OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Rabu, 07 Maret 2018

Wiranto Keberatan Ustadz Abu Bakar Ba’asyir Jalani Tahanan Rumah, Ini Tanggapan Tim Pengacara

Wiranto Keberatan Ustadz Abu Bakar Ba’asyir Jalani Tahanan Rumah, Ini Tanggapan Tim Pengacara

10Berita, JAKARTA – Tim pengacara Ustadz Abu Bakar Ba’asyir, Guntur Fattahilah mengatakan bahwa keberatan Menko Polhukam Wiranto agar Ustad Abu Bakar menjalani tahanan rumah karena Pemerintah RI mendapat intervensi dari Pemerintah Australia.

Menurut Guntur, Ustad Abu Bakar Ba’asyir layak mendapat kesempatan menjalani tahanan rumah karena kondisinya yang sudah tua dan sakit sakitan.

“Jangan karena arogansi dari Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop yang mengintervensi pemerintah, kemudian kedaulatan hukum NKRI menjadi hancur. Dalam pemberitaan sebelumnya, Pemerintah Australia melalui Kementerian Luar Negerinya memberi pernyataan yang mendesak Indonesia agar tidak memberi keringanan apapun terhadap Ba’asyir,” ungkap Guntur Fattahillah kepada Tribunnews, Rabu (7/3/2018).

“Apakah NKRI yang berlandaskan Pancasila dan UUD 45 ini sudah tergadaikan oleh Australia? Jika betul jelas negeri ini sudah tergadaikan oleh negara lain hancurlah kedaulatan hukum NKRI,” ujar Guntur.

Guntur mengungkapkan, kepada dirinya Ustadz Abu Bakar pernah menyampaikan pesan bahwa dia tidak pernah menyebarkan ideologi radikal atau mengajak orang untuk terlibat dalam aksi teror.

Ustadz Abu Bakar juga menyampaikan kepada Tim Pengacaranya bahwa tidak pernah pegang senjata dan tidak pernah menggunakan senjata.

“Jadi janganlah paranoid sehingga menstempel ulama sebagai orang yang radikal,” tandas pengacara dari Tim Pengacara Muslim itu.

(ameera/)

Sumber  :arrahmah.com

5 Manuver Cak Imin yang Ngebet Jadi Cawapres di 2019

5 Manuver Cak Imin yang Ngebet Jadi Cawapres di 2019

10Berita, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menjadi salah satu yang paling agresif melakukan sejumlah manuver demi menjadi cawapres di 2019 nanti. Manuver tak hanya dilakukan ke kubu Joko Widodo, pendekatan ke kubu Prabowo juga dilakukan dengan intens.

Berbagai langkah ditempuh, mulai dari melakukan pertemuan dengan Prabowo, memasang baliho, hingga menemui konstituen di berbagai daerah. Pernyataan di media massa juga dilontarkan demi membangun opini publik.

kumparan (kumparan.com) merangkum sejumlah aksi yang dilakukan Cak Imin, sapaan Muhaimin, demi mengamankan posisi cawapres di 2019 nanti.

1. Bertemu dengan Prabowo Subianto

PKB hingga saat ini belum menentukan pilihan akan berkoalisi ke mana di 2019 nanti. Komunikasi politik terus dilakukan ke berbagai kubu, salah satunya poros Gerindra yang mengusung Prabowo Subianto sebagai capres. Cak Imin mengaku sering melakukan pertemuan dengan Prabowo. Hal ini pun diamini oleh Prabowo.

“Ya saya kan biasa ketemu dengan Cak Imin ya. Kan saya sudah sering ketemu,” ujar Prabowo usai menggelar pertemuan di kediamannya, Jalan Kertanegara, Kebayoran, Jakarta Selatan, Kamis (1/3).

Meski Cak Imin dan Prabowo enggan merinci isi pertemuan, namun sejumlah elite PKB menyebut pertemuan ini untuk menjajaki kemungkinan koalisi PKB dengan Gerindra di 2019. Skenarionya tentu Cak Imin menjadi pendamping Prabowo.

Ketua DPP PKB Lukman Edy menyebut komunikasi antara PKB dan Gerindra memang dilakukan untuk membuka lobi dengan semua partai. Komunikasi dengan semua partai dilakukan demi membuka beberapa skenario alternatif di 2019 nanti.

2. Ingin Maju dengan Jokowi

Meski sudah menebar jaringan ke kubu Prabowo, namun Cak Imin masih mengakui keinginannya untuk menjadi cawapres Jokowi. Sejumlah internal PKB memang menginginkan Cak Imin maju dengan Jokowi di 2019.

Bahkan, Cak Imin juga mengakui bahwa ia sebenarnya masih nyaman berkoalisi dengan PDIP dan partai pengusung Jokowi lainnya.

“Saya pribadi sudah meyakini bahwa kebersamaan koalisi dengan PDIP dan kawan-kawan di pemerintahan ini nyaman. Itu saya secara pribadi ya. Tapi saya masih menunggu perkembangan para kiai, ulama yang berkirim surat kepada saya supaya tidak terlalu cepat mengambil keputusan,” ujar Cak Imin saat menghadiri selawat Anti Narkoba di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (6/3).

Sudah bertemu Prabowo dan membangun lobi dengan Gerindra, Cak Imin masih yakin Jokowi kelak akan memilihnya. “Saya masih optimistis Pak Jokowi akan mengajak saya,” ujarnya singkat.

