OPINI

ARTIKEL

KHASANAH

MOZAIK

NASIONAL

INTERNATIONAL

.

.

Minggu, 08 Juli 2018

Prabowo Koreksi PKS: Realcount Gerindra Sudrajat Menang

Prabowo Koreksi PKS: Realcount Gerindra Sudrajat Menang


10Berita, Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto mengoreksi pernyataan PKS soal kemenangan di Pilkada Jawa Barat. Menurut realcount-nya, Sudrajat Dan Syaikhu yang menang di Jawa Barat.

"Menurut realcount kami, kami yang menang di Jawa Barat," kata Prabowo di kediamannya, Kertanegara, Jakarta, Sabtu 7 Juli 2018.

Ia menjelaskan pernyataan PKS disampaikan saat realcount timsesnya baru 80 persen. Karenanya, ia menunggu hingga realcount 100 persen.

"Saat statement dikeluarkan, laporan yang diterima ke saya real count baru 80 persen, jadi kita sudah koreksi dari tim sukses," kata Prabowo.

Ia menuding dalam pilkada Jawa Barat ada indikasi penyimpangan berupa daftar pemilih yang tak jelas. Tapi indikasi itu masih diteliti.

"Juga kita melihat intervensi-intervensi dari kalangan-kalangan tertentu juga tidak berjiwa demokratis, yang kita sesalkan intervensi-intervensi tersebut," kata Prabowo.

Ia juga menyebutkan ada dugaan kotak suara yang hilang. Ia masih menyisir masalah tersebut.

Sumber: Viva

'Rembuk Nasional Aktivis 98' Kenapa Peserta Tua-Tua? Warganet Ramai-ramai Berkomentar

'Rembuk Nasional Aktivis 98' Kenapa Peserta Tua-Tua? Warganet Ramai-ramai Berkomentar


10Berita, Hari ini, Sabtu (7/7/2018), digelar acara yang diklaim 'Rembuk Nasional Aktivis '98' di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.

Dilansir Tribunnews, sejumlah pejabat negara terlihat hadir di acara rembuk nasional aktivis 98 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (7/7/2018). Dikabarkan Presiden Joko Widodo akan hadir.

Menurut pantauan Tribunnews pejabat yang hadir ialah Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin, serta Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO).


Keduanya terlihat berbincang bersama sambil ditemani Adian Napitupulu anggota DPR Fraksi PDIP, serta aktivis 98 lainnya.

Saat ditemui Ngabalin menjelaskan bila kehadirannya ke acara tersebut untuk mendampingi Presiden Joko Widodo yang direncanakan hadir.

"Yang pertama saya dikordinir oleh sekretariat negara dan sebagai tenaga ahli utama di kantor staff keprisidenan dan diamanahakan oleh presiden untuk juru bicara pemerintah," ujar Ngabalin.

Selain itu dalam rembuk nasional ini, bagi Ngabalin sebagai ajang reuni dengan kawan-kawan 98 silam.

Foto-foto peserta 'Rembuk Nasional Aktivis '98' banyak bertebaran di media sosial.

Foto-foto ini jadi bahan tertawaan warganet, karena pesertanya kok sudah sepuh mbah-mbah begitu? Apa BEBAN hidup di era Jokowi begitu berat? 😂

Sumber : b-islam24h.com, portal-islam.id

  

Hamas Retas Anggota Tentara ‘Israel’ dengan Aplikasi Jodoh dan Piala Dunia

Hamas Retas Anggota Tentara ‘Israel’ dengan Aplikasi Jodoh dan Piala Dunia

10Berita Harakah al-Muqawamah al-Islamiyah (Gerakan Perlawanan Islam) berhasil mendapatkan informasi sensitif mengenai militer dan beberapa pos-posnya di sekitar jalur Gaza dengan cara meretas handphone tentara ‘Isrel’.

