OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Jumat, 04 Mei 2018

Megawati Pilih Budi Gunawan Dampingi Jokowi di Pilpres 2019?

Megawati Pilih Budi Gunawan Dampingi Jokowi di Pilpres 2019?

Dokumen Galamedianews.com

10Berita, JOKO Widodo (Jokowi) maupun partai pendukungnya hingga kini masih menjaring figur yang cocok sebagai calon wakil presiden (cawapres) untuk Pilpres 2019. Sejumlah nama kian mengemuka, salah satunya Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan.

Dalam sejumlah survei, setidaknya nama BG kerap masuk dalam bursa cawapres Jokowi. Apalagi, yang bersangkutan memiliki rekam jejak cukup dekat dengan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri.

Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) Ujang Komarudin mengatakan, Budi Gunawan memiliki kans untuk dipilih Megawati sebagai cawapres Jokowi di 2019 mendatang. "Dilihat dari kedekatan Megawati dengan Budi Gunawan. Bisa saja Megawati mengusulkan Budi Gunawan untuk menjadi Cawapresnya Jokowi," kata Ujang kepada Okezone, Jumat (4/5/2018).

Peluang mantan Wakapolri itu menjadi pendamping Jokowi disebut masih terbuka. Kata Ujang, angkanya masih 50:50. Semuanya tergantung pada pilihan Jokowi, Megawati dan parpol koalisi lainnya. "Semua masih terbuka opsinya," jelas Ujang.

Ujang mengakui bahwa Budi Gunawan memiliki prestasi gemilang selama berkarir di Korps Bhayangkara. Hal itu menjadi modal yang dapat mengantarkannya untuk duduk sebagai pendamping Jokowi di 2019. "Dilihat dari karir di kepolisian bagus-bagus saja. Dan layak-layak saja untuk jadi pendamping Jokowi. Namun kan harus dapat dukungan rakyat," jelasnya.

Di sisi lain, Ketua DPP PDIP, Hendrawan Supratikno mengakui nama Budi Gunawan masuk dalam bursa penjaringan cawapres Jokowi. Namun, ia tidak tahu nama Budi masuk dalam kategori apa di dalam pola penjaringan cawapres partainya.

Partai berlambang banteng moncong putih itu, diketahui memiliki pola penjaringan tersendiri, di antaranya melalui kategori daftar panjang, daftar pendek, dan daftar prioritas. "Bisa juga masuk daftar pendek dan daftar prioritas. Kami tidak tahu. Yang masuk daftar pendek dan prioritas hanya Ketum (Megawati) yang tahu," ujarnya saat dikonfirmasi.

Menurut Hendrawan, nama-nama pendamping Jokowi harus masuk ke dalam daftar panjang terlebih dahulu sebelum masuk dalam daftar pendek dan daftar prioritas. Figur yang masuk ke dalam daftar panjang, artinya telah memenuhi kriteria umum. Sedangkan figur yang masuk ke dalam daftar pendek, berarti telah memenuhi kriteria spesifik dan dikomunikasikan antar parpol.

Sementara itu, figur yang masuk dalam daftar prioritas artinya telah memenuhi kriteria yang diinginkan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri secara spesifik, dan memiliki kecocokan atau kedekatan dengan Jokowi selaku calon presiden (capres) di 2019.

"Itu kan bertahap," jelas Hendrawan.

Sumber :Galamedianews

Mustofa Nahra Dipolisikan Susi “#DiaSibukKerja”, Mahendradatta Siap Ajukan Praperadilan

Mustofa Nahra Dipolisikan Susi “#DiaSibukKerja”, Mahendradatta Siap Ajukan Praperadilan


10Berita – Pembina Tim Pembela Muslim (TPM) Mahendradatta siap mengajukan pra peradilan kasus pelaporan aktivis Muhammadiyah Mustofa Nahrawardaya oleh Susi Ferawati, pemakai kaos “#DiaSibukKerja”.

Susi melaporkan Mustofa terkait cuitan kriminolog itu di akun Twitter @NetizenTofa, setelah insiden  di CFD Jakarta (29/04). Di mana Susi merasa diintimidasi cuitan @NetizenTofa.

Mahendradatta menyoal laporan pihak Susi, yang memperkarakan “ancaman” @NetizenTofa setelah insiden CFD.

