OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Jumat, 08 Juni 2018

Acara Bukber yang Digelar Trump Tidak Mengundang Organisasi Muslim

Acara Bukber yang Digelar Trump Tidak Mengundang Organisasi Muslim



10Berita, WASHINGTON  - Acara buka puasa bersama yang untuk pertama kalinya digelar Trump di Gedung Putih ternyata tidak mengundang organisasi Muslim. Beberapa organisasi Muslim terbesar di negara itu mengatakan mereka tidak diundang untuk acara tersebut, sehingga mengadakan acara tandingan di seberang Gedung Putih, di Lafayette Square.

Tokoh Muslim Amerika terkemuka yang menghadiri acara bukber di bawah pemerintahan sebelumnya mengatakan mereka akan menolak undangan Trump meskipun mereka diundang, mengutip alasan penargetan Trump terhadap Islam dan sejarahnya serta komentar-komentar panas Trump terkait Muslim.

"Satu hal yang kami senangi adalah bahwa Presiden Trump akhirnya menemukan bahwa ada bulan Ramadhan. Dulu ada acara berbuka puasa di Gedung Putih setiap harinya. Dan ini adalah pertanda baik Trump akhirnya mau menggelar buka puasa bersama juga," ungkap Direktur Zahid Bukhari dari Islamic Circle of North America (ICNA).

"Kami menyadari bahwa dia tidak mengundang kami. Sebagai Muslim Amerika, kami berpikir akan baik jika ada perwakilan organisasi Muslim untuk berbuka puasa di depan Gedung Putih sementara di sini lain ada juga berbuka puasa dengan diplomat Muslim asing di Gedung Putih. Itulah mengapa kami di sini."

"Ketika kami melihat apa yang Gedung Putih telah lakukan dengan larangan terhadap Muslim dan sekarang Gedung Putih menjadi tuan rumah buka puasa bersama, maka ini adalah kontradiksi," kata Reuben Eckels dari Layanan Gereja Dunia, yang menggambarkan dirinya sebagai menteri advokasi antar agama.

"Kami di sini untuk mendukung saudara-saudari Muslim kami dan mereka yang merupakan pengungsi serta imigran yang datang dari seluruh dunia ke negara ini. Dan sudah seharusnya mereka disambut di sini," tambahnya.

Presiden AS sebelumnya telah menyelenggarakan acara bukber untuk diplomat asing, pejabat Kabinet dan pemimpin Muslim dari organisasi masyarakat sipil untuk menghormati bulan suci Ramadhan di Gedung Putih.

Namun, pemerintahan Trump tahun lalu mematahkan tradisi itu dengan membatalkan acara bukber tahunan - sebuah tradisi bipartisan yang secara resmi dimulai di era Bill Clinton.

Bersama dengan perwakilan organisasi Muslim terbesar di negara itu seperti Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR) dan ICNA, sekitar 150 Muslim Amerika juga berpartisipasi dalam acara tersebut untuk berbuka puasa di depan Gedung Putih pada era sebelumnya.[fq/]

Sumber :voa-islam.com

Kamis, 07 Juni 2018

Subhanallah! Rahasia Tersembunyi Piramida Mesir Akhirnya Terungkap

Subhanallah! Rahasia Tersembunyi Piramida Mesir Akhirnya Terungkap


express.co.uk

10Berita, Diseluruh dunia terdapat beberapa teka-teki yang sains belum dapat dipecahkan, tetapi ada satu yang menonjol karena mungkin misteri ini adalah yang paling tua.

Tidak lengkap rasanya membahas tentang Mesir tanpa Piramida Besar Giza, sebuah keajaiban arsitektur yang berasal dari tahun 2500 SM dan dianggap sebagai salah satu keajaiban dunia kuno dan satu-satunya yang masih berdiri saat ini.

Piramid Besar Giza, sebuah maha karya penuh misteri.

sciencealert.com

Ada beberapa teori konspirasi yang menyelimuti Piramida Giza, dari bagaimana piramida dibangun hingga tujuan piramida sebenarnya.

