OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Sabtu, 31 Maret 2018

Jangan Engkau Berdusta Atas Nama Allah, Ini Bentuknya

Jangan Engkau Berdusta Atas Nama Allah, Ini Bentuknya

10Berita, DUSTA merupakan salah satu perbuatan yang termasuk dalam kategori perilaku tercela. Perbuatan itu dapat berakibat fatal bagi dirinya dan merugikan orang lain yang dibohongi olehnya. Oleh sebab itu, berdusta ini sangat dilarang oleh Allah dan Rasul-Nya. Akan tetapi, masih banyak saja manusia yang dengan mudahnya berbuat dusta.

Banyak manusia yang berdusta atas nama Allah. Bentuk-bentuk berdusta atas nama Allah dan Rasul-Nya secara sengaja ada banyak bentuk, di antaranya:

1. Berkomentar atau menjawab dalam masalah agama tanpa ilmu yang benar, baik komentarnya (kebetulan) benar apalagi jika salah.

Allah SWT berfirman menyebutkan empat jenis dosa yang menjadi penyebab timbulnya semua dosa, “Katakanlah: ‘Tuhanku hanya mengharamkan perbuatan yang keji baik yang nampak atau pun yang tersembunyi, dan perbuatan dosa, melanggar hak manusia tanpa alasan yang benar, (mengharamkan) mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang Allah tidak menurunkan hujjah untuk itu dan (mengaharamkan) mengada-adakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui,” (QS. Al-A’raf: 33).

Termasuk di dalamnya mengatakan mubah terhadap sesuatu yang dilarang dan sebaliknya. Atau mengatakan sunnah sesuatu yang wajib dan sebaliknya. Atau mengatakan haram sesuatu yang halal dan sebaliknya.

2. Mengklaim bahwa dirinya didatangi oleh malaikat Jibril. Ini jelas kedustaan atas nama Allah SWT, karena Jibril itu hanya turun mendatangi manusia atas perintah Allah SWT.

3. Mengklaim bahwa dia melihat Nabi SAW dalam mimpinya padahal dia sendiri tidak mengetahui bagaiman ciri-ciri fisik Rasulullah SAW.

4. Mengklaim bahwa dia menerima suatu ajaran baru dari Allah atau Rasul-Nya dalam mimpi.

5. Meyakini atau berbuat bid’ah dalam agama, baik bid’ah berupa keyakinan, ucapan maupun amalan. Baik dia yang menjadi pencetus bid’ah tersebut maupun dia hanya sekedar ikut-ikutan.

6. Menceritakan atau membenarkan hadis yang lemah sekali atau yang palsu, dengan meyakini bahwa Nabi SAW pernah mengucapkannya.

7. Menceritakan atau menisbatkan suatu hadis dari Nabi SAW padahal dia belum mengetahui keadaan sebenarnya dari hadis tersebut, apakah shahih atau lemah.

8. Beramal dengan hadis yang lemah apalagi yang palsu, baik dalam fadhlail al-a’mal apalagi dalam masalah hukum-hukum.

9. Menyebarkan pemikiran yang menyimpang lantas mengatas namakan Islam, semisal mengatakan bom bunuh diri sebagai jihad dan semacamnya. []

Sumber: 1001 Siksa Alam Kubur/Karya: Ust. Asan Sani ar Rafif/Penerbit: Kunci Iman, Islampos.

Nasihat Seorang Ayah, “Bolehkah Durhaka pada Suami?”

Nasihat Seorang Ayah, “Bolehkah Durhaka pada Suami?”

Oleh: Arief Siddiq Razaan

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuhu.

NAK, ayah tidak pernah meminta sesuatu padamu, tetapi untuk kali ini dengarlah apa yang ayah sampaikan.

Hal ini menyangkut sebuah hadist yang diriwayatkan oleh At-Thobroni dalam Al-Mu’jam Al-Awshoth (7/332 no 7648), lafalnya sebagai berikut:

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ رَجُلاً خَرَجَ وَأَمَرَ امْرَأَتَهُ أَنْ لاَ تَخْرُجَ مِنْ بَيْتِهَا وَكَانَ أَبُوْهَا فِي أَسْفَلِ الدَّارِ وَكَانَتْ فِي أَعْلاَهَا فَمَرَضَ أَبُوْهَا فَأَرْسَلَتْ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَتْ لَهُ ذَلِكَ فَقَالَ : أَطِيْعِي زَوْجَكِ فَمَاتَ أَبُوْهَا فَأَرْسَلَتْ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ : أَطِيْعِي زَوْجَكِ فَأَرْسَلَ إِلَيْهَا النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللهَ غَفَرَ لِأَبِيْهَا بِطَاعَتِهَا لِزَوْجِهَا

“Dari Anas bin Malik dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwasanya ada seseorang yang bersafar dan memerintahkan istrinya untuk tidak keluar dari rumah. Ayah sang wanita tinggal di lantai dasar rumah, sedangkan sang wanita tinggal di lantai atas. Ayahnya lalu sakit, maka sang wanita mengirim (utusan) kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk menyebutkan kondisi ayahnya (yaitu sang wanita ingin keluar dari rumahnya untuk menjenguk dan merawat ayahnya) maka Nabi berkata, “Hendaknya engkau ta’at kepada suamimu.”