Aplikasi-aplikasi tersebut memungkinkan Hamas menanam software berbahaya mereka kendalikan,yang memungkinkan mujahidin di Gaza mengakses gambar, nomer telepon dan alamat email para tentara penjajah yang ditempatkan dekat dengan perbatasan, dan bahkan memungkinkan kelompok pejuang pembebasan Palestina dan Masjid Al-Aqsha ini mengendalikan kamera dan microphonedari jarak jauh, tulis koran ‘Isrel’, Ha’aretz.

Dalam beberapa kasus, Hamas bisa merekam apa yang sedang terjadi di markas Pasukan Pertahanan ‘Isrel’ (IDF) tanpa para tentara sadari kalau telepon genggam mereka sedang diretas.

Dimulai pada Januari 2018, departemen keamanan informasi telah menerima sejumlah komplain dari para tentara dan komandan tentang upaya oleh orang-orang mencurigakan di jaringan sosial yang merekomendasikan mereka untuk mendownload aplikasi di Google Play Store resmi. Tentara yang mendownloadaplikasi tersebut segera memberi Hamas semua akses pada informasi di telepon mereka.

Salah satu aplikasi yang digunakan Hamas ialah aplikasi jodoh dan aplikasi “Golden Cup,” yang menyediakan informasi langsung mengenai Piala Dunia tahun ini.


Militer penjajah mulai memeriksa aplikasi-aplikasi itu dan segera menyadari bahwa Hamas berada dibalik itu, dan kelompok mujahidin telah mengoperasikan profil-profil Facebook palsu untuk membangun kepercayaan para tentara sejak 2017 agar mereka mendownload aplikasi itu.

Operasi oleh unit yang bertanggungjawab atas keamanan informasi dijuluki “Operasi Patah Hati.”

Hamas juga menggunakan aplikasi kebugaran untuk mengidentifikasi nomer telepon para tentara yang melakukan jogging di dekat perbatasan Gaza.

Beberapa menit setelah Hamas mendapatkan nomer telepon ini, mereka mulai mengirimkan permintaan untuk mendownload aplikasi “Kuda Trojan” mereka.

Meskipun kebocoran itu ditemukan relatif cepat, hanya beberapa minggu setelah kelompok mujahidin itu mulai meretas telepon genggam para tentara penjajah, Hamas masih berhasil mengumpulkan informasi jumlah markas ‘Isrel’ dan kendaraan bersenjata di markas tersebut. 

Dalam beberapa tahun terakhir, pejuang Hamas telah melakukan upaya besar di area siber hacking dan pengumpulan informasi militer dan informasi para tentara, narasumber di sektor keamanan siber mengatakan.

Serangan terbaru terhadap smartphone itu, yang menggunakan aplikasi resmi di Google Play Store, profil-profil sosial media membuktikan kemampuan Hamas dalam meningkatkan taktiknya. Beberapa orang di industri tersebut menyebut Hamas sebagai organisasi non-negara paling maju di bidang keamanan siber.

“Hari ini, dengan beberapa puluh dollar, memungkinkan mempekerjakan para hacker dari negara-negara Eropa Timur dan Asia yang dapat melakukan serangan siber di tingkat yang sangat tinggi,” kata Nitzan Ziv, Wakil Presiden Keamanan Siber di Check Point.

“Sebuah organisasi yang ingin menyerang ‘Isrel’ dan memiliki informasi relevan tentang para tentara dapat melakukannya secara mandiri dan dapat beralih ke orang-orang di negara yang sama. Kami mengetahui bagaimana mengatakan dengan pasti hari ini bahwa hal ini sedang terjadi,” tambah Ziv.

Sebelum ini, tahun 2014, surat kabar ‘Isrel’ Maariv mengabarkan serangan hacker terhadap sejumlah layanan keamanan dan badan intelijen ‘‘Isrel’’ “Mossad” terus mengalami peningkatan dalam kurun waktu satu bulan terakhir.

