OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Kamis, 07 Juni 2018

Lebaran Sudah di Depan Mata, 10 Destinasi Wisata Ini Harus Kamu Datangi Kalau Mudik ke Jogja!

Lebaran Sudah di Depan Mata, 10 Destinasi Wisata Ini Harus Kamu Datangi Kalau Mudik ke Jogja!

10Berita, Lebaran tinggal beberapa hari lagi. Warga ibukota dan sekitarnya tengah mempersiapkan ritual mudik ke kampung halaman. Beruntungnya, tahun ini libur lebaran sangat panjang yakni 10 hari. Puas banget dong ya libur lebaran kali ini. Kamu sendiri mudik ke kota mana nih, Gaes?

Buat kamu-kamu yang mau mudik ke Jogja, pasti juga pengen liburan ‘kan di kota gudeg? Ya kali masa lebaran nggak sekalian main ke tempat wisata. Apalagi di Jogja yang punya berbagai destinasi kekinian yang nggak boleh kamu lewatkan.

Daripada basa-basi, yuk langsung aja simak 10 destinasi hits di Jogja yang cocok kamu kunjungi saat lebaran.

Gumuk Pasir Parangkusumo kini makin cantik dengan taman bunga berbentuk hati yang begitu ciamik. Libur lebaran pasti menarik nih ke sini


A post shared by YOGYAKARTA (@explorejogja) on Jun 2, 2018 at 3:32am PDT


Tempat wisata di Bantul, Gumuk Pasir Parangkusumo sekarang punya taman bunga warna-warni lho. Berbentuk hati dan sangat indah dipotret dari atas. Berjarak sekitar 30 km dari Kota Jogja, liburan ke sini jadi pilihan yang harus kamu coba.

Taman Bunga Celosia di pesisir Gunungkidul juga menawarkan destinasi instagramable yang bikin betah. Warna-warni bunga Celosia bakal memanjakan feed instagram kamu

hamparan bunga celosia via www.instagram.com

Advertisement

Pesisir Gunungkidul juga nggak kalah indahnya. Di sana terhampar warna warni bunga celosia tak jauh dari pantai Kukup. Berasa di luar negeri sih ya. Tiket masuk cuma 5 ribu rupiah doang lho.

Masih di Gunungkidul, Geoforest Watu Payung jadi tempat wisata yang nggak boleh kamu lewatkan bagi para pecinta selfie

geoforest watu payung via www.datawisata.com

Berada di Desa Turunan, Desa Girisuko, Kecamatan Panggang, Geoforest Watu Payung menyajikan hamparan panorama alam yang memanjakan mata. Ada beberapa spot foto yang bakal bikin kamu betah di sana. Datang saat pagi hari untuk menyaksikan matahari terbit menyingkap kabut pasti keren banget sih.

Naik Jeep di Tebing Breksi Prambanan jadi salah satu alternatif berlibur di sekitar Jogja

tebing breksi via www.wisatakaka.com

Tebing Breksi memang sudah nggak terlalu hits seperti 2-3 tahun lalu. Tapi ada fasilitas Jeep yang kini disediakan untuk kamu berpetualang di Prambanan dan sekitarnya. Rasakan serunya menjelajahi kawasan pedesaan Prambanan yang begitu harmoni.

Mau yang seger-seger? Di Kulonprogo ada Air Terjun Kedung Pedut yang bikin kamu pengen segera nyebur

A post shared by KULON PROGO DI YOGYAKARTA (@explorekulonprogo) on Mar 2, 2018 at 11:36pm PST


Berbeda dengan air terjun yang biasanya alirannya begitu deras dengan tebing yang cukup tinggi, air terjun kedung pedut ini relatif bersahabat dengan kamu yang nggak terlalu suka wisata yang terlalu ekstrem. Butuh satu jam lebih perjalanan dari Jogja ke Kulonprogo.

Bunga matahari nggak cuma ada di Pantai Samas, Bantul. Kini telah hadir kebun bunga matahari di pesisir Pantai Glagah, Kulonprogo

pantai glagah via theclassicwanderer.com

Nggak cuma ada di Bantul, kebun bunga matahari kini telah hadir di Pantai Glagah, Kulonprogo. Tiket masuknya cuma 5 ribu rupiah saja. Kamu bisa mencapai kebun ini setelah menempuh 1,5 jam perjalanan dari Jogja. Tapi jangan sampai merusak tanaman ya.

