OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Jumat, 20 April 2018

Inilah Foto-foto Tol Salatiga yang Dinobatkan sebagai Tol Paling Indah di Dunia

Inilah Foto-foto Tol Salatiga yang Dinobatkan sebagai Tol Paling Indah di Dunia

10Berita, Belakangan ini kita dikejutkan dengan penampakan salah satu jalan tol di Jawa Tengah yang indahnya bukan main. Bahkan, jalan tol ini digadang-gadangkan sebagai jalan tol paling indah di dunia. Kenapa? Karena jalan tol ini memiliki pemandangan yang luar biasa. Jalan tol ini memiliki latar belakang gunung dan berada di salah satu distrik yang juga dianggap sebagai salah satu tempat terindah di dunia. Penasaran mengenai jalan tol ini?

Jalan tol ini menghubungkan Bawen dengan Salatiga. Jalan tol ini menjadi salah satu dari bagian tol Semarang – Solo. Tol Semarang – Solo memiliki panjang sekitar 75,2 kilometer dan dibagi empat bagian. Ruas tol Semarang – Ungaran dengan panjang 11 kilometer, Ungaran – Bawen dengan panjang 12 kilometer, Bawen – Salatiga sepanjang 17,56 kilometer, Salatiga – Boyolali sepanjang 24,47 kilometer, dan Boyolali – Kertasura dengan panjang 774 kilometer.

Saking indahnya, jalur tol Bawen – Salatiga mendapat julukan sebagai Panoramic Tol Road. Dengan pemandangan deretan sawah yang membentang luas ditambah dengan pemandangan Gunung Merbabu sebagai latar belakangnya, menjadikan jalan tol ini disamakan dengan jalan tol yang berada di Negara Swiss yang juga berlatar pegunungan. Keren ya dibandinginnya dengan jalan tol di Swiss!

Selain memiliki pemandangan gunung dan areal persawahan, pemandangan dari jembatan tol dengan panjang 330 meter di atas Sungai Tuntang juga menambah deretan indahnya pemandangan di ruas tol ini. Dari atas Jembatan Tuntang ini bisa dilihat berbagai pemandangan indah, seperti bendungan Sungai Tuntang, hijaunya perbukitan, perbukitan kebun karet dan kopi, serta Danau Rawapening yang luas terhampar. Penasaran gimana sih indahnya ruas tol Bawen – Salatiga ini? Yuk langsung aja kita simak!

1. Pemandangannya bikin kamu gak ngantuk selama di perjalanan deh

2. Alvea Andika, seorang fotografer asal Salatiga berhasil memotret kondisi tol Salatiga dari atas ketinggian

3. Alvea menggunakan DJI Phantom IV untuk memotret Tol Salatiga dari udara

4. Deretan foto ini diambil Alvea dari ketinggian sekitar 98 meter

5. Rela gak kalau macet-macetan di tol seindah ini?

6. Kadang suka gak percaya kalau tol ini ada di Indonesia

7. Ruas Tol Bawen - Salatiga ini secara fungsional mulai dioperasikan selama 24 jam saat arus mudik dan balik lebaran 2017

8. Kalau sempat, cobain keindahan jalan tol ini ya

9. Semoga aja perawatan tol ini dilakukan sebaik-baiknya, biar bisa dinikmati dalam waktu yang lama

10. Gimana gak bangga kalau disandingkan dengan jalan tol yang begini?

Nah, itu tadi beberapa foto mengenai ruas tol Bawen – Salatiga yang disebut-sebut sebagai jalan tol terindah di dunia. Wah, kalau sudah dibandinginnya sama Swiss kayaknya kita mesti PD nih, secara Negara Swiss kan memang jadi negara paling indah di Eropa. Bagi yang berencana untuk mencicipi indahnya ruas tol Bawen – Salatiga, jangan salah fokus ya sama keindahannya. Jangan juga berhenti di bahu jalan buat foto-foto. Nanti bikin macet.

Sumber :UC News 

Kisah Ustadz Abdul Somad Dikenalkan Allah ke Umat

Kisah Ustadz Abdul Somad Dikenalkan Allah ke Umat

10Berita Siapa yang tak mengenal dua sosok tokoh Islam, Ustadz Abdul Somad? Nama Ustadz Abdul Somad begitu terkenal di berbagai pulau-pulau di Indonesia, bahkan di luar negeri. Kisah berikut adalah tentang bagaimana Allah berkehendak, hanya dalam setahun nama Ustadz Abdul Somad (UAS) dikenalkan Allah ke umat, mendadak tersohor.

