OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Selasa, 08 Mei 2018

Kian Tak Terbendung, Atribut #2019GantiPresiden Bahkan Terbentang di Pesta Pernikahan

Kian Tak Terbendung, Atribut #2019GantiPresiden Bahkan Terbentang di Pesta Pernikahan

10Berita -Perubahan pucuk pimpinan negeri ini sudah sedemikian diinginkan rakyat. Setidaknya itu bisa dilihat dari sebaran tanda pagar (tagar) #2019GantiPresiden yang beredar di masyarakat.

Secara resmi gerakan ini memang baru dideklarasikan pada Minggu (6/5) kemarin, meski sebelumnya sudah banyak yang menyuarakan tagar tersebut. Deklarasi yang dilakukan di Patung Kuda Arjuna Wiwaha itu dihadiri ribuan orang yang masing-masing mengenakan atribut #2019GantiPresiden.

Gerakan #2019GantiPresiden semakin masif karena menempel dalam berbagai aksesoris atribut yang digunakan warga, mulai dari kaos, stiker, bendera, mug dan aksesoris lainnya.

Teranyar, beredar viral di media sosial (medsos) sebuah spanduk bertulis #2019GantiPresiden yang dibentangkan di acara kawinan.

Tidak ada keterangan resmi tentang pernikahan itu dimana dan kapan. Namun dalam foto yang beredar memperlihatkan kedua mempelai berfoto bersama tamu undangan yang hadir sambil membentangkan spanduk tersebut.

Semakin unik, lantaran para tamu yang berfoto dengan kedua mempelai itu adalah ibu-ibu. Bahkan di antara ibu-ibu itu, ada juga yang memakai topi bertagar #2019GantiPresiden.

Foto ini beredar luar di Twitter. Salah satunya, akun @Rajapurwa yang menyebut bahwa foto ini merupakan bukti bahwa rakyat sudah inginkan perubahan di pucuk pimpinan negeri ini.

"Dahsyatnya sebuah trending nggak mungkin kalian bendung. Selamat menikmati hidangan penikahannya!" tukasnya.(mr/)

Sumber :rmol, Konfrontasi

Ketatnya Penyisihan Gobak Sodor di POP Fatayat NU

Ketatnya Penyisihan Gobak Sodor di POP Fatayat NU

Gobak Sodor resmi jadi cabang olahraga.

10Berita , JAKARTA — Babak penyisihan pertandingan gobak sodor di Pekan Olahraga Perempuan Fatayat NU berakhir Senin (7/5). Dari 14 tim yang melaju, sebanyak 10 tim telah gugur di babak penyisihan.

Sementara empat tim dengan skor tertinggi akan melaju di babak semi final esok. Pada babak pertama tim PC Fatayat NU Kabupaten Semarang berhasil menaklukkan perlawanan dari tim IBI Bantul dengan skor 10-9. Selisih angka yang begitu tipis untuk sebuah pertahanan. 

Kompetisi berjalan seru karena skor kedua tim terus berkejaran ketat. Sampai pluit wasit berbunyi tanda waktu habis, IBI Bantul harus rela menerima kekalahan dengan margin skor yang tipis.

Di grup B, dinamikanya tidak terlalu berbeda dengan grup A. Persaingan ketat antara tim PC Fatayat NU Kendal melawan PKK Pucang Gading. Angka berkejaran selama pertandingan berlangsung. Para peserta tampak penuh semangat dengan sekuat tenaga membangum benteng pertahanan. Hasil akhir menunjukkan skor 25-26 dan PKK Pucang Gading berhasil melaju ke babak semi final.

Sementara itu, hal tak biasa terjadi pada grup C. Pertandingan antara tim PAC Fatayat Gunung Pati melawan PC Fatayat Demak. Perolehan angka tak seimbang diperoleh tim PAC Gunung Pati yang menang telak dengan skor 95-0. Hingga pertandingan usai tim PC Fatayat Demak tidak mampu mengejar skor. 

Sementara di grup D tim PKK Wonosobo berhasil unggul atas Perwasi dan melaju ke babak semi final. Skor akhir tercatat 28-25.