“Mari kita bermain logika, kejadian nyata ada di CFD Jakarta, tapi yang dilaporkan ke polisi adalah orang  yang berkomentar jauh setelah kejadian. Belajar tentang Tempus Delicti gak ya. “Mengancam” setelah kejadian memang pernah terjadi dalam Sejarah Hukum Indonesia? Kapan? Mohon pencerahan,” tegas Mahendradatta di akun Twitter @mahendradatta.

Soal itu, Mahendradatta menantang semua pihak untuk memberikan “pencerahan”. “Kalau ini tidak juga ada yang bisa memberi Pencerahan, Insyaa Allah akan saya cari pencerahannya melalui Praperadilan @NetizenTofa,” tulis @mahendradatta.

Susi Ferawati melaporkan @Netizentofa terkait kasus perundungan di sosmed. Susi menegaskan, usai insiden di CFD itu, ia mengaku mendapatkan ancaman di sosmed. @Netizentofa dianggap telah melanggar Pasal 27 ayat 4 Jo Pasal 45 ayat 4 UU RI nomor 19 tahun 2016 tentang ITE.

@NetizenTofa sempat mengomentari “intimidasi” yang dialami Susi. “Ibunya harus paham situasinya. Kalau gak mau ribut, copot kaosnya. Biar anaknya tenang,” tulis @NetizenTofa.(kk/)

Sumber :itoday, Eramuslim.com

NGERI! Terbongkar Twit Lama Ketua Panitia Sembako Maut Monas @daverevano: "Anies - Sandi adalah manusia terjahat lebih dari penista agama.."

NGERI! Terbongkar Twit Lama Ketua Panitia Sembako Maut Monas @daverevano: "Anies - Sandi adalah manusia terjahat lebih dari penista agama.."


10Berita,  Aktivis sosial media, Mustofa Nahrawardaya (@NetizenTofa) kembali membongkar sosok di balik Tragedi pembagian sembako berujung maut yang diadakan Forum Untukmu Indonesia di Monas pada Sabtu (28/4/2018) lalu.

David Revano Santosa (Dave Revano) adalah Ketua Forum Untukmu Indonesia.

Jejak digital menunjukkan bahwa Dave merupakan pendukung Jokowi dan Ahok. Pada Pilpres 2014, dia tercatat pernah menjadi ketua fasilitator Forum Relawan Jokowi (ForJokowi).

Pada Pilkada DKI 2017 lalu, Dave juga menjadi pendukung Ahok-Djarot.

Mustofa Nahrawardaya (@NetizenTofa) mengungkap isi twit-twit lama dari akun @daverevano.

"Ketua Panitia Paskah Monas yg menelan korban Dua Jiwa tewas sia2. Ini bunyi tweetnya tahun lalu. Jahat gak sih?" kata @NetizenTofa di twitter, Kamis (3/5/2018).

@NetizenTofa mengunggah gambar bukti screenshot twit-twit @daverevano.

Ketua Panitia Paskah Monas yg menelan korban Dua Jiwa tewas sia2. Ini bunyi tweetnya tahun lalu. Jahat gak sih? pic.twitter.com/ywnU3NCOey

— Mustofa Nahrawardaya (@NetizenTofa) 3 Mei 2018

Dari penelusuran portal-islam.id, twit-twit itu memang benar ada di akun @daverevano.

"Anies - Sandi adalah manusia terjahat lebih dari penista agama.." demikian isi twit @daverevano tertanggal 11 Mar 2017.

Anies - Sandi adalah manusia terjahat lebih dari penista agama..

— Dαvє Rєvαnσ (@daverevano) 11 Maret 2017


Ini link twitnya (jaga-jaga kalau nanti dihapus): https://twitter.com/daverevano/status/840599906884628480

NB: Ini sekaligus untuk mengcounter klaim seperti diberitakan Tempo "Ketua Perindo DKI: Ketua Panitia Sembako Monas Relawan Ok Oce".

Menurut Ketua Partai Perindo DKI Jakarta Sahrianta Tarigan, Ketua Panitia Forum Untukmu Indonesia tersebut adalah Dave Santosa ikut Program Ok Oce.

“Saya tidak tahu kalau kegiatan politik, tapi (Dave) ikut Program Ok Oce," kata Sahrianta pada saat dihubungi Tempo hari ini, Kamis, 3 Mei 2018.

