OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Rabu, 18 April 2018

Jangankan Asam Urat, Gagal Ginjal Saja Bisa Sembuh Dengan Daun Buah Ini

Jangankan Asam Urat, Gagal Ginjal Saja Bisa Sembuh Dengan Daun Buah Ini

Referensi alzafa.com

10Berita, Tahu buah sukun ? Itu loh buah yang mirip nangka tapi berwarna hijau. Buahnya unik karena nggak ada bijinya. Daripada dimakan langsung buah sukun lebih sering dijadikan olahan keripik yang renyah nan lezat.

Bukan hanya buahnya saja yang bermanfaat, kayu pohonnya bisa buat kayu bakar, getahnya bisa untuk menambal perahu, jerat burung dan bahan dasar untuk membuat permen karet. Begitu pun dengan daunnya.

Dulu daun buah sukun sering digunakan sebagai bahan tekstil karena seratnya yang bagus. Tapi setelah dilakukan penelitian ternyata daun buah sukun bisa mengobati berbagai penyakit kronis.

Menurut para ahli seperti yang dilansir dari laman hortikultura.pertanian.co.id, daun buah sukun mengandung unsur seperti polifenol, asam hidrosionat, quercetin dan artoindosionin, hidrosianat, kalium, asetilkolin, tannin, riboflavin, dan phenol serta beberapa senyawa lainnya. Senyawa ortoindonesionin dan quercetin merupakan kelompok senyawa turunan flovonoid yang berfungsi sebagai zat antioksidan dan banyak digunakan sebagai komponen aktif dalam obat-obatan.

Maka dari itu daun yang satu ini sangat direkomendasikan sebagai alternatif pengobatan. Beberapa penyakit yang bisa sembuh dengan buah sukun, diantaranya:

1. Daun sukun bisa mengatasi penyakit gagal ginjal

Referensi sehatalami.co

Capek bolak-balik ke rumah sakit buat cuci darah sekarang coba deh alternatif lain yaitu daun buah sukun.

Caranya sediakan 5 lembar daun buah sukun cuci bersih dan rebus dengan 5 gelas air.Tunggu air rebusannya sampai setengah kurang lebih 10-15 menit baru bisa diangkat.Saring airnya dan biarkan sampai dingin baru bisa diminum. Usahakan konsisten 2 gelas ukuran 200cc perhari.

2. Daun sukun untuk penderita hipertensi

Referensi obatjantungbocor.biz

Hal yang paling tidak menyenangkan bagi penderita penyakit hipertensi pas hari raya kurban. Dimana-mana orang pada makan daging jadi ngiler. Tapi kalau makan takut pusing ? Dilema kan. Sekarang coba deh obat tradisional yang satu ini.

Referensi khasiat.co.id

Cari daun sukun yang sudah tua, masih ada di pohon dan belum jatuh ke tanah.Jemur sampai kering di bawah sinar matahari.Cuci bersih dan rebus dengan 5 gelas air.Tunggu sampai setenga, dinginkan baru bisa dinikmati.

3. Buat penderita kolesterol

Referensi yufungcmc.com

Nyeri, kesemutan, pusing dan rasa tidak nyaman di tangan atau kaki adalah ciri khas penderita kolestrol. Makan obat terus capek mahal pula harganya. Mau yang murah hanya tinggal nyari atau minta ke tetengga ? Pakai daun buah sukun.

Referensi starjogja.com

Sediakan daun buah sukun (optional) tergantung kebutuhan.Potong-potong daunnya, jemur dan keringkan sampai 3 hari.Haluskan daunnya dan sangrai sebentar tanpa menggunakan minyak.Seduh dengan air panas layaknya teh, langsung dinikmati.

4. Mengobati asam urat

Referensi altundo.com

Nyeri-nyeri sendi semua badan pegel linu coba deh buat teh dari daun salam. Asal konsisten 2 gelas per hari dalam jangka 1 bulan sudah terasa manfaatnya.

5. Bisa menyembuhkan penyakit kanker

Referensi nasehatislam.com

Buat teh dari daun sukun seperti tutorial diatas, minum dan konsisten. Jangan putus asa dan jangan lupa berdo'a.

