gula sebanyak ini lebih banyak dampak negatifnya.

10. Air mineral dengan tambahan rasa

Beberapa air mineral dengan tambahan vitamin dan mineral juga mengandung tambahan gula. Satu botol kemasan air jenis ini bisa mengandung hingga 30 gram gula. []

Sumber : HEALTH, Islam pos

10 Minuman Manis yang ‘Beresiko’ karena Kelebihan Gula (1)

10 Minuman Manis yang ‘Beresiko’ karena Kelebihan Gula (1)


Foto: Aldi/Islampos

10Berita, GULA adalah bumbu yang memiliki rasa manis dan sering dijadikan penyempurna beragam kudapan. Selain garam, makanan rasanya tak lengkap bila tanpa gula.

Selain menyuguhkan kenikmatan rasa, gula juga ternyata menyimpan ancaman bagi kesehatan.

Terlalu banyak gula bisa meningkatkan risiko diabetes dan jumlah lemak di hati. Tak cuma itu, gula juga berkontribusi besar terhadap kenaikan berat badan, dan kerusakan pada gigi.

Oleh karena itu, Asosiasi Jantung Amerika merekomendasikan bahwa perempuan dewasa tidak boleh mengonsumsi gula lebih dari 25 gram gula per hari, sedangkan laki-laki dewasa 36 gram per hari.

Faktanya, sekitar 40 persen gula tambahan yang dikonsumsi orang Amerika ternyata berasal dari minuman manis. Minuman manis ini ternyata banyak ditemui dalam kehidupan sehari-hari dan jadi konsumi yang umum di masyarakat. Apa saja?

Berikut ini ulasannya:

1. Jus buah

Jus buah terdengar sebagai jenis minuman yang seharusnya menyehatkan dan mengandung banyak vitamin. Walau begitu, gula yang terkandung dalam jus buah kemasan akan memberi dampak negatif yang lebih banyak dibandingkan positif.

Walaupun jus buah kemasan tidak ditambahkan lagi dengan gula, jumlah gula yang terkandung tetap sangat tinggi. Misalnya, satu gelas jus anggur kemasan mengandung 36 gram gula, yang tidak berbeda jauh dengan segelas soda lemon yang mengandung 44 gram gula.

2. Es teh manis

Teh seharusnya merupakan minuman yang cukup menyehatkan, karena kadar antioksidannya yang tinggi. Es teh manis juga merupakan minuman yang dipilih banyak orang untuk menemani makan sehari-hari.

Namun satu gelas es teh manis, terutama teh manis kemasan, bisa mengandung hingga 30 gram gula.

3. Air kelapa aneka rasa

Air kelapa juga jenis minuman lain yang seharusnya menyehatkan, karena mengandung elektrolit seperti potasium yang bisa membantu menghidrasi tubuh.

Namun air kelapa kemasan yang memiliki rasa tambahan seperti “nanas” atau “mangga” mengandung gula tambahan yang begitu banyak, hingga 30 gram per kemasan 16 ons.

4. Minuman berenergi

Orang-orang biasanya mengonsumsi minuman berenergi sebagai stimulan ketika tubuh mereka sedang lelah atau mengantuk.

Selain tidak baik dikonsumsi terlalu banyak karena bisa berpengaruh buruk terhadap jantung, minuman berenergi juga memiliki kandungan gula yang tinggi. Kemasan 8 ons bisa mengandung lebih dari 25 gram gula.

5. Minuman yogurt manis

Yogurt merupakan salah satu makanan fermentasi yang bisa meningkatkan kesehatan pencernaan. Walau begitu, yogurt dengan rasa manis bisa mengandung hingga 26 gram gula. Belum lagi yogurt yang ditambah dengan pemanis tambahan seperti fruktosa dan potongan-potongan buah.

Jika ingin mendapat manfaat baik dari yogurt, lebih baik konsumsi yogurt yang tidak memiliki tambahan rasa atau greek yogurt. []

Sumber : HEALTH, Islam pos

Tersangka MCA Diduga Justru Pendukung Ahok Penista Agama

Tersangka MCA Diduga Justru Pendukung Ahok Penista Agama

10Berita  – Penangkapan kelompok inti Muslim Cyber Army (MCA) terus menjadi sorotan publik. Belakangan nama Muhammad Luth salah satu tersangka yang berhasil ditangkap sedang ramai diperbincangkan warganet. Beberapa pengguna media sosial (medsos) menduga bahwa pria yang di tangkap di Sunter, Jakarta Utara ini merupakan pendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Dugaan ini muncul setelah banyak warganet menemukan banyak cuitan Luth di akun twitternya yang secara terang-terangan mendukung tahanan penodaan agama tersebut. Luth juga kerap kali menulis statemen menyerang pihak non-pendukung Ahok.