Taman Bunga Resoinangun Garden di Bantul juga nggak mau kalah keren. Ada berbagai bunga warna-warni yang bakalan bikin feed IG kamu cetar membahana

resoinangun garden via www.instagram.com

Resoinangun Garden berada di dusun Malangan, desa Srigading, kecamatan Sanden, Bantul. Kamu bisa menemukannya tak jauh dari Pantai Samas. Nggak cuma bunga celosia, ada berbagai bunga yang berwarna-warni yang bakalan memanjakanmu di sini.

Spot instagramable dengan panorama Waduk Sermo selalu jadi andalan pariwisata Kulonprogo. Salah satunya wisata Pule Payung ini

hits banget via www.instagram.com

Waduk Sermo di Kulonprogo senantiasa tampak indah disaksikan dari ketinggian. Kalau dulu Kalibiru selalu ramai pengunjung, kini ada destinasi lain dengan spot yang tak kalah keren, yakni Pule Payung. Berbagai spot instagramable bisa kamu nikmati di sini.

Nggak sah ke Jogja kalau nggak lihat sawah. Lebaran kali ini kamu bisa melihat sawah hits di Persawahan Sukorame, Mangunan Bantul

persawahan sukorame via explorewisata.com

Persawahan Sukorame memang belum sepopuler hutan pinus di Mangunan. Namun destinasi ini makin lama makin dikenal oleh traveler dan banyak yang berfoto di sini. Ya kalau ke Jogja nggak sah kalau belum mampir ke sawah yang instagramable ini.

Terakhir, nggak lengkap kalau daftar ini tidak menyebutkan salah satu spot foto di Mangunan, Dlingo. Bagi yang ingin ke surga mungkin bisa lewat pintu ini

pintu langit bantul via www.instagram.com

Pintu langit ini berada di jajaran spot-spot instagramable di Mangunan Bantul. Ada banyak sekali sih spot foto hits di sana, namun pintu langit ini terasa istimewa karena seakan menyatu dengan alam. Momen matahari terbenam jadi terasa magis di sini.

Lebaran hampir tiba, kapan kamu mudik ke Jogja? Jangan lupa liburan ke destinasi di atas ya!

Sumber : Hipwee

Ilustrasi Bijak Mengelola THR Sebesar 2 Juta Rupiah, Senjata Ampuh Anti Bangkrut Pasca Lebaran

Ilustrasi Bijak Mengelola THR Sebesar 2 Juta Rupiah, Senjata Ampuh Anti Bangkrut Pasca Lebaran

10Berita, Yeay, Lebaran sebentar lagi. Buat kamu yang bekerja sebagai karyawan, tentunya ada uang Tunjangan Hari Raya (THR) yang sedang dinanti. Sesuai ketentuan undang-undang, komponen THR merupakan kewajiban yang harus diberikan perusahaan kepada karyawan — yang diberikan beberapa minggu menjelang hari raya sesuai dengan kepercayaan karyawan. Diharapkan dengan adanya THR ini para karyawan bisa memanfaatkannya untuk keperluan hari raya yang umumnya butuh biaya.

Namun banyak di antara kita yang kurang tepat memanfaatkan fasilitas THR ini. Alhasil, bukan uang tambahan yang didapat, melainkan kebangkrutan yang didapat usai hari raya. Agar kamu bisa memanfaatkannya dengan baik, ada tips dari Hipwee supaya kamu tidak mendadak bokek setelah hari raya.

Sebelum menggunakan uang THR, sisihkan terlebih dahulu untuk tabungan pribadimu sebesar 25%

demi tabungan pribadi

Advertisement

Demi mengamankan THRmu dalam bentuk tabungan, sisihkan di awal sebesar minimal 25%. Kenapa? Karena jika THRmu langsung dipakai untuk keperluan konsumtif dan menempatkan tabungan pada prioritas terakhir, maka sisanya akan sangat sedikit. Lebih aman kalau kamu menyisihkannya di awal sebelum kebablasan menghabiskannya. Jadi, misalnya kamu mendapatkan THR sebesar 2 juta rupiah, sisihkan 500 ribu untuk tabungan.