Selain dari 5 penyakit diatas masih banyak lagi penyakit yang bisa disembuhkan dengan daun buah sukun seperti jantung, peradangan, kadar gula darah dan lain-lain. Obat medis memang cepat untuk menyembuhkan tapi bikin ketergantungan, belum lagi harganya mahal. Sekarang cobalah untuk kembali pada alam. Asal kita konsisten penyakit yang diderita pasti bisa disembuhkan.

Sumber: khasiatsehat.com/khasiat-dan-manfaat-daun-sukun/

Syarwan Hamid Marah Besar


Syarwan Hamid Marah Besar

10Berita, Letjen TNI (purn) Syarwan Hamid marah besar. Ini postingan mantan pejabat Orde Baru yang ramai viral di medsos:

"Saya hampir 15 tahun bertugas disatuan Intel dan pernah mengalami pendidikan Intel strategis, betul-betul tak paham menterjemahkan fenomena apa, atau pakai teori apa Presiden dengan jajarannya menangani masalah Bangsa, khususnya Keamanan Negara ini.

Semakin hari bertambah terus warga Cina yg patut diduga berstatus atau berkualifikasi paramiliter masuk ke Indonesia, terbanyak di bagian Timur.

Saya kira bagi mereka yang punya rasa memiliki terhadap NKRI, terlebih yg memiliki qualifikasi intel atau punya aparat intel pasti akan sangat risau dan gemas.

Berhari hari ini masyarakat mempertanyakan masalah itu, namun pihak yg kompeten, Presiden,Tni ,Polri, Wakill Rakyat bungkam berjuta juta bahasa.Kenapa????????? Anda semua telah membuka pintu Republik ini lebar-lebar untuk dimasuki oleh anasir Cina, (jangan naif menganggap mereka hanya sekedar buruh ). Sebelum ada jawaban yg masuk akal, maaf Saya menilai Presiden dan jajarannya berpotensi jadi Pengkhianat Bangsa atau bisakah itu dianggap ” kecerobohan ” ? .

Terkutuklah kalian jika kelak terjadi petaka pd Negri ini. Insya Allah Saya yakin Rakyat akan memobilisasi perlawanan, jika gejalanya akan menjadi serius.
Syarwan Hamid. "

Postingan dari mantan Kassospol ABRI sempat menjadi viral di media sosial. Sampai berita ini diturunkan, redaksi belum berhasil mendapatkan konfirmasi kebenaran dari postingan tokoh tentara Orde Baru ini. Hasil penelusuran di Facebook juga belum diketahui secara pasti apakah akun yang menyebarkan postingan ini adalah akun resmi dari mantan Menteri Dalam Negeri ini. 

Seperti diketahui, Letjen TNI (Purn) Syarwan Hamid (lahir di Siak, Riau, 10 November 1943; umur 73 tahun) adalah tokoh militer dan politik Indonesia. Ia pernah menjadi Menteri Dalam Negeri pada Kabinet Reformasi Pembangunan. Ia juga dikenal sebagai tokoh gerakan Pelajar Islam Indonesia (PII) semasa mudanya dulu.

Lulus Akademi Militer Nasional (AMN) tahun 1966, menurut data wikipedia, ia menempuh pendidikan di Sekolah Staf dan Komando ABRI dan Lemhanas. Hamid pernah menjadi Kasrem 063/SGJtahun 1985. Kemudian menjabat Kapendam III/Siliwangi tahun 1986, Pardor Sarli Dispenad pada 1988 dan Asisten Teritorial Kodam Jaya, 1989. Setelah itu ia bertugas menjadi Danrem 011/Lilawangsa Aceh, 1990. Saat menjabat Komandan Korem Lilawangsa, Lhokseumawe, Aceh ia berhasil mengatasi pemberontakan Gerakan Aceh Merdeka terhadap NKRI.