Sepertinya tak cukup dengan tulisan singkat jika ingin mengetahui siapa sosok UAS. Apalagi jika ingin mengupas identitasnya dari UAS lahir. Meskipun demikian, masih ada kisah singkat mereka yang penuh dengan pesan, sejarah dan kehendak Allah. Kali ini, kisah itu tentang bagaimana Allah berkehendak, hanya dalam setahun nama UAS dikenalkan Allah ke umat sehingga UAS mendadak tersohor.

Kisah mendadak tersohornya UAS karena dikenalkan Allah ke umat, diungkapkan oleh Ustadz Felix Siauw dalam unggahannya, yaitu di sebuah keterangan foto yang diunggah Felix di akun Instagramnya.

Foto yang diunggah pada Kamis, 19 April 2018 itu, menampakkan UAS dan Ustadz Felix saat sedang duduk berdua.

Pada bagian awal ceritanya, Jumat, 20 April 2018, Ustaz Felix menuliskan judul ‘Kenalkan Allah, Bukan Hambanya’.

Pada uanggahannya tersebut, Ustadz Felix menceritakan bahwa dirinya bertemu dengan Ustadz Abdul Somad setahun lepas tepatnya di 2017. Saat itu UAS ke IBF, untuk menghadiri acara bareng Salimafillah di panggung utamanya.

Ketika itu, Ustadz Felix dan UAS duduk berdekatan dekat panggung. Tapi kehadiran UAS di acara itu tak diketahui dan tak disadari orang. Namun, karena UAS dikenalkan Allah ke umat, maka masyarakat Indonesia pun kini mengenal dan merindukan UAS.

“Tapi lihat sekarang, seluruh Indonesia terpaku dan merindu beliau,” kata Ustadz Felix dalam tulisannya.

Baca juga: 18 Kata-kata Bijak Ustadz Abdul Somad

Yuks simak cerita lengkapnya tentang UAS di bawah ini:

“Kenalkan Allah, Bukan Hamba-Nya

Masih segar dalam ingatan saya, setahun lepas, saya mengajak @ustadzabdulsomad ke IBF 2017, menghadiri acara bareng @salimafillah di panggung utamanya

Saat itu beliau duduk disamping kiri panggung, tidak diketahui dan tidak disadari orang. Tapi lihat sekarang, seluruh Indonesia terpaku dan merindu beliau

Tepat waktu itu, setahun lalu, saya bertanya pada beliau, “Bagaimana kiranya bila ada orang yang bodoh, miskin ilmu, tapi terlanjur dikenal dalam dakwah ini?”, misalnya saya

Seperti biasa, yang keluar dari lisan beliau adalah hikmah, “Rasulullah bersabda, bila Allah berkehendak akan kebaikan pada seseorang, Allah akan mempergunakannya”, begitu

Beliau menasihati, selama kita taat pada Allah jangan khawatir, bila kita ada kurangnya, ulama akan back-up, sebab betapa banyak orang menyesatkan anak-anak muda

Ditambahkan lagi, agar kita terus belajar, tidak bergeser dari jalan dakwah, terus istiqamah dan tetap berada dalam taat, apapun kondisinya dan halangannya

MasyaAllah, kini hadits itu ada pada perjalanan dakwah beliau, begitulah caranya Allah mempergunakan hamba-Nya. Begitu mudah bagi Allah untuk mengenalkan beliau ke ummat-Nya

Beliau pernah bilang, tidak ingin terkenal, tapi kita bersyukur yang terkenal bukan orang yang ingin terkenal. Bayangkan bila orang-orang yang menyesatkan yang dikenal

Alhamdulillah, Allah tahu hamba-Nya yang mana yang bisa digunakan-Nya untuk mengenalkan diri-Nya, bukan hanya mengenalkan diri hamba itu sendiri

Di hari lain, saudara-saudara kami, anak-anak muda dari akun @hawaariyyun mendatangi saya, dan bertanya dengan tanya yang hampir sama, jawaban saya pun sama

Sebab kita berada dalam perang antara haq dan bathil, bila kita sekarang dipercaya oleh ummat, ini amanah Allah, maka kita harus jaga dan manfaatkan untuk kebaikan

Dikenal manusia itu ujian, lebih dekat pada riya, pada ujub, pada takabbur, juga syirik. Tapi bila ini adalah amanah, maka jadikan untuk mengenalkan Allah, bukan mengenalkan diri.”


Ustadz Abdul Somad

Luar biasa ya. Begitulah ketika Allah berkehendak. Tidak ada satupun yang tidak mungkin bagi-Nya.