Umam, salah satu tim wasit berpendapat, peserta sudah memahami betul teknis dan mekanisme permainam gobak sodor. Menurutnya ini jauh lebih baik daripada babak penyisihan kemarin. Karena peserta mempraktekkan pertandingan gobak sodor tradisional sebagaimana main biasa. Sementara, kini gobak sodor telah resmi menjadi salah satu cabor dan memiliki aturan permainan tersendiri. 

Sumber : Republika.co.id

Cuti Lebaran 2018 Terungkap Jadi Bukti Jokowi Kelabui Rakyat, Kok Bisa?

Cuti Lebaran 2018 Terungkap Jadi Bukti Jokowi Kelabui Rakyat, Kok Bisa?

Presiden Jokowi

10Berita , JAKARTA – Keputusan pemerintah menjadikan jumlah hari cuti bersama Lebaran 2018 menjadi total 10 hari tidak sinkron dengan slogan kerja, kerja, kerja yang selalu didengungkan.

Pagi tadi, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani membacakan putusan resmi pemerintah tentang cuti bersama Lebaran 2018. Dalam putusan tersebut, total cuti bersama menjadi 10 hari terhitung mulai tanggal 11 hingga 20 Juni 2018.

Putusan ini, kata Puan, diambil dengan tetap mengiikuti Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri, yakni Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Putri pendiri bangsa Bung Karno, Rachmawati Soekarnoputri menentang keras putusan tersebut. Baginya, putusan ini diambil dari usulan yang tidak bertanggung jawab dan tidak mendidik anak bangsa dengan baik tentang etos kerja.

Bahkan pendiri Yayasan Pendidikan Bung Karno ini menilai putusan pemerintah bertentangan dengan revolusi mental dan slogan “Kerja, Kerja, Kerja” yang selalu didengungkan Presiden Joko Widodo.

“Ini bertentangan dengan revolusi mental. Bertolak belakang juga dengan slogan ‘Kerja, Kerja, Kerja’,” ujarnya dilansir Rmol, Senin (7/5/2018).

Putusan libur cuti bersama yang panjang ini memperlihatkan bahwa ada ketidaksinkronan kerja pemerintah. Antara apa yang diucapkan pemerintah dengan fakta kebijakan yang diambil saling bertolak belakang.

“Kecuali kalau slogan ‘Kerja, Kerja, Kerja’ itu dibuat hanya untuk mengelabui (rakyat),” tutupnya.

Sumber : pojok satu

Terkait Pilpres 2019, Jusuf Kalla Sindir Para Tokoh Nasional

Terkait Pilpres 2019, Jusuf Kalla Sindir Para Tokoh Nasional

 

Jusuf Kalla menyindir fenomena banyak tokoh yang tidak berani mencalonkan diri sebagai presiden.

Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla.Istimewa

10Berita, JAKARTA - Di kala banyak pihak mulai saling serang dan menghujat satu sama lain berkaitan dengan Pilpres 2019, Jusuf Kalla justru melihat fenomena yang unik di balik itu semua.

Seperti dilansir katadata.co.id (6/5), Jusuf Kalla melihat hanya Joko Widodo dan Prabowo Subianto saja-lah yang ramai diberitakan.

Jika hal itu tidak berubah, bukan tidak mungkin Pilpres 2014 akan kembali terulang di 2019 dimana Jokowi bersaing melawan Prabowo.

Dari fakta ini, mantan Ketua Umum Golkar menilai tidak banyak tokoh nasional yang berani mencalonkan diri sebagai presiden. Di lain pihak, justru banyak yang berlomba-lomba jadi calon wakil presiden.

"Kelihatannya lebih banyak siapa mau jadi wapres ketimbang siapa mau menantang presiden," kata Jusuf Kalla.

Namun wakil presiden dua periode itu juga mengaku memang sulit untuk menandingi popularitas Joko Widodo. Banyak tokoh-tokoh dari berbagai partai menimbang tidak mampu bersaing di level presiden.

“Saya pikir sulit untuk mencari siapa yang bisa melawan Jokowi. Sehingga, pergulatannya di wapres (wakil presiden)," ujar JK.

Untuk itu, JK menghimbau agar ada calon presiden alternatif untuk bersaing di Pilpres 2019. Dari situlah nanti terlihat demokrasi dan regenerasi kepemimpinan di Indonesia mulai berjalan.