Atas jasanya Hamid diangkat menjadi Kadispen TNI Angkatan Darat pada tahun 1992 dengan pangkat Brigadir Jenderal (bintang satu). Tak lama kemudian jadi Kapuspen TNI tahun 1993, Assospol Kassospol ABRI tahun 1995, hingga menjabat Kassospol ABRI dengan pangkat letnan jederal pada tahun 1996.(*)

Sumber : Ngopibareng.id

Terkait Kasus Puisi Sukmawati, Sekjen PP Muhammadiyah: Polisi Jangan Tebang Pilih

Terkait Kasus Puisi Sukmawati, Sekjen PP Muhammadiyah: Polisi Jangan Tebang Pilih

10Berita, JAKARTA— Terkait kasus puisi ‘Ibu Indonesia’ yang dibacakan oleh Sukmawati Soekarnoputri ditanggapi oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PP Pemuda Muhammadiyah, Pedri Kasman.

Pedri mengatakan, bahwa dirinya menginginkan pihak kepolisian bisa bersikap tegas dalam memproses kasus Sukmawati Soekarnoputri yang diduga telah melakukan penistaan agama.

“Polisi harus bekerja berdasar hukum. Jangan pilih-pilih. Jika unsurnya terpenuhi, segera naikkan status jadi penyidikan,” tegas Pedri, pada Senin (16/4/2018) kemarin.

Pedri menyatakan, nantinya apabila polisi saat melakukan penyelidikan dan tidak menemukan adanya unsur penistaan agama yang dilakukan oleh sukmawati, sebaiknya disampaikan kepada masyarakat.

Hal ini untuk menghindari adanya persepsi yang berkembang di masyarakat dan tidak membuat masyarakat menjadi bingung terhadap kelanjutan kasus tersebut.

“Jika tak terpenuhi, katakan tidak terpenuhi. Jangan membuat bingung masyarakat,” ungkapnya.

Namun, Di lain sisi, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin meminta laporan terhadap Sukmawati dicabut. Dirinya pun meminta agar persoalan tersebut bisa diselesaikan secara kekeluargaan.

Pasalnya, Sukmawati sudah menjelaskan bahwa makna dari isi puisi tersebut tidak sama sekali berniat menghina atau mencemooh syariat Islam. []

SUMBER: SINDONEWS

Polemik 'Partai Setan', Fahri: Amien Rais dari zaman Soeharto melawan penguasa dengan referensi Al-Qur'an

Polemik 'Partai Setan', Fahri: Amien Rais dari zaman Soeharto melawan penguasa dengan referensi Al-Qur'an


10Berita, Pernyataan Tokoh Reformasi Prof. Dr. Muhammad Amien Rais tentang Partai Allah dan Partai Setan menimbulkan polemik. Menurut Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah pernyataan Amien Rais tak salah karena bersumber dari Alquran.

"Orang seperti Pak Amien tuh memakai asosiasi asosiasi yang bersumber dari Alquran, itu dari dulu. Dulu pernah beliau memberi pengajian di zaman Pak Harto, Pak Harto masih ada, dia menganalogikan penguasa dengan Firaun, dia kutip ayat Alquran. Itu biasa. Kan dia enggak nyebut nama," katanya di restoran ayam goreng Suharti, kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (17/4/2018), seperti dikutip merdeka.com.

Fahri menambahkan, pernyataan tokoh reformasi itu bagus untuk memperkaya otak bangsa. Walau tak secara gamblang siapa yang dimaksud Partai Setan.

"Itu ada di dalam Alquran, ada yang namanya Hizbullah, ada yang namanya Hizbus Syaiton, itu normal aja, seperti kata kafir dan lain lain itu biasa aja. Tapi kalau itu bagian ilustrasi yang berasal dari kitab suci biarin aja. Itu justru memperkaya otak kita. Gak usah cepet baper," tuturnya.

"Jadi mulut Pak Amien itu diperlukan untuk menjaga akal sehat bangsa Indonesia," tambahnya.

Sebelumnya, pada sebuah ceramah di Masjid di kawasan Jakarta Selatan, Amien Rais mendikotomikan adanya partai setan dan partai Allah. Mulanya, dia mengajak semua pihak termasuk PAN, PKS, dan Gerindra bersama umat Islam berjuang bersama membela agama.

Kemudian, dia menyebutkan, sebaliknya ada pula partai besar yang bergabung dengan partai setan. Namun, saat dikonfirmasi partai mana yang dimaksud partai setan, dia enggan menjawab.