Oleh Tempo, klaim bahwa Dave ikut program Ok Oce kemudian di-framing si Dave ini "Relawan Ok Oce". Apa gak bisa bedakan "peserta" Ok Oce (yang terbuka untuk wiraswasta/pengusaha), kok disebut "Relawan" ok oce? Yang dikesankan si Dave pendukung Anies-Sandi atau pendukung Sandi.

Link: https://metro.tempo.co/amp/1085447/ketua-perindo-dki-ketua-panitia-sembako-monas-relawan-ok-oce

JEJAK DIGITAL dari akun @daverevano tidak bisa menutupi bagaimana sikap si Dave ini terhadap Anies-Sandi.

Selain twit di atas. Banyak sekali twit-twit @daverevano yang menunjukan:

(1) "Orang kaya gini kok mau jadi Wagub, cara ngomongnya kaya comberan, gak ada kelasnya" -- ini twit @daverevano tanggal 5 Mar 2017. Mengomentari berita Kompas tentang Sandiaga Uno.

Link: https://twitter.com/daverevano/status/838302773892481024

— Dαvє Rєvαnσ (@daverevano) 5 Maret 2017


(2) "Lama2 jadi mual liat orang jahat tapi bibirnya manis demi ingin jadi gubernur, semua cara dihalalkan demi sebuah kemenangan.. pengen muntah," -- twit 11 Mar 2017.

Link: https://twitter.com/daverevano/status/840277475313635330

(3) "Masyarak akan dibuat lebih susah lagi dgn program Anies Sandi, masyarakat diajarin utang yg gak sesuai kemampuan.. 2,3 jt/bln wahh kacau ini," -- twit 23 Feb 2017.

Link: https://twitter.com/daverevano/status/834698651481960448

Belum lagi twit-twit si Dave tentang Habib Rizieq dan FPI.

(1) "sebelumnya anda dulu yg akan dibinasakan" -- twit 16 Jan 2017, terkait Habib Rizieq.

— Dαvє Rєvαnσ (@daverevano) 16 Januari 2017

Link: https://twitter.com/daverevano/status/820854664795017217

(2) "Petinggi FPI bukan ulama karena kerjaannya hasut massa.  Ulama itu membawa kedamaian. @DivHumasPolri" -- twit 15 Jan 2017/

Link: https://twitter.com/daverevano/status/820629182954684417

Dan masih banyak lagi. Silakan cek twit-twitnya sebelum dihapus: https://twitter.com/daverevano

— Dαvє Rєvαnσ (@daverevano) 8 Agustus 2017


Sumber :Portal Islam 

Mengejutkan, Dua Fans Liverpool Yang Atheist Ini Janjikan Masuk Islam Kepada Mohamed Salah

Mengejutkan, Dua Fans Liverpool Yang Atheist Ini Janjikan Masuk Islam Kepada Mohamed Salah


Sumber gambar twitter.com/amandla_egy (03/05/2018)

10Berita, Apa yang kamu lakukan jika mengidolakan seseorang?. Sebagian akan mengikui bagaimana sang idola bersikap, mengikuti bagaimana sang role model berpakaian, menunggu kapan kemunculan sang idola bahkan sampai pagipun dijalani, akan membela sang idol dalam keadaan terbaik dan terburuknya. Seperti itulah mungkin gambaran fans setia kepada pemain, klub atau idola mereka baik di entertainment maupun di lapangan bola.

Hal itu pun yang terjadi pada dua orang fans sepakbola Liverpool atau yang biasa disebut dengan Liverpudlian. Kedua fans Liverpool ini diketahui merupakan fans berat klub sepak bola Merseyside. Semenjak kedatangan Mohamed Salah di klub tersebut, kondisi seperti berubah drastic dan kini Liverpool menjadi salah satu klub kuat dengan berhasil merangsek ke posisi ketiga premier league seperti dilansir dari premierleague.com (03/05/2018).

Sumber gambar twitter.com/ruthruthcairo (03/05/2018)

Tak hanya itu, malam tadi Liverpool sukses masuk ke babak final pertama mereka di ajang Liga Champions musim 2017/2018 setelah terakhir kali di babak final pada tahun 2006 seperti dilansir dari Uefa.com (03/05/2018). Liverpool memang kalah 4-2 dari Roma di leg kedua namun secara aggregate mereka mampu ke babak final dengan kemenangan aggregate 7-6 dari klubibukota Spanyol.