Sumber : Jitunews

Istana Coret Sekjen PAN, Bukti Amien Rais Masih Sakti

Istana Coret Sekjen PAN, Bukti Amien Rais Masih Sakti

Pramono Anung (Merdeka.com)

10Berita, Sekretariat Kabinet mempunyai hajatan penting di Senin (7/5/2018) siang. Diberitakan berbagai media massa, Menseskab Pramono Anung mengundang Sekjen dari 9 parpol ke Gedung Sekretariat Kabinet yang berada di Kompleks Istana Kepresidenan.

Menurut informasi yang diperoleh media massa, sembilan sekjen parpol yang diundang Pramono adalah PDI Perjuangan, Nasdem, Golkar, Hanura, PPP, PSI, Perindo, PKPI, dan PKB. Menariknya, Sekjen Partai Amanat Nasional (PAN) tidak diundang dalam pertemuan itu.

Menurut Seskab, pertemuan itu dalam rangka menyampaikan pencapaian kerja pemerintahan Jokowi-JK dalam 3,5 tahun bekerja. Namun tak bisa disangkal, kedatangan para sekjen itu tentu saja tidak terlepas dari konsolidasi politik menjelang Pilpres 2019. Hal itu terlihat dari dicoretnya Sekjen PAN dari daftar undangan. Jika memang hanya sekadar menyampaikan kinerja pemerintah, PAN juga tentu berhak mengetahuinya.

Pramono tak membantah bahwa nihilnya Sekjen PAN dalam pertemuan itu lantaran partai besutan Amien Rais itu hingga kini belum mendeklarasikan dukungannya kepada Jokowi. Sebaliknya, sebagaimana diketahui, PAN melalui Amien Rais telah “mengharamkan” dukungan kepada Jokowi dan tidak akan segan mendorong Kongres Luar Biasa (KLB) apabila ada kader PAN yang menyatakan dukungan kepada Jokowi.

Di pihak lain, Ketum PAN Zulkifli Hasan secara tidak langsung memberikan dukungan kepada Jokowi dengan menyodorkan Cak Imin sebagai cawapres. Pertarungan internal PAN antara Amien Rais dan Zulkifli Hasan itulah yang mungkin melatarbelakangi dicoretnya Sekjen PAN dari undangan Istana.

Meski begitu, Sekjen PAN Eddy Suparno mengatakan, absennya PAN dalam pertemuan itu bukan karena renggangnya hubungan dengan koalisi partai pendukung pemerintah. "Saya kebetulan tidak mengetahui adanya undangan ini," ucap Eddy seperti dilansir merdeka.com, Senin (7/5/2018).

Dengan ketidakhadiran PAN dalam pertemuan itu, secara tidak langsung telah membuktikan bahwa Amien Rais sedang “menang banyak” dan masih lebih sakti ketimbang Zulkifli Hasan. Amien Rais lebih didengar Istana daripada Zulkifli Hasan.

Sumber :UC News 

Makan nanas baik buat wanita yang datang bulan, mitos atau fakta?

Makan nanas baik buat wanita yang datang bulan, mitos atau fakta?

10Berita - Mungkin sebagian orang banyak yang sudah mendengar tentang berbagai anggapan miring tentang buah nanas. Buah berwarna kuning ini memang merupakan salah satu buah yang menimbulkan beberapa mitos di kalangan masyarakat luas.

Satu di antara mitos yang kerap didengar dari buah ini adalah jika seorang perempuan hamil mengonsumsi nanas maka dapat menyebabkan keguguran. Banyak yang menganggap kandungan asam yang terdapat dalam buah dengan kulit bertekstur kasar ini lah yang dapat menyebabkan seseorang keguguran.

Namun ternyata, mitos yang beredar tersebut hanyalah sebuah mitos alias tidak benar adanya. Selain itu, banyak dari kaum perempuan yang menghindari menyantap nanas ketika mereka sedang datang bulan, karena menganggap hal itu tidak baik bagi kesehatan.

Akan tetapi, benarkah adanya seperti itu? Atau hal tersebut hanyalah sebuah mitos belaka? Yuk cari tahu jawabannya dari penjelasan di bawah ini yang brilio.net lansir dari hellosehat.com, Senin (7/5).