Akibat pernyataannya ini, Mantan Ketua MPR ini dilaporkan oleh Cyber Indonesia ke Polda Metro Jaya Minggu (15/4) kemarin atas dugaan kebencian karena melontarkan pernyataan soal partai Allah dan partai setan.

Referensi Al-Quran:

- Partai Setan (حِزۡبَ ٱلشَّيۡطَـٰنِ)

ٱسۡتَحۡوَذَ عَلَيۡهِمُ ٱلشَّيۡطَـٰنُ فَأَنسَٮٰهُمۡ ذِكۡرَ ٱللَّهِ‌ۚ أُوْلَـٰٓٮِٕكَ حِزۡبُ ٱلشَّيۡطَـٰنِ‌ۚ أَلَآ إِنَّ حِزۡبَ ٱلشَّيۡطَـٰنِ هُمُ ٱلۡخَـٰسِرُونَ

"Syaitan telah menguasai mereka lalu menjadikan mereka lupa mengingat Allah; mereka itulah partai/golongan syaitan. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya golongan syaitan itulah golongan yang merugi." (QS Al-Mujadilah[58]: 19)

- Partai Allah (حِزۡبُ ٱللَّهِ‌ۚ)

لَّا تَجِدُ قَوۡمً۬ا يُؤۡمِنُونَ بِٱللَّهِ وَٱلۡيَوۡمِ ٱلۡأَخِرِ يُوَآدُّونَ مَنۡ حَآدَّ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُ ۥ وَلَوۡ ڪَانُوٓاْ ءَابَآءَهُمۡ أَوۡ أَبۡنَآءَهُمۡ أَوۡ إِخۡوَٲنَهُمۡ أَوۡ عَشِيرَتَہُمۡ‌ۚ أُوْلَـٰٓٮِٕكَ ڪَتَبَ فِى قُلُوبِہِمُ ٱلۡإِيمَـٰنَ وَأَيَّدَهُم بِرُوحٍ۬ مِّنۡهُ‌ۖ وَيُدۡخِلُهُمۡ جَنَّـٰتٍ۬ تَجۡرِى مِن تَحۡتِہَا ٱلۡأَنۡهَـٰرُ خَـٰلِدِينَ فِيهَا‌ۚ رَضِىَ ٱللَّهُ عَنۡہُمۡ وَرَضُواْ عَنۡهُ‌ۚ أُوْلَـٰٓٮِٕكَ حِزۡبُ ٱللَّهِ‌ۚ أَلَآ إِنَّ حِزۡبَ ٱللَّهِ هُمُ ٱلۡمُفۡلِحُونَ

"Kamu tidak akan mendapati sesuatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka. Mereka itulah orang-orang yang Allah telah menanamkan keimanan dalam hati mereka dan menguatkan mereka dengan pertolongan yang datang daripada-Nya. Dan dimasukkan-Nya mereka ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Allah ridha terhadap mereka dan merekapun merasa puas terhadap [limpahan rahmat] -Nya. Mereka itulah partai/golongan Allah. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya golongan Allah (حِزۡبُ ٱللَّهِ‌ۚ) itulah golongan yang beruntung. (QS Al-Mujadilah[58]: 22)

Sumber : portal-islam.id

  

Prodem: Pemerintahan Ini Banyak Hoax-nya “?”

Prodem: Pemerintahan Ini Banyak Hoax-nya “?”


10Berita – Orang-orang di lingkaran pemerintahan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) kerap melakukan kebohongan alias hoax.

Hal itu sebagaimana diutarakan Pentolan kelompok Pro Demokrasi (ProDem), Agus “Lenon” Edy Santoso, dalam diskusi Ngopi Ngerumpi bertajuk “Media Sosial Versus Media Mainstream di Era Gerakan Politik Zaman Now” yang dimoderatori oleh Ricky Tamba di Kantor ILEW, Jalan Veteran I, nomor 33, Jakarta Pusat, Selasa (17/4).

“Pemerintah banyak hoaxnya. Banyak palsunya,” tegasnya.

Contoh paling konkret, menurut Lenon, adalah merebaknya informasi soal Jokowi yang akan meresmikan sebuah waduk di provinsi di Nusa Tenggara Barat (NTB). Padahal disana sesungguhnya sudah ada banyak waduk.