Keops, sebagai Firaun pada zaman itu memerintahkan rakyatnya untuk membangun sebuah konstruksi raksasa yang akan menjadi makam Keops kelak.

interalex.net

Banyak arkeolog telah berkelana ke dalam piramida untuk mencari dan mempelajari struktur. Setiap ekspedisi kembali dengan beberapa rahasia baru. Di dalam struktur piramida telah ditemukan kamar tidur Raja, Ratu, dan galeri besar. Namun, berkat teknologi canggih berdasarkan fisika partikel, mereka menemukan ruang tersembunyi baru di dalam piramida.

Apa yang tersembunyi di Piramida Besar Giza?

express.co.uk

Dengan panjang 30 meter, atau setara dengan tinggi Patung Liberty, sebuah ruangan besar tersembunyi di dalam Piramida, meskipun arkeolog telah mencari, mereka belum dapat menemukan jalan masuk, bahkan jalan rahasia.

https://www.youtube.com/watch?v=oZkXIz-Zcfc

Banyak arkeolog berspekulasi, menyebutkan bahwa mungkin ada galeri atau tempat lain di mana harta karun Raja yang paling berharga disimpan. Tapi yang aneh dari hal ini adalah adalah konstruksi rumit piramida, jika bukan karena teknologi saat ini, ruangan itu tidak akan pernah ditemukan. Arkeolog menyebutnya ruangan "void" karena mereka tidak dapat menentukan ruangan seperti apa itu dan tujuan diciptakannya.

Tidak ada yang tahu apa yang ada di dalam ruang hampa tersembunyi di dalam Piramida Besar Giza, tetapi mengetahui raja-raja pada masa itu, tidak sulit untuk membayangkan bahwa itu adalah rahasia yang mungkin dapat mengubah persepsi seseorang tentang peradaban kuno atau sejarah itu sendiri.

Sumber : disclose.tv (05/06/mmg

Layang-Layang ‘Pembakar’ dari Gaza Bikin Israel Terpuruk

Layang-Layang ‘Pembakar’ dari Gaza Bikin Israel Terpuruk

10Berita, PALESTINA—Pesawat-pesawat kertas ‘pembakar’ dari Gaza membuat Israel mengalami krisis. Karena itu seorang komandan Israel, Jenderal Ayal Zamer berjanji akan menggunakan kekuatan militer secara total terhadap Hamas di Gaza.

Media Ibrani yang melansir perkataan Zamer menyebutkan, “Kami terpuruk dengan proyek terowongan Hamas dan kami telah menggempurnya. Namun ancaman Gaza belum selesai.”

“Kami bertanggung jawab untuk menemukan solusi yang tepat untuk menangani permasalahan pesawat ‘kertas teroris.’ Namun kami yakin dapat menemukan solusi yang tepat,” ungkap Zamer.

Sejak digelarnya aksi ‘Kepulangan Akbar’ pemuda Gaza tak henti-hentinya meluncurkan layang-layang kertas pembawa bom yang membakar ladang-ladang milik Yahudi Israel.

Terbukti, meski hanya layang-layang dari kertas namun mereka mampu mengacaukan para sniper Israel yang senantiasa membidik kamp-kamp dan peserta aksi kepulangan. []

SUMBER: PIC

MUI DKI: Awasi Penceramahnya, Bukan Masjid Dicap Radikal

MUI DKI: Awasi Penceramahnya, Bukan Masjid Dicap Radikal

Para pengkhutbah harus dipahamkan menyampaikan materi yang jauh dari ujaran kebencian

10Berita , JAKARTA -- Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta Syarifuddin Abdul Gani berkata, seharusnya dalam kabar 40 masjid terpapar radikal yang perlu disoroti adalah penceramahnya. Para pengkhutbah dan penceramah di masjid tersebut, menurutnya, harus dipahamkan menyampaikan materi yang jauh dari unsur radikalisme, intoleran dan ujaran kebencian.

"Jadi bukan masjidnya yang dicap radikal, namun penceramahnya yang harus diawasi dan dipahamkan. Karena mungkin banyak penceramah yang datang dari mana-mana," kata Syarifuddin kepada wartawan, Kamis (7/6).

Karena itu, menurut dia, jangan mengaitkan seolah masjidlah yang menjadi sumber radikalisme. Kalau menyebut 40 masjid yang terpapar, ia memandang terkesan masjidnyalah yang menjadi sumber paham radikal atau intoleran tersebut. Padahal masjid hanya sebagai tempat ibadah tidak lebih daripada itu.