Ketika dikonfirmasi, Jokowi menyebut ia belum memilih siapa cawapresnya. Menurutnya, tim internal dan partai masih menggodok sejumlah kriteria. Tapi, ia menyambut baik jika Cak Imin ingin jadi pendampingnya.

“Bagus, bagus. Makin banyak calon, makin bagus. Komunikasi, tiap hari komunikasi,” ujar Jokowi di Hotel Novotel, Tangerang, Banten, Rabu (7/3).

3. Berpakaian ala Prabowo

Tak hanya bertemu langsung dengan Prabowo, Cak Imin juga mengirim sinyal ingin digandeng Prabowo melalui cara berpakaian. Dalam acara Selawat Anti Narkoba yang digelar Selasa (6/3), Cak Imin mengenakan pakaian khas yang biasa digunakan Prabowo, kemeja putih 4 kantong dengan celana panjang cokelat.

Melalui akun Instagramnya, @cakiminow, ia mengunggah foto saat mengenakan baju mirip Prabowo dengan caption yang memancing komentar netizen.

“Kayak baju siapa hayo,” ujar Cak Imin di Instagram, Rabu (7/3).

Tak hanya di Instagram, baju Cak Imin yang mirip Prabowo ini juga ramai di Twitter. Politikus PKB, Bambang Susanto, pertama kali berkicau soal ini.

“Wah kalo lihat baju dan celana @cakimiNOW ini apakah kode kmana mau berlabuh?” tulis Bambang di akun Twitternya.

Ketika dikonfirmasi, Bambang menjelaskan setelan yang dipakai Cak Imin bisa ditangkap sebagai pesan politik di Pilpres 2019.

“Politik itu kan juga ada simbol-simbol…bolehlah kalau Cak Imin juga ingin menyampaikan pesan itu dengan simbol-simbol,” ujar Bambang.

4. Tebar Baliho Cawapres    

Mungkin Cak Imin menjadi satu-satunya cawapres yang secara masif memasang baliho di seluruh wilayah Indonesia. Di Jakarta, mulai dari ruas Jalan MT Haryono, Gatot Subroto, lalu Warung Buncit Raya, Jakarta, hingga ke kawasan Pondok Gede, Bekasi baliho itu terpasang. Yang unik bahkan, di Jalan Warung Buncit Raya, baliho dipasang berdekatan.

Baliho tersebut terpampang wajah Cak Imin dengan tulisan Cak Imin Cawapres 2019.

5. Safari Politik di Berbagai Daerah

Demi mendekatkan diri ke konstituen, Cak Imin juga rajin safari ke berbagai daerah. Ia ingin mengemas dirinya sebagai cawapres kekinian. Maka, cara mendekatkan diri ke konstituen pun berbeda. Bukan dengan mengumpulkan massa di sebuah lapangan besar dan kemudian berorasi.

Misalnya pada Selasa (20/2), Cak Imin menyapa masyarakat Lubuklinggau, Sumatera Selatan. Pemilik akun Instagram @cakiminow ini, berkeliling naik vespa berwarna kuning meraih simpat komunitas vespa serta warga.

Beberapa jam sebelumnya, Cak Imin bahkan sempat meresmikan embung, lalu melakukan peletakan batu pertama GOR Gelora Cak Imin di Lubuk Linggau. Pada Rabu (14/2) lalu, ia juga sempat menyambangi Polewali Mandar, Sulawesi Barat.

Saat Persija Jakarta tengah bertanding di final piala presiden pada Sabtu (17/2) lalu, Cak Imin ikut nonton. Lengkap dengan seragam dan syal Persija. Padahal ia bukan asli Jakarta.

Di GBK Senayan, Cak Imin memilih jalan kaki dari tempat parkir ke dalam stadion agar bisa menyapa Jakmania yang masih berbaris bak lautan manusia. Berdasarkan pantauan di akun Instagramnya, Cak Imin hampir setiap hari melakukan safari ke berbagai kota di Indonesia.

sumber: kumparan

Jalur Sutra, Ekspedisi Cheng Ho, dan Islam di Nusantara

Jalur Sutra, Ekspedisi Cheng Ho, dan Islam di Nusantara

Cheng Ho dianggap membuka jakur sutra baru dari Cina ke Asia Tenggara

10Berita , JAKARTA — Jalur Sutra memiliki posisi strategis dalam proses masuknya Islam ke nusantara. Pakar sinologi Tan Ta Sen menyebutkan, salah satu tokoh Muslim yang ikut berperan dalam proses Islamisasi di Indonesia adalah Laksamana Cheng Ho (yang hidup antara 1371-1433). Dia dianggap sebagai pembuka “Jalan Sutra Baru” dari Cina ke Asia Tenggara melalui jalur laut. 

Kisah tersebut bermula pada awal abad ke-15 silam. Kala itu, Cheng Ho mendapat tugas dari Kaisar Yongle dari Dinasti Ming untuk melakukan ekspedisi maritim ke sejumlah kawasan dunia. Dalam sejarah Cina, ekspedisi tersebut dikenal dengan istilah “Pelayaran Harta Karun” yang salah satu tujuannya adalah untuk membangun hubungan diplomatik dengan negara-negara lain di luar Cina.