Sumber gambar twitter.com/abdallah99hh (03/05/2018)

Pertandingan ini kemudian menjadi titik balik bagi dua orang fans Liverpool. Lewat akun twitter, kedua fans Liverpool ini menyebutkan bahwa mereka merupakan seorang atheist atau tidak percaya Tuhan. Namun keduanya berjanji akan memeluk agama Islam jika Mohamed Salah mampu membawa Liverpool memenangkan pertandingan Liga Champions dengan menang atas Real Madrid di babak final.

Sumber gambar twitter.com/azhanb (03/05/2018)

Sumber gambar twitter.com/bluematico (03/05/2018)

Tidak hanya kedua penggemar Liverpool ini yang atheist ini yang menyebutkan bahwa mereka akan memeluk Islam jika Liverpool menjadi juara, masih banyak fans Liverpool lain sudah menyatakan kesediannya untuk mengikuti agama yang dipeluk pemain Mesir tersebut karena terinspirasi dengan pemain berusia 25 tahun tersebut yang tampil luar biasa dimusim ini dengan sudah mencetak sebanyak total 43 gol.

Sumber gambar twitter.com/badger_honey23 (03/05/2018)

Sumber gambar twitter.com/cyakoury (03/05/2018)

Sumber gambar twitter.com/shantanuagr (03/05/2018)

Sumber gambar twitter.com/dannyfcb (03/05/2018)

Dipertandingan babak semi final leg kedua Liga Champions musim 2017/2018, Salah tidak mencetak gol dan assist untuk Liverpool tetapi ia tetap menjadi magnet tersendiri bagi pencinta Liverpool.

Konten ini bukan karya jurnalistik dan merupakan pendapat pribadi penulis We-Media, serta tidak mewakili pandangan dari pihak UC News

Liverpool - Liverpool Kembali Juara Liga Champions, Mungkinkah?

Liverpool memang sebuah tim besar yang telah 7 kali mengangkat thropy Liga Champions. Sejarah memang manis, namun semua itu kembali lagi hanya sejarah. Kembalinya Liverpool berlaga di kompetisi benua biru mungkin saja menjadi pertanda baik bagi pasukan Jurgen Klopp. Menurut Ucers, apakah mungkin Liverpool kembali menjuarai Liga Champions?

 Sumber :UC News 

TERUNGKAP!!! 11 Kejanggalan Kasus Intimidasi CFD

TERUNGKAP!!! 11 Kejanggalan Kasus Intimidasi CFD


10Berita,  Di balik ramai-ramai kasus intimidasi di car free day (CFD), Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Minggu (29/4). Pegiat Media Sosial, Mustofa Nahrawardaya memiliki analisa dan pandangan yang unik terhadap kasus tersebut.

Mustofa atau @NetizenTofa membeberkan setidaknya ada 11 kejanggalan yang menyelimuti insiden massa #2019GantiPresiden dan pendukung Jokowi #DiaSibukKerja saat itu.

Pertama, baik pelaku, korban maupun para provokator dan orang yang mengaku polisi di lokasi kejadian menggunakan gelang yang hampir sama.


Kedua, kaus #DiaSibukKerja yang dipakai massa saat itu memiliki rupa yang seragam, dari segi warna, ukuran, hingga desainnya. Sehingga anak-anak yang memakai kaus itu, terlihat kedodoran.

Ketiga, Mustofa tidak melihat ada yang menjual kaus #DiaSibukKerja di area CFD. Hal ini berbanding terbalik dengan kaus #2019GantiPresiden yang banyak dijual bebas di kawasan CFD.

Keempat, sebenarnya polisi telah mengimbau agar massa #DiaSibukKerja tidak melewati Bunderan HI dan tetap di kawasan Patung Kuda. Namun, ternyata massa melewati Bundaran HI dan sebagian menerobos ke massa #2019GantiPresiden.

Kelima, yang membuatnya aneh adalah ada beberapa orang yang mengaku sebagai polisi tetapi mengenakan gelang yang mirip dengan pelaku, korban, dan provokator intimidasi.


Keenam, beberapa hari sebelum aksi, ada orang yang mengaku sebagai koordinator #2019GantiPresiden, untuk menggalang aksi di CFD. Padahal, orang itu tidak dikenal di komunitas #2019GantiPresiden.