Syarifuddin pun meminta pemerintah provinsi DKI Jakarta untuk berhati-hati menyebut masjid sebagai tempat bersemainya radikalisme. Dan hingga saat ini pun diakui dia, Pemda DKI belum ada koordinasi dengan MUI DKI soal masjid-masjid yang perlu mendapat perhatian karena diindikasi penceramah berpaham radikal tersebut.

Untuk langkah selanjutnya, ia menyebut MUI DKI akan memberi himbauan kepada masyarakat khususnya takmir masjid untuk memberi pemahaman kepada penceramah. "Jangan menyampaikan dakwah yang membenturkan NKRI, mengumbar kebencian dan intoleransi," terangnya.

Takmir dan para penceramah harus kembali dipahamkan, posisi masjid sebagai tempat ibadah harus dijauhkan dari penyebaran paham yang melawan negara dan menyampaikan kebencian. "Takmir selama ini mungkin juga tidak tahu karakter penceramah yang diundang, apakah keras atau tidak. Ini yang harus dipahamkan," ujar Syarifuddin.

Ia mengusulkan kedepan kewenangan ini seharusnya menjadi kewenangan Dewan Masjid Indonesia (DMI), khususnya DMI DKI. Dengan demikian DMI bisa memberikan panduan agar persoalan masjid yang katanya terpapar paham radikal ini tidak terulang.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno sebelumnya mengatakan, pihaknya telah mengantongi data 40 masjid yang disebut telah disusupi paham radikal. Data masjid ini muncul dari Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian, Alissa Wahid, saat Presiden Joko Widodo bertemu tokoh praktisi sosial dan agama di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (4/6).

Sandiaga belakangan mengaku telah memiliki data 40 masjid tersebut, namun ia enggan membukanya kepada publik. Alasannya, Sandi tak ingin ada perpecahan di masyarakat. "Tentunya tidak mungkin kita umum-umumkan, akhirnya nanti menjadi perpecahan," kata Sandiaga, Rabu (6/6).

Sandi pun ingin apabila MUI atau pihak yang berkewenangan meminta data tersebut bisa berhubungan langsung dengan Pemprov DKI. Sebab Pemprov DKI diakui Sandi juga telah berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT), untuk melakukan pembinaan terhadap takmir atau pengurus masjid di DKI Jakarta.

Sumber :Republika.co.id 

Kelompok Anti-Islam Belanda Pesta Panggang Babi di Depan Masjid Saat Berbuka

Kelompok Anti-Islam Belanda Pesta Panggang Babi di Depan Masjid Saat Berbuka

10Berita – Rabu 6 Juni 2018, Menteri Uni Eropa Turki Omer Celik mengecam keras Pemerintah Belanda karena mengizinkan kelompok anti-Islam memanggang daging babi di depan sebuah masjid di Rotterdam saat waktu iftar (berbuka puasa).

“Pada hari Kamis 7 Juni 2018, saat berbuka puasa Ramadhan. Beberapa anggota organisasi fasis akan mengadakan pesta barbeque di depan Masjid Laleli Islamitische Stichting Nederland di Rotterdam dan mereka akan memanggang babi,” cuit Celik, lansir Anadolu Agency.

Organisasi sayap kanan Patriot Eropa melawan Islamisasi Barat (Pegida) sebelumnya mengumumkan di media sosial bahwa mereka akan memanggang daging babi di depan masjid selama jam buka puasa pekan ini di kota-kota Belanda di Rotterdam, Utrecht, Gouda, Den Haag dan Arnhem. Pemerintah kota Rotterdam telah memberikan izin kepada Pegida.

Celik menyebut ini adalah upaya paling tidak bermoral yang pernah ada dalam sejarah kejahatan kebencian.

“Memberikan izin hukum untuk kegiatan tak bermoral semacam itu juga merupakan kekurangan moralitas lain,” tambahnya.

“Kota-kota lain di Belanda tidak mengizinkan Pegida untuk memanggang babi di depan masjid pada waktu puasa. Namun, Ahmet Abutalib, Walikota Rotterdam, yang berasal dari Maroko, berpikir bahwa kegiatan Pegida ini tidak melanggar hukum. Sungguh tragedi yang menjijikkan!”