Seperti yang diungkap oleh pemilik akun @EVALockheart, ia merasa aneh pasalnya akun twitter Luth banyak sekali memfollow akun-akun pendukung Ahok, seperti akun bermana JokowiAhok2019, Ahok Tetap Dihati dan sebagainya.

Salah satu Tweet yang menyebut Luth pendukung Ahok (Istimewa) “Masuk akal gak kalo ketua MCA @Cak_Luth follow akun2 begini?,” tulis pemilik akun @EVALockheart.
MCA selama ini dianggap sebagai pihak yang membela Islam dengan cara menyebar berita bohong dan cenderung mengadu domba, namun di salah satu postingan Luth justru ia malah menyerang kelompok islam dan para pendukungnya. “Baru tau gw yang ngakunya ketua MCA Family, tapi isi tweetnya benci sama FPI ngedukung jokowi ahok hahahahaha,” tulis pemilik akun @henao_212.

Dari pantauan JawaPos.com, di dalam akun twitter @Cak_Luth yang diduga akun milik tersangka Luth banyak cuitan bernada dukungan pada Ahok. Cuitan ini ditulis sekitar bulan Desember 2016 atau menjelang pemilihan Gubernur DKI Jakarta. “Lah…yang berpengalaman kan Ahok pak..,” tulis Luth di akun twitternya.

Cuitan tersebut merupakan balasan terhadap statemen Prabowo Subianto yang mengatakan bahwa Jakarta butuh pemimpin berpengalaman dan bukan yang belum matang.

Tidak hanya itu, Luth juga merespon pernyataan Addie MS. Musisi senior tanah air ini pada saat itu memang menjadi relawan Ahok-Djarot di Pilkada DKI Jakarta 2017. Addie diketahui menulis statemen bahwa ia merasa bangga terhadap Djarot Saiful Hidayat yang dianggap telah bekerja dengan penuh integritas. “Jadi Pak Ahok gak salah pilih wakil yah mas,” jawab Luth di akun twitterny

(Fb Tri Yuliani Hargo Dimulyo)

Sumber : JawaPos.com, Nahimunkar.org

Umat Islam akan Bangkit dan Eksis Hingga Kiamat

Umat Islam akan Bangkit dan Eksis Hingga Kiamat

10BeritaDumai - Ketua Umum DPP Wahdah Islamiyah KH M Zaitun Rasmin mengatakan, umat Islam akan bangkit dan eksis sampai hari kiamat. Menurut Zaitun, hal tersebut merupakan sunnatullah sebagaimana yang termaktub dalam nash-nash Al Quran maupun As Sunnah.

Tetapi perlu dicatat, lanjut Zaitun, bahwa kemenangan Islam bukan untuk menaklukkan dan menjajah bangsa-bangsa. 

"Perlu dicatat, bahwa ketika Islam berjaya, kemenangan Islam bukan untuk menaklukkan, atau bahkan merampas, dan menjajah orang lain. Umat agama lain tidak perlu khawatir, ini telah dibuktikan sepanjang sejarah," ungkap Zaitun dalam tabligh akbar di Masjid Al Muhajirin Komplek Pertamina, Kota Dumai, Riau, Sabtu, 3 Maret 2018. 

Menurut Wakil Sekjen MUI Pusat itu, umat Islam memiliki sumber kekuatan yang luar biasa yang tidak dimiliki agama dan umat manapun, yaitu Al Quran dan As Sunnah. 

Ini merupakan sumber daya yang jauh lebih berharga dibandingkan sekedar melimpahnya sumber daya alam. Dari sinilah Islam akan terus melahirkan para pejuang dengan cara yang istimewa. 

"Ada formulasi perjuangan yang menjadi penggerak dalam Islam. Ada tiga pola yang terstruktur dan terintegrasi. Yaitu dakwah, hisbah (amar ma'ruf nahi munkar), dan jihad fii sabilillah", kata Zaitun. 