Untuk kamu yang memerlukan mudik ke kampung halaman, sisihkan sebagian untuk uang transportasi PP. Jumlahnya sesuaikan dengan harga tiketnya ya

jangan lupakan tiket

Untukmu yang setiap Lebaran pulang ke kampung halaman, setidaknya siapkan satu tiket PP ke tempat asalmu. Supaya mendapatkan harga yang lebih murah, pesanlah tiket dari jauh-jauh hari agar tidak kehabisan. Pertimbangkan juga seberapa padatnya arus mudik. Umumnya jika kamu tinggal di bagian barat pulau Jawa, arus mudik ke arah timur akan sangat padat dibanding sebaliknya. So, jika THR kamu 2 juta, kamu bisa sisihkan 400-600 ribu untuk membeli tiket.

Tidak afdal rasanya hari raya tanpa baju baru. Sisihkan setidaknya dana untuk membeli 1-2 stel pakaian. Tidak perlu banyak-banyak, toh masih bisa beli di bulan lain ‘kan?

demi kece saat Lebaran

Demi bijak dalam melakukan penghematan, kamu tidak perlu membeli semua baju baru. Umumnya baju baju untuk Lebaran akan dipakai saat hari raya atau saat salat Id dan untuk silaturahmi. Kamu tidak perlu membeli berstel-stel. Cukup satu atau dua baju baru saja sudah cukup. Toh kamu masih bisa membeli baju di bulan-bulan lain ‘kan? Untuk membeli baju, kamu bisa alokasikan sebesar 200-300 ribu.

Makanan Lebaran seperti kue-kue dan hantaran juga sangat diperlukan. Masa sih, mejamu mau dibiarkan melompong?

kue-kue beginian jangan sampai dilupakan

Advertisement

Untuk orang single yang biasanya mudik ke kampung halaman, adanya kue-kue ini tidaklah wajib. Namun juga tidak ada salahnya kalau nyetok 2-3 toples kue kering untuk hiasan di meja. Hitung-hitung agar suasana Lebaran bisa sampai ke rumahmu. Untuk bujet ini, kamu cukup keluarkan uang sebesar 100-150 ribu.

Kalau kamu masih single, jangan lupakan oleh-oleh atau hadiah untuk orangtua. Hal sederhana seperti sarung atau mukena sudah bisa buat mereka bahagia

kado untuk orang tersayang

Memberikan kado ke orang tersayang seperti orangtua wajib hukumnya. Misalnya saja, kamu tengah mudik dari kota tempat tinggalmu ke kampung halaman. Untuk itulah sebagai anak yang punya etika, bawalah oleh-oleh selayaknya, misalnya makanan khas dari tempat kamu tinggal. Untuk oleh-oleh ini, kamu bisa keluarkan sebesar 200-300 ribu.

Sebagai manusia dewasa yang sudah berpenghasilan, sudah selayaknya membagikan rezeki berupa angpau untuk ponakan

angpau begini cocok juga tuh

Berapa banyak ponakanmu? Jika kamu adalah anak pertama, beruntunglah, sebab kamulah yang seharusnya memberikan ponakan untuk adik-adikmu. Namun bagaimana jadinya jika kamu adalah anak termuda dan kakak-kakakmu sudah punya anak? Saatnya menyisihkan sebagian rezekimu untuk mereka. Jika jumlah ponakan kamu ada 4 orang, maka yang harus dikeluarkan adalah 50 ribu x 4 = 200 ribu.

Zakat. Kalau ini sudah jelas, di sebagian hartamu ada hak orang lain juga lho. Sisihkan cukup 2,5% saja. Nggak berat kok

keluarkan zakat, cukup 2,5% saja

Ini yang jangan sampai ditinggalkan. Banyak orang menghabiskan THR hanya untuk foya-foya saja, tetapi melupakan kewajiban yang satu ini. Agar bersih hartamu, keluarkan setidaknya 2,5% dan setorkan ke badan zakat terdekat di kotamu. Jadi misalnya kamu punya THR sebesar 2 juta, keluarkan setidaknya 50 ribu rupiah saja. Ini sangatlah ringan lho.

Well, jika dihitung lagi dari awal, pengelolaan THRmu adalah:

Nilai THR = 2.000.000

Tabungan = 500.000

Tiket mudik = 400.000

Baju baru = 200.000

Kue kering = 150.000

Oleh-oleh = 200.000

Zakat = 50.000

Total pengeluaran = 1.500.000, itupun masih sisa 500.000 yang bisa kamu gunakan untuk hal lain. Misalnya bayar hutang dan sedekah.