Lalu ayahnyapun meninggal. Maka sang wanita mengirim (utusan) kepada Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam (minta izin keluar rumah untuk melayat ayahnya) maka Nabi berkata, “Taatlah engkau kepada suamimu,” lalu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengirim utusan kepadanya (mengabarkan) bahwasanya Allah telah mengampuni ayahnya karena ketaatan sang wanita kepada suaminya.”

Barangkali hadis ini banyak dijadikan alasan untuk mengukuhkan kekuasaan suami sehingga kepatuhan pada seorang suami melebihi pengabdian anak kepada orang tuanya. Padahal apabila ingin mendalami sebuah ilmu harusnya mencari perimbangan hadis yang lain sehingga dirimu lebih bijaksana untuk mengambil sebuah keputusan. Sungguh, kebenaran hadis di atas memang hanya Allah yang mengetahui, namun perlu Ibu sampaikan padamu bahwa bisa jadi hadis tersebut adalah hadis yang lemah. Lemahnya hadis tersebut dijelaskan oleh Al-Imam An-Nawawi dalam Majmuu’ Syarh Al-Muhadzdzab (16/413).

Imam As-Syafii berkata:

وَلَهُ مَنْعُهَا مِنْ شُهُودِ جَنَازَةِ أُمِّهَا وَأَبِيهَا وَوَلَدِهَا ، وَمَا أُحِبُّ ذَلِكَ لَهُ “

“Dan suaminya berhak untuk melarang istrinya menghadiri (melayat) janazah ibunya, ayahnya, dan anaknya, akan tetapi aku tidak menyukai hal ini.”

Sesungguhnya ayah sang wanita memiliki hak-hak yang sangat banyak yang harus ditunaikan oleh putrinya. Yang paling jelas dari hak-hak tersebut di antaranya adalah:

– Haknya sebagai seorang ayah, karena Allah berfirman وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا (Hendaknya kalian berbuat baik kepada kedua orang tua kalian sabaik-baiknya). Di mana Allah menggandengkan perintah berbakti kepada kedua orang tua dengan perintah untuk beribadah kepada-Nya.

– Haknya sebagai sesama muslim, karena sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam حَقُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ خَمْسٌ “Hak seorang muslim atas muslim yang lain ada lima,” dan di antaranya adalah وَإِذَا مَرَضَ فَعُدْهُ “Jika ia sakit maka jenguklah dia.”

– HAK untuk disilaturahmi. Allah telah berkata (*kepada rahim sebagaimana dalam hadis qudsi) : اشْتَقَقْتُ لَكِ اسْمًا مِنْ اسْمِي فَمَنْ وَصَلَكِ وَصَلْتُهُ وَمَنْ قَطَعَكِ قَطَعْتُهُ “Aku telah mengambil namamu dari isytiqooq (pecahan) namaku, maka barangsiapa yang menyambungmu maka aku akan menyambungnya, dan barangsiapa yang memutuskanmu maka aku akan memutusnya.”

– Hak kemanusiaan, مَنْ لاَ يَرْحَمُ النَّاسَ لاَ يُرْحَمُ (*karena sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam), “Barangsiapa yang tidak merahmati manusia maka ia tidak akan dirahmati.”

– Hak sang ayah untuk memperoleh pertolongan untuk melangsungkan hidupnya (*sebagaimana penjelasan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam), دَخَلَتْ امْرَأَةٌ النَّارَ فِي هِرَّةٍ، وَدَخَلَتْ امْرَأَةٌ الْجَنَّةَ فِي هِرَّةٍ “Seorang wanita masuk neraka karena seekor kucing (*yang ia kurung dan tidak diberi makan hingga mati) dan seorang wanita masuk surga karena seekor kucing (*yang ditolongnya).”

Pendapat Imam An-Nawawi adalah pendapat yang lebih kuat mengingat dalil yang disebutkan oleh beliau rahimahullah. Dan pendapat ini sesuai dengan madzhab Hanafi dan madzhab Maliki; Az-Zaila’i Al-Hanafi berkata:

وَقِيلَ لَا يَمْنَعُهَا مِنْ الْخُرُوجِ إلَى الْوَالِدَيْنِ ، وَلَا يَمْنَعُهُمَا مِنْ الدُّخُولِ عَلَيْهَا …وهُوَ الصَّحِيحُ

“Dan dikatakan bahwasanya seorang suami tidak boleh melarang istrinya keluar rumah untuk mengunjungi kedua orang tuanya, ia juga tidak boleh melarang kedua orang tua istrinya untuk menemui istrinya… dan inilah pendapat yang benar,” (Tabyiinul Haqoo’iq li Az-Zaila’i, beserta hasyiyah Al-Syilbi 3/58-59).

Dari itu, janganlah gegabah dalam menafsirkan sebuah hadis. Cobalah lebih banyak berkarib ajar perihal adab kepada orang tua, sungguh ini bukan upaya pembenaran atas keinginan ayah untuk diperhatikan oleh putrinya, namun ini hanyalah sebuah upaya penyadaran bahwa ada masalah yang mesti dikupas dengan sudut pandang lain sehingga menemukan sebuah pencerahan.