Buah nanas merupakan salah satu buah tropis yang kaya akan vitamin, enzim dan antioksidan. Menurut Laura Flores, seprang ahli gizi dari San Diego, kandungan zat gizi terbanyak pada buah nanas ditemukan pada vitamin C dan mangan. Selain itu nanans juga mengandung vitamin B dan juga enzim bromelain yang baik untuk memproduksi energi dalam tubuh.

Banyak perempuan yang enggan mengonsumsi nanas karena disinyalir dapat menyebabkan keputihan. Namun hal ini ternyata hanyalah mitos. Buah nanas justru bermanfaat untuk mengurangi rasa nyeri haid karena kandungan mangan yang dimilikinya. Wanita yang sering mengeluhkan PMS dilaporkan memiliki kadar mangan dalam tubuh yang jauh lebih rendah daripada yang tidak. Oleh karena itu, dr, Phyllis Johnson dari U.S. Department of Agriculture's HUman Nutrition Center di Dakota Utara, menyarankan agar wanitayang mengalami nyeri haid untuk sedikit meningkatkan asupan makanan sumber mangan, seperti buah nanas. Laporan dr. Johnson juga mencatat bahwa wanita muda yang mengonsumsi sumber mangan dalam porsi secukupnya mengalami peningkatan aliran darah menstruasi hingga 50%.

Tidak hanya itu, kandungan antioksidan dalam buah nanas juga bermanfaat untuk mengurangi peradangan akut yang bisa menjadi penyebab kram perut saat menstruasi. Manfaat nanas ini didukung dengan kandungan bromelain yang turut membantu mengendurkan otot sekitar perut sehingga meminimalisi gejala nyeri kram saat datang bulan.

Perlu menjadi catatan, jika kamu memiliki perut sensitif karena asam vitamin C dalam nanas dapat menyebabkan perut terasa mulas atau refluks asam lambung. Jadi ada baiknya mengonsumsi buah nanas dalam takaran yang sewajarnya saja.

Sumber : Brilio.net

Aksi Bebaskan Baitul Maqdis, Seluruh Elemen Bangsa Diminta Putihkan Monas

Aksi Bebaskan Baitul Maqdis, Seluruh Elemen Bangsa Diminta Putihkan Monas

10Berita, JAKARTA Terkait Aksi Indonesia Bebaskan Baitul Maqdis yang akan digelar pada Jum’at (11/5/2018) nanti, dalam rangka menolak rencana Prsiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk memindahkan kedutaan AS dari Tel Aviv ke Kota Al-Quds (Yerusalem), panitia mengimbau elemen bangsa agar turut serta.

Ketua Panitia Syaifuddin A Syuhada, mengajak umat Islam Indonesia untuk memperkokoh ukhuwah dan berada di bawah bimbingan ulama agar tujuan perjuangan pembebasan Baitul Maqdis dan kembalinya Masjid Al-Aqsha ke pangkuan kaum Muslimin itu tercapai.

Dalam aksi yang akan digelar di Lapangan Silang Monas tersebut, Syuhada juga mengimbau massa yang hadir, untuk tidak menggunakan atribut politik apapun. Massa hanya diperbolehkan membawa bendera Indonesia dan Palestina.

“Tidak membawa bendera kecuali bendera Indonesia dan Palestina… tidak menggunakan atribut politik praktis,” pinta Syuhada dalam jumpa pers di Hotel Sofyan, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (7/5).

Syuhada juga menyarankan massa yang hadir untuk menggunakan pakaian serba putih dan membawa atribut ke-Palestina-an seperti kaus, syal dan sejenisnya.

Aksi yang yang diperkirakan akan dihadiri setidaknya 1 juta massa itu, menurut Syuhada, adalah sebagai sikap rakyat Indonesia dalam menekan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan PBB agar tegas menolak rencana Trump tersebut.

Syuhada menyatakan, aksi itu juga menuntut Pemerintah RI untuk menggunakan haknya dalam menekan OKI dan PBB agar melawan keputusan Trump, sebagaimana telah dijanjikan sebelumnya melalui Kementerian Luar Negeri.

“Sebagaimana janji pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri selama ini bahwa Palestina berada di jantung hati kebijakan luar negeri Indonesia,” ungkap Syuhada. (MNM/Salam-Online)

Sumber :Salam Online.