Surat kabar tersebut menyatakan bahwa serangan dilakukan oleh hacker Palestina dengan mengirimkan email yang berisi virus komputer yang apabila dibuka akan menyebabkan kerusakan komputer dan hancurnya data dan informasi yang disimpan didalamnya.**/Nashirul Haq AR

Sumber :Hidayatullah.com 

Welcome to Defectros Club, Klub Pembelot, Ahlan wa Sahlan!

Welcome to Defectros Club, Klub Pembelot, Ahlan wa Sahlan!


10Berita, Untuk mengantisipasi lonjakan jumlah tokoh umat yang membelot ke kubu Jokowi, kabarnya akan segera dibuatkan “special club” (klub khusus). Saya mendapat bocoran bahwa kelompok khusus itu diberi nama “Defectors Club of Jokowi Lovers”. Akan disingkat menjadi “Defectors Club” saja. Supaya mudah dan cepat menyebutkannya ketika para calon pembelot mau melakukan “phone inquiry” (nanya-nanya lewat telefon) atau langsung mendaftar.

Sebagai general manager Defectors Club (Klub Pembelot) akan ditunjuk Prof Mah Food. Sedangkan Alino Mokhattar Nyebelin akan menjadi manajer pemasaran. Tidak jelas bagaimana posisi TGB yang baru saja “lompat indah” ke kubu Pak Jokowi.

Di Defectors Club, para pembelot akan terjamin kemaslahatan mereka. Tetapi, sebaliknya, para pembelot tidak bisa lagi keluar dari klub ini. Bisa masuk, tak boleh keluar. Ini peraturan klub. Term and Condition-nya begitu. Bagi yang coba-coba keluar, dendanya besar.

Klub khusus ini akan melayani para pembelot dan mereka yang ingin membelot ke kubu Jokowi. Defectors Club menyediakan berbagai fasilitas. Antara lain akan dibentuk New Carrier Development Centre (Pusat Pengembangan Karir Baru). Mungkin akan ada “job guarantee” (jaminan pekerjaan) bagi para pembelot VIP.

Klub khusus ini akan menyelenggarakan “mentality adjustment course” (kursus penyesuaian mentalitas). Ada pula “stress elimination seminars” (seminar penghilangan stress), dlsb. Ada juga pelatihan psikologi untuk “guilty feeling removing exercise” (latihan menghilangkan rasa bersalah).

Semua istilah di Klub Pembelot ini menggunakan bahasa Inggris supaya sesusai dengan level ke-VIP-an para pembelot.

Untuk menyukseskan marketing Klub Pembelot, sejumlah strategi pemasaran akan diterapkan. Antara lain, yang paling magnetis sifatnya adalah menggunakan sapaan dan semboyan yang atraktif di mata para pemuka umat.

Misalnya, di gapura klub akan dibuat tulisan “Ahlan wa Sahlan” yang berdampingan dengan sapaan bahasa Inggris, “Welcome to”. Juga akan dibuat motto berbahasa Arab yang berbunyi: “Farra Fembellut Ta’aqqan Kuchiwwa” (artinya, “Para Pembelot Tak Akan Kecewa”).

Ada lagi, “Ente Massuq al-Qlab, Nahnu Syambout bil-Ghambirra” (artinya “Anda Masuk Klub, Kami Sambut Gembira”).

Prof Mah Food akan dibantu oleh sejumlah pendukung VIP Jokowi. Mereka antara lain adalah Abu Janda. Beliau ini ditugaskan untuk mengajarkan bahasa Arab kilat kepada para anggota tuan rumah di Defectors Club. Diantara para “host members” (anggota tuan rumah) itu adalah Setya Novanto, Airlangga Hartarto, Ruhut Sitompul, Budiman Sudjatmiko, dll. Mereka ini harus bisa berbahasa Arab elementer untuk menciptakan suasana “feel at home” (merasa di rumah sendiri) di kalangan para pembelot tokoh umat.