Ayah hanya tidak ingin dirimu menjadi golongan hamba-Nya yang merugi karena tidak mampu bersikap lebih hati-hati untuk memutuskan sebuah perkara. Sungguh apa yang ayah sampaikan di atas itu belum seberapa apabila dibandingkan dengan kenyataan bahwa seorang istri wajib mendurhakai suaminya yang melarangnya untuk merawat ayahnya yang sakit, jika ternyata tidak ada orang lain yang merawatnya. Karena tidak merawat ayah adalah bentuk kemaksiatan kepada Allah, hal ini diriwayatkan oleh Zainuddin Ibnu Nujaim Al-Hanafi yang menyatakan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda:

وَلَوْ كان أَبُوهَا زَمِنًا وَلَيْسَ له من يَقُومُ عليه مُؤْمِنًا كان أو كَافِرًا فإن عليها أَنْ تَعْصِيَ الزَّوْجَ في الْمَنْعِ

“Jika ayahnya sakit dan tidak ada yang merawatnya –baik sang ayah seorang mukmin ataupun kafir- maka wajib bagi sang istri untuk durhaka kepada suaminya yang melarangnya merawat ayahnya,” (Al-Bahr Ar-Rooiq Syarh Kanz Ad-Daqooiq 3/237, lihat juga 4/212).

Semoga dirimu selalu terjaga dari tindakan durhaka kepada orang tua, namun andai pun suamimu belum terbuka hatinya untuk kebenaran ini, bersabarlah dan terus berdoa. In-syaa Allah suami yang baik pasti lebih paham bahwa sesungguhnya kepedulian pada orang tua itu ajaran yang baik.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuhu. []

Sumber : Islampos.

Daun Singkong Banyak Manfaatnya, Salah Satunya Bisa Membuat Kita Awet Muda

Daun Singkong Banyak Manfaatnya, Salah Satunya Bisa Membuat Kita Awet Muda


10Berita, Siapa sangka bahwa daun singkong atau daun ketela pohon sangat banyak manfaatnya. Singkong bahkan menjadi salah satu makanan pokok beberapa daerah di Indonesia.

Tumbuhan yang punya nama ilmiah Manihot utilissima ini memang sangat mudah ditemukan di negara-negara Asia. Selain itu, harganya juga sangat terjangkau. Berikut ini adalah manfaat daun singkong yang dikutip dari ummukulthum.com:

1. Mengobati Stroke
Menurut penelitian yang dilakukan oleh para ahli, daun singkong terbukti mampu menyembuhkan stroke. Hal itu karena daun singkong mengandung isollavon dan merupakan substansi yang sangat kuat ketika digunakan untuk mengobati stroke.

2. Meningkatkan Daya Tahan
Dengan vitamin C yang cukup tinggi, daun singkong bisa membantu meningkatkan daya tahan dan kesehatan tubuh Anda. Namun, akan jauh lebih baik jika selalu mengonsumsi daun singkong.

Tentu saja hal ini harus diimbangi dengan berolahraga dan menjaga kebersihan tubuh untuk menghindari berbagai penyakit.

3. Untuk Kesehatan Mata
Daun singkong mengandung kadar vitamin A yang cukup tinggi. Karena itu daun singkong cukup efektif dalam menjaga kesehatan mata Anda. Anda cukup mengonsumsi sayuran ini tiga kali seminggu untuk menjaga kesehatan mata Anda.

4. Mencegah Osteoporosis
Daun singkong dapat Anda gunakan untuk mencegah osteoporosis karena daun singkong mengandung fosfor dan kalsium.

Dua zat ini berperan aktif dalam menjaga kesehatan tulang Anda. Secara otomatis jika Anda mengonsumsi daun singkong, Anda juga melindungi kesehatan tulang.

5. Menyembuhkan Luka
Daun singkong kaya serat dan zat besi. Kedua zat ini telah terbukti mempercepat penyembuhan luka.

6. Mencegah Penuaan Dini
Penuaan adalah masalah yang tidak dapat dihindari. Kadang-kadang banyak orang melakukan operasi plastik atau suntikan tertentu untuk tetap awet muda.

Namun, metodenya sangat berbahaya bagi kesehatan! Gunakan daun singkong sebagai pengganti perawatan kimia sehingga Anda tetap awet muda tanpa efek samping.

Nah, rupanya manfaat daun singkong cukup banyak bukan? Selain rasanya yang enak, daun singkong juga dapat meningkatkan kesehatan tubuh.

Sumber: intisari.grid.id

Turki Restorasi Masjid-Masjid Bersejarah di Bulgaria

Turki Restorasi Masjid-Masjid Bersejarah di Bulgaria

Proyek miliaran dolar ini menyasar Masjid Ibrahim Pasha yang berusia 500 tahun.

10Berita , RAZGRAD -- Pemerintah Turki akan membantu restorasi masjid era Utsmaniyah di Bulgaria. Proyek miliaran dolar ini menyasar Masjid Ibrahim Pasha yang berusia 500 tahun. Masjid tersebut merupakan hasil karya arsitektur Utsmaniyah terbesar di negara Balkan yang masih berdiri.

Ia akan direnovasi besar-besaran dan dibuka kembali untuk publik. Masjid ini terletak di kota Razgrad. Bulgaria adalah rumah dari banyak masjid-masjid bersejarah Turki. Sejumlah bangunan ini sudah usang dan butuh restorasi di sana sini.

Dilansir TRT Worlds, Sabtu (31/3), total ada 27 masjid era Utsmaniyah di Bulgaria yang menunggu diperbaiki. Menara, dinding, pintu dan pondasi lainnya hampir hancur karena dimakan usia.

Saat ini, masjid-masjid tersebut terbengkalai dan tidak menjadi bagian publik. Dinding-dindingnya lapuk dan berdebu, bagian dalamnya usang dan berjamur. Masih tampak sedikit ornamen dan desain khas era terdahulu yang cacat sebagian.