“Sebelum zamannya Pak SBY dan Jokowi jadi presiden, di NTB sudah ada waduk. Apa enggak sekalian Anyer-Panarukan. Karena dia sudah bangun jalan 20 km di Banten. Sekalian aja gitu loh. Jokowi mau naikan gaji PNS, beritanya tayang jam satu malam di tv. Lah uangnya dari mana? Ini hoax apa lagi,” ketusnya.

Namun demikian, Lenon mengatakan bahwa saat ini masyarakat sudah semakin cerdas. Meskipun banyak media mainstream yang pemberitaannya lebih berat ke pemerintah.

“Jangan lupa bahwa rakyat kita di daerah, dengan sosmed, mereka paham bahwa presiden kita banyak janji-janji palsu,” pungkasnya.(kl/)

Sumber :rakyatmerdeka

Hasil Survei: PSI Partai Baru dengan Elektabilitas Terendah, Warganet: Bacot doang paling tinggi

Hasil Survei: PSI Partai Baru dengan Elektabilitas Terendah, Warganet: Bacot doang paling tinggi


10Berita,  Lembaga Survei Media Nasional (Median) memaparkan hasil survei terbaru terkait elektabilitas partai politik per 24 Maret hingga 6 April 2018.

Dalam temuan survei terkait kekuatan pilihan ke partai baru, dari empat partai baru Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mendapat elektabilitas terendah.

"Elektabilitas tertinggi untuk partai baru ada di Perindo dengan 3,3 persen, Partai Berkarya di 0,9 persen, Partai Garuda 0,4 persen dan PSI terendah di 0,1 persen," ungkap Direktur Riset Lembaga survei Median Sudarto, dalam pemaparan hasil risetnya di Jakarta pusat, Senin (16/4).  [Republika]

***

Apa komentar warganet?

"Elektabilitas terendah..tp bacot paling tinggi..🐸🐸🐸," komen akun @santritobat555.

Berikut komen-komen lucu warganet...

Elektabilitas terendah..tp bacot paling tinggi..🐸🐸🐸

— biawak_jahat (@santritobat555) 17 April 2018


Partai yang:

✓ Songong
✓ Sok tahu segala hal
✓ Kepedean cari simpati
✓ Perlu belajar dasar-dasar etika
✓ Update kajian sosiologi politik
✓ Perbanyak silaturahmi dg politisi senior..

Atau siap2 Tenggelam di Pilpres 2019.

Atau sengaja Gaduh tuk Tutupi Kebohongan Pakdhe?

— Penulis Biografi 🏆 (@ZakyHiromasa) 17 April 2018


Nma ny partai baru hrs ny yg d tawarkan k masyarakat perubahan utk Indonesia maju bkn menjilat kekuasaan

— bersyukur..... (@AriaRivani) 17 April 2018


Bagi saya tfk mengherankan kl elektabilitasnya paling rendah. Org2nya tdk ada yg berbobot dan cuma kebanyakan ngomong sprt si tsamara itu. Kita tdk butuh tkg nyerocos tp butuh org2 yg mumpuni dn paham kondisi negara dgn baik dn bener.

— Eagles Fly Alone© (@Rawit234234) 17 April 2018


capek2 cari panggung tp gagal total, tp lucunya mrasa mnjdi parte besar... Kacihan deh lo brosis

— PEMBAHARU MILITAN 🆔 (@PembaruMilitan) 17 April 2018


Wajar kalau PSI elektabilitasnya terendah... kadar pemikiran kader partainya pun rendah 😆😆

— Rezim PhobiaKaos (@RepulikWayang45) 17 April 2018


Gw masi penasaran, gimana sih caranya kok mereka bisa lolos verifikasi?

— Asyraaf (@asyraafahmadi) 17 April 2018


cuma sebagai tim penghibur alias badut badut

— #2019GantiPresiden # (@ZulPiliank) 17 April 2018


SELALU mencari pentas... MASALAH nya ga pantas

— TengkuIsman (@IsmanTengku) 17 April 2018


Sy tiap kali nglewatin psi launching cabang, sy selalu memohon kpd Allah, semoga generasi muda dijaga Allah dari partai ini, rusak rusak rusak pokoknya, mulai dari pakaian hingga akhlaknya.