Sumber : Ngelmu.co

Kartini, Tak Sekadar Kebaya dan Konde

Kartini, Tak Sekadar Kebaya dan Konde

 



Oleh:

Rizki Amelia Kurnia Dewi, S.I.Kom

Ibu Rumah Tangga, Owner RBB “Cerdas Media”

BULAN April selalu identik dengan Hari Kartini. Tepatnya tiap tanggal 21 April, masyarakat Indonesia memperingati hari kelahiran pahlawan yang dikenal sebagai pejuang emansipasi wanita, yaitu RA Kartini. Seluruh elemen masyarakat, mulai dari anak TK sampai orang dewasa bersuka cita menyambut Hari Kartini ini dengan mengadakan berbagai lomba serta kegiatan sosial. Dari seluruh perayaan yang diselenggarakan, ada satu kesamaan yang menjadi ciri khas dari momen Kartini ini, yakni kebaya dan konde.

Ibarat sebuah tradisi, budaya ber-kebaya dan ber-konde selalu dilekatkan pada wanita Indonesia, termasuk sosok ibu kita Kartini. Tak sedikit masyarakat Indonesia, terutama kaum wanita, yang sangat bangga ketika mengenakan kebaya dan konde. Seolah mereka telah menjelma menjadi sosok yang anggun, bermartabat, serta menjunjung tinggi nasionalisme. Hingga salah satu tokoh di negeri ini pun menciptakan sebuah puisi yang begitu mengagungkan konde sebagai warisan budaya bangsa yang harus dilestarikan.

Pertanyaannya, mengapa Hari Kartini selalu diidentikkan dengan kebaya dan konde? Apakah perjuangan Kartini hanya sebatas perjuangan kebaya dan konde? Nyatanya tidak, kan? Perjuangan Kartini tentu lebih besar dari pada sekedar berbusana nasional. Perjuangan Kartini tentu lebih mulia dari pada sekedar melestarikan budaya nasional. Perjuangan Kartini adalah perjuangan menyelamatkan kaum wanita dari ketertinggalan dan ketertindasan. Mengangkat harkat dan martabat wanita dari direndahkan menjadi dimuliakan.

Kebaya dan konde hanyalah tampilan luar yang tak dapat menjamin keluhuran budi serta tingginya martabat seorang wanita. Nyatanya, banyak kita saksikan, wanita dengan dandanan kebaya dan konde tapi justru terjerat narkoba, korupsi, ataupun pergaulan bebas.Oleh karena itu, memperingati Hari Kartini hanya dengan lomba-lomba atau pun ajang peragaan busana sama saja mengerdilkan perjuangan besar RA Kartini.

Lalu, bagaimana seharusnya wujud teladan kita pada perjuangan Kartini? Tidak lain adalah dengan menjadikan diri kita sebagai wanita yang bermartabat serta bermanfaat bagi masyarakat. Wanita yang senantiasa menjaga kesopanan dalam berbusana, berucap, serta bertingkah laku. Cerdas dan mampu menempatkan diri sesuai peran dan tugas utamanya sebagai pendidik generasi.

Tidak sekadar berkebaya dan berkonde, tetapi lebih dari itu, ia mampu menutupi seluruh tubuhnya dengan pakaian yang diperintahkan oleh Sang Pencipta. Sebagaimana Kartini yang bertekad menjadi muslimah yang baik dengan memenuhi seruan Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 257, “minadz-dzulumaati ilan nuur” (dari kegelapan menuju cahaya). Ayat inilah yang mendorong Kartini untuk merubah diri dari pemikiran yang salah kepada ajaran Allah.

Sumber : voa-islam.com

PAN Tak Punya Pilihan Lain. Amin Rais Menutup Jalan Koalisinya

PAN Tak Punya Pilihan Lain. Amin Rais Menutup Jalan Koalisinya

tribunnews.com

10Berita, Partai Amanat Nasional (PAN) bisa dikatakan sudah tidak memiliki posisi tawar apapun untuk mensyaratkan hal penting dalam koalisi Pilpres 2019. Baik dengan Jokowi ataupun Prabowo. PAN bisa dikatakan sudah tidak memiliki kekuatan apapun untuk menawar. Semua itu dikarenakan oleh sikap-sikap Ketua Dewan Penasihatnya, Amin Rais yang sangat destruktif secara politik akhir-akhir ini.

Kemungkinannya hanya akan menjadi partai pendukung atau penyokong koalisi Gerindra - PKS. Dalam hal ini PKS jauh lebih cerdik ketimbang PAN dalam melihat situasi politik terkini.