Seorang penduduk, Ahmet Mahmut mengatakan dahulu masjid ini sempat dipelihara oleh lembaga amal. Namun kini ia terbengkalai. "Kita tidak bisa masuk, ini terlihat seperti penjara sekarang, penduduk pasti akan senang jika dibuka lagi," kata dia.

Menurut kontributor TRT Worlds, masjid itu sudah tidak terpakai hingga lebih dari 50 tahun. Gubernur Razgrad, Gunay Husman mengatakan dulunya masjid ini adalah jantung kota Razgrad dan dibangun pada 1516. "Jika sudah direstorasi, ia akan jadi museum dan bisa juga jadi tempat shalat dan pusat Islam," kata dia.

Sumber : Republika.co.id

Kisah Umar bin Khattab Taklukkan Sungai Nil, Hapus Tradisi Tumbal

Kisah Umar bin Khattab Taklukkan Sungai Nil, Hapus Tradisi Tumbal


ilustrasi (BersamaDakwah)

10Berita, Kisah Umar bin Khattab ini diriwayatkan oleh Abdul Hakim dalam Futuha Mishra (Sejarah Penaklukan Mesir). Juga dicantumkan Muhammad Abdul Aziz al Halawi dalam Fatawa wa Aqdhiyah Amiril Mu’minin Umar ibn al Khattab (Fatwa dan Ijtihad Umar bin Khattab).

Daftar Isi

Kisah Menaklukkan Sungai Nil

Kisah ini terjadi ketika Amr bin Ash berhasil menaklukkan Mesir. Saat memasuki bulan Bu’unah (salah satu bulan dalam kalender yang berlaku di Mesir waktu itu), penduduk datang menghadapnya.

“Wahai Gubernur, sesungguhnya Sungai Nil kami ini memiliki tradisi yang airnya tidak akan mengalir kecuali dengan tradisi tersebut.”

“Tradisi apakah itu?”

“Jika telah melewati tanggal 12 bulan Bu’unah, kami akan mengambil seorang anak gadis dari orangtuanya. Kami akan membujuk orangtua itu agar mau merelakan anak gadisnya sebagai tumbal. Lalu kami rias gadis itu dengan pakaian dan perhiasan yang menawan, lalu kami lemparkan ia ke Sungai Nil.”

Amr bin Ash terkejut mendengar tradisi tumbal itu. Tradisi syirik sekaligus pembunuhan keji. Masalah aqidah sekaligus masalah nyawa manusia.

“Sesungguhnya tradisi ini tidak ada dalam Islam. Islam menghapus segala tradisi leluhur sebelumnya yang bertentangan dengan ajaranNya,” demikian jawaban tegas Amr bin Ash.

Sesuai arahan Amr bin Ash, mereka menahan diri melakukan tradisi tumbal itu. Mereka bersabar selama tiga bulan; Bu’unah, Abib dan Masra. Namun air Sungai Nil tidak juga mengalir seperti biasanya.

Tidak mendapatkan air adalah masalah besar bagi penduduk. Karenanya mereka berniat pindah dari situ.

Mengetahui kesulitan penduduk dan keinginan mereka untuk pindah, Amr bin Ash mengirim surat kepada khalifah Umar bin Khattab. Ia menceritakan peristiwa yang terjadi dan meminta arahan Umar.

“Engkau benar,” jawab Umar bin Khattab melalui surat. “Sesungguhnya Islam menghapus seluruh tradisi yang buruk. Bersama surat ini, kukirimkan pula kepadamu lembar kertas. Jika telah sampai kepadamu, lemparkan lembaran itu ke Sungai Nil.”

Sebelum melempar kertas itu ke Sungai Nil, Amr bin Ash membuka dan membaca isinya. “Dari hamba Allah Umar Amirul Mukminin kepada Sungai Nil penduduk Mesir, amma ba’du. Jika engkau mengalir semata-mata karena dirimu sendiri, maka janganlah mengalir! Akan tetapi, jika yang mengalirkanmu adalah Allah Yang Mahaesa lagi Mahaperkasa, maka kami memohon kepadaNya untuk mengalirkanmu.”

Amr bin Ash melemparkan kertas itu ke Sungai Nil tepat sehari sebelum rencana keberangkatan penduduk pindah ke wilayah lain. Keesokan harinya, pagi-pagi sebelum mereka berangkat, Sungai Nil telah mengalir hingga sedalam enam belas hasta. Penduduk Mesir pun bergembira, tidak jadi pindah ke wilayah lainnya.

Demikianlah kisah Umar bin Khattab ini. Tidak hanya Sungai Nil kembali mengalir, yang lebih utama adalah terhapusnya tradisi tumbal dari kehidupan mereka.

Baca juga: Sholat Dhuha

Ibrah Kisah Umar bin Khattab

Ada banyak ibrah yang bisa kita petik dari kisah ini, antara lain:

1. Tumbal adalah salah satu bentuk kemusyrikan

Memberikan tumbal, atau berqurban kepada selain Allah, merupakan salah satu perbuatan syirik yang dosanya sangat besar hingga tidak diampuni Allah. Baik tumbal untuk sungai, tumbal untuk gunung, tumbal untuk pembangunan jembatan dan lain-lain. Tidak peduli apakah tumbal itu besar seperti sapi, atau kecil seperti ayam. Apalagi jika tumbalnya adalah manusia.