Ketua Ikatan Ulama dan Dai Asia Tenggara ini juga menjelaskan bahwa jihad umat Islam hari ini bukanlah angkat senjata. Menurut beliau, semua upaya mendatangkan maslahat bagi umat yang di dalamnya ada kesungguhan, perjuangan, dan pengorbanan, maka itu adalah jihad. 

red: shodiq ramadhan

Sumber : SI Online

Alami Gangguan Jantung, BJ Habibie Dirawat di Rumah Sakit Jerman

Alami Gangguan Jantung, BJ Habibie Dirawat di Rumah Sakit Jerman

10BeritaMUENCHEN – Presiden RI Ketiga, Bacharuddin Jusuf Habibie sedang menjalani perawatan di Klinik Starnberg, Muenchen, Jerman. Informasi yang beredar Habibie mengalami penyakit jantung.

“Pemerintah Jerman melalui Kantor Kanselir Angela Merkel sudah mengetahui keadaan kesehatan Bapak BJ Habibie saat ini, dan sudah menelepon langsung Bapak BJ Habibie. Pemerintah Jerman memberikan perhatian penuh, dan menawarkan apa yang bisa dibantu,” ujar sekretaris pribadi BJ Habibie, Rubijanto dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (3/3/2018), lansir Okezone.

Dirinya telah melakukan sambungan telepon langsung dengan BJ Habibie pada Kamis 1 Maret 2018. Menurut Rubijanto, saat itu BJ Habibie dengan suara perlahan menjelaskan, dirinya merasakan sesak napas pada Selasa 27 Februari 2018.

Kala itu, kata Rubijanto, rekan-rekan Habibie langsung membawa Bj Habibie ke Klinik Starnberg di Muenchen, Jerman. Tim dokter langsung memeriksa Habibie.

“Diketahui bahwa klep jantung termonitor ada kebocoran layaknya yang dialami almarhumah ibu Ainun Habibie,” jelas Rubijanto.

Akibat dari kebocoran klep jantung ini terjadi penumpukan air pada paru-paru hingga 1,5 liter sehingga terasa sulit atau sesak bernapas. Selain itu tensi Habibie meningkat sampai 180.

Dokter di Muenchen memberikan dua opsi bagi Habibie, yakni segera menjalani operasi Jantung atau menempuh pengobatan/tindakan dengan cara yang lebih canggih.

Menurut informasi yang diperoleh Rubijanto, Habibie tidak menghendaki tindakan operasi Jantung, dan lebih memilih operasi dengan metode baru yang lebih canggih.

Sejauh ini, tim dokter telah memasang kateter melalui mulut untuk mengetahui persisnya kebocoran klep Jantung dan untuk menentukan tindakan mana yang lebih tepat untuk ditempuh.

Rubijanto mengatakan Habibie berharap pada pelaksanaan tindakan operasi Jantung di Muenchen nantinya dapat dihadiri atau disaksikan oleh paling tidak dua dokter spesialis jantung dari Tim Dokter Kepresidenan RI dan seorang personel Paspampres.

“Beliau harapkan seluruh biaya perawatan dan tindakan medis yang timbul di Muenchen, ditanggung oleh Pemerintah RI sesuai Undang-undang yang berlaku,” kata Rubijanto.

Rubijanto telah menyampaikan kepada Habibie seluruh kolega di Jakarta ikut merasakan prihatin atas kesehatan Habibie dan mendoakan semoga agar Habibie segera dapat lekas sembuh dan lekas kembali ke Jakarta.

“Kabar lebih lanjut akan selalu diberikan sesuai perkembangan dari Muenchen,” ujar Rubijanto.

Sumber : Arrahmah.com.

Intel: Ustadz Alirannya Apa? Ini Jawaban Ustadz Abdul Somad

Intel: Ustadz Alirannya Apa? Ini Jawaban Ustadz Abdul Somad


10Berita, Seorang intel bertanya kepada Ustadz Abdul Somad. Dai Alumni Universitas Al Azhar Kairo dan Universitas Darul Hadits Maroko ini tahu yang bertanya intel karena ia mengaku. Padahal kalau di Barat dan di Arab, lanjut Ustadz Abdul Somad, intel selalu menyembunyikan identitasnya.