Jadi, bagaimana pengelolaan THR kamu?

Sumber :Hipwee 

Alex, Seminggu Berturut-turut Dengarkan Al-Quran, Masuk Islam

Alex, Seminggu Berturut-turut Dengarkan Al-Quran, Masuk Islam

 

10Berita, ALEX tak butuh waktu lama untuk memeluk Islam. Ketika ia menelusuri sejarah Al-Quran, ia sangat terpukau oleh kita suci yang tak pernah berubah selama 14 abad lebih ini. Berikut adalah penuturannya bagaimana ia menjadi seorang mualaf.

“Saya mengucapkan syahadat pada tahun 2010, jadi praktis, saya masih sangat baru dalam Islam.

Ini adalah keputusan terbaik yang pernah saya buat dalam hidup saya.

Saya mulai meneliti tentang sejarah Quran. Saya mencarinya di google. Saya tertarik bahwa Kitab itu ternyata masih utuh selama 14 abad, dan satu hal mengarah ke yang lainnya, dan saya terus mencari.

Tapi titik balik saya adalah ketika saya menemukan tentang sejarah Kaabah. Saya dibesarkan oleh ajaran Katolik, saya mendapatkan pengajaran di sekolah Katolik selama 8 tahun, dan saya tidak pernah diberitahu bahwa Kaabah dibangun oleh Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail.

Ketika saya membaca Quran, saya menemukan Quran Explorer  dan saya mendengarkan Quran dalam bahasa Arab, dan dalam bahasa Inggris. Hanya dalam seminggu, saya yakin untuk mengucapkan syahadat di depan komputer. Dan sebulan kemudian, saya lakukan secara resmi di masjid.”

Tantangan setelah syahadat

“Hal yang paling sulit saya kira adalah keluarga saya.

 

Saya sudah berusaha menelepon semua keluarga saya, namun tidak ada yang menjawab. Tapi itu tidak mengapa, saya merasa sebagai orang paling bahagia, sehingga itu tidak menjadi masalah buat saya.

Saya ingin memberitahu mereka “Baca … Baca,” itu saja yang harus mereka lakukan, hanya membaca. Atau bahkan jangan membaca deh, dengarkan saja Quran on-line, itu juga cukup.

Saya punya pengalaman soal Ramadhan pertama saya. Seumur hidup sebelunmnya saya tidak pernah berpuasa. Saya pikir saya tidak akan mampu berpuasa. Saya benar-benar takut bahwa saya akan gagal, tapi saya berdoa, meminta kepada Allah untuk membantu saya, untuk membimbing saya, dan itu adalah hal termudah yang pernah saya lakukan. Tiga hari pertama benar-benar sebuah perjuangan, tentu saja, tapi kemudian, setelahnya saya baik-baik saja.

Dalam Islam ada banyak disiplin, kesalehan, ada begitu banyak hal yang tidak bisa saya jelaskan.” []

SUMBER: ONISLAM

Keberagaman untuk Bersatu

Keberagaman untuk Bersatu


Ilustrasi. (edutalk.id)

10Berita “Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Mahateliti.” (QS. Al-Hujurat, Ayat 13)

Dalam beberapa waktu ini, negara kita Indonesia, sedang dilanda krisis toleransi yang sangat tinggi. Pada 13 Mei 2018 lalu, bangsa ini dikejutkan dengan adanya teror bom bunuh diri yang meledak di Gereja. Dan isu etnis juga kembali hangat dalam setiap pemberitaan media.

Terkadang, di antara kita dengan penuh keangkuhan, terlalu sering kita memaksakan diri agar orang lain harus mengikuti dan sepemahaman dengan kita. Sehingga tidak jarang kita jumpai saudara kita yang meyakini apa yang dia pahami, merupakan satu-satunya yang benar. Kita sulit menerima kebenaran dari orang lain. Ketika ada yang berbeda, kita menentang habis, dan tidak mau mendengarkan, sehingga ruang dialog pun tertutup.

Selain itu, sering juga kita temui debat-debat kusir yang saling mengkafirkan di antara umat seagama, karena hanya perbedaan masalah furu’iyah yang memang banyak perbedaannya. Tapi karena hati yang terlanjur sempit, sulit bagi kita menerima.