Pada 1405, Laksamana Cheng Ho dan armadanya pun mulai berlayar mengarungi samudra. Rute yang mereka lalui dimulai dari Laut Cina Selatan, Selat Malaka, Samudra Indonesia, Teluk Persia, Laut Merah, hingga mencapai kawasan tanduk Afrika. Ekspedisi yang memakan waktu selama 28 tahun ini menghasilkan tujuh pelayaran. Enam di antaranya berlangsung pada era Kaisar Yongle (yang memerintah sejak 1402-1424), sedangkan pelayaran terakhir dilakukan pada masa Kaisar Xuande (1425-1435).

Pada tiga pelayaran pertamanya, Cheng Ho berhasil mencapai Kalikut di pantai barat daya India. Selanjutnya, pada perjalanan keempat, sang laksamana dan rombongannya sampai ke Hormuz di Teluk Persia. “Dalam pelayaran berikutnya, armada Cheng Ho melakukan perjalanan lebih jauh ke semenanjung Arabia dan Afrika Timur,” tulis Robert Finlay dalam buku The Voyages of Zheng He.

Di Indonesia, Cheng Ho sempat singgah ke Sumatra dan Jawa. M Ikhsan Tanggok dan kawan-kawan dalam buku, Menghidupkan Kembali Jalur Sutra Baru, menuliskan, Cheng Ho dan armadanya pernah mampir ke Semarang, Jawa Tengah. Kehadirannya di kota itu bertujuan untuk memperbaiki kapalnya yang sedang rusak parah akibat dihantam ombak. Dengan ditemani anak buahnya, Ma Huan dan Gei-Hsin, Cheng Ho tidak lupa mengunjungi masjid Cina di Semarang untuk melakukan shalat di sana.

“Masjid yang digunakan Cheng Ho untuk shalat tersebut diyakini sebagai masjid Cina tertua di Semarang yang didirikan antara 1411-1412,” tulis Ikhsan dan kawan-kawan.

Pada saat ekspedisi Cheng Ho di Asia Tenggara, di nusantara sedang tumbuh dan berkembang kerajaan-kerajaan Islam, seperti Kesultanan Aceh, Cirebon, Banten, dan Samudra Pasai. Karenanya, kehadiran Cheng Ho di nusantara tidak mengalami banyak hambatan karena banyaknya saudara sesama Muslim yang dia jumpai di negeri kepulauan ini.

Sumber :Republika.co.id 

Kisah Nyak Sandang yang Jual Sepetak Tanah demi Pesawat Pertama RI

Kisah Nyak Sandang yang Jual Sepetak Tanah demi Pesawat Pertama RI

Keluarga Nyak Sandang rela menjual tanah seluas 40 batang pohon kelapa demi pesawat pertama Indonesia.

Nyak Sandang

10Berita, Dalam catatan sejarah Indonesia, merebut kemenangan saat melawan penjajahan Belanda tak terlepas dari perjuangan rakyat meraih kemerdekaan. Salah satu bukti nyata lahir dari jiwa masyarakat Aceh yang ikut menyumbangkan harta kekayaannya demi membeli pesawat terbang pertama untuk Indonesia.

Aceh menjadi daerah yang memiliki peranan penting dalam memperjuangkan kemerdekaan. Melalui hasil sumbangan dan gotong royong bersama, Bung Karno menerima sumbangan dari masyarakat Aceh sebanyak 120 ribu dolar Singapura dan 20 kilogram emas murni. Sehingga Indonesia mampu membeli dua pesawat terbang yang diberi nama Seulawah R-001 dan Seulawah R-002, cikal bakal maskapai Garuda Indonesia Airways.

Nyak Sandang menjadi saksi sejarah sebagai orang yang ikut menyumbang harta kekayaannya sebanyak 100 perak dari hasil menjual sepetak tanah seluas 40 tanaman pohon kelapa.

Nyak Sandang

Selasa pagi (6/3) kumparan (kumparan.com) menyambangi kediaman Nyak Sandang di Gampong Lhuet, Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya. Mengenakan baju batik dan peci sedikit lusuh, pria 91 tahun ini tersenyum lebar saat menyambut kedatangan kami. Meski penglihatan dan pendengaran tak lagi normal, namun semangat '45 masih terpancar saat Nyak Sandang menceritakan kisahnya.

Nyak Sandang merupakan salah seorang dari sekian banyak masyarakat Aceh yang ikut menyumbangkan uang untuk pembelian pesawat. Ia begitu semangat saat mengisahkan perjuangannya bersama sang Ayah yang kala itu menjual tanah untuk membantu negeri. Ingatannya cukup kuat, saat bercerita, Nyak Sandang tampak masih begitu lancar seakan ia tak ingin melewati satu peristiwa bersejarah itu.

Nyak Sandang

Nyak Sandang masih menyimpan rapi bukti dokumen berupa obligasi yang merupakan surat pernyataan utang dari pemerintah Indonesia terhadap dirinya. Sumbangan modal pembelian pesawat itu akan dikembalikan beserta dengan pemberian hadiah dalam kurun waktu 40 tahun.

Semua keterangan dalam surat itu bertuliskan dengan ejaan lama seperti Tanda Penerimaan Pendaftaran, Matjam Hutang, Djumlah Hutang, dan Wedana Kewadanan atau Bupati Kabupaten. Serta memuat jenis utang, jumlah, nama yang mendaftarkan, tahun dan tanda tangan penerima. Bagian isinya ditulis dengan pensil, sementara pada bagian tanda tangan menggunakan pulpen.