— Arius (@Arius1988) 17 April 2018


Saya dari kampung dan kurang gaul.. Sampe ga tau ada partai PSI...

— Try sumantri (@e_tri3) 17 April 2018


Saya dan seluruh keluarga besar sy tak akan milih nih partai...maaf ya tp kami mmg ga suka nih partai😁

— ald (@aldys22859615) 17 April 2018


Sumber : PORTAL ISLAM

Ditanya Soal Partai Setan, Yusril : Justru Partai Pendukung Rezim lah Pembawa Masalah

Ditanya Soal Partai Setan, Yusril : Justru Partai Pendukung Rezim lah Pembawa Masalah


10Berita, Pernyatan Amien Rais tentang partai setan ternyaat menjadi polsemik hingga sekarang. Banyak orang yang merasa tidak setuju dan merasa mantan ketua MPR tersebut terlalu berlebihan bahkan dirinya kini dipoliskan.

Meskipun banyak yang memojokkan Amien Rais, Ketua Umum Partai Bulan Bintang, Yusril Ihza Mahendra menyatakan argumen sendiri. Dia menyarankan agar omongan Amien Rais disaring terlebih dahulu, apalagi dia meyakini bahwa politikus memang selalu menggunakan bahasa yang berbeda.

“Menurut saya sih tidak (ujaran kebencian). Ini klarifikasi dari segi politik saja. Dan biasa orang mau politik ngomong dengan bahasa-bahasa seperti itu,” ucapnya, (jawapos, 17 April 2018)

Selain itu Yusril mengimbau agar omongan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) tidak ditanggapi dengan serius sebab tidak menyatakan partai tertentu secara spesifik. Justru partai yang mendukung rezim lah yang membawa begitu banyak persoalan seperti terperangkap pada dominasi asing, masalah utang luar negeri, tenaga kerja dan kemunduran dari segi ekonomi.

Referensi pihak ketiga: abadikini.com

Mungkin Yusril ada benarnya. Ada begitu banyak persoalan yang sebaiknya menjadi fokus kita, toh Amien Rais menyampaikan kalimat tersebut dalam konteks keyakinan, dan di dalam forum keagamaan, apalagi beliau merujuk kepada fakta seputar hizbullah yang berarti kelompok, partai atau golongan. Meskipun Amien Rais menyinggung soal Gerindra, PAN atau PKS, tindak lantas dirinya berarti menghina partai politik yang lain (yang mengaku dirinya partai politik besar) dengan memberikan julukan partai setan. Sebab nama partai politik tersebut hanyalah contoh kecil (spesifik), bukan umum.

Namun sayangnya masyarakat Indonesia lebih mudah terprovokasi oleh omongan-omongan yang sengaja ingin mengadu domba, memecah belah persatuan, hingga sedikit saja ada celah, dengan senang hati akan diulek hingga pihak lawan jadi terpojok. Dan memang begitulah yang namanya politik. Lagipula, pihak partai yang tidak disebutkan harusnya tidak merasa tersinggung, toh jika tidak benar apa yang dikatakan Amien Rais, mengapa harus ketar-ketir?

Sumber: jawapos.com

Sebut “Allah Bukan Orang Arab, Senang AyatNya Dibaca Gaya Hiphop” Ade Armando Jadi Tersangka

Sebut “Allah Bukan Orang Arab, Senang AyatNya Dibaca Gaya Hiphop” Ade Armando Jadi Tersangka


Ade Armando (Republika)

10Berita, Dosen FISIP Universitas Indonesia, Ade Armando, telah ditetapkan sebagai tersangka. Status tersangka itu terkait dengan cuitannya di Twitter yang mengatakan "Allah kan bukan orang Arab. Tentu Allah senang kalau ayat-ayat-Nya dibaca dengan gaya Minang, Ambon, China, Hiphop, Blues".

Namun, meski telah berstatus tersangka, berkas kasusnya belum dilimpahkan ke kejaksaan. 