Tapi sadarkah, bahwa memang keberagaman merupakan hal yang natural dari Tuhan? Bukankah dalam keberagaman ini kita bisa mendapatkan banyak pelajaran dan hikmah yang terkandung dibalik semua itu? Dan yang harus kita insafi bahwa segala sesuatu bersumber dari satu akar, yaitu Tuhan Yang Maha Esa, kalaupun terjadi perbedaan, itu tergantung cara seseorang atau suatu kelompok memersepsikan dan mengekspresikannya.

Sudah saatnya bagi kita, untuk berlapang dada dibarengi dengan kesadaran dan kejujuran untuk saling menghormati. Keragaman agama, budaya, etnis, ideologi menjadi suatu hal yang lebih berwarna dalam kehidupan umat manusia, maka bersikap arif dan bijaksana dalam menghadapi perbedaan, alangkah lebih baik bagi kita untuk saling menghormati daripada saling memaksakan.  (/hdn)

Sumber : dakwatuna

Breaking News: KPK Tangkap Tangan Walikota Blitar. Kader PDIP Lagi?

Breaking News: KPK Tangkap Tangan Walikota Blitar. Kader PDIP Lagi?

10Berita, Kepala daerah kembali terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kali ini menimpa walikota Blitar. Dia ditangkap Rabu, 6 Juni 2018 di Blitar, Jawa Timur bersama sejumlah oknum.

Informasi ini didapat awak media setelah seorang pejabat KPK menjawab pertanyaan siapa yang ditangkap dan darimana.

“Blitar,” ujar seorang pejabat KPK kepada awak media, Rabu, 6 Juni 2018 seperti ditulis Viva.

Ketika ditanya, apakah yang ditangkap itu bupati atau wali kota, pejabat tersebut mengemukakan, “Walkot Blitar.”

Menurutnya, OTT tersebut dilakukan di dua tempat. Pertama di Blitar dan kedua di Tulungagung, Jawa Timur. Kedua kejadian tersebut masih satu rangkaian OTT.

Dalam penangkapan itu, petugas KPK didampingi kepolisian setempat. Saat ini, para pihak yang dijaring tengah dimintai keterangan. “Ya betul, (tim penindakan KPK) masih di Tulungagung dan Blitar (saat ini),” ungkapnya.

Seperti diketahui, Samanhudi Anwar adalah walikota Blitar. Dia merupakan kader PDI Perjuangan.

Jika benar demikian, maka ini menjadi pukulan telak bagi partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu karena hanya dalam rentang 2 pekan, tiga kadernya yang menjabat kepala daerah terkena OTT.

Sebelumnya ada Bupati Buton Selatan Agus Feisal Hidayat, lalu Bupati Purbalingga Tasdi.

Sumber : Ngelmu.co

Rabu, 06 Juni 2018

Baru Seumur Jagung Memimpin Bulog, Gebrakan Budi Waseso Bikin Mafia Beras

Baru Seumur Jagung Memimpin Bulog, Gebrakan Budi Waseso Bikin Mafia Beras Kelimpungan

Dirut Badan Urusan Logistik (Bulog), Budi Waseso (foto: kumparan.com)

10Berita, Sosok Dirut Perum Badan Urusan Logistik (Bulog), Budi Waseso (Buwas), beberapa waktu terakhir menjadi sorotan publik lantaran sikap tegasnya menolak impor beras.

Meski baru sekitar satu bulan menjabat pimpinan Bulog, rupanya Buwas sudah punya strategi menangani persoalan yang dihadapi Perum Bulog.

Dalam upaya menjaga stok beras dan menstabilkan harga di pasaran, mantan perwira tinggi Polri ini akan mengeluarkan serangkaian gebrakan baru demi mewujudkan harapan rakyat akan pangan murah dan berkualitas.

Berikut ini diantara gebrakan yang akan diterapkan Pria kelahiran Pati, Jawa Tengah ini dalam memimpin Bulog kedepannya.

1. Berantas Mafia Beras

mafia-beras-ketar-ketir Buwas-pimpin Bulog (foto: sebarr.com)

Dalam hal ini Perum Bulog akan bermitra dengan Satgas Pangan guna mengontrol pengawasan rantai distribusi beras, agar tidak ada permainan mafia beras, baik dari oknum orang dalam maupun pihak lainnya yang akan merugikan Negara dan rakyat.

Mantan kepala BNN ini menegaskan akan menindak siapapun oknum yang berani bermain mengganggu rantai pasokan beras tersebut, tak peduli meski mereka adalah orang dalam sekalipun.