Referensi pihak ketiga

Analisanya adalah, PAN bisa dikatakan tidak akan mungkin punya muka menawarkan sesuatu kepada koalisi Jokowi jika ingin bergabung. Apalagi sampai pada posisi Cawapres. Mustahil hal itu akan diberikan oleh Jokowi kepada PAN melihat Amin Rais yang sudah habis-habisan memusuhinya. Kasus pengibulan dan partai syetan masih panas dan sangat menyakiti Jokowi dan seluruh parpol koalisinya.

Maka hanya ikut bergabungpun pada barisan pendukung saja belum tentu PAN mampu mengangkat muka di hadapan Jokowi. Dan seandainya itu dilakukan, sulit kiranya Amin Rais merestuinya. Dan Amin Rais posisinya di PAN sama kedudukan serta otoritasnya dengan Megawati di PDIP ataupun SBY di Demokrat.

merdeka.com

Maka tidak ada pilihan lain, kecuali ikut bergabung dengan koalisi Gerindra- PKS mendukung Prabowo dan Cawapres PKS. Prabowo dan PKS tidak perlu khawatir apa-apa terhadap PAN karna bisa dipastikan akan bergabung tanpa syarat apapun. Seandainya mengajukan syaratpun bukanlah hal yang penting untuk dipenuhi. Sementara PKS sudah mengunci Prabowo lebih dahulu dengan mensyaratkan Cawapres dari kader-kadernya.

Sebagaimana ditulis merdeka.com (19/04) , Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meminta syarat cawapres kepada Gerindra jika ingin langkah ketum Prabowo Subianto mulus di Pilpres 2019. PKS menyodorkan 9 nama. Di antaranya ada Ahmad Heryawan (Aher), Hidayat Nur Wahid dan Anis Matta yang memiliki suara terbanyak di internal PKS.

Prabowo tidak akan sanggup kehilangan PKS , karna dari mesin PKS lah skema dan strategi membunuh karir politik Jokowi dengan tagar ganti presiden 2019 dan isu-isu yang lain akan lahir. Bersiap-siap saja kita semua menghadapinya.*

Sumber :UC News 

Larangan Politik di Masjid, Gak Jelas Batas-batasnya

Larangan Politik di Masjid, Gak Jelas Batas-batasnya



10Berita, Pernyataan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin yang melarang para ustadz dan ulama berceramah dengan sisipan agenda politik praktis di masjid dinilai rancu.

Dewan Pakar ICMI Pusat Anton Tabah Digdoyo mempertanyakan batasan serta dari ceramah politik di tempat ibadah itu.

“Politik yang seperti apa? Bagaimana batasan dan definisinya? Apalagi dikaitkan jelang pilkada serentak tahun ini dan pemilu presiden 2019 yang diistilahkan sebagai tahun politik panas,” kata Anton seperti keterangan yang diterima redaksi (Jumat, 20/4).

Dia menambahkan, jika dikaitkan dengan pilkada, pemilu itu hakekatnya memilih pemimpin dari tingkat kabupaten, kota provinsi hingga presiden dan juga anggota legislatif.

“Di dalam agama Islam, semua telah diatur di kitab suci Al Quran dan Sunnah, karena risalah yang dibawa Nabi terakhir sangat komplit dan detil,” jelas Anton.

“Jangkankan memilih pemimpin, memilih teman karib juga diatur dalam Al Quran harus seiman (Qs.3/118), memilih pasangan diatur harus seiman (Qs.2/221), apalagi memilih pemimpin di mayoritas Muslim juga wajib seiman,” tambahnya.

Karena itulah Anton menilai bahwa larangan ceramah politik di masjid-masjid terkait masalah memilih pemimpin itu keliru.

“Memilih pemimpin harus seiman itu ibadah, bukan muamalat,” tegasnya.

Sumber: rmol,dakwah media 

Soal Gaji Dosen Asing 65Jt, Tanggapan Dosen Undip Ini Sangat Menohok

Soal Gaji Dosen Asing 65Jt, Tanggapan Dosen Undip Ini Sangat Menohok


10Berita, Pemerintah melalui Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) akan mendatangkan 200 dosen asing ke Indonesia untuk meningkatkan kualitas mutu pendidikan tinggi di Tanah Air.