“Ustadz Somad ini alirannya apa? Kemarin PKS penggalangan dana untuk Palestina, Ustadz yang ceramah. Lalu kemudian bertebar rekaman rupanya di halaman Masjid An Nur beberapa tahun yang lalu, di sana ada Profesor Fulan dari Nahdlatul Ulama, di sana ada Profesor Fulan dari Perti, ini ormas-ormas diundang oleh Hizbut Tahrir, Ustadz Abdul Somad juga ada di sana,” tanya intel tersebut.

“Lalu kemudian kami lihat ketika acara pertemuan tiga provinsi Jamaah Tabligh, 20.000 orang berkumpul, Ustadz hadir juga di situ. Lalu kemudian kami tonton pula video Ustadz Salafi dari Malang, Ustadz Abdullah Hadramy, kata dia, tontonlah ceramah-ceramah Ustadz Abdul Somad. Lalu kemudian muncul pula video Habib Novel dari Solo, kata dia tonton. Ustadz ini tidak Habib, hidungnya pesek, sorbannya tak ada. Jadi sebenarnya Ustadz ini alirannya apa? ,” lanjutnya.

Ustadz Abdul Somad kemudian menjawab, “Aliran saya adalah aliran ma’ana ‘alaihi wa ashaabi, Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam dan para sahabat radhiyallahu ‘anhum ajma’in. Siapa yang mengikut Nabi Muhammad, cinta kepada ahli bait, cinta kepada sahabat, maka itu adalah saudara saya.”

“Ada yang mengaku cinta ahlu bait tapi mencaci maki sahabat, bukan saudara saya. Ada yang mengaku cinta Nabi, cinta sahabat, cinta ahli bait, tapi membid’ahkan yang tak bid’ah, mengeluarkan saudara dari ahlus sunnah hanya (karena) perkara khilafiyah, dia bukan saudara saya. Karena perbuatannya, bukan fisiknya. Bukan tubuhnya. Bukan wajahnya. Kalau dia sudah kembali ke jalan yang benar, maka dia adalah saudara saya.”

Sumber : tarbiyah.net

 

'Jangan Kaitkan Pelaku Kriminal Beragama Islam dengan Islam'

'Jangan Kaitkan Pelaku Kriminal Beragama Islam dengan Islam'

Manajemen pengelolaan kasus agar masalah yang ada tidak meluas.

10Berita , JAKARTA -- Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Anwar Abbas berharap kepolisian dan media saat menangani atau menyampaikan kasus kriminal, radikalisme dan terorisme agar jangan cepat-cepat mengaitkan para pelakunya dengan agama Islam. Hal tersebut termasuk ketika pelakunya beragama Islam.

"Ini bukanlah sebuah hal yang sulit untuk dilakukan karena saya lihat pihak kepolisian dan media juga bisa tidak mengaitkan masalah yang ditimbulkan oleh orang Kristen, misalnya, dengan agama Kristen atau oleh orang Hindu dengan agama Hindu yang dianut oleh pelakunya," kata Anwar melalui keterangan tertulis kepada Republika, Ahad (4/3).

Anwar menerangkan, manajemen pengelolaan kasus seperti ini penting untuk dipikirkan dan dilakukan agar masalah yang ada tidak meluas dan tidak merebak ke mana-mana. Alasan lainnya, dia menerangkan, tidak akan menyakiti hati dari para pemeluk agama yang sama dengan agama para pelaku.

Ia melanjutkan, kalau nama Islam yang mereka pakai saat melakukan gerakan meresahkan, kepolisian saat menyelesaikan masalah tersebut tidak menonjolkan agama atau kata Islam. Kepolisian bisa lebih menekankan kepada kasus, masalah, dan pelanggaran yang mereka lakukan saja.

"Sehingga persoalan menjadi terlokalisir hanya kepada para pelaku, dan orang yang seagama dengannya tidak tersinggung dan tidak merasa terbawa-bawa sehingga kegaduhan seperti yang banyak terjadi selama ini bisa dihindari," ujarnya.

Anwar yang juga ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menjelaskan, cara penanganan kasus seperti ini perlu menjadi perhatian para penegak hukum dan media. Dengan demikian, dia menambahkan, umat Islam yang mayoritas di negeri ini tidak merasa disudutkan seperti yang banyak terlihat dan dirasakan selama ini.