Buwas juga mengaku sudah mengantongi nama nama terduga mafia beras di Negeri ini, akan tetapi dia tidak bisa mengumumkannya sekarang.

2. Menolak Impor Beras

kasihan-petani-setiap-mau-panen-raya-digempur-impor-beras (foto: indonesiaraya.co.id)

Dalam sebuah kesempatan pria 58 tahun ini menyatakan Bulog, belum akan melaksanakan Impor beras, lantaran gudang gudang Bulog masih dipenuhi stok beras, meskipun perintah Impor beras sudah dilayangkan kepada Bulog melalui Surat Persetujuan Impor (SPI).

Menurut Buwas tidak harus melaksanakan impor, jika ketersediaan stok dan kestabilan harga di pasaran bisa dijamin.

“Belum dieksekusi. Wong masih banyak. SPI (Surat Persetujuan Impor) terbit bukan berarti harus dilaksanakan dong. Nanti ditaruh di mana? Gudang saya sudah penuh,”ungkap Buwas, seperti dilansir laman merdeka.com (04/06/2018)

3. Membuat Beras Kemasan Saset

jual-beras-sachet-rp-2500, upaya Buwas memutus-kartel (foto: cnbcindonesia.com)

Strategi ini akan diterapkan dalam upaya menangkal aksi para spekulan dan kartel beras. Nantinya Buwas ingin di warung warung rakyat terdapat beras Bulog kemasan Ekonomis dengan ukuran seperempat kilogram.

Saya lagi membuat beras renceng, beras yang dikemas dengan seperempat kilo gitu, Nanti ke depan akan di warung-warung ada beras isinya hanya seperempat kilo” ujar Purnawirawan Polisi ini.

Ia berharap dengan adanya kemasan beras renceng ini, rakyat miskin bisa menikmati beras dengan kualitas baik dengan harga yang terjangkau.

Sumber:

merdeka.com/uang/3-gebrakan-budi-waseso-pimpin-bulog/berencana-kemas-beras-dalam-bentuk-saset.html

Bertemu di Mekkah, PKS-Habib Rizieq Bicara Pilpres Hingga Ulama di RI

Bertemu di Mekkah, PKS-Habib Rizieq Bicara Pilpres Hingga Ulama di RI

10Berita , JAKARTA – Elite PKS yang dipimpin Ketua Majelis Syuro Salim Segaf Al-Jufri menemui Habib Rizieq Syihab di Mekkah. Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengungkapkan, ada tiga hal yang dibahas dalam pertemuan itu. 

“Tentu silaturahmi yang utama. Kemudian secara umum ada tiga hal yang dibahas,” kata Mardani, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (6/6/2018). 

Tiga hal yang dibahas tersebut, kata Mardani, terkait dengan Koalisi Keummatan yang tercetus pada saat pertemuan Prabowo, Amien Rais, dan Habib Rizieq. Pertama, pembicaraan terkait platform dan konten dari koalisi. “Jangan sampai yang terjadi adalah kita kumpul tapi tidak ada isinya,” ujarnya.

Kedua, kata Mardani, pertemuan tersebut juga sebagai upaya penjajakan. Siapa saja, lanjutnya, yang mungkin akan bergabung dalam koalisi Keummatan. “Kan udah ada Gerindra PKS pan. Kita lagi ngajak yang lain. Ada yang mau gabung lagi nggak. Baru kemudian yang ketiga susunan capres-cawapres pembicaraan awal,” katanya. 

Jadi hal ketiga yang menjadi pembahasan antara PKS dengan Rizieq adalah soal susunan capres-cawapres.

Dalam kesempatan ini, Mardani juga menjelaskan alasan Salim Segaf tak datang bersamaan dengan Prabowo dan Amien Rais. Persoalan jadwal yang padat menjadi alasannya. “Memang jadwalnya kita ada banyak urusan. Jadi Monggo jalan,” kata Mardani. 

Sebelumnya, Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini, yang ikut dalam pertemuan itu, juga membongkar isi obrolan Rizieq-PKS. Menurut Jazuli, pertemuan itu terjadi di sela-sela umrah rombongan PKS, Selasa, 5 Juni 2018. “Ini silaturahmi biasa dan sudah kali kedua kami berkunjung ke kediaman Habib Rizieq di Mekah,” kata Jazuli membuka penjelasan isi pertemuan Rizieq-PKS, Rabu (6/6/2018).