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Rasulullah mensabdakan bahwa ada laki-laki yang masuk surga karena lalat, ada pula yang masuk neraka karena lalat. Ketika sahabat bertanya, beliau menjelaskan bahwa mereka melewati sebuah perkampungan penyembah berhala. Orang yang melewati perkampungan itu harus berkorban atau memberi sesaji. Karena tak memiliki apa-apa, seorang laki-laki akhirnya berkorban dengan lalat. Dengan sebab itu ia masuk neraka. Sedangkan laki-laki kedua, ia tidak mau berkorban meskipun dengan lalat. Laki-laki ini dibunuh oleh para penyembah berhala, lalu ia masuk surga.

2. Mencegah kesyirikan adalah kewajiban setiap muslim

Amr bin Ash telah memberikan contoh yang tepat. Begitu mengetahui bahwa tradisi yang dimaksudkan oleh penduduk Mesir adalah tradisi syirik, ia langsung mencegahnya. Mencegah kesyirikan adalah kewajiban setiap muslim, terutama pemimpin umat yang memiliki otoritas.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

مَنْ رَأَى مِنْكُمْ مُنْكَرًا فَلْيُغَيِّرْهُ بِيَدِهِ فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِلِسَانِهِ فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِقَلْبِهِ وَذَلِكَ أَضْعَفُ الإِيمَانِ

“Barangsiapa di antara kalian melihat kemungkaran, hendaklah dia mengubah dengan tangannya (otoritas/kekuasaan). Apabila tidak mampu, hendaklah dia mengubah hal itu dengan lisannya. Apabila tidak mampu, hendaknya dia mengubah dengan hatinya dan inilah selemah-lemah iman.” (HR. Muslim)

3. Pemimpin itu memberi solusi yang manhaji

Kisah Umar bin Khattab ini menegaskan kepada kita, bahwa pemimpin negara memiliki kewajiban menyelesaikan permasalahan rakyatnya. Dan itulah yang dicontohkan oleh Umar bin Khattab. Ia memberikan solusi yang manhaji, sesuai dengan manhaj Islam, tidak bertentangan dengan aqidah Islam, tidak bertentangan dengan Al Quran dan Sunnah.

Maka yang dilakukan Umar dalam kisah ini, ia menggantungkan harapan hanya kepada Allah. Ia berdoa hanya kepada Allah. Ia berupaya menyelesaikan dua hal sekaligus; menghentikan kemusyrikan dengan menghapus tradisi tumbal dan memajukan kesejahteraan dengan kembali mengalirnya Sungai Nil.

Pemimpin-pemimpin seperti inilah yang dipuji Allah:

الَّذِينَ إِنْ مَكَّنَّاهُمْ فِي الْأَرْضِ أَقَامُوا الصَّلَاةَ وَآَتَوُا الزَّكَاةَ وَأَمَرُوا بِالْمَعْرُوفِ وَنَهَوْا عَنِ الْمُنْكَرِ وَلِلَّهِ عَاقِبَةُ الْأُمُورِ

“(yaitu) orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi niscaya mereka mendirikan sholat, menunaikan zakat, menyuruh berbuat ma’ruf dan mencegah dari perbuatan yang mungkar; dan kepada Allah-lah kembali segala urusan” (QS. Al Hajj: 41)

Sering kali yang diperhatikan pemimpin di zaman sekarang hanya masalah perekonomian dan kesejahteraan materi. Sedangkan dalam menjaga aqidah kadang abai. Terkadang ada yang lebih parah, kesejahteraan rakyat pun tidak diperhatikan, hanya mementingkan kekuasaannya sendiri dan kepentingan golongannya sendiri.

4. Karamah Umar bin Khattab

Kisah Umar bin Khattab ini juga menunjukkan karamahnya. Sekaligus menujukkan kedekatannya dengan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Hanya dengan selembar kertas berisi komunikasi kepada Sungai Nil dan doa kepada Allah, Allah menjadikan Sungai Nil kembali mengalir.

Banyak karamah Umar bin Khattab yang lain. Misalnya beberapa kali ayat Al Quran turun bersesuaian dengan pendapat Umar bin Khattab, ia pernah memberikan instruksi kepada pasukan yang sedang berperang di dekat gunung padahal Umar waktu itu sedang khutbah di Madinah, dan lain-lain.

5. Sungai dan alam semesta adalah makhlukNya

Kisah Umar bin Khattab ini juga menguatkan kesadaran kita bahwa Sungai Nil dan sungai-sungai lainnya, gunung, hutan dan seluruh alam semesta ini adalah makhlukNya. Maka janganlah takut kepada sesama makhluk. Jangan berdoa dan berlindung kepada sesama makhluk. Namun, berdoalah kepada Allah sang Pencipta segala makhluk. Berlindunglah hanya kepadaNya.

Karenanya meskipun surat yang ditulis Umar berisi komunikasi kepada Sungai Nil, doanya hanya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Baca juga: Doa Setelah Sholat

Jika ada yang tidak beres dengan sawahnya, hendaklah petani berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Jika ada masalah dengan kebunnya, hendaklah pekebun berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Jika ada masalah dengan bumi kita yang makin sering gempa, hendaklah berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. [Muchlisin BK/]

Sumber :BersamaDakwah

7 Keseharian Bintang Liverpool Mohamed Salah yang Islami Banget

7 Keseharian Bintang Liverpool Mohamed Salah yang Islami Banget


10Berita, Penampilan sensasional tengah ditunjukkan Mohamed Salah musim ini. Gol demi gol terus dicetak oleh bintang Liverpool asal Mesir ini.