Maruarar Sirait diberi kepercayaan sebagai manajer pengembangan karir pembelot. Sedangkan Grace Natalie (PSI) akan duduk sebagai konsultan klub. Grace akan memberikan masukan mengenai cara membuat para pembelot nyaman dan senang.

Maruarar juga bertugas menanamkan motivasi kepada para pembelot agar sekuat tenaga memperjuangkan kemenangan Jokowi di pilpres 2019. Dan mereka didorong untuk memperbanyak populasi klub pembelot.

Manajemen Defectors Club akan dibantu oleh Denny Siregar, Ade Armando, Faisal Assegaf, dan para die-hard Jokowi lainnya.

Para pembelot yang kini berada di Defectors Club didorong untuk merayu calon-calon pembelot kelas tinggi (VIP). Mereka ini akan dijadikan bintang iklan untuk melemahkan semangat kubu oposisi.

Kabarnya, untuk menjaga kerahasiaan pada minggu-minggu pertama pembelotan, proses admin Defectors Club akan mengambil tempat di salah satu Pulau Reklamasi di Teluk Jakarta. Alamat di Jakarta daratan juga sudah disiapkan.

Tapi, bocoran yang diterima tidak menyebutkan di mana. Hanya saja, seorang teman yang dulu pernah menjadi konglomerat hitam, mengatakan dia tahu di mana lokasi Defectors Club di Jakarta Kota. Kemungkinan di Jalan Lenteng Agung. Satu lagi di Oppung Tower, di kawasan Kuningan.

Penulis: Asyari Usman

Sumber :Portal Islam 

Generasi Z, Energizer Kebangkitan Islam

Generasi Z, Energizer Kebangkitan Islam


Oleh: Ainul Mufidah

10Berita, Wow! Ternyata 93% generasi Z Indonesia menjadikan agama sebagai salah satu faktor mencapai kebahagiaan (www.katadata.co.id). Siapa sih generasi Z itu? Generasi Z adalah generasi yang lahir dalam rentang tahun 1995 sampai dengan tahun 2010 Masehi. Generasi peralihan generasi Y dengan teknologi yang semakin berkembang. Mereka juga dikenal dengan generasi digital/ generasi net. Sejak lahir ke dunia, mereka sudah mengenal teknologi dan akrab dengan Gadget.

Saat ini, ada fenomena yang mengiris sembilu. Keakraban mereka dengan teknologi, ditambah makin banyaknya industri digital yang membuat berbagai aplikasi untuk smartphone, semakin memanjakan para penggunanya. Mulai dari kecanduan selfi, game online, keranjingan mobile legends sampai menggandrungi aplikasi tik tok. Mereka terhipnotis sampai membuang-buang waktu.

Aplikasi yang disebut terakhir ini, memungkinkan pengguna untuk secara cepat dan mudah membuat video-video pendek yang unik untuk kemudian dibagikan ke publik maya. Fenomena yang sedang menggejala pada generasi Z. Mulai dari hilangnya rasa malu muslimah dengan pakaian syarinya mengupload video yang tak lagi mengindahkan iffah dan muruahnya. Sampai pembuat tik-tok di elu-elukan bagai Tuhan. Nauzubillah

Sebenarnya yang membuat prihatin adalah mereka tidak menggunakan teknologi dengan bijak. Kalau kembali ke kaidah ushul, hukum asal benda adalah mubah, sampai ada dalil yang mengharamkannya. Ya, benda itu tergantung untuk apa digunakan. Bisa menjadi wasilah kebaikan ataupun keburukan, membangkitkan ataupun menenggelamkan dalam kemunduran.

Tentu ada faktor yang melahirkan generasi tersebut. Kurangnya kontrol orangtua merupakan salah satu faktor penyebab munculnya generasi Z yang alay, disamping karena faktor lingkungan yang rusak, teman yang menjerumuskan, juga tontonan yang sering mereka saksikan.

Dari faktor- faktor yang disebutkan di atas, lebih banyak menjerumuskan dibanding membangkitkan. Yah, apa sih yang tidak rusak di dalam sistem yang rusak. Eits, kembali ke laptop.