Jazuli mengatakan PKS bersama Rizieq turut membicarakan kondisi bangsa. Selain itu, Habib Rizieq dan PKS bicara tentang kondisi ulama di RI. Menurut Jazuli, Rizieq ingin bangsa ini menghormati ulama. 

“Agar menghormati ulama dan agama-agama yang diakui di Indonesia, jangan memberi ruang pada paham dan kepentingan yang bertentangan dengan konstitusi, Pancasila, dan norma-norma agama yang diakui di Indonesia,” kata Jazuli.

Sumber : PORTAL ISLAM

Keberatan THR Pakai APBD, Risma Ditelepon Sri Mulyani

Keberatan THR Pakai APBD, Risma Ditelepon Sri Mulyani

Menkeu Sri Mulyani menelepon langsung para kepala daerah mengenai pembayaran THR PNS. Foto/Ilustrasi

10Berita, JAKARTA - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengaku keberatan anggaran Tunjangan Hari Raya (THR) memakai dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Menanggapi itu, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menelepon langsung Risma.

"Saya sudah bicara dengan Ibu Risma tadi pagi," ujarnya di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (6/6/2018).

Sri Mulyani mengatakan, tidak hanya satu walikota saja yang dihubungi olehnya, tapi seluruh kepala daerah di tiap wilayah untuk memastikan pembayaran THR tersebut. "Kita telepon satu-satu, kita cek satu-satu, provinsi dan kabupaten telah menganggarkan THR atau dalam nomenklatur daerah itu disebut gaji keempat belas," jelasnya.

Sementara, kata Sri Mulyani, beberapa daerah sebenarnya sudah membayaran THR ke aparatur sipil negara mulai hari ini, tapi masih ada yang belum.

"Itu sudah dianggarkan banyak daerah, sudah dibayarkan mulai hari ini atau besok. Sebagian ada yang menganggarkan dalam bentuk gaji pokok dan sebagian lain (yang belum) sekitar 150 (daerah)" tutur Sri Mulyani.

Dia menambahkan, adanya kenaikan jumlah THR tidak berdampak karena ada daerah yang sudah menganggarkan berdasarkan penerimaan bulan Mei.

"Itu berarti seluruh total. Kalau daerah yang mungkin selama ini menganggarkan gaji pokok maka mereka perlu melakukan penyesuaian," pungkasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini kaget ketika mendengar kabar THR untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang sudah diumumkan Presiden Joko Widodo dibebankan kepada daerah. "Saya belum dapat edaran tuh, mosok sih? Berat kalau seperti ini. Nanti aku bicarakan dulu dengan DPRD," ujar Risma, Selasa (5/6) lalu.

Sumber : Sindonews

PKS: Secara Halus, Demokrat Tak Ingin Prabowo Maju di 2019

PKS: Secara Halus, Demokrat Tak Ingin Prabowo Maju di 2019


10Berita, Meski sudah sepakat untuk membentuk Koalisi Keumatan bersama Gerindra, PKS masih membuka komunikasi politik dengan Partai Demokrat. Tentunya dengan harapan agar Demokrat bisa turut bergabung dengan Koalisi Keumatan.

Dalam lobi-lobi yang dibangun dengan PKS, Demokrat mengaku memiliki opsi untuk membentuk poros ketiga di Pilpres 2019.

“(Opsi dari Demokrat) Poros ketiga. Demokrat ingin presiden orang muda. Prabowo secara halus tidak diinginkan maju oleh Demokrat. Ini proposal baru dan perlu dikaji,” kata Mardani di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (6/6).

Namun, Mardani tak bisa mengungkapkan siapa capres dan cawapres yang diusung dalam poros ketiga tersebut. Dia juga tak mau mengaitkan fenomena Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo mencium tangan Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai capres alternatif di poros ketiga.

Menurut dia, siapa yang nantinya diusung, akan diputuskan tergantung dinamika politik yang berkembang.

“Gatot kan deket dengan SBY. Gatot kan diangkat jadi KSAD oleh SBY. Bisa saja romantisme masa lalu (bukan capres poros ketiga). Nah sekarang proposalnya masih kita kaji,” papar Mardani.

Hanya saja, Mardani mengungkapkan, proposal Demokrat tersebut posisinya masih di bawah prioritas PKS untuk berkoalisi dengan Gerindra dalam koalisi keumatan.