Kalau cara-cara menonjolkan agama dalam kasus kriminal, radikalisme, dan terorisme terus berlangsung, dia mengatakan, akan terjadi sebuah kegaduhan. Alhasil, masalah yang sebenarnya kecil menjadi melebar sehingga menjadi persoalan yang menguras energi dan menghabiskan waktu sehingga menjadi tidak produktif.

"Padahal kita yang hidup di negeri yang kita cintai ini ingin hidup tenang, dengan penuh rasa aman, tenteram dan damai tanpa ada rasa curiga terhadap yang lainnya, terutama kepada pihak pemerintah dan para penegak hukum agar kita bisa bekerja dengan tenang sehingga produktivitas kita sebagai bangsa bisa meningkat dan kemajuan bangsa bisa kita akselerasi," kata dia menegaskan.

 Sumber : Republika.co.id

Dewan Pakar ICMI: RI Harus Putuskan Hubungan Diplomatik Dengan Negara Pengirim Berton-Ton Narkoba!

Dewan Pakar ICMI: RI Harus Putuskan Hubungan Diplomatik Dengan Negara Pengirim Berton-Ton Narkoba!


10Berita – Daya rusak narkoba yang diselundupkan dari negeri Tiongkok masuk ke wilayah Indonesia makin menggila. Bahkan kepala Badan Narkotika Nasional (BBN) mensinyalir tidak kurang dari 600 ton sabu dari RRC terus mengalir diselundupkan ke Indonesia.

“Ini jelas penetrasi musuh dalam strategi perang modern maupun konvensional karena sejak dulu RRC terkenal dengan strategi perang candu pembuka perang fisik untuk merusak moral musuh,” kata Dewan Pakar Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Pusat, Anton Tabah Digdoyo yang mantan jenderal Polri kepada redaksi, Minggu (4/3).

Menurut Anton, modus operandi bisa dicermati dari awal penyelundupan lewat ratusan ribu tiang pancang yang direncanakan untuk bangun gedung-gedung di pulau reklamasi. Ada pula lewat kapal-kapal besar.

Anton meminta negara harus tegas dalam menjalankan tugas pokoknya melindungi warga negara Indonesia dan kedaulatanya dari ancaman fisik maupun nonfisik moral dan mental.

“Memang aneh di erah Jokowi ini NKRI sangat mesra dengan RRC, ada apa? Di era-era sebelumnya hanya sebatas hubungan diplomatik, kini sangat luas hampir di segala bidang,” kritiknya.

Padahal RRC adalah negara komunis yang ideologinya sangat bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945.
Modus operandi

“Saya sependapat dengan Ketua MPR dari fakta ini sudah sangat beralasan bagi NKRI putuskan hubungan diplomatik dengan RRC,” tegasnya.

Alih-alih kerja sama perangi kejahatan narkoba, yang terjadi mereka terang-terangan menyatakan bahwa narkoba di RRC adalah rumah industri rakyatnya untuk diekspor ke negara lain.

“Okelah kalau ekspor itu berarti legal dan dan terbuka suatu negara butuh sesuai kesepakatan jumlah jenis dan lain-lain sehingga muda pengawasannya dan menolak jika tak dibutuhkan bukan dengan cara menyelundup seperti ini,” terang Anton.

Era sebelum Jokowi ada penyelundupan narkoba 1 kilogram saja sudah geger, tapi ini berton-ton dan terkesan pemerintah juga DPR diam.

“Kenapa? Apalagi dari penjelasan kepala BNN bahwa pemerintah RRC memang menganjurkan warganya utk produksi narkoba untuk konsumsi bangsa lain yang kini dipandang tepat Indonesia karena penguasanya sangat mesra dengan RRC,” imbuhnya.

Anton menegaskan, penyelundupan sabu besar-besaran ini sangat sistemik dilindungi bahkan diperintah oleh penguasa RRC.

Menurut Anton, setidaknya ada dua langkah yang bisa segera diambil pemerintah. Pertama, hukum mati para penyelundup narkoba berikut alat juga kapal-kapalnya dimusnahkan. Kedua, jika RRC bersikeras maka hubungan diplomatik dengan Indonesia diputuskan saja.