Celik juga mengatakan bahwa Muslim Turki dan lainnya di Rotterdam akan meletakkan bunga di sekitar masjid dan “mendirikan dinding cinta dengan bunga untuk melawan bau kebencian.”

“Muslim akan mengajarkan pelajaran kemanusiaan melawan kebijakan kebencian ini. Dengan demikian, mereka akan mengingatkan semua orang tentang penghormatan terhadap masjid, gereja dan sinagog.” (ji/aa)

Sumber :Eramuslim 

MACHO! Kader Demokrat SKAKMAT dan Ultimatum Yunarto Wijaya yang Lecehkan Kehormatan Neno Warisman

MACHO! Kader Demokrat SKAKMAT dan Ultimatum Yunarto Wijaya yang Lecehkan Kehormatan Neno Warisman


10Berita,   Entah apa yang ada dalam benak Yunarto Wijaya saat bercuit dan membandingkan Neno Warisman dengan Menteri Susi Pudjiastuti.

Yunarto yang dikenal sebagai Direktur Eksekutif Lembaga Survey Charta Politika, ujug-ujug bercuit membandingkan artis senior Neno Warisman dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

Saya gak tau neno warisman sama susi pudjiastuti lebih religius mana karena hanya Tuhan yg bisa menilai (setau saya).. Tapi sbg warga negara, saya taunya susi jauh lbh punya kontribusi buat negara ini dibanding neno... :)

— Yunarto Wijaya (@yunartowijaya) June 7, 2018

Tak disangka-sangka, cuitan itu ditanggapi dengan serius dan keras oleh seorang fungsionaris DPP Partai Demokrat, Cipta Panca Laksana. Panca, begitu pria berdarah Minang ini disapa, dengan berani membela kehormatan Neno yang dilecehkan habis-habisan oleh akun-akun yang merespon cuitan Yunarto.

Semua orang punya kontribusi untuk negeri termasuk anda dengan pengamatan partisan dan survey anda. Konstitusi menjamin setiap WN untuk berpendapat. Jangan kait2an dengan agama apalagi anda bukan muslim. Saya sering ingatkan soal Kristen/Cina radikal tak kalah bahaya

— Jalan Ketiga (@panca66) June 7, 2018

Ultimatum Panca pun direspon warganet lain.

Yuniarti.. camkan itu. Tak usah main 2 dg issue yg sensitif. Ingat Ahok.. tar jadi makin blunder mewek loe..

— El Nuevo Presidente (@handoko_bepe) June 7, 2018

Ngapain juga @yunartowijaya bandingkan religiusnya susi vs neno ? Lebih baik ukur saja kualitas religinya Ivone Kurniawan yg jauh lebih dia kenal..iseng amat sih lo ?

— 2019 KARTU MERAH (@aliakbar_62) June 7, 2018


Kemarin maen kata "saya pancasila" sekarang maen narasi "kontribusi buat negara".... kalo surveyor sdh kebeli itu gak ada nilai kontribusi buat negara, tapi kontribusi pd junjungannya..tak jauh beda dg kaum intelektual jual diri

— tukangoceh (@budithea01) June 7, 2018

Belakangan, nama Neno Warisman memang santer menjadi buah bibir setelah perempuan yang kini aktif dalam dakwah Islam dan tergabung dalam gerakan #2019GantiPresiden menjadi korban fitnah di dunia maya.

Sumber :Portal Islam 

“Israel Tak Beradab Layak Dikucilkan dari Negara-negara Beradab”

“Israel Tak Beradab Layak Dikucilkan dari Negara-negara Beradab”

Ashraf Amra/Anadolu Agency

Relawan paramedis berusia 21 tahun Razan Al-Najjar (kelima dari kiri) 

10Berita – Gugurnya Razan Al-Najjar, seorang paramedis Palestina yang ditembak tentara Israel mendapat kecaman dari DPR RI.

Sukamta, anggota Komisi I DPR RI, di Jakarta menyatakan, “Saya menyerukan bangsa Indonesia untuk mendorong dunia internasional menyeret para pelaku kejahatan perang Israel terhadap warga Palestina ke Pengadilan Kriminal Internasional (ICC),” Rabu (06/06/2018).

“Karena gugurnya paramedis Najjar akibat tembakan tentara Israel jelas telah melanggar Konvensi Jenewa tahun 1949. Terlebih lagi konteks peristiwa bukan sedang perang, hanya demonstrasi warga Palestina yang menuntut hak tempat tinggal mereka,” tambahnya. 