Ketujuh, Koordinator misterius ini, kemudian mengajukan izin aksi ke polisi dan ditolak. Kemudian, koordinator aneh ini mengumumkan pembatalan aksi secara sepihak.

"Aneh, sudah rahasia umum, orang ke CFD kan tanpa izin. Demo sekalipun, juga tanpa izin. Ini kok mengajukan izin. Mungkin ada yang memerintah koordinator misterius tersebut agar membatalkan aksi, dengan harapan massa aksi tagar #2019GantiPresiden yang terlanjur percaya sama koordinator, membatalkan juga kehadirannya ke HI," kata Mustofa.

Kedelapan, ada juga orang mengaku Koordinator Nasional #2019GantiPresiden bernama Effendi Saman, namun ketika ditanya ke inisiator tagar #2019GantiPresiden yakni Mardani Ali Sera dan Neno Warisman, ternyata hal itu tidak benar.

"Beliau (Mardani dan Neno) tidak pernah mengangkat, menyuruh, atau memberi tugas kepada siapa pun, termasuk Effendi Saman, untuk pendelegasian sebagai Kornas #2019GantiPresiden," ucap nya.

Kesembilan, dua massa ini sama-sama mengaku tidak dikoordinir, tapi peserta berkaus #DiaSibukKerja bisa hadir dan mendapat kaus seragam dan ada perempuan-perempuan berkaus #DiaSibukKerja mengedrop makanan kotakan tak terhitung jumlahnya.

Kesepuluh, ada orang mengibas-ngibaskan uang, lalu ada orang berkaus #2019GantiPresiden membeli paksa kaus yang dikenakan pihak lain, lalu ada yang mengejek dengan kata-kata tertentu.

"Jika semua itu dianggap kejahatan, anehnya, tak ada satupun polisi menangkap mereka. Ada juga orang yang merampas spanduk, juga tidak ditangkap. Padahal banyak sekali polisi di lokasi," bebernya.


Terakhir, yang kesebelas, dan paling mencengangkan, Susi berteriak sangat dramatis, dengan mengucapkan 'Muslim apa kalian?'. Menurut Mustofa, hal itu sangat janggal karena Susi secara spontan berteriak seperti itu.

"Bagaimana dia bisa spontan menganggap pelakunya Muslim? Termasuk ucapan 'Kita tidak takut!'  dan seterusnya, itu mirip gaya sinetron. Menurut saya, perlu latihan lama untuk bisa meneriakkan ucapkan semacam di video yang beredar. Ucapan Bu Susi benar-benar mirip artis," pungkasnya.

[video]

— #2019GantiJokowi (@fadreee) 30 April 2018


Sumber: Kumparan

Akan ada Deklarasi Akbar Relawan Nasional #2019GantiPresiden

Akan ada Deklarasi Akbar Relawan Nasional #2019GantiPresiden

10Berita – Beredar pesan bergambar di jejaring percakapan Whatsapp yang berisi ajakan untuk menghadiri deklarasi akbar Relawan Nasional #2019GantiPresiden pada Ahad (6/5).

Deklarasi akan berlangsung di seputar Patung Kuda Arjuna Wiwaha, depan Bundaran Air Mancur Monas, Jakarta Pusat, mulai pukul 09.00 sampai 11.00 WIB.

Dalam deklarasi yang disebut ‘dari umat, untuk umat, dan oleh umat itu tidak menyebutkan pihak penyelenggara namun terpasang tiga orang tokoh politik, ulama dan pegiat sosial, yakni Mardani Ali Sera, Ustadz Abu Jibril dan Neno Warisman.

Dalam pesan bergambar tersebut juga tercantum kalimat,”Deklarasi kami tidak memuat ujaran kebencian pada tokoh dan golongan apapun, bila ada yang memanfaatkan selain itu bukan tanggung jawab kami.”


Ajakan dari Mardani Ali Sera

Sementara politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera melalui akun Twitternya, Kamis (3/5) mengajak masyarakat untuk hadir dalam deklarasi akbar tersebut.

“Monggo kawan2 para pecinta gerakan #2019GantiPresiden silahkan merapat. Lokasi depan Bundaran Air Mancur Monas 6 Mei,” tulis Mardani.

Berikutnya, ini imbauan dari Mardani terkait acara tersebut yang dicuitkan lewat akun Twitternya.