Data yang disajikan diawal paraghraf membuat kita optimis, bahwa generasi Z ini punya su’ur keislaman yang cukup tinggi. Tinggal bagaimana kita kemudian menciptakan generasi yang mampu membangkitkan. Generasi yang cerdas menggunakan teknologi yang ada untuk kebangkitan dan kemuliyaan Islam, bukan malah melalaikan dan menjauhkan dari islam.

Mudah, tentu tidak. Namun bukan berarti tidak bisa dilakukan. Gimana caranya?

Dekati dan pahamilah dunia mereka. Karena jaman digital yang sekarang dialami mereka sudah berbeda masa. Seperti yang sudah dicontohkan beberapa ustadz muda. Mereka mencoba mengenal dunia mereka, dan perlahan mengarahkan kebiasaan buruk mereka menggantinya dengan kebiasaan yang baik. Lalu pahamkan tentang hukum- hukum islam

Harapan kita dari generasi Z ini  akan melahirkan generasi yang jiwanya dipenuhi ruh keislaman. Generasi yang punya cita- cita besar. Generasi yang tidak mudah tunduk terhadap arus dunia. Namun sebaliknya, ia mampu menaklukannya bukan hanya untuk kemenangan dunia tapi juga kemenangan akhirat serta siap berjuang demi kebangkitan Islam. Wallahu alam. (rf/)

Ilustrasi: Google

Sumber : voa-islam.com

Aktivis 98 Kok Kayak Aktivis 45, Tua Banget…

Aktivis 98 Kok Kayak Aktivis 45, Tua Banget…

10Berita – Sekelompok aktivis yang mengatasnamakan diri sebagai aktivis 98 menggelar rembuk nasional di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (7/7).

Acara yang diketuai oleh Sayed Junaidi Rizaldi ini terbilang sukses, sebab dihadiri oleh ratusan aktivis 98, seperti Faizal Assegaf dan politisi PDIP Adian Napitupulu. Bahkan Kepala Staf Kepresiden (KSP) Moeldoko dan Presiden Joko Widodo juga turut hadir.

Namun demikian, acara Rembuk Nasional I Aktivisi 98 ini mendapat banyak cibiran di media sosial. Ini seiring beredarnya foto-foto lansia dan anak-anak yang hadir dalam acara itu dengan mengenak kaos yang disediakan panitia.

Warganet menduga para lansia dan anak-anak itu merupakan massa bayaran yang digunakan panitia untuk meramaikan acara.

Foto: rmol

Warganet mencibir bahwa angkatan 98 ini nampak lebih tua dari usia yang seharusnya. Bahkan tak jarang mereka bahwa rembuk nasional ini bukan digelar aktivis 98, melainkan aktivis angkatan sebelumnya, seperti 65 atau bahkan zaman perjuangan kemerdekaan 1945.

“Kalau ini mah bapaknya aktivis 98,” cibir pemilik akun @hudzaifahra.

“Ini para peserta rembuk nasional aktivis 98 yang siang tadi. Itu aktivis? itu 98 atau 65?” tanya akun @Umnia77 sembari mengunggah foto bapak tua mengenakan kaos bertuliskan ’20 Tahun Reformasi, 98 Rembuk Nasional I’.

Selain kehadiran para lansia, warganet juga menyindir banyaknya peserta yang masih berusia remaja. Sama seperti para lansia yang hadir, para remaja ini juga mengenakan kaos yang sama.

“Foto reuni aktivis 98, sebagian ada yang terlalu cepat “tua” dan ada juga yang malah kembali “muda”. Ini fenomena yang sungguh “luar biasa” dan baru terjadi di rezim sekarang ini,” sindir warganet bernama Razan.