Obligasi pemerintah Indonesia ke Nyak Sandang

Nyak Sandang mengisahkan, kala itu ia masih berusia 23 tahun. Bersama orang tuanya dan seluruh warga, mereka berkumpul di Masjid Lamno. Sekitar pukul 11.00 WIB tahun 1948, seluruh masyarakat Lamno tumpah ruah memenuhi pekarangan masjid. Mereka berkumpul menyambut kedatangan gubernur Aceh Teugku Muhammad Daud Beureueh yang memimpin di masa itu.

Maksud kedatangan Daud Beureueh atau yang disapa Ayah Daud oleh masyarakat saat itu untuk menyampaikan hasil musyawarah bersama Bung Karno yang terbang ke Tanah Rencong untuk meminta bantuan rakyat pada Juni 1948. Soekarno mengadakan pertemuan dan bermusyawarah bersama Daud Bereueh, para tokoh pejuang dan masyarakat pengusaha di Aceh Hotel.

Nyak Sandang memegang surat obligasi

Dalam pertemuan itu, Bung karno mencetuskan ide, sekaligus menantang jiwa patriotisme rakyat Aceh untuk meneruskan dan melestarikan perjuangan kemerdekaan. Bung karno dalam musyawarah itu mengharapkan terkumpulnya sejumlah dana perjuangan untuk membeli sebuah pesawat terbang yang sangat diperlukan.

Beberapa hari setelah musyawarah itu kemudian Daud Bereueh berkunjung ke Lamno. Di hadapan warga, Daud Bereuh menyampaikan hasil musyawarah bahwa Indonesia sedang membutuhkan pesawat dan masyarakat diminta ikut membantu menyumbangkan uang untuk pembeliannya. Masyarakat yang hadir di sana tumpah ruah, tidak hanya masyarakat biasa, tetapi juga dihadiri ulama yang menjadi panutan masyarakat di Lamno, yaitu Teuku Muhammad Idarus atau Abu di Sabang.

“Setelah Daud Bereueh kembali ke Banda Aceh, masyarakat sepakat menyumbangkan uang membeli pesawat dengan kemampuan masing-masing. Kemudian Abu di Sabang juga merespons seruan tersebut dan turut mengajak seluruh masyarakat Lamno untuk saling menyisihkan uang seikhlasnya. Ulama Lamno itu menyampaikan bahwa masyarakat janganlah bersedih karena ikut menyumbangkan uangnya,” kata Nyak Sandang.

Nyak Sandang

“Orang tua saya waktu itu memiliki luas tanah ukuran 40 batang pohon kelapa. Tanah dijual seharga Rp 100 uang hasil penjualan itu semuanya kita serahkan. Karena kami gembira sekali bisa ikut membantu,” tambahnya.

Sistem pengumpulannya, kata Nyak Sandang, tergantung pada kampung masing-masing. Setelah terkumpul diserahkan ke Bupati, uang itu tidak ada paksaan, seikhlasnya warga. “Semua masyarakat waktu itu sangat senang dan terharu bisa ikut menyumbang,” kenang Nyak Sandang.

Bagi setiap warga yang telah ikut menyumbang, perjanjian yang disampaikan Ayah Daud dalam jangka 40 tahun sumbangan modal pembelian pesawat akan dikembalikan beserta dengan pemberian hadiah.

Kendati demikian, setelah 72 tahun Indonesia merdeka, negara belum membayar utang pada Nyak Sandang. Bahkan sebagai penyumbang modal pembelian pesawat, Nyak Sandang belum pernah sekalipun merasakan naik burung besi tersebut.

Nyak Sandang

“Tidak mengharapkan jika suatu hari Indonesia akan membayar. Kami tidak mengharapkan balasan karena membantu dengan ikhlas dan memiliki kebanggaan tersendiri bisa ikut membantu negeri. Saya ikhlas tidak menuntut apa-apa, karena saya memiliki cucu dan anak. Kebaikan yang telah saya berikan dulu semoga bisa terbalaskan di masa anak dan cucu saya,” sebut Nyak Sandang.

Di usia senjanya saat ini, Nyak Sandang hanya bisa menghabiskan waktu di rumah. Aktivitas sehari-hari hanya beribadah. Nyak Sandang berumah tangga pada usia 21 tahun, istrinya bernama Fatimah (88) dan memiliki 7 orang anak.

Kondisi Nyak Sandang dan istrinya tak sama seperti semangatnya, mereka kini menghabiskan waktu berbaring di rumah bersama anak dan cucu. Penglihatan Nyak Sandang sudah gelap akibat katarak, pendengarannya juga mulai lemah, begitu juga dengan Fatimah istrinya.

“Karena kondisi tubuh memang sudah tua begini sehari-hari hanya beribadah dan berzikir,” ucap Nyak Sandang, sembari tersenyum mengakhiri ceritanya.

Sumber : Kumparan

9+ Bahan Makanan Ini Wajib Dikonsumsi olehmu yang Suka Ngeluh Rambutnya Rontok Melulu

9+ Bahan Makanan Ini Wajib Dikonsumsi olehmu yang Suka Ngeluh Rambutnya Rontok Melulu

Makanan untuk mencegah kerontokan

Selain masalah ketombe, masalah kerontokan rambut juga seringkali jadi momok yang mengganggu kehidupan sehari-hari. Meski terkesan sepele, kalau dialami terus-terusan bisa berujung pada kebotakan dini! Seram ih 🙁 Kalau sampai kejadian begini, nggak cuma sekadar ganggu penampilan tapi juga rasa pede jelas jadi jauh berkurang.