“1. Saya ingatkan kembali bahwa gerakan #2019GantiPresiden adalah gerakan damai & santun, bukan gerakan anarkis, ini gerakan konstitusional yg dilindungi UU dlm menyatakan pendapat & aspirasi.”

“2. Karenanya jangan sampai terjadi lagi penyusupan, harus sabar dan tidak terprovokasi, kita harus jaga gerakan ini menjadi gerakan bersih dan terus menjaga niat utk kebaikan negeri, hormati semua orang khususnya perempuan dan anak2.”

“3. Lakukan dgn kritis tapi fun dan tak emosional. Hormati perbedaan & tidak mem/ terprovokasi. Polisi agar bertindak yg tegas adil dan legal. Jaga agar tak terulang kondisi manipulatif dan provokatif spt kemaren. Yg melanggar silahkan diproses sesuai ketentuan. Barokallahu fikum” []

Sumber :swamedium, Eramuslim.com

Seorang Nashrani Mantapkan Hati masuk Islam Setelah Membaca Kisah Yesus yang Sebenarnya

Seorang Nashrani Mantapkan Hati masuk Islam Setelah Membaca Kisah Yesus yang Sebenarnya

Referensi pihak ketiga

10Berita, Tiga belas tahun yang lalu Vicente Mota Alfaro adalah salah seorang pemeluk Kristen yang taat yang secara rutin mendatangi kelas Minggu dan membaca Injil setiap harinya.

Namun hari ini, dia tidak hanya seorang Muallaf, namun dia adalah Imam Masjid dari Pusat Kebudayaan Islam Valensia (CCIV). Selain merupakan Muallaf pertama yang dipersilakan mengimami setiap kali sholat berjamaah, dia juga merupakan anggota Dewan Kepengurusan CCIV sejak 2005.

Pemimpin kelompok Muslim Valensia menetapkan Alfaro sebagai Imam besar, dan berterima kasih atas kerja kerasnya.

“Dia pantas kami pilih karena kehebatan pengetahuan agamanya”, kata El-Taher Edda Sekretaris Umum Liga Islam bagian Dialog dan Perdamaian.

Dia meyakini Alfaro telah menyebarkan pesan yang nyata mengenai Muallaf yang bergabung dalam kekuatan Islam. Beberapa media setempat tidak lama lalu melaporkan adanya peningkatan jumlah Muallaf di Spanyol, tanpa adanya pertentangan dari pihak manapun.

Diperkirakan Muslim Spanyol berjumlah 1.5 juta dari 40 juta penduduk keseluruhan. Islam merupakan agama terbesar kedua setelah Kristen. Ketika masyarakat bertanya kepada Alfaro bagaimana dia dapat menjadi seorang Muallaf, dia akan memberikan jawaban yang sederhana.

“Allah telah menjadikan Islam sebagai agama dan hidupku”, katanya mantap.

Saat itu Alfaro berusia 20 tahun dan masih berkuliah ketika dia memutuskan untuk menjadi Muallaf.

“Saya membaca Al-Quran, saya menemukan kebenaran tentang Nabi Isa dan saya putuskan menjadi Muallaf”. Pada awalnya dia adalah seorang pemeluk Kristen yang taat.

“Dulunya saya rutin pergi ke Gereja tiap Minggu dan membaca Injil setiap harinya. Pada saat itu saya tidak tahu sama sekali mengenai Islam”.

Dia mempunyai seorang tetangga Muslim Algeria yang memperkenalkannya pada Islam.

“Ketika berbincang-bincang dia mengatakan bahwa seluruh umat manusia adalah keturunan Adam dan Hawa, dan semuanya merupakan anak dari Nabi Ibrahim. Saya terkejut mengetahui bahwa dalam Islam juga mengenal Adam, Hawa, dan Ibrahim”.

Perbincangan tersebut rupanya membuat Alfaro muda semakin ingin mengetahui tentang Islam.

“Selanjutnya, saya meminjam salinan Al-Quran dari perpustakaan”.

Dia membawanya pulang dan membaca salinan Al-Quran tersebut dengan teliti. Namun titik balik bagi Alfaro datang ketika dia membaca kisah tentang Yesus (Nabi Isa) dan kejadian penyaliban.