Adapun dalam acara Rembuk Nasional ini, aktivis 98 secara resmi menyatakan dukungan kepada petahana Joko Widodo di Pilpres 2019 mendatang. Dukungan itu bahkan termaktub dalam isi deklarasi Rembuk Nasional I Aktivis 98.

“Mendukung penuh Ir Joko Widodo sebagai calon presiden periode 2019-2024,” ujar Ketua Penyelenggara Rembuk Nasional I Aktivis 98, Sayed Junaidi Rizaldi saat membacakan deklarasi tersebut.

Dalam deklarasi itu, disebutkan juga mengenai alasan aktivis 98 mendukung Jokowi. Salah satunya adalah keyakinan Jokowi mampu mewujudkan cita-cita reformasi.

Selain itu, Jokowi dipilih sebagai capres lantaran tidak punya kejahatan ekonomi, politik, dan kemanusiaan.

Selain mendukung Jokowi, aktivis 98 juga mengusulkan kepada pemerintah untuk menetapkan tanggal 7 Juli sebagai hari Bhinneka Tunggal Ika. Mereka juga menyatakan penolakan penggunaan isu SARA dalam praktik politik Indonesia. []

Sumber :rakyatmerdeka

Buya Yahya: Orang Munafik itu Bajunya Banyak, Sekarang Pakai Baju ISLAM NUSANTARA

Buya Yahya: Orang Munafik itu Bajunya Banyak, Sekarang Pakai Baju ISLAM NUSANTARA


10Berita, KH Yahya Zainul Ma'arif yang lebih akrab disapa Buya Yahya, pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah yang berpusat di Cirebon, menyoroti fenomena "ISLAM NUSANTARA".

Penuturan Buya Yahya:

"(Islam Nusantara) itu Pelakunya pembawa Islam Liberal, Islam ngaco, orang munafik selalu seperti itu. Untuk lebih tajem dalam menipunya."

"ORANG MUNAFIK itu BAJUNYA BANYAK. Kalau sama orang Hindu pakai baju Hindu, kalau sama orang Budha pakai baju Budha, kalau kumpul sama Yahudi pakai lidah yahudi, kalau kumpul sama orang Islam kayaknya islam bahkan bawa nama pondoknya mbahku bapakku, tapi munafik selalu pakai baju macam-macam. SEKARANG BAJUNYA ISLAM NUSANTARA."

"Pelakunya pembawa keonaran, menoda aqidah, tak ada perlunya kita (mendukung Islam Nusantara)."

Selengkapnya video penyampaian Buya Yahya..

Video Full

Sumber : portal-islam.id

Demi Rp 100 Ribu dan Ketemu Jokowi, Lansia Ini Ikut Rembuk Aktivis ’98

Demi Rp 100 Ribu dan Ketemu Jokowi, Lansia Ini Ikut Rembuk Aktivis ’98

10Berita, Penyelenggaraan acara Rembuk Nasional Aktivis ’98 sepertinya patut dipertanyakan kredibilitasnya. Bagaimana tidak, acara yang berbuah dukungan kepada Presiden Joko Widodo di Pilpres 2019 itu banyak melibatkan orang-orang yang sama sekali tidak berkaitan dengan aktivis ’98.

kumparan mencari tahu apakah semua peserta acara juga merupakan aktivis ’98, jawabannya: sebagian tidak.

Seorang peserta bernama Yayan (70) ini mengaku tak mengetahui ada kegiatan Rembuk Nasional Aktivis ’98. Pria tua yang berasal dari Bandung ini awalnya diberitahu untuk bertemu dengan Jokowi.

“Kalau acaranya kurang tahu ada (Rembuk) tapi dikasih tahu mau ke Jakarta dan ketemu Jokowi aja,” ujar Yayan kepada kumparan, Sabtu (7/7).

Ia menceritakan berangkat ke Jakarta diajak oleh salah satu tetangganya dan baju kaos bertuliskan OSO Group itu dikenakan karena dibagikan secara gratis saat berangkat dari Bandung.