Sukamta menjelaskan, dalam konvensi tersebut paramedis mendapat perlindungan hukum untuk menyelamatkan mereka yang terluka dalam konflik. Khususnya pasal 24 yang menyebutkan bahwa paramedis yang melakukan pencarian, pengumpulan, atau perawatan luka-luka harus mendapat perlindungan khusus.

 “Kejadian ini menjadi bukti kebrutalan dan kebiadaban penjajah Israel yang tidak peduli kemanusiaan dan menghalalkan segala cara. Tidak beradab sama sekali, semua peraturan dunia internasional diabaikan demi melanggengkan penjajahannya. Israel yang tidak beradab layak dikucilkan dari pergaulan negara-negara beradab,” tegasnya.*

Sumber :Hidayatullah.com 

Gambar ini Menunjukkan Bahwa Kita Hanyalah Butiran Debu di Alam

Gambar ini Menunjukkan Bahwa Kita Hanyalah Butiran Debu di Alam Semesta Ini

 

10Berita, Sebagai ras manusia, kita adalah makhluk yang luar biasa yang mampu melakukan hal-hal yang menakjubkan, kita memiliki akal dan pikiran memiliki sebuah imajinasi hebat, dan dapat menciptakan sesuatu yang baru dan luar biasa, namun terkadang selalu ada manusia yang merasa dirinya selalu paling di atas, merasa sombong, merasa dia yang terhebat dari segalanya, Tapi apakah mereka menyadari kalo kita sebagai manusia hanyalah bagaikan sebutir debu di alam semesta yang luas ini, itu menunjukkan kita tidak ada apa-apanya di alam semesta ini yang semuanya diciptakan oleh Tuhan yang maha segalanya. Sekarang mari kita simak perbandingan ini.

1. Ini adalah Bumi - di mana setiap manusia hidup dan tinggal di tempat ini.

Referensi pihak ketiga

2. Dan ini adalah Bumi tempat tinggal kita di tata surya

Referensi pihak ketiga

3. Ini adalah jarak, skala, antara Bumi dan bulan

Referensi pihak ketiga

4. jarak rata-rata antara bumi dan bulan

Referensi pihak ketiga

5. Perbandingan antara planet jupiter dan amerika, Bintik hijau yang terlihat itu adalah Amerika Utara.

Referensi pihak ketiga

6. Dan inilah bagaimana ukuran Bumi di samping planet Saturnus.

Referensi pihak ketiga

7. Berikut adalah tampilan jika Bumi memiliki cincin Saturnus, yang kita saksikan akan terlihat seperti ini.

Referensi pihak ketiga

8. ini tampilan komet jika dibandingkan dengan Los Angeles

Referensi pihak ketiga

9. Tapi itu masih tidak seberapa mengingat betapa kecilnya kita dibandingkan dengan matahari, Inilah ukuran Bumi dibandingkan dengan ukuran matahari kita. Mengerikan, bukan.

Referensi pihak ketiga

10. perbandingan lain di antara planet-planet

Referensi pihak ketiga

11. Di sini seperti apa planet kita terlihat dari bulan.

Referensi pihak ketiga

12. Bumi terlihat dari planet Mars

Referensi pihak ketiga

13. Dan dari belakang cincin Saturnus, Inilah bumi tepat di belakang cincin Saturnus

Referensi pihak ketiga

14. Ini adalah bumi di luar Neptunus, 4 miliar mil jauhnya. Mengutip kata-kata Carl Sagan, "Semua orang dan semua yang pernah Anda ketahui ada pada titik kecil itu". Dan inilah Anda dari luar Neptunus, 4 miliar mil jauhnya.

Referensi pihak ketiga

15. Carl Sagan pernah mengatakan bahwa ada lebih banyak jumlah bintang di ruang angkasa daripada jumlah butiran pasir di setiap pantai di Bumi.

Referensi pihak ketiga

16. Artinya ada yang jauh lebih besar lagi, jauh lebih besar dari matahari kita yang relatif kecil.

Referensi pihak ketiga

17. Tetapi bahkan itu tidak ada apa-apanya. Bintang terbesar, VY Canis Majoris, adalah 1.000.000.000 kali lebih besar dari matahari kita.