“Sebelumnya yang saya ketahui adalah Yesus merupakan anak Tuhan yang diutus ke dunia untuk menebus dosa umat manusia, dan sebetulnya hal tersebut cukup mengganggu saya. Dan saya temukan jawabannya dalam Al-Quran. Yesus tidak pernah disiksa ataupun disalib”.

Muslim meyakini Nabi Isa sebagai salah satu Rasul yang diberi penghormatan lebih.

Dalam Islam, Nabi Isa tidak mengalami penyaliban, namun diangkat ke surga dan akan diturunkan kembali pada akhir zaman untuk memerangi Dajjal Al-Masih dan akan membawa kemenangan dan kejayaan bagi Islam.

Dan kisah tersebut merubah keyakinan Alfaro untuk menjadi seorang Muallaf bernama Mansour. “Dengan cepat saya menyadari bahwa Al-Quran adalah Kitab Tuhan yang sesungguhnya, dan saya tidak pernah menyesal menjadi seorang Muallaf”.

Sumber:

www.eramuslim.com

Rizal Ramli ‘Tampar’ Menkeu Sri Mulyani Perih Banget, “Dia Bukan Solusi!”

Rizal Ramli ‘Tampar’ Menkeu Sri Mulyani Perih Banget, “Dia Bukan Solusi!”

Rizal Ramli - Mantan Menko Kemaritiman dan bakal calon presiden (jawapos.com)

10Berita , JAKARTA – Masih tak henti Rizal Ramli habis-habisan kritik pemerintah soal utang negara.

Ekonomi kerakyatan, Rizal Ramli, menganggap Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, sebagai bagian dari masalah utang luar negeri Indonesia yang sangat besar.

“Siapa yang zaman SBY dulu menerbitkan utang Rp 41 miliar dolar AS dengan bunga lebih tinggi dari Filipina, Vietnam dan Thailand?” kata dia, Kamis (3/5/2018).

Menurut mantan penasihat ahli Perserikatan Bangsa-Bangsa ini, rating ekonomi ketiga negara ASEAN itu lebih rendah daripada Indonesia. Seharusnya bunga Indonesia lebih rendah bukan lebih tinggi.

“Jadi mohon maaf, Sri Mulyani bagian dari utang, bukan solusi. Karena menerbitkan bunga utang di atas 2 persen atau senilai Rp 121 triliun ekstra,” terang eks Menko Perekonomian dan Menteri Keuangan ini.

Karena itulah, lanjut Rizal, wajar jika negara dan lembaga internasional pemberi utang memuji-muji Sri Mulyani karena mantan Direktur IMF itu memberikan bunga utang yang tinggi kepada mereka.

Rizal berjanji membongkar persoalan utang negara ini jika Sri Mulyani bersedia beradu argumentasi dengannya dalam forum debat terbuka.

Sumber : POJOKSATU.id

Islam Anjurkan Bunuh Kalajengking, Kenapa?

Islam Anjurkan Bunuh Kalajengking, Kenapa?

10Berita, KALAJENGKING mendadak ‘tenar’setelah Presiden Jokowi mengatakan bahwa bisnis racun kalajengking bernilai jutaan dolar dan bisa bikin orang cepat kaya. Beragam tanggapan bermunculan terhadap pernyataan Jokowi ini.

Seperti kita ketahui bahwa kalajengking adalah salah satu hewan beracun yang berbahaya bagi keselamatan jiwa. Bahkan Islam menganjurkan untuk membunuh kalajengking.

Ada beberapa hewan yang disyari’atkan untuk dibunuh oleh syari’at islam. Dan hewan-hewan tersebut sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam:

“Lima hewan fasiq yang dianjurkan untuk dibunuh walau di tanah haram: Tikus, kalajengking, elang, gagak, dan anjing galak” (HR. Bukhari Muslim)

Dalam riwayat lain, beliau bersabda:

“Lima hewan fasiq yang dianjurkan untuk dibunuh di tanah halal (selain tanah haram) dan di tanah haram: Ular, gagak, tikus, anjing galak, dan elang.” (HR. Muslim)

Syaikh Ibnu Utsaimin menjelaskan mengapa hewan-hewan ini harus dibunuh:

“Hewan-hewan melata ini diperintahkan oleh Nabi SAW untuk dibunuh, baik di tanah halal atau di tanah haram karena mereka adalah hewan fasiq. Maksudnya adalah hewan yang mengganggu secara tabiatnya. Dan hewan semisal itu adalah seluruh serangga atau hewan buas yang mengganggu, sesungguhnya dia diperintahkan untuk dibunuh. Maka dari itu para ahli fiqh berkata: ‘Disunnahkan untuk membunuh setiap hewan yang mengganggu baik di tanah halal dan tanah haram walaupun itu di tanah haram, yakni di Makkah dan Madinah atau di dalam masjid, maka sesungguhnya dia boleh dibunuh. Hal tersebut, karena dia mengganggu dan fasiq.’”