Salah tercatat sebagai top scorer Premier League dengan 28 gol, terpaut empat gol dengan pesaing terdekat, Harry Kane (Tottenham Hotspur). Sementara itu, di semua ajang, pemain 25 tahun ini sudah menorehkan 36 gol dari 40 pertandingan.

Yang menarik, Salah dikenal sebagai sosok yang rendah hati. Dia juga dikenal sebagai Muslim yang taat.

Apa saja kebiasaan Salah yang islami banget? Berikut kami himpun dari berbagai sumber:

1. Rajin ke Masjid

"Jika dia (Salah) terus mencetak gol, saya juga akan menjadi Muslim. Dia sering ke masjid, di situlah saya ingin berada."

Masih ingat dengan yel-yel yang dinyanyikan fans Liverpool ini? Ya, Salah merupakan pribadi yang tak pernah ketinggalan salat lima waktu. Dia rajin salat jama'ah di masjid.

Beberapa akun Facebook pernah memposting foto-foto Mohamed Salah saat berada di Masjid Al Rahma yang tak jauh dari markas Liverpool, Anfield.

Seperti akun Facebook @futuwwaretreat, yang bulan Februari 2018 memposting kumpulan foto Mohamed Salah dan Sadio Mane berada di masjid ini dan menyempatkan diri berfoto bersama fans.

Jadi, kalau ingin bertemu Salah, tinggal cegat dia di masjid. Atau mungkin, bisa salat berjamaah dengan dia.

Sadio Mané and Mohamed Salah with the local community here in Liverpool after Friday prayers. They are both regulars at...
Dikirim oleh Futuwwa pada 15 Februari 2018


2. Tak Lupa Mengaji

Salah selalu menjadikan Alquran sebagai pedoman hidupnya. Di sela-sela kesibukannya di lapangan hijau, dia selalu menyempatkan diri membaca Kalam Ilahi tersebut.


“Alquran adalah pedoman hidupku. Itu adalah penuntunku selama berada di negeri orang, maupun di negeri sendiri,” kata Salah kepada media Mesir.

 “Kalau ada waktu istirahat, pasti membacanya, bahkan dalam bus untuk perjalanan bertanding, saya sering membacanya,” lanjutnya.

3. Istri Berhijab

Berbeda dengan WAGs lain yang hidup glamor, istri Salah jarang terekspose media. Salah menikah dengan wanita berhijab yang bernama Magi. Mereka sudah melangsungkan pernikahan pada Desember 2013 silam.


Pernikahan mereka semakin lengkap saat Magi melahirkan anak pertama pada Oktober 2014. Nama yang diberikan untuk bayi perempuan itu sangat kental dengan Islam. Seperti dilansir Ahram Online, anak mereka diberi nama Makka, sesuai dengan nama kota suci umat Islam.

4. Mahir Berenang


Salah memang seorang pesepakbola. Namun, dia tetap menjalankan ibadah sunnah Rasul, yakni berenang.

Hal itu terlihat dari beberapa unggahan Salah di Instagram. Dia bahkan mengajari putrinya, Magi, berenang.

“Setiap hal yang tidak ada dzikir kepada Allah adalah lahwun (kesia-siaan) dan permainan belaka, kecuali empat: candaan suami kepada istrinya, seorang lelaki yang melatih kudanya, latihan memanah, dan mengajarkan renang,"demikian bunyi hadis yang menganjurkan olahraga berenang.

5. Memelihara Jenggot


Jika diperhatikan, Salah selalu memelihara jenggot. Lagi-lagi, hal ini sesuai dengan Sunnah Rasul.

“Selisilah orang-orang musyrik. Potong pendeklah kumis dan biarkanlah jenggot.” (HR. Muslim no. 625).

6. Melaksanakan Umrah

Beberapa pesepakbola Muslim di Eropa sudah menjalankan ibadah umrah. Salah termasuk pemain yang sudah beribadah ke Tanah Suci.

Foto Salah berada di Masjidil Haram sempat tersebar di media sosial. Diketahui, dia mengajak saudara dan juga istrinya.


7. Sujud Syukur

Kalau yang satu ini, tentunya yang paling sering terlihat. Ya, Salah selalu melakukan selebrasi sujud syukur, setelah mencetak gol.


Pada pertandingan Liga Inggris saat Liverpool mengalahkan Watford 5-0, Sabtu (17/3/2018), Mohamed Salah mencetak empat gol dan selebrasi empat kali sujud syukur.

[video]

PLUS...

8. Mencintai Anak-anak

[video - Anak-sanak Sekolah di Inggris surprise dan gembira bertemu sang idole Mohamed Salah]

A post shared by Mohamed Salah (@mosalah22) on Mar 28, 2018 at 4:00am PDT


Sumber: VIVA

INDEF: Jangan Remehkan Kenaikan BBM Walau Hanya 200 Rupiah

INDEF: Jangan Remehkan Kenaikan BBM Walau Hanya 200 Rupiah

10Berita , Jakarta – Institut for Development of Economics and Finance (INDEF) menilai kenaikan harga BBM non subsidi dan hilangnya BBM subsidi jenis premium bisa memicu inflasi dan hilangnya kedaulatan ekonomi Indonesia.