Referensi pihak ketiga

18. Tapi tidak ada yang mendekati ukuran galaksi. Jika Anda mengurangi ukuran matahari kita menjadi seukuran sel darah putih, dan kemudian mengurangi ukuran galaksi Bima Sakti menggunakan skala yang sama, Bima Sakti akan menjadi ukuran negara Amerika Serikat, Bandingkan.Matahari = Sel darah putih, Bima Sakti = Amerika serikat.

Referensi pihak ketiga

19. Tetapi bahkan galaksi masif kita yang tak terbayangkan lebih kecil dibandingkan dengan beberapa galaksi lain yang jauh lebih besar. Ini Bima Sakti dibandingkan dengan IC 1011, 350 juta tahun cahaya dari Bumi:

Referensi pihak ketiga

20. Tapi mari berpikir jauh lebih besar lagi. Foto ini diambil oleh teleskop Hubble, ada ribuan galaksi, masing-masing berisi jutaan bintang, dan masing-masing dengan planet mereka sendiri.

Referensi pihak ketiga

21. Inilah salah satu galaksi yang digambarkan, UDF 423. Galaksi ini berjarak 10 MILIAR tahun cahaya.

Referensi pihak ketiga

22. Tetapi Anda juga harus tahu bahwa semua ini hanyalah sebagian kecil dari alam semesta.

Referensi pihak ketiga

Jadi untuk menempatkan ini semua dalam perspektif, mari kita lihat bumi, dan kemudian mulai memperkecilnya

Ini tempat tinggal manusia

Referensi pihak ketiga

Tata surya kita… Inilah yang terjadi ketika Anda memperkecil jarak dari bumi ke tata surya kita.

Referensi pihak ketiga

Dan inilah yang terjadi ketika Anda memperkecilnya lebih jauh lagi.

Referensi pihak ketiga

Dan lebih jauh lagi

Referensi pihak ketiga

Jauh dan lebih jauh lagi

Referensi pihak ketiga

Sangat lebih jauh lagi

Referensi pihak ketiga

Jauhhhhhh Sekali.

Referensi pihak ketiga

Tak terbayangkan dan benar-benar tidak terlihat planet Bumi yang indah ini.

Referensi pihak ketiga

Itu ada di Seluruh alam semesta yang teramati bukan tidak mungkin masih banyak dan terlalu luas untuk lebih di ketahui lagi.

Disini terlihat betapa kita seperti butir-butir debu mungkin lebih kecil dari itu, Dan semua itu adalah Maha karya sang pencipta yang tiada tandingannya.

Sumber referensi : www.buzzfeed.com/daves4/the-universe-is-scary


Anies Tunaikan Janji Segel Reklamasi, Apa Kata Luhut?

Anies Tunaikan Janji Segel Reklamasi, Apa Kata Luhut?

10Berita, JAKARTA  --Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Menkomaritim) Luhut Binsar Pandjaitan mengaku tidak mengetahui bahwa Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menyegel bangunan-bangunan yang menyalahi ketentuan di Pulau B dan Pulau D, pulau hasil reklamasi di Jakarta Utara, hari ini, Kamis (7/6/2018).

"Saya tidak tahu, tanya saja Pemprov," kata Luhut di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (7/6/2018).

Luhut pun tampak enggan berkomentar banyak terkait sikap Anies yang menubaikan janjinya dalam menyegel reklamasi tersebut.

"Saya tidak tahu, gimana yang mau saya tanggapi," kilahnya sembari meninggalkan wartawan. (Alf)

Sumber :Teropong Senayan

Muhammadiyah: Jangan Memvonis Satu Masjid Radikal Atau Tidak

Muhammadiyah: Jangan Memvonis Satu Masjid Radikal Atau Tidak

Pemerintah sebaiknya melakukan langkah yang cepat dan bijaksana.

10Berita , JAKARTA -- Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu'ti, menanggapi informasi adanya masjid-masjid di DKI Jakarta yang menjadi tempat penyebaran paham radikal. Ia mengatakan, data soal masjid-masjid di DKI yang dianggap radikal itu sebaiknya tidak dibeberkan. Dalam hal ini, ia menekankan pemerintah untuk melakukan langkah yang cepat dan bijaksana.