“Ini juga sesuai amanat KUHP pasal 107e yo UU 27/1999 yang melarang kerja sama dengan negara-negara yang jelas jadikan komunisme sebagai ideologinya,” terangnya.(kl/rmol)

Sumber :Rmol, Eramuslim

Anis Matta: 3 Rahasia Pasukan Kecil Bisa Mengalahkan Pasukan Besar

Anis Matta: 3 Rahasia Pasukan Kecil Bisa Mengalahkan Pasukan Besar


Oleh: Anis Matta
(Disampaikan dalam Khutbah Jum'at di di Masjid Jami’ Al Ula, Kampung Baru, Balikpapan, 2 Maret 2018)

Surat terpanjang di dalam Alquran adalah Surat Albaqarah. Dari ayat ke 41 dan seterusnya, surat ini bercerita tentang kehidupan Bani Israil. Dan di antara potongan kisah dalam sejarah Bani Israil yang diceritakan di dalam suratul Baqarah ini adalah pengalaman jatuh-bangun, menang-kalah, dalam kehidupan Bani Israil.

Salah satu momentum yang paling berat dalam kehidupan mereka setelah mereka eksodus dari Mesir ke Palestina ialah bahwa mereka selalu kalah dalam semua peperangan-peperangan yang mereka hadapi. Kabilah atau kerajaan yang selalu mengalahkan mereka yang disebutkan di dalam sejarah adalah sosok raksasa. Karena itu, simbolisasi dari manusia yang disebut raksasa dalam sejarah itu adalah Jalut.

Bani Israil ini sudah tidak lagi mampu melawan dan mereka terus kalah dalam berbagai pertempuran. Termasuk di dalam riwayat yang disebutkan adalah bahwasanya tabut yang mereka miliki, yang merupakan sumber keterangan mereka, yang diturunkan Allah kepada mereka, yang dulu di zaman Nabi Musa selalu menjadi simbol keterangan dan ketenangan di dalam peperangan yang mereka hadapi itu dirampas oleh [musuh] mereka.

Karena itu, para elite Bani Israil memohon kepada nabi mereka pada waktu itu yang bernama Samuel agar Allah menurunkan kepada mereka seorang raja. “Mintalah kepada Allah supaya engkau mengutus seorang raja bagi kami; raja yang akan memimpin pertempuran menghadapi pasukan [raksasa].”

Dan doa mereka ini dikabulkan. Lalu Allah SWT mengangkat seorang raja di antara mereka yang bernama Thalut untuk memimpin pertempuran ini. Thalut pun memimpin pertempuran ini bersama 80 ribu pasukannya. Sebuah sungai yang membatasi Palestina dan Yordania itu adalah rute yang akan mereka lalui. Dan Thalut berpesan kepada tentaranya, “Nanti kalau kalian menikmati sungai itu, jangan ada yang minum dari sungai itu kecuali hanya sekedar untuk membasahi mulut.”

Kenyataannya, menurut riwayat, 76 ribu dari pasukan ini minum yang banyak dari sungai ini. Dan karena itu, ketika mereka mulai berhadapan dengan pasukan Jalut, mereka mengatakan, “Wahai Raja, kita tidak mampu menghadapi Jalut dan pasukannya yang begitu besar.”

Saat ketakutan itu memuncak dan pasukan sudah saling berhadapan, Jalut berteriak kasar, “Siapa yang akan maju menantang saya?”

Ada seorang anak muda yang sebenarnya diutus oleh bapaknya untuk memberikan laporan tentang tiga saudaranya yang ikut dalam pertempuran ini. Tapi begitu dia melihat Jalut berdiri menantang dan tidak melihat satu pun prajurit yang berani menantang, dia menghampiri Thalut dan berkata, “Kalau saya bisa membunuh Jalut itu, saya dapat apa?”

Maka Thalut mengatakan, “Yang bisa membunuh Jalut akan saya nikahkan dengan putriku dan kuikutkan di dalam kerajaan, dan kuberikan baginya sebagian dari harta kerajaan.”

Lalu pemuda ini (Daud) pun maju dan mengambil beberapa buah batu dari kantongnya, lalu melempar batu itu kepada Jalut dan tepat mengenai jidatnya, dan seketika Jalut tersungkur jatuh dan mati. Lalu kemudian, Daud datang kepada Jalut dan mengambil pedangnya, dan menyembelih leher [Jalut] dengan pedang itu.