"Masih dilakukan penyelidikan," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono, Selasa (17/4/2018), seperti dikutip Republika.

Ade dilaporkan pelapor bernama Johan Khan pada Januari 2017. Johan mendesak Ade menyampaikan permohonan maaf melalui akun Twitter, tetapi tersangka tidak memenuhinya.



Bukan kali itu saja Ade Armando dilaporkan ke polisi karena penodaan agama. Namun, sejumlah kasusnya menguap begitu saja. 

Terbaru, Ade Armando dilaporkan seorang pengacara yang mewakili umat Islam, Denny Andrian Kusdayat, atas dugaan penodaan agama.

Di dalam akun Facebook Ade Armando pada 4 April 2018 lalu, dia menuliskan 'azan tidak suci', padahal di dalam bait azan jelas terdapat lafaz-lafaz suci yang mengagungkan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Polisi pun diharapkan tegas menyelesaikan kasus ini hingga tuntas. Ade akan dikenakan Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45 A ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE dan atau Pasal 156a KUHP.

Ade Armando juga dilaporkan oleh Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Shobri Lubis pada 10 April lalu. Sebabnya, Ade pernah menulis di media sosial yang menyebut 'Polri harus menunjukkan bila FPI bukan anjing binaan mereka'. 

Pernyataan itu diposting Ade Armando di Facebook dan Twitter pada tahun 2016 lalu dan baru diketahui Sobri belakangan ini. [Ibnu K/]

Sumber :Tarbiyah.net

Tenaga Kerja Asing di Indonesia Membludak, Kebanyakan Berasal dari China

Tenaga Kerja Asing di Indonesia Membludak, Kebanyakan Berasal dari China

10Berita  – Berdasarkan catatan dari Kementerian Tenaga Kerja, hingga saat ini jumlah tenaga kerja asing (TKA) mencapai 126 ribu orang. Ini berarti terjadi peningkatan 69,85 persen dibandingkan akhir 2016, yakni sebanyak 74.813 orang. Mayoritas pekerja asing tersebut diketahui berasal dari China.

Melansir reportase CNNIndonesia.com,Selasa (17/04/2018), Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri mengungkapkan bahwa tenaga kerja asing yang ada di Indonesia tak hanya berasal dari China. Para pekerja asing juga banyak berasal dari Jepang, Amerika Serikat dan Singapura. Meski pun jumlahnya saat ini melesat, nyatanya pemerintah masih berkeinginan untuk mempermudah masuknya TKA profesional yang masih dibutuhkan di sektor-sektor tertentu.

Akan tetapi, ditegaskan Hanif, permudahan perizinan TKA ini hanya ditujukan bagi tenaga kerja yang sudah ahli. Hanif menjamin, pekerja kasar dan jenis-jenis pekerjaan lain yang bisa diisi oleh Warga Negara Indonesia (WNI) tetap dilindungi. Hanya saja, ia tak menyebut jenis-jenis pekerjaan yang bisa dengan mudah diisi oleh TKA.

Lebih lanjut, diinformasikan bahwa kemudahan tersebut diberikan guna menciptakan birokrasi ketenagakerjaan yang lebih responsif. Hanif ingin berkaca dari kebijakan negara lain, di mana izin kerja TKA dipermudah, namun pengawasannya tetap ketat.

“Intinya, persoalan perizinan TKA akan ditata biar lebih cepat dan lebih baik. Tetapi, skema pengendaliannya jelas, di mana izin dibuat mudah kemudian pengawasan diperkuat. Pengalaman di negara-negara lain seperti itu, izinnya simple (sederhana), tapi law enforcement-nya bagus,” tuturnya di Jakarta, Selasa (06/03/2018) lalu.

Tak Perlu Rekomendasi Teknis dari Lembaga

Sementara itu, Darmin Nasution yang merupakan Menteri Koordinator bidang Perekonomian menyatakan, banyak perusahaan yang mengeluh akan rumitnya mempekerjakan TKA profesional di dalam negeri. Sedangkan di sisi lain, kualifikasi tenaga kerja domestik masih belum mumpuni untuk mengisi jabatan tersebut.