Ia meminta agar pemerintah menyelesaikan masalah dengan musyawarah dan tidak hanya dengan menggunakan pendekatan kekuasaan. "Jangan memvonis suatu masjid radikal atau tidak. Gubernur bisa langsung mengundang silaturahim atau dialog tertutup tentang pentingnya menjaga kerukunan sebagai tugas dan tanggung jawab bersama," kata Mu'ti saat dihubungi Republika.co.id, Kamis (7/6).

Mu'ti menuturkan, sampai saat ini tidak ada definisi yang baku tentang radikal dan radikalisme. Akan tetapi, jika dikaitkan dengan agama, radikal memiliki beberapa karakteristik. Pertama, jika memahami teks agama secara tekstual dan atomistik. Hal itu jika teks agama dipahami sebagaimana bunyi teksnya dengan tidak melihat konteks dan hubungannya dengan ayat yang lainnya.

Misalnya, ayat yang berbunyi: "Dan perangilah orang-orang kafir itu di mana saja mereka berada sampai hilang fitnah dalam kehidupan." Jika ayat tersebut dimaknai secara tekstual, maka yang terjadi adalah pembunuhan dan kekerasan.

Padahal, kata Mu'ti, ayat itu berkaitan dengan konteks dalam peperangan. Dalam situasi perang, tidak boleh mundur atau menyerah sebelum bertempur, walaupun risikonya dalam peperangan itu seseorang terpaksa membunuh musuh.

Kedua, menganggap bahwa dalam beragama hanya ada satu pendapat yang benar dan yang lainnya semua salah. Ketiga, pandangan bahwa pendapat orang lain yang dianggap salah (bathil) itu harus dijauhkan, dihapuskan atau diubah dengan segala macam cara, termasuk dengan kekerasan.

Akibat dari hal tersebut, kelompok radikal bersikap intoleran dan ekslusif terhadap orang atau kelompok lain yang berbeda. Keempat, menolak eksistensi negara-bangsa dan menentang hukum yang berlaku karena dianggap buatan manusia. "Jika Alquran dan Sunnah dipahami secara utuh, tidak akan terjadi radikalisme," lanjutnya.

Misalnya, soal tidak boleh memilih pemimpin kafir. Mu'ti mengatakan, Alquran mengingatkan agar dalam memilih pemimpin yang diutamakan adalah mereka yang memiliki kapasitas, integritas, dan moralitas. Hal itu menurutnya, penekanannya terletak pada perilaku dan bukan pada agama. Akan tetapi, karena yang dibaca hanya ayat-ayat tertentu, maka soal kemampuan dalam kepemimpinan diabaikan. Walaupun tidak memilih, ia mengimbau hal itu bukan berarti tidak boleh bergaul dengan mereka yang kafir, apalagi sampai menyakiti atau membunuh.

"Silakan jika tidak mau memilih, tetapi jangan mencaci-maki, membenci, apalagi menyakiti. Manusia hendaknya saling menolong dengan siapapun. Ini perintah Alquran. Sayang sekali ayat-ayat tentang kelembutan dan kasih sayang jarang sekali disampaikan dibandingkan dengan ayat-ayat tentang kekerasan dan permusuhan," ujarnya.

Dalam hal tindakan radikal, ia mengatakan bahwa siapapun yang melanggar hukum harus ditindak secara hukum. Menurutnya, pemerintah dalam hal ini tidak boleh pandang bulu karena agama, partai, atau suku. Ia menegaskan, bahwa tidak ada ajaran agama Islam yang mengajarkan kebencian. "Jadi tidak ada tempat bagi radikalisme dalam beragama," tambahnya.

Sebelumnya pada pertemuan antara Presiden Joko Widodo dan para cendekiawan Muslim di Istana Negara, Senin (4/6) lalu, cendekiawan Muslim Azyumardi Azra menyampaikan terdapat sekitar 40 masjid di wilayah DKI yang memberikan ceramah mendekati radikalisme. Menurutnya, penceramah di dalamnya justru mengajarkan paham radikal dan intoleran.

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno, juga menyebut ada puluhan masjid di ibukota yang menjadi tempat penyebaran paham radikal. Ia mengatakan, data tentang masjid-masjid tersebut terdapat di Biro Dikmental dam Bazis DKI. 

Sumber : Republika.co.id