Agar rambutmu selalu sehat dan jauh dari kerontokan, yuk mulai sekarang rajin-rajin mengonsumsi makanan dalam daftar yang sudah Hipwee himpun untukmu. Simak baik-baik ya, biar perawatannya lebih afdol dan nggak cuma dari produk perawatan luar saja!

1. Jangan malas makan bayam! Sayur ini kaya akan kandungan zat besi, vitamin A dan C, protein, asam omega-3, magnesium, potasium, dan kalsium yang penting untuk kesehatan kulit kepala dan rambutmu

mau bayam lokal atau impor, sama saja kok via hurtigtslank.dk

2. Nggak suka makan wortel? Sayang banget! Padahal sayur ini nggak cuma bermanfaat untuk mata, tapi vitamin A di dalamnya juga bisa menyehatkan rambutmu

konsumsi secukupnya saja ya, nggak perlu berlebihan via www.sajadah.co

3. Telur dan segala macam produk olahan susu kaya kandungan protein, vitamin B12, zat besi, zinc dan asam lemak omega 6. Produk olahan susu juga merupakan sumber biotin (Vitamin B7) yang ampuh mencegah kerontokan rambut lho

Susu dan segala jenis olahan susu. Pastikan kamu nggak alergi saja ya! via www.magzter.com

4. Yuk, lebih rajin konsumsi oat yang kaya serat, zinc, zat besi, asam lemak omega 6, dan polyunsaturated fatty acids (PUFAs) yang membantu menstimulasi pertumbuhan rambut agar lebih sehat dan tebal

Selain buat rambut, sehat juga buat jantungmu! via www.preventionaus.com.au

5. Kacang walnut bisa membantu mencegah kerontokan rambut karena mengandung biotin, vitamin B (B1, B6 and B9), vitamin E, banyak protein dan magnesium, yang memperkuat kutikula rambut dan menutrisi kulit kepala

Selain enak, juga kaya manfaat nih! via articles.mercola.com

Advertisement

Psst, kandungan dalam walnut juga membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan DNA saat terpapar sinar matahari lho!


6. Kacang lentil atau miju-miju kaya kandungan protein, zat besi, zinc dan biotin. Selain itu, lentil juga penuh asam folat yang dibutuhkan untuk kesehatan kulit kepalamu

Bisa diolah jadi sup atau tumis-tumisan nih~ via www.thespruce.com

7. Daging ayam kaya protein yang memperkuat rambut rampuh dan mencegahnya dari kerontokan. Ingat, dagingnya ya, bukan kulit, lemak atau jeroannya!

Dada ayam panggang! Bikin laper~ via www.epicurious.com

8. Buah stroberi tinggi kandungan silika. Silika adalah mineral yang vital untuk kekuatan dan pertumbuhan rambut

Coba deh stroberi dari Korea atau Jepang. Manisnya nampol! via www.rd.com

Selain stroberi, makanan yang juga kaya kandungan silika adalah nasi, oat, bawang bombay, kubis, timun dan kembang kol.


9. Yoghurt mengandung vitamin B5 and vitamin D yang diketahui baik untuk kesehatan folikel rambut

Kombinasikan dengan buah dan oat favorit, biar makin oke nutrisinya! via lovingitvegan.com

Selain dikonsumsi, kamu juga bisa memanfaatkan yoghurt sebagai masker rambut lho!


10. Makanan yang kaya vitamin C wajib kamu konsumsi. Kekurangan vitamin ini akan membuat rambut mudah rontok karena vitamin C mendukung penyerapan zat besi dalam tubuh

Buah kaya vitamin C, seger~ via www.1zoom.net

Advertisement

Yuk, lebih rajin konsumsi jeruk, pepaya, blueberry, jeruk nipis dan kiwi dalam menu harianmu. Vitamin C juga membantu produksi kolagen yang menyokong kesehatan rambutmu.


Rambut adalah salah satu organ tubuh yang seringkali abai diperhatikan. Agar nggak sampai mengalami rambut pitak apalagi botak, yuk jangan cuma rajin dirawat dari luar tapi juga dari dalam. Selain baik buat rambut, makanan-makanan itu juga kaya manfaat buat kesehatan tubuh. Nggak mau ‘kan baru umur 20-an tapi udah pusing mikirin penampilan yang kayak udah 50-an?

Sumber : Hipwee 

Kisah Nyata Terkabulnya Doa

Kisah Nyata Terkabulnya Doa


10Berita, ‘Ala’ bin Al-Hadhrami bersama kaum Muslimin lainnya menempuh perjalanan melewati gurun pasir. Setelah waktu yang lama, rombongan kehabisan seluruh perbekalan. Mereka tetap melanjutkan perjalanan hingga lelah menggelayuti hampir seluruh peserta perjalanan.

Haus yang mereka alami benar-benar akut hingga sebagiannya hendak meninggal dunia.

‘Ala’ bin Al-Hadhrami lalu bersuci, mendirikan shalat dan memanjatkan doa penuh pengharapan kepada Allah Ta’ala.

“Wahai Zat Yang Maha Pemurah, wahai Zat Yang Maha Mengetahui, wahai Zat Yang Mahaagung, siramilah kami.”