Direktur Eksekutif INDEF, Enny Sri Hartati mengatakan persoalan harga BBM adalah komoditi sensitif, di mana persoalan BBM bisa memicu ekspektasi inflasi. Yakni kekhawatiran masyarakat menyeluruh, sehingga respon masyarakat akhirnya membeli komoditi lebih untuk cadangan.

“Jangan remehkan kenaikan BBM walau hanya Rp200,00, sebab kontribusi BBM sangat besar dalam memicu kenaikan harga kebutuhan pokok,” katanya katanya saat dihubungi Kiblat.net, Jumat, (30/3/2018).

Jadi kalau ada yang menganalisa bahwa Indonesia akan bubar itu bisa jadi benar. Dinilainya bubarnya Indonesia bukan secara fisiknya tetapi hilangnya kedaulatan ekonomi. Bukti filosofinya apabila eksistensi kedaulatan kita sudah tidak ada, sebenarnya cita-cita proklamasi sudah bubar.

Dia menjelaskan jika pemerintah beralibi bahwa pengalihan subsidi energi dialihkan untuk pembangunan infrastruktur, tetapi jika dilihat komposisi belanja modal di infrastruktur justru tidak ada kenaikan yang signifikan hanya 15 persen. Justru yang naik dalam proporsi anggaran APBN adalah di belanja barang, belanja pegawai dan belanja lainnya.

“Seharusnya jangan ada dusta lah di pemerintah dalam alokasi APBN, pemerintah wajib ‘apple to apple’.” ujarnya.

Enny menilai solusi yang seharusnya diambil pemerintah, segera mencegah pemicu berbagai resiko penurunan daya beli masyarakat. Sebab, bila daya beli menurun yang menjadi andalan pertumbuhan ekonomi Indonesia ini, maka pertumbuhan ekonomi tidak akan tercapai.

“Ini sudah kadung turun daya belinya, maka dampaknya akan mengurangi daya produksi di periode berikutnya. Sebagai penentu persoalan ini juga bergantung pada evaluasi masyarakat melalui politik lima tahunan,” katanya.

Artinya dalam mengelola negara, kita harus merencanakan dengan komprehensif dan matang, tidak hanya sekedar mengeluarkan kebijakan yang bersifat ‘populis’ pokoknya ada pembangunan. Meskipun pemerintah berasumsi pembangunan infrastruktur adalah untuk jangka panjang.

“Memang benar infrastruktur pasti punya manfaatnya untuk jangka panjang, tetapi kan juga harus dipilih dan dipilah infrastruktur mana saja yang mendukung percepatan akselerasi sektor-sektor ekonomi yang mempunyai nilai daya tambah,” pungkasnya.

Sumber : Kiblat.

Soal Pemimpin Plonga-Plongo, Tsamara Tuding Fadli Zon Sindir Jokowi

Soal Pemimpin Plonga-Plongo, Tsamara Tuding Fadli Zon Sindir Jokowi


10Berita -Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengecam isi Twitter Fadli Zon yang menyatakan bahwa Indonesia membutuhkan pemimpin seperti Vladimir Putin dan bukan pemimpin yang banyak ngutang, enggak planga plongo.

“Walau tidak secara jelas menyebut nama, tweet tersebut secara jelas diarahkan untuk melecehkan Presiden Jokowi,” ujar Ketua DPP PSI, Tsamara Amany dalam keterangannya, Jumat (30/3/2018).

Dia mengatakan tweet Fadli Zon tersebut melukai hati rakyat Indonesia yang mendukung  Jokowi. Sebab menurut survei sejumlah lembaga penelitian tepercaya menunjukkan mayoritas rakyat Indonesia saat ini menyatakan puas dengan kinerja Presiden Jokowi. Itu klaim Tsamara.

Tsamara menilai tweet tersebut secara tidak langsung menggambarkan Presiden Jokowi yang didukung mayoritas rakyat sebagai planga plongo dan hal itu adalah penghinaan yang sama sekali tidak pantas.

Dia meminta Fadli Zon juga selayaknya menyadari bahwa Vladimir Putin bukanlah tipe pemimpin yang popular di negara-negara demokrasi. Sebab menurut penelitian Gallup International 2017, popularitas Putin terutama hanya tinggi di negara Rusia dan negara-negara eks-komunis, negara komunis seperti Vietnam, serta negara-negara yang masih belajar berdemokrasi. Di negara-negara demokratis, popularitas Putin sangat rendah.

“Putin dikenal di dunia demokratis sebagai pemimpin diktator, fasis dan membiarkan korupsi terorganisir,” kata Tsamara.

Untuk itu, PSI meminta Fadli Zon menahan diri untuk mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang mempertajam konflik yang berpotensi menguat menjelang Pemilihan kepala daerah 2018 dan Pemilu nasional 2019.

“PSI menilai sangat tidak layak seorang Wakil Ketua DPR mengeluarkan pernyataan yang sedemikian melecehkan terhadap kepala negara,” katanya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon kembali melempar bola panas di akun twitternya. Fadli menyatakan Indonesia butuh pemimpin seperti Presiden Rusia Vladimir Putin.

“Klu ingin bangkit n jaya, RI butuh pemimpin spt Vladimir Putin: berani, visioner, cerdas, berwibawa, nggak byk ngutang, nggak planga plongo,” cuit Fadli di akun @fadlizon, Jumat (30/3/2018).