Setelah itu, pasukan Bani Israil bergerak maju, mendapatkan keberanian yang luar biasa, dan tiba-tiba mereka semuanya memenangkan pertempuran dengan izin Allah SWT.

“Dan berkatalah orang yang yakin bahwa mereka nanti akan bertemu dengan Allah, ‘Berapa banyak pasukan kecil yang bisa mengalahkan pasukan besar dengan ridha(?)’.

Kita seringkali mendengarkan cerita itu, tapi tidak pernah mengerti benar mengambil pelajaran dari cerita itu.

Kemenangan ini ada penjelasannya. Yang pertama, kekuatan spiritual. Dalam keyakinan kita, sebesar-besarnya manusia, dia tetap saja manusia dan bukan Tuhan. Dan karena itu dia tidak mengendalikan jalannya manusia dan tidak menentukan hidup-mati seseorang. Dia punya satu nyawa, kita punya satu nyawa. Dan yang punya hak untuk mencabut nyawa itu hanya satu, yaitu Allah SWT. Oleh karena itu, tatkala mereka menghadapi pasukan Jalut dan kendaraannya itu, [mereka berdoa] “Ya Allah, beri kami kesempatan dan tegangkan, teguhkan kaki kami. Pendirian kami. Dan tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir ini.”

Kunci dari kekuatan spiritual ini yang pertama adalah kesabaran. Dan itu berarti daya tahan. Yang kedua adalah ketabahan. Mampu hidup dalam tekanan dalam waktu yang lama. Hidup dalam ketakutan dalam waktu yang lama. Hidup dalam tekanan dalam waktu yang lama. Dan itu adalah tawakkal terhadap Allah SWT. Itulah rahasia yang pertama.

Rahasia yang kedua adalah keunggulan kreativitas. Kita melihat bahwasanya Daud ini badannya jauh lebih kecil daripada Jalut. Pedangnya Jalut terlalu besar untuk dihadapi Nabi Daud. Pasukannya juga terlalu besar. Dan yang dimiliki oleh Daud adalah beberapa buah batu saja. Tapi yang dimaksud dengan keunggulan kreatif adalah (dan ini yang ditemukan orang dalam strategi perang) jangan pernah bertempur di medan tempur yang dikuasai oleh musuhmu. Jangan pernah bertempur di medan tempur di mana senjata yang paling ampuh adalah senjata yang dimiliki musuhmu. Bertempurlah di medan tempur yang kamu rasa, kamu lebih menguasai medan tempur itu. Gunakanlah senjata yang kamu miliki pada titik kelemahan yang dimiliki oleh musuhmu itu. Jalut tidak pernah berpikir bahwa dia akan menghadapi batu, bukan pedang. Jalut tidak pernah berpikir bahwa dia akan menghadapi anak remaja, bukan orang yang sebesar dia. Dan karena itu dia tidak pernah tahu kelemahan senjata yang dia gunakan.

Daud memperkirakan itu dengan tepat. Kalau saya bertempur pakai pedang, saya pasti kalah. Kalau saya bergulat, saya pasti kalah. Tapi kalau saya menjaga jarak dengan dia dan menggunakan batu, batu bisa efektif dalam membunuh dia. Dan itulah yang terjadi. Itu inovasi. Itu kecerdasan. Dan itulah yang dilakukan oleh Daud. Jadi, dia membuat jumlah yang besar itu menjadi tidak relevan.

Kita seringkali berpikir bahwa kalau pasukan sedikit melawan [pasukan] besar, biar Allah sendiri yang akan menolong dengan cara-Nya. Tapi selalu ada cara-cara maksimal untuk menjelaskan itu. Dan ini adalah penjelasannya, bahwa ia menggunakan senjata yang dimiliki tepat pada sasaran berupa pusat kelemahan lawan. Ini adalah rahasianya. Jumlah yang banyak dan jumlah yang kecil bukan faktor yang menentukan dalam pertempuran. Sarana yang banyak, persenjataan yang banyak, bukan faktor yang menentukan dalam pertempuran.

Sekarang kita mengenal satu teori yang mengatakan bahwasanya jika sarana yang dimiliki seseorang, fasilitas yang dimiliki seseorang, melebihi kebutuhannya, maka sarananya akan menjadi sumber masalah. Jika sarana yang kita memiliki sesuai kebutuhan kita untuk mencapai tujuan maka sarana itu biasanya efektif mendorong kita mencapai tujuan.