Langit mendadak gelap. Awan tebal bergelayut bak sayap burung. Halilintar bersahutan. Hujan deras membasahi bumi hingga semua yang haus bisa lekas merasakan segar setelah tenggorokan dibasahi air.

Tak hanya itu, curahan air hujan lebih dari cukup untuk mengisi semua wadah air yang dibawa oleh seluruh peserta rombongan.

Rombongan melanjutkan perjalanan hingga sampailah di tepi lautan. Tiada satu pun armada untuk mengangkut mereka.

Di tengah himpitan masalah itu, ‘Ala’ kembali mengambil air suci, shalat dua raka’at, dan memanjatkan doa.

“Duhai Zat Yang Maha Pemurah, duhai Zat Yang Maha Mengetahui, wahai Zat Yang Mahaagung, buatlah kami bisa melewati lautan ini.”

“Demi Allah,” tulis sahabat Abu Hurairah sebagaimana dikisahkan oleh Imam Abu Bakar Al-Thurthusy Al-Andalusi dalam Al-Ma’tsurat, “kaki kami sama sekali tidak basah, begitu pula dengan sepatu dan kuku binatang kami.”

Allahu Akbar walillahil hamd. Rombongan yang terdiri dari 4000-an penunggang kuda mampu melewati lautan tanpa basah sedikit pun. Allah Ta’ala mengabulkan doa ‘Ala’ bin Al-Hadhrami hingga mereka bisa melewati lautan.

***

Tanyakan pada hati kita, seberapa besar tingkat percaya dalam hati saat menemui kisah-kisah selayak ini? Adakah kita meyakininya, ragu-ragu, bahkan menolaknya?

Inilah iman. Sebagiannya adalah memercayai apa yang tidak logis dalam pemikiran, sebab otak memang sangat terbatas jika dibandingkan dengan Kemahakuasaan Allah Ta’ala.

Allah Ta’ala yang mensyariatkan doa. Allah Ta’ala jugalah yang Maha Mengabulkan doa. Dia juga memberikan berbagai macam ‘jalan tol’ agar doa-doa hamba-Nya dikabulkan.

Berdoalah dengan doa-doa yang dipanjatkan oleh para Nabi dan ulama. Berdoalah dengan nama-nama Allah Ta’ala yang agung.

Doa dengan menyebut nama-nama-Nya itulah kaidah yang Dia syariatkan hingga apa yang menjadi hajat kita dikabulkan.

“Ya Allah, kabulkan  doa-doa kami. Terimalah amalan-amalan kami. Engkaulah Yang Maha Mengabulkan doa.”

Sumber: kisahikmah.com

Penganiayaan Ulama Bukan Hoaks, Titik !

Penganiayaan Ulama Bukan Hoaks, Titik !


Oleh: Yons Achmad*

10Berita , Apakah penganiayaan ulama  itu hoaks? Jawabannya adalah tidak. Peristiwa hari ini adalah sejarah bagi generasi selanjutnya. Ketika ada upaya penggiringan opini bahwa penganiayaan ulama itu hoaks alias kabar bohong, maka penggiringan opini itu harus dilawan.  Penganiayaan ulama bahkan sampai ada yang meninggal, itu fakta, bukan  hoaks (kabar bohong). 

Pimpinan Pondok Pesantren Al Hidayah Cicalengka, Kabupaten Bandung, KH Umar Basri Ia menjadi korban penganiayaan usai shalat subuh di masjid. Komando Brigade PP Persis, Ustaz Prawoto bahkan sampai meninggal usai dianiaya. Pelakunya? Orang gila. Dalangnya? Sampai saat ini belum terungkap. Itu beberapa peristiwa sejarah “berdarah” di awal tahun 2018. Pasca peristiwa keji itu, masih ada  beberapa peristiwa serupa.

Setelah peristiwa itu, memang banyak muncul kabar dan video dengan kasus serupa yang beredar di media sosial. Ada yang sebatas muncul di media sosial, ada yang sudah dikabarkan oleh media-media mainstrem (arus utama).  Menyikapi kabar demikian, bagaimana seharusnya masyarakat bersikap?

Hati-hati. Itu yang seharusnya tetap dijaga. Sikap kehati-hatian. Saya sendiri ketika menuliskan kolom ini juga mencoba untuk berhati-hati agar tak kena delik. Seperti kabar yang muncul di media beberapa hari terakhir. Polisi mengaku sudah menangkap kelompok The Family Muslim Cyber Army (MCA). Mereka ditangkap atas tuduhan menyebarkan konten isu bangkitnya PKI,  penculikan ulama, pencemaran nama baik presiden, pemerintah hingga tokoh-tokoh tertentu. Itu informasi versi polisi yang beredar di media. Apakah kita percaya begitu saja? Tidak.

Publik harus mengawal. Bahkan jurnalis juga semestinya tak hanya percaya begitu saja informasi versi polisi, harus bisa menggali fakta-fakta lain yang mungkin belum diungkapkan. Kenapa? Sebab sampai saat ini, belum jelas ujaran kebencian seperti apa yang dilakukan, konten isu kebangkitan PKI apa yang dipersalahkan begitu juga pencemaran nama baik macam apa sehingga mereka dengan sigap ditangkap begitu saja.