Dianjurkan Sahabat Agar Hubungan Sempurna, Tapi Sering Dilewatkan Suami Istri

Dianjurkan Sahabat Agar Hubungan Sempurna, Tapi Sering Dilewatkan Suami Istri


ilustrasi (jenisemay.com)

10Berita, Aktifitas khusus suami istri adalah sebuah ibadah. Nikmat yang berpahala. Agar sempurna kualitasnya, ada satu hal yang dianjurkan beberapa sahabat Nabi untuk dilakukan di siang hari sebelum aktifitas khusus tersebut.

Satu hal ini ringan dan tidak membutuhkan banyak waktu, namun akan berpengaruh signifikan meningkatkan kualitas hubungan.

Apa itu? Khalid Jad dalam bukunya Maa Tuhibbuhu an Nisa’ min ar Rijal menjelaskan bahwa aktifitas ringan itu adalah tidur siang.

“Untuk aktifitas khusus suami istri di malam hari, tidur siang sangat penting. Banyak atsar yang menganjurkannya,” kata penulis buku-buku rumah tangga ini.

“Tidur siang merupakan salah satu faktor yang membantu sempurnanya kenikmatan, kebugaran dan kejernikan pikiran khususnya bagi mereka yang akan melakukannya di malam hari.”

Waktu yang dibutuhkan untuk tidur siang pun tidak lama. Hanya 10-30 menit.

Untuk ibu rumah tangga ini mudah, bagaimana dengan suaminya jika bekerja di kantor atau di pabrik? Bisa disiasati saat istirahat. Sempatkan tidur siang sekitar 10-15 menit saja sudah cukup. Mau mencoba? [Ibnu K/] 

Sumber :Tarbiyah

Ex Wartawan Senior BBC: Jangan Represif Kepada Gerakan #2019GantiPresiden, Mereka Akan Makin Kuat!

Ex Wartawan Senior BBC: Jangan Represif Kepada Gerakan #2019GantiPresiden, Mereka Akan Makin Kuat!


10Berita,   Mohon maaf kepada komunitas #2019GantiPresiden (komunitas). Hari ini saya mau memberikan advis kepada Pak Jokowi dan tim penasihatnya. Advis ini sangat merugikan komunitas. Sebaliknya akan menguntungkan Pak Jokowi. Sekali lagi, saya mohon maaf kepada pendukung gerakan ganti presiden 2019.

Advis saya begini. Kalau saya ada pada posisi Pak Jokowi, saya tidak akan memusuhi gerakan ganti presiden itu. Kebalikannya, saya akan membaiki mereka. Saya ajak mereka berdialog santai di Istana, saya sambut mereka dengan senang hati, dan saya yakinkan mereka bahwa saya bukanlah presiden yang harus mereka khawatirkan.

Saya akan jelaskan kepada mereka bahwa soal penggantian presiden, biarlah rakyat yang memutuskannya di hari pilpres 2019 nanti. Saya akan katakan kepada komunitas bahwa saya bukanlah orang yang sempurna. Saya akan merendah saja di depan komunitas. Saya juga akan katakan bahwa semua kekeliruan yang telah terjadi, akan saya perbaiki.

Saya bahkan akan mengajak komunitas tampil bersama di forum-forum terbuka dalam suasana rileks. Saya akan menggali sedalam mungkin apa-apa saja yang membuat komunitas merasa khawatir terhadap kepemimpinan saya. Saya akan meminta daftar keprihatinan komunitas. Saya akan minta agar mereka menuliskan apa saja unek-unek mereka.

Saya akan buat sesi khusus untuk pemuka komunitas guna menanyakan apakah ada bawahan saya yang overacting. Saya akan tanyakan apakah ada menteri yang menyebalkan. Kalau komunitas bilang ada dan mereka menyebutkan nama-namanya, saya akan langsung kumpulkan para pengamat independen untuk memberikan evaluasi. Kalau , misalnya, masyarakat sebal melihat menteri yang mengurusi semua hal, maka saya akan segera ganti.