“Saya dikasih tahu tetangga saja kemudian bajunya dibagi-bagi panitia,” tambahnya.

Hal yang sama juga diutarakan Delton, pria berusia 22 tahun ini mengaku juga ditawari salah satu pengurus partai bertemu Jokowi bukan untuk mengikuti kegiatan rembuk nasional aktivis ’98.

“Kita diajak orang partai untuk berangkat ke Jakarta, ya kita ikut anggap sekalian jalan-jalan,” kata Delton.

Dari Bandung menuju Jakarta, Delton mengaku diberikan transportasi dan makan siang gratis beserta uang saku sekitar Rp 100 ribu. “Ya dikasi sekitaran seratus ribuan,” tutupnya.

Sumber http://dlvr.it/QZmy4q, Ngelmu.co

Sabtu, 07 Juli 2018

Dilantik Senin, Turki akan Limpahkan Kekuasaan Eksekutif pada Presiden Erdogan

Dilantik Senin, Turki akan Limpahkan Kekuasaan Eksekutif pada Presiden Erdogan

AA

Presiden Recep Tayyip Erdogan

10Berita Sesuai dengan perubahan konstitusi sistem presidensial yang baru, Turki kini mengalihkan kekuasaan Eksekutif ke tangan Presiden Recep Erdogan. Amandemen konstitusi menetapkan presiden sebagai kepala pemerintahan.

Pemerintah Turki pimpinan Recep Tayyip Erdogan hari Rabu (4/7) melalui sebuah dekrit melimpahkan kekuasaan eksekutif ke tangan Presiden Recep Tayyip Erdogan, tulis Deutsche Welle.

Menurut TRTWorld,  mengutip sumber kepresidenan, Presiden Recep Erdoğan, yang memenangkan pemilihan presiden yang diadakan pada 24 Juni 2018, akan bersumpah di Majelis Umum pada hari Senin, 9 Juli 2018 pukul 4 sore waktu Turki.

Setelah disumpah, transisi dan pelimpahan kekuasaan ke Sistem Presidensial akan diadakan di Kompleks Kepresidenan.

Sistem Presidensial akan mulai secara resmi dengan pernyataan sumpah Presiden Erdogan dan pengumuman kabinet.

Proses pendaftaran anggota parlemen di parlemen terus berlanjut. Sementara Majelis Umum Parlemen, akan berkumpul pada Sabtu 7 Juli pukul 14.00 waktu Turki untuk Periode ke-27 untuk melakukan upacara pelantikan.

Keputusan tersebut diumumkan dalam lembaran resmi pemerintah, mengikuti amandemen konstitusi yang diputuskan April tahun lalu. Amandemen itu menghapus jabatan Perdana Menteri.

Dengan kewenangan yang baru, Presiden Erdogan sekarang dapat memutuskan pembentukan kementerian, memecat pegawai negeri tanpa persetujuan parlemen, menunjuk empat anggota Dewan Hakim dan Jaksa (HSK) dan membubarkan parlemen.

Sistem Presidensial yang baru ditetapkan melalui referendum konstitusi pada bulan April 2017 lalu, yang disetujui oleh mayoritas pemilih Turki.

Batas masa jabatan Presiden ditetapkan maksimal dua masa jabatan, satu masa legislatur berlangsung selama lima tahun. Tetapi jika parlemen menetapkan pemilihan awal selama masa jabatan kedua, presiden dapat mencalonkan diri lagi untuk masa jabatan ketiga.

Recep Tayyip Erdogan menjabat sebagai Perdana Menteri Turki dari tahun 2003 hingga 2014. Ketika itu, jabatan presiden hanya bersifat seremonial. Yang menjadi kepala pemerintahan adalah Perdana Menteri. Erdogan lalu mencanangkan perubahan menuju sistem presidensial dan bulan April 2017 dan menggelar referendum kosntitusi yang mengubah lebih 70 artikel konstitusi.