Dirjen Sumber Daya Iptek Dikti Ali Ghufron Mukti mengatakan, para dosen tersebut akan menerima gaji antara 3.000 hingga 5.000 USD atau setara Rp39 juta-Rp65 juta (kurs Rp13.000).

menanggapi hal ini dosen Undip Choirul Anam menuliskan komentarnya di melalui facebooknya sebagai berikut:

BENARKAH INI?

Dosen asing akan digaji 20x dibanding dosen lokal yg juga lulusan terbaik dari kampus luar negeri, benarkah?

Jika iya, berarti pengambil kebijakan di Indonesia memang benar-benar pancasilais dan sangat nasionalis.

Sekedar informasi, paper saya yang oleh AAPM dinyatakan terbaik di USA tahun 2016 dan diberi penghargaan sewajarnya, shg alhamdulillah beberapa pakar dari USA, Australia dan Jerman banyak yang mengajak diskusi, di Indonesia hanya dihargai Rp.0.

Bagi saya (dan mungkin para ilmuan lokal lainnya), bukan penghargaan atau uang yang diharapkan, karena berkarya itu adalah bagian dari amal dan bukti cinta kepada Indonesia. Tetapi perlakuan yang tidak adil dan direndahkan sedemikian rupa oleh para pejabat dari bangsa sendiri sungguh sangat menyayat hati.

Sudahlah berkarya sesuai kemampuan, masih dianggap radikal, tak cinta Indonesia, pengkhianat, dll. Ya Allah, apa yang sesungguhnya terjadi dengan negeri ini?

Wallahu a’lam.

Sumber: FB choirul Anam, dakwah media

Pemerintah akan Gaji Dosen Impor Rp.65.000.000/bulan

Pemerintah akan Gaji Dosen Impor Rp.65.000.000/bulan


10Berita -Pemerintah melalui Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) akan mendatangkan 200 dosen asing ke Indonesia untuk meningkatkan kualitas mutu pendidikan tinggi di Tanah Air.

Dirjen Sumber Daya Iptek Dikti Ali Ghufron Mukti mengatakan, para dosen tersebut akan menerima gaji antara 3.000 hingga 5.000 USD atau setara Rp39 juta-Rp65 juta (kurs Rp13.000).

“Nanti akomodasi kami siapkan juga. Surat perizinan seperti dan lain-lain juga mengikuti,” tutur Ghufron di Jakarta, Kamis (19/4/2018).

Menurutnya, nominal gaji tersebut sudah sesuai dengan standar yang ada. Ia yakin hal tersebut tidak akan menimbulkan kecemburuan dengan dosen-dosen di Tanah Air.

“Angka segitu sudah umum ya,” tuturnya.

Mantan Wakil Menteri Kesehatan itu menuturkan, pada tahun 2017, sebanyak 84 dosen sudah mengajar di Indonesia. Mayoritas mereka tertarik mengajar dan melakukan penelitian di Indonesia karena sumber daya alam Indonesia yang kaya.

“Banyak hal-hal baru yang bisa mereka ekplore untuk penelitian dan banyak potensi juga yang ingin diteliti. Misalnya di luar negeri sana tidak ada Malaria, di Indonesia ada bahkan hingga menyebabkan banyak jatuh korban dan lain-lain,” paparnya.

Ia optimistik para dosen asing mau mengajar di Indonesia. Sementara kualifikasi dosen asing yang akan mengajar di Tanah Air tentu harus familiar dan memiliki karya publikasi ilmiah serta berasal dari 100 kampus top dunia.

“Tugas mereka adalah mentransfer ilmu pengetahuan dan membangun iklim akademik penelitian di Indonesia tumbuh sebab penulisan publikasi ilmiah kita masih rendah. Diharapkan para dosen asing tersebut dapat membantu,” tuturnya. []

Sumber :okezone

Partai Allah dan Partai Setan, Adakah?

Partai Allah dan Partai Setan, Adakah?

10Berita ,  Polemik partai setan dan Partai Allah terus berlanjut hingga Amien Rais dilaporkan ke polisi. Dikutip dari teropongsenayan.com,Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Zainut Tauhid Sa’adi, menanggapi polemik pernyataan Amien Rais soal partai setan dan partai Allah. Menurutnya, hal itu memang tertuang dalam Alquran surat al-Mujadilah ayat 19-22. Dalam ayat itu, terang Zainut, menjelaskan bahwa adanya dua golongan manusia yaitu golongan setan (hizb as-syaithan) dan golongan Allah (hizb Allah).

“Golongan setan itu disebutkan sebagai golongan orang yang selalu berdusta, lupa mengingat Allah, suka menentang ajaran Allah dan Rasul-Nya, dan mereka itu adalah golongan orang yang merugi,” jelas Zainut di Jakarta, Senin (16/4/2018).