“Posisinya masih di bawah dari Gerindra, karena kami sudah matang di Gerindra,” tutupnya. ()

Sumber :Kumparan

Polri Minta Tambahan Anggaran Rp 44 Triliun Untuk Berantas Terorisme, Mustofa: Ternyata Ini Ujungnya..

Polri Minta Tambahan Anggaran Rp 44 Triliun Untuk Berantas Terorisme, Mustofa: Ternyata Ini Ujungnya..

10Berita,  Polri meminta tambahan anggaran Rp 44 triliun untuk penanganan terorisme. Anggaran tersebut akan digunakan untuk menunjang kegiatan Satgas Antiteror di seluruh Indonesia.

"Satgas dulu hanya 16 di seluruh Indonesia. Dulu ada di setiap polda, tapi kita ciutkan jadi hanya 16 daerah yang mempunyai satgas (antiteror). Pemetaan kita, 34 polda ini ada sel-sel (teroris). Oleh sebab itu Bapak Kapolri minta Densus 88 membina satgas-satgas antiteror daerah. Jadi satgas antiteror daerah ini di bawah binaan Densus 88 Antiteror tapi mereka berada di Polda masing-masing," kata Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto usai mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2018 di Silang Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (6/6/2018).

Setyo menjelaskan anggaran Polri tahun ini lebih dari Rp 100 triliun. Sementara pagu indikatifnya hanya sekitar Rp 60 sampai 70 triliun. Karena itu Polri membutuhkan tambahan dana.

"Anggaran kita tahun ini kan lebih dari Rp 100 triliun. Nah yang kemarin diajukan, pagu indikatifnya hanya Rp 60-70 triliun. Makanya minta tambahan lagi Rp 44,4 triliun kalau nggak salah. Itu termasuk belanja pegawai seperti gaji anggota," papar Setyo.

Link: https://news.detik.com/berita/4055495/berantas-terorisme-polri-minta-tambahan-anggaran-rp-444-triliun

***

Aktivis Muhammadiyah Mustofa Nahrawardaya menanggapi permintaan tambahan anggaran Rp 44 Triliun untuk berantas terorisme ini.

"SUBHANALLAH....ini ternyata ujung2 ya. Maka, mari berdoa kalau gitu," kata Mustofa melalui akun twitternya (@NetizenTofa), Rabu (6/6).

Mustofa juga sudah menduga bakal ada permintaan penambahan anggaran tsb.

"Apa saya bilang kemarin lusa," lanjut Mustofa.

Sebelumnya pada 3 Juni lalu, Mustofa sudah men-twit:

"Hmmh....setelah Rohis, Pesantren, kini Perguruan Tinggi. Makin lama bukan makin berkurang. Malah makin banyak.

Solusinya Adalah:
A. Anggaran Dinaikin (Lagi)
B. Ormas Islam disuruh Instrospeksi
C. Orang Islam Harus Mawas Diri
D. Semua Elemen Harus Ikut Program Deradikalisasi."

— MUSTOFA NAHRAWARDAYA (@NetizenTofa) 6 Juni 2018


Uang Rp. 44 Triliun ini kalau dibagiin rata ke keluarga Terduga Teroris, Calon Teroris, Sel Tidur, Sel Ngantuk, Sel Selonjor, serta Ormas Radikal, juga kasih 20% aja ke Sutradaranya, tampaknya lebih ngena ya. Tepat sasaran. Agar mereka semua gak bikin teror lagi. Setuju? pic.twitter.com/7CRl47oel8

— MUSTOFA NAHRAWARDAYA (@NetizenTofa) 6 Juni 2018


— MUSTOFA NAHRAWARDAYA (@NetizenTofa) 6 Juni 2018

Hmmh....setelah Rohis, Pesantren, kini Perguruan Tinggi. Makin lama bukan makin berkurang. Malah makin banyak.

Solusinya Adalah:

A. Anggaran Dinaikin (Lagi)
B. Ormas Islam disuruh Instrospeksi
C. Orang Islam Harus Mawas Diri
D. Semua Elemen Harus Ikut Program Deradikalisasi. pic.twitter.com/W0ToWBruNX

— MUSTOFA NAHRAWARDAYA (@NetizenTofa) 3 Juni 2018


Sumber : PORTAL ISLAM