Erdogan terpilih kembali sebagai presiden dalam pemilihan bulan Juni 2018, setelah mempercepat penyelenggaraan pemilu satu tahun lebih awal dari rencana sebelumnya.

Erdogan mendirikan Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP), yang memenangkan mayoritas kursi pada tahun 2002. Dia diangkat menjadi perdana menteri pada tahun 2003. Di tahun-tahun pertamanya, Erdogan bekerja untuk menyediakan layanan sosial, meningkatkan ekonomi dan menerapkan reformasi demokratis. Beberapa orang berpendapat bahwa Erdogan mengubah haluan pemerintahan Turki menjadi lebih religious.

Meskipun konstitusi Turki menjamin sistem sekluarisme, pengamat yakin bahwa Erdogan telah berhasil membersihkan sistem sekuler di sana. Pemimpin Turki ini mengatakan bahwa salah satu tujuannya adalah untuk membangkitkan “generasi yang saleh.” Pendukung Erdogan memuji inisiatifnya dengan alasan bahwa tahun-tahun diskriminasi terhadap Muslim yang religius akhirnya bisa berakhir.

Pada Juli 2016, kudeta militer gagal yang menargetkan Erdogan dan pemerintahannya menyebabkan lebih dari 200 orang tewas, termasuk warga sipil dan tentara. Setelah upaya kudeta, Erdogan mengumumkan keadaan darurat dan bersumpah untuk “membersihkan” militer.

“Di Turki, angkatan bersenjata tidak mengatur negara atau memimpin negara. Mereka tidak bisa,” katanya.*/Nashirul Haq AR

Sumber :Hidayatullah.com 

Bertemu Habib Rizieq di Mekkah, Ini Kata Tommy Soeharto

Bertemu Habib Rizieq di Mekkah, Ini Kata Tommy Soeharto

10Berita, JAKARTA—Ketua Umum Partai Berkarya, Tommy Soeharto memberikan keterangan soal pertemuannya dengan pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab di Mekkah bebebrapa waktu lalu.

Tommy mengungkapkan bahwa Habib Rizieq mengucapkan selamat atas lolosnya Partai Berkarya dalam seleksi parpol peserta pemilu.

“Pak Habib sangat mendukung kehadiran Partai Berkarya sebagai partai nasionalis yang Pancasilais,” kata Tommy, Jumat (6/7/2018).

Habib Rizieq juga menyampaikan sejumlah pesan kepada Tommy Soeharto terkait partainya dan pemilu 2019 mendatang.  Habib meminta Partai Berkarya tidak hanya fokus memilih dan menempatkan kader-kader terbaiknya untuk duduk sebagai anggota parlemen, tapi juga bisa menjalin kerjasama dengan partai Islam dan nasionalis lainnya yang memiliki platform yang sama.

Secara khusus, Tommy menjelaskan, Habib Rizieq meminta agar Partai Berkarya bisa bersatu dan menggalang kekuatan bersama dengan PKS, PAN, Gerindra, PBB dan Partai Idaman yang digawangi Rhoma Irama. Meski Partai Idaman tak lolos seleksi KPU, Habieb Rizieq beralasan bahwa Rhoma Irama, ketua umum partai baru tersebut, adalah publik figur yang memiliki banyak massa pendukung.

Selain itu, imbuh Tommy, keenam Partai tersebut adalah partai Islam nasionalis dengan platform kebangsaan yang jelas.


“Oleh karena itu Habieb Rizieq berpesan agar keenam partai ini bersatu untuk menggalang kekuatan menjelang Pemilu, khususnya Pilpres 2019 mendatang,” ujar Tommy.

Lebih lanjut, Tommy mengungkapkan bahwa Habib Rizieq meminta agar tokoh ke enam partai ini bertemu dan menyamakan visi.

“Ia menyarankan agar para tokoh ke enam partai duduk bersama demi memperbaiki kondisi bangsa dan negara yang sedang terpuruk saat ini,” tutur Tommy. []

SUMBER: RMOL