Sehingga kita boleh langsung membunuh hewan-hewan tersebut ketika kita melihatnya, karena hewan tersebut adalah hewan yang fasiq. Kecuali ular yang tidak berbisa yang biasa lewat-lewat di rumah.

Maka tidak boleh langsung dibunuh, akan tetapi diberi peringatan terlebih dahulu atau diusir terlebih dahulu, jika enggan maka boleh langsung dibunuh.

SUMBER: Ustadz Abdurrahman Al-Amiry/ Al-Amiry.net,  Islampos.

Hidup Berkecukupan, Mahasiswa Jogja Nggak Malu Nyambi Driver Online

Hidup Berkecukupan, Mahasiswa Jogja Nggak Malu Nyambi Driver Online

10Berita - Beberapa waktu terakhir, berbagai daerah di Indonesia ramai dengan kehadiran transportasi online. Ya, munculnya transportasi online sangat membantu masyarakat yang akan bepergian.

Namun, profesi sebagai driver ojek online atau taksi online dipandang sebelah mata. Banyak orang beranggapan bahwa driver ojek online bekerja tanpa membutuhkan keahlian khusus. Namun kini pandangan tersebut semakin memudar ketika banyak mahasiswa yang memiliki ketertarikan menjadi driver onlineuntuk mendapat uang tambahan.

Rifki (21), mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi di salah satu kampus swasta di Yogyakarta, mengaku mendapat uang bulanan dari orangtua lebih dari cukup. Namun karena berkeinginan untuk mendapat uang jajan tambahan lalu memutuskan menjadi driver online.

"Awalnya mikir kenapa nggak nyoba meringankan beban ortu dengan nggak minta materi terus. Belajar juga buat memanaje waktu sama kehidupan pribadi," ungkap Rifki kepada brilio.net, Kamis (3/5).

Selama ini mobilnya jarang dipakai. Tak hanya alasan itu, menjadi driver online juga bisa mengisi waktu luangnya usai melakukan kegiatan di kampus.

Senada, Haryo (21), mahasiswa asli Jogja ini menyatakan memang memiliki ketertarikan mencari uang sendiri. Terlebih fasilitas mobil dari orantuanya sangat sayang jika tak dimanfaatkan.

"Sebenarnya di suruh ibu dan mbak, iseng-iseng aja. Buat ngisi hari-hari aku, aku pilih itu," jelasnya.

Berbeda dengan Haryo dan Rifki, Iip (21), mahasiswa asal Banyumas, Jawa Tengah menceritakan keinginannya menjadi driver ojek online hanya karena ingin mencari kesibukan. Baginya, driver online memiliki keuntungannya karena tidak terikat seperti pekerjaan sampingan lainnya.

"Kerja kan semaunya kita," tambah Iip.

Momen apes jadi driver online

Haryo mengaku pernah mengejar jumlah tarikan hingga larut malam. Dirinya bekerja seolah tak mengenal waktu karena ingin mengejar bonus. Gara-gara itu, tugas-tugas kuliahnya jadi terbengkalai.

"Ngejar poin jadi kadang juga di luar batas kemampuanku sampai malam harus dapat segini nutup poin dan tambahan dapat bonus," ungkap Haryo.

Apesnya lagi, jalinan asmara Haryo dengan gebetannya akhirnya kandas. Tak lain, hal itu gara-gara keasyikan narik hingga tak dapat membagi waktu dengan sang pujaan hati.

"Dulu pernah lagi deket banget sama cewek. Dianya marah-marah bete karena bener-bener (kerja) dari pagi sampai malam, dan aku kayak nggak ada waktu. Jadi dianya marah juga," tutur Haryo.

Kendati demikian, menjadi driver online memberikan pengalaman yang tak terlupakan. Misalnya mendapat penumpang dengan jumlah banyak, bonus besar hingga tak tahu jalan.

Sumber : Brilio.net