Benar, kita tak pernah menolerir hoaks dilakukan, baik sengaja maupun tidak. Tapi, bicara hoaks tidak bisa bicara begitu saja, umum. Harus jelas kasus hoaks yang kita bicarakan. Informasi kasusnya harus jelas, detail, sehingga kita bisa menganalisis dengan benar. Jangan sampai, kasus yang benar adanya, fakta, dibilang hoaks.

 Ini nalar kritis yang perlu kita jalankan. Sama seperti serbuan tenaga kerja asing membanjiri negeri ini, dikatakan hoaks, padahal itu fakta. Memang, soal jumlahnya, masih menjadi perdebatan. Penggiringan opini semacam ini harus kita lawan. Inilah bentuk konkrit kesadaran literasi media (digital) yang perlu terus kita pupuk dan rawat. Agar kita tak begitu saja melupakan sejarah kelam, entah siapa dalangnya. Yang pasti, tindakan keji ini terjadi di era pemerintahan Jokowi. []

Depok, 2 Maret 2018

*Yons Achmad. Pengamat media. Founder Kanet Indonesia.

Sumber :Voa-islam.com 

Pekerja Asing Boleh Garap Sektor Migas, DPR: Negeri Ini Sedang Gadaikan Diri…

Pekerja Asing Boleh Garap Sektor Migas, DPR: Negeri Ini Sedang Gadaikan Diri…


10Berita – Wakil Ketua Komisi VII DPR Herman Khaeron mengkritisi pencabutan Peraturan Menteri Energi Sumber Daya dan Mineral (Permen ESDM) Nomor 31 Tahun 2013 soal Ketentuan Tata Cara Penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) dalam sektor Minyak dan Gas Bumi.

Menurutnya, jika peluang lapangan kerja di sektor Migas diisi TKA, hal ini sama saja dengan menggadaikan negeri sendiri untuk pihak asing.

“Lantas bagaimana dengan hajat hidup bangsa dan negara ini, dengan penduduk sekitar 260 juta jiwa, jika mencari kerja saja susah,” kata Herman saat dihubungi, Selasa (5/3/2018).

Lebih jauh Herman menyatakan, pencabutan Permen tersebut akan mengurangi peluang yang semestinya menjadi hak anak-anak bangsa Indonesia guna mendapatkan pekerjaan.

“Saya pribadi tidak setuju dengan pencabutan Permen tersebut. Dan jika memang benar adanya, bisa mempermudah tenaga asing masuk ke Indonesia, terlebih dalam sektor migas. Hal ini patut untuk kita kritisi bersama,” ujarnya.

Politisi Demokrat ini juga berpendapat bahwa tenaga kerja Indonesia saat ini memiliki kapasitas yang sudah mumpuni dan kualifikasinya sudah terpenuhi.


“Coba datang saja ke seluruh pengeboran atau mining, semuanya tenaga kerja dari negeri kita sendiri yang sudah berkontribusi langsung ke dalam pekerjaan yang high tech, high risk dan high qualification. Ketiga kriteria tersebut, menurut saya sudah mampu untuk ditempati oleh tenaga-tenaga kerja Indonesia,” tambahnya.

Bagi dia, sangat tidak tepat jika hal ini sengaja dicabut hanya untuk menjadi alasan mempercepat investasi dan reformasi regulasi.

“Keberpihakan kepada rakyat dan anak-anak bangsa, harus menjadi prioritas, serta kemampuan dari seorang pemimpin negara untuk bisa memberikan ruang yang cukup dan memadai bagi tenaga potensial dalam negeri,” tegasnya.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral ( ESDM) telah mencabut Peraturan Menteri ESDM Nomor 31 Tahun 2013 Tentang Kententuan Tata Cara Penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) Indonesia Pada Kegiatan Usaha Minyak dan Gas Bumi.

Peraturan tersebut merupakan salah satu dari 32 aturan yang dicabut oleh Kementerian ESDM untuk memberikan kemudahan dunia usaha dalam menggunakan TKA.

Direktur Pembinaan Usaha Minyak dan Gas (Migas) Kementerian Budiyantono beralasan, meski peraturan tersebut dicabut, tidak membuat TKA bebas masuk dan bekerja di Indonesia.

Akan tetapi, terang Budiyantono, pencabutan untuk menyederhanakan prosedur penggunaan TKA di Indonesia.(kl/ts)

Sumber : Eramuslim

Rezim Tiran Minta Kejar MCA? Baik, Tantangan Diterima

Rezim Tiran Minta Kejar MCA? Baik, Tantangan Diterima


Oleh: Nasrudin Joha

10Berita, Hoax terbesar adalah janji kampanye yang tidak dipenuhi. Hoax terbesar adalah kebijakan publik yang dipertontonkan telanjang menipu rakyat. Hoax terbesar adalah ujaran meminta konsumsi produk dalam negeri, pada saat yang sama asyik impor beras, garam dan gula.

SARA terbesar adalah menghina rakyat atas dasar golongan RAKYAT. Rakyat dianggap golongan kecil sehingga pantas, dihinadinakan. Rakyat kalut mengadu nasib dengan beratnya beban, pemimpin sibuk bercitra dengan mengadu sarung tinju.

Rakyat bertarung menyisir lokasi bencana, pemimpin asyik menonton Dilan sang durjana. Rakyat bertaruh menyisihkan seperak demi seperak untuk bertahan hidup, pemimpin bertaruh hidup mengejar pajak sampai uang kerokan masuk SPT.