“Sedangkan yang disebut golongan Allah (hizb Allah) yaitu golongan orang yang beriman kepada Allah dan hari akhirat. Mereka adalah termasuk golongan orang yang beruntung,” sambungnya.

Di dunia memang hanya ada dua golongan. Golongan Allah dan golongan setan. Sama halnya dengan kebaikan ada pula keburukan. Sudah sunnatullah. Mengenai polemik Hizbullah dan Hizbussyaitoh ini kita perlu memahami definisi dan makna hizb itu sendiri agar tak ada fitnah diantara kita terkait partai setan dan partai Allah.

Kata Hizb dalam terminologi bahasa Arab bermakna: partai, pengikut atau golongan. Jadi kata Hizbullah berarti : Partai Allah, atau Pengikut Allah, atau Golongan Allah. Menurut al-Raghib al-Isfahani, kata Hizb mempunyai makna : “Suatu jama’ah yang sangat kuat dan Tegas.” (Tafsir Mizan, ‘Allamah Thabathaba’i). Kata Hizbullah sendiri di dalam al-Quran disebutkan dua kali dalam ayat : QS al-Mujadilah ayat 22, dan QS Al-Maaidah ayat 56. Di antara ciri utama Hizbullah adalah beriman kepada Allah dan hari akhir serta tidak pernah menentang Allah dan RasulNya. Sedangkan Hizbussyaitohn berkebalikan dengan ciri Hizbullah.

Saat ini banyak diantara golongan umat manusia yang senantiasa menentangi Allah dan RasulNya. Kemaksiatan yang kian merajalela menjadi tanda bahwa setan berwujud manusia itu ada. Perzinahan, narkoba, korupsi, pelegalan miras, prostitusi, penistaan agama, pengkhianat rakyat serta segudang kemaksiatan lainnya menjadi bukti bahwa semua itu dilakukan oleh setan berwujud manusia.

Secara bahasa, setan berasal dari kata: شَطَنَ – يَشْطُنُ – شَيْطَانًا yang berarti menjauhkannya (sesuatu yang menjauhkan dari kebenaran). Secara istilah (menurut Al-Qur’an) diartikan sebagai sebutan bagi jin dan manusia yang jahat yang menggoda dan membisikkan kepada hati manusia supaya durhaka kepada Allah SWT dan Rasul-Nya. Sebagaimana sesuai dengan firman-Nya yang berbunyi, “Dan Kami tidak mengutus sebelum kamu seorang rasulpun dan tidak (pula) seorang nabi, melainkan apabila ia mempunyai sesuatu keinginan, setan pun memasukkan godaan-godaan terhadap keinginan itu…” (QS Al-Hajj [22] : 52).

Allah SWT telah memberikan petunjuk bagi manusia untuk tidak mengikuti langkah setan. Hal ini tertuang dalam firman Allah: “Dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagimu.” (QS Al-An’aam [6] : 142). Godaan setan tak hanya berupa bisikan, tapi bisa berbentuk kata-kata yang menyihir. Seperti ajakan untuk menolak syariat Allah diterapkan, sama seperti mengajak manusia menolak hukum Allah dalam kehidupan. Syariat Islam diabaikan dalam mengatur persoalan kehidupan, hal itu seperti sikap kaum fasik yang menolak Allah ikut campur dalam mengatur kehidupan. Penguasa yang mengkhianati amanahnya juga dikategorikan ia sedang bermaksiat kepada Allah SWT. Nabi saw bersabda: Dari Ma’qil bin Yasar Radiyallahu anhu ia berkata: Aku pernah mendengar Rasulullah Sallallahu Alayhi Wasallam bersabda: “Tidaklah seorang hamba yang diserahi Allah untuk memimpin rakyat, lalu ia meninggal dunia dalam keadaan curang terhadap rakyatnya, kecuali Allah mengharamkannya masuk surga.” (Muttafaqun ‘alaih)

Sikap yang berkebalikan dengan perintah Allah untuk tunduk kepada aturanNya tidakkah sama halnya menentangi Allah dan RasulNya? Di Surat Al Mujadilah disebutkan hanya partai Allah (Hizbullah) saja yang dimenangkan dan beruntung. Siapakah golongan yang dimenangkan dan beruntung? Allah SWT telah menyebutnya dalam al qur’an. Salah satunya termaktub dalam surat An Nur (24): 51 yang berbunyi, “Sesungguhnya jawaban orang-orang mukmin, bila mereka diseru kepada Allah dan rasul-Nya agar rasul menghukum (mengadili) di antara mereka ialah ucapan.” “Kami mendengar dan kami patuh.” Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.”