Saya perintahkan para menteri urusan politik dan keamanan agar mendekati komunitas dan berbicara santai kepada mereka. Saya akan perintahkan semua pimpinan lembaga negara yang ada di bawah otoritas saya agar menunjukkan sikap dan perilaku yang ramah kepada komunitas.

Saya akan panggil Mendagri, Kapolri dan Kepala BIN untuk menanyakan mengapa sampai terjadi tindakan yang tak pantas terhadap para pemakai kaus #2019GantiPresiden. Saya akan tanya mengapa banyak pemda yang mengeluarkan instruksi untuk mensterilkan Car Free Day (CFD) dari kaus ganti presiden. Mengapa ada polisi dan satpol PP yang bersitegang dengan pemakai kaus.

Saya akan perintahkan kepada aparat keamanan supaya menunjukkan sikap bersahabat terhadap komunitas. Saya akan menginstruksikan kepada semua pejabat agar membiarkan komunitas meramaikan CFD dengan kaus #2019GantiPreaiden. Sebab, sikap represif hanya akan membuat citra saya semakin negatif.

Dengan menunjukkan sikap yang friendly (ramah), maka para pendukung gerakan ganti presiden 2019 akan kebingungan. Mereka akan kehabisan kata dan gagasan untuk memburukkan saya. Bagaimana tidak? Mereka tak bisa mengatakan pemerintah bersikap represif. Para komentator politik pun akan ramai-ramai mengatakan bahwa Jokowi adalah pemimpin yang ksatria. Berjiwa besar. Tidak terganggu oleh gerakan oposisi.

Di mana-mana akan tersiar berita bahwa Pak Jokowi adalah presiden yang berhati mulia. Akan muncul banyak headline yang berbunyi: “Jokowi Balas Permusuhan dengan Rangkulan dan Senyuman”. Ini akan menjadi viral. Pihak komunitas akan mati langkah. Komunitas akan pulang ke rumah masing-masing sambil merenung bahwa tagar #2019GantiPresiden ternyata tak relevan dengan kenyataan.

Tetapi, hari ini semua itu tampaknya sudah terlambat. Sudah banyak insiden “tegang leher” antara aparat keamanan dan komunitas. Sudah terbangun keyakinan di kalangan pendukung ganti presiden 2019 bahwa penguasa menunjukkan tindakan represif. Sebaliknya, pihak penguasa kelihatannya merasa bahwa cara represif adalah satu-satunya pilihan.

Percayalah, semakin represif tindakan terhadap gerakan #2019GantiPresiden, akan semakin keras pula semangat pendukungnya.

Kalaulah advis ini mau diadopsi juga, masih bisa. Cuma, untuk meyakinkan komunitas bahwa Pak Jokowi bukan seperti yang mereka sangka, tampaknya harus dilakukan perombakan kabinet. Para pejabat tinggi bidang keamanan, harus ditukar. Para menteri yang menyebalkan, perlu diganti.

Segitu dulu tip buat Pak Jokowi untuk menaklukkan #2019GantiPresiden.

Penulis: Asyari Usman

Sumber : PORTAL ISLAM

PECAAAH!! Deklarasi Relawan Jokowi di Yogya Bikin Warganet MERINDING: Pesertanya Mbludak..

PECAAAH!! Deklarasi Relawan Jokowi di Yogya Bikin Warganet MERINDING: Pesertanya Mbludak..


10Berita, Jelang pilpres 2019 berbondong-bondong grup relawan mulai mendeklarisan dukungannya, tak terkecuali Galang Kemajuan Jokowi atau disingkat GK Jokowi.

DiketahuiJokowi bagian Yogyakarta melaksanakan Deklarasi dan pembentukan pengurus yang akan diselenggarakan pada Ahad 6 Mei 2018, di Alun-alun Wates, Kulonprogo.

Sayangnya, acara tersebut justru dihadiri oleh sedikit peserta.

Berikut fotonya.


Warganet pun berkomentar.

😂😂😂😂😂wannnnjayyyyyyyyyyyy gileeeeee...benerrrrrrrrrr..ampe melongo and pongo si cebong,,,,pantesan jin ,dedemit dan sebangsanya pada datang https://t.co/GgYaTvMBpg

— #2019GantiPresiden 🇮🇩 #MCA #ℑℜ (@Gemacan70) May 7, 2018


Sumber :Portal Islam