Penghinaan terbesar atas dasar SARA adalah ketika pemimpin tidak menghiraukan jeritan penderitaan rakyat, sementara seraya berasyik mesra bercengkrama di istana berbicara masa depan politik di 2019.

Rakyat mengadu pemimpin menggerutu, rakyat terjepit pemimpin asyik, rakyat menderita dan sengsara pemimpin terbahak dan terus tertawa.

Jika sudah demikian, tidak mungkin kaum muslimin berdiam diri. Seluruh akun kaum muslimin adalah Muslim Cyber Army. Seluruh kaum muslimin akan bergegas melaksanakan amar ma’ruf nahi munkar, untuk menegakan keadilan ditengah ketertindasan.

Wahai tentara Allah, wahai Muslim Cyber Army, Anda ditantang maka Anda harus terima tantangan itu. Anda tidak akan lari, tetapi Anda akan mendekati singgasana istana tiran untuk menyuarakan kebenaran.

Terima tantangan pengasa dzalim, terima tantangan rezim, dengan mengintensifkan perjuangan, melipatgandakan dakwah Islam, terus bongkar dan kabarkan kebusukan rezim ditengah umat.

Untuk membongkar makar rezim, Anda tidak memerlukan hoax. Setiap berita, mengabarkan kepada kita, betapa rezim amatir ini terus menerus mendzalimi umat.

Anda tidak pernah mengalami penderitaan hebat, sampai rezim amatir represif anti Islam ini memimpin Anda. Anda tidak pernah diserbu berton-ton narkoba, sampai rezim amatir ini yang mengelola negeri Anda.

Muslim cyber Army, Anda tidak perlu takut, Anda tidak boleh menjadi pengecut, Anda tidak boleh mengkhianati agama dan umat. Busungkan dada Anda, tunjukkan kepada rezim tiran Anda salah lelaki sejati, para ksatria Islam.

Anda lihat, rezim hanya berani “Testing The Water”. Bagaimana mungkin rezim serius ? Karena hakekatnya jutaan akun sosmed milik kaum muslimin adalah MCA. Mereka yang peduli terhadap masa depan bangsa dan negara adalah MCA. Mereka yang paham kerusakan pengelolaan negara dan terlibat untuk mengkritik rezim adalah MCA.

Seluruh kaum muslimin adalah MCA! Seluruh kaum muslimin adalah tentara cadangan yang siap berperang semesta di dunia maya sebagai bagian dari MCA.

Apakah dengan memerintahkan mengejar MCA rezim dapat lari dari kritik publik ? Apakah dengan mengujar ujaran SARA kepada MCA rezim mampu menundukan kalian ?

Wahai kaum muslimin, bersatulah ! Bersatulah untuk menyampaikan dakwah kepada seluruh umat, agar umat hanya mau diatur dengan syariat Islam dan dipimpin pemimpin yang memahami Islam.

Bersatulah dalam barisan pengemban dakwah Islam, dengan kembali menegakkan sistem Khilafah yang Agung. Saat Khilafah tegak, kemuliaan benar-benar milik Islam dan kaum muslimin. Takbir ! [].

Sumber : Dakwah media

MAKJLEB! Tonton Video Sebelum Protes, Penataan Sudirman-Thamrin Justru Pedestrian Makin Lebar

MAKJLEB! Tonton Video Sebelum Protes, Penataan Sudirman-Thamrin Justru Pedestrian Makin Lebar


10Berita,  JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan rancangan baru penataan trotoar di sepanjang Jalan Sudirman-MH Thamrin pada Selasa (6/3/2018) kemarin.

Anies sengaja membongkar rancangan awal yang sudah ada. Dia menilai rancangan awal yang dibuat pada masa pemerintahan Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat belum memenuhi aspek kesetaraan, terutama bagi pengendara motor yang tidak ada di rancangan awal.

Saat mengundang pers dalam peluncuran rancangan baru, Anies juga menyajikan rancangan baru tersebut melalui tayangan video.

Namun ada netizen yang baca berita terkait penataan baru dan protes menilai jalur Pedestrian (pejalan kaki) dibongkar demi memberikan ruang untuk motor.

"Pedestrian dibongkar demi memberikan ruang untuk motor ???!!
Demi, "JKT untuk semua". 😬

Motor kan polusi, ngapain ada busway BBG ??
Kebijakan kok gak ramah lingkungan gitu sih.
Sekalian aja babat buswaynya Pak @aniesbaswedan 
😠 Cc @trotoarian," ujar akun @eunibeth.

Dia mengomentari berita KOMPAS berjudul "Penataan Trotoar Sudirman-Thamrin yang Direncanakan Ahok, Dimatangkan Djarot, Dibongkar Anies".

Oleh akun @SuaraAnies dijawab telak:

"Tonton dulu video penataannya. Jalur pedestrian (jalur pejalan kaki -red) justru makin lebar.
Motor diperbolehkan di Thamrin sesuai keputusan MA."

Akun @SuaraAnies menyertakan video penataan yang juga telah disampaikan Anies saat presentasi dihadapan wartawan.

Berikut VIDEONYA... tonton dan bandingkan rancangan awal (Ahok) dengan rancangan baru (Anies).

Maunya nyolot apa saja kebijakan Anies yang penting nyinyir dulu...

Nonton VIDEO memang BERAT, butuh KUOTA... kamu gak kuat 😂

[Video1 - Penataan Baru]


[Video2 - Paparan Anies]

Sumber : PORTAL ISLAM