Putin baru saja terpilih kembali menjadi Presiden Rusia untuk keempat kalinya, 18 Maret lalu. Putin meraih lebih dari 76 persen suara. Tak ada penantang kuat bagi Putin dalam Pilpres Rusia 2018 ini, setelah pemimpin oposisi utama, Alexei Navalny, dilarang ikut pemilihan.[]

Sumber :inilah

Prabowo: Memprihatinkan, Negara Kita Hidup Dari Utang!

Prabowo: Memprihatinkan, Negara Kita Hidup Dari Utang!

10Berita – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyebut Indonesia adalah negara yang kaya. Namun, mirisnya pemerintah seperti dijajah oleh utang karena hampir semua potensinya dikuasai oleh asing.

Hal itu disampaikan saat pidato dalam acara tur ‘Prabowo Menyapa Warga’ di Hotel Sutan Raja, Kabupaten Bandung, Jumat (30/3).

Dalam kesempatan itu, ia pun membandingkan luas wilayah negara Indonesia yang sama dengan benua eropa yang terbagi dalam 27 negara.

“Memprihatinkan, negara kita hidup dari utang. Kalau tidak utang, enggak bisa gajian,” katanya.

“Yang kita alami adalah kita ini susah sekarang. (Untuk mengatasi kemiskinan) nanti, selalu nanti. Sekarang ke mana? Yang bisa dilakukan (pemerintah) adalah mencetak utang untuk bayar pinjaman tahun lalu,” jelasnya.

Kondisi saat ini membuat dia sedih. Pasalnya, sumber daya alam sebagian besar dikuasai asing. Contohnya, sumber daya mineral, termasuk bauksit yang merupakan bahan baku alumunium.

“Alumunium ini jadi bahan baku kereta api, mobil, motor, mesin dan seterusnya. (Produksinya di luar negeri) Di sini akhirnya kita beli mobil, motor dari asing,” imbuhnya.

Terkait utang negara, Prabowo mengaku sudah pernah membahasnya beberapa tahun lalu. Ketika ia menyebut bahwa utang negara sudah Rp 1.000 triliun, tidak ada yang mempercayainya.

“Saya diejek. Mereka bilang Prabowo bukan ahli ekonomi. Tapi dua tahun kemudian, pemerintah Jokowi mengakui ada ribuan triliun yang di luar ngeri. Menteri keuangannya sendiri mengakui. (Kalau sudah begitu) berarti Prabowo bener dong,” katanya.

Hanya saja, jika pernyataannya benar, tidak ada yang mengekspose. Sebaliknya, jika pernyataannya tidak sesuai, menjadi ramai dibahas.

“Yang benar enggak diliput. Abis itu dicari kesalahannya,” pungkasnya. ()

Sumber :merdeka, Eramuslim 

MasyaAllah! Mencengangkan Paparan Yusril Ihza Mahendra di Kongres Umat Islam Sumatera Utara

MasyaAllah! Mencengangkan Paparan Yusril Ihza Mahendra di Kongres Umat Islam Sumatera Utara


10Berita, MEDAN - Kongres Umat Islam Sumatera Utara resmi dibuka di Asrama Haji Medan Jalan AH Nasution, Medan, Jumat (30/3/2018).

Sejumlah tokoh nasional hadir pada acara ini. Bahkan di antaranya mengisi rangkaian acara. Seperti Prof. Amien Rais, Prof. Yusril Ihza Mahendra, Bachiriar Hamzah, Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zein.

Kongres ini mengusung tema Penguatan Ukhuwah, Peran Politik dan Sosial Ekonomi Umat Islam Untuk Menyelamatkan NKRI.

Acara ini dihadiri ribuan orang. Seluruh organisasi masyarakat Islam, baik tingkat lokal maupun nasional, ambil bagian pada kongres ini. Kongres ini berlangsung selama dua hari Jum'at-Sabtu 30-31 Maret 2018.

Dalam pidato di acara pembukaan Kongres ini, Guru Besar Hukum Tata Negara yang juga Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Prof. Yusril Ihza Mahendra menyampaikan tentang berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia dan kesepakatan awal.

Yusril memaparkan, saat berdirinya NKRI, para pendiri bangsa menyepakati 2 hal.

KESEPAKATAN PERTAMA: Kewajiban Negara menegakkan Hukum Islam. Hal ini tertuang dalam kesepakatan tokoh-tokoh pendiri bangsa yang dikenal dengan Piagam Jakarta "Negara berdasar atas Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan Syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya".

"Disini penting kita sadari, kalimat-kalimat (dalam Piagam Jakarta tsb -red) sekarang sudah hilang, sudah tidak ada dalam konstitusi kita, tidak ada jaminan apapun kecuali kita menafsirkan (hukum). Maka hukum Republik Indonesia akan bersifat Islam atau tidak, apakah kita akan menempatkan Syari'ah sebagai sumber pembentukan hukum nasional atau tidak, TERGANTUNG SIAPA YANG MEMIMPIN," papar Yusril.

"Nasib Umat Islam di tangan kita sendiri umat Islam," tegas Yusril.

KESEPAKATAN KEDUA: Syarat tentang Presiden. Presiden Indonesia adalah orang Indonesia asli dan beragama Islam.

SIAPA YANG DIMAKSUD DENGAN "ORANG INDONESIA ASLI"???

Simak selengkapnya video Paparan Luar Biasa Prof Yusril berikut...

VIRALKAN DAN SEBARKAN!!!

[VIDEO]

Sumber : PORTAL ISLAM