Siapa saja yang menetapi jalan kebenaran dan mau memperjuangkan kebenaran Islam tentu masuk ke dalam golongan Allah (Hizbullah), bukan golongan setan (Hizbussyaithon). Di akhirat hanya ada dua tempat yaitu surga dan neraka. Surga diperuntukkan bagi orang-orang bertaqwa dan taat kepada Allah SWT, sedang neraka diperuntukkan bagi orang-orang yang durhaka dan bermaksiat kepada Allah SWT. Pilih jalan yang mana? Golongan Allah atau golongan setan?Tanyakan pada iman kita.

Penulis: Chusnatul Jannah (Lingkar Studi Perempuan Peradaban)

Sumber : Kiblat.

Geisz Chalifah: Dari Jakarta, Kita Rebut Indonesia 2019 Secara Konstitusional

Geisz Chalifah: Dari Jakarta, Kita Rebut Indonesia 2019 Secara Konstitusional


10Berita – Kemarin, 19 April setahun lalu, hari masih terbilang pagi, Deni JA mengirim pesan whatsap pada saya memberi kabar hasil exit poll LSI juga berisi ucapan, “Selamat Datang Gubernur Baru”

Hari masih pagi, perhitungan suara belum dimulai. Saya baru saja kembali ke rumah dari beberapa TPS, mengontrol jalannya pemilihan di wilayah saya.

Membaca pesan dari Denny JA, mata saya basah. Istri saya bertanya: Ada apa ? Saya mengabarkan Anies menurut perhitungan LSI Denny JA menang telak. Spontan dia berucap, “Alhamdulillah” terlihat matanya berkaca-kaca.

Beberapa saat sebelumnya istri saya sangat khawatir, ketika kami sekeluarga mendatangi TPS untuk memilih. Beberapa orang yang entah dari mana yang tak dikenal dan bukan warga sekitar, memvideokan saya dan anak-anak, seorang perempuan dan beberapa laki-laki berbadan tegap.

Anak laki-laki saya mau bereaksi mempertanyakan siapa mereka, segera saya tahan. Saya katakan: Tenang saja! Biarkan saja mereka mau melakukan apa saja, selama tak mengganggu.

Ketidakadilan yang kami rasakan dari pihak berwenang selama Pilkada membuat saya berhati-hati dalam bertindak. Pembiaran pada mereka pembuat onar namun cepat dan tanggap pada setiap laporan terhadap kami para pendukung Anies-Sandi membuat emosi warga mudah tersulut.

Tak lama kemudian beberapa teman dari FBR datang mencari orang yang tak jelas tadi namun mereka sudah pergi. Saya menenangkan agar tak terjadi keributan.

Saya membaca berulang ulang pesan Denny JA, kemudian dengan hati bergetar, segera mengambil wudhu lalu melakukan sholat sunah kemudian sujud syukur atas rahmat yang Allah berikan. Sepanjang sholat airmata tak henti-hentinya menetes. Hari itu rasa-rasanya bila nyawa diambil pun saya ikhlas setelah perjuangan panjang yang mendebarkan itu tuntas ditunaikan.

Masih sangat terbayang perlakuan tak adil dari penguasa selama Pilkada berlangsung. Pembiaran dari yang berwenang atas pelanggaran demi pelanggaran kepada mereka pihak lawan. Namun sebaliknya penekanan demi penekanan yang diperlakukan terhadap kami para relawan Anies Sandi.

Seluruh rangkaian perjuangan seluruh ikhtiar dan doa yang tak pernah henti, hari itu terkabulkan. Dari sejak semalam sehari sebelum pemilihan, masyarakat yang gerah terhadap ketidakadilan, pada keangkuhan kekuasaan. Berzikir tak pernah henti. Ibu-ibu mengaji dan berdoa. Ribuan bahkan mungkin jutaan manusia di berbagai pelosok Indonesia melakukan sholat malam. Ribuan ibu-ibu itu mengaji dengan linangan air mata, berharap mendapat pemimpin Jakarta yang baru.

Doa dari seluruh Indonesia dipanjatkan untuk sebuah kemenangan dalam pilkada DKI melawan arogansi kekuasaan. Dan di pihak sebelah sana sibuk mengirimkan sembako ke berbagai wilayah Jakarta agar memilih calon yang mereka dukung.