Inilah yang menjelaskan, mengapa kaum muslimin waktu jumlahnya masih sedikit mampu mengalahkan Persia dan Romawi dan ketika jumlah mereka banyak, kekayaan mereka banyak, mereka kalah dalam perang melawan bangsa Tartar dan kalah dalam Perang Salib. Teori ini yang menjelaskan itu, bahwa kekayaan mereka melampaui kebutuhan mereka, fasilitas dan sarana mereka melampaui kebutuhan mereka. Ketika semuanya melampaui itu, maka kekayaan, fasilitas, dan sumber daya itu menjadi masalah dan bukan menjadi seperti supporting system atau alat pendukung untuk mencapai kemenangan yang ingin kita raih.

Inilah tiga penjelasan tentang mengapa pasukan kecil bisa mengalahkan pasukan besar.

___
*Sumber: dari fb Anis Matta, PI


Pendukung Penista Agama Catut Nama 212 Tanpa Malu, Habib Novel Geram

Pendukung Penista Agama Catut Nama 212 Tanpa Malu, Habib Novel Geram


10Berita -Melalui kiriman pesan whatsapp kepada awak media, Habib Novel Bamukmin menerangkan perihal Relawan Nasional (Renas) 212 sebagai pendukung Joko Widodo sebagai Presiden Republik Indonesia, yaitu suatu wadah relawan untuk mendukung Jokowi kembali menjadi Presiden 2019-2024.

“Saya mendapatkan berita beberapa hari yg lalu tentang RENAS 212 JPRI yaitu relawan nasional 212 rupanya mereka juga sudah tertarik dengan 212 yang mengguncang dunia dengan dipadati masa sampai 8 juta orang tersebut dengan kedamaian dan keteduhan dalam Aksi Bela Islam, dalam agenda bela alqur’an (Al Maidah 51) yg dihina oleh anak emas penguasa sehingga sang penista agama yg membuat kegaduhan dgn mengadu domba anak bangsa dan agama ini didukung penuh,” jelas Habib Novel, di Jakarta, Jumat (3/3).

Habib Novel selaku humas Persaudaraan alumni 212 tersebut mengatakan “Ketika itu, dengan kelompok yg menamai renas 212 jpri ini meneruskan misi pecah belah kembali yg telah dilakukan oleh pemecah belah ulung. Itu dengan nama pake embel embel 212 diduga untuk mengelabui yang awam, yang tidak paham betul dengan arti perjuangan alumni 212.”

“Melawan penista agama dilanjut sampai sekarang melawan kriminalisasi ulama dan aktivis , lgbt , koruptor 35 T , narkoba ratusan ton , komunis , utang 4000 T , pekerja asing dan aseng , pembubaran ormas islam , penjegalan partai islam , dan jebakan kpd MCA sesungguhnya itulah mulianya perjuangan 212 yg pantas dipakai dan dimuliakan alumni 212.”

“Namun beda dengan versi 212 abal abal ini sebagai bungkusnya saja sama namun didalamnya berbeda dan sangat berlawanan 180 derajat karna yg akan memangsa orang awam dgn pembodohan opini 212 , lahirnya 212 adalah melawan jokowi yg mendukung penista agama lalu dipakai 212 untuk mendukung jokowi sungguh tidak tau malu dan tidak beradab melakukan tipu muslihat.” ujar Habib Novel.

“Karena yang menjadi korbannya adalah orang orang awam dengan pembodohan opini yg justru 212 abal abal ini mengatas namakan islam rahmatan alamin , tapi membela penista agama yg didukung untuk bebas saat ini dgn PK ahok, kriminalisasi ulama dan aktivis , membiarkan komunis menunjukan dirinya walau ada perintah gebuk , lgbt , penjualan aset kpd asing dan aseng,pembubaran ormas dan penjegalan partai islam , membiarkan koruptor 35 T , pekerja aseng , tidak tegas terjadap pengedar narkoba, membiarkan negara terlilit hutang sampai 4000 T sungguh sangat miris kedok agama dipakai untuk mendangkalkan agama yg memang ini tujuan penganut paham liberal , komunis , aliran sesat yg memang musuh agama,” tutupnya.(kl/sw)

Sumber : Eramuslim