“Memang, banyak yang mengeluh, karena mengurusi perizinan TKA itu lama. Apalagi, (TKA) yang mengurusi proyek strategis nasional, antara lain ya itu. Makanya, prosedur yang harus pakai rekomendasi teknis dari lembaga, kami hilangkan saja,” imbuh Darmin.

Kendati begitu, pemerintah tetap meminta perusahaan pemberi kerja untuk membuat Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) dan Izin Menggunakan Tenaga Kerja Asing (IMTA). Namun, kedua dokumen nanti rencananya akan digabung ke dalam satu perizinan, sehingga perusahaan tak perlu repot-repot lagi menunggu pengesahan dua dokumen.

“Ada RPTKA dan IMTA, ya sudah disatukan saja. Memang arah kami adalah penyederhanaan,” sebutnya.

Permudahan masuknya TKA ini sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo.

“Prosedur dibuat lebih sederhana dari rencana pengajuan, izin penempatan, dan izin tinggal terbatas. Saya minta dijalankan lebih cepat dan berbasis online,” tutur Jokowidalam rapat terbatas Rabu sore (07/03/2018) lalu.

Presiden juga menginstruksikan agar kementerian saling berkoordinasi dan terintegrasi dalam menata masuknya tenaga kerja asing (TKA) ke Indonesia. Jokowikembali mengingatkan hal ini sebab ia masih menerima banyak keluhan dan ketidaknyamanan tenaga kerja asing, antara lain terkait aksi sweeping(penyapuan secara beramai-ramai).

“Sangat penting pengendalian dan pengawasan terpadu. Ini harus betul-betul dikonsolidasikan,” tandas Jokowi.

Presiden juga menekankan, TKA dibutuhkan karena memiliki kualifikasi tertentu yang dibutuhkan di sektor tertentu. Ia menilai hal ini penting guna meningkatkan investasi di dalam negeri.

Sumber : SURATKABAR.ID

Iwan Sumule: Jokowi Akan Kalah Telak Di Pilpres 2019

Iwan Sumule: Jokowi Akan Kalah Telak Di Pilpres 2019

 

10Berita . Merujuk pada hasil survei Median yang diumumkan kemarin (Senin, 16/4), elektabilitas Jokowi hanya sebesar 36,2 persen, menyusul berbagai kecewaan di tengah masyarakat. Angka itu, memperlihatkan bahwa ruang untuk mengalahkan Jokowi dalam Pilpres 2019 terbuka sangat lebar.

"Saya haqqul yakin, Jokowi akan kalah dalam Pilpres 2019. Hanya kecurangan yang bisa menyelamatkannya dari kekalahan telak," ujar Direktur Indonesia Law Enforcement Watch (ILEW), Selasa malam (17/4), dikutip dari Kantor Berita Politik RMOL.

Menurut Iwan Sumule, bagi Jokowi, elektabilitas sebesar itu adalah sebuah ironi setelah dirinya menghabiskan begitu banyak tenaga dan biaya untuk mendulang simpati dan dukungan dari rakyat.

Berbagai hal telah dilakukan Jokowi untuk mendongkrak popularitas dan elektabiltasnya. Dia keliling Indonesia, melakukan banyak hal yang tidak biasa untuk memperlihatkan bahwa dirinya dekat dengan rakyat. Tetapi hasilnya hanya 36,2 persen. Sementara waktu yang tersisa baginya sudah semakin sedikit," urai Iwan Sumule. [rtw]

BACA SUMBERLAPORKAN

12

Tidak Suka

Baju Adat- Jokowi-JK Pakai Baju Adat ke Sidang Tahunan MPR, Pendapat UCers?

Ada yang tak biasa dari momen Sidang Tahunan MPR tahun ini. Presiden Jokowi dan Wpres Jusuf Kalla menggunakan baju daerah yang ditukar. Jokowi menggunakan Baju Bodo khas Makassar dan JK menggunakan blankon dan beskap khas Jawa. Hal ini baru terjadi sekali. Biasanya, para presiden mengenakan jas, kemeja, dan dasi untung acara ini. Bagaimana pendapat UCers tentang hal ini? Apakah ini adalah ritual yang baik atau malah tidak pantas dikenakan saat acara seperti ini?

 Sumber : RMOL