Segenap doa, segenap harapan, segala ikhtiar pada akhirnya dipasrahkan hanya kepada Ilahi Robbi penggenggam jiwa, pemilik alam semesta. Tak lama kemudian ratusan ucapan selamat via WA mengalir.
Padahal perhitungan suara baru saja dimulai, namun aura kemenangan sudah sangat terasa. Exit poll dari beberapa lembaga rupanya sudah bocor, para relawan saling memberi selamat dan euforia sudah merambah ke hati setiap relawan tak ternilai.

Merenungkan kembali masa-masa Pilkada DKI, dan kelangsungan demokrasi di Republik ini, sepertinya kita harus berjuang terus agar demokrasi tegak pada aturan dan perjalanan bangsa ini bisa mencapai tujuan dengan tanpa melukai siapa pun. Untuk itu, mari secara bersama kita perjuangkan: Dari Jakarta, Kita Rebut Indonesia Di 2019 Secara Konstitusional!. (jabartoday)

*Penulis: Geisz Chalifah, adalah salah satu Relawan Anies-Sandi

Sumber : Eramuslim

Pembangunan Bandara Kertajati itu Berdasar Permen 2005 dan Perda Jabar 2010, Jokowi Masih Walikota Solo

Pembangunan Bandara Kertajati itu Berdasar Permen 2005 dan Perda Jabar 2010, Jokowi Masih Walikota Solo


10Berita, Bandara Internasional Kertajati yang terletak di Majalengka Jawa Barat ditargetkan beroperasi pada Mei 2018 ini.

Pada Selasa (17/4/2018) pukul 07.45 WIB kemarin telah berhasil dilakukan uji coba pertama kalinya pendaratan pesawat.

Bandara yang mempunyai luas total 5.000 hektare dan bisa menampung kurang lebih 5,6 juta penumpang (tahap pertama) ini merupakan bandara terbesar kedua di Indonesia setelah Soekarno-Hatta.

Dan seperti biasa, para pendukung Jokowi sontak mengklaim Bandara Internasional Kertajati sebagai prestasi Jokowi.

Begitulah kelakuan Bani Klaim.

Padahal 70% Dana Pembangunan Bandara Kertajati dari APBD
https://economy.okezone.com/read/2017/02/13/320/1617204/70-dana-pembangunan-bandara-internasional-kertajati-dari-apbd

Selain itu, tahukah Anda wahai Bani Klaim?

➡️ Proyek Bandara Internasional Kertajati itu dimulai sejak zaman Presiden SBY tahun 2005.

Peraturan Menteri Perhubungan No: KM 34 Tahun 2005 Tentang Penetapan Lokasi Bandar Udara di Kecamatan Kertajati Kabupaten Majalengka Propinsi Jawa Barat. Peraturan Menteri Perhubungan tersebut ditetapkan di Jakarta pada Tanggal 17 Mei 2005 dan ditandatangani oleh Menteri Perhubungan M. Hatta Rajasa. Permen inilah yang sejatinya mendasari pembuatan BIJB secara hukum.

➡️ Lalu secara teknis pembangunan Bandara ini ditetapkan berdasarkan PERATURAN DAERAH PROVINSI JAWA BARAT NOMOR 13 TAHUN 2010 TENTANG PEMBANGUNAN DAN PENGEMBANGAN BANDAR UDARA INTERNASIONAL JAWA BARAT DAN KERTAJATI AEROCITY.

Silakan download Perdanya: LINK

Sejak itu dimulailah proses awal PEMBEBASAN LAHAN yang memerlukan proses panjang. Pembebasan lahan adalah proses paling krusial dalam proyek infrastruktur.

Dari mulai Peraturan Menteri tahun 2005 sampai Perda Jabar tahun 2010, saat itu Jokowi masih walikota Solo.

Terus karena gunting pita peresmian, lantas itu diklaim sebagai Prestasi?

Silakan gugling berita-berita lawas, diantaranya:

[2014]
SBY: Bandara Kertajati Bakal Jadi Kebanggan Bangsa
http://www.pikiran-rakyat.com/ekonomi/2014/02/03/268492/sby-bandara-kertajati-bakal-jadi-kebanggan-bangsa

[2012]
Bandara Internasional Jawa Barat Mulai Dibangun Tahun Ini
http://www.pikiran-rakyat.com/jawa-barat/2012/05/16/188643/bandara-internasional-jawa-barat-mulai-dibangun-tahun-ini

Namanya pembangunan proyek besar seperti bandara itu memerlukan proses panjang.

Jangan klaim kalau cuma gunting pita.

Sumber : PORTAL ISLAM